Candle ditutup bullish dan 3 candle terakhir membentuk formasi morning star, secara teori ada peluang rebound
Secara teknis, H4 masih memungkinkan untuk kembali membentuk bullish flag, swing low diperkirakan terbatas, tapi konfirmasi diperlukan dari penembusan resistance 60/80
Kekhawatiran pasokan berlebih masih membayangi dan berpotensi menekan harga lebih lanjut, terutama jika sanksi terhadap Rusia dan Iran dicabut -> cenderung dominan turun/sell
Sebaliknya, sanksi terhadap Rusia, Iran dan ancaman serangan ke Venezuela, juga musim liburan kemungkinan mendorong harga mengalami kenaikan -> cenderung positif untuk harga minyak
Fundamental tetap menjadi landasan utama selama tidak ada perang/geopolitik yang memanas berlarut-larut: a. Kebijakan Tarif memicu kekhawatiran melambatnya ekonomi sehingga memicu lemahnya permintaan b. Trump menargetkan harga minyak yang lebih rendah
Potensi bullish untuk beberapa bulan ke depan didukung oleh : a. OPEC+ berencana hentikan kenaikan produksi untuk Q1 2026 b. ekspektasi tingkat permintaan selama musim liburan meningkat
Pasar masih harus menunggu proyeksi produksi minyak tahun 2026 di pertemuan OPEC+ 30 Nov 2025 sehingga kemungkinan cenderung bergerak di area yang sama beberapa pekan ke depan -> estimasi range terendah 58, tertinggi 64
Harga di bawah 60 mengkonfirmasi penurunan lebih lanjut, area support 55 sekarang support psikologis -> jika tembus, maka proyeksi selanjutnya zona 48-50
Area 65-66 kemungkinan resistance target jika sanksi minyak Rusia berlanjut memanas
Suggest : BUY on Dip Area : 58.50 - 58.70 Target : 1) 59.70 2) 60.70 SL : 57.50 Alternatif : Pertahankan/follow buy jika tembus 61.00 Switch to sell jika tembus 57.50
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
Keterangan :
Candlestick ditutup bearish, secara teori cenderung turun
Di sisi lain, baik daily maupun H4 sama-sama menunjukkan penurunan yang tertahan sedikit di atas support trendline 46910 sehingga peluang rebound diperkirakan akan terjadi lebih dulu, meskipun secara umum kenaikan diperkirakan masih dibayangi kekhawatiran pasar tentang suku bunga Desember yang tidak pasti
Pasar dilanda kecemasan tentang ketidakpastian penurunan suku bunga Desember sehingga tekanan turun terjadi cukup tajam pada semua saham utama AS, termasuk teknologi. Meski demikian S&P 500 dan Nasdaq ditutup rebound sehingga ada harapan pemulihan/recovery meski terbatas
Pasar masih tunggu kepastian BLS tentang rilis data NFP September, rumor menyebut NFP September kemungkinan rilis lebih dulu hari Jumat, minggu ini, sedangkan data lainnya masih belum jelas
Bullish lebih kuat jika tembus 47400 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 47050 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 47200 - 47220 Target : 1) 47320 2) 47420 SL : 47100 Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 47400 Switch to SELL jika tembus 47050 Ekspektasi : swing high pasca penurunan sentuh support psikologis
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
Keterangan :
Candlestick ditutup hammer, secara teori cenderung naik
Daily dan H4 sama-sama tertahan di zona support sehingga secara teori ada kemungkinan untuk rebound secara teknis, meskipun masih dikhawatirkan terbatas
Pasar dilanda kecemasan tentang ketidakpastian penurunan suku bunga Desember sehingga tekanan turun terjadi cukup tajam pada semua saham utama AS, termasuk teknologi. Meski demikian S&P 500 dan Nasdaq ditutup rebound sehingga ada harapan pemulihan/recovery meski terbatas
Pasar masih tunggu kepastian BLS tentang rilis data NFP September, rumor menyebut NFP September kemungkinan rilis lebih dulu hari Jumat, minggu ini, sedangkan data lainnya masih belum jelas
Bullish lebih kuat jika tembus 25230 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 25000 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 25150.00 - 25170.00 Target : 1) 25270.00 2) 25370.00 SL : 25050.00 Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 25230 Switch to SELL jika tembus 25000
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
Keterangan :
Candlestick ditutup hammer, secara teori cenderung naik
Daily dan H4 sama-sama tertahan di zona support sehingga secara teori ada kemungkinan untuk rebound secara teknis, meskipun masih dikhawatirkan terbatas
Pasar dilanda kecemasan tentang ketidakpastian penurunan suku bunga Desember sehingga tekanan turun terjadi cukup tajam pada semua saham utama AS, termasuk teknologi. Meski demikian S&P 500 dan Nasdaq ditutup rebound sehingga ada harapan pemulihan/recovery meski terbatas
Pasar masih tunggu kepastian BLS tentang rilis data NFP September, rumor menyebut NFP September kemungkinan rilis lebih dulu hari Jumat, minggu ini, sedangkan data lainnya masih belum jelas
Bullish lebih kuat jika tembus 6790 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 6670 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 6730.00 – 6750.00 Target : 1) 6780.00 2) 6810.00 SL : 6700.00 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 6790 Switch to SELL jika tembus 6670
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
Keterangan :
Candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik
Tapi di H4 pola ascending triangle gagal setelah harga turun dan tembus support sehingga potensi jangka pendek ada kemungkinan lanjutkan koreksi turun sebelum kenaikan berikutnya
Area support 48470-48745 dan 49115-49200 kemungkinan target koreksi terjauh, dan demand diperkirakan lebih kuat di antara zona tersebut untuk pertimbangan buy yang lebih baik
Nikkei masih positif secara keseluruhan karena ekspektasi kebijakan fiskal longgar dari pemerintahan Takaichi, penurunan diperkirakan terbatas meskipun di sisi lain sektor teknologi kemungkinan terbebani oleh penurunan di Nasdaq
Bearish lebih dominan jika tembus 50000-> pertahankan SELL
Bullish lebih dominan jika tembus 50600-> switch to BUY
Suggest : SELL on Rally Area : 50200-50220 Target : 1) 50100 2) 50000 SL : 50320 Alternatif : Follow/Pertahankan SELL jika tembus 50000 Switch to BUY jika tembus 50600
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG
Keterangan :
Candle ditutup bearish, secara teori cenderung turun
Pagi ini dibuka gap down karena tekanan pada Wall Street di hari Jumat berdampak pada pembukaan Asia
Data ekonomi China secara umum cenderung turun (industrial production) sehingga mengisyaratkan pentingnya stimulus China untuk mendorong ekonomi
Pasar masih menunggu kejelasan rencana stimulus ekonomi China, selama tidak/belum jelas, maka pasar biasanya cenderung tertekan lebih dulu
Bullish lebih kuat jika tembus 26800 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 26400> pertahankan SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 26500 - 26520 Target : 1) 26400 2) 26300 SL : 26620
Alternatif : Follow/Pertahankan SELL jika tembus 26400 Switch to BUY jika tembus 26800
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.