AS siapkan beberapa opsi untuk membuat Iran menyerah, termasuk kemungkinan ikut serta dalam perang melawan Iran, mengurangi peluang negosiasi minggu ini, dan Iran siapkan ranjau untuk pangkalan militer AS di Teluk, menandakan geopolitik yang belum reda sepenuhnya -> positif untuk oil
Mengingat ketidakpastian geopolitik yang masih membayangi, maka penurunan masih membayangi/dominan a. Geopol reda, mengarah ke diplomasi/gencatan senjata = oil turun -> switch to SELL b. Geopol tetap panas, tidak ada pertanda gencatan senjata = oil naik -> pertahankan BUY
Secara teknis, daily mengindikasikan kenaikan masih bisa berlanjut, dan area 80-82 sebagai target potensial -> bullish untuk minyak
Jika geopolitik reda, maka fundamental kembali menjadi landasan utama: a. Keputusan OPEC+ mempercepat kenaikan produksi sampai Oktober -> negatif untuk minyak b. Kebijakan Tarif memicu kekhawatiran melambatnya ekonomi sehingga memicu lemahnya permintaan c. Trump menargetkan harga minyak yang lebih rendah
Suggest : BUY on Dip Area : 73.80 – 74.00 Target : 1) 75.00 2) 76.00 SL : 72.80 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 76.00 Switch to SELL jika tembus 70.00 atau jika geopolitik reda
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
KETERANGAN
Candle ditutup bearish, secara teori peluang turun-> negatif untuk saham
AS siapkan beberapa opsi untuk membuat Iran menyerah, termasuk kemungkinan ikut serta dalam perang melawan Iran, mengurangi peluang negosiasi minggu ini, dan Iran siapkan ranjau untuk pangkalan militer AS di Teluk, menandakan geopolitik yang belum reda sepenuhnya -> negatif untuk saham
Mengingat ketidakpastian geopolitik yang masih membayangi, maka penurunan masih membayangi/dominan a. Geopol reda, mengarah ke diplomasi/gencatan senjata = saham naik -> pertahankan BUY b. Geopol tetap panas, tidak ada pertanda gencatan senjata = saham turun -> switch to SELL
Data retail sales AS dirilis jauh lebih rendah dari perkiraan, -0.9% vs -0.5%, menandakan tingkat konsumsi AS yang mulai anjlok karena tarif -> negatif untuk saham
Fokus minggu ini : Geopolitik, FOMC Economic Projection
Fokus FOMC Meeting jam 01.00 WIB dan Powell speaks 01.30 WIB
Fokus FOMC Meeting dan Powell speaks a. Suku bunga tetap, Dot plot 2x cut rate 2025 atau lebih, Powell dovish-> pertahankan BUY b. Suku bunga tetap, Dot plot 1x cut rate 2025 atau sama sekali tidak, Powell hawkish -> switch to SELL
Saham Wall Street dibuka gap up di sesi Asia dipicu kabar tentang rencana regulator AS yang mempertimbangkan untuk perubahan aturan modal utama untuk bank-bank besar -> positif untuk saham, tapi tetap waspadai kenaikan yang terbatas di bawah ancaman geopolitik
Bullish lebih kuat jika tembus 42600 -> pertahankan/follow BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 42300 atau jika geopolitik kembali memanas -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 42480 - 42500 Target : 1) 42600 2) 42700 SL : 42380 Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 42600 Switch to SELL jika tembus 42300 atau jika geopolitik kembali memanas
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
KETERANGAN
Candle ditutup bearish, secara teori peluang turun-> negatif untuk saham
AS siapkan beberapa opsi untuk membuat Iran menyerah, termasuk kemungkinan ikut serta dalam perang melawan Iran, mengurangi peluang negosiasi minggu ini, dan Iran siapkan ranjau untuk pangkalan militer AS di Teluk, menandakan geopolitik yang belum reda sepenuhnya -> negatif untuk saham
Mengingat ketidakpastian geopolitik yang masih membayangi, maka penurunan masih membayangi/dominan a. Geopol reda, mengarah ke diplomasi/gencatan senjata = saham naik -> pertahankan BUY b. Geopol tetap panas, tidak ada pertanda gencatan senjata = saham turun -> switch to SELL
Data retail sales AS dirilis jauh lebih rendah dari perkiraan, -0.9% vs -0.5%, menandakan tingkat konsumsi AS yang mulai anjlok karena tarif -> negatif untuk saham
Fokus minggu ini : Geopolitik, FOMC Economic Projection
Fokus FOMC Meeting jam 01.00 WIB dan Powell speaks 01.30 WIB
Fokus FOMC Meeting dan Powell speaks a. Suku bunga tetap, Dot plot 2x cut rate 2025 atau lebih, Powell dovish-> pertahankan BUY b. Suku bunga tetap, Dot plot 1x cut rate 2025 atau sama sekali tidak, Powell hawkish -> switch to SELL
Saham Wall Street dibuka gap up di sesi Asia dipicu kabar tentang rencana regulator AS yang mempertimbangkan untuk perubahan aturan modal utama untuk bank-bank besar -> positif untuk saham, tapi tetap waspadai kenaikan yang terbatas di bawah ancaman geopolitik
Secara teknis, daily berpeluang membentuk rising wedge, konfirm turun jika support 21700 ditembus-> waspada kenaikan yang terbatas untuk Nasdaq
Bullish lebih kuat jika tembus 22000 -> pertahankan/follow BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 21800 atau jika geopolitik kembali memanas -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 21900.00 – 21920.00 Target : 1) 22020.00 2) 22120.00 SL : 21800.00 Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 22000 Switch to SELL jika tembus 21800 atau jika geopolitik kembali memanas
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
KETERANGAN
Candle ditutup bearish, secara teori peluang turun-> negatif untuk saham
AS siapkan beberapa opsi untuk membuat Iran menyerah, termasuk kemungkinan ikut serta dalam perang melawan Iran, mengurangi peluang negosiasi minggu ini, dan Iran siapkan ranjau untuk pangkalan militer AS di Teluk, menandakan geopolitik yang belum reda sepenuhnya -> negatif untuk saham
Mengingat ketidakpastian geopolitik yang masih membayangi, maka penurunan masih membayangi/dominan a. Geopol reda, mengarah ke diplomasi/gencatan senjata = saham naik -> pertahankan BUY b. Geopol tetap panas, tidak ada pertanda gencatan senjata = saham turun -> switch to SELL
Data retail sales AS dirilis jauh lebih rendah dari perkiraan, -0.9% vs -0.5%, menandakan tingkat konsumsi AS yang mulai anjlok karena tarif -> negatif untuk saham
Fokus minggu ini : Geopolitik, FOMC Economic Projection
Fokus FOMC Meeting jam 01.00 WIB dan Powell speaks 01.30 WIB
Fokus FOMC Meeting dan Powell speaks a. Suku bunga tetap, Dot plot 2x cut rate 2025 atau lebih, Powell dovish-> pertahankan BUY b. Suku bunga tetap, Dot plot 1x cut rate 2025 atau sama sekali tidak, Powell hawkish -> switch to SELL
Saham Wall Street dibuka gap up di sesi Asia dipicu kabar tentang rencana regulator AS yang mempertimbangkan untuk perubahan aturan modal utama untuk bank-bank besar -> positif untuk saham, tapi tetap waspadai kenaikan yang terbatas di bawah ancaman geopolitik
Secara teknis, daily berpeluang membentuk rising wedge, konfirm turun jika support 5950 ditembus-> waspada kenaikan yang terbatas untuk S&P 500
Bullish lebih kuat jika tembus 6050 -> pertahankan/follow BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 5980 atau jika geopolitik kembali memanas -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 6020.00 – 6040.00 Target : 1) 6070.00 2) 6090.00 SL : 5990.00 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 6050 Switch to SELL jika tembus 5980 atau jika geopolitik kembali memanas
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
KETERANGAN
Candle ditutup bearish, secara teori cenderung turun-> negatif untuk Nikkei
Saham AS rata-rata ditutup turun karena data ekonomi AS yang lebih rendah dan geopolitik kembali menghangat setelah Trump isyaratkan kemungkinan ikut menekan Iran -> negatif untuk risk asset/saham
AS siapkan beberapa opsi untuk membuat Iran menyerah, termasuk kemungkinan ikut serta dalam perang melawan Iran, mengurangi peluang negosiasi minggu ini, dan Iran siapkan ranjau untuk pangkalan militer AS di Teluk, menandakan geopolitik yang belum reda sepenuhnya -> negatif untuk saham
Mengingat ketidakpastian geopolitik yang masih membayangi, maka penurunan masih membayangi/dominan a. Geopol reda, mengarah ke diplomasi/gencatan senjata = saham naik -> pertahankan BUY b. Geopol tetap panas, tidak ada pertanda gencatan senjata = saham turun -> switch to SELL
Saham Asia berbalik positif di sesi Asia setelah Wall Street dibuka gap up pagi ini, dipicu kabar tentang rencana regulator AS yang mempertimbangkan untuk perubahan aturan modal utama untuk bank-bank besar -> positif untuk saham
Bullish lebih kuat jika tembus 38590 -> pertahankan/follow BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 38100 atau jika geopolitik kembali memanas-> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 38460 - 38480 Target : 1) 38580 2) 38680 SL : 38360 Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 38590 Switch to SELL jika tembus 38100 atau jika geopolitik kembali memanas
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG
KETERANGAN
Candle ditutup bearish, secara teori peluang turun
Saham AS rata-rata ditutup turun karena data ekonomi AS yang lebih rendah dan geopolitik kembali menghangat setelah Trump isyaratkan kemungkinan ikut menekan Iran -> negatif untuk risk asset/saham
AS siapkan beberapa opsi untuk membuat Iran menyerah, termasuk kemungkinan ikut serta dalam perang melawan Iran, mengurangi peluang negosiasi minggu ini, dan Iran siapkan ranjau untuk pangkalan militer AS di Teluk, menandakan geopolitik yang belum reda sepenuhnya -> negatif untuk saham
Mengingat ketidakpastian geopolitik yang masih membayangi, maka penurunan masih membayangi/dominan a. Geopol reda, mengarah ke diplomasi/gencatan senjata = saham naik -> pertahankan BUY b. Geopol tetap panas, tidak ada pertanda gencatan senjata = saham turun -> switch to SELL
Saham Asia berbalik positif di sesi Asia setelah Wall Street dibuka gap up pagi ini, dipicu kabar tentang rencana regulator AS yang mempertimbangkan untuk perubahan aturan modal utama untuk bank-bank besar -> positif untuk saham
Secara teknis, penurunan dominan jika harga turun di bawah 23670 -> switch to SELL hanya jika tembus support
Waspadai juga kenaikan yang masih terbatas karena geopolitik yang masih belum menentu
Bullish lebih kuat jika tembus 23900 -> pertahankan/follow BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 23550 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 23680 - 23700 Target : 1) 23800 2) 23900 SL : 23580 Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 23900 Switch to SELL jika tembus 23550
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.