Namun pagi ini harga minyak dibuka gap down, dipicu oleh ketidakpastian tarif yang kembali membayangi setelah pernyataan Menkeu AS bahwa AS akan kembali berlakukan tarif resiprokal jika kesepakatan dagang tidak segera terwujud -> memicu lemahnya permintaan
Secara teknis, H4 berpeluang kembali turun, ada peluang membentuk bearish flag, konfirm jika tembus 61.60 -> negatif untuk Oil
Perundingan damai Rusia - Ukraina masih tidak pasti, belum ada perdamaian, Trump direncanakan bertemu Putin hari Senin
Pertemuan Rusia-Ukraina untuk gencatan senjata ataupun perdamaian kembali tertunda -> positif untuk minyak (kemungkinan dampaknya relatif terbatas)
Secara fundamental tekanan utama masih cenderung bearish dipicu oleh: a. Keputusan OPEC+ mempercepat kenaikan produksi sampai Oktober b. Kebijakan Tarif memicu kekhawatiran melambatnya ekonomi sehingga memicu lemahnya permintaan c. Trump menargetkan harga minyak yang lebih rendah
Sejauh ini support psikologis di 55/57 cukup efektif -> penembusan di bawah 55 akan memicu penurunan lebih lanjut, dan kembali ke sisi bearish
Resistance psikologis saat ini area 64/65, sejauh ini sulit ditembus -> sejauh ini konfirm masih cukup kuat. jika tembus, maka cenderung berubah tren ke arah kenaikan
Suggest : SELL on Rally Area : 62.00 – 62.20 Target : 1) 61.00 2) 60.00 SL : 63.20
Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 61.60
Switch to BUY jika tembus 63.50
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
KETERANGAN
Candle ditutup bullish, tapi memiliki tail atas lebih panjang dari tail bawah, seperti shooting star, secara teori berpeluang turun-> negatif untuk saham
H4 dicurigai membentuk bearish divergence sehingga berpeluang koreksi turun beberapa waktu ke depan -> potensi turun untuk saham
Secara teknis, area ideal untuk buy (jika terjadi swing low/tekanan kembali) akan berada di dekat support 41790-41820
Data ekonomi AS sejauh ini lemah, memicu ekspektasi pemangkasan suku bunga bank sentral (seharusnya positif untuk saham), tapi gap down pagi ini dipicu oleh pernyataan Menkeu AS yang mengancam akan kembali berlakukan tarif resiprokal jika tidak tercapai kesepakatan dagang
Saham teknologi kemungkinan akan mencermati event pameran teknologi di Taipei hari ini, event di tengah ancaman tarif Trump dan juga kekhawatiran "bubble" di sektor teknologi
Bullish lebih kuat jika tembus 42600 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 42400 -> pertahankan/follow SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 42470 - 42480 Target : 1) 42370 2) 42270 SL : 42580
Alternatif :
Follow/Pertahankan SELL jika tembus 42400
Switch to BUY jika tembus 42600
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
KETERANGAN
Candle ditutup bullish, tapi memiliki tail atas lebih panjang dari tail bawah, seperti shooting star, secara teori berpeluang turun-> negatif untuk saham
H4 dicurigai membentuk bearish divergence sehingga berpeluang koreksi turun beberapa waktu ke depan -> potensi turun untuk saham
Secara teknis, area ideal untuk buy (jika terjadi swing low/tekanan kembali) akan berada di dekat support 5870
Data ekonomi AS sejauh ini lemah, memicu ekspektasi pemangkasan suku bunga bank sentral (seharusnya positif untuk saham), tapi gap down pagi ini dipicu oleh pernyataan Menkeu AS yang mengancam akan kembali berlakukan tarif resiprokal jika tidak tercapai kesepakatan dagang
Saham teknologi kemungkinan akan mencermati event pameran teknologi di Taipei hari ini, event di tengah ancaman tarif Trump dan juga kekhawatiran "bubble" di sektor teknologi
Bullish lebih kuat jika tembus 6000 atau jika tidak tembus 5870 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 5920 -> pertahankan/follow SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 5940.00 – 5960.00 Target : 1) 5910.00 2) 5880.00 SL : 5990.00
Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 5920
Switch to BUY jika tembus 6000 atau jika tidak tembus 5870
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
KETERANGAN
Candle ditutup shooting star, secara teori berpeluang turun-> negatif untuk saham
H4 dicurigai membentuk bearish divergence sehingga berpeluang koreksi turun beberapa waktu ke depan -> potensi turun untuk saham
Secara teknis, area ideal untuk buy (jika terjadi swing low/tekanan kembali) akan berada di dekat support 20980
Data ekonomi AS sejauh ini lemah, memicu ekspektasi pemangkasan suku bunga bank sentral (seharusnya positif untuk saham), tapi gap down pagi ini dipicu oleh pernyataan Menkeu AS yang mengancam akan kembali berlakukan tarif resiprokal jika tidak tercapai kesepakatan dagang
Saham teknologi kemungkinan akan mencermati event pameran teknologi di Taipei hari ini, event di tengah ancaman tarif Trump dan juga kekhawatiran "bubble" di sektor teknologi
Bullish lebih kuat jika tembus 21500 atau jika tidak tembus 20980 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 21300 -> pertahankan/follow SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 21340.00 – 21360.00 Target : 1) 21240.00 2) 21140.00 SL : 21460.00
Alternatif :
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 21300
Switch to BUY jika tembus 21500 atau jika tidak tembus 20980
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
KETERANGAN
Candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik-> positif untuk Nikkei
Pagi ini saham global dibuka gap down, dipicu oleh ancaman Menteri Keuangan AS bahwa AS akan kembali ke tarif resiprokal jika tidak segera terjadi kesepakatan dagang, memicu kekhawatiran tentang ketidakpastian tarif -> negatif untuk saham
Secara teknis, penurunan di bawah 36900 berpeluang lanjut turun, tapi selama tidak ditembus, masih ada peluang untuk terjadinya rebound/naik kembali atau dengan kata lain "penurunan masih terbatas"
Jika area 36900 tidak ditembus, maka peluang rebound lebih kuat di zona tersebut (alternatif area buy yang lebih murah)
Jepang diagendakan akan bertemu kembali dengan AS untuk bahas tentang tarif -> waspada dengan hasil yang terjadi minggu ini!
Bullish lebih kuat jika tembus 37800 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 37500 -> pertahankan/follow SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 37600 - 37620 Target : 1) 37500 2) 37400 SL : 37720
Alternatif :
Follow/Pertahankan SELL jika tembus 37500
Switch to BUY jika tembus 37800
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG
KETERANGAN
Candle ditutup bullish, secara teori peluang naik
Pagi ini dibuka gap down, dipicu oleh ancaman Menteri Keuangan AS tentang diberlakukannya kembali tarif resiprokal jika tidak ada kesepakatan dagang -> negatif untuk saham
Penurunan peringkat kredit AS oleh Moody's juga picu kekhawatiran tentang ekonomi AS-> negatif untuk saham global
Di sisi lain, kekhawatiran kesepakatan dagang AS dan China gagal akibat dari rencana pemerintah AS memasukkan beberapa perusahaan Chip China ke dalam daftar hitam menahan kenaikan sementara waktu -> potensi negatif untuk saham jika benar terjadi -> switch to SELL jika benar
Investor masih tunggu stimulus fiskal pemerintah
PBOC direncanakan akan memangkas kembali suku bunga LPR minggu ini -> bullish untuk HangSeng jika benar
Bullish lebih kuat jika tembus 23350 -> pertahankan/follow BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 23000 -> switch to SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 23120 - 23180 Target : 1) 23020 2) 21920 SL : 23280
Alternatif :
Follow/Pertahankan SELL jika tembus 23000
Switch to BUY jika tembus 23350
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.