Candle ditutup bearish dengan real body panjang, secara teori cenderung turun
Secara teknis, tekanan turun mendominasi, dan dalam waktu dekat perlu mewaspadai area 55/57 yang kemungkinan menjadi support psikologis -> waspada penurunan mulai terhambat, tapi tren cenderung masih turun
Secara fundamental masih cenderung bearish dipicu oleh: a. Keputusan OPEC+ mulai menambah produksi di bulan April -> kemungkinan di pertemuan 5 Mei juga akan tetap dengan keputusan menambah produksi Juni b. Kebijakan Tarif memicu kekhawatiran melambatnya ekonomi sehingga memicu lemahnya permintaan c. Trump menargetkan harga minyak yang lebih rendah
Kesepakatan mineral AS-Ukraina membuat AS leluasa mengelola sumber daya alam di sana, dan kemungkinan menghalangi Rusia menyerang Ukraina lebih lanjut sehingga pertanda perang Rusia-Ukraina berpotensi segera diakhiri -> negatif untuk minyak
Sejauh ini support psikologis di 55/57 cukup efektif -> penembusan di bawah 55 akan memicu penurunan lebih lanjut, dan kembali ke sisi bearish
Resistance psikologis saat ini area 64/65, sejauh ini sulit ditembus -> sejauh ini konfirm masih cukup kuat. jika tembus, maka cenderung berubah tren ke arah kenaikan
Suggest : SELL on Rally Area : 59.40 – 59.60 Target : 1) 58.40 2) 57.40 SL : 60.60
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 57.80 Switch to BUY jika tembus 61.00
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
KETERANGAN
Candle ditutup bullish, tapi dengan catatan memiliki tail bawah yang lebih panjang dari tail atas sehingga perlu waspadai sebagai sinyal kenaikan yang mulai terbatas-> cenderung naik, tapi dengan catatan perlu waspadai rejection resistance
Secara umum, kenaikan kemungkinan masih terbatas karena perang tarif AS dan China masih berlangsung dan belum ada tanda-tanda akan terjadi pertemuan dalam waktu dekat -> potensi kenaikan dikhawatirkan terbatas
Laporan pendapatan perusahaan yang melebihi ekspektasi pada sektor teknologi berhasil mendorong saham berbalik naik setelah ditekan turun oleh data ekonomi yang lemah -> waspada kenaikan terbatas
Data ADP, GDP dan inflasi PCE mengindikasikan pelemahan ekonomi AS -> negatif untuk saham
Fokus minggu ini : hubungan AS-China, GDP, PCE, NFP dan Unemployment rate
Fokus data jobless claims jam 19.30 WIB, PMI manufacture jam 20.45 WIB, dan ISM manufacture jam 21.00 WIB a. Act > Exp = saham naik -> pertahankan/follow BUY b. Act < Exp = saham turun -> switch to SELL
Selama belum ada realisasi/konfirmasi pertemuan antara AS-China, maka kenaikan kemungkinan masih terbatas
Bullish lebih kuat jika tembus 41000 -> pertahankan/follow BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 40500 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 40800 - 40820 Target : 1) 40920 2) 41020 SL : 40700
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 41000 Switch to SELL jika tembus 40500
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
KETERANGAN
Candle ditutup bullish, tapi dengan catatan memiliki tail bawah yang lebih panjang dari tail atas sehingga perlu waspadai sebagai sinyal kenaikan yang mulai terbatas-> cenderung naik, tapi dengan catatan perlu waspadai rejection resistance
Secara umum, kenaikan kemungkinan masih terbatas karena perang tarif AS dan China masih berlangsung dan belum ada tanda-tanda akan terjadi pertemuan dalam waktu dekat -> potensi kenaikan dikhawatirkan terbatas
Laporan pendapatan perusahaan yang melebihi ekspektasi pada sektor teknologi berhasil mendorong saham berbalik naik setelah ditekan turun oleh data ekonomi yang lemah -> waspada kenaikan terbatas
Data ADP, GDP dan inflasi PCE mengindikasikan pelemahan ekonomi AS -> negatif untuk saham
Fokus minggu ini : hubungan AS-China, GDP, PCE, NFP dan Unemployment rate
Fokus data jobless claims jam 19.30 WIB, PMI manufacture jam 20.45 WIB, dan ISM manufacture jam 21.00 WIB a. Act > Exp = saham naik -> pertahankan/follow BUY b. Act < Exp = saham turun -> switch to SELL
Selama belum ada realisasi/konfirmasi pertemuan antara AS-China, maka kenaikan kemungkinan masih terbatas
Bullish lebih kuat jika tembus 5660 -> pertahankan/follow BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 5530 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 5580.00 – 5600.00 Target : 1) 5630.00 2) 5690.00 SL : 5550.00
Alternatif : Pertahankan BUY jika tembus 5660 Switch to SELL jika tembus 5530
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
KETERANGAN
Candle ditutup bullish, tapi dengan catatan memiliki tail bawah yang lebih panjang dari tail atas sehingga perlu waspadai sebagai sinyal kenaikan yang mulai terbatas-> cenderung naik, tapi dengan catatan perlu waspadai rejection resistance
Secara umum, kenaikan kemungkinan masih terbatas karena perang tarif AS dan China masih berlangsung dan belum ada tanda-tanda akan terjadi pertemuan dalam waktu dekat -> potensi kenaikan dikhawatirkan terbatas
Laporan pendapatan perusahaan yang melebihi ekspektasi pada sektor teknologi berhasil mendorong saham berbalik naik setelah ditekan turun oleh data ekonomi yang lemah -> waspada kenaikan terbatas
Data ADP, GDP dan inflasi PCE mengindikasikan pelemahan ekonomi AS -> negatif untuk saham
Fokus minggu ini : hubungan AS-China, GDP, PCE, NFP dan Unemployment rate
Fokus data jobless claims jam 19.30 WIB, PMI manufacture jam 20.45 WIB, dan ISM manufacture jam 21.00 WIB a. Act > Exp = saham naik -> pertahankan/follow BUY b. Act < Exp = saham turun -> switch to SELL
Selama belum ada realisasi/konfirmasi pertemuan antara AS-China, maka kenaikan kemungkinan masih terbatas
Bullish lebih kuat jika tembus 20053 -> pertahankan/follow BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 19500 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 19850.00 – 19870.00 Target : 1) 19970.00 2) 20070.00 SL : 19750.00
Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 20053 Switch to SELL jika tembus 19500
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
KETERANGAN
Candle ditutup doji seperti hanging man, secara teori harusnya turun-> negatif untuk NIKKEI
Subsidi bensin dan listrik oleh pemerintah Jepang untuk mendukung ekonomi dari dampak tarif AS kemungkinan menahan penurunan tajam pada saham
Pasar tunggu keputusan suku bunga BOJ hari ini, diperkirakan akan dipertahankan di 0.5% a. Suku bunga tetap, Ueda beri sinyal terbuka untuk kenaikan suku bunga -> kenaikan saham terbatas, berpotensi turun karena sinyal kenaikan suku bunga b. Suku bunga tetap, Ueda beri sinyal belum waktunya menaikkan suku bunga karena dampak tarif dan ketidakpastian ekonomi -> saham berpotensi lanjut naik
H4 berada di zona resistance yang kemungkinan sulit ditembus secara langsung sehingga perlu waspada dengan peluang penurunan, kecuali jika resistance 36350 berhasil ditembus
Bullish lebih kuat jika tembus 36350 -> pertahankan/follow BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 35800 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 36020 - 36040 Target : 1) 36140 2) 36240 SL : 35920
Alternatif :
Follow/Pertahankan BUY jika tembus 36350
Switch to SELL jika tembus 35800
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG
KETERANGAN
LIBUR
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.