Secara teknis, harga sedikit lebih tinggi, mendekati resistance, dan H4 menunggu tembus di atas 60 untuk membuat bulllish lanjut mendominasi. Sebaliknya, jika kembali gagal tembus di atas 60, maka peluang penurunan kembali membayangi
Faktor penggerak (belum banyak berubah):
Positif : a. sanksi minyak Rusia dan Iran masih berjalan b. rencana serangan ke Venezuela (jika terwujud) bisa mengganggu pasokan c. seasonal trade (akhir tahun/Desember-Februari) biasanya naik d. rencana OPEC+ hentikan sementara kenaikan produksi di Q1-2026
Negatif : a. Rusia-AS bahas rencana perdamaian Rusia-Ukraina, skema perdamaian (jika disetujui Ukraina) akan menghapus sanksi minyak Rusia b. ketidakpastian ekonomi global dikhawatirkan bebani pertumbuhan permintaan c. kekhawatiran oversupply
Berita sejak akhir pekan sampai saat ini masih berimbang dengan keputusan OPEC+ untuk menahan produksi (sesuai ekspektasi), geopolitik Rusia-Ukraina menunggu perdamaian dan juga risiko serangan AS ke Venezuela sehingga pasar minyak bertahan dalam range yang sama 58-59
Trump dikabarkan akan melakukan pertemuan dengan Tim Keamanan Nasional untuk membahas Venezuela, dengan beberapa opsi terbuka, termasuk kemungkinan serangan -> potensi mendorong harga minyak
Seasonal trade lebih didukung, memasuki musim liburan dengan perjalanan wisata diperkirakan bisa menunjukkan kenaikan permintaan/konsumsi bahan bakar -> positif untuk minyak
Harga di atas 60 berpeluang mendorong harga lanjut naik-> jika tembus, maka proyeksi selanjutnya zona 48-50
Penurunan di bawah 55 berpotensi tekan harga lebih lanjut
Suggest : BUY on Dip Area : 58.80 - 59.00 Target : 1) 60.00 2) 61.00 SL : 57.80 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 59.80 Switch to SELL jika tembus 57.50 atau jika kenaikan kembali tertahan di 60.00
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
Keterangan :
Candlestick ditutup bearish dan 2 candle terakhir membentuk formasi bearish engulfing, secara teori cenderung turun
Secara teknis, area resistance 47790 gagal ditembus sehingga Dow berbalik turun. Namun, koreksi turun diharapkan terbatas, dengan support terjauh 47150.
Data ISM Manufacture dirilis lebih rendah dari ekspektasi sehingga mendukung ekspektasi penurunan suku bunga Fed -> positif untuk saham AS
Di sisi lain, penurunan dipicu oleh mayoritas saham-saham di Dow Jones dengan penurunan dari Merck, Amgen dan McDonalds, menandai koreksi turun setelah 5 kali rally di 5 hari berturut-turut (bukan perubahan fundamental) -> diperkirakan dampak penurunan bersifat sementara
Investor saham minggu ini akan cermati data-data ekonomi sensitif untuk suku bunga Fed : ADP, JOLTS, ISM manufacture, ISM services, initial jobless claims
Investor juga wajib waspada dengan potensi pengumuman calon pengganti ketua Fed Jerome Powell di minggu ini -> tentatif, sewaktu-waktu bisa diumumkan, maksimal sebelum libur Natal
Pasar juga akan mencermati perkembangan seputar geopolitik, terutama kemungkinan serangan AS ke Venezuela. Trump dikabarkan akan bertemu dengan Keamanan Nasional untuk membahas Venezuela -> ketegangan geopolitik berdampak negatif untuk saham
Bullish lebih kuat jika tembus 47580 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 47300 -> pertahankan SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 47360 - 47380 Target : 1) 47260 2) 47160 SL : 47480 Alternatif : Follow/Pertahankan SELL jika tembus 47300 Switch to BUY jika tembus 47580 Alternatif buy area : 46850-47000 Fokus data ekonomi dan situasi Venezuela
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
Keterangan :
Candlestick ditutup hanging man, secara teori cenderung turun
Secara teknis, resistance 25719 saat ini menjadi rintangan selanjutnya dan belum ada tanda-tanda ditembus sehingga koreksi turun membayangi. Jika berhasil tembus, maka tren kembali naik.
Data ISM Manufacture dirilis lebih rendah dari ekspektasi sehingga mendukung ekspektasi penurunan suku bunga Fed -> positif untuk saham AS
Di sisi lain, penurunan dipicu oleh mayoritas saham-saham di Dow Jones dengan penurunan dari Merck, Amgen dan McDonalds, menandai koreksi turun setelah 5 kali rally di 5 hari berturut-turut (bukan perubahan fundamental) -> diperkirakan dampak penurunan bersifat sementara
Investor saham minggu ini akan cermati data-data ekonomi sensitif untuk suku bunga Fed : ADP, JOLTS, ISM manufacture, ISM services, initial jobless claims
Investor juga wajib waspada dengan potensi pengumuman calon pengganti ketua Fed Jerome Powell di minggu ini -> tentatif, sewaktu-waktu bisa diumumkan, maksimal sebelum libur Natal
Pasar juga akan mencermati perkembangan seputar geopolitik, terutama kemungkinan serangan AS ke Venezuela. Trump dikabarkan akan bertemu dengan Keamanan Nasional untuk membahas Venezuela -> ketegangan geopolitik berdampak negatif untuk saham
Bullish lebih kuat jika tembus 25550 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 25360 -> pertahankan SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 25420.00 - 25440.00 Target : 1) 25320.00 2) 25220.00 SL : 25540.00 Alternatif : Pertahankan/Follow SELL jika tembus 25360 Switch to BUY jika tembus 25550 Zona buy alternatif : 25117-25277, dan 25000 Fokus data ekonomi dan per-Kembangan AS-Venezuela
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
Keterangan :
Candlestick ditutup hanging man, secara teori cenderung turun
Secara teknis, resistance 6900 rintangan selanjutnya dan sejauh ini belum mampu ditembus. Jika tembus, maka tren naik kembali mendominasi. Penurunan membayangi dengan potensi koreksi yang bersifat sementara
Data ISM Manufacture dirilis lebih rendah dari ekspektasi sehingga mendukung ekspektasi penurunan suku bunga Fed -> positif untuk saham AS
Di sisi lain, penurunan dipicu oleh mayoritas saham-saham di Dow Jones dengan penurunan dari Merck, Amgen dan McDonalds, menandai koreksi turun setelah 5 kali rally di 5 hari berturut-turut (bukan perubahan fundamental) -> diperkirakan dampak penurunan bersifat sementara
Investor saham minggu ini akan cermati data-data ekonomi sensitif untuk suku bunga Fed : ADP, JOLTS, ISM manufacture, ISM services, initial jobless claims
Investor juga wajib waspada dengan potensi pengumuman calon pengganti ketua Fed Jerome Powell di minggu ini -> tentatif, sewaktu-waktu bisa diumumkan, maksimal sebelum libur Natal
Pasar juga akan mencermati perkembangan seputar geopolitik, terutama kemungkinan serangan AS ke Venezuela. Trump dikabarkan akan bertemu dengan Keamanan Nasional untuk membahas Venezuela -> ketegangan geopolitik berdampak negatif untuk saham
Bullish lebih kuat jika tembus 6900 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 6810 -> pertahankan SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 6850.00 – 6870.00 Target : 1) 6820.00 2) 6790.00 SL : 6900.00 Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 6810 Switch to BUY jika tembus 6900 Zona buy alternatif : 6750-6790, 6670-6730 Fokus data ekonomi dan perkembangan AS-Venezuela
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
Keterangan :
Candle ditutup bearish, secara teori peluang turun
Penurunan di indeks saham utama AS berdampak juga pada Nikkei sehingga berakhir dengan penutupan turun
Secara teknis, H4 masih dalam potensi pullback pasca penembusan resistance Falling Wedge, tapi penurunan diperkirakan tetap membayangi untuk beberapa waktu
Ancaman penurunan masih membayangi : a. ketegangan Jepang-China b. rumor bahwa BOJ masih pertimbangkan untuk kenaikan suku bunga (Desember atau Januari) -> berdampak menahan kenaikan Nikkei jika terjadi di Desember
Untuk saat ini, peluang pelonggaran fiskal pemerintah menjadi faktor positif untuk Nikkei, tapi di sisi lain peluang kenaikan suku bunga BOJ juga menjadi faktor yang membayangi tekanan turun
Bullish lebih dominan jika tembus 49900-> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 49400-> pertahankan SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 49600 - 49620 Target : 1) 49500 2) 49400 SL : 49720 Alternatif : Follow/Pertahankan SELL jika tembus 49400 Switch to BUY jika tembus 49900 Zona buy alternatif : 49000-49470, 48220-48400
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG
Keterangan :
Candle ditutup spinning tops, secara teori cenderung imbang antara naik dan turun, tren selanjutnya ditentukan dari penutupan candle hari ini
Pagi ini dibuka gap up, meskipun Wall Street ditutup turun
Secara teknis, H4 menunjukkan harga masih berada di kisaran zona resistance 26000. a. jika kenaikan gagal berlanjut dan bertahan di atas 26200, sell kemungkinan kembali dominan b. jika kenaikan berhasil tembus 26200 dan stay di atas zona ini, kemungkinan mendukung untuk buy lebih lanjut
Tekanan turun diperkirakan masih membayangi yang disebabkan beberapa faktor: a. kekhawatiran ketegangan China-Jepang b. ketidakpastian tentang stimulus yang dijanjikan pemerintah China c. ketidakpastian stimulus moneter PBOC
Bullish lebih kuat jika tembus 26220 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 25900> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 26050 - 26070 Target : 1) 26170 2) 26270 SL : 25950 Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 26220 Switch to SELL jika tembus 25900
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.