Candle ditutup hanging man, secara teori peluang turun
Secara teknis, kenaikan tertahan di zona resistance 66, dan swing low saat ini (dibantu gap down) juga tertahan di zona support 62-63. Secara struktur belum membatalkan pola kenaikan, tapi jika tekanan berlanjut di bawah 60, maka tren berbalik turun
Pasar masih terus mencermati perkembangan AS-Iran. Meskipun Trump berulang kali mengajak jalur diplomasi, tapi Iran tak bergeming dan tetap mengisyaratkan hanya akan berunding jika tanpa tekanan. Sedangkan armada AS tetap berada di perairan Iran, sehingga pasar melihat strategi "tarik-ulur" Trump seperti saat serang Venezuela, mencerminkan kekhawatiran pasar tentang serangan tiba-tiba masih terbuka
Jika risiko geopolitik (terutama serangan AS ke Iran) reda, maka tekanan datang dari beberapa hal :
a. Ketidakpastian ekonomi global -> picu lemahnya permintaan, cenderung berdampak negatif untuk harga minyak
b. Rusia-Ukraina dikabarkan diambang perdamaian -> negatif untuk minyak
c. Minyak Venezuela mulai mengalir ke pasar global -> penambah alasan kekhawatiran oversupply
Bullish lebih kuat jika tembus 66.45 -> pertahankan BUY
Bearish lebih kuat jika tembus 60.20 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 61.80 – 62.00 Target : 1) 63.00 2) 64.00 SL : 60.80
Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 64.20 Switch to SELL jika tembus 60.30 atau jika geopolitik benar-benar reda
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
Keterangan :
Candlestick ditutup hammer, secara teori peluang rebound/naik
Pola Ascending Broadening Wedge di daily chart masih membayangi, menunggu validasi dari penembusan support 48900.
Indeks saham utama AS masih dipengaruhi beberapa faktor yang menghalangi kenaikan
a. Ketidakpastian situasi geopolitik -> diperkirakan masih membayangi, efek negatif pada saham, berpeluang batasi kenaikan
b. Ditunjuknya Kevin Warsh sebagai calon ketua Fed menggantikan Powell -> masih jadi perdebatan karena profil masa lalu Warsh yang cenderung menentang QE, dianggap pasar sebagai penghambat penurunan suku bunga di masa depan, sedangkan Trump meyakinkan pasar bahwa Warsh dipilih karena komitmen untuk memangkas suku bunga
Voting DPR lanjut hari ini untuk kemungkinan shutdown parsial. Memicu kekhawatiran ketidakpastian kebijakan pemerintah
Pasar juga akan mencermati laporan pendapatan beberapa perusahaan teknologi besar minggu ini -> kemungkinan sensitif pada Nasdaq
Bullish lebih kuat jika tembus 49350 -> switch to BUY
Bearish tetap dominan selama tidak tembus 49100-49280 -> pertahankan SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 49080 - 49100 Target : 1) 48980 2) 48880 SL : 49200
Alternatif : Alternative SELL : 49100-49280 Switch to BUY jika tembus 49350 atau jika data ekonomi lemah
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
Keterangan :
Candlestick ditutup bearish, secara teori cenderung turun
Secara teknis, H1 menunjukkan penurunan tembus support penting 25685. Dan pagi ini dibuka gap down menandakan penurunan masih bisa terjadi. Rebound di awal sesi Asia diperkirakan terbatas sehingga dominasi bearish diperkirakan masih menghambat kenaikan
Indeks saham utama AS masih dipengaruhi beberapa faktor yang menghalangi kenaikan
a. Ketidakpastian situasi geopolitik -> diperkirakan masih membayangi, efek negatif pada saham, berpeluang batasi kenaikan
b. Ditunjuknya Kevin Warsh sebagai calon ketua Fed menggantikan Powell -> masih jadi perdebatan karena profil masa lalu Warsh yang cenderung menentang QE, dianggap pasar sebagai penghambat penurunan suku bunga di masa depan, sedangkan Trump meyakinkan pasar bahwa Warsh dipilih karena komitmen untuk memangkas suku bunga
Voting DPR lanjut hari ini untuk kemungkinan shutdown parsial. Memicu kekhawatiran ketidakpastian kebijakan pemerintah
Pasar juga akan mencermati laporan pendapatan beberapa perusahaan teknologi besar minggu ini -> kemungkinan sensitif pada Nasdaq
Bullish lebih kuat jika tembus 26040 -> switch to BUY
Bearish tetap dominan selama tidak tembus 25840-25940-> pertahankan SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 25660.00 – 25880.00 Target : 1) 25560.00 2) 25460.00 SL : 25980.00 Alternatif : Alternatif sell : 25840-25940 Switch to BUY jika tembus 26040 atau jika data ekonomi lemah
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
Keterangan :
Candlestick ditutup bearish, secara teori cenderung turun
Pola Rising Wedge daily masih dominan sehingga berpotensi membatasi kenaikan. Tapi pola ini masih harus tunggu validasi dari penembusan support 6880. Tekanan semakin kuat jika tembu support.
Indeks saham utama AS masih dipengaruhi beberapa faktor yang menghalangi kenaikan
a. Ketidakpastian situasi geopolitik -> diperkirakan masih membayangi, efek negatif pada saham, berpeluang batasi kenaikan
b. Ditunjuknya Kevin Warsh sebagai calon ketua Fed menggantikan Powell -> masih jadi perdebatan karena profil masa lalu Warsh yang cenderung menentang QE, dianggap pasar sebagai penghambat penurunan suku bunga di masa depan, sedangkan Trump meyakinkan pasar bahwa Warsh dipilih karena komitmen untuk memangkas suku bunga
Voting DPR lanjut hari ini untuk kemungkinan shutdown parsial. Memicu kekhawatiran ketidakpastian kebijakan pemerintah
Pasar juga akan mencermati laporan pendapatan beberapa perusahaan teknologi besar minggu ini -> kemungkinan sensitif pada Nasdaq
Bullish lebih kuat jika tembus 7050 -> switch to BUY
Bearish tetap dominan selama tidak tembus 6980-7000-> pertahankan SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 6980.00 – 7000.00 Target : 1) 6950.00 2) 6920.00 SL : 7030.00 Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 6900 Switch to BUY jika tembus 7050 atau jika data ekonomi lemah
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
Keterangan :
Candle ditutup bullish, 2 candle terakhir dicurigai mirip dengan bullish harami, secara teori cenderung naik
Secara teknis, kenaikan masih tertahan di zona resistance sehingga ada peluang ditekan turun kembali, terutama jika gagal naik di atas 54560 -> penurunan kembali dominan jika tembus 53000
Di sisi lain, daily juga membuka peluang untuk membentuk pola cup & handle jika dilihat dari kenaikan sejak 3 Nov 2025. Cekungan pertama adalah cup, dan saat ini sedang berada di bagian "handle". Pola ini akan konfirm jika tidak ada penurunan lebih lanjut di bawah 51085, dan kenaikan harus bisa tembus resistance 54560 -> peluang bullish jika tembus resistance
Pasar masih dibayangi oleh risiko geopolitik (AS-Iran) dan risiko intervensi "aktual" dari pemerintah Jepang terhadap mata uang yen yang bisa terjadi sewaktu-waktu sehingga dikhawatirkan kenaikan Nikkei terhambat
Sampai saat ini belum terlihat realisasi intervensi "aktual" terhadap yen. Tapi pasar masih mewaspadai, terutama jika yen terlihat melemah secara agresif
Bullish lebih dominan jika tembus 54250-> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 53750-> swicth to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 54000 - 54020 Target : 1) 54120 2) 54220 SL : 53900
Alternatif : Follow BUY jika tembus 54250 Switch to SELL jika tembus 53750 Tetap waspada dengan potensi “intervensi aktual” yen sewaktu-waktu!
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG
Keterangan :
Candle ditutup bearish, secara teori peluang turun
Pagi ini dibuka gap down sehingga berpeluang tutupi gap sebelumnya 27-28 Jan 2026 di 27060-27200
Secara teknis, belum memberikan tanda-tanda perubahan tren dalam waktu dekat, dan uptren sejauh ini masih dominan karena trendline support daily 26960 belum ditembus
Hang Seng masih didukung oleh ekspektasi kebijakan fiskal pemerintah yang longgar dan juga kebijakan moneter PBOC yang longgar untuk mendukung konsumsi domestik dan pertumbuhan ekonomi berhasil mengangkat ekuitas China dan Hong Kong, meskipun perlu realisasi nyata untuk mendukung optimisme pasar-> positif untuk Hang Seng
Sedangkan di sisi eksternal, pasar masih dibayangi ketidakpastian geopolitik, termasuk juga hubungan AS-China yang bisa terancam karena AS berlakukan tarif untuk negara yang menjalin kerjasama dengan China
Bullish lebih kuat jika tembus 27250 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 26750-> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 26900 - 26920 Target : 1) 27020 2) 27120 SL : 26800 Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 27250 Switch to SELL jika tembus 26750
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.