Candle ditutup hanging man, secara teori peluang turun
Ketidakpastian seputar perdamaian Rusia-Ukraina belum jelas, dan kabar bahwa Israel siap serang fasilitas nuklir Iran mendorong harga minyak naik cepat di awal pembukaan sesi Asia pagi ini -> waspada kenaikan terbatas jika tidak ada eskalasi lebih lanjut
Secara teknis, H4 masih berada di bawah trendline resistance meskipun empat naik cepat di sesi Asia sehingga bearish kemungkinan masih dominan, meskipun bearish flag konfirm gagal -> negatif untuk Oil
Ketidakpastian seputar tarif juga masih membebani pertumbuhan permintaan -> negatif untuk oil
Secara fundamental tekanan utama masih cenderung bearish dipicu oleh: a. Keputusan OPEC+ mempercepat kenaikan produksi sampai Oktober b. Kebijakan Tarif memicu kekhawatiran melambatnya ekonomi sehingga memicu lemahnya permintaan c. Trump menargetkan harga minyak yang lebih rendah
Sejauh ini support psikologis di 55/57 cukup efektif -> penembusan di bawah 55 akan memicu penurunan lebih lanjut, dan kembali ke sisi bearish
Resistance psikologis saat ini area 64/65, sejauh ini sulit ditembus -> sejauh ini konfirm masih cukup kuat. jika tembus, maka cenderung berubah tren ke arah kenaikan
Suggest : SELL on Rally Area : 63.20 – 63.40 Target : 1) 62.20 2) 61.20 SL : 64.40
Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 62.00
Switch to BUY jika tembus 64.00
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
KETERANGAN
Candle ditutup hanging man, secara teori berpeluang turun-> negatif untuk saham
Saham AS rata-rata ditutup lemah karena munculnya kembali kekhawatiran pada pasar obligasi pemerintah AS setelah Trump mengirim RUU Pemangkasan Pajak ke Kongres Partai Republik -> negatif untuk saham
Secara teknis, ada peluang H4 membentuk pola rising wedge sehingga kenaikan dikhawatirkan mulai terbatas untuk sementara -> cenderung turun
Kabar di pagi hari saat pembukaan sesi Asia menyebut Israel siap menyerang fasilitas nuklir Iran jika tidak tercapai kesepakatan dengan AS -> negatif untuk saham
Waspada juga kabar geopolitik yang berpeluang berdampak singkat, selama tidak ada eskalasi, maka kemungkinan cepat reda sehingga satu-satunya alasan penurunan saham nanti akan tetap tertuju pada pasar obligasi AS
Ketidakpastian seputar tarif juga masih membayangi sehingga perlu waspada sewaktu-waktu menekan sentimen -> waspada kenaikan tertahan
Bullish lebih kuat jika tembus 43000 -> Switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 42650 -> pertahankan/follow SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 42830 - 42840 Target : 1) 42730 2) 42600 SL : 42940
Alternatif :
Follow/Pertahankan SELL jika tembus 42650
Switch to BUY jika tembus 43000
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
KETERANGAN
Candle ditutup hanging man, secara teori berpeluang turun-> negatif untuk saham
Saham AS rata-rata ditutup lemah karena munculnya kembali kekhawatiran pada pasar obligasi pemerintah AS setelah Trump mengirim RUU Pemangkasan Pajak ke Kongres Partai Republik -> negatif untuk saham
Secara teknis, penurunan di bawah trendline support 5920 akan memicu penurunan lebi lanjut -> negatif untuk saham
Kabar di pagi hari saat pembukaan sesi Asia menyebut Israel siap menyerang fasilitas nuklir Iran jika tidak tercapai kesepakatan dengan AS -> negatif untuk saham
Waspada juga kabar geopolitik yang berpeluang berdampak singkat, selama tidak ada eskalasi, maka kemungkinan cepat reda sehingga satu-satunya alasan penurunan saham nanti akan tetap tertuju pada pasar obligasi AS
Ketidakpastian seputar tarif juga masih membayangi sehingga perlu waspada sewaktu-waktu menekan sentimen -> waspada kenaikan tertahan
Bullish lebih kuat jika tembus 6020 -> Switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 5920 -> pertahankan/follow SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 5950.00 – 5970.00 Target : 1) 5920.00 2) 5890.00 SL : 6000.00
Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 5920
Switch to BUY jika tembus 6020
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
KETERANGAN
Candle ditutup hanging man, secara teori berpeluang turun-> negatif untuk saham
Saham AS rata-rata ditutup lemah karena munculnya kembali kekhawatiran pada pasar obligasi pemerintah AS setelah Trump mengirim RUU Pemangkasan Pajak ke Kongres Partai Republik -> negatif untuk saham
Secara teknis, penurunan di bawah trendline support 21200 akan memicu penurunan lebih lanjut -> cenderung turun
Kabar di pagi hari saat pembukaan sesi Asia menyebut Israel siap menyerang fasilitas nuklir Iran jika tidak tercapai kesepakatan dengan AS -> negatif untuk saham
Waspada juga kabar geopolitik yang berpeluang berdampak singkat, selama tidak ada eskalasi, maka kemungkinan cepat reda sehingga satu-satunya alasan penurunan saham nanti akan tetap tertuju pada pasar obligasi AS
Ketidakpastian seputar tarif juga masih membayangi sehingga perlu waspada sewaktu-waktu menekan sentimen -> waspada kenaikan tertahan
Bullish lebih kuat jika tembus 21570 -> Switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 21230 -> pertahankan/follow SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 21430.00 – 21450.00 Target : 1) 21330.00 2) 21230.00 SL : 21550.00
Alternatif :
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 21230
Switch to BUY jika tembus 21570
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
KETERANGAN
Candle ditutup spinning tops, secara teori cenderung imbang-> tren berikutnya tergantung penutupan candle hari ini
Saham AS rata-rata ditutup turun pasca pasar obligasi AS kembali turun -> negatif untuk saham
Secara teknis, belum ada perubahan yang signifikan dan pergerakan tetap di area yang sama. Dalam waktu dekat waspada 37250! Jika tembus, maka penurunan berpeluang berlanjut
Pasar masih menunggu negosiasi dagang Jepang dengan AS, diagendakan akan bertemu kembali dengan AS untuk bahas tentang tarif di hari Jumat-> waspada dengan hasil yang terjadi minggu ini!
Bullish lebih kuat jika tembus 37800 -> pertahankan/follow BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 37580-> pertahankan/follow SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 37650 - 37670 Target : 1) 37550 2) 37450 SL : 37770
Alternatif :
Follow/Pertahankan SELL jika tembus 37580
Switch to BUY jika tembus 37800
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG
KETERANGAN
Candle ditutup bullish, secara teori peluang naik
Pagi ini dibuka gap up tipis, meski Wall Street ditutup melemah
Sentimen domestik positif sejak PBOC kembali memangkas suku bunga kemarin, dan pasar kemungkinan mengabaikan dampak geopolitik Israel-Iran
Investor masih tunggu stimulus fiskal pemerintah untuk mendukung ekonomi
Waspada jika kesepakatan AS-China kembali memanas karena larangan atau pembatasan ekspor chip China! -> kenaikan berpotensi tertahan jika kesepakatan dagang AS-China kembali terhenti di tengah jalan
Bullish lebih kuat jika tembus 23820 -> pertahankan/follow BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 23170 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 23500 - 23520 Target : 1) 23620 2) 23720 SL : 23400
Alternatif :
Follow/Pertahankan BUY jika tembus 23820
Switch to SELL jika tembus 23170
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.