Candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik
Kenaikan dipicu oleh : a. data inventori minyak versi API lebih rendah, menandakan konsumsi lebih baik b. pertemuan Trump dan Putin dikabarkan gagal, belum ada jadwal yang bisa dipastikan c. laporan Bloomberg menyebut AS akan membeli 1 juta barel minyak untuk SPR untuk pengiriman Desember 2025 - Januari 2026
Kemungkinan kenaikan diperkirakan masih bersifat terbatas/temporary
kekhawatiran pasokan berlebih menjadi fokus utama karena OPEC yang terus meningkatkan produksi -> negatif untuk minyak
Geopolitik vs Fundamental dalam waktu dekat kemungkinan akan tentukan arah minyak
Fundamental tetap menjadi landasan utama selama tidak ada perang/geopolitik yang memanas berlarut-larut: a. Keputusan OPEC+ tetap di jalur kenaikan produksi -> negatif untuk minyak/menahan kenaikan terlalu tinggi b. Kebijakan Tarif memicu kekhawatiran melambatnya ekonomi sehingga memicu lemahnya permintaan c. Trump menargetkan harga minyak yang lebih rendah
Harga di bawah 60 mengkonfirmasi penurunan lebih lanjut, area support 55 sekarang support psikologis -> jika tembus, maka proyeksi selanjutnya zona 48-50
Area 65-66 kemungkinan resistance psikologis yang menentukan
Suggest : SELL on Rally Area : 57.50 – 57.70 Target : 1) 56.50 2) 55.50 SL : 58.70
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 56.50 Switch to BUY jika tembus 59.50
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
Keterangan :
Shutdown masih berlanjut, belum ada tanda-tanda reopening dalam waktu dekat
Indeks Saham utama AS bergerak mix, dengan Dow Jones naik didukung oleh laporan pendapatan 3M dan Coca-Cola yang berhasil mendorong saham naik, sedangkan S&P dan Nasdaq condong stagnan, tidak bergerak banyak, meski Nasdaq sedikit lebih rendah dibanding lainnya -> mix sentiment untuk saham AS
Optimisme pertemuan AS-China di akhir pekan dan rencana pertemuan Trump-Xi Jinping 2 minggu ke depan menjadi dasar pergerakan bullish -> positif untuk saham
Fokus minggu ini tertuju ke : a. Data CPI rilis Jumat b. laporan pendapatan perusahaan c. rencana pertemuan delegasi AS dan China d. rencana pertemuan Trump dan Putin minggu ini
Bullish lebih kuat jika tembus 47153 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 46500 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 46930 -46950 Target : 1) 47050 2) 47150 SL : 46830
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 47153 Switch to SELL jika tembus 46500
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
Keterangan :
Candle ditutup bearish dengan real body kecil, secara teori cenderung turun -> negatif untuk saham
Shutdown masih berlanjut, belum ada tanda-tanda reopening dalam waktu dekat
Indeks Saham utama AS bergerak mix, dengan Dow Jones naik didukung oleh laporan pendapatan 3M dan Coca-Cola yang berhasil mendorong saham naik, sedangkan S&P dan Nasdaq condong stagnan, tidak bergerak banyak, meski Nasdaq sedikit lebih rendah dibanding lainnya -> mix sentiment untuk saham AS
Optimisme pertemuan AS-China di akhir pekan dan rencana pertemuan Trump-Xi Jinping 2 minggu ke depan menjadi dasar pergerakan bullish -> positif untuk saham
Fokus minggu ini tertuju ke : a. Data CPI rilis Jumat b. laporan pendapatan perusahaan c. rencana pertemuan delegasi AS dan China d. rencana pertemuan Trump dan Putin minggu ini
Bullish lebih kuat jika tembus 25300 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 24900 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 25130.00 - 25150.00 Target : 1) 25250.00 2) 25350.00 SL : 25030.00
Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 25300 Switch to SELL jika tembus 24900
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
Keterangan :
Candle ditutup doji, secara teori cenderung imbang antara naik atau turun -> tren ditentukan dari penutupan candle hari ini
Shutdown masih berlanjut, belum ada tanda-tanda reopening dalam waktu dekat
Indeks Saham utama AS bergerak mix, dengan Dow Jones naik didukung oleh laporan pendapatan 3M dan Coca-Cola yang berhasil mendorong saham naik, sedangkan S&P dan Nasdaq condong stagnan, tidak bergerak banyak, meski Nasdaq sedikit lebih rendah dibanding lainnya -> mix sentiment untuk saham AS
Optimisme pertemuan AS-China di akhir pekan dan rencana pertemuan Trump-Xi Jinping 2 minggu ke depan menjadi dasar pergerakan bullish -> positif untuk saham
Fokus minggu ini tertuju ke : a. Data CPI rilis Jumat b. laporan pendapatan perusahaan c. rencana pertemuan delegasi AS dan China d. rencana pertemuan Trump dan Putin minggu ini
Bullish lebih kuat jika tembus 6780 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 6680 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 6730.00 – 6750.00 Target : 1) 6780.00 2) 6810.00 SL : 6700.00
Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 6780 Switch to SELL jika tembus 6680
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
Keterangan :
Candle ditutup bearish, secara teori cenderung turun
Takaichi resmi menjabat sebagai Perdana Menteri perempuan pertama di Jepang menggantikan Ishiba -> positif untuk Nikkei
Terpilihnya Takaichi memberi angin segar untuk stimulus fiskal, yang menandakan kebijakan fiskal yang lebih longgar diusung pemerintahannya -> positif untuk Nikkei, negatif untuk yen (yen melemah = usdjpy naik)
Takaichi akan berkordinasi dengan BOJ, menyerahkan sepenuhnya kebijakan moneter sebagai kewenangan BOJ untuk memutuskan, tapi masih bagian dari kebijakan ekonomi yang lebih luas di bawah tanggung jawab pemerintah -> kemungkinan bisa menjadi kabar baik untuk BOJ, tapi pasar perlu kepastian lebih lanjut apakah BOJ masih tetap terbuka untuk kenaikan suku bunga
Secara teknis, 50000 sudah dicapai tapi kemudian koreksi turun. Jika penurunan tetap terbatas, dan efek Takaichi masih dominan, maka rebound diperkirakan kembali mendorong saham naik -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 48200 -> switch to SELL
Bullish lebih dominan jika tembus 48950 -> pertahankan BUY
Suggest : BUY on Dip Area : 48350 - 48370 Target : 1) 48470 2) 48570 SL : 48250
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 48950 Switch to SELL jika tembus 48200
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG
Keterangan :
Candle ditutup bearish, secara teori peluang turun
Pagi ini dibuka gap down, ada kemungkinan masih berpeluang koreksi turun
Resistance 26060 kembali menjadi penentu ke depan, tapi sejauh ini double bottom di grafik H4 gagal karena harga kembali turun di bawah neckline 26060 -> cenderung turun
Pasar masih tunggu hasil kongres tahunan China yang sedang berlangsung, dan akan berakhir Rabu
Optimisme pertemuan AS-China di Malaysia akhir pekan ini kemungkinan berpeluang menahan penurunan terlalu tajam
Bullish lebih kuat jika tembus 26200 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 25800-> pertahankan SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 26000 - 26020 Target : 1) 25900 2) 25800 SL : 26120
Alternatif : Follow/Pertahankan SELL jika tembus 25800 Switch to BUY jika tembus 26200
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.