Candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik
Secara teknis, pola rising wedge di H4 masih tetap punya peluang, terutama jika kenaikan saat ini tertahan di zona 65 sehingga rejection di zona resistance diharapkan akan menekan kembali harga turun dekati support
Secara fundamental masih cenderung bearish dipicu oleh: a. Keputusan OPEC+ mulai menambah produksi di bulan April b. Kebijakan Tarif memicu kekhawatiran melambatnya ekonomi sehingga memicu lemahnya permintaan c. Trump menargetkan harga minyak yang lebih rendah
Dua pernyataan Trump meredakan ketegangan : a. Tidak berencana pecat Powell -> risk asset positif, oil ikut naik b. Akan bersikap lunak pada China, dan menunggu respon China untuk bertemu -> risk asset positif, oil ikut naik
Namun kenaikan diperkirakan terbatas mengingat fundamental yang mendasari (OPEC+ mulai menambah produksi, permintaan masih lemah, tarif dasar masih berlaku meskipun nantinya AS dan China bertemu)
Penurunan di bawah 59 berpotensi memicu penurunan lanjutan
Sejauh ini support psikologis di 55/57 cukup efektif -> penembusan di bawah 55 akan memicu penurunan lebih lanjut, dan kembali ke sisi bearish
Resistance psikologis saat ini area 64/65, sejauh ini sulit ditembus -> sejauh ini konfirm masih cukup kuat. jika tembus, maka cenderung berubah tren ke arah kenaikan
Suggest : SELL on Rally Area : 65.30 – 65.50 Target : 1) 64.30 2) 63.30 SL : 66.50
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 63.30 Switch to BUY jika tembus 66.70
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
KETERANGAN
Candle ditutup bullish dan 2 candle terakhir membentuk pola bullish engulfing, secara teori potensi naik-> positif untuk saham
Double top di H4 gagal karena harga kembali naik di atas neckline 39000, dan pagi ini dibuka gap up-> positif untuk saham
Secara fundamental, kekhawatiran perang dagang masih ada, meskipun pernyataan Trump cenderung meredakan ketegangan -> waspada jika kenaikan terhambat/terbatas
Dua pernyataan Trump meredakan ketegangan : a. Tidak berencana pecat Powell -> risk asset positif (saham naik) b. Akan bersikap lunak pada China, dan menunggu respon China untuk bertemu -> risk asset positif (Saham naik)
AS mengatakan pertemuan Trump dan Xi Jinping di awal Mei, seharusnya positif untuk risk asset dan dolar -> masih perlu konfirmasi dari China a. jika ya (bukan klaim sepihak dari AS saja) = saham naik b. jika tidak (China tetap menolak pertemuan) = saham turun -> switch to SELL
Fokus minggu ini : hubungan AS-China, new home sales, durable goods
Fokus data PMI AS malam ini jam 20.45 WIB dan New Home Sales jam 21.00 WIB a. Act > Exp = saham naik -> pertahankan Buy b. Act < Exp = saham turun -> switch to SELL
Selama belum ada realisasi/kofnrimasi pertemuan antara AS-China, maka kenaikan kemungkinan masih terbatas
Bullish lebih kuat jika tembus 40050 -> pertahankan/follow BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 39600 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 39790 - 39810 Target : 1) 39910 2) 40010 SL : 39690
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 40050 Switch to SELL jika tembus 39600 Double Top gagal karena harga kembali naik di atas 39000
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
KETERANGAN
Candle ditutup bullish dan 2 candle terakhir membentuk pola bullish engulfing, secara teori potensi naik-> positif untuk saham
Double top di H4 bergeser menjadi peluang bullish flag, akan konfirm jika berhasil tembus resistance 5410, akan gagal jika kembali turun di bawah 5200-> positif untuk saham
Secara fundamental, kekhawatiran perang dagang masih ada, meskipun pernyataan Trump cenderung meredakan ketegangan -> waspada jika kenaikan terhambat/terbatas
Dua pernyataan Trump meredakan ketegangan : a. Tidak berencana pecat Powell -> risk asset positif (saham naik) b. Akan bersikap lunak pada China, dan menunggu respon China untuk bertemu -> risk asset positif (Saham naik)
AS mengatakan pertemuan Trump dan Xi Jinping di awal Mei, seharusnya positif untuk risk asset dan dolar -> masih perlu konfirmasi dari China a. jika ya (bukan klaim sepihak dari AS saja) = saham naik b. jika tidak (China tetap menolak pertemuan) = saham turun -> switch to SELL
Fokus minggu ini : hubungan AS-China, new home sales, durable goods
Fokus data PMI AS malam ini jam 20.45 WIB dan New Home Sales jam 21.00 WIB a. Act > Exp = saham naik -> pertahankan Buy b. Act < Exp = saham turun -> switch to SELL
Selama belum ada realisasi/kofnrimasi pertemuan antara AS-China, maka kenaikan kemungkinan masih terbatas
Bullish lebih kuat jika tembus 5420 -> pertahankan/follow BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 5250 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 5370.00 – 5390.00 Target : 1) 5420.00 2) 5450.00 SL : 5340.00
Alternatif : Pertahankan BUY jika tembus 5420 Switch to SELL jika tembus 5250 Peluang double top berganti menjadi peluang bullish flag
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
KETERANGAN
Candle ditutup bullish dan 2 candle terakhir membentuk pola bullish engulfing, secara teori potensi naik-> positif untuk saham
Double top di H4 bergeser menjadi peluang bullish flag, akan konfirm jika berhasil tembus resistance 19000, akan gagal jika kembali turun di bawah 18000-> positif untuk saham
Secara fundamental, kekhawatiran perang dagang masih ada, meskipun pernyataan Trump cenderung meredakan ketegangan -> waspada jika kenaikan terhambat/terbatas
Dua pernyataan Trump meredakan ketegangan : a. Tidak berencana pecat Powell -> risk asset positif (saham naik) b. Akan bersikap lunak pada China, dan menunggu respon China untuk bertemu -> risk asset positif (Saham naik)
AS mengatakan pertemuan Trump dan Xi Jinping di awal Mei, seharusnya positif untuk risk asset dan dolar -> masih perlu konfirmasi dari China a. jika ya (bukan klaim sepihak dari AS saja) = saham naik b. jika tidak (China tetap menolak pertemuan) = saham turun -> switch to SELL
Fokus minggu ini : hubungan AS-China, new home sales, durable goods
Fokus data PMI AS malam ini jam 20.45 WIB dan New Home Sales jam 21.00 WIB a. Act > Exp = saham naik -> pertahankan Buy b. Act < Exp = saham turun -> switch to SELL
Selama belum ada realisasi/kofnrimasi pertemuan antara AS-China, maka kenaikan kemungkinan masih terbatas
Bullish lebih kuat jika tembus 18810 -> pertahankan/follow BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 18500 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 18670.00 – 18690.00 Target : 1) 18790.00 2) 18890.00 SL : 18570.00
Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 18810 Switch to SELL jika tembus 18500 Peluang double top bergeser menjadi peluang bullish flag
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
KETERANGAN
Candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik -> positif untuk NIKKEI
Wallstreet ditutup naik, terutama Nasdaq sehingga Asia berpotensi positif -> Nikkei cenderung ada kemiripan dengan Nasdaq
Sentimen utama belum berubah, pasar masih fokus dengan tarif, dan ketidakpastian membayangi sehingga peluang turun lebih terbuka, meskipun di sisi lain negosiasi dagang antara AS-Jepang punya peluang untuk berjalan lancar
Dua pernyataan Trump meredakan ketegangan : a. Tidak berencana pecat Powell -> risk asset positif (saham naik) b. Akan bersikap lunak pada China, dan menunggu respon China untuk bertemu -> risk asset positif (Saham naik)
Secara teknis, peluang head & shoulder pada grafik H4 di dalam pola yang dicurigai bearish flag gagal karena harga naik lebih tinggi di atas 34850 -> cenderung naik
Bullish lebih kuat jika tembus 35400 -> pertahankan/follow BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 34550 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 34750 - 34770 Target : 1) 34870 2) 34970 SL : 34650
Alternatif :
Follow/Pertahankan BUY jika tembus 35400
Switch to SELL jika tembus 34550
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG
KETERANGAN
Candle ditutup bullish, secara teori berpeluang naik
Wallstreet berbalik positif setelah pernyataan Trump sehingga Asia cenderung ikut naik
China masih berkutat dengan ekonomi, dan pemerintah maupun bank sentral menargetkan untuk merangsang pertumbuhan ekonomi dengan mendorong konsumsi domestik, antisipasi tarif AS -> positif untuk saham China dan Hong Kong (jika stimulus segera dirilis)
Pasar masih tunggu realisasi dari stimulus fiskal dan moneter dari pemerintah China dan PBOC untuk mendorong konsumsi domestik dan mengatasi dampak dari tarif AS -> cenderung naik jika terealisasi
Dua pernyataan Trump meredakan ketegangan : a. Tidak berencana pecat Powell -> risk asset positif (saham naik) b. Akan bersikap lunak pada China, dan menunggu respon China untuk bertemu -> risk asset positif (Saham naik)
Secara teknis, 21600 dan 21400 adalah area tengah dan sejauh ini bullish berhasil naik di atas 21600 meskipun dibantu gap up-> bearish kembali dominan jika turun di bawah 21400
Bullish lebih kuat jika tembus 22200 -> pertahankan/follow BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 21700 -> Switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 21950 - 21970 Target : 1) 22070 2) 22170 SL : 21850
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 22200 Switch to SELL jika tembus 21700
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.