Secara teknis, H4 membuka peluang rebound sebagai double bottom setelah penurunan kemarin tertahan di zona support 57.36-57.40, kenaikan lebih kuat jika tembus 60.00 (resistance dari trend channel)
Faktor penggerak (belum banyak berubah):
Positif : a. sanksi minyak Rusia dan Iran masih berjalan b. rencana serangan ke Venezuela (jika terwujud) bisa mengganggu pasokan c. seasonal trade (akhir tahun/Desember-Februari) biasanya naik d. rencana OPEC+ hentikan sementara kenaikan produksi di Q1-2026
Negatif : a. Rusia-AS bahas rencana perdamaian Rusia-Ukraina, skema perdamaian (jika disetujui Ukraina) akan menghapus sanksi minyak Rusia b. ketidakpastian ekonomi global dikhawatirkan bebani pertumbuhan permintaan c. kekhawatiran oversupply
Masih dalam ketidakpastian Rusia-Ukraina, dan Ukraina punya waktu sampai hari Kamis untuk merespon proposal perdamaian yang dibuat AS dan Rusia a. setuju = damai = minyak turun karena pasokan Rusia kembali lancar, salah satu geopolitik berkurang b. tidak setuju = perdamaian tidak/belum terwujud = minyak naik, geopolitik berlanjut
Pasar juga masih menunggu proyeksi produksi minyak tahun 2026 di pertemuan OPEC+ 30 Nov 2025 sehingga kemungkinan cenderung bergerak di area yang sama beberapa pekan ke depan
Harga di atas 60 berpeluang mendorong harga lanjut naik-> jika tembus, maka proyeksi selanjutnya zona 48-50
Penurunan di bawah 55 berpotensi tekan harga lebih lanjut
Suggest : BUY on Dip Area : 58.00 - 58.20 Target : 1) 59.00 2) 60.20 SL : 57.00 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 59.20 Switch to SELL jika tembus 57.00 atau jika kenaikan gagal tembus 60.00
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
Keterangan :
Candlestick ditutup doji, secara teori cenderung turun
Secara teknis, area 45775 masih menjadi support psikologis, tapi bullish yang lebih kuat baru akan konfirm jika harga mampu tembus resistance 47300
Market saat ini pricing pemangkasan suku bunga Desember di kisaran 70-75% setelah pernyataan dovish dari Williams, Waller dan Daly -> positif untuk saham
Di sisi lain, volume perdagangan mendekati Thanksgiving diperkirakan akan menuruna sehingga ada potensi pergerakan cenderung fluktuatif atau sideways -> Thanksgiving di hari Kamis, pasar AS libur
Investor global akan cermati momen musim belanja liburan terkait Black Friday , sebagai indikator kesehatan spending konsumen, sekaligus juga indikator untuk mengukur apakah Santa Claus Rally akan muncul tahun ini
Fokus data ADP mingguan, PPI, Retail Sales AS a. Act > Exp = saham turun b. Act < Exp = saham naik NOTE : pasar kemungkinan lebih berharap data yang lemah untuk mendorong ekspektasi pemangkasan suku bunga lebih kuat (bad news is good news)
Bullish lebih kuat jika tembus 46630 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 46150 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 46380 - 46400 Target : 1) 46500 2) 46600 SL : 46280 Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 46630 Switch to SELL jika tembus 46150 Fokus data ekonomi!
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
Keterangan :
Candlestick ditutup bullish, secara teori cenderung naik
Secara teknis, area 23900 masih menjadi support psikologis, tapi bullish yang lebih kuat baru akan konfirm jika harga mampu tembus resistance 25300
Market saat ini pricing pemangkasan suku bunga Desember di kisaran 70-75% setelah pernyataan dovish dari Williams, Waller dan Daly -> positif untuk saham
Di sisi lain, volume perdagangan mendekati Thanksgiving diperkirakan akan menuruna sehingga ada potensi pergerakan cenderung fluktuatif atau sideways -> Thanksgiving di hari Kamis, pasar AS libur
Investor global akan cermati momen musim belanja liburan terkait Black Friday , sebagai indikator kesehatan spending konsumen, sekaligus juga indikator untuk mengukur apakah Santa Claus Rally akan muncul tahun ini
Fokus data ADP mingguan, PPI, Retail Sales AS a. Act > Exp = saham turun b. Act < Exp = saham naik NOTE : pasar kemungkinan lebih berharap data yang lemah untuk mendorong ekspektasi pemangkasan suku bunga lebih kuat (bad news is good news)
Bullish lebih kuat jika tembus 25000 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 24440 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 24780.00 - 24800.00 Target : 1) 24900.00 2) 25000.00 SL : 24680.00 Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 25000 Switch to SELL jika tembus 24440 Zona buy alternatif : 25560-26660
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
Keterangan :
Candlestick ditutup bullish, secara teori cenderung naik
Secara teknis, area 6520 masih menjadi support psikologis, tapi bullish yang lebih kuat baru akan konfirm jika harga mampu tembus resistance 6750
Market saat ini pricing pemangkasan suku bunga Desember di kisaran 70-75% setelah pernyataan dovish dari Williams, Waller dan Daly -> positif untuk saham
Di sisi lain, volume perdagangan mendekati Thanksgiving diperkirakan akan menuruna sehingga ada potensi pergerakan cenderung fluktuatif atau sideways -> Thanksgiving di hari Kamis, pasar AS libur
Investor global akan cermati momen musim belanja liburan terkait Black Friday , sebagai indikator kesehatan spending konsumen, sekaligus juga indikator untuk mengukur apakah Santa Claus Rally akan muncul tahun ini
Fokus data ADP mingguan, PPI, Retail Sales AS a. Act > Exp = saham turun b. Act < Exp = saham naik NOTE : pasar kemungkinan lebih berharap data yang lemah untuk mendorong ekspektasi pemangkasan suku bunga lebih kuat (bad news is good news)
Bullish lebih kuat jika tembus 6730 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 6600 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 6660.00 – 6680.00 Target : 1) 6710.00 2) 6740.00 SL : 6630.00 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 6730 Switch to SELL jika tembus 6600 Zona buy alternatif : 6520-6580
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
Keterangan :
Candle ditutup bullish, secara teori peluang naik
H4 dicurigai sebagai falling wedge dan saat ini sedang berupaya tembus resistance (jika tidak ada double bottom, pola utamanya cenderung membentuk falling wedge) -> bullish akan lebih kuat jika tembus 49850 (resistance falling wedge)
Ancaman penurunan juga masih membayangi jika Wall Street kembali turun pasca data ekonomi atau ketegangan China-Jepang meningkat
Rencana stimulus fiskal 21 triliun yen menandai kebijakan fiskal longgar dari pemerintahan Takaichi segera meluncur, penurunan diperkirakan terbatas meskipun di sisi lain sektor teknologi kemungkinan terbebani oleh penurunan di Nasdaq
namun belakangan ada kekhawatiran bahwa BOJ akan tetap buka pintu untuk kenaikan suku bunga untuk kendalikan inflasi -> potensi negatif/menghambat kenaikan Nikkei
Bearish lebih dominan jika tembus 48600-> switch to SELL
Bullish lebih dominan jika tembus 49100-> pertahankan BUY
Suggest : BUY on Dip Area : 48800 - 48820 Target : 1) 48920 2) 49020 SL : 48700 Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 49100 Switch to SELL jika tembus 48600 Zona buy alternatif : 47900-48200
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG
Keterangan :
Candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik
Pagi ini dibuka gap up karena saham AS kembali ditutup positif
Secara teknis, area 25000 support psikologis. Jika ditembus, maka peluang tekanan turun berlanjut. Dan sebaliknya 26200 adalah resistance psikologis, jika berhasil tembus, maka kenaikan berlanjut
Tekanan turun diperkirakan masih membayangi yang disebabkan beberapa faktor: a. kekhawatiran ketegangan China-Jepang b. ketidakpastian tentang stimulus yang dijanjikan pemerintah China c. ketidakpastian stimulus moneter PBOC
Pasar masih menunggu kejelasan rencana stimulus ekonomi China, selama tidak/belum jelas, maka pasar biasanya cenderung tertekan lebih dulu
Presiden Xi Jinping menghubungi Trump, salah satunya untuk membahas situasi di Asia, terkait ketegangannya dengan PM Takaichi Jepang a. ketegangan reda = positif untuk saham Asia b. keteganga berlanjut memanas = negatif untuk saham Asia
Bullish lebih kuat jika tembus 26150 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 25500> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 25600 - 25620 Target : 1) 25720 2) 25820 SL : 25500 Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 26150 Switch to SELL jika tembus 25500 atau jika kenaikan gagal berlanjut di atas 26200
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.