Candle ditutup hanging man, secara teori peluang rebound naik
Secara struktur, belum banyak berubah, kenaikan masih tertahan di bawah 67, tapi risiko geopolitik tetap membayangi sehingga secara umum bullish masih dominan
H4 sempat turun cepat di bawah 65, tapi kembali naik dengan cepat. Secara teknis belum menggagalkan struktur bullish
Secara umum, pertemuan AS-Iran berjalan konstruktif, diklaim beberapa kemajuan versi mediator dan Iran, tapi belum mendengar versi AS. Kemungkinan Trump sebagai penentu yang memutuskan. Diplomasi tetap diupayakan, tapi risiko eskalasi juga membayangi
a. Sepakat = de-eskalasi -> oil turun -> switch to SELL
b. tidak sepakat = eskalasi -> oil naik -> lanjut pertahankan BUY
Bullish lebih kuat jika tembus 65.80 -> pertahankan BUY
Bearish lebih kuat jika tembus 63.00 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 64.20 – 64.40 Target : 1) 65.40 2) 66.40 SL : 63.20 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 65.80 Switch to SELL jika tembus 63.00 Tunggu keputusan Trump tentang hasil pertemuan AS-Iran
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
Keterangan :
Candlestick ditutup shooting star, secara teori cenderung turun
Pola Ascending broadening wedge di daily chart berhasil survive setelah kenaikan kemarin gagal berlanjut di atas 49800. Harga kembali di bawah support dari wedge sehingga peluang turun yang tertunda diperkirakan kembali dominan
Saham-saham utama AS kembali melemah karena kekhawatiran hasil pertemuan AS-Iran, dan juga kekhawatiran AI kembali membayangi meski sebelumnya laporan Nvidia dirilis lebih kuat
Pertemuan AS-Iran dilaporkan berjalan konstruktif, dan terdapat perkembangan yang diklaim mengarah ke hal positif, tapi diperkirakan penentunya dari Gedung Putih
a. sepakat = saham naik -> pertahankan buy
b. tidak sepakat = eskalasi = saham turun -> switch to SELL
Fokus data PPI dan Chicago PMI
a. Act > Exp = saham turun -> pertahankan sell
b. Act < Exp = saham naik -> switch to buy
Note : pasar butuh data yang lemah untuk mendorong kembali ekspektasi penurunan suku bunga Fed sehingga data lemah berpotensi direspon positif oleh pasar
Bearish lebih kuat jika tembus 49200 -> pertahankan SELL
Bullish lebih kuat jika tembus 49570 -> switch to BUY
Suggest : SELL on Rally Area : 49250 - 49270 Target : 1) 49150 2) 49050 SL : 49370 Alternatif : Follow SELL jika tembus 49200 Switch to BUY jika tembus 49570 Fokus data PPI + hasil pertemuan AS-Iran
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
Keterangan :
Candlestick ditutup bearish, secara teori cenderung turun
H4 gagal lanjutkan kenaikan setelah gagal tembus 25470. Bearish flag kini berpeluang terjadi, tapi baru valid jika tembus support 24815
Saham-saham utama AS kembali melemah karena kekhawatiran hasil pertemuan AS-Iran, dan juga kekhawatiran AI kembali membayangi meski sebelumnya laporan Nvidia dirilis lebih kuat
Pertemuan AS-Iran dilaporkan berjalan konstruktif, dan terdapat perkembangan yang diklaim mengarah ke hal positif, tapi diperkirakan penentunya dari Gedung Putih
a. sepakat = saham naik -> pertahankan buy
b. tidak sepakat = eskalasi = saham turun -> switch to SELL
Fokus data PPI dan Chicago PMI
a. Act > Exp = saham turun -> pertahankan sell
b. Act < Exp = saham naik -> switch to buy
Note : pasar butuh data yang lemah untuk mendorong kembali ekspektasi penurunan suku bunga Fed sehingga data lemah berpotensi direspon positif oleh pasar
Bearish lebih kuat jika tembus 24920 -> pertahankan SELL
Bullish lebih kuat jika tembus 25250 -> switch to BUY
Suggest : SELL on Rally Area : 25050.00 – 25070.00 Target : 1) 24950.00 2) 24850.00 SL : 25170.00 Alternatif : Pertahankan SELL jika tembus 24920 Switch to BUY jika tembus 25250 Fokus data PPI + hasil pertemuan AS-Iran
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
Keterangan :
Candlestick ditutup bearish, secara teori cenderung turun
H4 berbalik turun setelah gagal lanjutkan momentum bullish saat gagal tembus dan bertahan di atas 6960. peluang bearish flag menjadi terbuka, tapi baru dianggap valid jika tembus support 6850
Saham-saham utama AS kembali melemah karena kekhawatiran hasil pertemuan AS-Iran, dan juga kekhawatiran AI kembali membayangi meski sebelumnya laporan Nvidia dirilis lebih kuat
Pertemuan AS-Iran dilaporkan berjalan konstruktif, dan terdapat perkembangan yang diklaim mengarah ke hal positif, tapi diperkirakan penentunya dari Gedung Putih
a. sepakat = saham naik -> pertahankan buy
b. tidak sepakat = eskalasi = saham turun -> switch to SELL
Fokus data PPI dan Chicago PMI
a. Act > Exp = saham turun -> pertahankan sell
b. Act < Exp = saham naik -> switch to buy
Note : pasar butuh data yang lemah untuk mendorong kembali ekspektasi penurunan suku bunga Fed sehingga data lemah berpotensi direspon positif oleh pasar
Bearish lebih kuat jika tembus 6870 -> pertahankan SELL
Bullish lebih kuat jika tembus 6960 -> switch to BUY
Suggest : SELL on Rally Area : 6900.00 – 6920.00 Target : 1) 6870.00 2) 6840.00 SL : 6950.00 Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 6870 Switch to BUY jika tembus 6960 Fokus data PPI + hasil pertemuan AS-Iran!
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
Keterangan :
Candle ditutup bearish, secara teori cenderung turun
Secara teknis, kecurigaan tentang bearish divergence benar, harga berbalik turun setelah cetak ATH baru. koreksi turun kemungkinan masih membayangi, sekaligus ancaman profit taking di akhir pekan. Support area 57155-57745 potensi target
H4 menunjukkan peluang turun berpotensi lanjut ke zona orange 57260 jika harga bertahan di bawah 58590
Belum ada perubahan signifikan dari domestik, ekspektasi stimulus fiskal pemerintah semakin kuat sehingga mendorong kinerja saham-saham utama Jepang
Faktor lain yang berpotensi menekan:
a. potensi intervensi yen masih membayangi
b. geopolitik global -> ketidakpastian geopolitik masih dominan (sensitif pada pertemuan Iran dan AS hari ini)
Bullish lebih dominan jika tembus 58600-> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 58150-> switch to SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 58340 - 58360 Target : 1) 58260 2) 58160 SL : 58460
Alternatif : Follow SELL jika tembus 58150 Switch to BUY jika tembus 58600 Tetap waspada dengan potensi “intervensi aktual” yen + geopolitik
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG
Keterangan :
Candle ditutup bearish, secara teori peluang turun
Secara teknis, H4 masih dibayangi potensi Head & Shoulders sehingga kenaikan dikhawatirkan terbatas. Pola ini akan valid jika penurunan berlanjut hingga tembus 26430 -> pembukaan di bawah neckline, seharusnya memicu penurunan karena H&S dianggap sudah valid
Risiko geopolitik membayangi. Tapi dampaknya cenderung tidak terlalu signifikan untuk Hang Seng
Tekanan internal lebih dominan dampaknya. Pasar butuh kejelasan stimulus sehingga rentan penurunan selama belum ada kejelasan, meskipun secara umum Pemerintah dan PBOC berjanji menargetkan pertumbuhan konsumsi domestik
Bullish lebih kuat jika tembus 26620 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 26300-> pertahankan SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 26450 - 26470 Target : 1) 26350 2) 26250 SL : 26570 Alternatif : Follow/Pertahankan SELL jika tembus 26300 Switch to BUY jika tembus 26620 Peluang H&S masih membayangi
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.