Candle ditutup bearish, secara teori peluang turun
Ketidakpastian seputar tarif masih membebani pertumbuhan permintaan -> negatif untuk oil
Pertemuan OPEC+ semula 1 Juni dimajukan 31 Mei 2025, diperkirakan akan menambahkan kembali kuota produksi -> negatif untuk oil, sehingga kenaikan diperkirakan terbatas
Belum ada perubahan signifikan dari sisi fundamental, tekanan utama masih cenderung bearish dipicu oleh: a. Keputusan OPEC+ mempercepat kenaikan produksi sampai Oktober b. Kebijakan Tarif memicu kekhawatiran melambatnya ekonomi sehingga memicu lemahnya permintaan c. Trump menargetkan harga minyak yang lebih rendah
Pertemuan OPEC 1 Juni diperkirakan akan menambahkan kembali kuota produksi -> negatif untuk oil, sehingga kenaikan diperkirakan terbatas
Sejauh ini support psikologis di 55/57 cukup efektif -> penembusan di bawah 55 akan memicu penurunan lebih lanjut, dan kembali ke sisi bearish
Resistance psikologis saat ini area 64/65, sejauh ini sulit ditembus -> sejauh ini konfirm masih cukup kuat. jika tembus, maka cenderung berubah tren ke arah kenaikan
Suggest : SELL on Rally Area : 61.50 – 61.70 Target : 1) 60.50 2) 59.50 SL : 62.70
Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 60.80
Switch to BUY jika tembus 63.00
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
KETERANGAN
Candle ditutup bullish, secara teori berpeluang naik-> positif untuk saham
Saham AS rata-rata ditutup naik pasca Trump tunda tarif untuk EU ke 9 Juli -> positif untuk saham global
Market AS libur di hari Senin sehingga tidak banyak hal yang menjadi penggerak pasar saat itu
Secara teknis, trendline support masih efektif menunjukkan uptren yang mungkin berlanjut, tapi perlu waspadai jika sewaktu-waktu gagal naik lalu turun dan tembus support 41800-> potensi naik, tapi switch to SELL jika tembus support 21800
Tetap perhatikan juga Pasar obligasi sebagai acuan, jika kembali tertekan, maka saham juga relatif turun -> switch to sell jika terjadi tekanan kembali ke pasar obligasi
Fokus data ekonomi malam ini : CB Consumer confidence a. Act > Exp = saham naik -> pertahankan BUY b. Act < Exp = saham turun -> switch to SELL
Fokus minggu ini : GDP dan PCE AS, tarif
Bullish lebih kuat jika tembus 42100 -> pertahankan/follow BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 41750 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 41950 - 41970 Target : 1) 42070 2) 42170 SL : 41850
Alternatif :
Follow/Pertahankan BUY jika tembus 42100
Switch to SELL jika tembus 41750
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
KETERANGAN
Candle ditutup bullish, secara teori berpeluang naik-> positif untuk saham
Saham AS rata-rata ditutup naik pasca Trump tunda tarif untuk EU ke 9 Juli -> positif untuk saham global
Market AS libur di hari Senin sehingga tidak banyak hal yang menjadi penggerak pasar saat itu
Secara teknis, trendline resistance masih efektif menunjukkan downtrend yang kemungkinan masih kuat sehingga perlu mewaspadai rejection resistance 5900, tapi jika berhasil tembus, maka tren berganti menjadi uptrend-> potensi turun, tapi switch to BUY jika tembus resistance 5900
Tetap perhatikan juga Pasar obligasi sebagai acuan, jika kembali tertekan, maka saham juga relatif turun -> switch to sell jika terjadi tekanan kembali ke pasar obligasi
Fokus data ekonomi malam ini : CB Consumer confidence a. Act > Exp = saham naik -> pertahankan BUY b. Act < Exp = saham turun -> switch to SELL
Fokus minggu ini : GDP dan PCE AS, tarif
Bullish lebih kuat jika tembus 5950 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 5840 -> pertahankan/follow SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 5870.00 – 5890.00 Target : 1) 5840.00 2) 5810.00 SL : 5920.00
Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 5840
Switch to BUY jika tembus 5950
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
KETERANGAN
Candle ditutup bullish, secara teori berpeluang naik-> positif untuk saham
Saham AS rata-rata ditutup naik pasca Trump tunda tarif untuk EU ke 9 Juli -> positif untuk saham global
Market AS libur di hari Senin sehingga tidak banyak hal yang menjadi penggerak pasar saat itu
Secara teknis, penurunan di bawah 21100 berpeluang memicu penurunan lebih lanjut, tapi kenaikan di atas 21300 akan memperkuat dorongan naik-> siap-siap switch to SELL jika gagal tembus resistance
Tetap perhatikan juga Pasar obligasi sebagai acuan, jika kembali tertekan, maka saham juga relatif turun -> switch to sell jika terjadi tekanan kembali ke pasar obligasi
Fokus data ekonomi malam ini : CB Consumer confidence a. Act > Exp = saham naik -> pertahankan BUY b. Act < Exp = saham turun -> switch to SELL
Fokus minggu ini : GDP dan PCE AS, tarif
Bullish lebih kuat jika tembus 21300 -> pertahankan/follow BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 20950 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 21115.00 – 21135.00 Target : 1) 21235.00 2) 21335.00 SL : 21015.00
Alternatif :
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 21300
Switch to SELL jika tembus 20950
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
KETERANGAN
Candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik-> positif untuk Nikkei
Saham AS rata-rata ditutup menguat setelah Trump tunda tarif untuk EU ke 9 Juli -> positif untuk saham global
Pasar masih menunggu hasil negosiasi Jepang dan AS -> wait and see, kemungkinan juga membatasi kenaikan beberapa waktu ke depan
Secara teknis, peluang naik masih dominan pasca resistance trend channel di H4 ditembus, dan saat ini diperkirakan swing low untuk retest support bisa terjadi lebih dulu sebelum kembali naik
Tetap waspada dengan penurunan karena pasar obligasi Jepang juga mengalami tekanan sehingga JGB Yield naik dan membuat pasar saham cenderung tertekan, mata uang Yen menguat -> potensi membatasi kenaikan
Bullish lebih kuat jika tembus 37600 -> pertahankan/follow BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 37100-> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 37300 - 37320 Target : 1) 37420 2) 37520 SL : 37200
Alternatif :
Follow/Pertahankan BUY jika tembus 37600
Switch to SELL jika tembus 37100
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG
KETERANGAN
 Candle ditutup bearish, secara teori peluang turun
Secara teknis, harga tembus di bawah support dari trend channel naik sehingga sinyal terjadi perubahan trend menjadi trend turun -> potensi turun untuk HSI
Investor juga masih mewaspadai jika kesepakatan AS-China kembali memanas karena larangan atau pembatasan ekspor chip China! -> kenaikan berpotensi tertahan jika kesepakatan dagang AS-China kembali terhenti di tengah jalan
Secara teknis, selama tidak ada penurunan di bawah 23000, maka ada peluang untuk kembali naik, tapi kenaikan di atas 23500 diperlukan untuk membuka jalur kenaikan yang lebih kuat
Bullish lebih kuat jika tembus 23500 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 23060 -> pertahankan/follow SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 23280 - 23300 Target : 1) 23180 2) 23080 SL : 23400
Alternatif :
Follow/Pertahankan SELL jika tembus 23060
Switch to BUY jika tembus 23500
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.