Secara teknis, bullish semakin kuat sejak resistance psikologis 61.50-62.40 ditembus. Resistance terdekat 64 sudah didekati, ada kemungkinan lanjut ke 66 jika 64 ditembus
Situasi di Iran masih simpang siur, armada AS sudah berada di perairan Iran dan siap ikuti instruksi AS. Iran mengancam balik siap merespon dan menolak diplomasi jika tidak saling menguntungkan kedua pihak -> ancaman gangguan pasokan berpotensi dorong harga minyak
Jika risiko geopolitik (terutama serangan AS ke Iran) reda, maka tekanan datang dari beberapa hal :
a. Ketidakpastian ekonomi global -> picu lemahnya permintaan, cenderung berdampak negatif untuk harga minyak
b. Rencana pertemuan Trilateral Rusia-AS-Ukraina di akhir pekan -> belum jelas hasil yang diperoleh, tapi kedua negara masih tetap berupaya
c. Minyak Venezuela mulai mengalir ke pasar global -> penambah alasan kekhawatiran oversupply
Bullish lebih kuat jika tembus 64 -> pertahankan BUY
Bearish lebih kuat jika tembus 60 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 61.90 – 62.10 Target : 1) 63.10 2) 64.10 SL : 60.90 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 62.80 Switch to SELL jika tembus 60.30 atau jika geopolitik reda
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
Keterangan :
Candlestick ditutup doji, secara teori cenderung turun
Pola Ascending Broadening Wedge di daily chart masih membayangi, dan pola ini konfirm turun lebih lanjut jika tembus support 48900 -> saat ini berada di 49020, dan penembusan berarti lanjut turun
Di sisi lain, saham harus mewaspadai beberapa faktor penggerak sentimen saat ini :
a. Ketidakpastian situasi geopolitik -> diperkirakan masih membayangi, efek negatif pada saham, berpeluang batasi kenaikan
b. Kandidat calon ketua Fed pengganti Powell -> kandidat dovish (agresif cut rates)untungkan saham, kandidat hawkish (netral atau cenderung tidak terlalu agresif pada pemangkasan suku bunga) akan menekan saham
Sesuai ekspektasi, Fed pertahankan suku bunga. Pernyataan Powell juga cenderung "bernada hati-hati", tidak terlalu hawkish, tapi juga kurang dovish. Powell mengakui inflasi mulai mereda, meski masih tetap tinggi. Menekankan inflasi bisa segera kembali ke 2% jika tarif selesai
Secara umum, pasar seperti tidak terlalu banyak merespon pernyataan Powell, terutama jelang berakhirnya masa jabatan sehingga saham sempat naik
Situasi di Iran dikhawatirkan meningkat jelang akhir pekan sehingga berpotensi menekan saham global -> negatif untuk saham
Bullish lebih kuat jika tembus 49300 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 49000 -> pertahankan SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 49100 - 49120 Target : 1) 49000 2) 48900 SL : 49220 Alternatif : Follow/Pertahankan SELL jika tembus 49000 Switch to BUY jika tembus 49300 atau jika geopolitik benar-benar reda
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
Keterangan :
Candlestick ditutup bullish, secara teori cenderung naik
Namun, daily candle juga memiliki tail bawah lebih panjang mirip pola candle hanging man, sehingga perlu waspada peluang koreksi turun
Di sisi lain, saham harus mewaspadai beberapa faktor penggerak sentimen saat ini :
a. Ketidakpastian situasi geopolitik -> diperkirakan masih membayangi, efek negatif pada saham, berpeluang batasi kenaikan
b. Kandidat calon ketua Fed pengganti Powell -> kandidat dovish (agresif cut rates)untungkan saham, kandidat hawkish (netral atau cenderung tidak terlalu agresif pada pemangkasan suku bunga) akan menekan saham
Sesuai ekspektasi, Fed pertahankan suku bunga. Pernyataan Powell juga cenderung "bernada hati-hati", tidak terlalu hawkish, tapi juga kurang dovish. Powell mengakui inflasi mulai mereda, meski masih tetap tinggi. Menekankan inflasi bisa segera kembali ke 2% jika tarif selesai
Secara umum, pasar seperti tidak terlalu banyak merespon pernyataan Powell, terutama jelang berakhirnya masa jabatan sehingga saham sempat naik
Situasi di Iran dikhawatirkan meningkat jelang akhir pekan sehingga berpotensi menekan saham global -> negatif untuk saham
Bullish lebih kuat jika tembus 26300 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 26100 -> pertahankan SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 26150.00 – 26170.00 Target : 1) 26050.00 2) 25950.00 SL : 26270.00 Alternatif : Pertahankan/Follow SELL jika tembus 26100 Switch to BUY jika tembus 26300 atau jika geopolitik kembali mereda
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
Keterangan :
Candlestick ditutup hanging man, secara teori cenderung turun
Pasca tembnus ATH 7046, indeks terkoreksi turun. Dan jika hari ini tembus low kemarin 6978, maka peluang koreksi turun berlanjut, didukung situasi geopolitik yang tidak menentu
Di sisi lain, saham harus mewaspadai beberapa faktor penggerak sentimen saat ini :
a. Ketidakpastian situasi geopolitik -> diperkirakan masih membayangi, efek negatif pada saham, berpeluang batasi kenaikan
b. Kandidat calon ketua Fed pengganti Powell -> kandidat dovish (agresif cut rates)untungkan saham, kandidat hawkish (netral atau cenderung tidak terlalu agresif pada pemangkasan suku bunga) akan menekan saham
Sesuai ekspektasi, Fed pertahankan suku bunga. Pernyataan Powell juga cenderung "bernada hati-hati", tidak terlalu hawkish, tapi juga kurang dovish. Powell mengakui inflasi mulai mereda, meski masih tetap tinggi. Menekankan inflasi bisa segera kembali ke 2% jika tarif selesai
Secara umum, pasar seperti tidak terlalu banyak merespon pernyataan Powell, terutama jelang berakhirnya masa jabatan sehingga saham sempat naik
Situasi di Iran dikhawatirkan meningkat jelang akhir pekan sehingga berpotensi menekan saham global -> negatif untuk saham
Bullish lebih kuat jika tembus 7050 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 6970 -> pertahankan SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 7000.00 – 7020.00 Target : 1) 6970.00 2) 6940.00 SL : 7050.00 Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 6970 Switch to BUY jika tembus 7050 atau jika geopolitik kembali mereda
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
Keterangan :
Candle ditutup bullish, cenderung bullish
Secara teknis, kenaikan tertahan di zona resistance sehingga ada pelang ditekan turun kembali -> penurunan berlanjut jika tembus 53000
Di sisi lain, daily juga membuka peluang untuk membentuk pola cup & handle jika dilihat dari kenaikan sejak 3 Nov 2025. Cekungan pertama adalah cup, dan saat ini sedang berada di bagian "handle". Pola ini akan konfirm jika tidak ada penurunan lebih lanjut di bawah 51085, dan kenaikan harus bisa tembus resistance 54560 -> peluang bullish jika tembus resistance
Ancaman intervensi yen masih membayangi. Pasca pernyataan Powell tadi malam yang kurang hawkish tapi juga tidak dovish, pasar menunggu realisasi "intervensi aktual" yang biasanya terjadi 1 minggu setelah "rate check" (rate check di akhir pekan yang lalu)
Risiko geopolitik saat ini juga kembali mendominasi, ada kekhawatiran AS siap serang Iran jelang akhir pekan
Bullish lebih dominan jika tembus 54250-> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 53450-> pertahankan SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 53500 - 53520 Target : 1) 53400 2) 53300 SL : 53620 Alternatif : Follow SELL jika tembus 53450 Switch to BUY jika tembus 54250
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG
Keterangan :
Candle ditutup bullish, secara teori peluang naik
Trend naik berpotensi berlanjut jika resistance 27830 ditembus. Proyeksi selanjutnya mengincar zona 28000 jika situasi geopolitik diabaikan
Faktor pendorong utama saat ini adalah ekspektasi kebijakan fiskal pemerintah yang longgar dan juga kebijakan moneter PBOC yang longgar untuk mendukung konsumsi domestik dan pertumbuhan ekonomi berhasil mengangkat ekuitas China dan Hong Kong, meskipun perlu realisasi nyata untuk mendukung optimisme pasar-> positif untuk Hang Seng
Sedangkan di sisi eksternal, ketidakpastian geopolitik membayangi saham global, termasuk juga hubungan AS-China yang bisa terancam karena AS berlakukan tarif untuk negara yang menjalin kerjasama dengan China (seperti Canada)
Bullish lebih kuat jika tembus 27720 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 27000-> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 27400- 27420 Target : 1) 27520 2) 27620 SL : 27300 Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 27720 Switch to SELL jika tembus 27000
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.