Candle ditutup bearish candle panjang, cenderung peluang turun yang kuat
Ancaman risiko geopolitkk masih membayangi sehingga perlu tetap waspada, tapi selama tidak ada kontak senjata secara fisik dan massive, maka kenaikan cenderung terbatas
Kemungkinan pasar akan menunggu pertemuan OPEC+ yang akan bertemu minggu ini (awal bulan) dan diperkirakan lanjutkan kenaikan produksi -> biasanya market merespon lebih dulu sehingga penurunan diperkirakan dominan
Fundamental tetap menjadi landasan utama selama tidak ada perang/geopolitik yang memanas berlarut-larut: a. Keputusan OPEC+ mempercepat kenaikan produksi sampai Oktober -> negatif untuk minyak b. Kebijakan Tarif memicu kekhawatiran melambatnya ekonomi sehingga memicu lemahnya permintaan c. Trump menargetkan harga minyak yang lebih rendah
Penurunan di bawah 60 berpotensi memicu penurunan lebih lanjut
Area 65-66 kemungkinan resistance psikologis yang menentukann
Suggest : SELL on Rally Area : 63.80 – 64.00 Target : 1) 62.80 2) 61.80 SL : 65.00
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 62.80 Switch to BUY jika tembus 65.20
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
Keterangan :
Candle ditutup doji, secara teori peluang imbang antara naik dan turun
Risiko Penurunan kemungkinan masih membayangi dalam waktu dekat terkait beberapa isu:
kebijakan tarif farmasi untuk obat-obatan bermerk naik 100% per 1 Oktober 2025
kebijakan tarif alat rumah tangga (kitchen dan furnitur) masing-masing 50 dan 30% per 1 Oktober 2025
kebijakan tarif untuk truck besar naik 25% per 1 Oktober 2025
potensi government shutdown per awal Oktober, termasuk ancaman PHK di lingkungan pemerintah Federal
Pasar sejauh ini belum terlalu merespon tentang kekhawatiran Government Shutdown, kemungkinan karena menganggap akan terjadi kesepakatan. Tapi tetap waspada sampai menit terakhir 30 September di jam 12 a.m waktu Washington (Rabu 1 Okt, jam 11.00 WIB), jika tidak sepakat, maka risiko shutdown bisa terjadi -> potensi negatif untuk saham
Fokus data JOLTS job openings a. Act > Exp = saham naik -> pertahankan buy b. Act < Exp = saham turun -> switch to sell
Bullish lebih kuat jika tembus 46650 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 46250 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 46530 -46550 Target : 1) 46650 2) 46750 SL : 46430
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 46650 Switch to SELL jika tembus 46250 Fokus utama data JOLTS, tapi waspadai juga voting Senat untuk RUU Anggaran Pemerintah
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
Keterangan :
Candle ditutup doji, secara teori peluang imbang antara naik dan turun
Risiko Penurunan kemungkinan masih membayangi dalam waktu dekat terkait beberapa isu:
kebijakan tarif farmasi untuk obat-obatan bermerk naik 100% per 1 Oktober 2025
kebijakan tarif alat rumah tangga (kitchen dan furnitur) masing-masing 50 dan 30% per 1 Oktober 2025
kebijakan tarif untuk truck besar naik 25% per 1 Oktober 2025
potensi government shutdown per awal Oktober, termasuk ancaman PHK di lingkungan pemerintah Federal
Pasar sejauh ini belum terlalu merespon tentang kekhawatiran Government Shutdown, kemungkinan karena menganggap akan terjadi kesepakatan. Tapi tetap waspada sampai menit terakhir 30 September di jam 12 a.m waktu Washington (Rabu 1 Okt, jam 11.00 WIB), jika tidak sepakat, maka risiko shutdown bisa terjadi -> potensi negatif untuk saham
Fokus data JOLTS job openings a. Act > Exp = saham naik -> pertahankan buy b. Act < Exp = saham turun -> switch to sell
Bullish lebih kuat jika tembus 24850 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 24500 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 24750.00 - 24770.00 Target : 1) 24870.00 2) 24970.00 SL : 24650.00
Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 24850 Switch to SELL jika tembus 24500 Fokus utama data JOLTS, tapi waspadai juga voting Senat untuk RUU Anggaran Pemerintah
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
Keterangan :
Candle ditutup doji, secara teori peluang imbang antara naik dan turun
Risiko Penurunan kemungkinan masih membayangi dalam waktu dekat terkait beberapa isu:
kebijakan tarif farmasi untuk obat-obatan bermerk naik 100% per 1 Oktober 2025
kebijakan tarif alat rumah tangga (kitchen dan furnitur) masing-masing 50 dan 30% per 1 Oktober 2025
kebijakan tarif untuk truck besar naik 25% per 1 Oktober 2025
potensi government shutdown per awal Oktober, termasuk ancaman PHK di lingkungan pemerintah Federal
Pasar sejauh ini belum terlalu merespon tentang kekhawatiran Government Shutdown, kemungkinan karena menganggap akan terjadi kesepakatan. Tapi tetap waspada sampai menit terakhir 30 September di jam 12 a.m waktu Washington (Rabu 1 Okt, jam 11.00 WIB), jika tidak sepakat, maka risiko shutdown bisa terjadi -> potensi negatif untuk saham
Fokus data JOLTS job openings a. Act > Exp = saham naik -> pertahankan buy b. Act < Exp = saham turun -> switch to sell
Bullish lebih kuat jika tembus 6730 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 6650 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 6680.00 – 6700.00 Target : 1) 6730.00 2) 6760.00 SL : 6650.00
Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 6730 Switch to SELL jika tembus 6650 Fokus utama data JOLTS, tapi waspadai juga voting Senat untuk RUU Anggaran Pemerintah
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
Keterangan :
Candle ditutup bearish, secara teori cenderung turun
Wall Street ditutup mix, tapi Nasdaq tetap naik meski terbatas -> Nikkei kemungkinan mirip dengan Nasdaq
Belum ada perubahan, Jepang masih menunggu pemilu Jepang 4 Oktober sehingga ketidakpastian tetap akan mendominasi
Secara teknis, support 44760 akan menentukan. Jika tembus, lanjut turun. Jika gagal tembus, waspada pembalikan ke atas.
Perhatikan Nasdaq di malam hari, jika naik, maka Nikkei ada peluang kembali rebound
Fokus masih pada Ketidakpastian politik Jepang yang masih membayangi NIKKEI, dampaknya cenderung 2 sisi: a. ekspektasi pemimpin baru lebih pro pelonggaran fiskal -> positif untuk saham b. ketidakpastian arah kebijakan -> negatif untuk saham
Bullish lebih kuat jika tembus 45250 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 44900 -> pertahankan SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 45000 - 45020 Target : 1) 44900 2) 44800 SL : 45120
Alternatif : Follow/Pertahankan SELL jika tembus 44900 Switch to BUY jika tembus 45250
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG
Keterangan :
Candle ditutup bullish, secara teori peluang naik
Secara teknis tidak banyak berubah, selama tidak tembus di bawah 26000, maka trend utama masih cenderung naik. Jika tembus, maka akan ada peluang turun lebih lanjut, cermati support berikutnya 25700-25800 -> bisa kembali incar buy jika penurunan tertahan di zona ini
Ada peluang dari potensi double bottom dan saat ini neckline 26640 sudah ditembus sehingga buy lebih dominan selama tidak turun di bawah zona tersebut, target optimal di 27275
Pasar masih menunggu rencana pelonggaran kebijakan pemerintah dan bank sentral China untuk membantu ekonomi mencapai target pertumbuhan 5% yang diinginkan -> positif untuk saham medium term, menahan penurunan tidak terlalu tajam
Bullish lebih kuat jika tembus 267000-> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 26300-> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 26600 - 26620 Target : 1) 26640 2) 26740 SL : 26420
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 26700 Switch to SELL jika tembus 26300
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.