Candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik. tapi candle juga terlihat seperti shooting star sehingga perlu waspadai penurunan jika gagal naik lebih tinggi dari high kemarin 58.44
Secara teknis, zona 58.80 di grafik daily saat ini menjadi resistance psikologis sedangkan zona 56.26 support psikologis. Salah satu ditembus, maka akan membuka peluang untuk kenaikan (jika tembus resistance) ataupun penurunan (jika tembus support) lebih lanjut
Sejauh ini geopolitik yang dianggap berpengaruh besar : Israel-Iran, AS-Venezuela, perkembangan Rusia-Ukraina. Semuanya berpengaruh pada minyak dan global
Rusia-Ukraina
Jika Rusia-Ukraina benar berdamai, maka pasokan diperkirakan bertambah -> minyak turun
Jika Rusia-Ukraian gagal berdamai, maka sanksi minyak Rusia terus berlanjut -> minyak naik
Iran - Israel juga kembali dicermati
Jika memanas, maka gangguan pasokan membayangi = minyak naik
Jika tidak memanas, maka pasokan relatif aman = minyak turun
Harga di atas 60 berpeluang mendorong harga lanjut naik-> jika tembus, maka proyeksi selanjutnya zona 48-50
Penurunan di bawah 55 berpotensi tekan harga lebih lanjut
Suggest : BUY on Dip Area : 57.40 - 57.60 Target : 1) 58.60 2) 59.60 SL : 56.40
Alternatif : - Pertahankan/follow BUY jika tembus 58.40 - Switch to SELL jika tembus 56.00
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
Keterangan :
Candlestick ditutup hammer, secara teori cenderung peluang rebound
Secara teknis, posisi penurunan belum tentu berlanjut jika support 48450-48780 tidak ditembus, tapi kenaikan juga belum mampu terlalu kuat selama resistance 49080 belum ditembus
Santa Claus rally di minggu terakhir Desember-2 hari pertama Januari terancam gagal, terutama jika penurunan berlanjut hingga jelang penutupan libur Tahun Baru di bawah 48100
Secara umum, sektor industri naik didorong perkembangan positif di sektor dirgantara dan pertahanan. Sektor konsumen siklikal di bawah tekanan, dipicu Amazon karena investor mewaspadai tren pengeluaran di masa depan. Dan semi konduktor kembali naik, didorong oleh Intel karena optimisme yang hati-hati di kalangan investor
Sektor teknologi khususnya semikonduktor kemungkinan tetap pegang peran strategis, diimbangi dengan sektor finansial karena ekspektasi penurunan suku bunga lebih lanjut
RUU kesehatan expire per hari ini 31 Des 2025 dan belum ada tanda-tanda voting Senat yang meloloskan RUU perpanjangan sehingga pasar saham kemungkinan kembali dibayangi oleh ancaman government shutdown baru di tahun depan
Pasar juga mencermati geopolitik :
a. Rusia-Ukraina - jika berdamai, maka positif untuk saham. Jika gagal berdamai/tertunda, maka negatif untuk saham
b. Iran-Israel - jika memanas, maka negatif untuk saham, jika tidak ada eskalasi ketegangan, maka positif untuk saham
Bullish lebih kuat jika tembus 48700 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 48100 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 48380 - 48400 Target : 1) 48500 2) 48600 SL : 48280
Alternatif : - Follow/Pertahankan BUY jika tembus 48700 - Switch to SELL jika tembus 48100
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
Keterangan :
Candlestick ditutup bearish, secara teori cenderung turun
Secara teknis, masih ada ancaman double top jika harga terus tertahan di bawah 25863. Tapi neckline cukup jauh di kisaran 24657 sehingga masih ada harapan pola ini gagal atau tidak valid selama neckline tersebut tidak/belum ditembus
Santa Claus rally di minggu terakhir Desember-2 hari pertama Januari terancam gagal, terutama jika penurunan berlanjut hingga jelang penutupan libur Tahun Baru di bawah 25200
Secara umum, sektor industri naik didorong perkembangan positif di sektor dirgantara dan pertahanan. Sektor konsumen siklikal di bawah tekanan, dipicu Amazon karena investor mewaspadai tren pengeluaran di masa depan. Dan semi konduktor kembali naik, didorong oleh Intel karena optimisme yang hati-hati di kalangan investor
Sektor teknologi khususnya semikonduktor kemungkinan tetap pegang peran strategis, diimbangi dengan sektor finansial karena ekspektasi penurunan suku bunga lebih lanjut
RUU kesehatan expire per hari ini 31 Des 2025 dan belum ada tanda-tanda voting Senat yang meloloskan RUU perpanjangan sehingga pasar saham kemungkinan kembali dibayangi oleh ancaman government shutdown baru di tahun depan
Pasar juga mencermati geopolitik :
a. Rusia-Ukraina - jika berdamai, maka positif untuk saham. Jika gagal berdamai/tertunda, maka negatif untuk saham
b. Iran-Israel - jika memanas, maka negatif untuk saham, jika tidak ada eskalasi ketegangan, maka positif untuk saham
Bullish lebih kuat jika tembus 25700 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 25300 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 25450.00 – 25460.00 Target : 1) 25560.00 2) 25660.00 SL : 25350.00
Alternatif : - Pertahankan/Follow BUY jika tembus 25700 - Switch to SELL jika tembus 25300
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
Keterangan :
Candlestick ditutup bearish, secara teori cenderung turun
Secara teknis, volume transaksi cenderung tips jelang libur Tahun Baru, dibayangi beberapa profit taking, tapi juga support 6900 sejauh ini masih bertahan. Namun, bullish yang lebih kuat butuh tembus resistance 6990
Santa Claus rally di minggu terakhir Desember-2 hari pertama Januari terancam gagal, terutama jika penurunan berlanjut hingga jelang penutupan libur Tahun Baru di bawah 6900
Secara umum, sektor industri naik didorong perkembangan positif di sektor dirgantara dan pertahanan. Sektor konsumen siklikal di bawah tekanan, dipicu Amazon karena investor mewaspadai tren pengeluaran di masa depan. Dan semi konduktor kembali naik, didorong oleh Intel karena optimisme yang hati-hati di kalangan investor
Sektor teknologi khususnya semikonduktor kemungkinan tetap pegang peran strategis, diimbangi dengan sektor finansial karena ekspektasi penurunan suku bunga lebih lanjut
RUU kesehatan expire per hari ini 31 Des 2025 dan belum ada tanda-tanda voting Senat yang meloloskan RUU perpanjangan sehingga pasar saham kemungkinan kembali dibayangi oleh ancaman government shutdown baru di tahun depan
Pasar juga mencermati geopolitik :
a. Rusia-Ukraina - jika berdamai, maka positif untuk saham. Jika gagal berdamai/tertunda, maka negatif untuk saham
b. Iran-Israel - jika memanas, maka negatif untuk saham, jika tidak ada eskalasi ketegangan, maka positif untuk saham
Bullish lebih kuat jika tembus 6960 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 6870 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 6890.00 – 6910.00 Target : 1) 6940.00 2) 6970.00 SL : 6860.00
Alternatif : - Pertahankan/follow BUY jika tembus 6960 - Switch to SELL jika tembus 6870 - Opsi buy area : 6880-6900
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
Keterangan :
Candle ditutup bullish, secara teori peluang naik
Daily masih tetap terbuka untuk double bottom, tapi baru akan lebih valid jika tembus resistance neckline 51590, dan akan gagal jika tembus support 48900
Saham-saham utama AS ditutup melemah, tapi dalam volume pergerakan yang tipis jelang libur Tahun Baru -> Nikkei juga bergerak relatif stabil (sideways)
Secara teknis, kenaikan daily juga terlihat masih tertahan dalam range 50240-50850 dalam 2 hari berturut-turut tidak berhasil naik lebih tinggi ataupun turun lebih rendah
Secara internal/domestik belum berubah, Indeks Nikkei masih dibayangi oleh potensi intervensi mata uang oleh otoritas Jepang yang bisa terjadi sewaktu-waktu (note: intervensi real, bukan sekedar verbal). Sementara kebijakan fiskal longgar juga diperkirakan masih akan tetap dikucurkan (fiskal longgar = positif untuk saham)
Bullish lebih dominan jika tembus 50600-> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 50000-> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 50270 – 50290 Target : 1) 50390 2) 50490 SL : 50170
Alternatif : - Follow/Pertahankan BUY jika tembus 50600 - Switch to SELL jika tembus 50000 - Alternatif BUY : 50080-50220
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG
Keterangan :
Candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik
Secara teknis, pagi ini dibuka sedikit gap down dipicu penutupan turun dari Wall Street
Range masih cenderung sideways di kisaran 25500 - 26000 sehingga butuh pemicu untuk tembus salah satu
Secara teknis masih sama, peluang kenaikan bisa berlanjut jika resistance 26050 berhasil ditembus. Sebaliknya, berpeluang turun jika penurunan tembus support 25300.
China longgarkan pajak properti, tapi menghindari stimulus perumahan yang agresif sehingga kemungkinan penurunan di pasar properti terus berlanjut, dan berpotensi menekan pasar ekuitas China dan Hong Kong ke depan
Tapi di sisi lain, China juga memperkuat program subsidi dengan dukungan fiskal berkelanjutan di tahun 2026 untuk mendorong konsumsi domestik, peralatan rumah tangga, kendaraan listrik dan elektronik konsumen
Bullish lebih kuat jika tembus 25900 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 25300> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 25650 - 25670 Target : 1) 25770 2) 25870 SL : 25550
Alternatif : - Follow/Pertahankan BUY jika tembus 25900 - Switch to SELL jika tembus 25300 - Alternatif BUY : 25340-25540
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.