Candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik
Secara teknis, H4 menunjukkan wave 5 dari Elliott wave pola turun sedang dalam proses, tembus di bawah 56.30 menandakan wave 5 segera berlanjut dengan penurunan lebih rendah -> masih dalam proses pembentukan
Kenaikan diperkirakan bersifat sementara, potensi menutupi gap yang sempat terjadi di hari Senin
Secara fundamental masih cenderung bearish dipicu oleh: a. Keputusan OPEC+ mempercepat kenaikan produksi sampai Oktober b. Kebijakan Tarif memicu kekhawatiran melambatnya ekonomi sehingga memicu lemahnya permintaan c. Trump menargetkan harga minyak yang lebih rendah
Sejauh ini support psikologis di 55/57 cukup efektif -> penembusan di bawah 55 akan memicu penurunan lebih lanjut, dan kembali ke sisi bearish
Resistance psikologis saat ini area 64/65, sejauh ini sulit ditembus -> sejauh ini konfirm masih cukup kuat. jika tembus, maka cenderung berubah tren ke arah kenaikan
Suggest : SELL on Rally Area : 58.00 – 58.20 Target : 1) 57.00 2) 56.00 SL : 59.20
Alternatif : Switch to BUY jika tembus 59.50 Pertahankan/follow SELL jika tembus 57.00
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
KETERANGAN
Candle ditutup doji, secara teori peluang naik mulai terbatas, cenderung turun-> negatif untuk saham
Secara umum, ketidakpastian seputar tarif masih bertahan, belum ada rencana pertemuan AS dengan China -> negatif untuk saham
AS tolak membebaskan Jepang dari tarif resiprokal sepenuhnya, menandakan sulit untuk AS menghapus tarif menjadi 0 sehingga pasar juga menilai akan sulit untuk AS penuhi syarat dari China sebelum terjadi negosiasi -> negatif untuk saham
Fokus minggu ini : hubungan AS-China, FOMC Meeting
Data ISM services dirilis lebih baik dari ekspektasi, 51.6 vs 50.2, menandakan sektor jasa yang masih kuat -> positif untuk saham
Jika kabar rencana pertemuan AS dan China terkait negosiasi tarif terwujud, maka kenaikan saham kemungkinan berlanjut -> switch to BUY
Selama tidak ada kepastian rencana pertemuan ataupun kesepakatan AS dengan China, maka kenaikan saham cenderung terbatas
Bullish lebih kuat jika tembus 41500 atau jika trendline support 40900 tidak ditembus -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 41260 -> pertahankan/follow SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 41340 - 41360 Target : 1) 41240 2) 41140 SL : 41460
Alternatif :
Switch to BUY jika tembus 41500 atau jika trendline 40900 tidak ditembus
Follow/Pertahankan SELL jika tembus 41260
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
KETERANGAN
Candle ditutup bearish harami, secara teori peluang turun-> negatif untuk saham
Secara umum, ketidakpastian seputar tarif masih bertahan, belum ada rencana pertemuan AS dengan China -> negatif untuk saham
AS tolak membebaskan Jepang dari tarif resiprokal sepenuhnya, menandakan sulit untuk AS menghapus tarif menjadi 0 sehingga pasar juga menilai akan sulit untuk AS penuhi syarat dari China sebelum terjadi negosiasi -> negatif untuk saham
Fokus minggu ini : hubungan AS-China, FOMC Meeting
Data ISM services dirilis lebih baik dari ekspektasi, 51.6 vs 50.2, menandakan sektor jasa yang masih kuat -> positif untuk saham
Jika kabar rencana pertemuan AS dan China terkait negosiasi tarif terwujud, maka kenaikan saham kemungkinan berlanjut -> switch to BUY
Selama tidak ada kepastian rencana pertemuan ataupun kesepakatan AS dengan China, maka kenaikan saham cenderung terbatas
Bullish lebih kuat jika tembus 5750 atau jika trendline support 5580 tidak ditembus -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 5640 -> pertahankan/follow SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 5680.00 – 5700.00 Target : 1) 5650.00 2) 5620.00 SL : 5730.00
Alternatif : Switch to BUY jika tembus 5750 atau jika support trendline 5580 tidak ditembus Pertahankan SELL jika tembus 5640
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
KETERANGAN
Candle ditutup bearish harami, secara teori peluang turun-> negatif untuk saham
Secara umum, ketidakpastian seputar tarif masih bertahan, belum ada rencana pertemuan AS dengan China -> negatif untuk saham
AS tolak membebaskan Jepang dari tarif resiprokal sepenuhnya, menandakan sulit untuk AS menghapus tarif menjadi 0 sehingga pasar juga menilai akan sulit untuk AS penuhi syarat dari China sebelum terjadi negosiasi -> negatif untuk saham
Fokus minggu ini : hubungan AS-China, FOMC Meeting
Data ISM services dirilis lebih baik dari ekspektasi, 51.6 vs 50.2, menandakan sektor jasa yang masih kuat -> positif untuk saham
Jika kabar rencana pertemuan AS dan China terkait negosiasi tarif terwujud, maka kenaikan saham kemungkinan berlanjut -> switch to BUY
Selama tidak ada kepastian rencana pertemuan ataupun kesepakatan AS dengan China, maka kenaikan saham cenderung terbatas
Bullish lebih kuat jika tembus 20200 atau jika trendline support 19820 tidak ditembus -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 19920 -> pertahankan/follow SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 20000 – 20020.00 Target : 1) 19920.00 2) 19820.00 SL : 20120.00
Alternatif :
Switch to BUY jika tembus 20200 atau jika support trendline 19820 tidak ditembus Pertahankan/Follow SELL jika tembus 19920
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
KETERANGAN
Candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik-> positif untuk NIKKEI
Wall Street ditutup turun sehingga Asia diperkirakan ikut melemah -> short term sell untuk mayoritas saham diperkirakan karena profit taking
Ketidakpastian seputar tarif masih membayangi -> negatif untuk saham
Permintaan Jepang untuk dibebaskan sepenuhnya dari tarif resiprokal ditolak AS -> negatif untuk saham
Penurunan Nikkei kemungkinan terbatas profit taking, keputusan BOJ menahan suku bunga dan tidak memberi indikasi kenaikan suku bunga dalam waktu dekat membuat saham Nikkei relatif positif
Bullish lebih kuat jika tembus 37350 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 37050 -> pertahankan/follow SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 37120 - 37140 Target : 1) 37020 2) 36920 SL : 37320
Alternatif :
Follow/Pertahankan SELL jika tembus 37050
Switch to BUY jika tembus 37350
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG
KETERANGAN
Candle ditutup bullish, secara teori peluang naik
Pasar Ekuitas China kembali aktif, volatilitas diperkirakan meningkat
Pasar belum mendapat kepastian kapan AS dan China bertemu, dan sejauh ini ketidakpastian seputar tarif membebani pasar saham -> potensi membatasi kenaikan sementara waktu
Belum ada perubahan sentimen, saat ini pasar masih menanti realisasi stimulus China
Secara teknis, Gap sebelumnya 3 April di 22900 semakin dekat untuk ditutup sehingga peluang kenaikan secara teori mulai terbatas-> waspada kemungkinan tekanan turun yang lebih besar, terutama jika tembus di bawah 22000 kembali
Bullish lebih kuat jika tembus 22700 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 22350 -> pertahankan/follow SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 22500 - 22520 Target : 1) 22400 2) 22300 SL : 22620
Alternatif :
Follow/Pertahankan SELL jika tembus 22350
Switch to BUY jika tembus 22700
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.