Candle ditutup bearish, secara teori cenderung turun
Secara teknis, tekanan berlanjut dan bertahan di zona 56. Area ini akan menjadi krusial jika kembali menguji zona 55.50, dan penurunan akan lebih dominan. Tapi bullish akan mampu bangkit dan membuka peluang naik kembali hanya jika tembus resistance 58.80 -> sell kemungkinan tetap dominan untuk beberapa waktu ke depan
Harga minyak kembali turun karena pasar terus mencerna situasi di Venezuela. Tim pemerintah Trump terus bahas rencana untuk mengambil minyak Venezuela, menjual dan menyimpannya di bank-bank AS
Di sisi lain, Serangan AS ke Venezuela dikhawatirkan memicu tertundanya proses perdamaian Rusia-Ukraina dan juga penundaan dihentikannya program nuklir Iran -> geopolitik memanas = harga minyak naik
Harga di atas 60 berpeluang mendorong harga lanjut naik
Penurunan di bawah 55 berpotensi tekan harga lebih lanjut
Suggest : SELL on Rally Area : 56.60 - 56.80 Target : 1) 55.60 2) 54.60 SL : 57.80
Alternatif : - Pertahankan/follow SELL jika tembus 55.60 - Switch to BUY jika tembus 58.00
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
Keterangan :
Candlestick ditutup bearish, secara teori cenderung turun
Secara teknis, H4 menunjukkan harga berbalik turun tembus support 49448 sehingga peluang penurunan diperkirakan berlanjut untuk beberapa waktu, kecuali jika area 48680 - 49100 tidak ditembus, maka peluang pembalikan naik bisa kembali terjadi -> short term sell
Investor tetap mencermati perkembangan geopolitik
a. Jika abaikan geopolitik (tidak ada eskalasi yang meningkat dari Rusia, Iran, China terhadap tindakan AS di Venezuela) -> saham cenderung naik
b. Jika geopolitik menghambat (terjadi eskalasi geopolitik) -> kenaikan tertahan, tekanan turun mendominasi = strategi sell disarankan
Data AS dirilis mix. ADP lebih rendah dari ekspektasi, ISM services naik, tapi JOLTS mengecewakan -> sentimen mix pada saham
Awalnya saham bergerak naik, meski terancam oleh geopolitik, bahkan S&P sempat cetak rekor tertinggi baru. Namun, pernyataan Trump mengurangi antusiasme saat membahas perusahaan pertahahanan akan menghentikan pembagian dividen dan buy back saham. Trump juga bahas larangan kepemilikan institusi terhadap rumah tinggal -> gangguan untuk bullish untuk sementara waktu biasanya direspon negatif oleh saham, perlu peninjauan lebih lanjut -> ubah strategi menjadi sell jika kekhawatiran berlanjut!
Fokus initial jobless claims nanti malam :
a. Act < Exp = saham turun -> switch to sell
b. Act > Exp = saham naik -> pertahankan buy
Caution : Saat ini pasar membutuhkan data yang lemah untuk menunjang ekspektasi penurunan suku bunga Fed sehingga "bad news is good news" atau positif untuk saham
Bullish lebih kuat jika tembus 49450 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 49180-> pertahankan SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 49580 - 49600 Target : 1) 49700 2) 49800 SL : 49480
Alternatif : - Follow/Pertahankan BUY jika tembus 49800 - Switch to SELL jika tembus 49300 - Alternatif buy area : 49340 - 49670
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
Keterangan :
Candlestick ditutup doji candle, secara teori peluang naik dan turun imbang, tren berikutnya tergantung dari penutupan candle hari ini
Secara teknis, pola descending broadening wedge berpotensi mengalami gangguan. kenaikan yang sebelumnya konfirm saat ini tertahan, dan penurunan lebih lanjut di bawah support 25630 berpotensi menggagalkan pola kenaikan ini
Investor tetap mencermati perkembangan geopolitik
a. Jika abaikan geopolitik (tidak ada eskalasi yang meningkat dari Rusia, Iran, China terhadap tindakan AS di Venezuela) -> saham cenderung naik
b. Jika geopolitik menghambat (terjadi eskalasi geopolitik) -> kenaikan tertahan, tekanan turun mendominasi = strategi sell disarankan
Data AS dirilis mix. ADP lebih rendah dari ekspektasi, ISM services naik, tapi JOLTS mengecewakan -> sentimen mix pada saham
Awalnya saham bergerak naik, meski terancam oleh geopolitik, bahkan S&P sempat cetak rekor tertinggi baru. Namun, pernyataan Trump mengurangi antusiasme saat membahas perusahaan pertahahanan akan menghentikan pembagian dividen dan buy back saham. Trump juga bahas larangan kepemilikan institusi terhadap rumah tinggal -> gangguan untuk bullish untuk sementara waktu biasanya direspon negatif oleh saham, perlu peninjauan lebih lanjut -> ubah strategi menjadi sell jika kekhawatiran berlanjut!
Fokus initial jobless claims nanti malam :
a. Act < Exp = saham turun -> switch to sell
b. Act > Exp = saham naik -> pertahankan buy
Caution : Saat ini pasar membutuhkan data yang lemah untuk menunjang ekspektasi penurunan suku bunga Fed sehingga "bad news is good news" atau positif untuk saham
Bullish lebih kuat jika tembus 25900 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 25400 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 25700.00 – 25720.00 Target : 1) 25820.00 2) 25920.00 SL : 25600.00
Alternatif : - Pertahankan/Follow BUY jika tembus 25900 - Switch to SELL jika tembus 25400 - Alternatif buy area : 25525-25667
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
Keterangan :
Candlestick ditutup bearish, secara teori berpeluang turun
Secara teknis, pola descending broadening wedge berpotensi mengalami gangguan. kenaikan yang sebelumnya konfirm saat ini tertahan, dan penurunan lebih lanjut di bawah support 6930 berpotensi menggagalkan pola kenaikan ini
Investor tetap mencermati perkembangan geopolitik
a. Jika abaikan geopolitik (tidak ada eskalasi yang meningkat dari Rusia, Iran, China terhadap tindakan AS di Venezuela) -> saham cenderung naik
b. Jika geopolitik menghambat (terjadi eskalasi geopolitik) -> kenaikan tertahan, tekanan turun mendominasi = strategi sell disarankan
Data AS dirilis mix. ADP lebih rendah dari ekspektasi, ISM services naik, tapi JOLTS mengecewakan -> sentimen mix pada saham
Awalnya saham bergerak naik, meski terancam oleh geopolitik, bahkan S&P sempat cetak rekor tertinggi baru. Namun, pernyataan Trump mengurangi antusiasme saat membahas perusahaan pertahahanan akan menghentikan pembagian dividen dan buy back saham. Trump juga bahas larangan kepemilikan institusi terhadap rumah tinggal -> gangguan untuk bullish untuk sementara waktu biasanya direspon negatif oleh saham, perlu peninjauan lebih lanjut -> ubah strategi menjadi sell jika kekhawatiran berlanjut!
Fokus initial jobless claims nanti malam :
a. Act < Exp = saham turun -> switch to sell
b. Act > Exp = saham naik -> pertahankan buy
Caution : Saat ini pasar membutuhkan data yang lemah untuk menunjang ekspektasi penurunan suku bunga Fed sehingga "bad news is good news" atau positif untuk saham
Bullish lebih kuat jika tembus 6990 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 6900 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 6930.00 – 6950.00 Target : 1) 6980.00 2) 7010.00 SL : 6900.00
Alternatif : - Pertahankan/follow BUY jika tembus 6990 - Switch to SELL jika tembus 6900 - Opsi buy area : 6930-6950
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
Keterangan :
Candle ditutup doji mirip shooting star dengan real body lebih kecil dibanding shooting star sebelumnya, secara teori peluang turun masih membayangi
Daily double bottom gagal karena harga kembali turun di bawah neckline 51985
Pola inverse H&S di grafik H4 masih dominan, dengan target utama 53470, sehingga masih ada peluang untuk kenaikan. Area neckline 50965-51140 sekarang sebagai support psikologis -> selama tidak ada penurunan di bawah neckline, maka swing low dianggap pullback normal sebelum lanjutkan kenaikan
Peluang turun bisa dimanfaatkan untuk sell, tapi karena pola inverse H&S yang masih dominan, maka target sell relatif terbatas. Segera exit jika sentuh/dekati neckline 51150, atau jika tembus resistance 52000
Pasar masih dibayangi ketidakpastian geopolitik
a. ketidakpastian dari AS-Venezuela masih membayangi -> secara umum belum terlihat dampak signifikan pada saham
b. ketegangan dagang baru antara Jepang - China -> lanjutan dari ketegangan geopolitik China - Jepang sebelumnya
Bullish lebih dominan jika tembus 52000-> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 51150-> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 51230 – 51250 Target : 1) 51350 2) 51450 SL : 51130
Alternatif : - Short term sell (koreksi turun) selama tidak tembus 52000 - Follow BUY jika tembus 52000 - Pola inverse H&S masih dominan selama tidak tembus 51150 – Area buy alternatif : 51175-51620
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG
Keterangan :
Candle ditutup bearish, secara teori cenderung turun
Secara teknis, sejak berhasil tembus 26000 dan 26200, tren cenderung lanjutkan kenaikan sehingga bullish akan lebih dominan. Namun saat ini harga kembali turun di 26300, melirik kembali area 26000 -> short term correction expected
Penurunan akan berlanjut jika harga kembali tembus 26000, kecuali jika demand kembali dorong naik
Bullish lebih kuat jika tembus 26650 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 26280-> pertahankan SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 26520 - 26540 Target : 1) 26420 2) 26320 SL : 26640
Alternatif : - Follow/Pertahankan SELL jika tembus 26280 - Switch to BUY jika tembus 26650 atau jika sentuh area support - Alternatif BUY : 25866-26210
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.