Candle ditutup bearish, secara teori cenderung turun
Secara teknis, H4 menunjukkan wave 5 dari Elliott wave pola turun masih berpeluang, dan kenaikan sebelumnya tetap tertahan di bawah trendline -> peluang kenaikan terbatas, cenderung turun
Ketegangan di India dan Pakistan terjadi di perbatasan India-Pakistan, belum terlihat berdampak pada gangguan pasokan minyak mentah -> kemungkinan sedikit berpengaruh pada minyak
Pernyataan Powell tentang meningkatnya ketidakpastian memperkuat alasan kondisi permintaan yang kemungkinan masih lemah -> negatif untuk minyak
Secara fundamental masih cenderung bearish dipicu oleh: a. Keputusan OPEC+ mempercepat kenaikan produksi sampai Oktober b. Kebijakan Tarif memicu kekhawatiran melambatnya ekonomi sehingga memicu lemahnya permintaan c. Trump menargetkan harga minyak yang lebih rendah
Sejauh ini support psikologis di 55/57 cukup efektif -> penembusan di bawah 55 akan memicu penurunan lebih lanjut, dan kembali ke sisi bearish
Resistance psikologis saat ini area 64/65, sejauh ini sulit ditembus -> sejauh ini konfirm masih cukup kuat. jika tembus, maka cenderung berubah tren ke arah kenaikan
Suggest : SELL on Rally Area : 58.30 – 58.50 Target : 1) 57.30 2) 56.30 SL : 59.50
Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 57.70
Switch to BUY jika tembus 59.70
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
KETERANGAN
Candle ditutup doji, menandakan kenaikan yang terhambat sehingga berpeluang berbalik turun-> negatif untuk saham
Fed tahan suku bunga sesuai ekspektasi, Powell tetap tidak terburu-buru turunkan suku bunga, mengakui melambatnya ekonomi juga risiko ketidakpastian semakin tinggi dan kekhawatiran meningkatnya inflasi dan tingkat pengangguran sebagai dampak dari tarif -> "Ketidakpastian" yang meningkat cenderung menekan pasar saham
Dorongan di akhir sesi terjadi setelah laporan bahwa Presiden Trump dapat membatalkan pembatasan ekspor chip global -> positif untuk saham sektor teknologi
Trump mengatakan bahwa dia tidak terbuka untuk menurunkan tarif China untuk membawa mereka ke meja perundingan -> kemungkinan negatif untuk perkembangan pertemuan AS-China di akhir pekan sehingga berpotensi negatif untuk saham
Fokus tertuju ke akhir pekan untuk pertemuan AS dan China di Swiss
Bullish lebih kuat jika tembus 41300 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 41100 -> pertahankan/follow SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 41160 - 41180 Target : 1) 41060 2) 40060 SL : 41280
Alternatif :
Follow/Pertahankan SELL jika tembus 41100
Switch to BUY jika tembus 41300
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
KETERANGAN
Candle ditutup hanging man, menandakan kenaikan yang terhambat sehingga berpeluang berbalik turun-> negatif untuk saham
Fed tahan suku bunga sesuai ekspektasi, Powell tetap tidak terburu-buru turunkan suku bunga, mengakui melambatnya ekonomi juga risiko ketidakpastian semakin tinggi dan kekhawatiran meningkatnya inflasi dan tingkat pengangguran sebagai dampak dari tarif -> "Ketidakpastian" yang meningkat cenderung menekan pasar saham
Dorongan di akhir sesi terjadi setelah laporan bahwa Presiden Trump dapat membatalkan pembatasan ekspor chip global -> positif untuk saham sektor teknologi
Trump mengatakan bahwa dia tidak terbuka untuk menurunkan tarif China untuk membawa mereka ke meja perundingan -> kemungkinan negatif untuk perkembangan pertemuan AS-China di akhir pekan sehingga berpotensi negatif untuk saham
Fokus tertuju ke akhir pekan untuk pertemuan AS dan China di Swiss
Bullish lebih kuat jika tembus 5720 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 5590 -> pertahankan/follow SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 5660.00 – 5680.00 Target : 1) 5630.00 2) 5600.00 SL : 5710.00
Alternatif :
Pertahankan SELL jika tembus 5590
Switch to BUY jika tembus 5720
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
KETERANGAN
Candle ditutup hanging man, menandakan kenaikan yang terhambat sehingga berpeluang berbalik turun-> negatif untuk saham
Fed tahan suku bunga sesuai ekspektasi, Powell tetap tidak terburu-buru turunkan suku bunga, mengakui melambatnya ekonomi juga risiko ketidakpastian semakin tinggi dan kekhawatiran meningkatnya inflasi dan tingkat pengangguran sebagai dampak dari tarif -> "Ketidakpastian" yang meningkat cenderung menekan pasar saham
Dorongan di akhir sesi terjadi setelah laporan bahwa Presiden Trump dapat membatalkan pembatasan ekspor chip global -> positif untuk saham sektor teknologi
Trump mengatakan bahwa dia tidak terbuka untuk menurunkan tarif China untuk membawa mereka ke meja perundingan -> kemungkinan negatif untuk perkembangan pertemuan AS-China di akhir pekan sehingga berpotensi negatif untuk saham
Fokus tertuju ke akhir pekan untuk pertemuan AS dan China di Swiss
Bullish lebih kuat jika tembus 20200 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 19900 -> pertahankan/follow SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 20000 – 20020.00 Target : 1) 19900.00 2) 19800.00 SL : 20120.00
Alternatif :
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 19900
Switch to BUY jika tembus 20200
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
KETERANGAN
Candle ditutup bearish, secara teori cenderung turun-> negatif untuk NIKKEI
Wall Street mayoritas ditutup turun sehingga Asia diperkirakan ikut melemah
Meskipun sektor teknologi mendapat dorongan positif dari berita bahwa Trump berpeluang membatalkan pembatasan ekspor chip global, tapi Trump juga menjawab pertanyaan wartawan bahwa dia tidak terbuka untuk memangkas tarif untuk memancing China ke perundingan -> sentimen positif saham kemungkinan terbatas dan dikhawatirkan berbalik turun
Permintaan Jepang untuk dibebaskan sepenuhnya dari tarif resiprokal ditolak AS -> negatif untuk saham, kemungkinan bisa membatasi kenaikan Nikkei terlepas kabar positif antara AS dan China
Bullish lebih kuat jika tembus 37200 -> pertahankan/follow BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 36800 -> pertahankan/follow SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 37000 - 37020 Target : 1) 36900 2) 36800 SL : 37120
Alternatif :
Follow/Pertahankan SELL jika tembus 36800
Switch to BUY jika tembus 37200
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG
KETERANGAN
Candle ditutup bearish, secara teori peluang turun
Penurunan sebelumnya bisa saja terjadi untuk menutupi gap yang terjadi saat pembukaan kemarin -> waspada jika ternyata penurunan terbatas
Sentimen cenderung positif untuk Hang Seng setela pemangkasan suku bunga PBOC kemarin, tapi pasar menanti RRR mulai dipangkas per 15 Mei sehingga peluang kenaikan kemungkinan masih terbatas -> cenderung turun
Pasar juga masih menunggu pertemuan AS dan China di akhir pekan
Pidato Powell menyoroti ketidakpastian yang meningkat karena kebijakan tarif -> negatif untuk saham
Bullish lebih kuat jika tembus 22800 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 22500 -> pertahankan/follow SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 22600 - 22620 Target : 1) 22500 2) 22400 SL : 22720
Alternatif :
Follow/Pertahankan SELL jika tembus 22500
Switch to BUY jika tembus 22800
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.