logo agrodana futures official
Buka Akun

Weekly Newsletter Ed. 312

  -  14-Jun-2026
one us economy

15 - 19 Juni 2026


Quick Insights: Waktunya Kevin Warsh Tentukan Sikap!

fed next move

Ini adalah kesempatan Kevin Warsh untuk memimpin Fed setelah resmi menjabat di bulan Mei 2026. Tapi tantangannya adalah menahan suku bunga di tengah ancaman inflasi di depan mata karena lonjakan harga energi. Beruntung, minyak sudah mereda, dan kesepakatan damai diperkirakan segera datang. Tapi pasar akan mencermati seberapa yakin Warsh pada kondisi inflasi saat ini. FOMC Juni akan menjadi ujian utama dan pertama bagi Warsh, di tengah keraguan para pengamat terhadap independensi bank sentral

Pasar Tunggu Kejutan BOJ

BOJ akan mengumumkan kenaikan suku bunga 25 bps di pertemuan hari Selasa setelah sempat menahan diri selama beberapa pertemuan terakhir karena ingin memastikan ekonomi berjalan baik untuk mendukung kenaikan suku bunga. Di sisi lain, kenaikan harga minyak akibat gangguan di Selat Hormuz membuat Yen terus melemah. Hal ini akan memaksa BOJ untuk menaikkan suku bunga. Pasar akan mencermati arah kebijakan selanjutnya karena kenaikan 25 bps saja tidak akan cukup untuk memperkuat Yen.

MoU Disepakati, Damai di Depan Mata?

Saat artikel ditulis, kami masih menunggu kepastian penandatanganan yang dijadwalkan 14 Juni. Jika benar, maka akhir konflik di depan mata, dan pola 2025 resmi terulang. Pertanyaan selanjutnya apakah ini berarti akhir dari perang sesungguhnya, atau hanya berjalan sebentar. Namun tahap pertama adalah pembukaan Selat Hormuz yang dinantikan pasar untuk mengurai gangguan pasokan dan meredakan tekanan inflasi. Tentunya akan menjadi kabar positif bagi risk sentiment, terutama bank sentral

Seberapa Hawkish Fed di Era Warsh?

Tantangan perdana Warsh langsung berhadapan dengan tekanan inflasi yang melonjak akibat penutupan Selat Hormuz yang berlangsung sejak Februari 2026. Padahal Trump menunjuk Warsh untuk menurunkan suku bunga setelah Trump kecewa pada Powell. Namun, dengan situasi terkini MoU perdamaian disepakati, pasar akan menantikan apakah Warsh menilai inflasi saat ini hanya “transitory” atau dikhawatirkan meresap pada inflasi inti, dan seberapa perlunya Fed untuk menaikkan suku bunga

Bank of England (BOE)

Setelah ECB kemarin menaikkan suku bunga, pasar memperkirakan BOE akan menyusul kemudian. Tapi kendala Inggris sebenarnya sama dengan Eropa, yaitu kondisi pertumbuhan ekonomi yang tidak sekuat AS. Tapi dengan kenaikan 25 bps ECB, apakah benar BOE akan ikut menaikkan? Kunci utama ada pada pandangan para pejabat BOE. Berapa banyak yang memilih kenaikan, dan berapa yang memutuskan untuk menahan? Semakin banyak yang dukung kenaikan, maka GBP berpeluang menguat, terutama jika Fed less hawkish

Wall Street Siap Rebound?

Tanda-tanda itu sebenarnya sudah terlihat di hari Kamis sejak Trump membatalkan serangannya ke Iran. Tapi situasi akan ditentukan setelah MoU benar-benar disepakati dan ditandatangani kedua pihak. Jika benar, maka ini akan menjadi berita positif bagi risk sentiment sebelum FOMC Meeting 18 Juni. Situasinya adalah bahwa Fed dihadapkan pada tekanan inflasi dan membuat pasar cemas Fed akan menaikkan suku bunga. Dengan peluang MoU damai, maka pasar kemungkinan tidak terlalu khawatir dengan hawkish Fed dan berpeluang naik

uk economy policy
world-monetary

AGENDA DATA EKONOMI

BOJ Interest Rate Decision

16 Juni 2026

Bank of Japan (BOJ) secara luas diperkirakan akan menaikkan suku bunga 25 bps di pertemuan minggu depan. Namun, pasar akan mencermati kemana arah kebijakan BOJ berikutnya. Sikap hawkish akan mendukung penguatan Yen. Dovish akan membuat Yen kembali lemah

UK CPI

17 Juni 2026

Inggris akan merilis data inflasi CPI dan PPI terbaru di hari Rabu. Kenaikan inflasi akan membuat BOE kemungkinan mulai mempertimbangkan kenaikan suku bunga. Tapi jika data melemah, maka BOE kemungkinan lebih condong untuk tetap mempertahankan sambil wait and see

US Retail Sales

17 Juni 2026

Laporan penjualan ritel akan menunjukkan sejauh mana konsumen AS mampu menyerap dampak kenaikan harga akibat lonjakan energi. Laporan diperkirakan stabil di 0.5%, dan core retail sales diperkirakan melemah dari 0.7 ke 0.5%.

FOMC Interest Rate Decision

18 Juni 2026

Meski pasar khawatir Fed akan menaikkan suku bunga, tapi sepertinya bukan di bulan ini. Fed justru diperkirakan akan tetap mempertahankan suku bunga sambil menunggu kepastian situasi geopolitik, terutama Selat Hormuz. Fokus akan tertuju pada dot plot dan pernyataan Ketua Fed yang baru Kevin Warsh

BOE Interest Rate Decision

18 Juni 2026

Bank of England (BOE) juga akan memberikan keputusannya di hari Kamis, hanya beberapa jam setelah pengumuman Fed. Kemungkinan suku bunga dipertahankan tetap, tapi pasar akan mencermati berapa orang yang berbeda pandangan di antara para pembuat kebijakan. Semakin banyak yang dukung kenaikan, maka Pound cenderung bullish.

gold-bullion-bars

Hawkish Fed Ancam Emas, Tapi Kesepakatan Damai AS-Iran Bisa Menjadi Titik Balik (Jika Terwujud)!

Ancaman serangan besar AS ke Iran tidak terbukti setelah Trump membatalkannya di Kamis malam jelang serangan. Diikuti dengan pernyataan bahwa kedua pihak mencapai kesepakatan prinsipal, dan penandatanganan diharapkan di akhir pekan, 14 Juni 2026. Emas pun berhasil rebound dari tekanan yang sempat mengancam zona $4000. Tapi ini belum usai! Saat artikel ditulis, kabarnya kedua pihak sudah saling membenarkan pernyataan masing-masing, dan penandatanganan diharapkan dalam 1x24 jam ke depan (Minggu, 14 Juni). Ini akan menjadi game changer di tengah kekhawatiran pasar bahwa Fed akan lebih hawkish minggu depan. Jika perdamaian terwujud, maka pasar kemungkinan akan mengabaikan sikap hawkish Fed, dan bahkan Fed bisa saja tidak se-hawkish yang ditakutkan. Secara teknis, Weekly tertahan di EMA50, meski sempat tergelincir hingga 4023. Candle weekly ditutup hammer sehingga ada harapan untuk emas lanjutkan kenaikan di pembukaan Senin. Tapi bullish hanya dianggap lebih kuat jika mampu tembus resistance 4440. Dot plot Fed akan menjadi petunjuk tambahan selain kesepakatan damai AS-Iran

Daily Trend : Bullish
Weekly Trend : Bullish
(R) : 4420, 4640, 4750
(S) : 4020, 3860, 3700

Daily Trend : Bearish
Weekly Trend : Strong Bearish
(R) : 90.00, 97.00, 107.00
(S) : 77.70, 68.60, 54.00

MoU Ditandatangani, Selat Hormuz Dibuka Bertahap, AS-Iran Fokus Bahas Nuklir

Kita belum berada ditahap kesepakatan yang pasti karena saat artikel ditulis, AS dan Iran dikabarkan akan menandatangani MoU di akhir pekan, 14 Juni 2026. Kabar menyebut penandatanganan akan dilakukan di Eropa, tapi kabar terbaru menyebut penandatanganan kemungkinan dilakukan jarak jauh. Tapi yang terpenting bagi pasar adalah kedua pihak setuju dan siap menandatangani. Fokus selanjutnya tentang teknis pelaksanaan, termasuk juga dimulainya pembahasan nuklir Iran secara bertahap dalam 60 hari ke depan. Setidaknya kabar kesepakatan sudah cukup meredam ketegangan untuk sementara waktu sehingga minyak cenderung bertahan di bawah $90, bahkan penutupan minggu lalu berhasil menekan hingga $84. Jika kesepakatan benar terjadi, maka pembukaan Senin diperkirakan gap down. Penurunan di bawah $80 akan membuka jalur penurunan lebih lanjut, dan tekanan di bawah $77 lebih mendukung. Sedangkan jika gagal tembus $77, maka perlu waspada rebound, meskipun kenaikan ini diperkirakan bukan dalam jalur reversal sebenarnya. Selama geopolitik mendingin, maka harapan kenaikan relatif terbatas sehingga tekanan turun kemungkinan dominan


EURUSD | GBPUSD | USDJPY | INDEKS USD

Weekly Forex Outlook

euro-inflation-interest
EURUSD

Double Top daily selesai sentuh target 1.14917. Sedangkan weekly masih terancam oleh head & shoulders, meskipun relatif masih jauh dari neckline 1.14000. Kondisi ini akan mendukung pembalikan naik yang dibutuhkan seandainya MOU Iran dan AS benar-benar ditandatangani akhir pekan ini (Minggu 14 Jun 2026). Sebaliknya, jika kendala teknis kembali menghambat, maka Euro berpotensi gagal naik, dan ancaman H&S Weekly kembali terbuka. Situasi berikutnya akan bergantung pada FOMC. Setelah ECB naikkan suku bunga, Euro nyaris tak bergeming, sehingga jika Fed cenderung hawkish, maka penguatan dolarlah yang akan menekan Euro

Resistance :  1.16400, 1.18000, 1.20800

Support  :  1.14000, 1.11450, 1.09250

Outlook : Bearish

uk-economy-inflation-rate
GBPUSD

Pound berada di tengah-tengah EMA20 dan EMA50 weekly. EMA20 berada di 1.34300, dan EMA50 ada di 1.33500. Jika berhasil tembus dan stabil di atas EMA20, maka tren cenderung naik, dan kembali terbuka untuk melirik zona 1.36000. Sebaliknya, jika harga tembus di bawah EMA50, maka support terakhir ada di 1.32260 akan menjadi penentu. Zona ini merupakan trendline support weekly yang cukup kuat. Jika tembus, maka tekanan berlanjut. Jika tidak tembus, maka masih ada harapan untuk berbalik naik, meskipun di sisi lain harus kembali berhadapan dengan EMA50 dan EMA20. Situasi berikutnya BOE akan menjadi perhatian setelah FOMC Meeting.

Resistance :  1.35880, 1.37800, 1.39200

Support  :  1.32000, 1.31400, 1.29400

Outlook : Bullish

yen-banknotes
USDJPY

USDJPY tertolong oleh kabar kesepakatan yang akan ditandatangani AS dan Iran di akhir pekan ini, 14 Juni 2026. Tapi faktor internal dibutuhkan untuk mendukung penguatan yang berkelanjutan, dan itu hanya bisa dibantu oleh keputusan BOJ di hari Selasa. BOJ diperkirakan akan menaikkan 25 bps di pertemuan minggu depan. Tapi hal itu belum tentu cukup untuk membuat Yen tembus di bawah 158.500. Yen butuh pernyataan sikap yang hawkish dari BOJ supaya bisa menjamin penguatan tanpa perlu melakukan intervensi. Di sisi lain, waspada dengan kenaikan di atas 161 jika BOJ justru bersikap dovish, sedangkan FOMC di sisi lain bersikap hawkish.

Resistance :  160.720, 162.500, 163.000

Support : 158.910, 157.500, 155.480

Outlook : Limited Bullish

usdollar-economy
INDEKS USD

Candle weekly ditutup bearish setelah Trump menghentikan rencana serangan ke Iran di hari Kamis, dan menyatakan bahwa kesepakatan dengan Iran tercapai dan penandatanganan akan segera dilakukan di akhir pekan ini. Kabar terbaru tidak hanya AS yang mengklaim, tapi Iran juga mengakui sehingga tekanan pada US Treasury Yield dan USD kemungkinan akan terjadi minggu depan. Indeks DXY diperkirakan lanjut turun di bawah 98 jika kesepakatan konfirm. Tapi FOMC Meeting tidak bisa diabaikan. Namun ekspektasinya adalah jika Iran dan AS damai, maka pasar tidak terlalu peduli jika Fed hawkish

Resistance :  100,550, 101.500, 102.000

Support :  99.000, 98.000, 97.300

Outlook : Bearish

NIKEI | HANGSENG | NASDAQ | DOWJONES

Weekly CFD Indices Outlook

japan-asset-inflation
NIKKEI

Candle weekly berhasil ditutup bullish setelah pembalikan naik yang cepat dan efektif di hari Kamis dan Jumat. Hal itu sekaligus mengindari dari ancaman bearish lebih lanjut setelah harga sempat menguji EMA50 di hari Kamis. Namun, Nikkei tertolong oleh pembalikan naik Nasdaq yang dipicu oleh dibatalkannya serangan ke Iran oleh Trump, dan diperkuat oleh klaim kedua pihak bahwa kesepakatan segera ditandatangani di akhir pekan. Jika terwujud, maka Nikkei juga mendapat keuntungan di pembukaan Senin. Secara teknis, penembusan di atas 68785 sangat terbuka. Namun, satu-satunya ancaman akan datang dari BOJ yang dikabarkan siap menaikkan suku bunga

Resistance : 67700, 68500, 70000

Support  :  66000, 64500, 63635

Outlook : Bullish

hongkong flag
HANG SENG

Rebound di hari Jumat cukup membantu untuk membuat candle weekly berakhir dengan hammer. Bahkan bisa diasumsikan membentuk double bottom bersama low yang sempat terjadi di pekan 22 Mar 2026. Tapi pola ini valid hanya jika tembus neckline 26853. Namun, kondisi daily terdapat beberapa halangan di EMA20 @25080 dan EMA50 @25480 . Jika saja Senin berhasil dibuka gap up, maka peluang terdekat adalah tembus minimal di atas 25000 dan selanjutnya akan tergantung pada apa yang terjadi setelah penandatanganan kesepakatan dilakukan AS dan Iran (jika terjadi penandatanganan akhir pekan ini). Sebaliknya, situasi bisa berbalik drastis jika harga gagal tembus EMA50, diikuti tekanan di bawah 24300. Hal itu bisa membuat Hang Seng kembali dalam tekanan turun

Resistance : 25500, 26500, 27500

Support  :  24000, 23600, 22500

Outlook : Bullish

stock-market-data-analysis
NASDAQ

Sektor teknologi sempat mengalami tekanan terbesarnya sebelum akhirnya rebound pasca kabar tentang kemungkinan kesepakatan damai AS dan Iran segera terwujud. Daily EMA 50 berhasil menahan penurunan di hari Kamis dan diikuti penutupan naik di atas EMA20 di hari Jumat. Secara teknis ini mendukung untuk kembali ke jalur pendakian. Tapi tidak akan mudah karena pasar masih butuh kepastian dari kesepakatan AS-Iran, dan secara teknis masih harus tembus minimal stabil di atas 30369 untuk membuatnya terhindar dari ancaman H&S daily. Dan Weekly jauh lebih baik jika mampu tembus 30805 untuk menghindar dari tekanan bearish engulfing minggu sebelumnya.

Resistance : 30800, 31500, 32000

Support : 28950, 27810, 26884

Outlook : Limited Bearish

us-flag-arrow-up
DOW JONES

Data CPI menunjukkan inflasi melonjak ke 4.2%, tapi core CPI tidak terlalu panas untuk membuat Fed panik dan menekan tombol kenaikan suku bunga di pertemuan minggu depan. Kabar lain datang dari Iran dan AS yang dikabarkan akan segera menandatangani kesepakatan sehingga Dow berhasil bangkit di 2 hari terakhir minggu lalu. Seandainya akhir pekan benar-benar terjadi penandatanganan, maka Dow diperkirakan open gap up, atau minimal Senin diikuti kenaikan mendekati high 5 Jun 2026 sekaligus ATH 51809. FOMC bisa ganggu kenaikan. Namun, jika Fed tidak se-hawkish yang ditakutkan, maka Dow bisa dengan mudah lanjutkan naik

Resistance : 52000, 52500, 53000

Support : 50500, 49600, 49000

Outlook : Limited Bearish

Disclaimer:

Seluruh pernyataan dan ekspresi yang disampaikan sebagai prakiraan dan analisa adalah semata-mata bertujuan informatif dan tidak dimaksudkan sebagai nasihat investasi. Pendapat yang disampaikan dapat berubah tanpa pemberitahuan. Pasar Valuta Asing, Kontrak Berjangka, Komoditi & CFD (Contract For Difference) bersifat volatile dan berisiko tinggi.


Masih ragu dan memiliki pertanyaan lainnya ?

Kantor Pusat
Menara Batavia Lt. 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126,
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Berlangganan Newsletter Agrodana:
Ikuti Kami
facebook agrodanayoutube agrodanainstagram agrodana
agrodana iosagrodana android
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan
/ Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Ikuti Kami
alt=""alt=""alt=""
Kantor Pusat
Menara Batavia Lt 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126, Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Email:  [email protected]Whatsapp: +6281-988-3777
Berlangganan Newsletter Agrodana :
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan / Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Whatsapp Non Klien
crossmenuchevron-down