logo agrodana futures official
Buka Akun

Weekly Newsletter Ed. 314

  -  28-Jun-2026
us latest payroll

29 Juni - 3 Juli 2026


Quick Insights: Minggu Yang Singkat, NFP Rilis di hari Kamis

us econ data calendar

Kita memasuki akhir periode Juni, dan segera beralih ke periode Juli. Setelah lolos dari panasnya inflasi yang ditakutkan pasar, minggu depan akan beralih kembali ke pasar tenaga kerja. Namun, non farm payrolls khusus Juli tidak akan dirilis hari Jumat, mengingat 4th of July yang jatuh di hari Sabtu membuat pasar AS tutup lebih cepat di hari Jumat sehingga data NFP dirilis di hari Kamis. Meski Warsh menekankan inflasi, tapi pasar juga akan mencermati seberapa kuat NFP yang ada saat ini dan mencari petunjuk alternatif selain inflasi.

Israel-Lebanon Menuju Damai?

Menlu AS Marco Rubio bergabung dengan duta besar Israel dan Lebanon untuk AS di hari Jumat dan mengumumkan kesepakatan kerangka kerja yang diklaim sebagai langkah awal menuju perdamaian. Kerangka tersebut menetapkan proses pembubaran Hezbollah dan mendorong Lebanon untuk merebut kembali wilayah yang diambil pasukan Israel. Pasar akan mencermati perkembangannya karena ini menjadi bagian dari kesepakatan MoU AS-Iran untuk hentikan perang di seluruh front, termasuk Lebanon

Geopolitik terancam memanas!

Harga minyak ditutup lebih rendah dan mencatatkan penurunan mingguan dalam 3 minggu berturut-turut di hari Jumat. Tapi harga mengalami rebound jelang penutupan sesi NY karena militer AS mengonfirmasi melakukan serangan balasan terhadap Iran yang disebut-sebut melakukan serangan pada kapal komersial yang sedang transit melalui Selat Hormuz. Trump menuduh Iran melanggar gencatan senjata. Bola panas sekarang di Iran. Jika Iran terus menargetkan kapal tanker atau kembali tutup Hormuz, Trump mungkin akan merencanakan serangan besar.

Nasdaq Luluh Lantah, NFP Jadi Harapan?

Indeks Nasdaq turun 2.6% sepanjang minggu kemarin, mencatatkan minggu terburuknya sejak 5 Juni, sedangkan S&P 500 turun 2%. Kondisi tersebut memperparah penurunan yang sudah terjadi sepanjang Juni untuk sektor teknologi. Saham-saham produsen chip memori, seperti Micron Technology dan SanDisk menjadi pemicu. Apakah ini menjadi sinyal market crash yang dikhawatirkan pasar? Kekhawatiran kenaikan suku bunga sementara reda, tapi data NFP minggu depan bisa kembali menghidupkan ekspektasi jika dirilis lebih kuat.

Emas Recover

Harga emas relatif stabil di hari Kamis setelah PCE Mei menunjukkan inflasi naik 4.1% y/y, memperkuat pandangan bahwa Fed masih memiliki sedikit ruang untuk pelonggaran kebijakan. Pemulihan berlanjut di hari Jumat, dan membuat harga berakhir $10 dekat dari level $4100. Di sisi lain, CPI mungkin menurun dalam beberapa bulan ke depan karena harga minyak yang lebih rendah sehingga akan memberi Fed dan bank sentral lain cukup alasan untuk tidak memperketat kebijakan moneter. Emas mungkin juga akan lanjut pemulihan jika NFP minggu depan lemah

NFP Penggerak Utama Pasar

Pasar tenaga kerja minggu depan akan memberi gambaran tentang kekuatan ekonomi AS. Jika data NFP sangat bagus, kemungkinan pasar tidak akan menganggapnya sebagai kabar baik, melainkan pertanda ekonomi sedang memanas dan mulai memperhitungkan risiko kenaikan suku bunga yang lebih kuat. Jeffries memperkirakan lapangan kerja bulan Juni kemungkinan meningkat 135K pekerjaan, lebih rendah dibanding 172K di bulan Mei

gold bullion bars
world-monetary

AGENDA DATA EKONOMI

CNY Manufacture & Services PMI

30 Juni 2026

Data ini merupakan indikasi awal untuk aktivitas ekonomi bulanan dari sektor jasa dan manufaktur China. Kedua data di bulan sebelumnya berada di 50 dan 50.5, di zona tengah untuk ekspansi. Angka yang lebih tinggi menandakan ekonomi tumbuh. Angka di bawah 50 menandakan tanda-tanda kontraksi ekonomi

UK GDP

30 Juni 2026

Data ini mengukur pertumbuhan ekonomi secara tahunan dan kuartal. Angka yang lebih tinggi akan membuat GBP menguat. Angka yang lebih rendah akan membuat GBP melemah. Angka sebelumnya berada di 0.6% Q/Q dan 1.1% y/y.

US JOLTS Job Openings

30 Juni 2026

JOLTS menggambarkan semua posisi terbuka dalam lowongan kerja tapi belum terisi di hari terakhir bisnis di bulan tersebut. Data bulan sebelumnya berada di 7.618M, naik dari 6.887M. Angka yang lebih tinggi membuat USD menguat. Angka yang lebih rendah membuat USD melemah

US ISM Manufacture PMI

1 Juli 2026

Laporan sektor manufaktur AS versi ISM biasanya lebih mempengaruhi pergerakan pasar dibanding versi S&P Global. Data ini mengukur aktivitas manufaktur AS. Bulan sebelumnya dirilis di 54.0, menandakan ekspansi ekonomi. Data yang lebih lemah akan membuat USD melemah. Data yang lebih kuat akan membuat USD menguat

US NFP & Unemployment Rate

2 Juli 2026

Data ini biasanya dirilis di hari Jumat minggu pertama, tapi khusus bulan Juli yang bertepatan dengan Independence day AS, jadwal dimajukan sehari di hari Kamis. Laporan pekerjaan yang kuat membuat USD menguat. Data yang lebih lemah akan membuat USD melemah. Tingkat pengangguran juga perlu dicermati untuk menunjukkan kondisi tingkat pengangguran di AS

gold-bullion-bars

Emas Berpeluang Rebound di atas 4200 jika NFP Lemah! Sebaliknya, Kejutan NFP Yang kuat Ancam 3900!

Pasar sedikit bernafas lega sejak PCE AS yang dirilis hari Kamis lalu dianggap tidak terlalu panas, meskipun naik dari 3.8% menjadi 4.1% y/y, dan core PCE dari 3.3% menjadi 3.4%. Situasi ini juga didukung oleh penampakan harga minyak yang tercatat mulai turun di bawah $70 sehingga membuat pasar mendeteksi kemungkinan inflasi sudah memuncak, dan itu berarti ada harapan untuk Fed tidak perlu buru-buru menaikkan suku bunga. Di sisi lain, kenaikan emas belum sepenuhnya kuat. Apalagi saat ini pasar akan sangat sensitif pada data ekonomi. Sesuai arahan Warsh, sikap Fed akan bergantung pada data ekonomi. Minimnya forward guidance dari Fed membuat pasar harus mulai fokus dengan setiap perkembangan data ekonomi, terutama inflasi ke depan, atau jika melihat tanda-tanda lain dari NFP yang dirilis Kamis depan. Weekly ditutup hammer, sedangkan daily ditutup morning star yang biasanya mendukung untuk rebound lebih lanjut. Bullish divergence daily juga mendukung rebound. Tapi data NFP yang lebih kuat bisa menggagalkan kenaikan tersebut, dan mengancam zona 3950.

Daily Trend : Bullish
Weekly Trend : Limited Bearish
(R) : 4240, 4430, 4640
(S) : 3959, 3886, 3700

Daily Trend : Limited Bullish
Weekly Trend : Bearish
(R) : 77.80, 83.24, 87.00
(S) : 68.60, 62.00, 54.00

Gap Awal Perang Resmi Ditutup, Risiko Geopolitik Diharapkan Tidak Membuat Minyak Kembali Naik

Kita sudah mendengar naik turunnya risiko geopolitik pasca MoU gencatan senjata 60 hari ditandatangani. Tapi keduanya tetap dalam perjanjian yang sama sehingga serangan AS terbaru ke Iran di akhir pekan tidak diharapkan mengubah ataupun membuat kedua pihak keluar dari kesepakatan tersebut. Weekly candle ditutup bearish, membuka peluang untuk penurunan lebih lanjut. Jika ketegangan AS-Iran bisa dihindari, maka peluang penurunan bisa berlanjut, tidak terhenti di 68 hanya untuk menutupi gap awal perang Iran 28 Februari 2026. Namun, daily RSI oversold sehingga membuka ruang untuk rebound. Jika ini terjadi, maka resistance 77-78 dianggap paling potensial, dan diharapkan menjadi area kenaikan terjauh jika diasumsikan AS-Iran kembali memanas. Sebaliknya, jika ketegangan itu sesaat, maka tekanan di bawah 68 berpeluang lanjut hingga zona 65 yang terdekat, atau zona 60 yang terjauh dan juga potensial. Gencatan senjata AS-Iran jadi kunci utama. Selama eskalasi tidak sampai membatalkan gencatan senjata keduanya, maka kenaikan oil diperkirakan akan relatif terbatas.


EURUSD | GBPUSD | USDJPY | INDEKS USD

Weekly Forex Outlook

euro-inflation-interest
EURUSD

Head & Shoulders weekly chart sepertinya mulai menunjukkan pertanda akan terwujud setelah penutupan minggu lalu tembus di bawah 1.14000. Area ini merupakan neckline yang diwaspadai sejak 2 minggu terakhir. Secara teori berarti tekanan turun cenderung berlanjut minggu depan. Area support 1.11460 akan menjadi target tengah jika tekanan terus berlanjut di bawah 1.13800. Sebaliknya, jika dolar berbalik melemah, mungkin bisa menjadi bantuan bagi Euro rebound. Namun, CPI zona Euro kemungkinan bisa menjadi petunjuk seberapa perlu ECB lanjut naikkan suku bunga. Data yang lemah akan membuat Euro lanjut melemah

Resistance :  1.14729, 1.16400, 1.18000

Support  :  1.11450, 1.09250, 1.07170

Outlook : Bearish

uk-economy-inflation-rate
GBPUSD

Weekly candle ditutup spinning tops, biasanya menandakan “wait and see” karena bearish dan bullish memiliki peluang yang sama. Tekanan berpeluang berlanjut jika GDP Inggris dirilis lebih lemah. Sebaliknya, jika GDP lebih baik, maka pound berpeluang rebound, sekaligus menandakan support trendline di 1.31890 yang tetap kuat sehingga gagal tembus. Meski demikian, tekanan belum sepenuhnya terhindar, apalagi jika dolar berhasil menguat pasca data NFP Kamis. Semua akan terfokus pada data ekonomi AS yang diperkirakan akan menjadi penggerak utama pasar minggu depan.

Resistance :  1.33500, 1.35880, 1.37800

Support  :  1.30000, 1.29400, 1.27440

Outlook : Bearish

yen-banknotes
USDJPY

Kabar baiknya, daily candle ditutup bearish. Kabar buruknya, tekanan turun belum juga muncul dan bahkan ancaman kenaikan cenderung kembali terbuka. Apalagi jika data AS dirilis lebih kuat, maka hal itu akan membuat Yen kembali dalam masalah. USDJPY bisa berlanjut tembus di atas 162, dan mungkin untuk pertama kalinya akan lanjut hingga zona 163-164. Meski Katayama memberi peringatan tentang intervensi, tapi situasinya akan cukup sulit untuk membuat Yen menguat jauh lebih dalam sehingga bisa menekan USDJPY hingga di bawah 160 jika hanya berupa intervensi verbal. Yen butuh penyokong yang lebih kuat sehingga bisa mendukung penguatan. Data AS yang lemah + intervensi aktual akan lebih menguntungkan bagi Yen

Resistance :  162.500, 163.000, 165.000

Support : 160.300, 158.910, 157.500

Outlook : Limited Bullish

usdollar-economy
INDEKS USD

Dolar ditutup melemah di sesi perdagangan hari Jumat setelah pasar mencerna data PCE sebelumnya sebagai tanda-tanda memuncaknya inflasi, didukung oleh penurunan harga minyak di bawah $70 per barel. Secara teori hal itu mendukung untuk berkurangnya tekanan inflasi sehingga ekspektasi kenaikan suku bunga Fed relatif mereda. Di sisi lain weekly candle ditutup bullish, meski ada sedikit harapan bahwa candle yang dimaksud cenderung mirip shooting stars. NFP akan menjadi penentu di hari Kamis. Data yang lebih lemah bisa mendukung skenario bearish. Sedangkan data yang lebih kuat akan mendukung kenaikan lebih lanjut

Resistance :  101.500, 102.000, 102.700

Support :  100,000, 99.000, 98.000

Outlook : Bullish

NIKEI | HANGSENG | NASDAQ | DOWJONES

Weekly CFD Indices Outlook

japan-asset-inflation
NIKKEI

Candle daily ditutup bearish, dan EMA 20 di 68400 bisa terancam ditembus, dengan menargetkan penutupan gap yang sempat tercipta di 12 Jun 2026, dengan area 67275 sebagai target. Sedangkan weekly juga ditutup bearish, dan RSI yang oversold membuatnya semakin riskan untuk terjadi penurunan yang lebih tajam. Jika Nasdaq AS tetap dalam tekanan, maka Nikkei juga berpotensi ikut tertekan. Ini berarti butuh pemicu yang positif, dan itu berarti mengharapkan data NFP AS dirilis lebih rendah dari ekspektasi sehingga membuka peluang saham-saham mengalami rebound. Tapi jangan lupakan juga dengan dampak dari risiko geopolitik yang masih membayangi

Resistance : 70770, 71700, 73760

Support  :  68780, 67490, 65945

Outlook : Bearish

hongkong flag
HANG SENG

Candle weekly ditutup bearish untuk kedua kalinya skala mingguan sehingga ancaman dari tekanan turun sepertinya masih mendominasi. Hal ini akan berlanjut jika support 22530 ditembus. Peluang ini bisa diredam seandainya stimulus paket 3 yang direncanakan cair di akhir bulan Juni benar terwujud. Permintaan domestik China cenderung lemah sehingga butuh suntikan stimulus untuk membuatnya bangkit. Selama itu tidak terwujud, maka tekanan bearish akan lanjut mendominasi. Area 21230 kemungkinan menjadi tujuan, dan diharapkan sebagai target terjauh, sebelum akhirnya stimulus akhir bulan bisa mencegah atau minimal menahan penurunan lebih lanjut yang dikhawatirkan. Sebaliknya, bullish butuh minimal untuk indeks kembali di atas 23600.

Resistance : 23600, 24444, 25500

Support  :  22500, 22000, 21300

Outlook : Bearish

stock-market-data-analysis
NASDAQ

Indeks butuh kabar baik yang bisa meredam lanjutnya tekanan turun, terutama bagi sektor teknologi. Hal ini karena daily maupun weekly sama-sama ditutup bearish, dan sama-sama terancam oleh potensi double top besar. Zona 28228 akan menjadi support neckline yang perlu diwaspadai. Tembus zona ini akan membuka peluang rentetan penurunan lebih lanjut yang akhirnya membuat Nasdaq luluh lantak. Zona 27800 dan 26890 akan menjadi target berikutnya jika 28228 ditembus. Tapi jika data NFP dirilis lebih lemah, mungkin ini akan menjadi kabar bagus untuk Nasdaq. Data yang lemah akan meredam kekhawatiran kenaikan suku bunga Fed dalam waktu dekat, sehingga Nasdaq membuka peluang untuk rebound.

Resistance : 30000, 30800, 31500

Support : 28950, 27810, 26880

Outlook : Bearish

us-flag-arrow-up
DOW JONES

Dow mengakhiri sesi perdagangan Jumat dengan penutupan lebih rendah dibanding sehari sebelumnya. Pertanda secara teknis peluang turun bisa terjadi di pembukaan Senin dengan zona support 51583 sebagai target potensial. Tapi weekly candle ditutup bullish yang mirip shooting star. Secara teori ini mengindikasikan peluang pembalikan turun yang bisa saja terjadi semakin parah jika NFP dirilis lebih baik dari ekspektasi. Dan zona penurunan bisa lanjut mengancam sampai zona terjauh 50600. Sebaliknya, jika NFP dirilis lebih lemah, maka ini akan menjadi kabar baik bagi saham, dan peluang rebound bisa kembali lirik zona 53000

Resistance : 52500, 53000, 53500

Support : 51400, 51000, 50500

Outlook : Limited Bearish

Disclaimer:

Seluruh pernyataan dan ekspresi yang disampaikan sebagai prakiraan dan analisa adalah semata-mata bertujuan informatif dan tidak dimaksudkan sebagai nasihat investasi. Pendapat yang disampaikan dapat berubah tanpa pemberitahuan. Pasar Valuta Asing, Kontrak Berjangka, Komoditi & CFD (Contract For Difference) bersifat volatile dan berisiko tinggi.


Masih ragu dan memiliki pertanyaan lainnya ?

Kantor Pusat
Menara Batavia Lt. 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126,
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Berlangganan Newsletter Agrodana:
Ikuti Kami
facebook agrodanayoutube agrodanainstagram agrodana
agrodana iosagrodana android
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan
/ Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Ikuti Kami
alt=""alt=""alt=""
Kantor Pusat
Menara Batavia Lt 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126, Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Email:  [email protected]Whatsapp: +6281-988-3777
Berlangganan Newsletter Agrodana :
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan / Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Whatsapp Non Klien
crossmenuchevron-down