logo agrodana futures official
Buka Akun

Yen Bergerak Menguat Karena Kemungkinan Intervensi di Akhir Tahun

  -  31-Dec-2024

Dolar sedikit pulih terhadap mata uang lainnya kecuali terhadap Yen di akhir tahun ini. Prospek pertumbuhan ekonomi yang pesat di tahun 2025 di bawah agenda ekonomi Trump yang akan menjadi presiden AS untuk kedua kalinya dikhawatirkan akan kembali memicu inflasi kembali naik. Sehingga Federal Reserve dalam pertemuan moneter terakhirnya mengurangi proyeksi penurunan suku bunga acuannya menjadi setengahnya dari 4 kali atau sebanyak 100 bps menjadi hanya 2 kali sebanyak 50 bps di tahun 2025 nanti. Bahkan pelaku pasar meyakini Fed hanya akan memangkas suku bunga acuan sebanyak 35 bps dan bukan 50 bps guna mengendalikan inflasi tersebut. Sementara di belahan dunia lainnya prospek ekonomi justru memburuk seiring dengan akan dikenakan kenaikan tarif impor oleh pemerintah AS dan kemungkinan kebijakan lain yang berpeluang menghambat laju pertumbuhan ekonomi sehingga bank sentral akan terus menurunkan suku bunga acuan guna mendongkrak perekonomian. Perbedaan prospek kebijakan moneter tersebut menjadi penggerak pasar di tahun 2025 nanti yang secara jelas menjadi daya tarik mata uang dolar. Data ekonomi jelang tutup tahun cukup mixed dengan data indeks manufaktur PMI negara bagian Chicago yang turun tajam dari 40.2 menjadi 36.9 yang lebih buruk dari perkiraan naik 42.7. Sektor manufaktur masih belum pulih sejak pandemi berakhir. Sementara data sektor perumahan positif dengan angka penjualan rumah yang tertunda mengalami kenaikan 2.2% yang jauh melampaui perkiraan turun 0.9% meski data periode sebelumnya direvisi menurun dari 2.0% menjadi hanya 1.8%. Hari ini merupakan hari terakhir di tahun ini dan diperkirakan volume perdagangan semakin menuurun dengan hanya ada data indeks harga perumahan.

Yen berlanjut menguat terhadap dolar seiring dengan spekulasi akan dilakukannya langkah intervensi oleh pemerintah Jepang. Pada akhir pekan lalu Menteri Keuangan Jepang - Katsunobu Kato menyampaikan pandangannya terhadap mata uang Yen yang kembali cenderung melemah dengan mengatakan jika pemerintah Jepang siap beraksi jika pergerakan mata uang Yen terlalu cepat dan tidak menggambarkan kondisi fundamental ekonomi di Jepang. Pernyataan ini diduga ada kemungkinan pemerintah Jepang akan melakukan intervensi di saat pasar sepi seperti di akhir tahun saat ini. Selain itu juga semakin santernya isu seputar prospek Bank Sental Jepang (BOJ) yang akan segera menaikkan suku bunga acuannya dalam waktu tidak lama lagi. Hal ini tercermin dalam nota pertemuan moneter BOJ pekan lalu yang menunjukkan sejumlah pejabat BOJ menghendaki kenaikan suku bunga acuan secepatnya guna mengantisipasi angka inflasi yang cenderung naik.

Euro masih cenderung melemah terhadap dolar seiring dengan sentimen negatif seputar kondisi politik, ekonomi dan ancaman perdagangan dengan AS mendatang. Kondisi ekonomi yang terus menurun membuat Bank Sentral Eropa (ECB) diperkirakan masih akan terus menurunkan suku bunga acuan guna memicu pertumbuhan ekonomi agar menjadi lebih baik. Setelah memangkas suku bunga acuan sebanyak 4 kali di tahun ini, ECB diperkirakan masih akan memangkas serupa di tahun depan. Cukup jauhnya perbedaan proyeksi pemangkasan dibandingkan dengan Fed membuat sentimen negatif terhadap aset-aset Euro. Sementara kondis politik di Jerman masih akan terus mewarnai pergerakan mata uang Euro setidaknya hingga pemilu dini di bulan Februari mendatang. Sedangkan di Prancis pengangkatan Perdana Mentari yang baru masih belum menjamin stabilitas politik seiring dengan posisi oposisi yang sangat kritis di bawah pimpinan Marine Le Pen yang menjadi rival utama Presiden Macron dalam pemilu Prancis lalu. Hari ini tidak ada data ekonomi yang akan dirilis.

Poundsterling sedikit melemah terhadap dolar seiring dengan performa ekonomi yang lumayan baik dan langkah Bank Sentral Inggris (BOE) yang terus mempertahankan suku bunga acuannya. Inflasi di Inggris yang terus membandel membuat BOE menjadi bank sentral yang paling sedikit memangkas suku bunga acuan di antara negara G10 selain Jepang. Sehingga membuat Goldman Sachs mengecualikan Inggris dari bank sentral yang terus bergerak menyesuaikan dengan inflasi. Hal ini dikarenakan inflasi yang relatif stabil dan kecenderungan naik terutama di sektor jasa yang terus diawasi oleh BOE. Dan perbedaan suku bunga masih menjadi daya tarik bagi pelaku pasar menjelang ketidakpastian ekonomi global karena agenda ekonomi pemerintah AS yang baru nanti. Meski demikian Bank Sentral Inggris (BOE) diperkirakan akan segera menurunkan suku bunga acuan kembali, terlebih setelah anggota voting untuk pemangkasan bertambah dari 1 orang menjadi 3 orang. Kemungkinan besar jumlah voting akan semakin bertambah. Hari ini tidak ada data ekonomi.

Cek info lain di:
https://agrodana-futures.com/
https://t.me/AGROdanaOFFICIAL
https://instagram.com/agrodanafuturesofficial
https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial


Masih ragu dan memiliki pertanyaan lainnya ?

Kantor Pusat
Menara Batavia Lt. 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126,
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Berlangganan Newsletter Agrodana:
Ikuti Kami
facebook agrodanayoutube agrodanainstagram agrodana
agrodana iosagrodana android
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan
/ Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Ikuti Kami
alt=""alt=""alt=""
Kantor Pusat
Menara Batavia Lt 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126, Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Email:  [email protected]Whatsapp: +6281-988-3777
Berlangganan Newsletter Agrodana :
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan / Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Whatsapp Non Klien
crossmenuchevron-down