logo agrodana futures official
Buka Akun

Yen Melemah, Pasar Antisipasi Kemungkinan Intervensi Dari Bank Sentral Jepang

  -  24-Jun-2024
japan-economy

Dolar berlanjut menguat terhadap sejumlah mata uang lainnya seiring dengan data ekonomi di AS yang masih solid dan sikap hati-hati Fed dalam memutuskan untuk menurunkan suku bunga dibandingkan dengan bank sentral lainnya. Data PMI di sektor manufaktur dan jasa yang dirilis Jumat pekan lalu menunjukkan keduanya meningkat melampaui angka ambang batas ekspansif 50. PMI di sektor manufaktur naik menjadi 51.7 yang lebih baik dari perkiraan 51.0 dan data periode sebelumnya juga direvisi membaik dari 50.9 menjadi 51.3. Begitu pula PMI di sektor jasa yang meningkat lebih tajam dari 54.8 menjadi 55.1 yang jauh lebih baik dari perkiraan turun 53.4. Ini merupakan angka terbaik dalam lebih dari 2 tahun terakhir atau lebih tepatnya dalam 26 bulan terakhir yaitu sejak April 2022 yang lalu dan menjadi sinyal bahwa kuartal kedua tahun ini di AS ekonomi masih kuat. Data lain di sektor perumahan juga positif dengan angka penjualan rumah tersedia meningkat 4.11M yang lebih baik dari perkiraan turun 4.08M dari periode sebelumnya 41.4M. Sedangkan Leading Index juga membaik dari -0.6% menjadi -0.5% walau tidak sebaik yang diperkirakan hingga -0.4%. Dengan performa ekonomi yang masih baik ini dan sektor tenaga kerja yang juga relatif kuat sementara tekanan harga cenderung turun sehingga diperkirakan angka inflasi juga akan semakin menurun. Namun Fed diperkirakan masih akan mempertahankan suku bunga acuannya untuk beberapa waktu lebih lama. Dalam pertemuan moneter FOMC terakhir pada beberapa waktu lalu, proyeksi Fed hanya akan menurunkan suku bunga acuan sebanyak 1 kali sepertinya mulai dapat dicerna oleh pasar. Spekulasi akan langkah pemangkasan suku bunga pada bulan September mendatang juga semakin menurun. Pekan ini akan dirilis data Kepercayaan Konsumen, Durable Goods Order dan data Pertumbuhan Ekonomi GDP serta indikator inflasi Personal Consumption Expenditure (PCE). Sejumlah pejabat Fed juga dijadwalkan akan memberikan pidato di berbagai peristiwa dan tempat berbeda.  

Yen terus melemah tajam terhadap dolar mendekati level 160 dimana otoritas keuangan Jepang melakukan intervensi pada bulan April lalu. Dimana Bank Sentral Jepang (BOJ) mengucurkan dana senilai Â¥9.8 triliun atau setara dengan $61.64 miliar untuk menurunkan mata uang Yen dari 160 menjadi 151 per USD. Mata uang Yen terus tertekan setelah BOJ dalam pertemuan moneter beberapa pekan lalu menunda kebijakan untuk mengurangi  pembelian obligasi hingga pertemuan moneter berikutnya di bulan Juli mendatang. Didukung oleh data ekonomi di AS yang masih solid membuat mata uang dolar terus menguat. Dengan melemahnya mata uang Yen, otoritas keuangan Jepang kembali menyuarakan memiliki dana tidak terbatas untuk melakukan intervensi dan kembali membuka peluang untuk melakukan intervensi seperti yang dilakukan pada bulan April lalu. Wakil Menteri Keuangan urusan Hubungan Internasional - Masato Kanda Jumat lalu mengatakan Bank Sentral Jepang (BOJ) siap bertindak agresif melawan spekulan yang menyebabkan mata uang Yen bergerak volatil. BOJ juga membuka wacana peluang untuk menaikkan suku bunga acuan pada pertemuan moneter menyusul data inflasi yang mulai kembali meningkat. Hari ini akan dirilis nota pertemuan moneter BOJ yang akan memberikan gambaran lebih jelas pembahasan yang terjadi pada pertemuan moneter tersebut.

Euro juga cenderung tertekan seiring dengan menguatnya mata uang dolar terlebih setelah data aktifitas ekonomi di kawasan ini yang masih mengalami kesulitan dalam pemulihan. Data PMI di sektor manufaktur masih terus saja mengalami kontraksi di bawah ambang batas 50 sejak Juni tahun 2022 yang lalu. Dan di sektor jasa juga kembali turun dari 53.2 menjadi 52.6 yang lebih jelek meleset dari perkiraan meningkat 53.5. Sementara di Jerman maupun Prancis, data aktifitas manufaktur dan jasa masing-masing mengalami penurunan di kedua negara utama Uni Eropa tersebut. Hari ini akan dirilis data iklim bisnis dari IFO di Jerman dan data yang sama dari NBB di Belgia. Sedangkan data kepercayaan konsumen baru akan dirilis pada hari Rabu dan data inflasi di berbagai negara anggota Uni Eropa akan dirilis pada hari Jumat nanti. Pasar masih menunggu hasil pemilu di Prancis yang dijadwalkan pada akhir pekan ini.

Poundsterling juga melemah terhadap dolar hingga level terendah dalam 5 pekan terakhir meskipun data ekonomi cukup positif. Data Retail Sales di Inggris meningkat tajam ke 2.9% jauh melampaui perkiraan naik 1.6% dan data periode sebelumnya juga direvisi membaik dari -2.3% menjadi hanya -1.8%. Kepercayaan Konsumen dari GfK juga meningkat meski masih negatif dari -17 menjadi -14 yang lebih baik dari perkiraan hanya membaik -16. Hutang Sektor Publik juga berkurang menjadi hanya 14.1B yang lebih baik dari perkiraan 14.5B dan data periode sebelumnya juga direvisi semakin menurun dari 19.5B menjadi hanya 17.5B. Satu-satunya data negatif adalah data PMI di sektor jasa yang turun dari 52.9 menjadi 51.2 yang lebih jelek dari perkiraan meningkat 53.0. Namun masih dalam zona ekspansif di atas ambang batas 50. Sedangkan di sektor manufaktur masih positif naik dari 51.2 menjadi 51.4 sedikit lebih baik dari perkiraan naik 51.3. Pekan lalu Bank Sentral Inggris (BOE) memutuskan untuk tetap mempertahankan suku bunga acuannya. Dan belum memberikan indikasi akan segera menurunkan suku bunga acuannya setelah Gubernur BOE - Andrew Bailey tidak seoptimis sebelumnya. Hari ini akan dirilis data Industrial Order Expectation. Sedangkan data penting pekan ini berupa pertumbuhan ekonomi GDP baru akan dirilis pada hari Jumat di penghujung pekan ini. Pidato dari Gubernur BOE - Bailey di hari Kamis mendatang juga akan menjadi perhatian pasar.


Masih ragu dan memiliki pertanyaan lainnya ?

Kantor Pusat
Menara Batavia Lt. 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126,
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Berlangganan Newsletter Agrodana:
Ikuti Kami
facebook agrodanayoutube agrodanainstagram agrodana
agrodana iosagrodana android
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan
/ Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Ikuti Kami
alt=""alt=""alt=""
Kantor Pusat
Menara Batavia Lt 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126, Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Email:  [email protected]Whatsapp: +6281-988-3777
Berlangganan Newsletter Agrodana :
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan / Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Whatsapp Non Klien
crossmenuchevron-down