US Treasury Yield 10-tahun ditutup hanging man untuk kedua kalinya secara beruntun. Tapi dolar justru tetap menguat sehingga menimbulkan asumsi bahwa saat ini pasar relatif memilih USD sebagai safe haven, sedangkan emas relatif terbebani oleh penurunan di pasar saham sehingga harus melikuidasi untuk menutupi kerugian di pasar saham.
Di sisi lain, pasar pun diperkirakan mulai mengantisipasi efek data PCE AS yang baru akan dirilis besok malam. Investor kelihatannya belum berani berspekulasi jauh terkait hal tersebut, mengingat sikap Fed yang hawkish minggu lalu lebih menekankan kekhawatiran pada inflasi yang tetap tinggi. Sedangkan situasi AS dan Iran sejauh ini bisa dikatakan relatif lebih dingin, meskipun tidak ditemukan perkembangan lebih lanjut dari diplomasi kedua negara.
Pasar โPrice Inโ 2-3 Kali Kenaikan Suku Bunga Fed
Setelah Kevin Warsh memberi isyarat hawkish di pertemuan perdananya minggu lalu, pasar menjadikan hal itu sebagai narasi utama, bahwa Fed saat ini sedang berfokus pada pengendalian inflasi. Narasi itu membuat pasar mulai memperhitungkan 2-3 kali kenaikan suku bunga Fed yang bisa terjadi di September hingga Desember 2026. Emas cenderung negatif di lingkungan suku bunga tinggi karena investor cenderung memilih aset yang memberikan imbal hasil daripada emas.
Di sisi lain, hal ini mungkin saja akan diredam jika data inflasi PCE besok malam menunjukkan angka yang relatif lunak. Core PCE diperkirakan naik dari 0.2% ke 0.3% m/m, sedangkan core PCE basis tahunan diperkirakan naik dari 3.3% ke 3.4% y/y, dan PCE utama naik dari 3.8% menjadi 4.0% y/y. Angka yang lebih panas akan membuat pasar semakin memperhitungkan kenaikan suku bunga Fed yang lebih cepat sehingga akan menekan emas. Sebaliknya, angka yang lebih rendah akan menjadi angin segar yang meredam kekhawatiran kenaikan suku bunga tersebut, sehingga emas punya harapan untuk rebound.
UBS Perkirakan Disinflasi Akan Kembali
Di sisi lain, UBS menilai bahwa ekspektasi pasar terhadap 2 kali kenaikan suku bunga Fed sampai April terlalu agresif. Mereka justru memperkirakan periode penahanan suku bunga yang lebih lama sebelum akhirnya pemangkasan suku bunga di 2027 kembali muncul karena disinflasi akibat tarif dan melemahnya pertumbuhan kembali berlanjut.
UBS meyakini bahwa probabilitas untuk kenaikan suku bunga Fed dalam waktu dekat relatif rendah, dan memperkirakan akan ada periode penundaan yang cukup lama sebelum beralih ke suku bunga yang lebih rendah di tahun 2027.
Alasan UBS sederhana. Bank tersebut melihat munculnya disinflasi pada barang-barang inti dalam data CPI bulan Mei, dengan dampak tarif yang mulai mereda di kategori-kategori yang sensitive pada harga sehingga mereka menilai hal itu bisa menurunkan tren inflasi sekitar 0.8 persentase selama 1 tahun ke depan.
UBS juga memperkirakan kondisi pertumbuhan AS yang melemah akan muncul kembali di paruh kedua 2026, didorong oleh berkurangnya dukungan fiskal dan pertumbuhan pendapatan riil yang lemah sehingga membebani konsumsi rumah tangga. Hal ini bisa menjadi hambatan untuk pengetatan kebijakan moneter lebih lanjut.
Fokus Malam Ini
Pasar akan mencermati lebih dulu data new home sales di malam nanti jam 21.00 WIB. Data yang lemah akan memberikan kesempatan untuk emas rebound di malam hari. Sebaliknya data yang lebih tinggi akan membuat emas kembali tertekan, dan sangat mungkin berlanjut di bawah 4000.
Tapi, pasar kemungkinan akan menahan diri untuk tidak terlalu agresif sampai data PCE dirilis hari Kamis. Pasar akan mencermati data ini sebagai penekanan dari Warsh sebelum memutuskan perubahan suku bunga ke depan.
Di sisi geopolitik, pasar akan terus memantau perkembangan lebih lanjut MoU AS dan Iran, termasuk apakah Israel akan tunduk pada Trump untuk hentikan perang dan menerima MoU tersebut.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!
Candlestick daily ditutup bearish, kenaikan kembali gagal setelah tertahan di 4198. Pagi ini bahkan penurunan sudah menjangkau 4050, cukup dekat dengan support 4023 (low 11 Jun 2026). Juga dekat dengan support psikologis 4000. Di sisi lain, jika 4000 ditembus, maka zona berikutnya yang mungkin dituju adalah 3998 (low 18 Nov 2025) dan 3886 (low 28 Okt 2025).
Sedangkan kenaikan minimal butuh penutupan di atas 4220 untuk membuka peluang rebound, sekaligus potensi double bottom (jika 4023 tidak ditembus). Tapi neckline untuk pola tersebut cukup jauh di kisaran 4382

Zona 4023 dan support psikologsi 4000 terancam. Bahkan bukan hanya disentuh, tapi juga ditembus jika tekanan tidak berkurang. Jika dalam 3-4 jam ke depan harga tetap berada di bawah 4100, maka fokus kita adalah tetap pertahankan sell dengan potensi terdekat 4000-4020. Dan bukan tidak mungkin kita akan segera melihat harga di bawah 4000 jika tekanan berlanjut di malam hari dengan zona 3975 (target bearish flag H1) dan 3886 (low 28 Okt 2025).
Sebaliknya, jika support psikologis bertahan di 4000, atau dengan kata lain sempat tembus di bawah 4000 (asumsi 3975) diikuti rebound cepat, maka dengan asumsi RSI oversol di malam hari kemungkinan terbuka untuk terjadinya rebound. Tapi trader perlu memastikan reversal candle lebih dulu untuk mendukung buy on dip tersebut.
3975 dan 3886 diperkirakan area demand yang lebih baik sehingga diharapkan penurunan akan diikuti rebound bertahap dari zona tersebut.

Per jam 11.20 WIB, harga berada di 4062.40 dengan high 4115.13, dan low 4050.50. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Commodity (Gold, Crude Oil) 24 Juni 2026 | PT. Agrodana Futures, strategi utama kami tetap mengincar sell di di zona 4168-4170 idealnya, karena mengasumsikan pullback akan terjadi untuk retest resistance kisaran 4168-4198. Tapi ternyata hal itu batal terjadi setelah double bottom di zona 4091 dan 4081 gagal karena harga tembus support 4080.
Meski demikian, strategi cadangan kami untuk sell saat tembus 4080/4081 berhasil dengan TP1 di 4070 dan TP2 4060, keduanya langsung disentuh. Saat ini harga sedikit rebound dari zona terendah 4050 ke 4066. Namun, kenaikan belum terlihat sebagai indikasi bullish reversal yang kuat, setidaknya untuk saat ini dan beberapa waktu ke depan.
Jika dalam 1-2 jam ke depanharga tetap di bawah 4100, maka sell bisa dipertimbangkan kembali di 4070-4090, dengan stop loss di atas 4100 (asumsi tembus 4115 adalah momentum untuk rebound lebih tinggi ke 4140 atau 4160an).
Untuk identifikasi buy on weakness, Trader perlu memastikan lebih dulu, diutamakan harus didukung oleh support 4000-4020 tidak ditembus (atau minimum zona kuning 4023-4047 tidak tembus), didukung oleh rsi yang oversold, dan tekanan turun mulai berkurang. Asumsi kami ini baru akan terjadi sore atau malam hari. Sedangkan di sesi Asia, tekanan diperkirakan masih relatif kuat.
Jika dalam 1-2 jam ke depan harga tidak turun di bawah 4000, maka trader bisa mulai pertimbangkan buy on dip, dengan asumsi pantulan diharapkan terjadi cepat setelah 4000 atau bahkan tembus di bawah 4000 lebih dulu. Lalu, indikasi kedua adalah rsi oversold (usahakan di bawah 20%) untuk memastikan kondisi oversold yang sangat kuat sehingga dorongan rebound pun efektif. Dan indikasi ketiga adalah reversal candle. Pastikan candle membentuk long lower shadow (menandakan rejection kuat di zona support psikologis), atau hammer, atau jauh lebih baik membentuk bullish engulfing (2 candle terakhir : bearish โ long bullish).
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Opsi SELL on Rally
Entry: 4168.00 โ 4170.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4145.00 ($20 - $22)
((Alternatif Follow SELL jika tembus 4023 (update), target terdekat 4013, terjauh 4003, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4180.00 ($10 - $12)
(ideal 7-8 poin di atas 4180.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY jika support tidak ditembus
Entry : 3980.00 โ 3982.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4002.00 ($20 - $22)
Stop Loss: 3970.00 ($10 - $12)
(ideal SL 7-8 poin di bawah 3968)
Risk Reward: 1: 2
Copyright ยฉ 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures



