Imbal hasil obligasi AS tenor 10-tahun tutup sehubungan libur perayaan Marthin Luther King day, sedangkan dolar AS justru melemah karena kurangnya pemicu di malam hari, dan situasi geopolitik yang berubah-ubah setelah ketegangan akibat tarif tambahan untuk Eropa yang diumumkan di akhir pekan. Hal ini tidak otomatis membuat emas leluasa, karena di sisi lain diharapkan bergerak beriringan sebagai safe haven bersama dolar di saat situasi ketegangan geopolitik meningkat.
Pasar masih menanti perkembangan lebih lanjut seputar Greenland dan juga Iran. Informasi yang berkembang saat ini adalah bahwa Trump semakin menuding Denmark tidak akan mampu menghadapi Rusia sehingga perlu AS untuk mengelola Greenland. Sedangkan Uni Eropa ditekankan untuk fokus ke Ukraina daripada Greenland. Namun, perkembangan lebih lanjut, termasuk reaksi pasar AS yang baru aktif, kemungkinan baru akan terlihat nanti malam. Volatilitas diperkirakan mulai aktif hari ini.
Trump Salah Informasi Tentang Pasukan Eropa di Greenland
Salah satu yang juga mungkin dianggap membuat situasi Greenland cenderung sedikit mereda adalah laporan yang menyebut bahwa Donald Trump dalam percakapan telpon dengan PM Inggris Keir Starmer menyebut bahwa ia mungkin sudah menerima “informasi yang salah” terkait penempatan pasukan Eropa di Greenland. Hal ini membuat pejabat Inggris melihat adanya ruang untuk de-eskalasi terkait Greenland.
Meski demikian, itu tidak serta merta menyelesaikan kekisruhan yang ditimbulkan. Perselisihan yang lebih luas antara AS dan Eropa tetap belum terselesaikan. Ancaman tarif Trump tetap berlaku, dan mulai diberlakukan 1 Februari sebesar 10%, dengan konsekuensi bisa naik menjadi 25% per 1 Juni jika tuntutan Trump tentang Greenland tidak dipenuhi.
Di sisi lain, tarif balasan Eropa untuk AS senilai $93 miliar yang sempat dibekukan Agustus 20256, akan otomatis berlaku jika kedua pihak tidak menemukan kesepakatan.

Fokus Malam ini
Dengan aktifnya market AS, maka volatilitas diperkiran mulai meningkat, terutama di malam hari. Dengan catatan bahwa situasi geopolitik terkait Greenland berhembus di akhir pekan, maka reaksi market AS sampai saat ini belum terlihat sehingga kami waspadai kemungkinan reaksi pasar AS yang akan negatif untuk risk asset, dan berarti positif untuk emas.
Meski demikian, tidak ada data ekonomi AS di malam nanti sehingga geopolitik tetap dicantumkan sebagai faktor utama tambahan untuk malam ini.
Risk event lain adalah Forum Ekonomi Global Davos yang diadakan 19-23 Januari 2026. Pertemuan tersebut akan dihadiri Presiden dan juga Gubernur Bank Sentral di mana mereka akan membahas perkembangan terbaru terkait ekonomi global. Melihat situasi 2025 yang lalu, Trump menjadi pusat perhatian saat menyebut ingin turunkan harga minyak. Meski saat itu banyak penentangan, tapi harga minyak benar-benar turun. Dan Pidato Trump kemungkinan akan menjadi paling sentral, dan diagendakan besok malam.
Trump akan kembali disorot, terutama pasca serangan mendadaknya ke Venezuela, yang berujung pada penangkapan Maduro dan istri, juga diambil alihnya minyak Venezuela oleh AS. Hal serupa juga dikhawatirkan terkait Colombia, Meksiko dan sampai Greenland.
Dari sisi data ekonomi, GDP dan PCE AS adalah yang utama, diikuti inflasi zona Eropa dan Inggris, lalu keputusan suku bunga BOJ. Semua itu berpotensi membuat emas juga cukup sensitif pada hasil data. Namun, mengingat faktor geopolitik yang sensitif, maka dikhawatirkan reaksi atau respon pasar terkait data ekonomi kemungkinan terbatas selama ketidakpastian geopolitik terus membayangi..
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup bullish setelah pembukaan gap kemarin membuat emas langsung cetak ATH baru 4690. Meski sempat turun, tapi penurunan di sesi Eropa sampai penutupan New York tercatat tidak lebih rendah dari swing low pagi hari sesi Asia. Emas bergerak dari 4655 sampai 4675 sampai penutupan. Dengan kondisi ini berarti bullish kemungkinan masih ada potensi berlanjut. Namun, RSI pada daily chart masih menunjukkan puncak ke-2 yang lebih rendah (lower high) dibanding puncak ke-1, sedangkan harga justru lebih tinggi (higher high). Hal ini menjadi penting untuk mengantisipasi peluang koreksi turun ataupun profit taking yang bisa terjadi sewaktu-waktu.
Support terdekat saat ini zona 4650-4655 dan terjauh 4600-4618. Sedangkan resistance terdekat saat ini 4690 dan 4700, dan terjauh 4764-4777. Dengan market AS kembali aktif pasca libur di hari Senin, maka geopolitik akan kembali menjadi concern utama selama tidak ada data ekonomi AS yang dirilis.

Di H4, tidak ada penutupan gap yang terjadi sampai malam hari. Ini berarti kembali mengulang apa yang terjadi di 2 minggu sebelumnya secara berturut-turut, di mana emas di buka gap up dipicu geopolitik di akhir pekan sebelumnya, tapi tidak terjadi penutupan gap di hari yang sama. Secara umum, bullish diperkirakan masih akan berlanjut, dan penembusan 4690 akan menjadi pemicu untuk dorongan kenaikanyang lebih tinggi.
Secara teknis, belum banyak perubahan. Perhitungan kami masih melihat bahwa penurunan Jumat kemarin adalah bagian dari koreksi wave (2) sehingga kenaikan saat ini (yang juga dibantu gap up pagi tadi) mulai memasuki kenaikan wave (3) yang berarti strategi buy tetap diutamakan. Proyeksi kenaikan melirik zona FE 61.8% 4764, meskipun tidak akan mudah karena secara teknis akan ada beberapa area resistance yang mungkin menghambat. Area 4690, 4700, 4720 dan 4740 adalah beberapa round number resistance yang bisa saja menghambat laju kenaikan tersebut.
Skenario bullish tetap dominan, dengan anggapan bahwa hitungan mulai memasuki wave (3), sehingga potensi swing low ataupun koreksi turun diperkirakan terbatas. Ini akan didukung selama situasi geopolitik tetap panas untuk beberapa waktu ke depan. Zona 4650-4655 (swing low sampai malam tadi), 4634-4642, 4610-4618 (low kemarin), dan 4580-4598 (closing Jumat) akan menjadi area-area penting yang bisa dipertimbangan sebagai zona buy on dip/correction.
Sebaliknya, skenario bearish juga belum berubah signifikan, akan dominan jika terjadi kesepakatan antara AS dan Uni Eropa tentang Greenland, atau AS tarik kapal pengangkut pesawat perangnya dari Timur Tengah. Kondisi ini akan mendukung penurunan lebih jauh, target minimal low hari Jumat 4536, area yang dianggap penurunan terakhir sebelum Trump umumkan tarif tambahan untuk negara-negara Eropa dan memicu kekhawatiran perang dagang baru. Atau area penurunan terjauh zona coklat 4481-4517

Per jam 11.25 WIB, harga berada di 4686.52 dengan high 4687.15, dan low 4659.45. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Forex, Gold (XAUUSD) 20 Januari 2026, rekomendasi area buy tetap sama, dengan asumsi bahwa harga membentuk pola rectangle (sideway di zona 4650-4675) dan diharapkan cenderung tembus resistance untuk lanjutkan kenaikan sebagai pola bullish rectangle. Dan saat artikel ditulis harga mulai bergerak ke 4687, yang berarti strategi alternatif “buy on breakout/follow buy” saat tembus 4680 mulai berjalan.
Target terdekat dari penembusan 4680 adalah 4690, dan terjauh diharapkan tembus 4700-an untuk potensi ke zona 4715.
Secara teknis, ini berarti range mulai berkembang dengan kondisi mulai bergerak naik. Tapi waspada dengan zona ATH 4690. Kita perlu indikasi lebih lanjut dari rectangle tersebut dari penembusan area 4690 supaya target berjalan optimal dari pola bullish rectangle tersebut. Dengan pasar AS mulai aktif nanti malam, maka diharapkan penembusan ke atas cenderung valid breakout daripada false breakout. Artinya, di malam hari peluang kenaikan diperkirakan tetap berlanjut.
Jika candle H1 berhasil close di atas 4690, maka buy bisa dilakukan saat retest zona 4680-4685, dan target melebar ke zona 4716. Dan jika sesuai perkiraan untuk reaksi market AS nanti malam, diharapkan lanjut melebar dengan melirik zona 4764 dan 4770.
Sebaliknya, aksi profit taking bisa saja membayangi di malam hari sehingga skenario sell bisa dipertimbangkan. Tapi kondisi ini diperkirakan hanya akan membuat emas turun sampai kisaran 4655 atau 4642. Dengan catatan terjadi rejection kuat di zona resistance 4710-4715, dan tidak ada tanda-tanda geopolitik kembali memanas.
Meski market AS kembali aktif nanti malam, tapi tidak ada data ekonomi yang akan dirilis dari AS sehingga fokus diperkirakan akan tetap tertuju pada perkembangan situasi AS-Eropa terkait ketegangan baru dari ancaman tarif tambahan Trump untuk 8 negara Eropa yang menentang pembelian Greenland oleh AS..
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY dekat support
Entry: 4653.00 – 4655.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4667 ($12 - $14)
(Alternatif Follow BUY jika tembus 4680, target terdekat 4690, terjauh 4715, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4647.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 4646.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi SELL on Rally
Entry : 4638.00.00 – 4640.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4626.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 4646.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 4645)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Imbal hasil obligasi AS tenor 10-tahun bergerak naik di hari Jumat dan ditutup bullish, sedangkan dolar AS naik terbatas sampai penutupan sesi NY saat itu. Emas di Jumat malam sempat terkoreksi tajam hingga 4536 karena minimnya kabar tentang situasi di Iran yang simpang siur dan sejak Trump umumkan menunda serangan ke Iran di hari Kamis. Namun, ketegangan AS dan Eropa dimulai di malam hari, dan reaksi pasar jelang penutupan market berhasil membuat emas kembali ditutup naik, dekati 4600.
Dan sejak saat itu pasar cenderung berhati-hati dengan perkembangan yang terjadi di akhir pekan sehingga berhasil mendorong emas keluar dari tekanannya saat itu.
Tunda Iran, Trump Targetkan Greenland!
Sejak 1 minggu terakhir, pasukan militer dari negara-negara NATO silih berganti menjaga Greenland dari kemungkinan agresi AS yang berhasrat menguasai Greenland. Trump berulang kali menekankan alasannya menginginkan Greenland karena letak yang strategis dan alasan keamanan Nasional. Dia tidak rela Greenland jatuh ke tangan Rusia dan China yang dianggap leluasa memanfaatkan zona tersebut selama ini. Namun Denmark bersama negara-negara Eropa lainnya bersikukuh tidak akan menyerahkan Greenland dengan alasan apapun, dan bahkan Denmark menyebut NATO akan bubar jika Trump memaksakan untuk mengambil alih Greenland.
Beberapa waktu sebelumnya, Trump sebut opsi militer tetap terbuka untuk mendapatkan Greenland, tapi berupaya lewat jalur diplomasi lebih dulu dengan menawarkan sejumlah uang untuk membiayai penduduk Greenland agar mau menyerahkan Greenland ke AS. Tapi karena banyaknya penolakan, Trump akhirnya di akhir pekan kemarin mengumumkan akan mengenakan tarif 10% untuk sekelompok negara Eropa yang menentang pembelian Greenland oleh AS. Tarif akan berlaku mulai 1 Februari untuk Denmark, Prancis, Jerman, Swedia, Inggris dan beberapa negara lainnya. Dan konsekuensi tarif berlanjut naik 25% mulai Juni, kecuali tuntutan AS terkait Greenland disetujui Eropa.
Ketegangan pun meningkat. Eropa mengecam langkah Trump sebagai tekanan ekonomi yang ditujukan justru kepada sekutu dekatnya. Para diplomat Uni Eropa mengatakan bahwa negara-negara anggota saat ini melakukan strategi jalur ganda, yaitu: diplomasi dengan AS, sambil mempercepat persiapan aksi balasan jika pembicaraan gagal. Situasi ini membuat emas semakin terdorong naik karena faktor ketidakpastian di geopolitik yang memanas tersebut kemungkinan butuh waktu berhari-hari untuk menyelesaikan.

Fokus Malam ini
Agenda geopolitik tetap dicantumkan sebagai faktor utama tambahan untuk minggu ini. Ini berarti tidak hanya perkembangan Iran saja, melainkan juga situasi Eropa terkait Greenland.
Risk event lain adalah Forum Ekonomi Global Davos yang diadakan 19-23 Januari 2026. Pertemuan tersebut akan dihadiri Presiden dan juga Gubernur Bank Sentral di mana mereka akan membahas perkembangan terbaru terkait ekonomi global. Melihat situasi 2025 yang lalu, Trump menjadi pusat perhatian saat menyebut ingin turunkan harga minyak. Meski saat itu banyak penentangan, tapi harga minyak benar-benar turun.
Pertemuan kali ini kemungkinan Trump akan kembali disorot, terutama pasca serangan mendadaknya ke Venezuela, yang berujung pada penangkapan Maduro dan istri, juga diambil alihnya minyak Venezuela oleh AS. Hal serupa juga dikhawatirkan terkait Colombia, Meksiko dan sampai Greenland. Volatilitas diperkirakan akan cukup luas sepanjang minggu ini.
Dari sisi data ekonomi, GDP dan PCE AS adalah yang utama, diikuti inflasi zona Eropa dan Inggris, lalu keputusan suku bunga BOJ. Semua itu berpotensi membuat emas juga cukup sensitif pada hasil data. Namun, mengingat faktor geopolitik yang sensitif, maka dikhawatirkan reaksi atau respon pasar terkait data ekonomi kemungkinan terbatas selama ketidakpastian geopolitik terus membayangi.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup hammer, tepat di zona support harian yang ditandai kisaran 4517-4569. Level terendah saat itu di hari Jumat sentuh 4536, tapi kemudian ditutup naik ke 4592 sehingga membentuk candle hammer. Sedangkan pembukaan pagi ini gap up di 4634, dan emas cetak rekor tertinggi baru di sesi Asia 4690 dan kemungkinan bertahan untuk beberapa waktu ke depan.
Di sisi lain, peluang kenaikan semakin terbuka sejak 4640-4642 ditembus, dan resistance 4681 juga sementara dianggap ditembus (karena high saat ini 4690), dan jika kembali tembus, maka semakin dekat dengan peluang munculnya zona 4700-an. Sebaliknya, support terdekat berada di 4640-4642 dan 4586-4592 area penutupan Jumat. Situasi geopolitik kemungkinan menjadi tema utama mengingat hari ini market AS libur perayaan Martin Luther King Jr day.

Di H4, penurunan Jumat tertahan tepat di zona ungu 4510-4563 dengan level terendah saat itu tercatat di 4536, dan bertahap naik kembali dan ditutup di 4592. Zona biru 4580-4598 adalah area pergerakan terakhir sebelum penutupan Jumat sehingga kami tandai sebagai zona support psikologis, sekaligus jika terjadi penutupan gap, meskipun tidak bisa dipastikan apakah gap akan ditutup langsung di hari yang sama, atau perlu beberapa hari ataupun minggu. Kondisi tersebut akan bergantung pada situasi geopolitik.
Secara teknis, perhitungan kami menilai bahwa penurunan Jumat kemarin adalah bagian dari koreksi wave (2) sehingga kenaikan saat ini (yang juga dibantu gap up pagi tadi) mulai memasuki kenaikan wave (3) yang berarti strategi buy tetap diutamakan. Proyeksi kenaikan melirik zona FE 61.8% 4764, namun tidak akan mudah karena secara teknis akan ada beberapa area resistance yang mungkin menghambat. Area 4690, 4700, 4720 dan 4740 adalah beberapa round number resistance yang bisa saja menghambat laju kenaikan tersebut. Selain itu kondisi RSI juga terlihat mengancam dengan peluang membentuk bearish divergence karena high kedua lebih rendah dari high pertama (lower high), sedangkan harga justru menciptakan high 2 yang lebih tinggi dari high 1 (higher high).
Skenario bullish tetap dominan, dengan anggapan bahwa hitungan mulai memasuki wave (3), sehingga potensi swing low ataupun koreksi turun diperkirakan terbatas. Ini akan didukung selama situasi geopolitik tetap panas untuk beberapa waktu ke depan. Zona buy utama di 4640-4642, dan alternatif terdekat 4610-4615, atau terjauh 4580-4598 jika diasumsikan terjadi penutupan gap.
Sebaliknya, skenario bearish akan terbuka jika geopolitik reda. Kondisi ini akan mendukung penurunan lebih jauh, target minimal low hari Jumat 4536, area yang dianggap penurunan terakhir sebelum Trump umumkan tarif tambahan untuk negara-negara Eropa dan memicu kekhawatiran perang dagang baru. Atau area penurunan terjauh zona coklat 4481-4517

Per jam 11.23 WIB, harga berada di 4662.32 dengan high 4690.56, dan low 4618.78. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Forex, Gold (XAUUSD) 19 Januari 2026, rekomendasi area buy belum berubah karena harga swing low terakhir pagi tadi tertahan di 4653, dan rebound ke 4664. Anda bisa gunakan referensi yang sama, atau lebih rendah bisa gunakan “opsi buy” yang tercantum di gambar. Atau alternatif lain bisa juga lanjut pertahankan/follow buy jika terjadi penembusan 4690-4692.
Secara teknis, penembusan area 4642 membuat emas lanjut naik sentuh FE 61.8% 4681, bahkan level tertinggi sementara tertahan di 4690. Secara teori, kenaikan berikutnya saat tembus 4681 bisa saja dipertimbangkan sebagai zona buy alternatif (buy on breakout) karena kenaikan di 4690 pagi tadi secara teori dianggap ‘false breakout’. Namun, kenaikan akan lebih valid jika tembus 4690, dengan potensi terdekat melirik zona 4710-4716, dan jika geopolitik terus memanas, maka dengan cepat lanjut ke 4770-an.
Sedangkan skenario sell hanya disarankan jika turun di bawah 4605, dengan catatan proyeksi target hanya ke kisaran 45982-4598, asumsi tutup gap. Penurunan akan berlanjut hanya jika geopolitik benar-benar reda, dengan peluang mengincar target 4536, low Jumat.
Mengingat market AS libur Martin Luther King day, maka tidak ada data ekonomi AS malam nanti, dan juga tidak ada pidato pejabat Fed minggu ini karena Fed sudah memasuki periode blackout sampai setelah pengumuman suku bunga Fed 28 Januari 2026. Dengan demikian fokus akan tertuju pada perkembangan situasi AS-Eropa terkait ketegangan baru dari ancaman tarif tambahan Trump untuk 8 negara Eropa yang menentang pembelian Greenland oleh AS.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY dekat support
Entry: 4642.00 – 4644.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4656 ($12 - $14)
(Alternatif Follow BUY jika tembus 4681, target terdekat 4690, terjauh 4715, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4636.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 4634.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY on Dip
Entry : 4582.00.00 – 4585.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4597.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 4576.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 4575)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Imbal hasil obligasi AS tenor 10-tahun turun, dan dolar AS pun mulai melunak. Situasi geopolitik yang relatif reda membuat safe haven melemah sehingga emas pun ikut turun dengan cepat pagi ini.
Data ekonomi AS dirilis mix. PPI berada di 0.2% m/m, sesuai ekspektasi, tapi tercatat inflasi bulanan turun dari sebelumnya 0.6% m/m. Sedangkan core PPI turun ke 0.0% dari 0.4% m/m. Inflasi PPI tahunan turun dari 3.0% ke 2.8% y/y, tapi core PPI stabil di 2.9% y/y. Di sisi lain, data retail sales cukup solid. Laporan dirilis menguat dari -0.1% ke 0.6% m/m dan core retail sales naik dari 0.2% menjadi 0.5% m/m
AS Longgarkan Ketegangan
Kabar datang dari Trump bahwa pihak Iran hentikan penembakan kepada para pendemo di sana, dan tidak ada rencana eksekusi dari AS ke Iran dalam waktu dekat. Hal ini diinterpretasikan para trader sebagai berkurangnya premi risiko geopolitik untuk sementara waktu. Respon yang nyata terlihat pada harga minyak yang sempat melonjak dekati $62 per barel, tapi kemudian turun hingga $59. Dan minat safe haven emas cenderung reda untuk sementara waktu.
Yang harus dicermati kemudian adalah aksi protes di Iran yang masih berlangsung tidak menjamin AS akan tetap berdiam diri. Untuk saat ini AS kekurangan alasan untuk mewujudkan serangan ataupun tekanan pada rezim yang berkuasa di Iran. Tapi pasar akan tetap mewaspadai kemungkinan gejolak yang bisa kembali memanas sewaktu-waktu, terutama karena aksi protes di Iran yang masih terus berjalan, meskipun pihak berwenang di Iran menyebut tidak akan melakukan penembakan lagi.

Faktor Penggerak dan Fokus Malam ini
Terlepas dari situasi di Iran yang sedikit reda karena AS tidak akan melakukan serangan ke Iran dalam waktu dekat, faktor risiko geopolitik lain tetap membayangi. Trump menuduh Zelensky tidak ada niat untuk berdamai, dan hal ini bisa berpeluang menghentikan proses pembicaraan damai antara Rusia-Ukraina. Agenda lain adalah keinginan AS untuk kuasai Greenland sebagai kawasan yang strategis untuk memperkuat keamanan nasional AS, dan niat ini ditentang oleh Uni Eropa dan negara-negara NATO sudah mengirim pasukan untuk berjaga-jaga di NATO.
Hal lain dari ketegangan AS-China yang bisa terpicu karena pengenaan tarif 25% untuk negara-negara yang berbisnis dengan Iran juga menjadi faktor yang perlu diwaspadai. Dan ancaman integritas bank sentral akibat serangan yang kembali diluncurkan Trump ke Powell adalah faktor lain di luar data yang akan menjadi pemicu kenaikan emas kembali.
Sedangkan nanti malam akan fokus dengan data initial jobless claims, Philadelphia Fed Manufacturing Index, dan Empire State Manufacturing Index yang semuanya dirilis jam 20.30 WIB. Dilanjutkan di jam 21.15 WIB rilis data PMI manufacture dari S&P global dan beberapa pejabat Fed seperti Bostic dan Barr yang akan memberi pernyataan.
Seberapa jauh emas bisa turun koreksi bergantung dari seberapa kuat data ekonomi dirilis. Jika hanya selisih tipis dari ekspektasi, atau di kisaran ekspektasi, maka koreksi turun cenderung terbatas. Tapi jika data “jauh lebih tinggi” dari ekspektasi, mungkin saja emas koreksi lebih rendah dan area 4530-4550 bisa disentuh.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup bullish dengan rekor ATH terbaru bertahan di 4642, dan ditutup di 4626. Namun, pagi ini harga turun sejak pembukaan di 4631 sampai level terendah sementara di sesi Asia di 4581. Penurunan dipicu oleh pernyataan Trump di pagi hari (penutupan sesi NY dan jelang pembukaan Asia) tentang situasi terbaru di Iran yang dianggap kabar baik karena AS tidak akan menyerang Iran dalam waktu dekat.
Zona support terdekat 4569-4572 adalah proyeksi terdekat karena zona tersebut merupakan low 13 Jan 2026 yang sempat tercatat sebagai koreksi turun singkat yang sempat terjadi di sela ketegangan geopolitik. Jika tembus, maka 4534 dan 4512 sebagai potensi berikutnya. Sebaliknya, resistance akan berada di zona 4620, 4630 dan 4642 sebagai acuan rally berikutnya.

Di H4, kenaikan tertahan di 4642, diikuti pembalikan turun dengan cepat yang dipicu oleh redanya geopolitik sejak pagi tadi. Pola rising wedge yang terdeteksi juga mendukung peluang koreksi ABC yang ditunggu sebelumnya. Dan saat artikel ditulis per jam 10.30 WIB, harga mulai turun di bawah support dari rising wedge 4600-4601, dan untuk sementara tertahan di 4581.
Jika diasumsikan penurunan sampai 4569-4572 adalah koreksi wave A, maka swing high ke 4598-4606 diharapkan sebagai wave B, dan koreksi turun diakhiri dengan wave C dengan peluang area ungu 4510-4563 sebagai peluang terdekat, atau zona coklat 4481-4517 yang terjauh. Ini dengan asumsi bahwa meskipun serangan AS ke Iran tidak akan terjadi dalam waktu dekat dan mendinginkan situasi geopolitik, tapi aksi protes yang masih berjalan di Irak dikhawatirkan masih bisa membuat situasi geopolitik kembali memanas, dan juga efek dari kekhawatiran pasar terhadap independensi bank sentral dan situasi lainnya yang bisa menahan emas dari penurunan berkelanjutan.
Secara umum, penurunan adalah koreksi turun, bukan reversal bearish sehingga strategi sell cenderung bersifat sementara. Di sesi Asia ke Eropa kami mempertimbangkan koreksi mendominasi sehingga sell tetap disarankan selama tidak ada kenaikan ekstrim di atas 4600-4610 kembali dalam waktu dekat.
Namun koreksi turun bisa saja berjalan singkat satu arah penurunan, tidak terjadi dalam 3 tahap (koreksi ABC). Situasi ini juga akan kembali membuat pasar fokus ke data ekonomi AS sehingga strategi di malam hari bisa berbeda tergantung data, dan juga antisipasi kemungkinan kembali bergejolaknya geopolitik. Ini berarti opsi buy juga bisa dipertimbangkan dan zona coklat maupun ungu sebagai area demand untuk mendorong kembali harga naik. Jadi, strategi buy bisa dipertimbangkan jika penurunan sudah terlalu ekstrim (zona coklat 4481-4517 asumsi terjauh saat ini, atau extreme correction zona orange 4407-4439 jika geopolitik terus membaik).

Per jam 10.50 WIB, harga berada di 4594.40 dengan high 4632.24, dan low 4581.17. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Forex, Gold (XAUUSD) 15 Januari 2026, rekomendasi kami perbarui (update). Rekomendasi sebelumnya sell di zona 4615-4617 sudah berhasil sentuh hingga TP 2 4603 di pagi hari sesi Asia berjalan karena didukung penurunan cepat sehingga berhasil tembus 4600. Termasuk rekomendasi alternatif pagi tadi untuk pertahankan/follow sell jika tembus 4600, dengan proyeksi target terdekat 4590 (berhasil disentuh juga) dan terjauh 4575 (belum disentuh, low tertahan di 4581).
Rekomendasi terbaru masih tetap sell selama harga tetap di bawah 4600, didukung oleh pola rising wedge yang juga sudah konfirm sehingga penurunan valid untuk beberapa waktu ke depan. Koreksi berlanjut jika tembus 4569-4572, tapi area ungu 4577-4586 menahan penurunan sementara waktu. Rebound tidak diharapkan kembali memasuki zona wedge atau tidak diharapkan tembus di atas 4605-4610 kembali sehingga sell on rally tetap berlaku.
Di sisi lain, rising wedge juga membatalkan pola bullish rectangle sebelumnya. Pola tersebut juga gagal setelah harga gagal pertahankan kenaikannya di atas 4634, meski sempat cetak ATH baru di 4642. Strategi di malam hari bisa berubah/berbeda, tergantung pada hasil data ekonomi yang terfokus pada initial jobless claims, Philadelphia Fed dan Empire State Manufacturing Index di jam 20.30 WIB! Buy bisa dipertimbangkan jika : 1) data ekonomi lemah, atau 2) penurunan sudah memasuki zona support yang ditandai (zona merah 4544-4570 atau zona orange 4497-4510), atau 3) geopolitik kembali memanas. Namun, secara umum, penurunan juga hanya dianggap koreksi turun sementara, bukan reversal bearish, dan karena dukungan untuk kenaikan emas dari makro ekonomi masih mendukung untuk kenaikan.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi SELL dekat resistance (updated!)
Entry: 4600.00 – 4602.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4588 ($12 - $14)
(Alternatif Follow SELL selama harga masih di bawah 4600, target terdekat 4590, terjauh 4575, Sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4608.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di atas 4607.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY on Dip
Entry : 4535.00.00 – 4537.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4549.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 4529.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 4527)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Imbal hasil obligasi AS tenor 10-tahun turun, sedangkan dolar AS justru ditutup menguat. Tapi tidak ada halangan bagi emas yang sempat cetak rekor tertinggi baru 4634 lebih dulu sebelum terkoreksi di bawah 4600.
Fokus utama tertuju pada inflasi AS, dan ternyata dirilis relatif sesuai dengan ekspektasi, 2.7% y/y dan sedikit di bawah ekspektasi 2.6% y/y untuk core CPI. Bagkan data bulanan core CPI berada di 0.2% ,/m, lebih rendah dibanding ekspektasi 0.3%. Secara umum data ini membuktikan inflasi yang relatif lunak, tidak semenakutkan yang dikhawatirkan para pejabat Fed.
Kombinasi Inflasi Lunak dan Risiko Geopolitik
Untuk kesekian hari, dalam kurun 2 minggu terakhir pasar belum melihat ada tanda-tanda meredanya geopolitik. Hal ini dimulai sejak serangan AS ke Venezuela 2 minggu lalu sehingga membuat pasar cenderung waspada dengan kemungkinan serangan AS ke negara lain yang ditargetkan bisa terjadi sewaktu-waktu.
Posisi yang paling mungkin adalah serangan AS ke Iran. Meski Trump menyebut tidak akan terjadi dalam waktu dekat, tapi pernyataan Trump tadi malam mengindikasikan bahwa AS kemungkinan sudah menyusun serangan tersebut. Hal ini ditandai dengan pernyataan Trump yang menyebut sudah membatalkan pertemuan AS dengan pejabat Iran, dan memprovokasi para pendemo di Iran untuk lanjutkan demonstrasi, dan menyebut bahwa “Bantuan sedang dalam perjalanan”. Pernyataan tersebut menjadi ambigu dan ditafsirkan pasar sebagai sinyal bahwa AS sudah serius menyusun serangan dan sewaktu-waktu bisa menyerang Iran.
Di sisi lain, emas juga terbantu dengan data AS yang relatif lunak. Setelah kecewa dengan tingkat pengangguran AS yang turun dari 4.6% menjadi 4.4% di hari Jumat, pasar menganggap hanya CPI yang bisa menjadi harapan apakah Fed tetap di jalur penurunan suku bunga di 2026. Dengan data CPI yang lebih lunak, ekspektasi penurunan suku bunga Fed di 2026 masih tetap terbuka dan hal itu yang mampu mendorong emas cetak rekor ATH baru. Kombinasi dari data inflasi yang lunak, ketidakpastian geopolitik (ancaman serangan AS ke Iran dan juga konflik AS dengan Eropa tentang Greenland) dan serangan Trump pada Powell (picu kekhawatiran integritas Federal Reserve) berhasil mendukung emas tetap kokoh dalam jalur kenaikan sehingga penurunan cepat relatif bisa ditanggulangi dan mendorong emas kembali ke jalurnya.

Fokus Malam ini
Jika malam sebelumnya CPI menjadi tujuan, kali ini retail sales dan PPI menjadi concern utama. Data akan dirilis di jam 20.30 WIB. Retail sales diperkirakan naik dari 0% menjadi 0.4%, sedangkan PPI diperkirakan stabil di 0.3% m/m dan 2.7% y/y. Jika data dirilis lebih rendah, maka emas tetap di jalur kenaikan. Jika data dirilis lebih kuat, maka emas berpeluang koreksi turun.
Seberapa jauh emas bisa turun koreksi bergantung dari seberapa kuat data ekonomi dirilis. Jika hanya selisih tipis dari ekspektasi, atau di kisaran ekspektasi, maka koreksi turun cenderung terbatas, dan mungkin hanya menguji low tadi malam 4569. Tapi jika data “jauh lebih tinggi” dari ekspektasi, misal terjadi lonjakan retail sales hingga di atas 0.6%, mungkin saja emas koreksi lebih rendah dan area 4530-4550 bisa disentuh.
Namun, sama halnya dengan CPI kemarin, kami memperkirakan dampak market terhadap data cenderung diredam mengingat kekhawatiran geopolitik yang masih membayangi. Dengan demikian diingat kan kembali potensi reaksi market terhadap data mungkin hanya maksimal di jam 21.00 WIB, sedangkan di atas jam 21.00 WIB market akan kembali siaga dengan perkembangan geopolitik!
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily kembali diitutup bullish, dan rekor ATH baru tercatat di 4634. Meski demikian, harga langsung terkoreksi turun dan sentuh 4569.80 jelang penutupan, dan diakhiri dengan penutupan di 4586. Secara umum, tren bullish masih cukup kuat sehingga penurunan sejauh ini masih relatif terbatas.
Area support psikologis saat ini berada di 4534, dan sejauh ini penurunan relatif tertahan di 4569 pasca kenaikan berturut-turut sejak 8 Jan 2026. Secara teknis, selama tidak ada penurunan di bawah 4534, maka tren utama tetap bullish. Penembusan di atas 4634 akan membuka peluang lanjut naik hingga mendekati 4700. Risiko geopolitik yang masih tidak menentu dan tekanan pada bank sentral yang menumbuhkan kekhawatiran integritas bank sentral membuat emas lebih kokoh sebagai safe haven.

Di H4, kenaikan diperkirakan belum akan berakhir dalam waktu dekat. Meski sempat terjadi swing low atau penurunan yang cepat pasca ATH baru 4634, tapi penurunan tersebut diartikan sebagai koreksi normal, bukan pembalikan tren. Posisi RSI berada di 63 yang menandakan momentum bullish yang sehat.
Area kunci 4630-4634 sebagai resistance dan jika tembus, berpeluang lirik ATH baru di kisaran 4715, atau pun 4785. Namun, dalam waktu dekat, kemungkinan sedikit hambatan di kisaran 4665-4670. Sedangkan support utama saat ini ada di zona 4550-4590, atau area ungu kisaran 4510-4563 sebagai area support yang diperkirakan efektif sebagai demand.
Skenario awal memperkirakan kenaikan 4634 kemarin adalah puncak dari wave 5 (angka merah), atau bagian dari kenaikan wave (1). Jika ini yang terjadi, maka swing low berikutnya ke zona ungu 4510-4563 ataupun terjauh coklat 4481-4517 adalah bagian dari koreksi wave (2) sehingga demand nantinya kembali mendorong dari zona tersebut. Tapi jika kenaikan yang lebih dulu terjadi dan tembus 4630-4634, maka skenario koreksi turun tersebut belum terwujud dan kembali ke jalur kenaikan utama.
Sebaliknya, jika peluang koreksi wave (2) tersebut terjadi, maka short term sell bisa dimanfaatkan, tapi dengan anggapan bahwa target potensial hanya maksimum di zona ungu. Namun, penurunan lebih lanjut ke zona coklat hanya bisa terjadi jika data retail sales dan PPI nanti malam dirilis “jauh lebih kuat”. Dan penurunan lebih tajam ke zona orange 4407-4439 hanya berpeluang terjadi jika kombinasi data ekonomi yang “jauh lebih kuat” + geopolitik reda/selesai. Selama geopolitik masih membayangi, maka peluang penurunan terjauh diperkirakan tertahan di zona coklat (syarat utama data ekonomi harus “jauh lebih kuat”).

Per jam 11.25 WIB, harga berada di 4627.31 dengan high 4629.98, dan low 4589.33. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Forex, Gold (XAUUSD) 14 Januari 2026, rekomendasi kami perbarui (update). Jika sebelumnya area buy di zona 4554-4555 karena memperkirakan akan terjadi koreksi turun seperti sebelumnya, dan ancaman double top, maka proyeksi terbaru menganggap area 4613-4615 adalah area yang bisa dipertimbangkan. Ini mengacu juga pada rekomendasi sebelumnya di pagi tadi tentang saran alternatif untuk follow buy saat tembus 4615, dan ternyata berhasil naik hingga 4629 (sebelumnya : pertahankan buy jika tembus 4615, target terdekat 4622, terjauh 4635).
Rekomendasi alternatif bisa pertahankan/follow buy jika tembus 4630-4634 karena saat ini terdeteksi membentuk pola bullish rectangle (cek keterangan di gambar) dibandingkan peluang double top sebelumnya sehingga potensi kenaikan cenderung dominan saat terjadi penembusan tersebut. Jika rectangle konfirm, maka peluang target diperkirakan ke kisaran 4683 (target terdekat sesuai ketinggian yang dihitung dari jarak rectangle). Tapi jika diukur dari awal kenaikan di titik 4481/4483 sebagai area tiang, maka target bullish rectangle berada di 4777.
Di sisi lain, jika menggunakan patokan Fibonacci Expansion, maka proyeksi target kenaikan di kisaran FE 161.8% 4716
Pola ini bisa gagal jika harga gagal tembus 4630-4634, dan berbalik tembus support 4569-4571. Jika ini yang terjadi, maka ubah strategi menjadi SELL. Kondisi ini bisa terjadi jika data ekonomi “jauh lebih kuat” + geopolitik reda/selesai.
Strategi di malam hari bisa berubah/berbeda, tergantung pada hasil data ekonomi yang terfokus pada retail sales dan PPI di jam 20.30 WIB!
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY dekat support
Entry: 4613.00 – 4615.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4627 ($12 - $14)
(Alternatif Follow BUY jika tembus 4634, target terdekat 4642, terjauh 4660,
Sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4607.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 4605.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY on Dip
Entry : 4572.00.00 – 4574.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4586.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 4566.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 4566)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Imbal hasil obligasi AS tenor 10-tahun turun, diikuti pelemahan USD setelah kabar menyebut tentang pemanggilan Powell oleh kejaksaan Agung AS dengan tuduhan perbuatan kriminal terkait renovasi Gedung Federal Reserve. Hal ini memicu kekhawatiran terbaru tentang independensi bank sentral dan membuat ketidakpastian seputar kepemimpinan Fed. Emas terdorong lebih cepat di tengah suramnya situasi geopolitik.
Powell Didakwa Lakukan Penipuan
Departemen Kehakiman AS mengeluarkan surat panggilan pengadilan terhadap Federal Reserve. Hal ini belum pernah terjadi sebelumnya sehingga memperburuk konflik yang sedang berlangsung antara pemerintah dan Federal Reserve.
Dalam keterangannya, Departemen Kehakiman berusaha untuk melakukan penyelidikan apakah Powell berusaha menipu atau membuat keterangan palsu terkait skala dan biaya proyek renovasi Gedung Federal Reserve di hadapan Komite Perbankan Senat.
Banyak pihak yang menganggap bahwa hal tersebut hanya dalih politik yang diarahkan ke Ketua Fed Jerome Powell untuk menekan Powell karena selalu menolak penurunan suku bunga secara agresif. Ini juga terjadi pada Gubernur Fed Lisa Cook tahun lalu saat Trump mencoba memecat dengan alasan tertentu, tapi kemudian gagal. Status Lisa Cook pun sampai saat ini masih menunggu keputusan Mahkamah Agung AS di 21 Januari mendatang.
Trump pernah mengatakan bahwa dia ingin memecat Powell, tapi batal karena melihat reaksi pasar yang negatif sehingga pernyataan tersebut ditarik kembali. Namun dalam kunjungan ke Gedung Federal Reserve saat meninjau proses renovasi, Trump kembali lontarkan pernyataan yang berupaya memojokkan Powell saat itu di tengah wawancara tv AS. Trump menyebut biaya renovasi yang membengkak di era Powell, dan Powell sempat menyanggahnya bahwa anggaran yang dimaksud adalah anggaran yang yang berbeda. Kini dengan proses pemanggilan Powell oleh Departemen Kehakiman membuka kembali ketegangan hubungan antara pemerintah dan Federal Reserve, dan pasar saham kembali merespon negatif terkait ancaman terhadap independensi bank sentral. Emas mendapat dukungan tambahan selain dari geopolitik, dan memicu kenaikan cepat hingga 4630.

Fokus CPI Lebih Dulu
Malam nanti alihkan lebih dulu perhatian Anda ke data CPI! Geopolitik yang tidak menentu mungkin menjadi pertimbangan. Pola pergerakan ataupun respon pasar diperkirakan akan serupa dengan hari Jumat saat data NFP dan tingkat pengangguran dirilis, di mana pasar hanya merespon singkat, dilanjutkan dengan kekhawatiran geopolitik di malam hari sehingga emas terus lanjutkan kenaikannya.
Data akan dirilis di jam 20.30 WIB dengan konsensus 2.7% y/y untuk CPI utama dan juga core. Sedangkan basis bulanan diperkirakan di 0.3% m/m untuk CPI utama maupun core CPI.
Skenario #1 : CPI lebih tinggi (asumsi : 2.8-2.9% y/y). Dalam skenario ini, US Yield dan USD menguat sehingga emas berpeluang turun. Namun, penurunan emas diperkirakan terbatas sehingga dampaknya kemungkinan akan membuat emas mampu kembali bangkit/naik.
Skenario #2 : CPI “jauh lebih tinggi” (asumsi : di atas 3.0% y/y). Dalam skenario ini, ekspektasi penurunan suku bunga 2026 semakin pudar sehingga USD berpotensi menguat lebih lanjut, dan emas berpotensi tertekan atau koreksi lebih lanjut di bawah 4500. Panic selling akan membuka peluang emas turun ke kisaran 4490 atau 4470.
Skenario #3 : CPI lebih rendah atau sama dengan ekspektasi (asumsi 2.6-2.7% y/y). Dalam skenario ini, US Yield akan turun, emas berpeluang uji kembali resistance, meskipun kenaikan di atas 4630 tetap butuh waktu. Geopolitik bisa jadi pengimbang.
Skenario #4 : CPI “jauh lebih rendah” (asumsi : di bawah 2.5% y/y). Pasar kembali pricing kemungkinan cut rate di 2026. Didukung dengan ketidakpastian geopolitik yang masih dominan akan membuat emas melanjutkan rally yang tertunda. ATH 4630 berpeluang ditembus.
Sebagai catatan tambahan, khusus reaksi dari skenario #1 maupun #3, kemungkinan reaksi emas tidak sebesar dibandingkan #2 maupun #4 sehingga perlu waspada dengan pergerakan terbatas saat data dirilis. Dan di atas jam 21.00 WIB trader harus kembali fokus dengan teknikal maupun situasi geopolitik yang masih mengganggu!
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily kembali ditutup bullish, rekor ATH baru saat ini tercatat di 4630, dan emas terkoreksi turun di pagi hari hingga 4575. Secara teknis, tren naik masih kuat, tapi RSI menunjukkan puncak kedua yang lebih rendah dibanding puncak pertama sehingga perlu waspadai peluang koreksi turun ataupun profit taking yang didukung peluang bearish divergence.
Di sisi lain, penurunan diharapkan masih terbatas mengingat situasi geopolitik yang masih tidak menentu dan kecemasan tentang independensi bank sentral. Namun, data CPI AS malam nanti juga perlu diwaspadai. Support terdekat zona 4534-4540, jika ditembus, maka terbuka untuk turun lebih lanjut, dengan support 4500 dan 4480 sebagai potensi yang terlihat. Sebaliknya, resistance ada di zona 4607 dan 4630. Jika tembus, maka peluang kenaikan berlanjut, dan ATH baru sangat terbuka.

Di H4, kenaikan sesuai ekspektasi berlanjut ke zona tertinggi baru 4630. FE 61.8% 4590 kembali diuji karena harga lanjut dengan koreksi turun di pagi hari sampai 4575. Pasar akan menantikan data CPI AS nanti malam di tengah situasi geopolitik yang masih tidak menentu dan juga kecemasan baru terkait independensi bank sentral setelah Powell didakwa melakukan tindakan kriminal atas renovasi Gedung Federal Reserve.
Secara struktural, tren utama masih valid untuk kenaikan berikutnya. Area 4548-4549 yang sebelumnya merupakan area ATH, kini menjadi support terdekat untuk peluang koreksi turun ataupun profit taking. Level kunci zona ungu kisaran 4510-4563 adalah zona yang dipertimbangkan sebagai zona buy terdekat, dan zona coklat 4481-4517 adalah area koreksi maksimal yang diharapkan juga sebagai area demand yang lebih kuat jika terjadi penurunan tajam. Dan dorongan di atas 4630 akan semakin membuka peluang ATH berikutnya.
CPI nanti malam akan menjadi kunci utama untuk melihat sejauh apa koreksi turun bisa terjadi, atau seberapa jauh lagi emas bisa lanjutkan kenaikannya. CPI yang lebih tinggi akan mendukung koreksi turun berlanjut, mendukung strategi sell, dan zona orange akan menjadi target potensial kisaran 4407-4439. Dan jika CPI “jauh lebih tinggi dari ekspektasi”, maka penurunan berpeluang berlanjut, dan zona hijau 4315-4431 adalah zona terjauh yang bisa dijangkau. Ini dengan asumsi bahwa belum ada eskalasi geopolitik apapun sampai nanti malam.
Tapi jika geopolitik masih tetap tidak menentu, maka penurunan maksimal hanya diharapkan di zona coklat 4481-4517 atau zona orange 4407-4439 sehingga trader perlu fluktuasi pasar setelah data CPI dirilis, di atas jam 21.00 WIB kemungkinan kembali mewaspadai situasi geopolitik.

Per jam 10.45 WIB, harga berada di 4471.50 dengan high 4607.41, dan low 4575.68. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Forex, Gold (XAUUSD) 13 Januari 2026, rekomendasi masih sama, belum ada perubahan signifikan karena penurunan atau swing low sejak pagi hari hingga siang ini di sesi Asia masih tertahan di zona 4575, dan kenaikan juga tertahan di 4599 sehingga kami tidak perlu mengupdate strategi yang ada.
Fibonacci Retracement (FR) diperbarui, penarikan dari low 4407 ke puncak 4630 dan koreksi pagi ini sementara tertahan di zona FR 23.6% 4577. Menariknya adalah FR sebelumnya ditarik dari 4407 ke puncak 4601 (high saat sesi Asia kemarin), penurunan atau swing low juga tertahan di FR 23.6% yang saat itu di zona 4555, dilanjutkan kenaikan hingga malam hari cetak ATH baru di 4630. Jika pola ini terulang, maka swing low di 4575 pagi ini bisa saja menjadi area terendah untuk hari ini, diikuti kenaikan hingga menguji kembali zona 4630, mendekati, atau bahkan melewati (new ATH).
Tapi mengingat malam nanti akan dirilis data CPI, maka skenario kemarin belum tentu terulang 100% sama di hari ini sehingga kami lebih sarankan untuk tetap waspada. Kalaupun terjadi kenaikan lebih dulu, maka tembus 4607 adalah peluang untuk follow buy, dengan target terdekat 4615 atau terjauh 4625. Lalu apapun hasilnya, jika terjadi sebelum data CPI, maka sore hari sebaiknya tunda entry, tunggu sampai data CPI benar-benar dirilis.
Ekspektasi skenario adalah profit taking masih dominan dan zona ungu kisaran 4544-4570 swing low terdekat, atau zona merah kisaran 4510-4536 swing low terjauh diharapkan cukup efektif sebagai zona demand sehingga buy bisa dilakukan di salah satu zona tersebut.
Sebaliknya, penurunan di bawah 4510 kemungkinan menekan emas dalam jangka pendek, dan sell bisa dilakukan dengan peluang penurunan diperkirakan terdekat ke 4500 atau 4490.
Strategi di malam hari akan sangat sensitif dengan data CPI sehingga tetap disarankan di sore hari untuk tunda entry, dan tunggu sampai data ekonomi selesai dirilis!
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY dekat support
Entry: 4553.00 – 4555.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4567 ($12 - $14)
(Alternatif Follow BUY jika tembus 4607, target terdekat 4615, terjauh 4625,
Sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4547.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 4548.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY on Dip
Entry : 4488.00.00 – 4490.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4502.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 4482.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 4482)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Imbal hasil obligasi AS tenor 10-tahun di hari Jumat ditutup naik, sehingga dolar pun lanjutkan penguatannya. Tapi emas tak bergeming, terbukti menguat pasca data NFP dirilis, hingga ditutup naik di 4509. Namun pagi ini dolar maupun imbal hasil Treasury berbalik tertekan, sedangkan emas profit taking pasca sentuh level tertinggi baru 4601.
Data non farm payrolls AS dirilis 50K, lebih rendah dari perkiraan 66K. Data bulan sebelumnya direvisi turun menjadi 56K. Namun data lainnya seperti average hourly earnings catatkan pertumbuhan di 0.3%, sesuai ekspektasi, naik tipis dari 0.2% sebelumnya. Dan tingkat pengangguran AS turun menjadi 4.4%. Bahkan data bulan sebelumnya yang melonjak ke 4.6% direvisi menjadi 4.5%. Sempat muncul kebingungan pasar karena data yang mix. Tapi pasar menilai pemecatan relatif berkurang, sedangkan perekrutan rendah sehingga menganggap bahwa Fed masih tetap berpeluang turunkan suku bunga di tahun ini, meskipun kecil kemungkinannya untuk memangkas di bulan Januari.
Geopolitik Masih Panas
Gelombang demonstrasi di Iran meluas, para demonstran semakin banyak turun ke jalanan setiap malamnya sehingga membuat para pemimpin di kawasan dan juga seluruh dunia bergulat dengan kemungkinan Republik Islam digulingkan sehingga pasar melihat ini sebagai peristiwa penting yang akan mengubah situasi geopolitik global dan pasar energi.
Dalam sejarahnya, rezim Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei sudah berkali-kali berhasil melewati aksi protes. Tapi kali ini berbeda. Demonstrasi yang dimulai 2 minggu lalu menyebar luas dan menurut beberapa laporan ada sekitar ratusan ribu orang yang menentang ancaman pihak berwenang dan tindakan keras untuk turun ke jalan selama akhir pekan, dari ibu kota Teheran sampai puluhan kota lain di seluruh negeri tersebut. Mereka terinspirasi oleh Presiden AS Donald Trump yang baru saja menangkap Nicolas Maduro dari Venezuela. Dan para demonstran juga terpicu untuk terus melakukan aksinya setelah mendengar Trump beberapa hari terakhir mengeluarkan ancamannya berulang kali bahwa AS akan menyerang Iran jika pemerintah Iran dianggap lalai dalam mengatasi aksi protes yang berujung tewasnya para pendemo.
Saat ini, Trump sudah mendapat pengarahan dari Komandan Militer AS tentang opsi serangan militer. Hal ini berpotensi meningkatkan kekhawatiran serangan akan tiba dalam hitungan hari. Menurut catatan AP, lebih dari 500 pendemo tewas terbunuh dalam 2 minggu terakhir, dan lebih dari 10,000 ditahan dalam demonstrasi yang memicu krisis keuangan dan tumbangnya ekonomi. Dan saat ini fokus bergeser ke penggulingan rezim.

Powell Serang Balik Trump
Di sisi lain, dolar mengalami tekanan turun terparah dalam hampir 3 minggu terakhir, dipicu oleh kekhawatiran kembali tentang independensi bank sentral. Ketua Fed Jerome Powell mengungkap bahwa bank sentral sudah menerima panggilan dari Departemen Kehakiman. Powell menyebut langkah tersebut sebagai upaya yang didorong motif politik dari pemerintahan Trump untuk mempengaruhi kebijakan moneter.
Sementara itu posisi ketua Fed yang baru kemungkinan masih belum pasti mengingat adanya penolakan dari Senat terkait calon anggota Federal Reserve yang baru. Senator Thom Tillis menyatakan akan menghalangi konfirmasi calon anggota Federal Reserve sampai penyelidikan terhadap Powell diselesaikan. Hal ini memicu meningkatnya ketidakpastian kepemimpinan di Federal Reserve. Powell sendiri baru akan mengakhiri masa jabatannya di Mei 2026. Namun Trump menyebut akan segera umumkan pengganti Powell sepulangnya dari pertemuan ekonomi global di Davos bulan ini.
Fokus Minggu Ini
Tidak ada data ekonomi AS untuk malam ini. Pasar akan mencermati perkembangan geopolitik. Jika eskalasi meningkat, emas berpeluang naik lebih lanjut. Dan jika geopolitik mereda, emas berpeluang profit taking dengan penurunan yang cepat dan tajam, kemungkinan kembali ke area 4460-4480 atau 4400 sebelum adanya peristiwa geopolitik.
Namun, pasar belum bisa bernafas lega, karena minggu ini akan terfokus dengan data inflasi CPI AS di hari Selasa, dan retail sales serta PPI AS di hari Rabu, dan initial jobless claims di hari Kamis. Inflasi menjadi sorotan utama pasca laporan tenaga kerja menunjukkan angka yang relatif kuat. Meski pun tidak diharapkan terjadi pemangkasan suku bunga di bulan Januari, tapi inflasi yang rendah berpeluang membangkitkan kembali harapan 2 kali penurunan suku bunga di 2026. Dan hal itu bisa menunjang untuk emas. Sebaliknya, jika data dirilis lebih kuat, maka pasar akan mengkalibrasi ulang ekspektasi mereka terhadap suku bunga Fed.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup bullish, dan kenaikan berlanjut di pembukaan pagi ini dengan rekor tertinggi baru saat ini sentuh 4601. Secara teknis, indikasi kenaikan masih berlanjut, didorong kekhawatiran geopolitik yang membayangi pasca data NFP Jumat yang lemah. Iran dan Greenland menjadi concern geopolitik.
Resistance potensial berikutnya di zona 4650 dan 4700. Kenaikan akan lebih kuat jika risiko geopolitik terus meningkat. Sebaliknya, peluang koreksi turun bisa terjadi untuk kembali ke zona support 4548-4549 (area all time high sebelumnya), 4530-4534 (FE 61.8% Daily), dan atau bisa juga ke zona penutupan Jumat 4509. Bahkan jika geopolitik mereda, emas berpeluang untuk turun lebih lanjut ke kisaran 4460-4480an.

Di H4, tren naik masih cukup kuat, terlebih pagi ini di sesi Asia emas melejit sampai cetak rekor tertinggi baru 4601. Area FE 61.8% di 4590 berhasil ditembus. Meski demikian butuh validitas 2 candle berturut-turut yang tetap berada di atas 4590 untuk menganggapnya resmi tembus. Untuk saat ini kami menganggap belum resmi tembus karena harga saat ini berada di 4568 kembali. Tapi secara teknis kita sudah berada di zona bullish yang lebih kuat dibanding Jumat. Hal ini dikarenakan area FR 0% 4549 berhasil ditembus dan area tersebut kini bertindak sebagai support terdekat.
Secara struktural, tren naik masih kuat, dengan harga masih di atas 4534 dan juga 4549. Belum ada reversal bearish yang terlihat dan sejauh ini tidak ada level low lebih rendah (lower-low) yang terlihat. Area 4600-4606 akan menjadi area supply sementara untuk beberapa waktu ke depan, dan jika geopolitik tetap membayangi, maka bullish bisa mendorong lebih tinggi. Zona 4650 dan 4700 sebagai proyeksi potensial berikutnya. Selama area 4534 dan 4549 tetap bertahan, maka skenario bullish terus mendominasi.
Sedangkan skenario bearish juga tetap dipertimbangkan. Penurunan akan lebih cepat jika geopolitik reda, sehingga profit taking menunjang untuk menekan harga kembali ke titik awal, kisaran 4480-4500, dan bisa turun lebih lanjut jika tembus di bawah 4470 (zona coklat 4477-4497). Switch strategi menjadi sell hanya disarankan jika : 1) tembus di bawah 4470, atau 2) geopolitik reda/selesai.
Waspada dengan sesi New York di malam hari yang biasanya akan lebih volatile! Terlebih saat ini pasar masih menanti kemungkinan terburuk AS menyerang Iran (atau sebaliknya).

Per jam 11.20 WIB, harga berada di 4471.50 dengan high 4601.07, dan low 4512.06. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Forex, Gold (XAUUSD) 12 Januari 2026, rekomendasi sebelumnya buy di zona 4540-4542, dan alternatif follow buy saat tembus 4572. Karena posisi high sudah sentuh 4601, maka area rekomendasi berubah. Saat ini area 4555 (FR 23.6%) adalah area yang cukup dekat untuk dipertimbangkan sebagai zona buy, juga berada di zona ungu kisaran 4544-4570. Sedangkan alternatif lain adalah jika terjadi kenaikan di atas 4582, maka kenaikan diperkirakan berlanjut untuk kembali menguji 4600-4601, atau bahkan naik lebih lanjut jika geopolitik kembali meningkat.
Fibonacci retracement ditarik dari bottom 4407 ke puncak 4601 sehingga area-area FR 23.6% 4555, 38.2% 4527, atau zona 4504 (FR 50%) dan 4481 (FR 61.8%) adalah zona-zona ideal untuk area buy berikutnya. Dengan catatan, gunakan stop loss sehingga jika stop loss disentuh, Anda bisa kembali incar buy di opsi area lainnya. Hal ini dikarenakan risiko geopolitik yang diperkirakan masih akan meningkat beberapa waktu ke depan.
Sebaliknya, kami juga mewaspadai jika profit taking terjadi lebih cepat di malam hari. Ini dengan catatan jika situasi geopolitik membaik atau dengan kata lain tidak ada eskalasi yang terjadi dalam waktu dekat antara Iran – AS atau pun sebaliknya serangan AS ke Iran, juga situasi lain di Greenland.
Opsi sell diperkirakan hanya lebih kuat jika tembus zona orange 4461-4480 (level terendah 4461, sehingga sell hanya disarankan jika benar-benar tembus 4460).
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY dekat support (updated jam 11.20 WIB)
Entry: 4553.00 – 4555.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4567 ($12 - $14)
(Alternatif Follow BUY jika tembus 4582, target terdekat 4592, terjauh 4605,
Sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4547.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 4548.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY on Dip
Entry : 4500.00.00 – 4502.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4514.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 4494.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 4492)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures



