Candle ditutup bearish dengan real body panjang, secara teori cenderung turun
Secara teknis, tekanan turun mendominasi, dan dalam waktu dekat perlu mewaspadai area 55/57 yang kemungkinan menjadi support psikologis -> waspada penurunan mulai terhambat, tapi tren cenderung masih turun
Secara fundamental masih cenderung bearish dipicu oleh: a. Keputusan OPEC+ mulai menambah produksi di bulan April -> kemungkinan di pertemuan 5 Mei juga akan tetap dengan keputusan menambah produksi Juni b. Kebijakan Tarif memicu kekhawatiran melambatnya ekonomi sehingga memicu lemahnya permintaan c. Trump menargetkan harga minyak yang lebih rendah
Kesepakatan mineral AS-Ukraina membuat AS leluasa mengelola sumber daya alam di sana, dan kemungkinan menghalangi Rusia menyerang Ukraina lebih lanjut sehingga pertanda perang Rusia-Ukraina berpotensi segera diakhiri -> negatif untuk minyak
Sejauh ini support psikologis di 55/57 cukup efektif -> penembusan di bawah 55 akan memicu penurunan lebih lanjut, dan kembali ke sisi bearish
Resistance psikologis saat ini area 64/65, sejauh ini sulit ditembus -> sejauh ini konfirm masih cukup kuat. jika tembus, maka cenderung berubah tren ke arah kenaikan
Suggest : SELL on Rally Area : 59.40 – 59.60 Target : 1) 58.40 2) 57.40 SL : 60.60
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 57.80 Switch to BUY jika tembus 61.00
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
KETERANGAN
Candle ditutup bullish, tapi dengan catatan memiliki tail bawah yang lebih panjang dari tail atas sehingga perlu waspadai sebagai sinyal kenaikan yang mulai terbatas-> cenderung naik, tapi dengan catatan perlu waspadai rejection resistance
Secara umum, kenaikan kemungkinan masih terbatas karena perang tarif AS dan China masih berlangsung dan belum ada tanda-tanda akan terjadi pertemuan dalam waktu dekat -> potensi kenaikan dikhawatirkan terbatas
Laporan pendapatan perusahaan yang melebihi ekspektasi pada sektor teknologi berhasil mendorong saham berbalik naik setelah ditekan turun oleh data ekonomi yang lemah -> waspada kenaikan terbatas
Data ADP, GDP dan inflasi PCE mengindikasikan pelemahan ekonomi AS -> negatif untuk saham
Fokus minggu ini : hubungan AS-China, GDP, PCE, NFP dan Unemployment rate
Fokus data jobless claims jam 19.30 WIB, PMI manufacture jam 20.45 WIB, dan ISM manufacture jam 21.00 WIB a. Act > Exp = saham naik -> pertahankan/follow BUY b. Act < Exp = saham turun -> switch to SELL
Selama belum ada realisasi/konfirmasi pertemuan antara AS-China, maka kenaikan kemungkinan masih terbatas
Bullish lebih kuat jika tembus 41000 -> pertahankan/follow BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 40500 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 40800 - 40820 Target : 1) 40920 2) 41020 SL : 40700
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 41000 Switch to SELL jika tembus 40500
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
KETERANGAN
Candle ditutup bullish, tapi dengan catatan memiliki tail bawah yang lebih panjang dari tail atas sehingga perlu waspadai sebagai sinyal kenaikan yang mulai terbatas-> cenderung naik, tapi dengan catatan perlu waspadai rejection resistance
Secara umum, kenaikan kemungkinan masih terbatas karena perang tarif AS dan China masih berlangsung dan belum ada tanda-tanda akan terjadi pertemuan dalam waktu dekat -> potensi kenaikan dikhawatirkan terbatas
Laporan pendapatan perusahaan yang melebihi ekspektasi pada sektor teknologi berhasil mendorong saham berbalik naik setelah ditekan turun oleh data ekonomi yang lemah -> waspada kenaikan terbatas
Data ADP, GDP dan inflasi PCE mengindikasikan pelemahan ekonomi AS -> negatif untuk saham
Fokus minggu ini : hubungan AS-China, GDP, PCE, NFP dan Unemployment rate
Fokus data jobless claims jam 19.30 WIB, PMI manufacture jam 20.45 WIB, dan ISM manufacture jam 21.00 WIB a. Act > Exp = saham naik -> pertahankan/follow BUY b. Act < Exp = saham turun -> switch to SELL
Selama belum ada realisasi/konfirmasi pertemuan antara AS-China, maka kenaikan kemungkinan masih terbatas
Bullish lebih kuat jika tembus 5660 -> pertahankan/follow BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 5530 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 5580.00 – 5600.00 Target : 1) 5630.00 2) 5690.00 SL : 5550.00
Alternatif : Pertahankan BUY jika tembus 5660 Switch to SELL jika tembus 5530
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
KETERANGAN
Candle ditutup bullish, tapi dengan catatan memiliki tail bawah yang lebih panjang dari tail atas sehingga perlu waspadai sebagai sinyal kenaikan yang mulai terbatas-> cenderung naik, tapi dengan catatan perlu waspadai rejection resistance
Secara umum, kenaikan kemungkinan masih terbatas karena perang tarif AS dan China masih berlangsung dan belum ada tanda-tanda akan terjadi pertemuan dalam waktu dekat -> potensi kenaikan dikhawatirkan terbatas
Laporan pendapatan perusahaan yang melebihi ekspektasi pada sektor teknologi berhasil mendorong saham berbalik naik setelah ditekan turun oleh data ekonomi yang lemah -> waspada kenaikan terbatas
Data ADP, GDP dan inflasi PCE mengindikasikan pelemahan ekonomi AS -> negatif untuk saham
Fokus minggu ini : hubungan AS-China, GDP, PCE, NFP dan Unemployment rate
Fokus data jobless claims jam 19.30 WIB, PMI manufacture jam 20.45 WIB, dan ISM manufacture jam 21.00 WIB a. Act > Exp = saham naik -> pertahankan/follow BUY b. Act < Exp = saham turun -> switch to SELL
Selama belum ada realisasi/konfirmasi pertemuan antara AS-China, maka kenaikan kemungkinan masih terbatas
Bullish lebih kuat jika tembus 20053 -> pertahankan/follow BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 19500 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 19850.00 – 19870.00 Target : 1) 19970.00 2) 20070.00 SL : 19750.00
Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 20053 Switch to SELL jika tembus 19500
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
KETERANGAN
Candle ditutup doji seperti hanging man, secara teori harusnya turun-> negatif untuk NIKKEI
Subsidi bensin dan listrik oleh pemerintah Jepang untuk mendukung ekonomi dari dampak tarif AS kemungkinan menahan penurunan tajam pada saham
Pasar tunggu keputusan suku bunga BOJ hari ini, diperkirakan akan dipertahankan di 0.5% a. Suku bunga tetap, Ueda beri sinyal terbuka untuk kenaikan suku bunga -> kenaikan saham terbatas, berpotensi turun karena sinyal kenaikan suku bunga b. Suku bunga tetap, Ueda beri sinyal belum waktunya menaikkan suku bunga karena dampak tarif dan ketidakpastian ekonomi -> saham berpotensi lanjut naik
H4 berada di zona resistance yang kemungkinan sulit ditembus secara langsung sehingga perlu waspada dengan peluang penurunan, kecuali jika resistance 36350 berhasil ditembus
Bullish lebih kuat jika tembus 36350 -> pertahankan/follow BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 35800 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 36020 - 36040 Target : 1) 36140 2) 36240 SL : 35920
Alternatif :
Follow/Pertahankan BUY jika tembus 36350
Switch to SELL jika tembus 35800
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG
KETERANGAN
LIBUR
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Candle ditutup bearish dengan real body panjang, secara teori cenderung turun
Secara teknis, pola rising wedge di H4 lanjutkan penurunan, tapi harus waspadai kemungkinan target penurunan dari pola ini mulai terbatas -> waspada penurunan terhambat di zona support 59
Secara fundamental masih cenderung bearish dipicu oleh: a. Keputusan OPEC+ mulai menambah produksi di bulan April -> kemungkinan di pertemuan awal bulan Mei juga akan tetap dengan keputusan menambah produksi Juni b. Kebijakan Tarif memicu kekhawatiran melambatnya ekonomi sehingga memicu lemahnya permintaan c. Trump menargetkan harga minyak yang lebih rendah
Inventori minyak versi API dirilis 3.76M vs exp 0.39M, menandakan lemahnya konsumsi sehingga pasokan melimpah -> negatif untuk minyak
Penurunan di bawah 59 berpotensi memicu penurunan lanjutan
Sejauh ini support psikologis di 55/57 cukup efektif -> penembusan di bawah 55 akan memicu penurunan lebih lanjut, dan kembali ke sisi bearish
Resistance psikologis saat ini area 64/65, sejauh ini sulit ditembus -> sejauh ini konfirm masih cukup kuat. jika tembus, maka cenderung berubah tren ke arah kenaikan
Suggest : SELL on Rally Area : 60.80 – 61.00 Target : 1) 59.80 2) 58.80 SL : 62.00
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 60.00 Switch to BUY jika tembus 63.00
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
KETERANGAN
Candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik-> positif untuk saham
Secara umum, kenaikan kemungkinan masih terbatas karena perang tarif AS dan China masih berlangsung dan belum ada tanda-tanda akan terjadi pertemuan dalam waktu dekat meskipun di sisi lain negosiasi dengan negara lain dikabarkan akan menemukan kesepakatan dalam waktu dekat -> potensi kenaikan dikhawatirkan terbatas
Laporan pendapatan perusahaan yang positif dan melebihi ekspektasi diperkirakan akan mendorong saham-> waspada kenaikan terbatas
Saham-saham utama AS naik dipicu oleh pelonggaran tarif di sektor otomotif-> positif untuk saham
Data JOLTS Job openings dan consumer confidence dirilis lebih lemah dari ekspektasi -> negatif untuk saham
Fokus minggu ini : hubungan AS-China, GDP, PCE, NFP dan Unemployment rate
Fokus data ADP jam 19.15 WIB, GDP jam 19.30 WIB dan PCE jam 21.00 WIB a. Act > Exp = saham naik -> pertahankan/follow BUY b. Act < Exp = saham turun -> switch to SELL
Selama belum ada realisasi/konfirmasi pertemuan antara AS-China, maka kenaikan kemungkinan masih terbatas
Bullish lebih kuat jika tembus 40770 -> pertahankan/follow BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 40300 atau jika data ekonomi lemah-> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 40450 - 40470 Target : 1) 40570 2) 40670 SL : 40350
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 40770 Switch to SELL jika tembus 40300 atau jika GDP AS lemah
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
KETERANGAN
Candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik-> positif untuk saham
Secara umum, kenaikan kemungkinan masih terbatas karena perang tarif AS dan China masih berlangsung dan belum ada tanda-tanda akan terjadi pertemuan dalam waktu dekat meskipun di sisi lain negosiasi dengan negara lain dikabarkan akan menemukan kesepakatan dalam waktu dekat -> potensi kenaikan dikhawatirkan terbatas
Laporan pendapatan perusahaan yang positif dan melebihi ekspektasi diperkirakan akan mendorong saham-> waspada kenaikan terbatas
Saham-saham utama AS naik dipicu oleh pelonggaran tarif di sektor otomotif-> positif untuk saham
Data JOLTS Job openings dan consumer confidence dirilis lebih lemah dari ekspektasi -> negatif untuk saham
Fokus minggu ini : hubungan AS-China, GDP, PCE, NFP dan Unemployment rate
Fokus data ADP jam 19.15 WIB, GDP jam 19.30 WIB dan PCE jam 21.00 WIB a. Act > Exp = saham naik -> pertahankan/follow BUY b. Act < Exp = saham turun -> switch to SELL
Selama belum ada realisasi/konfirmasi pertemuan antara AS-China, maka kenaikan kemungkinan masih terbatas
Bullish lebih kuat jika tembus 5600 -> pertahankan/follow BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 5450 atau jika data ekonomi lemah-> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 5500.00 – 5520.00 Target : 1) 5550.00 2) 5580.00 SL : 5470.00
Alternatif : Pertahankan BUY jika tembus 5600 Switch to SELL jika tembus 5450 atau jika data ekonomi lemah
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
KETERANGAN
Candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik-> positif untuk saham
Secara umum, kenaikan kemungkinan masih terbatas karena perang tarif AS dan China masih berlangsung dan belum ada tanda-tanda akan terjadi pertemuan dalam waktu dekat meskipun di sisi lain negosiasi dengan negara lain dikabarkan akan menemukan kesepakatan dalam waktu dekat -> potensi kenaikan dikhawatirkan terbatas
Laporan pendapatan perusahaan yang positif dan melebihi ekspektasi diperkirakan akan mendorong saham-> waspada kenaikan terbatas
Saham-saham utama AS naik dipicu oleh pelonggaran tarif di sektor otomotif-> positif untuk saham
Data JOLTS Job openings dan consumer confidence dirilis lebih lemah dari ekspektasi -> negatif untuk saham
Fokus minggu ini : hubungan AS-China, GDP, PCE, NFP dan Unemployment rate
Fokus data ADP jam 19.15 WIB, GDP jam 19.30 WIB dan PCE jam 21.00 WIB a. Act > Exp = saham naik -> pertahankan/follow BUY b. Act < Exp = saham turun -> switch to SELL
Selama belum ada realisasi/konfirmasi pertemuan antara AS-China, maka kenaikan kemungkinan masih terbatas
Bullish lebih kuat jika tembus 19620 -> pertahankan/follow BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 19300 atau jika data ekonomi lemah-> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 19450.00 – 19470.00 Target : 1) 19570.00 2) 19670.00 SL : 19350.00
Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 19620 Switch to SELL jika tembus 19300 atau jika data ekonomi lemah
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
KETERANGAN
Candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik-> positif untuk NIKKEI
Jepang luncurkan program subsidi bensin dan listrik untuk atasi dampak tarif -> seharusnya positif untuk saham, cenderung menahan penurunan terlalu tajam
Fokus menanti suku bunga BOJ yang diperkirakan dipertahankan tetap di hari Kamis, tapi pernyataan Ueda akan menjadi perhatian khusus tentang kapan BOJ akan mulai menaikkan suku bunga -> saham naik tapi "dengan catatan"
Penurunan di H4 kemungkinan jangka pendek karena harga mulai mendekati resistance > cenderung negatif untuk saham
Secara teknis, pola bearish flag masih berpeluang karena harga masih di dalam tren channel -> cenderung turun
Bullish lebih kuat jika tembus 36220 -> pertahankan/follow BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 35500 atau jika tidak tembus 36250 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 35750 - 35770 Target : 1) 35870 2) 35970 SL : 35650
Alternatif :
Follow/Pertahankan BUY jika tembus 36220
Switch to SELL jika tembus 35500 atau jika tidak tembus 36350
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG
KETERANGAN
Candle ditutup spinning tops, secara teori peluang naik dan turun imbang
Belum ada kesepakatan apa pun antara AS dan China sehingga membuat kenaikan saham cenderung terbatas
Belum ada perubahan sentimen, saat ini pasar masih menanti realisasi stimulus China
Secara teknis, 21600 dan 21400 adalah area tengah dan sejauh ini bullish berhasil naik di atas 21600 meskipun dibantu gap up-> bearish kembali dominan jika turun di bawah 21400
Data PMI manufacture China dirilis lebih rendah dari ekspektasi, 49.0 vs 49.7 (turun dari 50.5), dan PMI services turun ari 50.8 menjadi 50.4 -> negatif untuk saham
Bullish lebih kuat jika tembus 22060 -> pertahankan/follow BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 21400 -> Switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 21600 - 21620 Target : 1) 21720 2) 21820 SL : 21500
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 22060 Switch to SELL jika tembus 21400
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Dolar sedikit terangkat terhadap mata uang lainnya seiring dengan adanya sinyal akan rencana pemerintahan Presiden Trump untuk mengurangi kenaikan tarif impor kendaraan pada produsen mobil domestik dan juga tercapainya negosiasi dengan satu mitra dagang AS serta prospek mitra lainnya yang segera akan menyusul. Presiden Trump melalui eksekutif order berencana mengurangi tarif terhadap produk otomotif terutama suku cadang dan bahan baku setelah mendengarkan keluhan dari produsen kendaraan domestik di AS. Menteri Perdagangan - Howard Lutnick menyampaikan bahwa pemerintah AS sudah mencapai kesepakatan final dengan satu mitra dagangnya dan menunggu persetujuan sebelum diumumkan secara publik. Sedangkan Menteri Keuangan – Scott Bessent juga mengatakan pemerintah sudah mencapai perundingan yang lebih mendalam pada negosiasi kenaikan tarif impor dengan prospek terdekat akan tercapai dengan India dan Korea Selatan. Bessent menambahkan setidaknya ada 17 mitra dagang yang sedang bernegosiasi dan diharapkan akan dapat diselesaikan dalam beberapa pekan mendatang. Sementara perundingan dagang antara AS versus China masih belum ada perkembangan yang berarti. Bessent mengatakan seiring dengan waktu, pemerintah China akan menyadari bahwa kenaikan tarif impor tidak bersifat permanen dan ada kemungkinan China akan kehilangan 10 juta lapangan kerja akibat kenaikan tarif impor ini. China sendiri sudah mulai melunak setelah memberikan kelonggaran terhadap sejumlah produk AS dari kenaikan tarif impor sebanyak 125% diantaranya produk ethane, farmasi, semikonduktor dan produk2 untuk keperluan ruang angkasa. Mata uang dolar juga mendapat dukungan menguat menjelang tutup buku perusahaan di akhir bulan ini dengan meningkatnya permintaan guna menyeimbangkan neraca keuangan. Data ekonomi yang dirilis semalam justru tidak mendukung penguatan mata uang dolar dengan data kepercayaan konsumen merosot tajam hingga level terendah dalam 5 tahun terakhir dengan indeks hanya mencapai 86.0 lebih rendah dari perkiraan turun 89.0 meskipun data periode sebelumnya direvisi membaik dari 92.9 menjadi 93.9. Begitu pula dengan data tersedianya lowongan kerja mengalami sedikit penurunan menjadi hanya 7.19M yang juga lebih rendah dari perkiraan 7.40M dan data periode sebelumnya juga direvisi menurun dari 7.57M menjadi 7.48M. Hari ini akan dirilis data penting berupa pertumbuhan ekonomi GDP dan juga indikator inflasi PCE serta personal income/spending yang menjadi acuan bagi Fed untuk menentukan kebijakan moneternya. Selain itu ada juga data dari sektor tenaga kerja berupa terisinya lapangan kerja swasta ADP dan indeks manufaktur negara bagian Chicago.
Yen ikut terkoreksi seiring dengan pulihnya mata uang dolar, selain itu kemarin Jepang libur merayakan Showa Day. Bank Sentral Jepang (BOJ) dijadwalkan akan mengadakan pertemuan moneter pada hari Kamis ini dengan perkiraan tidak akan menaikkan dan masih akan mempertahankan suku bunga acuan untuk sementara waktu menunggu kejelasan dampak kenaikan tarif impor AS terhadap ekonomi secara global. Sementara perundingan dagang dengan AS masih belum final dan akan dilanjutkan dengan pertemuan dua menteri keuangan pekan depan. Data ekonomi yang dirilis pagi ini menunjukkan kondisi ekonomi masih mixed dengan data Retail Sales bulan lalu mengalami penurunan menjadi -1.2% lebih buruk dari perkiraan -0.2% dan data periode sebelumnya direvisi menurun dari 0.5% menjadi 0.4%. Namun jika dibandingkan dengan periode yang sama setahun lalu justru mengalami kenaikan yang cukup signifikan menjadi 3.1% meski tidak sebanyak perkiraan 3.3% dan data periode sebelumnya direvisi sedikit menurun dari 1.4% menjadi 1.3%. Sedangkan data industrial production mengalami penurunan.
Euro juga mengalami koreksi terhadap mata uang dolar meski secara bulan ini masih terhitung menguat dengan kenaikan terbanyak sejak November tahun 2022 yang lalu. Pejabat Bank Sentral Eropa (ECB) sekaligus Gubernur Bank Sentral Italia - Piero Cipollone memberikan peringatan kenaikan tarif impor berpotensi menghambat pertumbuhan ekonomi dan juga menaikkan inflasi yang bisa berakibat sama seperti resesi. Polarisasi ekonomi global juga dikhawatirkan akan menjadi kendala pertumbuhan ekonomi secara global dengan perubahan arah laju modal dan bahkan bisa menggeser status mata uang dolar dari asset safe haven. Untuk itu ECB harus segera menurunkan suku bunga acuannya lebih lanjut pada pertemuan moneter berikutnya di bulan Juni mendatang. Data ekonomi berupa kepercayaan konsumen di Jerman meningkat -20.6 yang lebih baik dari perkiraan -28.0 dan data periode sebelumnya direvisi sedikit lebih baik dari -24.5 menjadi -24.3. Hari ini ada data pertumbuhan ekonomi GDP dan data inflasi di Prancis dan Jerman serta data inflasi untuk Uni Eropa secara keseluruhan. Di Jerman juga akan dirilis data Retail Sales.
Poundsterling menurun dari hari sebelumnya terhadap dolar, namun belum jauh dari level tertinggi dalam 3 tahun terakhir. Menteri Keuangan - Rachel Reeves menekankan untuk meningkatkan hubungan dagang dengan tetangga terdekatnya, yaitu Uni Eropa. Inggris tidak terlalu risau dengan agenda kenaikan tarif impor AS karena neraca perdagangan AS mengalami surplus dibandingan dengan negara lainnya. Bahkan pejabat Bank Sentral Inggris (BOE) – Megan Green mengatakan kenaikan tarif impor AS justru akan menekan turun inflasi dan bukan sebaliknya sehingga suku bunga acuan berpeluang untuk diturunkan dan satu-satunya kendala adalah adanya rencana kenaikan pajak pendapatan. BOE diperkirakan masih akan tetap mempertahankan suku bunga acuan lebih lama lagi. Hari ini tidak ada data penting, hanya data dari sektor perumahan.
CHART TECHNICAL ANALYSIS CRUDE OIL
KETERANGAN
Candle ditutup bearish dengan real body panjang, secara teori cenderung turun
Secara teknis, pola rising wedge di H4 sudah konfirm sejak support ditembus dan pullback selesai, dilanjut dengan penurunan -> negatif untuk minyak
Secara fundamental masih cenderung bearish dipicu oleh: a. Keputusan OPEC+ mulai menambah produksi di bulan April -> kemungkinan di pertemuan awal bulan Mei juga akan tetap dengan keputusan menambah produksi Juni b. Kebijakan Tarif memicu kekhawatiran melambatnya ekonomi sehingga memicu lemahnya permintaan c. Trump menargetkan harga minyak yang lebih rendah
Rusia umumkan gencatan senjata 72 jam dimulai 8 Mei mendatang -> negatif untuk minyak
Kenaikan diperkirakan terbatas mengingat fundamental yang mendasari (OPEC+ mulai menambah produksi, permintaan masih lemah, tarif dasar masih berlaku meskipun nantinya AS dan China bertemu)
Penurunan di bawah 59 berpotensi memicu penurunan lanjutan
Sejauh ini support psikologis di 55/57 cukup efektif -> penembusan di bawah 55 akan memicu penurunan lebih lanjut, dan kembali ke sisi bearish
Resistance psikologis saat ini area 64/65, sejauh ini sulit ditembus -> sejauh ini konfirm masih cukup kuat. jika tembus, maka cenderung berubah tren ke arah kenaikan
Suggest : SELL on Rally Area : 62.00 – 62.20 Target : 1) 61.00 2) 60.00 SL : 63.20
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 61.50 Switch to BUY jika tembus 64.50
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
KETERANGAN
Candle ditutup shooting star, secara teori cenderung turun-> negatif untuk saham
Secara umum, kenaikan kemungkinan masih terbatas karena kondisi perang tarif AS dan China yang masih berlangsung dan belum ada tanda-tanda akan terjadi pertemuan dalam waktu dekat sehingga efek negatif masih lebih dominan daripada positif
Laporan pendapatan perusahaan yang positif dan melebihi ekspektasi diperkirakan akan mendorong saham, tapi waspada dengan kondisi fundamental utama seputar tarif yang masih membayangi -> waspada kenaikan terbatas
Saham utama rata-rata terdorong naik karena laporan pendapatan perusahaan yang masih baik karena aksi beli yang kuat sebelum tarif diberlakukan karena pasar mengantisipasi kenaikan harga -> positif untuk saham
Fokus minggu ini : hubungan AS-China, GDP, PCE, NFP dan Unemployment rate
Fokus data JOLTS job openings dan consumer confidence jam 21.00 WIB a. Act > Exp = saham naik -> switch to BUY b. Act < Exp = saham turun -> pertahankan/follow SELL
Selama belum ada realisasi/konfirmasi pertemuan antara AS-China, maka kenaikan kemungkinan masih terbatas
Bullish lebih kuat jika tembus 40550 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 40280 -> pertahankan/follow SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 40400 - 40420 Target : 1) 40300 2) 40200 SL : 40520
Alternatif : Follow/Pertahankan SELL jika tembus 40280 Switch to BUY jika tembus 40550
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
KETERANGAN
Candle ditutup hanging man, secara teori cenderung turun-> negatif untuk saham
Secara umum, kenaikan kemungkinan masih terbatas karena kondisi perang tarif AS dan China yang masih berlangsung dan belum ada tanda-tanda akan terjadi pertemuan dalam waktu dekat sehingga efek negatif masih lebih dominan daripada positif
Laporan pendapatan perusahaan yang positif dan melebihi ekspektasi diperkirakan akan mendorong saham, tapi waspada dengan kondisi fundamental utama seputar tarif yang masih membayangi -> waspada kenaikan terbatas
Saham utama rata-rata terdorong naik karena laporan pendapatan perusahaan yang masih baik karena aksi beli yang kuat sebelum tarif diberlakukan karena pasar mengantisipasi kenaikan harga -> positif untuk saham
Fokus minggu ini : hubungan AS-China, GDP, PCE, NFP dan Unemployment rate
Fokus data JOLTS job openings dan consumer confidence jam 21.00 WIB a. Act > Exp = saham naik -> switch to BUY b. Act < Exp = saham turun -> pertahankan/follow SELL
Selama belum ada realisasi/konfirmasi pertemuan antara AS-China, maka kenaikan kemungkinan masih terbatas
Bullish lebih kuat jika tembus 5620 atau jika tidak tembus 5400 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 5520 -> pertahankan/follow SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 5580.00 – 5600.00 Target : 1) 5550.00 2) 5520.00 SL : 5630.00
Alternatif : Pertahankan SELL jika tembus 5520 Switch to BUY jika tembus 5620 atau jika tidak tembus 5400
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
KETERANGAN
Candle ditutup hanging man, secara teori cenderung turun-> negatif untuk saham
Secara umum, kenaikan kemungkinan masih terbatas karena kondisi perang tarif AS dan China yang masih berlangsung dan belum ada tanda-tanda akan terjadi pertemuan dalam waktu dekat sehingga efek negatif masih lebih dominan daripada positif
Laporan pendapatan perusahaan yang positif dan melebihi ekspektasi diperkirakan akan mendorong saham, tapi waspada dengan kondisi fundamental utama seputar tarif yang masih membayangi -> waspada kenaikan terbatas
Saham utama rata-rata terdorong naik karena laporan pendapatan perusahaan yang masih baik karena aksi beli yang kuat sebelum tarif diberlakukan karena pasar mengantisipasi kenaikan harga -> positif untuk saham
Fokus minggu ini : hubungan AS-China, GDP, PCE, NFP dan Unemployment rate
Fokus data JOLTS job openings dan consumer confidence jam 21.00 WIB a. Act > Exp = saham naik -> switch to BUY b. Act < Exp = saham turun -> pertahankan/follow SELL
Selama belum ada realisasi/konfirmasi pertemuan antara AS-China, maka kenaikan kemungkinan masih terbatas
Bullish lebih kuat jika tembus 19700 atau jika gagal tembus 19160 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 19450 -> pertahankan/follow SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 19550.00 – 19570.00 Target : 1) 19450.00 2) 19350.00 SL : 19670.00
Alternatif : Pertahankan/Follow SELL jika tembus 19450 Switch to BUY jika tembus 19700 atau jika gagal tembus 19160
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
KETERANGAN
Candle ditutup bearish, secara teori cenderung turun-> negatif untuk NIKKEI
Perusahaan-perusahaan asuransi jiwa terkemuka di Jepang berencana untuk memangkas kepemilikan obligasi pemerintah Jepang (JGB) sebesar 1,3 triliun yen ($9,1 miliar) pada tahun fiskal 2025-> Nikkei cenderung turun
Jepang luncurkan program subsidi bensin dan listrik untuk atasi dampak tarif -> seharusnya positif untuk saham, cenderung menahan penurunan terlalu tajam
Penurunan di H4 kemungkinan jangka pendek karena harga mulai mendekati resistance > cenderung negatif untuk saham
Secara teknis, pola bearish flag masih berpeluang karena harga masih di dalam tren channel -> cenderung turun
Bullish lebih kuat jika tembus 36300 atau jika tidak tembus 35600 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 35850 -> pertahankan/follow SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 36000 - 36020 Target : 1) 35900 2) 35800 SL : 36120
Alternatif :
Follow/Pertahankan SELL jika tembus 35850
Switch to BUY jika tembus 36300 atau jika tidak tembus 35600
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG
KETERANGAN
Candle ditutup hammer, secara teori berpeluang naik
Tapi kenaikan di sisi lain masih terhambat karena belum jelasnya stimulus fiskal yang akan dirilis sehingga dikawatirkan membatasi kenaikan
Belum ada kesepakatan apa pun antara AS dan China sehingga membuat kenaikan saham cenderung terbatas
Pasar menanti realisasi stimulus China
Secara teknis, 21600 dan 21400 adalah area tengah dan sejauh ini bullish berhasil naik di atas 21600 meskipun dibantu gap up-> bearish kembali dominan jika turun di bawah 21400
Bullish lebih kuat jika tembus 22060 -> pertahankan/follow BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 21400 -> Switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 21600 - 21620 Target : 1) 21720 2) 21820 SL : 21500
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 22060 Switch to SELL jika tembus 21400
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Candle ditutup hanging man, secara teori cenderung indikasi berbalik turun
Secara teknis, pola rising wedge di H4 sudah konfirm sejak support ditembus sehingga pullback kemungkinan hanya retest resistance sementara sebelum akhirnya lanjutkan penurunan -> cenderung turun
Secara fundamental masih cenderung bearish dipicu oleh: a. Keputusan OPEC+ mulai menambah produksi di bulan April -> kemungkinan di pertemuan awal bulan Mei juga akan tetap dengan keputusan menambah produksi Juni b. Kebijakan Tarif memicu kekhawatiran melambatnya ekonomi sehingga memicu lemahnya permintaan c. Trump menargetkan harga minyak yang lebih rendah
Ada harapan Rusia-Ukraina segera temukan kesepakatan (menurut Trump), meskipun di lapangan masih terlihat Rusia menyerang Ukraina, dan sebaliknya
Kenaikan diperkirakan terbatas mengingat fundamental yang mendasari (OPEC+ mulai menambah produksi, permintaan masih lemah, tarif dasar masih berlaku meskipun nantinya AS dan China bertemu)
Penurunan di bawah 59 berpotensi memicu penurunan lanjutan
Sejauh ini support psikologis di 55/57 cukup efektif -> penembusan di bawah 55 akan memicu penurunan lebih lanjut, dan kembali ke sisi bearish
Resistance psikologis saat ini area 64/65, sejauh ini sulit ditembus -> sejauh ini konfirm masih cukup kuat. jika tembus, maka cenderung berubah tren ke arah kenaikan
Suggest : SELL on Rally Area : 63.20 – 63.40 Target : 1) 62.20 2) 61.20 SL : 64.40
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 61.60 Switch to BUY jika tembus 65.00
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
KETERANGAN
Candle ditutup doji candle, secara teori berpeluang turun-> negatif untuk saham
Indeks sentimen konsumen Michigan setidaknya dirilis positif dibanding data awal, tapi masih mendekati level terendah 2009 -> positif untuk saham, tapi waspada kenaikan tertahan
Secara fundamental, ketidakpastian seputar hubungan dagang AS dan China, juga tarif, masih tetap dominan -> waspada kenaikan terhambat/terbatas
Saham utama rata-rata terdorong naik karena laporan pendapatan perusahaan yang masih baik karena aksi beli yang kuat sebelum tarif diberlakukan karena pasar mengantisipasi kenaikan harga -> positif untuk saham
Fokus minggu ini : hubungan AS-China, GDP, PCE, NFP dan Unemployment rate
Selama belum ada realisasi/kofnrimasi pertemuan antara AS-China, maka kenaikan kemungkinan masih terbatas
Bullish lebih kuat jika tembus 40300 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 40040 -> pertahankan/follow SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 40120 - 40140 Target : 1) 40020 2) 39920 SL : 40240
Alternatif : Follow/Pertahankan SELL jika tembus 40040 Switch to BUY jika tembus 40300
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
KETERANGAN
Candle ditutup hanging man candle, secara teori berpeluang turun-> negatif untuk saham
Indeks sentimen konsumen Michigan setidaknya dirilis positif dibanding data awal, tapi masih mendekati level terendah 2009 -> positif untuk saham, tapi waspada kenaikan tertahan
Secara fundamental, ketidakpastian seputar hubungan dagang AS dan China, juga tarif, masih tetap dominan -> waspada kenaikan terhambat/terbatas
Saham utama rata-rata terdorong naik karena laporan pendapatan perusahaan yang masih baik karena aksi beli yang kuat sebelum tarif diberlakukan karena pasar mengantisipasi kenaikan harga -> positif untuk saham
Fokus minggu ini : hubungan AS-China, GDP, PCE, NFP dan Unemployment rate
Selama belum ada realisasi/kofnrimasi pertemuan antara AS-China, maka kenaikan kemungkinan masih terbatas
Bullish lebih kuat jika tembus 5580 atau jika tidak tembus 5400 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 5490 -> pertahankan/follow SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 5520.00 – 5530.00 Target : 1) 5490.00 2) 5460.00 SL : 5560.00
Alternatif : Pertahankan SELL jika tembus 5490 Switch to BUY jika tembus 5580 atau jika tidak tembus 5400
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
KETERANGAN
Candle ditutup hanging man candle, secara teori berpeluang turun-> negatif untuk saham
Indeks sentimen konsumen Michigan setidaknya dirilis positif dibanding data awal, tapi masih mendekati level terendah 2009 -> positif untuk saham, tapi waspada kenaikan tertahan
Secara fundamental, ketidakpastian seputar hubungan dagang AS dan China, juga tarif, masih tetap dominan -> waspada kenaikan terhambat/terbatas
Saham utama rata-rata terdorong naik karena laporan pendapatan perusahaan yang masih baik karena aksi beli yang kuat sebelum tarif diberlakukan karena pasar mengantisipasi kenaikan harga -> positif untuk saham
Fokus minggu ini : hubungan AS-China, GDP, PCE, NFP dan Unemployment rate
Selama belum ada realisasi/kofnrimasi pertemuan antara AS-China, maka kenaikan kemungkinan masih terbatas
Bullish lebih kuat jika tembus 19500 atau jika gagal tembus 19160 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 19360 -> pertahankan/follow SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 19410.00 – 19430.00 Target : 1) 19310.00 2) 19210.00 SL : 19530.00
Alternatif : Pertahankan/Follow SELL jika tembus 19360 Switch to BUY jika tembus 19500 atau jika gagal tembus 19160
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
KETERANGAN
Candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik-> positif untuk NIKKEI, tapi waspada kenaikan terbatas karena mendekati resistance 36300
Kenaikan minggu ini berpotensi dominan karena BOJ diperkirakan mempertahankan suku bunga di hari Kamis-> Nikkei cenderung naik
Jepang luncurkan program subsidi bensin dan listrik untuk atasi dampak tarif -> seharusnya positif untuk saham
Peenurunan di H4 kemungkinan jangka pendek karena harga mulai mendekati resistance > cenderung negatif untuk saham
Secara teknis, pola bearish flag masih berpeluang karena harga masih di dalam tren channel -> cenderung turun
Bullish lebih kuat jika tembus 36300 atau jika tidak tembus 35650 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 36000 -> pertahankan/follow SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 36100 - 36120 Target : 1) 36000 2) 35900 SL : 36220
Alternatif :
Follow/Pertahankan SELL jika tembus 36000
Switch to BUY jika tembus 36300 atau jika tidak tembus 35650
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG
KETERANGAN
Candle ditutup bearish, secara teori berpeluang turun
Pihak berwenang China akan mengadakan konferensi pers pada hari Senin untuk mengumumkan langkah-langkah lebih lanjut untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja -> positif untuk saham
Belum ada kesepakatan apapun antara AS dan China sehingga membuat kenaikan saham cenderung terbatas
Pasar menanti realisasi stimulus China
Secara teknis, 21600 dan 21400 adalah area tengah dan sejauh ini bullish berhasil naik di atas 21600 meskipun dibantu gap up-> bearish kembali dominan jika turun di bawah 21400
Bullish lebih kuat jika tembus 22150 -> pertahankan/follow BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 21450 -> Switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 21680 - 21700 Target : 1) 21800 2) 21900 SL : 21580
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 22150 Switch to SELL jika tembus 21450
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Candle ditutup bullish tapi dengan body putih kecil, secara teori kenaikan diperkirakan terbatas
Secara teknis, pola rising wedge di H4 sudah konfirm sejak support ditembus sehingga pullback kemungkinan hanya retest resistance sementara sebelum akhirnya lanjutkan penurunan -> cenderung turun
Secara fundamental masih cenderung bearish dipicu oleh: a. Keputusan OPEC+ mulai menambah produksi di bulan April b. Kebijakan Tarif memicu kekhawatiran melambatnya ekonomi sehingga memicu lemahnya permintaan c. Trump menargetkan harga minyak yang lebih rendah
Rusia kembali serang Ukraina pasca gencatan senjata yang berlaku selama Paskah, dan Trump menyerukan Rusia untuk hentikan serangan -> kemungkinan geopolitik sedikit memanas, memicu kenaikan meskipun diperkirakan sesaat/terbatas
Kenaikan diperkirakan terbatas mengingat fundamental yang mendasari (OPEC+ mulai menambah produksi, permintaan masih lemah, tarif dasar masih berlaku meskipun nantinya AS dan China bertemu)
Penurunan di bawah 59 berpotensi memicu penurunan lanjutan
Sejauh ini support psikologis di 55/57 cukup efektif -> penembusan di bawah 55 akan memicu penurunan lebih lanjut, dan kembali ke sisi bearish
Resistance psikologis saat ini area 64/65, sejauh ini sulit ditembus -> sejauh ini konfirm masih cukup kuat. jika tembus, maka cenderung berubah tren ke arah kenaikan
Suggest : SELL on Rally Area : 63.10 – 63.30 Target : 1) 62.10 2) 61.10 SL : 64.30
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 61.60 Switch to BUY jika tembus 65.00
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
KETERANGAN
Candle ditutup bullish, secara teori berpeluang naik-> positif untuk saham
Saham-saham teknologi memimpin kenaikan: Keuntungan yang kuat di seluruh sektor menyoroti optimisme pasar -> positif untuk saham
Secara fundamental, kekhawatiran perang dagang masih ada, karena China menyangkal semua pernyataan Trump tentang pertemuan ataupun kesepakatan -> waspada kenaikan terhambat/terbatas
China menekankan mereka hanya ingin bertemu jika AS menghapus semua tarif sepihak yang diberlakukan AS terhadap China sehingga sulit untuk diharapkan akan terjadi pertemuan kedua pemimpin negara dalam waktu dekat -> kenaikan berpotensi terbatas, cenderung berpotensi berbalik turun kembali
Fokus minggu ini : hubungan AS-China
Selama belum ada realisasi/kofnrimasi pertemuan antara AS-China, maka kenaikan kemungkinan masih terbatas
Bullish lebih kuat jika tembus 40490 -> pertahankan/follow BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 40050 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 40180 - 40200 Target : 1) 40300 2) 40400 SL : 40080
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 40490 Switch to SELL jika tembus 40050 atau jika gagal tembus 40700
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
KETERANGAN
Candle ditutup bullish, secara teori berpeluang naik-> positif untuk saham
Saham-saham teknologi memimpin kenaikan: Keuntungan yang kuat di seluruh sektor menyoroti optimisme pasar -> positif untuk saham
Secara fundamental, kekhawatiran perang dagang masih ada, karena China menyangkal semua pernyataan Trump tentang pertemuan ataupun kesepakatan -> waspada kenaikan terhambat/terbatas
China menekankan mereka hanya ingin bertemu jika AS menghapus semua tarif sepihak yang diberlakukan AS terhadap China sehingga sulit untuk diharapkan akan terjadi pertemuan kedua pemimpin negara dalam waktu dekat -> kenaikan berpotensi terbatas, cenderung berpotensi berbalik turun kembali
Fokus minggu ini : hubungan AS-China
Selama belum ada realisasi/kofnrimasi pertemuan antara AS-China, maka kenaikan kemungkinan masih terbatas
Bullish lebih kuat jika tembus 5570 -> pertahankan/follow BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 5400 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 5490.00 – 5510.00 Target : 1) 5540.00 2) 5570.00 SL : 5460.00
Alternatif : Pertahankan BUY jika tembus 5570 Switch to SELL jika tembus 5400
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
KETERANGAN
Candle ditutup bullish, secara teori berpeluang naik-> positif untuk saham
Saham-saham teknologi memimpin kenaikan: Keuntungan yang kuat di seluruh sektor menyoroti optimisme pasar -> positif untuk saham
Secara fundamental, kekhawatiran perang dagang masih ada, karena China menyangkal semua pernyataan Trump tentang pertemuan ataupun kesepakatan -> waspada kenaikan terhambat/terbatas
China menekankan mereka hanya ingin bertemu jika AS menghapus semua tarif sepihak yang diberlakukan AS terhadap China sehingga sulit untuk diharapkan akan terjadi pertemuan kedua pemimpin negara dalam waktu dekat -> kenaikan berpotensi terbatas, cenderung berpotensi berbalik turun kembali
Fokus minggu ini : hubungan AS-China
Selama belum ada realisasi/kofnrimasi pertemuan antara AS-China, maka kenaikan kemungkinan masih terbatas
Bullish lebih kuat jika tembus 19500 -> pertahankan/follow BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 19100 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 19370.00 – 19390.00 Target : 1) 19490.00 2) 19590.00 SL : 19270.00
Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 19500 Switch to SELL jika tembus 19100
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
KETERANGAN
Candle ditutup hanging man untuk kedua kalinya secara beruntun, secara teori harusnya cenderung turun, atau menandakan kenaikan yang mulai terbatas -> positif untuk NIKKEI, tapi waspada kenaikan terbatas
Laporan pendapatan yang positif dari Alphabet membantu sektor teknologi naik dan membuat Nasdaq ditutup menguat-> Nikkei cenderung ada kemiripan dengan Nasdaq
PM Ishiba menginstruksikan kabinetnya untuk bersiap membantu UKM untuk antisipasi dampak tarif AS -> seharusnya positif untuk saham
Gubernur BOJ Ueda mengatakan ketidakpastian tarif membuat bisnis dan konsumen terdampak -> cenderung negatif untuk saham
Secara teknis, pola bearish flag masih berpeluang karena harga masih di dalam tren channel -> cenderung turun
Bullish lebih kuat jika tembus 35600 -> pertahankan/follow BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 35100 atau gagal tembus 36000 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 35350 - 35370 Target : 1) 35470 2) 35570 SL : 35250
Alternatif :
Follow/Pertahankan BUY jika tembus 35600
Switch to SELL jika tembus 35100 atau gagal tembus 36000
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG
KETERANGAN
Candle ditutup bearish, secara teori berpeluang turun
Wall Street ditutup positif sehingga Hang Seng pagi ini dibuka gap up
Pasar masih tunggu realisasi dari stimulus fiskal dan moneter dari pemerintah China dan PBOC untuk mendorong konsumsi domestik dan mengatasi dampak dari tarif AS -> cenderung naik jika terealisasi
China menyangkal semua klaim sepihak Trump dan AS tentang pertemuan, hanya akan bertemu jika AS cabut semua tarif sepihak 145% -> negatif sentimen
Di sisi lain, pertemuan pejabat tinggi China minggu depan menjadi harapan untuk dikeluarkannya detail stimulus untuk mengatasi dampak tarif -> positif untuk saham, membatasi penurunan
Secara teknis, 21600 dan 21400 adalah area tengah dan sejauh ini bullish berhasil naik di atas 21600 meskipun dibantu gap up-> bearish kembali dominan jika turun di bawah 21400
Bullish lebih kuat jika tembus 22200 -> pertahankan/follow BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 21650 -> Switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 21900 - 21920 Target : 1) 22020 2) 22120 SL : 21800
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 22200 Switch to SELL jika tembus 21650
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.