logo agrodana futures official
Buka Akun

CHART TECHNICAL ANALYSIS CRUDE OIL

slide1

slide2

Suggest : SELL on Rally
Area : 59.40 – 59.60
Target : 1) 58.40 2) 57.40
SL : 60.60

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 57.80
Switch to BUY jika tembus 61.00

CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES

slide3

slide4

Suggest : BUY on Dip
Area : 40800 - 40820
Target : 1) 40920 2) 41020
SL : 40700

Alternatif :
Follow/Pertahankan BUY jika tembus 41000
Switch to SELL jika tembus 40500

CHART TECHNICAL ANALYSIS  S&P 500

slide5

slide6

Suggest : BUY on Dip
Area : 5580.00 – 5600.00
Target : 1) 5630.00 2) 5690.00
SL : 5550.00

Alternatif :
Pertahankan BUY jika tembus 5660
Switch to SELL jika tembus 5530

CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ

slide7

slide8

Suggest : BUY on Dip
Area : 19850.00 – 19870.00
Target : 1) 19970.00 2) 20070.00
SL : 19750.00

Alternatif :
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 20053
Switch to SELL jika tembus 19500

CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI

slide9

slide10

Suggest : BUY on Dip
Area : 36020 - 36040
Target : 1) 36140 2) 36240
SL : 35920

Alternatif :

  • Follow/Pertahankan BUY jika tembus 36350
  • Switch to SELL jika tembus 35800

CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG

slide11

slide12

Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.

Research & Analysis PT Agrodana Futures

CHART TECHNICAL ANALYSIS CRUDE OIL

slide1

slide2

Suggest : SELL on Rally
Area : 60.80 – 61.00
Target : 1) 59.80 2) 58.80
SL : 62.00

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 60.00
Switch to BUY jika tembus 63.00

CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES

slide3

slide4

Suggest : BUY on Dip
Area : 40450 - 40470
Target : 1) 40570 2) 40670
SL : 40350

Alternatif :
Follow/Pertahankan BUY jika tembus 40770
Switch to SELL jika tembus 40300 atau jika GDP AS lemah

CHART TECHNICAL ANALYSIS  S&P 500

slide5

slide6

Suggest : BUY on Dip
Area : 5500.00 – 5520.00
Target : 1) 5550.00 2) 5580.00
SL : 5470.00

Alternatif :
Pertahankan BUY jika tembus 5600
Switch to SELL jika tembus 5450 atau jika data ekonomi lemah

CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ

slide7

slide8

Suggest : BUY on Dip
Area : 19450.00 – 19470.00
Target : 1) 19570.00 2) 19670.00
SL : 19350.00

Alternatif :
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 19620
Switch to SELL jika tembus 19300 atau jika data ekonomi lemah

CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI

slide9

slide10

Suggest : BUY on Dip
Area : 35750 - 35770
Target : 1) 35870 2) 35970
SL : 35650

Alternatif :

  • Follow/Pertahankan BUY jika tembus 36220
  • Switch to SELL jika tembus 35500 atau jika tidak tembus 36350

CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG

slide11

slide12

Suggest : BUY on Dip
Area : 21600 - 21620
Target : 1) 21720 2) 21820
SL : 21500

Alternatif :
Follow/Pertahankan BUY jika tembus 22060
Switch to SELL jika tembus 21400

Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.

Research & Analysis PT Agrodana Futures

Dolar sedikit terangkat terhadap mata uang lainnya seiring dengan adanya sinyal akan rencana pemerintahan Presiden Trump untuk mengurangi kenaikan tarif impor kendaraan pada produsen mobil domestik dan juga tercapainya negosiasi dengan satu mitra dagang AS serta prospek mitra lainnya yang segera akan menyusul. Presiden Trump melalui eksekutif order berencana mengurangi tarif terhadap produk otomotif terutama suku cadang dan bahan baku setelah mendengarkan keluhan dari produsen kendaraan domestik di AS. Menteri Perdagangan - Howard Lutnick menyampaikan bahwa pemerintah AS sudah mencapai kesepakatan final dengan satu mitra dagangnya dan menunggu persetujuan sebelum diumumkan secara publik. Sedangkan Menteri Keuangan – Scott Bessent juga mengatakan pemerintah sudah mencapai perundingan yang lebih mendalam pada negosiasi kenaikan tarif impor dengan prospek terdekat akan tercapai dengan India dan Korea Selatan. Bessent menambahkan setidaknya ada 17 mitra dagang yang sedang bernegosiasi dan diharapkan akan dapat diselesaikan dalam beberapa pekan mendatang. Sementara perundingan dagang antara AS versus China masih belum ada perkembangan yang berarti. Bessent mengatakan seiring dengan waktu, pemerintah China akan menyadari bahwa kenaikan tarif impor tidak bersifat permanen dan ada kemungkinan China akan kehilangan 10 juta lapangan kerja akibat kenaikan tarif impor ini. China sendiri sudah mulai melunak setelah memberikan kelonggaran terhadap sejumlah produk AS dari kenaikan tarif impor sebanyak 125% diantaranya produk ethane, farmasi, semikonduktor dan produk2 untuk keperluan ruang angkasa. Mata uang dolar juga mendapat dukungan menguat menjelang tutup buku perusahaan di akhir bulan ini dengan meningkatnya permintaan guna menyeimbangkan neraca keuangan. Data ekonomi yang dirilis semalam justru tidak mendukung penguatan mata uang dolar dengan data kepercayaan konsumen merosot tajam hingga level terendah dalam 5 tahun terakhir dengan indeks hanya mencapai 86.0 lebih rendah dari perkiraan turun 89.0 meskipun data periode sebelumnya direvisi membaik dari 92.9 menjadi 93.9. Begitu pula dengan data tersedianya lowongan kerja mengalami sedikit penurunan menjadi hanya 7.19M yang juga lebih rendah dari perkiraan 7.40M dan data periode sebelumnya juga direvisi menurun dari 7.57M menjadi 7.48M. Hari ini akan dirilis data penting berupa pertumbuhan ekonomi GDP dan juga indikator inflasi PCE serta personal income/spending yang menjadi acuan bagi Fed untuk menentukan kebijakan moneternya. Selain itu ada juga data dari sektor tenaga kerja berupa terisinya lapangan kerja swasta ADP dan indeks manufaktur negara bagian Chicago.

Yen ikut terkoreksi seiring dengan pulihnya mata uang dolar, selain itu kemarin Jepang libur merayakan Showa Day. Bank Sentral Jepang (BOJ) dijadwalkan akan mengadakan pertemuan moneter pada hari Kamis ini dengan perkiraan tidak akan menaikkan dan masih akan mempertahankan suku bunga acuan untuk sementara waktu menunggu kejelasan dampak kenaikan tarif impor AS terhadap ekonomi secara global. Sementara perundingan dagang dengan AS masih belum final dan akan dilanjutkan dengan pertemuan dua menteri keuangan pekan depan. Data ekonomi yang dirilis pagi ini menunjukkan kondisi ekonomi masih mixed dengan data Retail Sales bulan lalu mengalami penurunan menjadi -1.2% lebih buruk dari perkiraan -0.2% dan data periode sebelumnya direvisi menurun dari 0.5% menjadi 0.4%. Namun jika dibandingkan dengan periode yang sama setahun lalu justru mengalami kenaikan yang cukup signifikan menjadi 3.1% meski tidak sebanyak perkiraan 3.3% dan data periode sebelumnya direvisi sedikit menurun dari 1.4% menjadi 1.3%. Sedangkan data industrial production mengalami penurunan.

Euro juga mengalami koreksi terhadap mata uang dolar meski secara bulan ini masih terhitung menguat dengan kenaikan terbanyak sejak November tahun 2022 yang lalu. Pejabat Bank Sentral Eropa (ECB) sekaligus Gubernur Bank Sentral Italia - Piero Cipollone memberikan peringatan kenaikan tarif impor berpotensi menghambat pertumbuhan ekonomi dan juga menaikkan inflasi yang bisa berakibat sama seperti resesi. Polarisasi ekonomi global juga dikhawatirkan akan menjadi kendala pertumbuhan ekonomi secara global dengan perubahan arah laju modal dan bahkan bisa menggeser status mata uang dolar dari asset safe haven. Untuk itu ECB harus segera menurunkan suku bunga acuannya lebih lanjut pada pertemuan moneter berikutnya di bulan Juni mendatang. Data ekonomi berupa kepercayaan konsumen di Jerman meningkat -20.6 yang lebih baik dari perkiraan -28.0 dan data periode sebelumnya direvisi sedikit lebih baik dari -24.5 menjadi -24.3. Hari ini ada data pertumbuhan ekonomi GDP dan data inflasi di Prancis dan Jerman serta data inflasi untuk Uni Eropa secara keseluruhan. Di Jerman juga akan dirilis data Retail Sales.

Poundsterling menurun dari hari sebelumnya terhadap dolar, namun belum jauh dari level tertinggi dalam 3 tahun terakhir. Menteri Keuangan - Rachel Reeves menekankan untuk meningkatkan hubungan dagang dengan tetangga terdekatnya, yaitu Uni Eropa. Inggris tidak terlalu risau dengan agenda kenaikan tarif impor AS karena neraca perdagangan AS mengalami surplus dibandingan dengan negara lainnya. Bahkan pejabat Bank Sentral Inggris (BOE) – Megan Green mengatakan kenaikan tarif impor AS justru akan menekan turun inflasi dan bukan sebaliknya sehingga suku bunga acuan berpeluang untuk diturunkan dan satu-satunya kendala adalah adanya rencana kenaikan pajak pendapatan. BOE diperkirakan masih akan tetap mempertahankan suku bunga acuan lebih lama lagi. Hari ini tidak ada data penting, hanya data dari sektor perumahan.

CHART TECHNICAL ANALYSIS CRUDE OIL

slide1

slide2

Suggest : SELL on Rally
Area : 62.00 – 62.20
Target : 1) 61.00 2) 60.00
SL : 63.20

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 61.50
Switch to BUY jika tembus 64.50

CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES

slide3

slide4

Suggest : SELL on Rally
Area : 40400 - 40420
Target : 1) 40300 2) 40200
SL : 40520

Alternatif :
Follow/Pertahankan SELL jika tembus 40280
Switch to BUY jika tembus 40550

CHART TECHNICAL ANALYSIS  S&P 500

slide5

slide6

Suggest : SELL on Rally
Area : 5580.00 – 5600.00
Target : 1) 5550.00 2) 5520.00
SL : 5630.00

Alternatif :
Pertahankan SELL jika tembus 5520
Switch to BUY jika tembus 5620 atau jika tidak tembus 5400

CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ

slide7

slide8

Suggest : SELL on Rally
Area : 19550.00 – 19570.00
Target : 1) 19450.00 2) 19350.00
SL : 19670.00

Alternatif :
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 19450
Switch to BUY jika tembus 19700 atau jika gagal tembus 19160

CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI

slide9

slide10

Suggest : SELL on Rally
Area : 36000 - 36020
Target : 1) 35900 2) 35800
SL : 36120

Alternatif :

  • Follow/Pertahankan SELL jika tembus 35850
  • Switch to BUY jika tembus 36300 atau jika tidak tembus 35600

CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG

slide11

slide12

Suggest : BUY on Dip
Area : 21600 - 21620
Target : 1) 21720 2) 21820
SL : 21500

Alternatif :
Follow/Pertahankan BUY jika tembus 22060
Switch to SELL jika tembus 21400

Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.

Research & Analysis PT Agrodana Futures

CHART TECHNICAL ANALYSIS CRUDE OIL

slide1

slide2

Suggest : SELL on Rally
Area : 63.20 – 63.40
Target : 1) 62.20 2) 61.20
SL : 64.40

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 61.60
Switch to BUY jika tembus 65.00

CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES

slide3

slide4

Suggest : SELL on Rally
Area : 40120 - 40140
Target : 1) 40020 2) 39920
SL : 40240

Alternatif :
Follow/Pertahankan SELL jika tembus 40040
Switch to BUY jika tembus 40300

CHART TECHNICAL ANALYSIS  S&P 500

slide5

slide6

Suggest : SELL on Rally
Area : 5520.00 – 5530.00
Target : 1) 5490.00 2) 5460.00
SL : 5560.00

Alternatif :
Pertahankan SELL jika tembus 5490
Switch to BUY jika tembus 5580 atau jika tidak tembus 5400

CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ

slide7

slide8

Suggest : SELL on Rally
Area : 19410.00 – 19430.00
Target : 1) 19310.00 2) 19210.00
SL : 19530.00

Alternatif :
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 19360
Switch to BUY jika tembus 19500 atau jika gagal tembus 19160

CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI

slide9

slide10

Suggest : SELL on Rally
Area : 36100 - 36120
Target : 1) 36000 2) 35900
SL : 36220

Alternatif :

  • Follow/Pertahankan SELL jika tembus 36000
  • Switch to BUY jika tembus 36300 atau jika tidak tembus 35650

CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG

slide11

slide12

Suggest : BUY on Dip
Area : 21680 - 21700
Target : 1) 21800 2) 21900
SL : 21580

Alternatif :
Follow/Pertahankan BUY jika tembus 22150
Switch to SELL jika tembus 21450

Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.

Research & Analysis PT Agrodana Futures

CHART TECHNICAL ANALYSIS CRUDE OIL

slide1

slide2

Suggest : SELL on Rally
Area : 63.10 – 63.30
Target : 1) 62.10 2) 61.10
SL : 64.30

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 61.60
Switch to BUY jika tembus 65.00

CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES

slide3

slide4

Suggest : BUY on Dip
Area : 40180 - 40200
Target : 1) 40300 2) 40400
SL : 40080

Alternatif :
Follow/Pertahankan BUY jika tembus 40490
Switch to SELL jika tembus 40050 atau jika gagal tembus 40700

CHART TECHNICAL ANALYSIS  S&P 500

slide5

slide6

Suggest : BUY on Dip
Area : 5490.00 – 5510.00
Target : 1) 5540.00 2) 5570.00
SL : 5460.00

Alternatif :
Pertahankan BUY jika tembus 5570
Switch to SELL jika tembus 5400

CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ

slide7

slide8

Suggest : BUY on Dip
Area : 19370.00 – 19390.00
Target : 1) 19490.00 2) 19590.00
SL : 19270.00

Alternatif :
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 19500
Switch to SELL jika tembus 19100

CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI

slide9

slide10

Suggest : BUY on Dip
Area : 35350 - 35370
Target : 1) 35470 2) 35570
SL : 35250

Alternatif :

  • Follow/Pertahankan BUY jika tembus 35600
  • Switch to SELL jika tembus 35100 atau gagal tembus 36000

CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG

slide11

slide12

Suggest : BUY on Dip
Area : 21900 - 21920
Target : 1) 22020 2) 22120
SL : 21800

Alternatif :
Follow/Pertahankan BUY jika tembus 22200
Switch to SELL jika tembus 21650

Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.

Research & Analysis PT Agrodana Futures

Masih ragu dan memiliki pertanyaan lainnya ?

Kantor Pusat
Menara Batavia Lt. 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126,
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Berlangganan Newsletter Agrodana:
Ikuti Kami
facebook agrodanayoutube agrodanainstagram agrodana
agrodana iosagrodana android
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan
/ Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Ikuti Kami
alt=""alt=""alt=""
Kantor Pusat
Menara Batavia Lt 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126, Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Email:  [email protected]Whatsapp: +6281-988-3777
Berlangganan Newsletter Agrodana :
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan / Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Whatsapp Non Klien
crossmenuchevron-down