Candle ditutup bearish, secara teori cenderung turun
Secara teknis, pola rising wedge di H4 sudah konfirm karena support sudah ditembus -> cenderung turun
Secara fundamental masih cenderung bearish dipicu oleh: a. Keputusan OPEC+ mulai menambah produksi di bulan April b. Kebijakan Tarif memicu kekhawatiran melambatnya ekonomi sehingga memicu lemahnya permintaan c. Trump menargetkan harga minyak yang lebih rendah
Beberapa anggota OPEC+ ingin agar kelompok ini menyetujui peningkatan produksi minyak yang dipercepat untuk bulan Juni pada pertemuan tanggal 5 Mei -> negatif untuk minyak
Kenaikan diperkirakan terbatas mengingat fundamental yang mendasari (OPEC+ mulai menambah produksi, permintaan masih lemah, tarif dasar masih berlaku meskipun nantinya AS dan China bertemu)
Penurunan di bawah 59 berpotensi memicu penurunan lanjutan
Sejauh ini support psikologis di 55/57 cukup efektif -> penembusan di bawah 55 akan memicu penurunan lebih lanjut, dan kembali ke sisi bearish
Resistance psikologis saat ini area 64/65, sejauh ini sulit ditembus -> sejauh ini konfirm masih cukup kuat. jika tembus, maka cenderung berubah tren ke arah kenaikan
Suggest : SELL on Rally Area : 62.80 – 63.00 Target : 1) 61.80 2) 60.80 SL : 64.00
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 61.60 Switch to BUY jika tembus 65.00
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
KETERANGAN
Candle ditutup shooting star, secara teori berpeluang turun, kemungkinan bisa saja untuk menutupi gap, atau memang karena kenaikan yang belum terlalu kuat-> negatif untuk saham
Secara fundamental, kekhawatiran perang dagang masih ada, meskipun pernyataan Trump cenderung meredakan ketegangan -> waspada jika kenaikan terhambat/terbatas
Pasar masih membutuhkan realisasi dari pertemuan Trump dan Xi Jinping, sehingga sulit untuk mendapatkan rally yang berkelanjutan selama belum ada reaksi ataupun respon dari China -> kenaikan terbatas, cenderung turun
AS dirumorkan akan mempertimbangkan untuk turunkan tarif dari 145% menjadi 50-60%, tapi Menkeu Scott Bessent mengatakan tidak ada penawaran sepihak seperti itu -> negatif untuk saham
Fokus minggu ini : hubungan AS-China, new home sales, durable goods
Fokus data Durable goods AS dan jobless claims jam 19.30 WIB a. Act > Exp = saham naik -> pertahankan Buy b. Act < Exp = saham turun -> switch to SELL
Selama belum ada realisasi/kofnrimasi pertemuan antara AS-China, maka kenaikan kemungkinan masih terbatas
Bullish lebih kuat jika tembus 40100 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 39650 -> pertahankan/follow SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 39800 - 39820 Target : 1) 39700 2) 39600 SL : 39920
Alternatif : Follow/Pertahankan SELL jika tembus 39650 Switch to BUY jika tembus 40100
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
KETERANGAN
Candle ditutup shooting star, secara teori berpeluang turun, kemungkinan bisa saja untuk menutupi gap, atau memang karena kenaikan yang belum terlalu kuat-> negatif untuk saham
Secara teknis, Bullish Flag tetap berpeluang, tapi baru konfirm jika berhasil naik dan bertahan di atas 5500, jika turun di bawah 5400, peluang tersebut gagal
Secara fundamental, kekhawatiran perang dagang masih ada, meskipun pernyataan Trump cenderung meredakan ketegangan -> waspada jika kenaikan terhambat/terbatas
Pasar masih membutuhkan realisasi dari pertemuan Trump dan Xi Jinping, sehingga sulit untuk mendapatkan rally yang berkelanjutan selama belum ada reaksi ataupun respon dari China -> kenaikan terbatas, cenderung turun
AS dirumorkan akan mempertimbangkan untuk turunkan tarif dari 145% menjadi 50-60%, tapi Menkeu Scott Bessent mengatakan tidak ada penawaran sepihak seperti itu -> negatif untuk saham
Fokus minggu ini : hubungan AS-China, new home sales, durable goods
Fokus data Durable goods AS dan jobless claims jam 19.30 WIB a. Act > Exp = saham naik -> pertahankan Buy b. Act < Exp = saham turun -> switch to SELL
Selama belum ada realisasi/kofnrimasi pertemuan antara AS-China, maka kenaikan kemungkinan masih terbatas
Bullish lebih kuat jika tembus 5500 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 5380 -> pertahankan/follow SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 5420.00 – 5440.00 Target : 1) 5390.00 2) 5360.00 SL : 5470.00
Alternatif : Pertahankan SELL jika tembus 5380 Switch to BUY jika tembus 5500
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
KETERANGAN
Candle ditutup shooting star, secara teori berpeluang turun, kemungkinan bisa saja untuk menutupi gap, atau memang karena kenaikan yang belum terlalu kuat-> negatif untuk saham
Secara teknis, Bullish Flag tetap berpeluang, tapi baru konfirm jika berhasil naik dan bertahan di atas 19100, jika turun di bawah 18300, peluang tersebut gagal
Secara fundamental, kekhawatiran perang dagang masih ada, meskipun pernyataan Trump cenderung meredakan ketegangan -> waspada jika kenaikan terhambat/terbatas
Pasar masih membutuhkan realisasi dari pertemuan Trump dan Xi Jinping, sehingga sulit untuk mendapatkan rally yang berkelanjutan selama belum ada reaksi ataupun respon dari China -> kenaikan terbatas, cenderung turun
AS dirumorkan akan mempertimbangkan untuk turunkan tarif dari 145% menjadi 50-60%, tapi Menkeu Scott Bessent mengatakan tidak ada penawaran sepihak seperti itu -> negatif untuk saham
Fokus minggu ini : hubungan AS-China, new home sales, durable goods
Fokus data Durable goods AS dan jobless claims jam 19.30 WIB a. Act > Exp = saham naik -> pertahankan Buy b. Act < Exp = saham turun -> switch to SELL
Selama belum ada realisasi/kofnrimasi pertemuan antara AS-China, maka kenaikan kemungkinan masih terbatas
Bullish lebih kuat jika tembus 19000 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 18720 -> pertahankan/follow SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 18820.00 – 18840.00 Target : 1) 18720.00 2) 18620.00 SL : 18940.00
Alternatif : Pertahankan/Follow SELL jika tembus 18720 Switch to BUY jika tembus 19000
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
KETERANGAN
Candle ditutup hanging man, secara teori cenderung turun -> negatif untuk NIKKEI
Kenaikan Indeks Saham AS (terutama Nasdaq) terhambat sehingga ada kemungkinan Nikkei juga cenderung terhambat dan mulai turun bertahap-> Nikkei cenderung ada kemiripan dengan Nasdaq
AS mengatakan kepada Jepang bahwa mereka tidak dapat memberikan perlakuan khusus kepada Jepang terkait tarif selama pembicaraan yang diadakan awal bulan ini -> potensi turun
Secara teknis, pola bearish flag masih berpeluang karena harga masih di dalam tren channel -> cenderung turun
Bullish lebih kuat jika tembus 35700 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 35150 -> pertahankan/follow SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 35350 - 35370 Target : 1) 35250 2) 35150 SL : 35470
Alternatif :
Follow/Pertahankan SELL jika tembus 35150
Switch to BUY jika tembus 35700
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG
KETERANGAN
Candle ditutup bullish, secara teori berpeluang naik
Kenaikan Wall Street terhambat, sehingga Asia juga perlu waspada
China masih berkutat dengan ekonomi, dan pemerintah maupun bank sentral menargetkan untuk merangsang pertumbuhan ekonomi dengan mendorong konsumsi domestik, antisipasi tarif AS -> positif untuk saham China dan Hong Kong (jika stimulus segera dirilis)
Pasar masih tunggu realisasi dari stimulus fiskal dan moneter dari pemerintah China dan PBOC untuk mendorong konsumsi domestik dan mengatasi dampak dari tarif AS -> cenderung naik jika terealisasi
Sejauh ini belum ada respon ari China terkait pernyataan Trump sehingga dikhawatirkan kenaikan terbatas
Secara teknis, 21600 dan 21400 adalah area tengah dan sejauh ini bullish berhasil naik di atas 21600 meskipun dibantu gap up-> bearish kembali dominan jika turun di bawah 21400
Bullish lebih kuat jika tembus 22170 -> pertahankan/follow BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 21650 -> Switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 21850 - 21870 Target : 1) 21970 2) 22070 SL : 21750
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 22170 Switch to SELL jika tembus 21650
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik
Secara teknis, pola rising wedge di H4 masih tetap punya peluang, terutama jika kenaikan saat ini tertahan di zona 65 sehingga rejection di zona resistance diharapkan akan menekan kembali harga turun dekati support
Secara fundamental masih cenderung bearish dipicu oleh: a. Keputusan OPEC+ mulai menambah produksi di bulan April b. Kebijakan Tarif memicu kekhawatiran melambatnya ekonomi sehingga memicu lemahnya permintaan c. Trump menargetkan harga minyak yang lebih rendah
Dua pernyataan Trump meredakan ketegangan : a. Tidak berencana pecat Powell -> risk asset positif, oil ikut naik b. Akan bersikap lunak pada China, dan menunggu respon China untuk bertemu -> risk asset positif, oil ikut naik
Namun kenaikan diperkirakan terbatas mengingat fundamental yang mendasari (OPEC+ mulai menambah produksi, permintaan masih lemah, tarif dasar masih berlaku meskipun nantinya AS dan China bertemu)
Penurunan di bawah 59 berpotensi memicu penurunan lanjutan
Sejauh ini support psikologis di 55/57 cukup efektif -> penembusan di bawah 55 akan memicu penurunan lebih lanjut, dan kembali ke sisi bearish
Resistance psikologis saat ini area 64/65, sejauh ini sulit ditembus -> sejauh ini konfirm masih cukup kuat. jika tembus, maka cenderung berubah tren ke arah kenaikan
Suggest : SELL on Rally Area : 65.30 – 65.50 Target : 1) 64.30 2) 63.30 SL : 66.50
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 63.30 Switch to BUY jika tembus 66.70
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
KETERANGAN
Candle ditutup bullish dan 2 candle terakhir membentuk pola bullish engulfing, secara teori potensi naik-> positif untuk saham
Double top di H4 gagal karena harga kembali naik di atas neckline 39000, dan pagi ini dibuka gap up-> positif untuk saham
Secara fundamental, kekhawatiran perang dagang masih ada, meskipun pernyataan Trump cenderung meredakan ketegangan -> waspada jika kenaikan terhambat/terbatas
Dua pernyataan Trump meredakan ketegangan : a. Tidak berencana pecat Powell -> risk asset positif (saham naik) b. Akan bersikap lunak pada China, dan menunggu respon China untuk bertemu -> risk asset positif (Saham naik)
AS mengatakan pertemuan Trump dan Xi Jinping di awal Mei, seharusnya positif untuk risk asset dan dolar -> masih perlu konfirmasi dari China a. jika ya (bukan klaim sepihak dari AS saja) = saham naik b. jika tidak (China tetap menolak pertemuan) = saham turun -> switch to SELL
Fokus minggu ini : hubungan AS-China, new home sales, durable goods
Fokus data PMI AS malam ini jam 20.45 WIB dan New Home Sales jam 21.00 WIB a. Act > Exp = saham naik -> pertahankan Buy b. Act < Exp = saham turun -> switch to SELL
Selama belum ada realisasi/kofnrimasi pertemuan antara AS-China, maka kenaikan kemungkinan masih terbatas
Bullish lebih kuat jika tembus 40050 -> pertahankan/follow BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 39600 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 39790 - 39810 Target : 1) 39910 2) 40010 SL : 39690
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 40050 Switch to SELL jika tembus 39600 Double Top gagal karena harga kembali naik di atas 39000
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
KETERANGAN
Candle ditutup bullish dan 2 candle terakhir membentuk pola bullish engulfing, secara teori potensi naik-> positif untuk saham
Double top di H4 bergeser menjadi peluang bullish flag, akan konfirm jika berhasil tembus resistance 5410, akan gagal jika kembali turun di bawah 5200-> positif untuk saham
Secara fundamental, kekhawatiran perang dagang masih ada, meskipun pernyataan Trump cenderung meredakan ketegangan -> waspada jika kenaikan terhambat/terbatas
Dua pernyataan Trump meredakan ketegangan : a. Tidak berencana pecat Powell -> risk asset positif (saham naik) b. Akan bersikap lunak pada China, dan menunggu respon China untuk bertemu -> risk asset positif (Saham naik)
AS mengatakan pertemuan Trump dan Xi Jinping di awal Mei, seharusnya positif untuk risk asset dan dolar -> masih perlu konfirmasi dari China a. jika ya (bukan klaim sepihak dari AS saja) = saham naik b. jika tidak (China tetap menolak pertemuan) = saham turun -> switch to SELL
Fokus minggu ini : hubungan AS-China, new home sales, durable goods
Fokus data PMI AS malam ini jam 20.45 WIB dan New Home Sales jam 21.00 WIB a. Act > Exp = saham naik -> pertahankan Buy b. Act < Exp = saham turun -> switch to SELL
Selama belum ada realisasi/kofnrimasi pertemuan antara AS-China, maka kenaikan kemungkinan masih terbatas
Bullish lebih kuat jika tembus 5420 -> pertahankan/follow BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 5250 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 5370.00 – 5390.00 Target : 1) 5420.00 2) 5450.00 SL : 5340.00
Alternatif : Pertahankan BUY jika tembus 5420 Switch to SELL jika tembus 5250 Peluang double top berganti menjadi peluang bullish flag
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
KETERANGAN
Candle ditutup bullish dan 2 candle terakhir membentuk pola bullish engulfing, secara teori potensi naik-> positif untuk saham
Double top di H4 bergeser menjadi peluang bullish flag, akan konfirm jika berhasil tembus resistance 19000, akan gagal jika kembali turun di bawah 18000-> positif untuk saham
Secara fundamental, kekhawatiran perang dagang masih ada, meskipun pernyataan Trump cenderung meredakan ketegangan -> waspada jika kenaikan terhambat/terbatas
Dua pernyataan Trump meredakan ketegangan : a. Tidak berencana pecat Powell -> risk asset positif (saham naik) b. Akan bersikap lunak pada China, dan menunggu respon China untuk bertemu -> risk asset positif (Saham naik)
AS mengatakan pertemuan Trump dan Xi Jinping di awal Mei, seharusnya positif untuk risk asset dan dolar -> masih perlu konfirmasi dari China a. jika ya (bukan klaim sepihak dari AS saja) = saham naik b. jika tidak (China tetap menolak pertemuan) = saham turun -> switch to SELL
Fokus minggu ini : hubungan AS-China, new home sales, durable goods
Fokus data PMI AS malam ini jam 20.45 WIB dan New Home Sales jam 21.00 WIB a. Act > Exp = saham naik -> pertahankan Buy b. Act < Exp = saham turun -> switch to SELL
Selama belum ada realisasi/kofnrimasi pertemuan antara AS-China, maka kenaikan kemungkinan masih terbatas
Bullish lebih kuat jika tembus 18810 -> pertahankan/follow BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 18500 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 18670.00 – 18690.00 Target : 1) 18790.00 2) 18890.00 SL : 18570.00
Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 18810 Switch to SELL jika tembus 18500 Peluang double top bergeser menjadi peluang bullish flag
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
KETERANGAN
Candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik -> positif untuk NIKKEI
Wallstreet ditutup naik, terutama Nasdaq sehingga Asia berpotensi positif -> Nikkei cenderung ada kemiripan dengan Nasdaq
Sentimen utama belum berubah, pasar masih fokus dengan tarif, dan ketidakpastian membayangi sehingga peluang turun lebih terbuka, meskipun di sisi lain negosiasi dagang antara AS-Jepang punya peluang untuk berjalan lancar
Dua pernyataan Trump meredakan ketegangan : a. Tidak berencana pecat Powell -> risk asset positif (saham naik) b. Akan bersikap lunak pada China, dan menunggu respon China untuk bertemu -> risk asset positif (Saham naik)
Secara teknis, peluang head & shoulder pada grafik H4 di dalam pola yang dicurigai bearish flag gagal karena harga naik lebih tinggi di atas 34850 -> cenderung naik
Bullish lebih kuat jika tembus 35400 -> pertahankan/follow BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 34550 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 34750 - 34770 Target : 1) 34870 2) 34970 SL : 34650
Alternatif :
Follow/Pertahankan BUY jika tembus 35400
Switch to SELL jika tembus 34550
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG
KETERANGAN
Candle ditutup bullish, secara teori berpeluang naik
Wallstreet berbalik positif setelah pernyataan Trump sehingga Asia cenderung ikut naik
China masih berkutat dengan ekonomi, dan pemerintah maupun bank sentral menargetkan untuk merangsang pertumbuhan ekonomi dengan mendorong konsumsi domestik, antisipasi tarif AS -> positif untuk saham China dan Hong Kong (jika stimulus segera dirilis)
Pasar masih tunggu realisasi dari stimulus fiskal dan moneter dari pemerintah China dan PBOC untuk mendorong konsumsi domestik dan mengatasi dampak dari tarif AS -> cenderung naik jika terealisasi
Dua pernyataan Trump meredakan ketegangan : a. Tidak berencana pecat Powell -> risk asset positif (saham naik) b. Akan bersikap lunak pada China, dan menunggu respon China untuk bertemu -> risk asset positif (Saham naik)
Secara teknis, 21600 dan 21400 adalah area tengah dan sejauh ini bullish berhasil naik di atas 21600 meskipun dibantu gap up-> bearish kembali dominan jika turun di bawah 21400
Bullish lebih kuat jika tembus 22200 -> pertahankan/follow BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 21700 -> Switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 21950 - 21970 Target : 1) 22070 2) 22170 SL : 21850
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 22200 Switch to SELL jika tembus 21700
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Candle ditutup hanging man, secara teori cenderung turun
Secara teknis, belum ada perubahan, harga bertahan di kisaran 61-63, dan pola rising wedge di H4 kemungkinan tinggal menunggu pemicu penurunan di bawah support, atau menggagalkan pola tersebut dengan kenaikan di atas resistance
Secara fundamental masih cenderung bearish dipicu oleh: a. Keputusan OPEC+ mulai menambah produksi di bulan April b. Kebijakan Tarif memicu kekhawatiran melambatnya ekonomi sehingga memicu lemahnya permintaan c. Trump menargetkan harga minyak yang lebih rendah
Gencatan senjata Rusia-Ukraina selama Paskah kemungkinan berakhir, dan Putin mengatakan pertempuran akan kembali berlanjut setelah Paskah -> short term bullish
Penurunan di bawah 59 berpotensi memicu penurunan lanjutan
Sejauh ini support psikologis di 55/57 cukup efektif -> penembusan di bawah 55 akan memicu penurunan lebih lanjut, dan kembali ke sisi bearish
Resistance psikologis saat ini area 64/65, sejauh ini sulit ditembus -> sejauh ini konfirm masih cukup kuat. jika tembus, maka cenderung berubah tren ke arah kenaikan
Suggest : SELL on Rally Area : 63.20 – 63.40 Target : 1) 62.20 2) 61.20 SL : 64.40
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 61.80 Switch to BUY jika tembus 65.00
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
KETERANGAN
Candle ditutup bearish, secara teori potensi turun-> negatif untuk saham
H4 menunjukkan potensi double top sudah konfirm karena neckline 38980 berhasil ditembus-> negatif untuk saham
Secara fundamental, kekhawatiran perang dagang AS-China masih kuat, belum ada pertanda kedua negara lakukan pertemuan ataupun kesepakatan -> cenderung turun
Trump terus serang Powell, dan rumor menyebut Trump sedang berpikir untuk memecat Powell dari posisi ketua Fed -> negatif untuk saham
Fokus minggu ini : hubungan AS-China, new home sales, durable goods
Selama belum ada pertanda untuk negosiasi antara AS-China, maka kenaikan cenderung terhambat dan tekanan masih mendominasi
Bullish lebih kuat jika tembus 39000 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 38250 -> pertahankan/follow SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 38550 - 38570 Target : 1) 38450 2) 38350 SL : 38670
Alternatif : Follow/Pertahankan SELL jika tembus 38250 Switch to BUY jika tembus 39000 Double Top konfirm pasca tembus neckline 38980
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
KETERANGAN
Candle ditutup bearish, secara teori potensi turun-> negatif untuk saham
H4 menunjukkan potensi double top masih tunggu konfirmasi karena neckline 5130 belum ditembus-> kenaikan kemungkinan terbatas, cenderung turun
Secara fundamental, kekhawatiran perang dagang AS-China masih kuat, belum ada pertanda kedua negara lakukan pertemuan ataupun kesepakatan -> cenderung turun
Trump terus serang Powell, dan rumor menyebut Trump sedang berpikir untuk memecat Powell dari posisi ketua Fed -> negatif untuk saham
Fokus minggu ini : hubungan AS-China, new home sales, durable goods
Selama belum ada pertanda untuk negosiasi antara AS-China, maka kenaikan cenderung terhambat dan tekanan masih mendominasi
Bullish lebih kuat jika tembus 5400 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 5180 -> pertahankan/follow SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 5250.00 – 5270.00 Target : 1) 5220.00 2) 5190.00 SL : 5300.00
Alternatif : Pertahankan SELL jika tembus 5180 Switch to BUY jika tembus 5400 Ada peluang double top
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
KETERANGAN
Candle ditutup bearish, secara teori potensi turun-> negatif untuk saham
H4 menunjukkan potensi double top belum konfirm karena neckline 17826 belum ditembus, dan penurunan sebelumnya kembali ditutup di atas neckline sehingga dianggap false breakout-> kenaikan kemungkinan terbatas
Secara fundamental, kekhawatiran perang dagang AS-China masih kuat, belum ada pertanda kedua negara lakukan pertemuan ataupun kesepakatan -> cenderung turun
Trump terus serang Powell, dan rumor menyebut Trump sedang berpikir untuk memecat Powell dari posisi ketua Fed -> negatif untuk saham
Fokus minggu ini : hubungan AS-China, new home sales, durable goods
Selama belum ada pertanda untuk negosiasi antara AS-China, maka kenaikan cenderung terhambat dan tekanan masih mendominasi
Bullish lebih kuat jika tembus 18300 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 17870 -> pertahankan/follow SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 18060.00 – 18080.00 Target : 1) 17960.00 2) 17860.00 SL : 18180.00
Alternatif : Pertahankan/Follow SELL jika tembus 17870 Switch to BUY jika tembus 18300 Ada peluang double top
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
KETERANGAN
Candle ditutup bearish, secara teori cenderung turun -> negatif untuk NIKKEI
Wallstreet ditutup turun, terutama Nasdaq sehingga Asia berpotensi negatif -> Nikkei cenderung ada kemiripan dengan Nasdaq
Sentimen utama belum berubah, pasar masih fokus dengan tarif, dan ketidakpastian membayangi sehingga peluang turun lebih terbuka, meskipun di sisi lain negosiasi dagang antara AS-Jepang punya peluang untuk berjalan lancar
Hubungan AS-China yang masih panas dan kekhawatiran berkurangya independensi Federal Reserve membuat Wall Street tertekan dan berpengaruh ke Asia
Secara teknis, H4 masih menunjukkan range pergerakan yang terbatas, dan dalam potensi pola bearish flag sehingga diperkirakan kenaikan mulai tertahan -> incar sell dekat resistance
Ada peluang juga membentuk head & shoulder pada grafik H4 di dalam pola yang dicurigai bearish flag -> cenderung turun
Bullish lebih kuat jika tembus 34700 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 34040 -> pertahankan/follow SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 34350 - 34370 Target : 1) 34250 2) 34150 SL : 34470
Alternatif :
Follow/Pertahankan SELL jika tembus 34040
Switch to BUY jika tembus 34700
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
KETERANGAN
Candle ditutup bullish, secara teori berpeluang naik
Wallstreet tertekan karena kekhawatiran tarif dan juga rumor Trump akan memecat Powell dari jabatan ketua Fed sehingga memicu kekhawatiran berkurangnya independensi bank sentral, kemungkinan berdampak pada Asia
China masih berkutat dengan ekonomi, dan pemerintah maupun bank sentral menargetkan untuk merangsang pertumbuhan ekonomi dengan mendorong konsumsi domestik, antisipasi tarif AS -> positif untuk saham China dan Hong Kong (jika stimulus segera dirilis)
Pasar masih tunggu realisasi dari stimulus fiskal dan moneter dari pemerintah China dan PBOC untuk mendorong konsumsi domestik dan mengatasi dampak dari tarif AS -> cenderung naik jika terealisasi
Secara teknis, 21600 dan 21400 adalah area tengah dan bullish butuh kenaikan di atas 21600, sedangkan bearish cenderung turun jika tembus di bawah 20800
Bullish lebih kuat jika tembus 21600 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 21150 -> pertahankan/follow SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 21400 - 21420 Target : 1) 21300 2) 21200 SL : 21520
Alternatif : Follow/Pertahankan SELL jika tembus 21150 Switch to BUY jika tembus 21600
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik
Secara teknis, kenaikan tertahan di resistance 65 (FR 61.8% H4) sehingga kenaikan yang terjadi terakhir merupakan pullback yang terbatas
Pembukaan hari ini gap down disebabkan oleh pertemuan AS-Iran putaran kedua di hari Sabtu yang dilaporkan berjalan lancar, sehingga ekspektasi produksi Iran masuk ke pasar global mendorong kemungkinan pasokan yang lebih banyak-> negatif untuk oik
Secara fundamental masih cenderung bearish dipicu oleh: a. Keputusan OPEC+ mulai menambah produksi di bulan April b. Kebijakan Tarif memicu kekhawatiran melambatnya ekonomi sehingga memicu lemahnya permintaan c. Trump menargetkan harga minyak yang lebih rendah
Penurunan di bawah 59 berpotensi memicu penurunan lanjutan
Sejauh ini support psikologis di 55/57 cukup efektif -> penembusan di bawah 55 akan memicu penurunan lebih lanjut, dan kembali ke sisi bearish
Resistance psikologis saat ini area 64/65, sejauh ini sulit ditembus -> sejauh ini konfirm masih cukup kuat. jika tembus, maka cenderung berubah tren ke arah kenaikan
Suggest : SELL on Rally Area : 63.20 – 63.40 Target : 1) 62.20 2) 61.20 SL : 64.40
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 61.60 Switch to BUY jika tembus 65.00
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
KETERANGAN
Candle ditutup bearish, secara teori potensi turun-> negatif untuk saham
H4 menunjukkan potensi double top masih terbuka, konfirm jika tembus neckline 38980, tapi pola ini gagal jika resistance tembus 41100
Secara fundamental, kekhawatiran perang dagang AS-China masih kuat, belum ada pertanda kedua negara lakukan pertemuan ataupun kesepakatan -> cenderung turun
Fokus minggu ini : hubungan AS-China, new home sales, durable goods
Selama belum ada pertanda untuk negosiasi antara AS-China, maka kenaikan cenderung terhambat dan tekanan masih mendominasi
Bullish lebih kuat jika tembus 39500 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 38980 -> pertahankan/follow SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 39090 - 39110 Target : 1) 38990 2) 38890 SL : 39210
Alternatif : Follow/Pertahankan SELL jika tembus 38980 Switch to BUY jika tembus 39500 Double Top masih berpeluang
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
KETERANGAN
Candle ditutup doji, secara teori potensi turun masih kuat-> negatif untuk saham
H4 menunjukkan potensi double top masih terbuka, konfirm jika tembus neckline 5143, tapi pola ini gagal jika resistance tembus 5450
Secara fundamental, kekhawatiran perang dagang AS-China masih kuat, belum ada pertanda kedua negara lakukan pertemuan ataupun kesepakatan -> cenderung turun
Fokus minggu ini : hubungan AS-China, new home sales, durable goods
Selama belum ada pertanda untuk negosiasi antara AS-China, maka kenaikan cenderung terhambat dan tekanan masih mendominasi
Bullish lebih kuat jika tembus 5400 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 5250 -> pertahankan/follow SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 5300.00 – 5320.00 Target : 1) 5270.00 2) 5240.00 SL : 5350.00
Alternatif : Pertahankan SELL jika tembus 5250 Switch to BUY jika tembus 5400 Ada peluang double top
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
KETERANGAN
Candle ditutup bearish, secara teori potensi turun-> negatif untuk saham
H4 menunjukkan potensi double top masih terbuka, konfirm jika tembus neckline 17876, tapi pola ini gagal jika resistance tembus 19100
Secara fundamental, kekhawatiran perang dagang AS-China masih kuat, belum ada pertanda kedua negara lakukan pertemuan ataupun kesepakatan -> cenderung turun
Fokus minggu ini : hubungan AS-China, new home sales, durable goods
Selama belum ada pertanda untuk negosiasi antara AS-China, maka kenaikan cenderung terhambat dan tekanan masih mendominasi
Bullish lebih kuat jika tembus 18900 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 18200 -> pertahankan/follow SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 18300.00 – 18320.00 Target : 1) 18200.00 2) 18100.00 SL : 18420.00
Alternatif : Pertahankan/Follow SELL jika tembus 18200 Switch to BUY jika tembus 18900 Ada peluang double top
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
KETERANGAN
Candle ditutup hanging man, secara teori kenaikan mulai terbatas -> negatif untuk NIKKEI
Wallstreet ditutup turun, terutama Nasdaq sehingga Asia berpotensi negatif -> Nikkei cenderung ada kemiripan dengan Nasdaq
Sentimen utama belum berubah, pasar masih fokus dengan tarif, dan ketidakpastian membayangi sehingga peluang turun lebih terbuka, meskipun di sisi lain negosiasi dagang antara AS-Jepang punya peluang untuk berjalan lancar
Hubungan AS-China masih panas sehingga pengaruhi sentimen aset berisiko seperti saham
Secara teknis, H4 masih menunjukkan range pergerakan yang terbatas, dan dalam potensi pola bearish flag sehingga diperkirakan kenaikan mulai tertahan -> incar sell dekat resistance
Bullish lebih kuat jika tembus 34750 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 34250 -> pertahankan/follow SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 34400 - 34420 Target : 1) 34300 2) 34200 SL : 34520
Alternatif :
Follow/Pertahankan SELL jika tembus 34250
Switch to BUY jika tembus 34750
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Dolar kembali melemah terhadap mata uang lainnya menjelang long weekend di AS merayakan libur Paskah di hari Jumat esok hari. Sejumlah negosiasi dagang kenaikan tarif impor juga mulai terjadi kesepakatan dengan mitra dagang. Presiden Trump secara pribadi akan bertemu dengan perwakilan dari Jepang yaitu Menteri Ekonomi - Ryosei Akazawa. Selain itu Menteri Keuangan Scott Bessent berencana bertemu dengan Menteri Keuangan Korea Selatan - Choi Sang-Mok dalam waktu dekat. Pemerintah AS juga menyatakan akan segera mencapai kesepatan dagang dengan Inggris. Kecuali perang tarif terhadap China yang justru semakin meruncing dengan Presiden Trump mengancam akan menaikkan tarif impor hingga 245% atas tindakan perlawanan yang dilakukan China. Selain itu Presiden Trump berencana membuat tarif impor baru terhadap produk mineral dengan tujuan untuk menekan China. Pihak China menyatakan tidak bersedia bernegosiasi jika syarat yang diminta tidak diterima oleh AS. Syarat yang diajukan oleh pemerintah China adalah sikap menghormati dari anggota kabinet Presiden Trump yang dinilai melakukan penghinaan dan juga konsistensi terhadap sanksi dagang yang sudah diberlakukan sebelumnya serta yang lebih sulit untuk diterima adalah China terhadap Taiwan yang terus dibenturkan oleh kepentingan AS. Meski tidak secara spesifik disebutkan nama anggota kabinet Presiden Trump, namun belakangan ini Wakil Presiden - JD Vance menyebut China sebagai orang desa yang berkonotasi terbelakang. Pasar masih menunggu terjadinya kesepakatan dagang dengan China tersebut, namun diperkirakan akan memakan waktu lebih lama dibandingkan dengan pihak Uni Eropa yang kemungkinan akan lebih mudah tercapai. Kekhawatiran akan dampak ekonomi dari kenaikan tarif impor baru sehingga terjadi pengalihan aset-aset besar-besaran ditambah dengan ketidakpastian akibat penundaannya. Ketua Fed - Jerome Powell semalam mengatakan pertumbuhan ekonomi AS sepertinya akan melambat dengan daya beli yang menurun, GDP akan terbebani oleh impor yang meningkat dan juga menurunnya kepercayaan konsumen. Powell menambahkan Fed akan mengambil tindakan untuk menahan terjadinya volatilitas yang terjadi di pasar. Gubernur Fed Cleveland - Beth Hammack mengatakan Fed perlu waktu lebih lama untuk mengevaluasi kondisi ekonomi sehingga kemungkinan Fed akan mempertahankan suku bunga acuan pada pertemuan moneter terdekat di awal bulan depan. Untuk mencapai target inflasi 2% masih perlu waktu lebih lama. Sementara data Retail Sales meningkat tajam dari 0.2% menjadi 1.4% meskipun sedikit di bawah perkiraan 1.5% dan data Core Retail Sales yang tidak menyertakan sektor otomotif juga meningkat 0.5% melampaui perkiraan 0.4% dan data periode sebelumnya direvisi meningkat dari 0.3% menjadi 0.7%. Kenaikan ini didorong oleh tindakan menumpuk persediaan komponen otomotif sebelum diberlakukannya kenaikan tarif impor. Sedangkan di sektor manufaktur masih cenderung menurun dengan data industrial/manufacturing production lebih rendah dari perkiraan. Malam ini ada laporan mingguan klaim pengangguran dan indeks manufaktur negara bagian Philadelphia serta data di sektor perumahan.
Yen berlanjut menguat terhadap dolar seiring dengan akan tercapainya kesepakatan dagang baru antara Jepang dengan AS. Setelah Presiden Trump sendiri yang akan menemui utusan dagang Jepang yaitu Menteri Ekonomi - Ryosei Akazawa. Investasi Jepang di AS yang cukup signifikan dan kenaikan tarif impor yang hanya 10% akan membuat kesepakatan tersebut lebih mudah tercapai. Sementara pembahasan perubahan nilai tukar juga sedang dibahas oleh Menteri Keuangan - Katsunobu Kato dengan Menteri Keuangan AS - Scott Bessent. Sementara Gubernur Bank Sentral Jepang (BOJ) - Kazuo Ueda dalam wawancara dengan koran Sankei mengatakan BOJ perlu mengubah kebijakan moneter jika kenaikan tarif impor terbukti memberikan dampak negatif terhadap ekonomi domestik Jepang. Hal ini mengindikasikan masih adanya peluang BOJ menaikkan suku bunga acuan kembali dalam waktu tidak lama lagi. Dan kondisi ekonomi domestik juga membaik dengan data Core Machinery Order yang meningkat melampaui perkiraan.
Euro juga kembali menguat terhadap dolar menjelang pertemuan moneter Bank Sentral Eropa (ECB) dan mendekati level tertinggi dalam 3 tahun terakhir. ECB diperkirakan akan kembali memangkas suku bunga acuannya sebanyak 25 bps dari 2.50% menjadi 2.25% guna mengantisipasi pelambatan ekonomi global akibat kenaikan tarif impor AS. Hal ini ditegaskan oleh Presiden ECB - Christine Lagarde yang menyatakan ECB yang siap melakukan apa saja untuk mempertahankan stabilitas finansial di kawasan ini. Yang ditunggu oleh pasar adalah peluang ECB akan memangkas berikutnya dalam konferensi pers dari Lagarde yang akan disampaikan dalam konferensi pers 30 menit setelah pengumuman hasil pertemuan moneter pada pukul 19:15 WIB.
Poundsterling masih cenderung melemah terhadap dolar seiring dengan inflasi di Inggris yang lebih menurun dari perkiraan. Data CPI di Inggris menurun dari 2.8% menjadi 2.6% lebih rendah dari perkiraan hanya turun 2.7%. Dan juga data Core CPI yang tidak menyertakan BBM, bahan pangan, tembakau dan konsumsi alkohol juga menurun dari 3.5% menjadi 3.4% sesuai perkiraan. Dengan inflasi yang semakin menurun membuat Bank Sentral Inggris (BOE) semakin terbuka untuk kembali melanjutkan pemangkasan suku bunga acuannya. Ditambah dengan data pertumbuhan ekonomi GDP yang lebih baik dari yang diperkirakan membuat pemulihan ekonomi diharapkan akan terus berlanjut. Hari ini tidak ada data ekonomi yang dirilis.
CHART TECHNICAL ANALYSIS CRUDE OIL
KETERANGAN
Candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik
Secara teknis, range pergerakan cenderung terbatas dan belum ada perubahan signifikan terlihat
Secara fundamental cenderung bearish dipicu oleh: a. Keputusan OPEC+ mulai menambah produksi di bulan April b. Kebijakan Tarif memicu kekhawatiran melambatnya ekonomi sehingga memicu lemahnya permintaan c. Trump menargetkan harga minyak yang lebih rendah
Data inventori minyak EIA dirilis 0.515M vs exp. 0.400M, tapi turun dibandingkan sebelumnya 2.553M, menandakan konsumsi yang meningkat-> positif untuk minyak
Resistance 61 ditembus, tapi resistance 63.60-64.00 menjadi target berikutnya yang harus dilewati. Jika keduanya berhasil ditembus, maka kenaikan berpeluang berlanjut
Secara umum, kenaikan kemungkinan terbantu oleh data inventori minyak dan juga kabar tentang sanksi energi terbaru untuk Iran oleh AS, tapi sanksi diperkirakan berkurang atau dicabut jika pertemuan putaran ke-2 Iran-AS hari Sabtu berjalan lancar dan menuju ke kesepakatan -> kenaikan kemungkinan jangka pendek, dan berikutnya bergantung hari Sabtu
Penurunan di bawah 59 berpotensi memicu penurunan lanjutan
Sejauh ini support psikologis di 55/57 cukup efektif -> penembusan di bawah 55 akan memicu penurunan lebih lanjut, dan kembali ke sisi bearish
Resistance psikologis saat ini area 64/65, sejauh ini sulit ditembus -> jika tembus, maka cenderung berubah tren ke arah kenaikan
Suggest : BUY on Dip Area : 61.80 – 62.00 Target : 1) 63.00 2) 64.00 SL : 60.80
Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 63.00 Switch to SELL jika tembus 60.50 atau gagal tembus di atas 64.00
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
KETERANGAN
Candle ditutup bearish, secara teori potensi turun-> negatif untuk saham
H4 menunjukkan potensi double top masih terbuka, konfirm jika tembus neckline 39090, tapi pola ini gagal jika resistance tembus 41100
Secara fundamental, kekhawatiran perang dagang AS-China makin kuat, belum ada pertanda kedua negara lakukan pertemuan ataupun kesepakatan -> cenderung turun
Saham-saham teknologi kembali tertekan setelah Trump mengetatkan aturan ekspor ke China, terutama produsen chips -> negatif untuk saham
Fokus minggu ini : hubungan AS-China
Laporan retail sales lebih baik dari ekspektasi, tapi tidak berhasil mengangkat harga saham karena kekhawatiran tarif yang dominan
Pidato Powell pun tidak memberi apa yang diharapkan pasar tentang pelonggaran moneter untuk menenangkan pasar -> negatif untuk saham
Selama belum ada pertanda untuk negosiasi antara AS-China, maka kenaikan cenderung terhambat dan tekanan masih mendominasi
Bullish lebih kuat jika tembus 41000 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 39900 -> pertahankan/follow SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 40040 - 40060 Target : 1) 39940 2) 39840 SL : 40160
Alternatif : Follow/Pertahankan SELL jika tembus 39900 Switch to BUY jika tembus 41000 Double Top masih berpeluang
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
KETERANGAN
Candle ditutup bearish, secara teori potensi turun-> negatif untuk saham
H4 menunjukkan potensi double top masih terbuka, konfirm jika tembus neckline 5160, tapi pola ini gagal jika resistance tembus 5500
Secara fundamental, kekhawatiran perang dagang AS-China makin kuat, belum ada pertanda kedua negara lakukan pertemuan ataupun kesepakatan -> cenderung turun
Saham-saham teknologi kembali tertekan setelah Trump mengetatkan aturan ekspor ke China, terutama produsen chips -> negatif untuk saham
Fokus minggu ini : hubungan AS-China
Laporan retail sales lebih baik dari ekspektasi, tapi tidak berhasil mengangkat harga saham karena kekhawatiran tarif yang dominan
Pidato Powell pun tidak memberi apa yang diharapkan pasar tentang pelonggaran moneter untuk menenangkan pasar -> negatif untuk saham
Selama belum ada pertanda untuk negosiasi antara AS-China, maka kenaikan cenderung terhambat dan tekanan masih mendominasi
Bullish lebih kuat jika tembus 5470 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 5300 -> pertahankan/follow SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 5340.00 – 5360.00 Target : 1) 5310.00 2) 5280.00 SL : 5390.00
Alternatif : Pertahankan SELL jika tembus 5300 Switch to BUY jika tembus 5470 Ada peluang double top
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
KETERANGAN
Candle ditutup bearish, secara teori potensi turun-> negatif untuk saham
H4 menunjukkan potensi double top masih terbuka, konfirm jika tembus neckline 17920, tapi pola ini gagal jika resistance tembus 19200
Secara fundamental, kekhawatiran perang dagang AS-China makin kuat, belum ada pertanda kedua negara lakukan pertemuan ataupun kesepakatan -> cenderung turun
Saham-saham teknologi kembali tertekan setelah Trump mengetatkan aturan ekspor ke China, terutama produsen chips -> negatif untuk saham
Fokus minggu ini : hubungan AS-China
Laporan retail sales lebih baik dari ekspektasi, tapi tidak berhasil mengangkat harga saham karena kekhawatiran tarif yang dominan
Pidato Powell pun tidak memberi apa yang diharapkan pasar tentang pelonggaran moneter untuk menenangkan pasar -> negatif untuk saham
Selama belum ada pertanda untuk negosiasi antara AS-China, maka kenaikan cenderung terhambat dan tekanan masih mendominasi
Bullish lebih kuat jika tembus 19000 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 18300 -> pertahankan/follow SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 18500.00 – 18520.00 Target : 1) 18400.00 2) 18300.00 SL : 18620.00
Alternatif : Pertahankan/Follow SELL jika tembus 18300 Switch to BUY jika tembus 19000 Ada peluang double top
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
KETERANGAN
Candle ditutup bearish, secara teori cenderung turun -> negatif untuk NIKKEI
Wallstreet ditutup turun, terutama Nasdaq karena aturan ekspor chip ke China diperketat -> Nikkei cenderung ada kemiripan dengan Nasdaq
Pasar masih fokus dengan tarif, dan ketidakpastian membayangi sehingga peluang turun lebih terbuka
Hubungan AS-China masih panas sehingga pengaruhi sentimen aset berisiko seperti saham
Secara teknis, H4 menunjukkan range pergerakan yang terbatas, dan dalam potensi pola bearish flag sehingga diperkirakan kenaikan mulai tertahan -> incar sell dekat resistance
Bullish lebih kuat jika tembus 34650 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 33900 -> pertahankan/follow SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 34300 - 34320 Target : 1) 34200 2) 34100 SL : 34420
Alternatif :
Follow/Pertahankan SELL jika tembus 33900
Switch to BUY jika tembus 34650
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG
KETERANGAN
Candle ditutup hammer, secara teori berpeluang rebound/naik
Wallstreet ditutup negatif sehingga pengaruhi saham global karena ketegangan AS-China yang meningkat
China masih berkutat dengan ekonomi, dan pemerintah maupun bank sentral menargetkan untuk merangsang pertumbuhan ekonomi dengan mendorong konsumsi domestik, antisipasi tarif AS -> positif untuk saham China dan Hong Kong
Pasar masih tunggu realisasi dari stimulus fiskal dan moneter dari pemerintah China dan PBOC untuk mendorong konsumsi domestik dan mengatasi dampak dari tarif AS -> cenderung naik jika terealisasi
Secara teknis, 21600 dan 21400 adalah area tengah dan bullish butuh kenaikan di atas 21600, sedangkan bearish cenderung turun jika tembus di bawah 20800
Bullish lebih kuat jika tembus 21350 -> pertahankan/follow BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 20800 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 21000 - 21020 Target : 1) 21120 2) 21220 SL : 20900
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 21350 Switch to SELL jika tembus 20800
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.