logo agrodana futures official
Buka Akun

CHART TECHNICAL ANALYSIS CRUDE OIL

slide1

slide2

Suggest : SELL on Rally
Area : 62.80 – 63.00
Target : 1) 61.80 2) 60.80
SL : 64.00

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 61.60
Switch to BUY jika tembus 65.00

CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES

slide3

slide4

Suggest : SELL on Rally
Area : 39800 - 39820
Target : 1) 39700 2) 39600
SL : 39920

Alternatif :
Follow/Pertahankan SELL jika tembus 39650
Switch to BUY jika tembus 40100

CHART TECHNICAL ANALYSIS  S&P 500

slide5

slide6

Suggest : SELL on Rally
Area : 5420.00 – 5440.00
Target : 1) 5390.00 2) 5360.00
SL : 5470.00

Alternatif :
Pertahankan SELL jika tembus 5380
Switch to BUY jika tembus 5500

CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ

slide7

slide8

Suggest : SELL on Rally
Area : 18820.00 – 18840.00
Target : 1) 18720.00 2) 18620.00
SL : 18940.00

Alternatif :
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 18720
Switch to BUY jika tembus 19000

CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI

slide9

slide10

Suggest : SELL on Rally
Area : 35350 - 35370
Target : 1) 35250 2) 35150
SL : 35470

Alternatif :

  • Follow/Pertahankan SELL jika tembus 35150
  • Switch to BUY jika tembus 35700

CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG

slide11

slide12

Suggest : BUY on Dip
Area : 21850 - 21870
Target : 1) 21970 2) 22070
SL : 21750

Alternatif :
Follow/Pertahankan BUY jika tembus 22170
Switch to SELL jika tembus 21650

Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.

Research & Analysis PT Agrodana Futures

CHART TECHNICAL ANALYSIS CRUDE OIL

slide1

slide2

Suggest : SELL on Rally
Area : 65.30 – 65.50
Target : 1) 64.30 2) 63.30
SL : 66.50

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 63.30
Switch to BUY jika tembus 66.70

CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES

slide3

slide4

Suggest : BUY on Dip
Area : 39790 - 39810
Target : 1) 39910 2) 40010
SL : 39690

Alternatif :
Follow/Pertahankan BUY jika tembus 40050
Switch to SELL jika tembus 39600
Double Top gagal karena harga kembali naik di atas 39000

CHART TECHNICAL ANALYSIS  S&P 500

slide5

slide6

Suggest : BUY on Dip
Area : 5370.00 – 5390.00
Target : 1) 5420.00 2) 5450.00
SL : 5340.00

Alternatif :
Pertahankan BUY jika tembus 5420
Switch to SELL jika tembus 5250
Peluang double top berganti menjadi peluang bullish flag

CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ

slide7

slide8

Suggest : BUY on Dip
Area : 18670.00 – 18690.00
Target : 1) 18790.00 2) 18890.00
SL : 18570.00

Alternatif :
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 18810
Switch to SELL jika tembus 18500
Peluang double top bergeser menjadi peluang bullish flag

CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI

slide9

slide10

Suggest : BUY on Dip
Area : 34750 - 34770
Target : 1) 34870 2) 34970
SL : 34650

Alternatif :

  • Follow/Pertahankan BUY jika tembus 35400
  • Switch to SELL jika tembus 34550

CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG

slide11

slide12

Suggest : BUY on Dip
Area : 21950 - 21970
Target : 1) 22070 2) 22170
SL : 21850

Alternatif :
Follow/Pertahankan BUY jika tembus 22200
Switch to SELL jika tembus 21700

Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.

Research & Analysis PT Agrodana Futures

CHART TECHNICAL ANALYSIS CRUDE OIL

slide1

slide2

Suggest : SELL on Rally
Area : 63.20 – 63.40
Target : 1) 62.20 2) 61.20
SL : 64.40

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 61.80
Switch to BUY jika tembus 65.00

CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES

slide3

slide4

Suggest : SELL on Rally
Area : 38550 - 38570
Target : 1) 38450 2) 38350
SL : 38670

Alternatif :
Follow/Pertahankan SELL jika tembus 38250
Switch to BUY jika tembus 39000
Double Top konfirm pasca tembus neckline 38980

CHART TECHNICAL ANALYSIS  S&P 500

slide5

slide6

Suggest : SELL on Rally
Area : 5250.00 – 5270.00
Target : 1) 5220.00 2) 5190.00
SL : 5300.00

Alternatif :
Pertahankan SELL jika tembus 5180
Switch to BUY jika tembus 5400
Ada peluang double top

CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ

slide7

slide8

Suggest : SELL on Rally
Area : 18060.00 – 18080.00
Target : 1) 17960.00 2) 17860.00
SL : 18180.00

Alternatif :
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 17870
Switch to BUY jika tembus 18300
Ada peluang double top

CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI

slide9

slide10

Suggest : SELL on Rally
Area : 34350 - 34370
Target : 1) 34250 2) 34150
SL : 34470

Alternatif :

  • Follow/Pertahankan SELL jika tembus 34040
  • Switch to BUY jika tembus 34700

CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI

slide11

slide12

Suggest : SELL on Rally
Area : 21400 - 21420
Target : 1) 21300 2) 21200
SL : 21520

Alternatif :
Follow/Pertahankan SELL jika tembus 21150
Switch to BUY jika tembus 21600

Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.

Research & Analysis PT Agrodana Futures

CHART TECHNICAL ANALYSIS CRUDE OIL

slide1

slide2

Suggest : SELL on Rally
Area : 63.20 – 63.40
Target : 1) 62.20 2) 61.20
SL : 64.40

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 61.60
Switch to BUY jika tembus 65.00

CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES

slide3

slide4

Suggest : SELL on Rally
Area : 39090 - 39110
Target : 1) 38990 2) 38890
SL : 39210

Alternatif :
Follow/Pertahankan SELL jika tembus 38980
Switch to BUY jika tembus 39500
Double Top masih berpeluang

CHART TECHNICAL ANALYSIS  S&P 500

slide5

slide6

Suggest : SELL on Rally
Area : 5300.00 – 5320.00
Target : 1) 5270.00 2) 5240.00
SL : 5350.00

Alternatif :
Pertahankan SELL jika tembus 5250
Switch to BUY jika tembus 5400
Ada peluang double top

CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ

slide7

slide8

Suggest : SELL on Rally
Area : 18300.00 – 18320.00
Target : 1) 18200.00 2) 18100.00
SL : 18420.00

Alternatif :
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 18200
Switch to BUY jika tembus 18900
Ada peluang double top

CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI

slide9

slide10

Suggest : SELL on Rally
Area : 34400 - 34420
Target : 1) 34300 2) 34200
SL : 34520

Alternatif :

  • Follow/Pertahankan SELL jika tembus 34250
  • Switch to BUY jika tembus 34750

Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.

Research & Analysis PT Agrodana Futures

Dolar kembali melemah terhadap mata uang lainnya menjelang long weekend di AS merayakan libur Paskah di hari Jumat esok hari. Sejumlah negosiasi dagang kenaikan tarif impor juga mulai terjadi kesepakatan dengan mitra dagang. Presiden Trump secara pribadi akan bertemu dengan perwakilan dari Jepang yaitu Menteri Ekonomi - Ryosei Akazawa. Selain itu Menteri Keuangan Scott Bessent berencana bertemu dengan Menteri Keuangan Korea Selatan - Choi Sang-Mok dalam waktu dekat. Pemerintah AS juga menyatakan akan segera mencapai kesepatan dagang dengan Inggris. Kecuali perang tarif terhadap China yang justru semakin meruncing dengan Presiden Trump mengancam akan menaikkan tarif impor hingga 245% atas tindakan perlawanan yang dilakukan China. Selain itu Presiden Trump berencana membuat tarif impor baru terhadap produk mineral dengan tujuan untuk menekan China. Pihak China menyatakan tidak bersedia bernegosiasi jika syarat yang diminta tidak diterima oleh AS. Syarat yang diajukan oleh pemerintah China adalah sikap menghormati dari anggota kabinet Presiden Trump yang dinilai melakukan penghinaan dan juga konsistensi terhadap sanksi dagang yang sudah diberlakukan sebelumnya serta yang lebih sulit untuk diterima adalah China terhadap Taiwan yang terus dibenturkan oleh kepentingan AS. Meski tidak secara spesifik disebutkan nama anggota kabinet Presiden Trump, namun belakangan ini Wakil Presiden - JD Vance menyebut China sebagai orang desa yang berkonotasi terbelakang. Pasar masih menunggu terjadinya kesepakatan dagang dengan China tersebut, namun diperkirakan akan memakan waktu lebih lama dibandingkan dengan pihak Uni Eropa yang kemungkinan akan lebih mudah tercapai. Kekhawatiran akan dampak ekonomi dari kenaikan tarif impor baru sehingga terjadi pengalihan aset-aset besar-besaran ditambah dengan ketidakpastian akibat penundaannya. Ketua Fed - Jerome Powell semalam mengatakan pertumbuhan ekonomi AS sepertinya akan melambat dengan daya beli yang menurun, GDP akan terbebani oleh impor yang meningkat dan juga menurunnya kepercayaan konsumen. Powell menambahkan Fed akan mengambil tindakan untuk menahan terjadinya volatilitas yang terjadi di pasar. Gubernur Fed Cleveland - Beth Hammack mengatakan Fed perlu waktu lebih lama untuk mengevaluasi kondisi ekonomi sehingga kemungkinan Fed akan mempertahankan suku bunga acuan pada pertemuan moneter terdekat di awal bulan depan. Untuk mencapai target inflasi 2% masih perlu waktu lebih lama. Sementara data Retail Sales meningkat tajam dari 0.2% menjadi 1.4% meskipun sedikit di bawah perkiraan 1.5% dan data Core Retail Sales yang tidak menyertakan sektor otomotif juga meningkat 0.5% melampaui perkiraan 0.4% dan data periode sebelumnya direvisi meningkat dari 0.3% menjadi 0.7%. Kenaikan ini didorong oleh tindakan menumpuk persediaan komponen otomotif sebelum diberlakukannya kenaikan tarif impor. Sedangkan di sektor manufaktur masih cenderung menurun dengan data industrial/manufacturing production lebih rendah dari perkiraan. Malam ini ada laporan mingguan klaim pengangguran dan indeks manufaktur negara bagian Philadelphia serta data di sektor perumahan.

Yen berlanjut menguat terhadap dolar seiring dengan akan tercapainya kesepakatan dagang baru antara Jepang dengan AS. Setelah Presiden Trump sendiri yang akan menemui utusan dagang Jepang yaitu Menteri Ekonomi - Ryosei Akazawa. Investasi Jepang di AS yang cukup signifikan dan kenaikan tarif impor yang hanya 10% akan membuat kesepakatan tersebut lebih mudah tercapai. Sementara pembahasan perubahan nilai tukar juga sedang dibahas oleh Menteri Keuangan - Katsunobu Kato dengan Menteri Keuangan AS - Scott Bessent. Sementara Gubernur Bank Sentral Jepang (BOJ) - Kazuo Ueda dalam wawancara dengan koran Sankei mengatakan BOJ perlu mengubah kebijakan moneter jika kenaikan tarif impor terbukti memberikan dampak negatif terhadap ekonomi domestik Jepang. Hal ini mengindikasikan masih adanya peluang BOJ menaikkan suku bunga acuan kembali dalam waktu tidak lama lagi. Dan kondisi ekonomi domestik juga membaik dengan data Core Machinery Order yang meningkat melampaui perkiraan.

Euro juga kembali menguat terhadap dolar menjelang pertemuan moneter Bank Sentral Eropa (ECB) dan mendekati level tertinggi dalam 3 tahun terakhir. ECB diperkirakan akan kembali memangkas suku bunga acuannya sebanyak 25 bps dari 2.50% menjadi 2.25% guna mengantisipasi pelambatan ekonomi global akibat kenaikan tarif impor AS. Hal ini ditegaskan oleh Presiden ECB - Christine Lagarde yang menyatakan ECB yang siap melakukan apa saja untuk mempertahankan stabilitas finansial di kawasan ini. Yang ditunggu oleh pasar adalah peluang ECB akan memangkas berikutnya dalam konferensi pers dari Lagarde yang akan disampaikan dalam konferensi pers 30 menit setelah pengumuman hasil pertemuan moneter pada pukul 19:15 WIB.

Poundsterling masih cenderung melemah terhadap dolar seiring dengan inflasi di Inggris yang lebih menurun dari perkiraan. Data CPI di Inggris menurun dari 2.8% menjadi 2.6% lebih rendah dari perkiraan hanya turun 2.7%. Dan juga data Core CPI yang tidak menyertakan BBM, bahan pangan, tembakau dan konsumsi alkohol juga menurun dari 3.5% menjadi 3.4% sesuai perkiraan. Dengan inflasi yang semakin menurun membuat Bank Sentral Inggris (BOE) semakin terbuka untuk kembali melanjutkan pemangkasan suku bunga acuannya. Ditambah dengan data pertumbuhan ekonomi GDP yang lebih baik dari yang diperkirakan membuat pemulihan ekonomi diharapkan akan terus berlanjut. Hari ini tidak ada data ekonomi yang dirilis.

CHART TECHNICAL ANALYSIS CRUDE OIL

slide1

slide2

Suggest : BUY on Dip
Area : 61.80 – 62.00
Target : 1) 63.00 2) 64.00
SL : 60.80

Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus 63.00
Switch to SELL jika tembus 60.50 atau gagal tembus di atas 64.00

CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES

slide3

slide4

Suggest : SELL on Rally
Area : 40040 - 40060
Target : 1) 39940 2) 39840
SL : 40160

Alternatif :
Follow/Pertahankan SELL jika tembus 39900
Switch to BUY jika tembus 41000
Double Top masih berpeluang

CHART TECHNICAL ANALYSIS  S&P 500

slide5

slide6

Suggest : SELL on Rally
Area : 5340.00 – 5360.00
Target : 1) 5310.00 2) 5280.00
SL : 5390.00

Alternatif :
Pertahankan SELL jika tembus 5300
Switch to BUY jika tembus 5470
Ada peluang double top

CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ

slide7

slide8

Suggest : SELL on Rally
Area : 18500.00 – 18520.00
Target : 1) 18400.00 2) 18300.00
SL : 18620.00

Alternatif :
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 18300
Switch to BUY jika tembus 19000
Ada peluang double top

CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI

slide9

slide10

Suggest : SELL on Rally
Area : 34300 - 34320
Target : 1) 34200 2) 34100
SL : 34420

Alternatif :

  • Follow/Pertahankan SELL jika tembus 33900
  • Switch to BUY jika tembus 34650

CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG

slide11

slide12

Suggest : BUY on Dip
Area : 21000 - 21020
Target : 1) 21120 2) 21220
SL : 20900

Alternatif :
Follow/Pertahankan BUY jika tembus 21350
Switch to SELL jika tembus 20800

Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.

Research & Analysis PT Agrodana Futures

Masih ragu dan memiliki pertanyaan lainnya ?

Kantor Pusat
Menara Batavia Lt. 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126,
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Berlangganan Newsletter Agrodana:
Ikuti Kami
facebook agrodanayoutube agrodanainstagram agrodana
agrodana iosagrodana android
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan
/ Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Ikuti Kami
alt=""alt=""alt=""
Kantor Pusat
Menara Batavia Lt 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126, Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Email:  [email protected]Whatsapp: +6281-988-3777
Berlangganan Newsletter Agrodana :
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan / Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Whatsapp Non Klien
crossmenuchevron-down