Faktor pendukung bearish (potensi menahan kenaikan) : a. Trump ingin harga minyak lebih rendah b. ketidakpastian tarif memicu kekhawatiran melambatnya permintaan karena ekonomi yang melambat c. kekhawatiran resesi karena imbas melambatnya ekonomi
Kekhawatiran resesi semakin menguat, menekan permintaan -> negatif untuk minyak
Selama tidak ada kenaikan di atas 68, maka penurunan tetap dominan
Secara teknis, level psikologis saat ini berada di 65-66, kemungkinan target penurunan berikutnya sekaligus penentu -> potensi turun lebih tajam jika tembus support psikologis
Rebound jangka pendek area 68-79 akan menjadi resistance terdekat-> selama tidak ada kenaikan di atas zona 70, maka kenaikan terbatas (cenderung turun)
Suggest : SELL on Rally Area : 66.40 – 66.60 Target : 1) 65.40 2) 64.40 SL : 67.50
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 64.90 Switch to BUY jika tembus 68.40
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
KETERANGAN
US Treasury Yield dan dolar ditutup turun -> secara teori positif untuk saham
Indeks saham AS rata-rata ditutup turun -> cenderung negatif untuk saham
kekhawatiran resesi semakin menguat sehingga menekan risk asset seperti saham, terutama saham teknologi yang terdepresiasi lebih besar -> negatif untuk saham
Tarif alumunium dan baja kemungkinan tetap berlaku 12 Maret, membuat pasar kembali khawatir oleh ketidakpastian tarif
Fokus JOLTS Job openings jam 21.00 WIB a. Act > Exp = saham naik -> switch to BUY b. Act < Exp = saham turun -> pertahankan SELL
Secara teknis, bullish akan lebih kuat jika tembus 42150-> switch to BUY jika konfirm tembus
Pertahankan SELL jika tembus 41650
Suggest : SELL on Rally Area : 41950 - 41970 Target : 1) 41850 2) 41750 SL : 42070
Alternatif : Follow/Pertahankan SELL jika tembus 41650 Switch to BUY jika tembus 42150
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
KETERANGAN
US Treasury Yield dan dolar ditutup turun -> secara teori positif untuk saham
Indeks saham AS rata-rata ditutup turun -> cenderung negatif untuk saham
kekhawatiran resesi semakin menguat sehingga menekan risk asset seperti saham, terutama saham teknologi yang terdepresiasi lebih besar -> negatif untuk saham
Tarif alumunium dan baja kemungkinan tetap berlaku 12 Maret, membuat pasar kembali khawatir oleh ketidakpastian tarif
Fokus JOLTS Job openings jam 21.00 WIB a. Act > Exp = saham naik -> switch to BUY b. Act < Exp = saham turun -> pertahankan SELL
Secara teknis, bullish akan lebih kuat jika tembus 5700-> switch to BUY jika konfirm tembus
Pertahankan SELL jika tembus 5500
Suggest : SELL on Rally Area : 5600.00 – 5620.00 Target : 1) 5570.00 2) 5540.00 SL : 5650.00
Alternatif : Pertahankan SELL jika tembus 5500 Switch to BUY jika tembus 5700
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
KETERANGAN
US Treasury Yield dan dolar ditutup turun -> secara teori positif untuk saham
Indeks saham AS rata-rata ditutup turun -> cenderung negatif untuk saham
kekhawatiran resesi semakin menguat sehingga menekan risk asset seperti saham, terutama saham teknologi yang terdepresiasi lebih besar -> negatif untuk saham
Tarif alumunium dan baja kemungkinan tetap berlaku 12 Maret, membuat pasar kembali khawatir oleh ketidakpastian tarif
Fokus JOLTS Job openings jam 21.00 WIB a. Act > Exp = saham naik -> switch to BUY b. Act < Exp = saham turun -> pertahankan SELL
Secara teknis, bullish akan lebih kuat jika tembus 19500-> switch to BUY jika konfirm tembus
Pertahankan SELL jika tembus 19180
Suggest : SELL on Rally Area : 19340.00 – 19360.00 Target : 1) 19240.00 2) 19140.00 SL : 19460.00
Alternatif : Pertahankan/Follow SELL jika tembus 19180 Switch to BUY jika tembus 19500
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
KETERANGAN
Indeks Saham AS (terutama Nasdaq) ditutup turun -> Nikkei berpotensi ikuti Nasdaq
Indeks Nikkei ditutup bearish, secara teori peluang turun -> negatif untuk Nikkei
Jepang masih dibayangi ekspektasi kenaikan suku bunga BOJ sehingga kenaikan saham relatif terbatas untuk saat ini -> negatif untuk Nikkei
Kekhawatiran resesi membayangi pasar saham global-> negatif untuk Nikkei
Secara teknis, bullish baru dianggap kembali menguat jika bisa tembus di atas 40300
Bearish akan lebih kuat jika secara teknis berhasil tembus 36150 -> pertahankan SELL
Sebaliknya, bullish akan dominan jika tembus 36600 -> switch to BUY
Suggest : SELL on Rally Area : 36300 - 36320 Target : 1) 36200 2) 36100 SL : 36420
Alternatif :
Follow/Pertahankan SELL jika tembus 36150
Switch to BUY jika tembus 36600
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANG SENG
KETERANGAN
Candle ditutup bearish, secara teori cenderung turun -> negatif untuk Hang Seng
Secara fundamental, target pertumbuhan yang optimis dari pemerintah China, kesiapan untuk menangani dampak tarif Trump, dan kebijakan longgar lainnya dari moneter maupun fiskal mendukung ekonomi -> positif untuk saham/Hang Seng
Pertemuan parlemen China berakhir di hari Selasa, pasar akan menunggu hasil pertemuan tahunan parlemen China di hari Selasa a. Jika mengarah pada kebijakan pro pertumbuhan (termasuk stimulus lebih detail), maka Hang Seng naik. -> switch to BUY b. Jika tidak mengarah pada kebijakan pro pertumbuhan (juga tidak detail tentang stimulus), maka Hang Seng turun -> pertahankan SELL
Kekhawatiran resesi membayangi pasar saham global -> negatif untuk Hang Seng
Medium term : bullish tetap terbuka karena pemerintah China targetkan pemulihan konsumsi domestik, PBOC juga tetap longgarkan kebijakan-> setiap penurunan adalah peluang untuk buy untuk strategi medium term
Bullish akan dominan jika mampu tembus 23850 -> switch to BUY
Tekanan bearish akan lebih dominan jika tembus 23200 -> pertahankan SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 23650 – 23670 Target : 1) 23550 2) 23450 SL : 23770
Alternatif :
Sell kemungkinan hanya jangka pendek karena fundamental masih dukung naik
Dolar terus melemah seiring data di sektor tenaga kerja yang di bawah ambang batas dan pidato Ketua Fed yang semakin menegaskan tidak akan melanjutkan pemangkasan dalam waktu dekat ini. Laporan Non-Farm Payroll yang dirilis Jumat pekan lalu menunjukkan terjadinya penambahan terisinya lapangan kerja hanya sebanyak 151K yang di bawah perkiraan 159K dan data periode sebelumnya juga direvisi menurun dari 143K menjadi hanya 125K. Angka yang masih jauh dari ambang batas 200K yang bisa dikategorikan sektor ini menguat. Sedangkan upah rata-rata turun 0.3% sesuai perkiraan dan data periode sebelumnya juga direvisi menurun dari 0.5% menjadi 0.4%. Sementara tingkat pengangguran mengalami kenaikan 4.1% lebih tinggi dari perkiraan stabil 4.0%. Dengan data-data ini semestinya semakin membuka peluang bagi Fed untuk kembali memangkas suku bunganya. Namun dalam pidatonya Ketua Fed mengatakan Fed akan sangat konservatif dan tidak akan memangkas suku bunga acuan dalam waktu dekat ini karena menunggu indikasi ekonomi yang lebih jelas akibat dampak agenda ekonomi Presiden Trump. Hal senada yang pernah disampaikan pada testimoni di depan Kongress beberapa waktu lalu. Meski demikian ekspektasi akan pemangkasan suku bunga acuan masih sama yaitu sebanyak 3 kali 25 bps sepanjang tahun ini menurut LSEG calculations. Dan paling awal pemangkasan baru akan dilakukan pada pertemuan moneter di bulan Juni mendatang. Pekan ini akan dirilis data inflasi dari sisi konsumen (CPI) dan dari sisi produsen (PPI) serta hasil survey dari University of Michigan berupa ekspektasi inflasi dan sentimen konsumen.
Yen masih cenderung menguat seiring dengan pelemahan mata uang dolar, meski peluang Bank Sentral Jepang (BOJ) untuk kembali menaikkan suku bunga acuan dalam waktu dekat ini semakin memudar. Ketidakpastian akan kondisi ekonomi global akibat agenda kenaikan tarif impor yang dikenakan oleh AS terhadap mitra dagangnya dikhawatirkan akan menciptakan guncangan ekonomi global. Bahkan sejumlah ahli ekonomi memperkirakan skenario terburuknya yaitu AS akan mengarah menuju resesi jika agenda tersebut diterapkan pada semua mitra dagangnya. Dengan kekhawatiran tersebut maka rencana kenaikan suku bunga oleh BOJ kemungkinan akan ditunda lebih lama. Meskipun inflasi di Jepang terus naik semakin menjauh dari target 2%. Kekhawatiran yang disampaikan oleh Gubernur BOJ - Kazuo Ueda tersebut pasca pertemuan G-10 pekan lalu. Pekan ini akan dirilis data neraca keuangan, leading indicator dan data pertumbuhan ekonomi GDP di Jepang.
Euro terus menguat terhadap dolar hingga mencapai level tertinggi dalam 4 bulan terakhir seiring dengan reformasi kebijakan fiskal pemerintah Jerman. Pemerintah Jerman melakukan perubahan drastis kebijakan fiskalnya dari pembatasan anggaran sebelumnya dengan menganggarkan senilai €500 juta untuk belanja militer dan infrastruktur yang diharapkan akan memacu perekonomian dan stabilitas keamanan di kawasan ini. Rencana ini menghapus kekhawatiran setelah Presiden AS menghentikan bantuan militer terhadap Ukraina. Stabilitas keamanan juga menjadi syarat yang diajukan oleh Presiden Trump untuk menghindari kenaikan tarif impor oleh AS. Pekan lalu Bank Sentral Eropa (ECB) memangkas suku bunga acuan sebanyak 25 bps sesuai perkiraan untuk kesekian kalinya. Dan juga menaikkan proyeksi inflasi dari sebelumnya 2.1% menjadi 2.3% yang membuat ekspektasi langkah ECB berikutnya pada bulan April nanti hanya akan mempertahankan suku bunga acuannya. Pekan ini ada data neraca perdagangan dan data inflasi di Jerman, kepercayaan investor dari Sentix, dan industrial production untuk Uni Eropa keseluruhan serta pidato dari Presiden ECB dan Gubernur Bank Sentral Jerman.
Poundsterling juga masih menguat seiring dengan melemahnya mata uang dolar oleh sentimen positif di daratan Eropa. Prospek perdamaian di Ukraina yang sebelumnya meredup akibat dihentikannya bantuan dari AS, kembali memberikan harapan setelah negara-negara di Eropa bersatu untuk membantu Ukraina. Selain itu rencana peningkatan anggaran militer untuk pertahanan yang ditingkatkan diharapkan akan meningkatkan stabilitas keamanan yang menjamin pertumbuhan ekonomi. Dengan neraca perdagangan yang seimbang dengan AS, Inggris berpeluang untuk terhindar dari agenda kenaikan tarif impor AS selain itu juga kebanyakan ekspor Inggris berada di sektor jasa. Meskipun demikian Inggris juga berencana meningkatkan anggaran militernya agar tercipta stabilitas keamanan di Eropa.
Cek informasi lainnya di kanal resmi Agrodana Futures
Faktor pendukung bearish (potensi menahan kenaikan) : a. Trump ingin harga minyak lebih rendah b. ketidakpastian tarif memicu kekhawatiran melambatnya permintaan karena ekonomi yang melambat c. kekhawatiran resesi karena imbas melambatnya ekonomi
Kabar menyebut AS sedang mempertimbangkan melonggarkan sanksi energi untuk Rusia, kemungkinan bisa menekan minyak lebih lanjut jika terwujud -> negatif untuk minyak
Short term rebound bisa terjadi jika area 65 kembali gagal ditembus
Secara teknis, level psikologis saat ini berada di 65-66, kemungkinan target penurunan berikutnya sekaligus penentu -> potensi turun lebih tajam jika tembus support psikologis
Rebound jangka pendek area 73 akan menjadi resistance terdekat, dan 75 sebagai resistance psikologis -> selama tidak ada kenaikan di atas zona 73, maka kenaikan terbatas (cenderung turun)
Suggest : SELL on Rally Area : 67.20 – 67.40 Target : 1) 66.20 2) 65.20 SL : 68.40
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 66.35 Switch to BUY jika tembus 68.80
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
KETERANGAN
US Treasury Yield dan dolar ditutup turun -> secara teori positif untuk saham
Indeks saham AS rata-rata ditutup doji -> cenderung positif untuk saham
Meski demikian pagi ini indeks saham rata-rata dibuka gap down, tertekan oleh kekhawatiran pertumbuhan yang melambat berdampak ke resesi -> membatasi kenaikan
Tarif alumunium dan baja kemungkinan tetap berlaku 12 Maret, membuat pasar kembali khawatir oleh ketidakpastian tarif
NFP tidak terlalu kuat, juga tidak terlalu lemah, pasar kini menunggu inflasi hari Rabu dan juga tarif Trump
Kekhawatiran kini beralih dari kekhawatiran inflasi menjadi kekhawatiran pertumbuhan yang mengarah ke resesi -> negatif untuk saham
Tentang data ekonomi, saat ini kembali ke mode "Good News is Bad News" sehingga data yang bagus cenderung direspon negatif oleh saham (berlaku juga sebaliknya "Bad News is Good News")
Secara teknis, bullish akan lebih kuat jika tembus 42950-> switch to BUY jika konfirm tembus
Pertahankan SELL jika tembus 42430
Suggest : SELL on Rally Area : 42700 - 42720 Target : 1) 42600 2) 42500 SL : 42820
Alternatif : Follow/Pertahankan SELL jika tembus 42430 Switch to BUY jika tembus 42950
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
KETERANGAN
US Treasury Yield dan dolar ditutup turun -> secara teori positif untuk saham
Indeks saham AS rata-rata ditutup doji -> cenderung positif untuk saham
Meski demikian pagi ini indeks saham rata-rata dibuka gap down, tertekan oleh kekhawatiran pertumbuhan yang melambat berdampak ke resesi -> membatasi kenaikan
Tarif alumunium dan baja kemungkinan tetap berlaku 12 Maret, membuat pasar kembali khawatir oleh ketidakpastian tarif
NFP tidak terlalu kuat, juga tidak terlalu lemah, pasar kini menunggu inflasi hari Rabu dan juga tarif Trump
Kekhawatiran kini beralih dari kekhawatiran inflasi menjadi kekhawatiran pertumbuhan yang mengarah ke resesi -> negatif untuk saham
Tentang data ekonomi, saat ini kembali ke mode "Good News is Bad News" sehingga data yang bagus cenderung direspon negatif oleh saham (berlaku juga sebaliknya "Bad News is Good News")
Secara teknis, bullish akan lebih kuat jika tembus 5850-> switch to BUY jika konfirm tembus
Pertahankan SELL jika tembus 5700
Suggest : SELL on Rally Area : 5770.00 – 5790.00 Target : 1) 5740.00 2) 5710.00 SL : 5820.00
Alternatif : Pertahankan SELL jika tembus 5700 Switch to BUY jika tembus 5850
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
KETERANGAN
US Treasury Yield dan dolar ditutup turun -> secara teori positif untuk saham
Indeks saham AS rata-rata ditutup doji -> cenderung positif untuk saham
Meski demikian pagi ini indeks saham rata-rata dibuka gap down, tertekan oleh kekhawatiran pertumbuhan yang melambat berdampak ke resesi -> membatasi kenaikan
Tarif alumunium dan baja kemungkinan tetap berlaku 12 Maret, membuat pasar kembali khawatir oleh ketidakpastian tarif
NFP tidak terlalu kuat, juga tidak terlalu lemah, pasar kini menunggu inflasi hari Rabu dan juga tarif Trump
Kekhawatiran kini beralih dari kekhawatiran inflasi menjadi kekhawatiran pertumbuhan yang mengarah ke resesi -> negatif untuk saham
Tentang data ekonomi, saat ini kembali ke mode "Good News is Bad News" sehingga data yang bagus cenderung direspon negatif oleh saham (berlaku juga sebaliknya "Bad News is Good News")
Secara teknis, bullish akan lebih kuat jika tembus 20350-> switch to BUY jika konfirm tembus
Pertahankan SELL jika tembus 19930
Suggest : SELL on Rally Area : 20150.00 – 20170.00 Target : 1) 20050.00 2) 19950.00 SL : 20270.00
Alternatif : Pertahankan/Follow SELL jika tembus 19930 Switch to BUY jika tembus 20350
Indeks Nikkei ditutup bearish, secara teori peluang turun -> negatif untuk Nikkei
Jepang masih dibayangi ekspektasi kenaikan suku bunga BOJ sehingga kenaikan saham relatif terbatas untuk saat ini -> negatif untuk Nikkei
Belum ada perubahan sentimen baru di tengah ketidakpastian tarif Trump dan juga dampak dari ekspektasi kenaikan suku bunga BOJ
Secara teknis, bullish baru dianggap kembali menguat jika bisa tembus di atas 40300
Bearish akan lebih kuat jika secara teknis berhasil tembus 36700 -> pertahankan SELL
Sebaliknya, bullish akan dominan jika tembus 37350 -> switch to BUY
Suggest : SELL on Rally Area : 37150 - 37170 Target : 1) 37050 2) 36950 SL : 37270
Alternatif :
Follow/Pertahankan SELL jika tembus 36700
Switch to BUY jika tembus 37350
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANG SENG
KETERANGAN
Candle ditutup shooting star, secara teori cenderung turun -> negatif untuk Hang Seng
Secara fundamental, target pertumbuhan yang optimis dari pemerintah China, kesiapan untuk menangani dampak tarif Trump, dan kebijakan longgar lainnya dari moneter maupun fiskal mendukung ekonomi -> positif untuk saham/Hang Seng
Pertemuan parlemen China berakhir di hari Selasa, pasar akan menunggu hasil pertemuan tahunan parlemen China di hari Selasa. a. Jika mengarah pada kebijakan pro pertumbuhan (termasuk stimulus lebih detail), maka Hang Seng naik. b. Jika tidak mengarah pada kebijakan pro pertumbuhan (juga tidak detail tentang stimulus), maka Hang Seng turun -> switch to SELL
Medium term : bullish tetap terbuka karena pemerintah China targetkan pemulihan konsumsi domestik, PBOC juga tetap longgarkan kebijakan-> setiap penurunan adalah peluang untuk buy untuk strategi medium term
Bullish akan dominan jika mampu tembus 24350 -> pertahankan/folllow BUY
Tekanan bearish akan lebih dominan jika tembus 23400 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 23650 – 23670 Target : 1) 23770 2) 23870 SL : 23550
Alternatif :
Follow/Pertahankan BUY jika tembus 24350
Switch to SELL jika tembus 23400
Sell kemungkinan hanya jangka pendek karena fundamental masih dukung naik
Faktor pendukung bearish (potensi menahan kenaikan) : Trump incar penurunan harga minyak -> negatif untuk minyak
Kebijakan tarif menimbulkan kekhawatiran lemahnya pertumbuhan sehingga menekan permintaan -> negatif untuk minyak
Ketidakpastian seputar kebijakan tarif Trump membuat pasar dalam kondisi tidak menentu, terutama kaitannya dengan pertumbuhan dan pengaruhi permintaan global -> negatif untuk minyak
Secara teknis, level psikologis saat ini berada di 65-66, kemungkinan target penurunan berikutnya sekaligus penentu -> potensi turun lebih tajam jika tembus support psikologis
Rebound jangka pendek area 73 akan menjadi resistance terdekat, dan 75 sebagai resistance psikologis -> selama tidak ada kenaikan di atas zona 73, maka kenaikan terbatas (cenderung turun)
Suggest : SELL on Rally Area : 67.50 – 67.70 Target : 1) 66.50 2) 65.50 SL : 68.70
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 65.25 Switch to BUY jika tembus 69.00
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
KETERANGAN
US Treasury Yield dan dolar ditutup turun -> secara teori positif untuk saham
Indeks saham AS rata-rata ditutup doji bearish-> cenderung negatif untuk saham
Penundaan tarif Kanada dan Meksiko ke 2 April membuat market rebound, tapi ketidakpastian dari tarif membuat pasar cenderung merespon negatif sehingga kenaikan cenderung terbatas -> negatif untuk saham karena faktor ketidakpastian
Geopolitik masih menunggu realisasi dari penandatanganan kesepakatan AS dan Ukraina lebih dulu sebelum lanjut perundingan damai Rusia-Ukraina -> belum pasti
Fokus data Non Farm Payrolls jam 20.30 WIB a. Act > Exp = Saham turun -> pertahankan sell b. Act < Exp = saham naik -> switch to BUY
Tentang data ekonomi, saat ini kembali ke mode "Good News is Bad News" sehingga data yang bagus cenderung direspon negatif oleh saham (berlaku juga sebaliknya "Bad News is Good News")
Secara keseluruhan, strategi sell dilihat secara teknis mendukung. Tapi bisa saja berubah jika data NFP memungkinkan untuk mendorong sentimen pasar berbalik positif di malam hari -> ubah strategi sesuai hasil data ekonomi!
Secara teknis, bullish akan lebih kuat jika tembus 42950-> switch to BUY jika konfirm tembus
Pertahankan SELL jika tembus 42600
Suggest : SELL on Rally Area : 42800 - 42820 Target : 1) 42700 2) 42600 SL : 42920
Alternatif : Follow/Pertahankan SELL jika tembus 42600 Switch to BUY jika tembus 42950
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
KETERANGAN
US Treasury Yield dan dolar ditutup turun -> secara teori positif untuk saham
Indeks saham AS rata-rata ditutup doji bearish-> cenderung negatif untuk saham
Penundaan tarif Kanada dan Meksiko ke 2 April membuat market rebound, tapi ketidakpastian dari tarif membuat pasar cenderung merespon negatif sehingga kenaikan cenderung terbatas -> negatif untuk saham karena faktor ketidakpastian
Geopolitik masih menunggu realisasi dari penandatanganan kesepakatan AS dan Ukraina lebih dulu sebelum lanjut perundingan damai Rusia-Ukraina -> belum pasti
Fokus data Non Farm Payrolls jam 20.30 WIB a. Act > Exp = Saham turun -> pertahankan sell b. Act < Exp = saham naik -> switch to BUY
Tentang data ekonomi, saat ini kembali ke mode "Good News is Bad News" sehingga data yang bagus cenderung direspon negatif oleh saham (berlaku juga sebaliknya "Bad News is Good News")
Secara keseluruhan, strategi sell dilihat secara teknis mendukung. Tapi bisa saja berubah jika data NFP memungkinkan untuk mendorong sentimen pasar berbalik positif di malam hari -> ubah strategi sesuai hasil data ekonomi!
Secara teknis, bullish akan lebih kuat jika tembus 5900-> switch to BUY jika konfirm tembus
Pertahankan SELL jika tembus 5720
Suggest : SELL on Rally Area : 5820.00 – 5840.00 Target : 1) 5790.00 2) 5760.00 SL : 5870.00
Alternatif : Pertahankan SELL jika tembus 5720 Switch to BUY jika tembus 5900
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
KETERANGAN
US Treasury Yield dan dolar ditutup turun -> secara teori positif untuk saham
Indeks saham AS rata-rata ditutup doji bearish-> cenderung negatif untuk saham
Penundaan tarif Kanada dan Meksiko ke 2 April membuat market rebound, tapi ketidakpastian dari tarif membuat pasar cenderung merespon negatif sehingga kenaikan cenderung terbatas -> negatif untuk saham karena faktor ketidakpastian
Geopolitik masih menunggu realisasi dari penandatanganan kesepakatan AS dan Ukraina lebih dulu sebelum lanjut perundingan damai Rusia-Ukraina -> belum pasti
Fokus data Non Farm Payrolls jam 20.30 WIB a. Act > Exp = Saham turun -> pertahankan sell b. Act < Exp = saham naik -> switch to BUY
Tentang data ekonomi, saat ini kembali ke mode "Good News is Bad News" sehingga data yang bagus cenderung direspon negatif oleh saham (berlaku juga sebaliknya "Bad News is Good News")
Secara keseluruhan, strategi sell dilihat secara teknis mendukung. Tapi bisa saja berubah jika data NFP memungkinkan untuk mendorong sentimen pasar berbalik positif di malam hari -> ubah strategi sesuai hasil data ekonomi!
Secara teknis, bullish akan lebih kuat jika tembus 20600-> switch to BUY jika konfirm tembus
Pertahankan SELL jika tembus 20050
Suggest : SELL on Rally Area : 20240.00 – 20260.00 Target : 1) 20140.00 2) 20040.00 SL : 20360.00
Alternatif : Pertahankan/Follow SELL jika tembus 20050 Switch to BUY jika tembus 20600
Indeks Nikkei ditutup bearish, secara teori peluang turun -> negatif untuk Nikkei
Ekspektasi kenaikan suku bunga BOJ semakin kuat -> negatif untuk Nikkei, kemungkinan membatasi kenaikan
Belum ada perubahan sentimen baru di tengah ketidakpastian tarif Trump dan juga dampak dari ekspektasi kenaikan suku bunga BOJ
Secara teknis, bullish baru dianggap kembali menguat jika bisa tembus di atas 40300
Bearish akan lebih kuat jika secara teknis berhasil tembus 36800 -> pertahankan SELL
Sebaliknya, bullish akan dominan jika tembus 37450 -> switch to BUY
Suggest : SELL on Rally Area : 37180 - 37200 Target : 1) 37080 2) 36980 SL : 37300
Alternatif :
Follow/Pertahankan SELL jika tembus 36800
Switch to BUY jika tembus 37450
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANG SENG
KETERANGAN
Candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik -> positif untuk Hang Seng
Trump kembali undur berlakunya tarif untuk Kanada dan Meksiko sampai 2 April, menandakan ketidakpastian kebijakan tarif, tapi juga secara teori harusnya meredam kekhawatiran pasar, hanya saja faktor ketidakpastian tidak disukai pasar -> kenaikan saham terbatas
Secara fundamental, target pertumbuhan yang optimis dari pemerintah China, kesiapan untuk menangani dampak tarif Trump, dan kebijakan longgar lainnya dari moneter maupun fiskal mendukung ekonomi -> positif untuk saham/Hang Seng
Pasar akan menunggu press conference dari petinggi China di jam 9.00 WIB. Jika mengarah pada kebijakan pro pertumbuhan, maka Hang Seng naik. Sebaliknya, jika tidak mengarah pada kebijakan pro pertumbuhan, maka Hang Seng turun
Medium term : bullish tetap terbuka karena pemerintah China targetkan pemulihan konsumsi domestik, PBOC juga tetap longgarkan kebijakan-> setiap penurunan adalah peluang untuk buy untuk strategi medium term
Bullish akan dominan jika mampu tembus 24400 -> pertahankan/folllow BUY
Tekanan bearish akan lebih dominan jika tembus 23700 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 24000 – 24020 Target : 1) 24120 2) 24220 SL : 23900
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 24400 Switch to SELL jika tembus 23700
Faktor pendukung bearish (potensi menahan kenaikan) : Trump incar penurunan harga minyak -> negatif untuk minyak
Kebijakan tarif menimbulkan kekhawatiran lemahnya pertumbuhan sehingga menekan permintaan -> negatif untuk minyak
Data inventori minyak versi EIA dirilis 3.6M vs ekspektasi 0.6M -> negatif untuk minyak
Beberapa tarif, termasuk otomotif ditunda, sedikit melegakan pasar -> positif untuk minyak, tapi rebound kemungkinan terbatas
Secara teknis, level psikologis saat ini berada di 65-66, kemungkinan target penurunan berikutnya sekaligus penentu -> potensi turun lebih tajam jika tembus support psikologis
Rebound jangka pendek area 73 akan menjadi resistance terdekat, dan 75 sebagai resistance psikologis -> selama tidak ada kenaikan di atas zona 73, maka kenaikan terbatas (cenderung turun)
Suggest : SELL on Rally Area : 67.20 – 67.40 Target : 1) 66.20 2) 65.20 SL : 68.40
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 65.25 Switch to BUY jika tembus 69.00
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
KETERANGAN
US Treasury Yield lanjut rebound dan dolar ditutup melemah -> secara teori mix sentimen untuk saham
Indeks saham AS rata-rata ditutup doji candle/hammer-> cenderung positif untuk saham
Rebound disebabkan oleh beberapa tarif ditunda sebulan ke depan -> waspada kenaikan masih terbatas!
Geopolitik masih menunggu realisasi dari penandatanganan kesepakatan AS dan Ukraina lebih dulu sebelum lanjut perundingan damai Rusia-Ukraina -> belum pasti
Fokus data ekonomi minggu ini : jobless claims, Manufacture & Services PMI, NFP dan Unemployment rate
Fokus data jobless claims jam 20.30 WIB a. Act > Exp = Saham turun -> pertahankan sell b. Act < Exp = saham naik -> switch to BUY
Tentang data ekonomi, saat ini kembali ke mode "Good News is Bad News" sehingga data yang bagus cenderung direspon negatif oleh saham (berlaku juga sebaliknya "Bad News is Good News")
Secara teknis, bullish akan lebih kuat jika tembus 43250-> pertahankan/follow BUY jika konfirm tembus
Switch to SELL jika tembus 42750 atau jika gagal tembus 43250
Suggest : BUY on Dip Area : 42960 - 42980 Target : 1) 43080 2) 43180 SL : 42860
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 43250 Switch to SELL jika tembus 42750 atau jika gagal tembus 43250
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
KETERANGAN
US Treasury Yield lanjut rebound dan dolar ditutup melemah -> secara teori mix sentimen untuk saham
Indeks saham AS rata-rata ditutup doji candle/hammer-> cenderung positif untuk saham
Rebound disebabkan oleh beberapa tarif ditunda sebulan ke depan -> waspada kenaikan masih terbatas!
Geopolitik masih menunggu realisasi dari penandatanganan kesepakatan AS dan Ukraina lebih dulu sebelum lanjut perundingan damai Rusia-Ukraina -> belum pasti
Fokus data ekonomi minggu ini : jobless claims, Manufacture & Services PMI, NFP dan Unemployment rate
Fokus data jobless claims jam 20.30 WIB a. Act > Exp = Saham turun -> pertahankan sell b. Act < Exp = saham naik -> switch to BUY
Tentang data ekonomi, saat ini kembali ke mode "Good News is Bad News" sehingga data yang bagus cenderung direspon negatif oleh saham (berlaku juga sebaliknya "Bad News is Good News")
Secara teknis, bullish akan lebih kuat jika tembus 5871-> pertahankan/follow BUY jika konfirm tembus
Switch to SELL jika tembus 5740
Suggest : BUY on Dip Area : 5810.00 – 5830.00 Target : 1) 5860.00 2) 5890.00 SL : 5780.00
Alternatif : Pertahankan BUY jika tembus 5871 Switch to SELL jika tembus 5740
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
KETERANGAN
US Treasury Yield lanjut rebound dan dolar ditutup melemah -> secara teori mix sentimen untuk saham
Indeks saham AS rata-rata ditutup doji candle/hammer-> cenderung positif untuk saham
Rebound disebabkan oleh beberapa tarif ditunda sebulan ke depan -> waspada kenaikan masih terbatas!
Geopolitik masih menunggu realisasi dari penandatanganan kesepakatan AS dan Ukraina lebih dulu sebelum lanjut perundingan damai Rusia-Ukraina -> belum pasti
Fokus data ekonomi minggu ini : jobless claims, Manufacture & Services PMI, NFP dan Unemployment rate
Fokus data jobless claims jam 20.30 WIB a. Act > Exp = Saham turun -> pertahankan sell b. Act < Exp = saham naik -> switch to BUY
Tentang data ekonomi, saat ini kembali ke mode "Good News is Bad News" sehingga data yang bagus cenderung direspon negatif oleh saham (berlaku juga sebaliknya "Bad News is Good News")
Secara teknis, bullish akan lebih kuat jika tembus 20720-> pertahankan/follow BUY jika konfirm tembus
Switch to SELL jika tembus 20350
Suggest : BUY on Dip Area : 20540.00 – 20560.00 Target : 1) 20660.00 2) 20760.00 SL : 20440.00
Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 20720 Switch to SELL jika tembus 20350
Indeks Nikkei ditutup bullish, secara teori peluang naik -> positif untuk Nikkei
Harga dibuka gap up, ada kemungkinan tutup gap dulu (karena jaraknya kecil) kemudian naik -> positif untuk Nikkei, tapi perlu waspadai kenaikan yang dikuatirkan masih terbatas
Ekspektasi kenaikan suku bunga BOJ semakin kuat -> negatif untuk Nikkei, kemungkinan membatasi kenaikan
Secara teknis, bullish baru dianggap kembali menguat jika bisa tembus di atas 40300
Bearish akan lebih kuat jika secara teknis berhasil tembus 37400 -> switch to SELL
Sebaliknya, bullish akan dominan jika tembus 37900 -> pertahankan BUY
Suggest : BUY on Dip Area : 37540– 37560 Target : 1) 37660 2) 37760 SL : 37440
Alternatif :
Follow/Pertahankan BUY jika tembus 37900
Switch to SELL jika tembus 37400
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANG SENG
KETERANGAN
Candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik -> positif untuk Hang Seng
Trump umumkan beberapa penundaan untuk tarif, terutama otomotif sebulan ke depan ->Positif untuk saham global
Secara fundamental, target pertumbuhan yang optimis dari pemerintah China, kesiapan untuk menangani dampak tarif Trump, dan kebijakan longgar lainnya dari moneter maupun fiskal mendukung ekonomi -> positif untuk saham/Hang Seng
Medium term : bullish tetap terbuka karena pemerintah China targetkan pemulihan konsumsi domestik, PBOC juga tetap longgarkan kebijakan-> setiap penurunan adalah peluang untuk buy untuk strategi medium term
Bullish akan dominan jika mampu tembus 24100 -> pertahankan/folllow BUY
Tekanan bearish akan lebih dominan jika tembus 23400 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 23970 – 23990 Target : 1) 24090 2) 24190 SL : 23870
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 24100 Switch to SELL jika tembus 23400
Faktor pendukung bearish (potensi menahan kenaikan) : Trump incar penurunan harga minyak -> negatif untuk minyak
Kebijakan tarif menimbulkan kekhawatiran lemahnya pertumbuhan sehingga menekan permintaan -> negatif untuk minyak
Ukraina mengatakan bersedia untuk tandatangani kesepakatan mineral dengan AS kapanpun -> negatif untuk minyak jika terwujud (mengarah ke perdamaian Ukraina-Rusia)
OPEC+ secara mengejutkan memutuskan untuk lanjut sesuai rencana untuk mulai meningkatkan produksi bulan April -> negatif untuk minyak
Secara teknis, level psikologis saat ini berada di 65-66, kemungkinan target penurunan berikutnya sekaligus penentu -> potensi turun lebih tajam jika tembus support psikologis
Rebound jangka pendek area 73 akan menjadi resistance terdekat, dan 75 sebagai resistance psikologis -> selama tidak ada kenaikan di atas zona 73, maka kenaikan terbatas (cenderung turun)
Suggest : SELL on Rally Area : 68.20 – 68.40 Target : 1) 67.20 2) 66.20 SL : 69.40
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 67.00 Switch to BUY jika tembus 70.40
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
KETERANGAN
US Treasury Yield rebound dan dolar ditutup turun -> secara teori mix sentimen untuk saham
Indeks saham AS rata-rata ditutup bearish-> cenderung negatif untuk saham
Penurunan disebabkan oleh : a. mulai berlakunya tarif untuk Kanada, Meksiko dan China sesuai jadwal, memicu kekhawatiran perang dagang-> negatif untuk saham, membatasi kenaikan b. Proses perdamaian Rusia-Ukraina belum akan terjadi dalam waktu dekat -> negatif untuk saham
Kabar terbaru menyebut Ukraina siap untuk kesepakatan mineral dengan AS -> positif untuk saham jika terwujud, tapi negatif jika hanya rumor dan gagal terwujud
Menteri Perdagangan AS mengatakan Trump berpotensi longgarkan tarif untuk Kanada dan Meksiko, menunggu pidato resmi hari Selasa malam (Rabu waktu Indonesia) -> positif untuk saham jika benar
Fokus data ekonomi minggu ini : ADP, jobless claims, Manufacture & Services PMI, NFP dan Unemployment rate
Fokus data ADP jam 20.15 WIB dan ISM non manufacture jam 22.00 WIB a. Act > Exp = Saham turun -> pertahankan sell b. Act < Exp = saham naik -> switch to BUY
Tentang data ekonomi, saat ini kembali ke mode "Good News is Bad News" sehingga data yang bagus cenderung direspon negatif oleh saham (berlaku juga sebaliknya "Bad News is Good News")
Secara teknis, bullish akan lebih kuat jika tembus 43080-> switch to BUY jika konfirm tembus
Pertahankan SELL jika tembus 42750 atau selama tidak terjadi kenaikan di atas 43260
Suggest : SELL on Rally Area : 42880 - 42900 Target : 1) 42780 2) 42680 SL : 43000
Alternatif : Follow/Pertahankan SELL jika tembus 42750 Switch to BUY jika tembus 43080 Selama tidak tembus 43260, maka cenderung turun
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
KETERANGAN
US Treasury Yield rebound dan dolar ditutup turun -> secara teori mix sentimen untuk saham
Indeks saham AS rata-rata ditutup bearish-> cenderung negatif untuk saham
Penurunan disebabkan oleh : a. mulai berlakunya tarif untuk Kanada, Meksiko dan China sesuai jadwal, memicu kekhawatiran perang dagang-> negatif untuk saham, membatasi kenaikan b. Proses perdamaian Rusia-Ukraina belum akan terjadi dalam waktu dekat -> negatif untuk saham
Kabar terbaru menyebut Ukraina siap untuk kesepakatan mineral dengan AS -> positif untuk saham jika terwujud, tapi negatif jika hanya rumor dan gagal terwujud
Menteri Perdagangan AS mengatakan Trump berpotensi longgarkan tarif untuk Kanada dan Meksiko, menunggu pidato resmi hari Selasa malam (Rabu waktu Indonesia) -> positif untuk saham jika benar
Fokus data ekonomi minggu ini : ADP, jobless claims, Manufacture & Services PMI, NFP dan Unemployment rate
Fokus data ADP jam 20.15 WIB dan ISM non manufacture jam 22.00 WIB a. Act > Exp = Saham turun -> pertahankan sell b. Act < Exp = saham naik -> switch to BUY
Tentang data ekonomi, saat ini kembali ke mode "Good News is Bad News" sehingga data yang bagus cenderung direspon negatif oleh saham (berlaku juga sebaliknya "Bad News is Good News")
Secara teknis, bullish akan lebih kuat jika tembus 5930-> switch to BUY jika konfirm tembus
Pertahankan SELL jika tembus 5800
Suggest : SELL on Rally Area : 5840.00 – 5860.00 Target : 1) 5810.00 2) 5780.00 SL : 5890.00
Alternatif : Pertahankan SELL jika tembus 5800 Switch to BUY jika tembus 5930
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
KETERANGAN
US Treasury Yield rebound dan dolar ditutup turun -> secara teori mix sentimen untuk saham
Indeks saham AS rata-rata ditutup bearish-> cenderung negatif untuk saham
Penurunan disebabkan oleh : a. mulai berlakunya tarif untuk Kanada, Meksiko dan China sesuai jadwal, memicu kekhawatiran perang dagang-> negatif untuk saham, membatasi kenaikan b. Proses perdamaian Rusia-Ukraina belum akan terjadi dalam waktu dekat -> negatif untuk saham
Kabar terbaru menyebut Ukraina siap untuk kesepakatan mineral dengan AS -> positif untuk saham jika terwujud, tapi negatif jika hanya rumor dan gagal terwujud
Menteri Perdagangan AS mengatakan Trump berpotensi longgarkan tarif untuk Kanada dan Meksiko, menunggu pidato resmi hari Selasa malam (Rabu waktu Indonesia) -> positif untuk saham jika benar
Fokus data ekonomi minggu ini : ADP, jobless claims, Manufacture & Services PMI, NFP dan Unemployment rate
Fokus data ADP jam 20.15 WIB dan ISM non manufacture jam 22.00 WIB a. Act > Exp = Saham turun -> pertahankan sell b. Act < Exp = saham naik -> switch to BUY
Tentang data ekonomi, saat ini kembali ke mode "Good News is Bad News" sehingga data yang bagus cenderung direspon negatif oleh saham (berlaku juga sebaliknya "Bad News is Good News")
Secara teknis, bullish akan lebih kuat jika tembus 20700-> switch to BUY jika konfirm tembus
Pertahankan SELL jika tembus 20400
Suggest : SELL on Rally Area : 20540.00 – 20560.00 Target : 1) 20440.00 2) 20340.00 SL : 20660.00
Alternatif : Pertahankan/Follow SELL jika tembus 20400 Switch to BUY jika tembus 20700
Indeks Nikkei ditutup bearish, secara teori peluang turun -> negatif untuk Nikkei
Harga dibuka gap up, tapi kenaikan dikhawatirkan masih terbatas karena kekhawatiran tarif Trump dan semakin kuatnya ekspektasi kenaikan suku bunga BOJ
Ekspektasi kenaikan suku bunga BOJ semakin kuat -> negatif untuk Nikkei, kemungkinan membatasi kenaikan
Secara teknis, bullish baru dianggap kembali menguat jika bisa tembus di atas 40300
Bearish akan lebih kuat jika secara teknis berhasil tembus 37650 -> pertahankan SELL
Sebaliknya, bullish akan dominan jika tembus 37250 -> Switch to BUY
Suggest : SELL on Rally Area : 37500– 37520 Target : 1) 37400 2) 37300 SL : 37620
Alternatif :
Follow/Pertahankan SELL jika tembus 37250
Switch to BUY jika tembus 37650
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANG SENG
KETERANGAN
Candle ditutup hammer, secara teori cenderung naik -> positif untuk Hang Seng
Saham global tertekan karena Trump tetap berlakukan tarif sesuai tanggal, 4 Maret, termasuk juga untuk China -> negatif untuk Hang Seng
Secara fundamental, kebijakan pemerintah dan bank sentral yang longgar cenderung mendukung kenaikan sehingga potensi penurunan diperkirakan terbatas -> peluang naik tetap terbuka
China menargetkan pertumbuhan 2025 di "sekitar 5%" dan menurunkan target CPI dari 3% menjadi 2% (sesuai ekspektasi) -> optimis pertumbuhan cenderung bullish untuk ekuitas/saham Hang Seng dan China
Pasar masih menunggu hasil pertemuan hari kedua parlemen China
Medium term : bullish tetap terbuka karena pemerintah China targetkan pemulihan konsumsi domestik, PBOC juga tetap longgarkan kebijakan-> setiap penurunan adalah peluang untuk buy untuk strategi medium term
Bullish akan dominan jika mampu tembus 23400 -> pertahankan/folllow BUY
Tekanan bearish akan lebih dominan jika tembus 22750 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 23080 – 23100 Target : 1) 23200 2) 23300 SL : 22980
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 23400 Switch to SELL jika tembus 22750
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.