Dolar berlanjut melemah terhadap mata uang lainnya, terkecuali terhadap dolar Kanada dan peso Mexico yang melanjutkan kenaikan hari sebelumnya. Masih diwarnai oleh kenaikan tarif 25% terhadap Kanada dan Mexico yang mulai efektif berlaku dan terhadap China dilipatkan kenaikan sebanyak 20% dari rencana awal sebelumnya yang hanya 10%. Dengan dimulaikannya kenaikan tarif ini akan berdampak pada melambatnya pertumbuhan ekonomi dunia. Karena Kanada dan Mexico berencana melakukan perlawanan, sedangkan China sudah bereaksi dengan menaikkan tarif impor sebanyak 10%-15% pada beberapa produk yang diimpor dari AS. Perdana Menteri Kanada - Justin Trudeau menyebut kenaikan tarif impor AS merupakan tindakan bodoh dan Ottawa akan segera melakukan perlawanan dalam waktu dekat. Sedangkan Presiden Mexico juga mengatakan akan mengambil tindakan balasan, meski tidak secara spesifik berupa apa dan kapan akan dilaksanakan. Menanggapi ancaman tersebut, Menteri Perdagangan AS - Howard Lutnick mengatakan Presiden Trump akan mencari jalan tengah dan akan diumumkan malam ini dan ada kemungkinan kenaikan tarif tersebut akan ditinjau ulang pada 2 April mendatang, jika Kanada dan Mexico dapat memberikan bukti bahwa perdagangan obat terlarang yang melewati perbatasan dapat dihentikan. Namun sebagian pelaku pasar meragukan akan terjadi perubahan yang signifikan dan yang hampir pasti adalah dampak kenaikan tarif ini pada inflasi dan melambatnya laju pertumbuhan ekonomi domestik dan global. Dan bukan tidak mungkin jika semakin memburuk akan membawa ekonomi AS ke dalam resesi. Presiden Trump dijadwalkan akan memberikan testimoni di Kongres AS yang mungkin saja akan memberikan kejutan lainnya. Setelah sebelumnya menghentikan bantuan militer terhadap Ukraina menyusul perdebatan sengit dengan Presiden Ukraina - Volodymyr Zelensky di Gedung Putih sebelumnya. Meski demikian Trump juga masih berniat unutk melanjutkan kerjasama eksploitasi mineral di Ukraina yang diharapkan akan menjadi jembatan terjadinya perdamaian mengakhiri 3 tahun perang di Ukraina. Walau belum dapat dipastikan kesepakatan yang akan dibuat masih sama dengan sebelumnya ataukah akan ada perubahan setelah kejadian di ruang oval presiden tersebut. Sebelumnya data ekonomi juga cenderung menurun yang semakin membuka ruang bagi Fed untuk melanjutkan pemangkasan suku bunga acuannya. Hari ini akan dirilis data di sektor tenaga kerja berupa data terisinya lapangan kerja swasta ADP, data PMI di sektor jasa dan factory order.
Yen sedikit tertahan terhadap dolar karena melemah terhadap Euro seiring dengan optimisme di kawasan Eropa. Bank Sentral Jepang (BOJ) masih berencana akan menaikkan suku bunga acuannya menjelang pertemuan moneter yang dijadwalkan pekan depan, setelah beberapa waktu sebelumnya cukup yakin akan kenaikan suku bunga acuan dalam waktu dekat. Namun seiring dengan dimulaikannya kenaikan tarif impor AS yang mulai diberlakukan, menimbulkan keraguan dan membuat BOJ akan menunda lebih lama menunggu dampak ekonomi lebih lanjut. Gubernur BOJ - Kazuo Ueda mengkhawatiran akan terjadinya pelambatan ekonomi secara global sehingga lebih bijak jika menunda kenaikan suku bunga acuan sampai langkah antisipasi dampak ekonomi tersebut dapat dikendalikan. AS sendiri belum memastikan akan mengenakan kenaikan tarif impor terhadap Jepang seiring dengan investasi Jepang di AS yang cukup signifikan.
Euro menguat terhadap dolar hingga menyentuh level tertinggi dalam 2 pekan terakhir seiring dengan kerjasama negara-negara Eropa untuk membantu Ukraina menciptakan perdamaian. Dengan pemerintahan baru Jerman menyediakan dana senilai hingga €500 juta yang terbagi menjadi 2 bagian yaitu untuk militer dan infrastruktur. Rancangan ini menunjukkan keseriusan pemerintah Jerman terutama terhadap pertahanan wilayahnya. Penguatan mata uang Euro ikut mengangkat mata uang Eropa lainnya seperti Swiss franc, poundsterling dan juga krona Norwegia serta krone Swedia. Selain itu negara-negara Eropa juga berencana mengajukan rancangan perdamaian tersebut kepada AS dan pemerintah AS juga masih tetap akan menjalin kerjasama eksplorasi mineral di Ukraina meskipun terjadi perselisihan dalam pertemuan dengan Presiden Zelensky sehari sebelumnya. Pelaku pasar masih menunggu hasil pertemuan moneter Bank Sentral Eropa (ECB) yang dijadwalkan akan mengadakan pertemuan tersebut pada hari Kamis esok hari. Diperkirakan ECB masih akan memangkas suku bunga acuan sebanyak 25 bps lagi. Hari ini akan dirilis data PMI sektor jasa dan data inflasi dari sisi produsen PPI.
Poundsterling juga berlanjut menguat terhadap dolar hingga level tertinggi sejak pertengahan Desember tahun lalu. Prospek perdamaian di Ukraina yang didukung oleh negara-negara di Eropa menjadi sentimen positif juga di Inggris. Selain itu Presiden Trump sepertinya tidak menarget Inggris untuk kenaikan tarif impor seiring dengan neraca perdagangan keduanya yang seimbang dan kebanyakan eskpor Inggris di sektor jasa. Sebagaimana Jerman, Inggris juga berencana meningkatkan anggaran militernya mengikuti saran Presiden Trump untuk meningkatkan pertahanan bagi negara di kawasan Eropa. Hari ini ada data PMI di sektor jasa.
Cek informasi lainnya di kanal resmi Agrodana Futures
Dolar bergerak variatif yang cenderung melemah terhadap mata uang lainnya, meski untuk sementara menguat terhadap mata uang dolar Kanada dan peso Mexico hingga ke level tertinggi sejak 3 Februari yang lalu. Seiring dengan keputusan Presiden Trump yang tidak akan menunda kenaikan tarif impor terhadap Kanada, Mexico dan China yang efektif berlaku mulai hari ini. Presiden Trump mengatakan "sudah tidak ada lagi ruang untuk negosiasi" yang memungkinkan untuk menunda lagi hal tersebut dan kenaikan lainnya tetap akan berlaku mulai 2 April mendatang. Pernyataan tidak adanya ruang negosiasi merupakan pernyataan yang keras dan tegas sehingga peluang akan dimulainya krisis perdagangan global yang berpotensi memperlambat perekonomian dunia akan segera terjadi. Dari data ekonomi, dari ISM berupa PMI manufaktur kembali mengalami penurunan dari 50.9 menjadi 50.3 yang lebih rendah dari perkiraan hanya turun 50.6. Dengan angka yang mendekati ambang batas 50 membuat kekhawatiran sektor manufaktur akan kembali masuk dalam zona kontraksi, terlebih dengan adanya pembatasan barang impor dari agenda ekonomi pemerintahan Presiden Trump. Terlihat dari komponen harga yang meningkat tajam dari 54.9 menjadi 62.4 yang jauh melampaui perkiraan hanya naik 56.3. Sementara komponen tenaga kerja mengalami penurunan tajam dari 50.3 menjadi 47.6 yang jauh lebih jelek dari perkiraan hanya turun 50.1. Meskipun data yang sama dari S&P relatif masih menguat 52.7 yang lebih tinggi dari perkiraan stabil sama seperti periode sebelumnya 51.6. Dampak dari kenaikan tarif impor terhadap sektor manufaktur baru akan diketahui pada rilis data berikutnya pada bulan depan. Namun kemungkinan terbesar sepertinya masih akan terus cenderung menurun. Dengan data-data yang cenderung menurun ini kembali memperkuat peluang Fed untuk memangkas suku bunga acuan lebih lanjut. Walaupun di sisi lain potensi akan terjadinya kenaikan inflasi kembali akan menahan Fed untuk terlalu agresif dalam mengambil kebijakan moneter tersebut. Masih ada data ekonomi penting yang akan dirilis pekan ini yaitu Non-Farm Payroll di penghujung pekan ini dan hari ini tidak ada data yang akan dirilis.
Yen kembali menguat terhadap dolar seiring dengan peluang akan Bank Sentral Jepang (BOJ) menaikkan suku bunga acuannya masih cukup tinggi. BOJ dijadwalkan akan mengadakan pertemuan moneter pekan depan dengan ekspektasi tersebut meskipun akhir-akhir ini pejabat BOJ mulai mengulur waktu pelaksanaannya seperti yang diucapkan oleh Gubernur BOJ - Kazuo Ueda di akhir pekan lalu yang mengkhawatiran akan terjadinya pelambatan ekonomi secara global akibat kenaikan tarif dari AS. Ada peluang BOJ akan menunda kenaikan tersebut sampai langkah antisipasi dampak ekonomi tersebut dapat dikendalikan. Meski demikian BOJ terus akan mengawasi pergerakan mata uang Yen dengan lebih ketat lagi dan menjaga agar menguatnya yen searah dengan dengan positifnya ekonomi terkini. Sementara itu investasi baru di Jepang mengalami penurunan tajam walaupun BOJ masih terus meningkatkan neraca keuangannya.
Euro rebound terhadap dolar seiring kesepakatan pimpinan di Eropa untuk merancang perjanjian damai di Ukraina setelah perundingan Presiden Ukraina - Volodymyr Zelensky dengan Presiden Trump sehari sebelumnya berakhir sama sekali bertolak belakang dengan yang diharapkan mulus. Sepulang dari AS, Zelensky disambut hangat oleh Perdana Menteri Inggris - Keir Starmer dan memberitakan pemimpin Eropa sepakat untuk membantu membuat rancangan perdamaian yang akan disampaikan ke Washington. Selain itu Presiden Komisi Eropa - Ursula von der Leyen juga akan meminta anggota Uni Eropa untuk meningkatkan industri pertahanan dan meningkatkan kapabilitas militer Uni Eropa guna memperkuat pertahanan di daratan Eropa. Pemerintahan baru Jerman juga akan segera merencanakan membuat 2 dana darurat senilai lebih dari ratusan juta euro yang 1 ditujukan untuk meningkatkan pertahanan militer dan 1 lagi untuk infrastruktur. Pihak Kremlin sendiri meminta semua pihak untuk mendorong Presiden Ukraina untuk segera duduk dalam perundingan perdamaian. Harapan akan tercapainya perdamaian di Ukraina menjadi sentimen positif setelah pertemuan di Washington mengalami kebuntuan. Dari data ekonomi meski indeks manufaktur di kawasan ini mengalami penurunan, namun tekanan inflasi juga semakin menurun sehingga Bank Sentral Eropa (ECB) sedikit terkurangi beban untuk terus melakukan pemangkasan suku bunga acuan. Meskipun dalam pertemuan moneter ECB yang dijadwalkan pada Kamis nanti diperkirakan masih akan memangkas suku bunga acuannya lebih lanjut. Data CPI untuk Uni Eropa secara keseluruhan mengalami penurunan dari 2.5% menjadi 2.4% yang belum mencapai perkiraan turun 2.3%. Namun sudah searah dan semakin mendekati dengan target 2% yang diharapkan. Hari ini tidak ada data ekonomi yang akan dirilis.
Poundsterling juga berbalik arah menguat terhadap dolar seiring dengan optimisme akan segera tercapainya perdamaian di Ukraina. Perdana Menteri - Keir Starmer dan pimpinan Uni Eropa sepakat untuk membantu Presiden Ukraina - Volodymyr Zelensky untuk merancang rencana perdamaian yang akan diajukan kembali ke Washington. Sementara itu juga sedang mempersiapkan anggaran untuk meningkatkan pertahan militer di masing-masing negara guna memperkuat posisi tawar dalam perundingan damai nantinya. Secara domestik kemungkinan Inggris akan mendapat pengecualian dari kenaikan tarif impor Presiden Trump setelah hasil kunjungan ke AS beberapa waktu lalu seiring dengan neraca perdagangan yang seimbang dan kebanyakan eskpor dari Inggris lebih banyak berupa jasa. Hari ini tidak ada data ekonomi yang akan dirilis.
Cek informasi lainnya di kanal resmi Agrodana Futures
Faktor pendukung bearish (potensi menahan kenaikan) : Trump incar penurunan harga minyak -> negatif untuk minyak
Kebijakan tarif menimbulkan kekhawatiran lemahnya pertumbuhan sehingga menekan permintaan -> negatif untuk minyak
AS hentikan bantuan militer untuk Ukraina, sedangkan Uni Eropa tetap kirim bantuan untuk Uni Eropa, kondisi geopolitik kembalil tidak menentu -> positif untuk minyak
OPEC+ secara mengejutkan memutuskan untuk lanjut sesuai rencana untuk mulai meningkatkan produksi bulan April -> negatif untuk minyak
Secara teknis, level psikologis saat ini berada di 65-66, kemungkinan target penurunan berikutnya sekaligus penentu -> potensi turun lebih tajam jika tembus support psikologis
Rebound jangka pendek area 73 akan menjadi resistance terdekat, dan 75 sebagai resistance psikologis -> selama tidak ada kenaikan di atas zona 73, maka kenaikan terbatas (cenderung turun)
Suggest : SELL on Rally Area : 68.50 – 68.70 Target : 1) 67.50 2) 66.50 SL : 69.70
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 67.80 Switch to BUY jika tembus 71.50
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
KETERANGAN
US Treasury Yield dan dolar ditutup turun -> secara teori seharusnya positif untuk saham
Indeks saham AS rata-rata ditutup bearish-> cenderung negatif untuk saham
Penurunan disebabkan oleh : a. mulai berlakunya tarif untuk Kanada, Meksiko dan China sesuai jadwal-> negatif untuk saham, membatasi kenaikan b. Dihentikannya bantuan militer untuk Ukraina oleh AS menandakan proses perdamaian Rusia-Ukraina belum akan terjadi dalam waktu dekat -> negatif untuk saham
Data ISM manufacture AS dirilis turun dari 50.9 menjadi 50.3, tanda-tanda perlambatan ekonomi AS membuat pasar pesimis, tapi membuka peluang untuk Fed tetap di jalur penurunan -> kenaikan masih terbatas karena pasar masih tunggu data penting lainnya untuk membuat Fed pertimbangkan penurunan suku bunga
Fokus data ekonomi minggu ini : ADP, jobless claims, Manufacture & Services PMI, NFP dan Unemployment rate
Tentang data ekonomi, saat ini kembali ke mode "Good News is Bad News" sehingga data yang bagus cenderung direspon negatif oleh saham (berlaku juga sebaliknya "Bad News is Good News")
Secara teknis, bullish akan lebih kuat jika tembus 43600-> switch to BUY jika konfirm tembus
Pertahankan SELL jika tembus 43200 atau selama tidak terjadi kenaikan di atas 43600
Suggest : SELL on Rally Area : 43300 - 43320 Target : 1) 43200 2) 43100 SL : 43420
Alternatif : Follow/Pertahankan SELL jika tembus 43200 Switch to BUY jika tembus 43600 Selama tidak tembus 43600, maka cenderung turun
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
KETERANGAN
US Treasury Yield dan dolar ditutup turun -> secara teori seharusnya positif untuk saham
Indeks saham AS rata-rata ditutup bearish-> cenderung negatif untuk saham
Penurunan disebabkan oleh : a. mulai berlakunya tarif untuk Kanada, Meksiko dan China sesuai jadwal-> negatif untuk saham, membatasi kenaikan b. Dihentikannya bantuan militer untuk Ukraina oleh AS menandakan proses perdamaian Rusia-Ukraina belum akan terjadi dalam waktu dekat -> negatif untuk saham
Data ISM manufacture AS dirilis turun dari 50.9 menjadi 50.3, tanda-tanda perlambatan ekonomi AS membuat pasar pesimis, tapi membuka peluang untuk Fed tetap di jalur penurunan -> kenaikan masih terbatas karena pasar masih tunggu data penting lainnya untuk membuat Fed pertimbangkan penurunan suku bunga
Fokus data ekonomi minggu ini : ADP, jobless claims, Manufacture & Services PMI, NFP dan Unemployment rate
Tentang data ekonomi, saat ini kembali ke mode "Good News is Bad News" sehingga data yang bagus cenderung direspon negatif oleh saham (berlaku juga sebaliknya "Bad News is Good News")
Secara teknis, bullish akan lebih kuat jika tembus 5950-> switch to BUY jika konfirm tembus
Pertahankan SELL jika tembus 5820
Suggest : SELL on Rally Area : 5870.00 – 5890.00 Target : 1) 5840.00 2) 5810.00 SL : 5920.00
Alternatif : Pertahankan SELL jika tembus 5820 Switch to BUY jika tembus 5950
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
KETERANGAN
US Treasury Yield dan dolar ditutup turun -> secara teori seharusnya positif untuk saham
Indeks saham AS rata-rata ditutup bearish-> cenderung negatif untuk saham
Penurunan disebabkan oleh : a. mulai berlakunya tarif untuk Kanada, Meksiko dan China sesuai jadwal-> negatif untuk saham, membatasi kenaikan b. Dihentikannya bantuan militer untuk Ukraina oleh AS menandakan proses perdamaian Rusia-Ukraina belum akan terjadi dalam waktu dekat -> negatif untuk saham
Data ISM manufacture AS dirilis turun dari 50.9 menjadi 50.3, tanda-tanda perlambatan ekonomi AS membuat pasar pesimis, tapi membuka peluang untuk Fed tetap di jalur penurunan -> kenaikan masih terbatas karena pasar masih tunggu data penting lainnya untuk membuat Fed pertimbangkan penurunan suku bunga
Fokus data ekonomi minggu ini : ADP, jobless claims, Manufacture & Services PMI, NFP dan Unemployment rate
Tentang data ekonomi, saat ini kembali ke mode "Good News is Bad News" sehingga data yang bagus cenderung direspon negatif oleh saham (berlaku juga sebaliknya "Bad News is Good News")
Secara teknis, bullish akan lebih kuat jika tembus 20700-> switch to BUY jika konfirm tembus
Pertahankan SELL jika tembus 20400
Suggest : SELL on Rally Area : 20520.00 – 20540.00 Target : 1) 20420.00 2) 20320.00 SL : 20640.00
Alternatif : Pertahankan/Follow SELL jika tembus 20400 Switch to BUY jika tembus 20700
Indeks Nikkei ditutup bullish, secara teori peluang naik -> positif untuk Nikkei
Harga dibuka gap down karena Wall Street tertekan hingga penutupan tadi malam
Ekspektasi kenaikan suku bunga BOJ semakin kuat -> negatif untuk Nikkei, kemungkinan membatasi kenaikan
Kebijakan taruf untuk Kanada, Meksiko dan China mulai berlaku per hari ini dan menyusul tarif resiprokal 2 April mendatang, dan salah satunya juga mengancam Jepang-> negatif untuk Nikkei
Secara teknis, bullish baru dianggap kembali menguat jika bisa tembus di atas 40300
Bearish akan lebih kuat jika secara teknis berhasil tembus 36800 -> pertahankan SELL
Sebaliknya, bullish akan dominan jika tembus 37200 -> Switch to BUY
Suggest : SELL on Rally Area : 37000– 37020 Target : 1) 36900 2) 36800 SL : 37120
Alternatif :
Follow/Pertahankan SELL jika tembus 36800 atau selama tidak tembus 37150
Switch to BUY jika tembus 37200
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANG SENG
KETERANGAN
Candle ditutup bearish, secara teori cenderung turun -> negatif untuk Hang Seng
Saham global tertekan karena Trump tetap berlakukan tarif sesuai tanggal, 4 Maret, termasuk juga untuk China -> negatif untuk Hang Seng
Secara fundamental, kebijakan pemerintah dan bank sentral yang longgar cenderung mendukung kenaikan sehingga potensi penurunan diperkirakan terbatas -> peluang naik tetap terbuka
Pasar menunggu hasil pertemuan tahunan China yang dimulai hari ini, 4 Maret, kemungkinan bahas stimulus lanjutan (antisipasi tarif Trump), proyeksi CPI dan GDP terbaru, optimisme stimulus lanjutan kemungkinan akan membatasi penurunan saham -> potensi penurunan terbatas, bisa switch to BUY segera jika ada kabar tentang stimulus!
Pasar masih menunggu pemangkasan RRR atau reverse repo 7 hari dari PBOC
Medium term : bullish tetap terbuka karena pemerintah China targetkan pemulihan konsumsi domestik, PBOC juga tetap longgarkan kebijakan-> setiap penurunan adalah peluang untuk buy untuk strategi medium term
Bullish akan dominan jika mampu tembus 22950 atau jika gagal tembus 21900-> Switch to BUY
Tekanan bearish akan lebih dominan jika tembus 22400 -> pertahankan SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 22780 – 22800 Target : 1) 22680 2) 22580 SL : 22900
Alternatif : Follow/Pertahankan SELL jika tembus 22400 Switch to BUY jika tembus 22950 atau jika tidak tembus 21900
Faktor pendukung bearish (potensi menahan kenaikan) : Trump incar penurunan harga minyak -> negatif untuk minyak
Kebijakan tarif menimbulkan kekhawatiran lemahnya pertumbuhan sehingga menekan permintaan -> negatif untuk minyak
Proses perdamaian Rusia-Ukraina tertunda setelah perdebatan Trump - Zelinsky di hari Jumat sehingga optimisme perdamaian berkurang-> positif untuk minyak
Jelang pertemuan teknis JMMC OPEC+ muncul perbedaan pandangan, Rusia dan UEA ingin lanjut dengan kenaikan produksi bertahap dimulai sesuai agenda bulan April, Arab ingin tetap pangkas produksi -> biasanya menimbulkan ketidakpastian sehingga kenaikan cenderung terbatas
Secara teknis, level psikologis saat ini berada di 65-66, kemungkinan target penurunan berikutnya sekaligus penentu -> potensi turun lebih tajam jika tembus support psikologis
Rebound jangka pendek area 73 akan menjadi resistance terdekat, dan 75 sebagai resistance psikologis -> selama tidak ada kenaikan di atas zona 73, maka kenaikan terbatas (cenderung turun)
Suggest : SELL on Rally Area : 71.00 – 71.20 Target : 1) 70.00 2) 69.00 SL : 72.20
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 69.80 Switch to BUY jika tembus 72.50
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
KETERANGAN
US Treasury Yield ditutup turun dan Dolar ditutup rebound -> secara teori mix sentimen untuk saham
Indeks saham AS rata-rata ditutup bullish-> cenderung positif untuk saham
Tarif Kanada dan Meksiko mulai berlaku mulai 4 Maret, juga tambahan 10% untuk tarif China mulai minggu depan -> negatif untuk saham, membatasi kenaikan
Optimisme perdamaian Rusia-Ukraina berkurang setelah pertemuan Zelinsky - Trump di hari Jumat gagal temukan kesepakatan, berdampak negatif bagi saham-> kenaikan terbatas, cenderung turun
Fokus data ekonomi minggu ini : ADP, jobless claims, Manufacture & Services PMI, NFP dan Unemployment rate
Data PCE Jumat kemarin dirilis sesuai ekspektasi, tidak se-menakutkan yang dikuatirkan sehingga pasar tinggal menunggu pasar tenaga kerja Jumat ini (NFP)
Fokus data ISM Manufacture jam 22.00 WIB a. Act > Exp = Saham turun, pertahankan SELL b. Act < Exp = Saham naik, switch to BUY
Tentang data ekonomi, saat ini kembali ke mode "Good News is Bad News" sehingga data yang bagus cenderung direspon negatif oleh saham (berlaku juga sebaliknya "Bad News is Good News")
Secara teknis, bullish akan lebih kuat jika tembus 44150-> switch to BUY jika konfirm tembus
Pertahankan SELL jika tembus 43770 atau selama tidak terjadi kenaikan di atas 44150
Suggest : SELL on Rally Area : 43880 - 43900 Target : 1) 43800 2) 43700 SL : 44000
Alternatif : Follow/Pertahankan SELL jika tembus 43770 Switch to BUY jika tembus 44150 Selama tidak tembus 44150, maka cenderung turun
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
KETERANGAN
US Treasury Yield ditutup turun dan Dolar ditutup rebound -> secara teori mix sentimen untuk saham
Indeks saham AS rata-rata ditutup bullish-> cenderung positif untuk saham
Tarif Kanada dan Meksiko mulai berlaku mulai 4 Maret, juga tambahan 10% untuk tarif China mulai minggu depan -> negatif untuk saham, membatasi kenaikan
Optimisme perdamaian Rusia-Ukraina berkurang setelah pertemuan Zelinsky - Trump di hari Jumat gagal temukan kesepakatan, berdampak negatif bagi saham-> kenaikan terbatas, cenderung turun
Fokus data ekonomi minggu ini : ADP, jobless claims, Manufacture & Services PMI, NFP dan Unemployment rate
Data PCE Jumat kemarin dirilis sesuai ekspektasi, tidak se-menakutkan yang dikuatirkan sehingga pasar tinggal menunggu pasar tenaga kerja Jumat ini (NFP)
Fokus data ISM Manufacture jam 22.00 WIB a. Act > Exp = Saham turun, pertahankan SELL b. Act < Exp = Saham naik, switch to BUY
Tentang data ekonomi, saat ini kembali ke mode "Good News is Bad News" sehingga data yang bagus cenderung direspon negatif oleh saham (berlaku juga sebaliknya "Bad News is Good News")
Secara teknis, bullish akan lebih kuat jika tembus 6050-> switch to BUY jika konfirm tembus
Pertahankan SELL jika tembus 5930
Suggest : SELL on Rally Area : 5960.00 – 5980.00 Target : 1) 5930.00 2) 5900.00 SL : 6010.00
Alternatif : Pertahankan SELL jika tembus 5930 Switch to BUY jika tembus 6050
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
KETERANGAN
US Treasury Yield ditutup turun dan Dolar ditutup rebound -> secara teori mix sentimen untuk saham
Indeks saham AS rata-rata ditutup bullish-> cenderung positif untuk saham
Tarif Kanada dan Meksiko mulai berlaku mulai 4 Maret, juga tambahan 10% untuk tarif China mulai minggu depan -> negatif untuk saham, membatasi kenaikan
Optimisme perdamaian Rusia-Ukraina berkurang setelah pertemuan Zelinsky - Trump di hari Jumat gagal temukan kesepakatan, berdampak negatif bagi saham-> kenaikan terbatas, cenderung turun
Fokus data ekonomi minggu ini : ADP, jobless claims, Manufacture & Services PMI, NFP dan Unemployment rate
Data PCE Jumat kemarin dirilis sesuai ekspektasi, tidak se-menakutkan yang dikuatirkan sehingga pasar tinggal menunggu pasar tenaga kerja Jumat ini (NFP)
Fokus data ISM Manufacture jam 22.00 WIB a. Act > Exp = Saham turun, pertahankan SELL b. Act < Exp = Saham naik, switch to BUY
Tentang data ekonomi, saat ini kembali ke mode "Good News is Bad News" sehingga data yang bagus cenderung direspon negatif oleh saham (berlaku juga sebaliknya "Bad News is Good News")
Secara teknis, bullish akan lebih kuat jika tembus 21100-> switch to BUY jika konfirm tembus
Pertahankan SELL jika tembus 20830
Suggest : SELL on Rally Area : 20930.00 – 20950.00 Target : 1) 20830.00 2) 20730.00 SL : 21050.00
Alternatif : Pertahankan/Follow SELL jika tembus 20830 Switch to BUY jika tembus 21100
Indeks Nikkei ditutup bearish, secara teori peluang turun -> negatif untuk Nikkei
Ekspektasi kenaikan suku bunga BOJ semakin kuat -> negatif untuk Nikkei, kemungkinan membatasi kenaikan
Ancaman tarif Trump, terutama untuk otomotif dan ancaman perang dagang terus membayangi saham global, mulai berlaku minggu ini untuk Kanada dan Meksiko -> negatif untuk Nikkei
Secara teknis, bullish baru dianggap kembali menguat jika bisa tembus di atas 40300
Bearish akan lebih kuat jika secara teknis berhasil tembus 37550 -> pertahankan SELL
Sebaliknya, bullish akan dominan jika tembus 38060 -> Switch to BUY
Suggest : SELL on Rally Area : 37800– 37820 Target : 1) 37700 2) 37600 SL : 37920
Alternatif :
Follow/Pertahankan SELL jika tembus 37550 atau selama tidak tembus 38060
Switch to BUY jika tembus 38060
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANG SENG
KETERANGAN
Candle ditutup bearish, secara teori cenderung turun -> negatif untuk Hang Seng
Secara daily, koreksi ke zona 22454-22858 sudah cukup dekat sehingga pantulan diharapkan secara bertahap dimulai
Secara fundamental, kebijakan pemerintah dan bank sentral yang longgar cenderung mendukung kenaikan sehingga potensi penurunan diperkirakan terbatas -> peluang naik
Trump umumkan tarif tambahan 10% untuk China, berlaku minggu depan -> negatif untuk Hang Seng
Pertemuan besar tahunan dimulai 4 Maret, kemungkinan bahas stimulus lanjutan (antisipasi tarif Trump), proyeksi CPI dan GDP terbaru, optimisme stimulus lanjutan kemungkinan akan membatasi penurunan saham -> potensi penurunan terbatas
Pasar masih menunggu pemangkasan RRR atau reverse repo 7 hari dari PBOC
Medium term : bullish tetap terbuka karena pemerintah China targetkan pemulihan konsumsi domestik, PBOC juga tetap longgarkan kebijakan-> setiap penurunan adalah peluang untuk buy untuk strategi medium term
Bullish akan dominan jika mampu tembus 23100-> pertahankan/follow BUY
Tekanan bearish akan lebih dominan jika tembus 22400 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 22780 – 22800 Target : 1) 22900 2) 23000 SL : 22680
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 23100 Switch to SELL jika tembus 22400
Faktor pendukung bearish (potensi menahan kenaikan) : Trump incar penurunan harga minyak -> negatif untuk minyak
Kebijakan tarif menimbulkan kekhawatiran lemahnya pertumbuhan sehingga menekan permintaan -> negatif untuk minyak
Optimisme tentang perdamaian Rusia-Ukraina diharapkan tercapai beberapa minggu ke depan-> negatif untuk minyak
OPEC terpecah, Rusia ingin lanjut dengan kenaikan produksi bertahap sesuai agenda bulan April, Arab ingin tetap pangkas produksi -> biasanya menimbulkan ketidakpastian sehingga kenaikan cenderung terbatas
Secara teknis, level psikologis saat ini berada di 65-66, kemungkinan target penurunan berikutnya sekaligus penentu -> potensi turun lebih tajam jika tembus support psikologis
Rebound jangka pendek area 73 akan menjadi resistance terdekat, dan 75 sebagai resistance psikologis -> selama tidak ada kenaikan di atas zona 73, maka kenaikan terbatas (cenderung turun)
Suggest : BUY on Dip Area : 69.50 – 69.70 Target : 1) 70.70 2) 71.70 SL : 68.50
Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 71.20 Switch to SELL jika tembus 68.40 atau gagal tembus 72.00
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
KETERANGAN
US Treasury Yield ditutup turun dan Dolar ditutup rebound -> secara teori mix sentimen untuk saham
Indeks saham AS rata-rata ditutup bearish-> cenderung negatif untuk saham
Kekhawatiran tarif kembali menekan saham setelah pernyataan Trump bahwa tarif Kanada dan Meksiko tetap berlaku mulai 4 Maret, juga tambahan 10% untuk tarif China mulai minggu depan -> negatif untuk saham
Optimisme perdamaian Rusia-Ukraina semakin kuat, seharusnya bisa berdampak positif bagi saham, tapi tekanan lebih kuat datang dari kekhawatiran tarif dan inflasi -> kenaikan terbatas, cenderung turun
Fokus data ekonomi : PCE jam 20.30 WIB (perhatikan Core PCE y/y dan m/m) a. Act > Exp = Saham turun -> pertahankan sell b. Act < Exp = saham naik -> switch to BUY
Tentang data ekonomi, saat ini kembali ke mode "Good News is Bad News" sehingga data yang bagus cenderung direspon negatif oleh saham (berlaku juga sebaliknya "Bad News is Good News")
Secara teknis, bullish akan lebih kuat jika tembus 43900-> switch to BUY jika konfirm tembus
Pertahankan SELL jika tembus 43280 atau selama tidak terjadi kenaikan di atas 43900
Suggest : SELL on Rally Area : 43350 - 43370 Target : 1) 43250 2) 43150 SL : 43470
Alternatif : Follow/Pertahankan SELL jika tembus 43280 Switch to BUY jika tembus 43900 Selama tidak tembus 43900, maka cenderung turun
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
KETERANGAN
US Treasury Yield ditutup turun dan Dolar ditutup rebound -> secara teori mix sentimen untuk saham
Indeks saham AS rata-rata ditutup bearish-> cenderung negatif untuk saham
Kekhawatiran tarif kembali menekan saham setelah pernyataan Trump bahwa tarif Kanada dan Meksiko tetap berlaku mulai 4 Maret, juga tambahan 10% untuk tarif China mulai minggu depan -> negatif untuk saham
Optimisme perdamaian Rusia-Ukraina semakin kuat, seharusnya bisa berdampak positif bagi saham, tapi tekanan lebih kuat datang dari kekhawatiran tarif dan inflasi -> kenaikan terbatas, cenderung turun
Fokus data ekonomi : PCE jam 20.30 WIB (perhatikan Core PCE y/y dan m/m) a. Act > Exp = Saham turun -> pertahankan sell b. Act < Exp = saham naik -> switch to BUY
Tentang data ekonomi, saat ini kembali ke mode "Good News is Bad News" sehingga data yang bagus cenderung direspon negatif oleh saham (berlaku juga sebaliknya "Bad News is Good News")
Secara teknis, bullish akan lebih kuat jika tembus 5980-> switch to BUY jika konfirm tembus
Pertahankan SELL jika tembus 5850
Suggest : SELL on Rally Area : 5910.00 – 5930.00 Target : 1) 5880.00 2) 5850.00 SL : 5960.00
Alternatif : Pertahankan SELL jika tembus 5850 Switch to BUY jika tembus 5980
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
KETERANGAN
US Treasury Yield ditutup turun dan Dolar ditutup rebound -> secara teori mix sentimen untuk saham
Indeks saham AS rata-rata ditutup bearish-> cenderung negatif untuk saham
Kekhawatiran tarif kembali menekan saham setelah pernyataan Trump bahwa tarif Kanada dan Meksiko tetap berlaku mulai 4 Maret, juga tambahan 10% untuk tarif China mulai minggu depan -> negatif untuk saham
Optimisme perdamaian Rusia-Ukraina semakin kuat, seharusnya bisa berdampak positif bagi saham, tapi tekanan lebih kuat datang dari kekhawatiran tarif dan inflasi -> kenaikan terbatas, cenderung turun
Fokus data ekonomi : PCE jam 20.30 WIB (perhatikan Core PCE y/y dan m/m) a. Act > Exp = Saham turun -> pertahankan sell b. Act < Exp = saham naik -> switch to BUY
Tentang data ekonomi, saat ini kembali ke mode "Good News is Bad News" sehingga data yang bagus cenderung direspon negatif oleh saham (berlaku juga sebaliknya "Bad News is Good News")
Secara teknis, bullish akan lebih kuat jika tembus 21000-> switch to BUY jika konfirm tembus
Pertahankan SELL jika tembus 20500
Suggest : SELL on Rally Area : 20650.00 – 20670.00 Target : 1) 20550.00 2) 20450.00 SL : 20770.00
Alternatif : Pertahankan/Follow SELL jika tembus 20500 Switch to BUY jika tembus 21000
Indeks Nikkei ditutup bearish, secara teori peluang turun -> gagal naik, berbalik turun dan tembus support 37660 dibantu gap down
Ekspektasi kenaikan suku bunga BOJ semakin kuat -> negatif untuk Nikkei, kemungkinan membatasi kenaikan
Ancaman tarif Trump, terutama untuk otomotif dan ancaman perang dagang terus membayangi saham global -> negatif untuk Nikkei
Secara teknis, bullish baru dianggap kembali menguat jika bisa tembus di atas 40300
Bearish akan lebih kuat jika secara teknis berhasil tembus 37720 -> switch to SELL
Sebaliknya, bullish akan dominan jika tembus 37015 -> pertahankan BUY
Suggest : SELL on Rally Area : 37250 - 37270 Target : 1) 37150 2) 37050 SL : 37370
Alternatif :
Follow/Pertahankan SELL jika tembus 37015
Switch to BUY jika tembus 37720
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANG SENG
KETERANGAN
Candle ditutup doji, secara teori cenderung imbang untuk bullish dan bearish -> "wait and see" untuk Hang Seng
Secara fundamental, kebijakan pemerintah dan bank sentral yang longgar cenderung mendukung kenaikan sehingga potensi penurunan diperkirakan terbatas -> peluang naik
Trump umumkan tarif tambahan 10% untuk China, berlaku minggu depan -> negatif untuk Hang Seng
Agenda pertemuan besar tahunan tanggal 4 Maret, diharapkan bahas stimulus lanjutan (antisipasi tarif Trump), proyeksi CPI dan GDP terbaru, optimisme stimulus lanjutan kemungkinan membatasi penurunan saham -> potensi penurunan terbatas
Pasar masih menunggu pemangkasan RRR atau reverse repo 7 hari dari PBOC
Medium term : bullish tetap terbuka karena pemerintah China targetkan pemulihan konsumsi domestik, PBOC juga tetap longgarkan kebijakan-> setiap penurunan adalah peluang untuk buy untuk strategi medium term
Bullish akan dominan jika mampu tembus 23620-> pertahankan BUY
Tekanan bearish akan lebih dominan jika tembus 22700 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 23050 – 23070 Target : 1) 23170 2) 23270 SL : 22950
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 23620 Switch to SELL jika tembus 22700
Faktor pendukung bearish (potensi menahan kenaikan) : Trump incar penurunan harga minyak -> negatif untuk minyak
Ketidakpastian ekonomi akibat kebijakan tarif Trump membuat permintaan cenderung lemah -> negatif untuk minyak
Optimisme tentang perdamaian Rusia-Ukraina diharapkan tercapai beberapa minggu ke depan-> negatif untuk minyak
Data inventori minyak EIA -2.3M vs 2.50M, menunjukkan konsumsi yang tinggi, seharusnya positif untuk minyak, tapi dampak diredam oleh optimisme berakhirnya perang Rusia-Ukraina dan ketidakpastian ekonomi akibat tarif yang berdampak pada lemahnya permintaan
Secara teknis, level psikologis saat ini berada di 65-66, kemungkinan target penurunan berikutnya sekaligus penentu -> potensi turun lebih tajam jika tembus support psikologis
Rebound jangka pendek area 73 akan menjadi resistance terdekat, dan 75 sebagai resistance psikologis -> selama tidak ada kenaikan di atas zona 73, maka kenaikan terbatas (cenderung turun)
Suggest : SELL on Rally Area : 69.50 – 69.70 Target : 1) 68.50 2) 67.50 SL : 70.70
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 68.40 Switch to BUY jika tembus 71.00
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
KETERANGAN
US Treasury Yield ditutup turun dan Dolar ditutup rebound -> secara teori mix sentimen untuk saham
Indeks saham AS rata-rata ditutup bearish-> cenderung negatif untuk saham
Kekhawatiran tentang tarif Trump yang akan segera berlaku untuk Meksiko dan Kanada minggu depan, dan juga beberapa tarif untuk otomotif dan negara lainnya (termasuk tarif resiprokal) membuat kenaikan cenderung terbatas->negatif untuk saham
Fokus minggu ini tertuju pada GDP dan PCE AS
Optimisme perdamaian Rusia-Ukraina semakin kuat, seharusnya bisa berdampak positif bagi saham, tapi tekanan lebih kuat datang dari kekhawatiran tarif dan inflasi -> kenaikan terbatas, cenderung turun
Fokus data ekonomi : Durable goods, GDP & Jobless claims jam 20.30 WIB a. Act > Exp = Saham turun -> pertahankan sell b. Act < Exp = saham naik -> switch to BUY
Tentang data ekonomi, saat ini kembali ke mode "Good News is Bad News" sehingga data yang bagus cenderung direspon negatif oleh saham (berlaku juga sebaliknya "Bad News is Good News")
Secara teknis, bullish akan lebih kuat jika tembus 43700-> switch to BUY jika konfirm tembus
Pertahankan SELL jika tembus 43350 atau selama tidak terjadi kenaikan di atas 43700
Suggest : SELL on Rally Area : 43460 - 43480 Target : 1) 43360 2) 43260 SL : 43580
Alternatif : Follow/Pertahankan SELL jika tembus 43350 Switch to BUY jika tembus 43700 Selama tidak tembus 43700, maka cenderung turun
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
KETERANGAN
US Treasury Yield ditutup turun dan Dolar ditutup rebound -> secara teori mix sentimen untuk saham
Indeks saham AS rata-rata ditutup bearish-> cenderung negatif untuk saham
Kekhawatiran tentang tarif Trump yang akan segera berlaku untuk Meksiko dan Kanada minggu depan, dan juga beberapa tarif untuk otomotif dan negara lainnya (termasuk tarif resiprokal) membuat kenaikan cenderung terbatas->negatif untuk saham
Fokus minggu ini tertuju pada GDP dan PCE AS
Optimisme perdamaian Rusia-Ukraina semakin kuat, seharusnya bisa berdampak positif bagi saham, tapi tekanan lebih kuat datang dari kekhawatiran tarif dan inflasi -> kenaikan terbatas, cenderung turun
Fokus data ekonomi : Durable goods, GDP & Jobless claims jam 20.30 WIB a. Act > Exp = Saham turun -> pertahankan sell b. Act < Exp = saham naik -> switch to BUY
Tentang data ekonomi, saat ini kembali ke mode "Good News is Bad News" sehingga data yang bagus cenderung direspon negatif oleh saham (berlaku juga sebaliknya "Bad News is Good News")
Secara teknis, bullish akan lebih kuat jika tembus 6050-> switch to BUY jika konfirm tembus
Pertahankan SELL jika tembus 5950
Suggest : SELL on Rally Area : 5980.00 – 6000.00 Target : 1) 5950.00 2) 5920.00 SL : 6030.00
Alternatif : Pertahankan SELL jika tembus 5950 Switch to BUY jika tembus 6050
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
KETERANGAN
US Treasury Yield ditutup turun dan Dolar ditutup rebound -> secara teori mix sentimen untuk saham
Indeks saham AS rata-rata ditutup bearish-> cenderung negatif untuk saham
Kekhawatiran tentang tarif Trump yang akan segera berlaku untuk Meksiko dan Kanada minggu depan, dan juga beberapa tarif untuk otomotif dan negara lainnya (termasuk tarif resiprokal) membuat kenaikan cenderung terbatas->negatif untuk saham
Fokus minggu ini tertuju pada GDP dan PCE AS
Optimisme perdamaian Rusia-Ukraina semakin kuat, seharusnya bisa berdampak positif bagi saham, tapi tekanan lebih kuat datang dari kekhawatiran tarif dan inflasi -> kenaikan terbatas, cenderung turun
Fokus data ekonomi : Durable goods, GDP & Jobless claims jam 20.30 WIB a. Act > Exp = Saham turun -> pertahankan sell b. Act < Exp = saham naik -> switch to BUY
Tentang data ekonomi, saat ini kembali ke mode "Good News is Bad News" sehingga data yang bagus cenderung direspon negatif oleh saham (berlaku juga sebaliknya "Bad News is Good News")
Secara teknis, bullish akan lebih kuat jika tembus 21400-> switch to BUY jika konfirm tembus
Pertahankan SELL jika tembus 21100
Suggest : SELL on Rally Area : 21200.00 – 21220.00 Target : 1) 21100.00 2) 21000.00 SL : 21320.00
Alternatif : Pertahankan/Follow SELL jika tembus 21100 Switch to BUY jika tembus 21400
Indeks Nikkei ditutup bullish, secara teori peluang naik -> technical rebound pasca tekanan berturut-turut dan tertahan di support
Ekspektasi kenaikan suku bunga BOJ semakin kuat -> negatif untuk Nikkei, kemungkinan membatasi kenaikan
Waspada zona 38400 dan 38600! Jika gagal tembus, maka potensi berbalik turun! -> switch to SELL jika konfirm gagal tembus resistance
Ancaman tarif Trump, terutama untuk otomotif dan ketidakpastian geopolitik membayangi saham global -> negatif untuk Nikkei
Secara teknis, bullish baru dianggap kembali menguat jika bisa tembus di atas 40300
Bearish akan lebih kuat jika secara teknis berhasil tembus 38050 -> switch to SELL
Sebaliknya, bullish akan dominan jika tembus 38320 -> pertahankan BUY
Suggest : BUY on Dip Area : 38200– 38220 Target : 1) 38320 2) 38420 SL : 38100
Alternatif :
Follow/Pertahankan BUY jika tembus 38320
Switch to SELL jika tembus 38050 atau gagal tembus 38600
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANG SENG
KETERANGAN
Candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik -> positif untuk Hang Seng
Secara fundamental, kebijakan pemerintah dan bank sentral yang longgar cenderung mendukung kenaikan sehingga potensi penurunan diperkirakan terbatas -> peluang naik
Sikap Trump yang cenderung sedikit lunak dibanding 2017, membuat pasar lebih optimis efek tarif bisa diredam -> positif untuk Hang Seng
Pasar masih menunggu pemangkasan RRR atau reverse repo 7 hari dari PBOC
Medium term : bullish tetap terbuka karena pemerintah China targetkan pemulihan konsumsi domestik, PBOC juga tetap longgarkan kebijakan-> setiap penurunan adalah peluang untuk buy untuk strategi medium term
Bullish akan dominan jika mampu tembus 23900-> pertahankan BUY
Tekanan bearish akan lebih dominan jika tembus 23400 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 23700 – 23720 Target : 1) 23820 2) 23920 SL : 23600
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 23900 Switch to SELL jika tembus 23400
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.