Faktor pendukung bearish (potensi menahan kenaikan) : Trump incar penurunan harga minyak -> negatif untuk minyak
Ketidakpastian ekonomi akibat kebijakan tarif Trump membuat permintaan cenderung lemah -> negatif untuk minyak
Optimisme tumbuh perdamaian Rusia-Ukraina bisa tercapai, market mulai antisipasi-> negatif untuk minyak
Secara teknis, level psikologis saat ini berada di 65-66, kemungkinan target penurunan berikutnya sekaligus penentu -> potensi turun lebih tajam jika tembus support psikologis
Rebound jangka pendek area 73 akan menjadi resistance terdekat, dan 75 sebagai resistance psikologis -> selama tidak ada kenaikan di atas zona 73, maka kenaikan terbatas (cenderung turun)
Suggest : SELL on Rally Area : 69.80 – 70.00 Target : 1) 68.80 2) 67.80 SL : 71.00
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 68.40 Switch to BUY jika tembus 72.00
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
KETERANGAN
US Treasury Yield dan Dolar ditutup turun -> secara teori seharusnya positif untuk saham
Indeks saham AS rata-rata ditutup bearish-> cenderung negatif untuk saham
Kekhawatiran tentang tarif Trump yang akan segera berlaku untuk Meksiko dan Kanada minggu depan, dan juga beberapa tarif untuk otomotif dan negara lainnya (termasuk tarif resiprokal) membuat kenaikan cenderung terbatas->negatif untuk saham
Fokus minggu ini tertuju pada GDP dan PCE AS
Optimisme perdamaian Rusia-Ukraina semakin kuat, seharusnya bisa berdampak positif bagi saham, tapi tekanan lebih kuat datang dari kekhawatiran tarif dan inflasi -> kenaikan terbatas, cenderung turun
Fokus data ekonomi : New Home Sales jam 22.00 WIB a. Act > Exp = Saham turun -> pertahankan sell b. Act < Exp = saham naik -> switch to BUY
Tentang data ekonomi, saat ini kembali ke mode "Good News is Bad News" sehingga data yang bagus cenderung direspon negatif oleh saham (berlaku juga sebaliknya "Bad News is Good News")
Secara teknis, bullish akan lebih kuat jika tembus 44000-> switch to BUY jika konfirm tembus
Pertahankan SELL jika tembus 43650 atau selama tidak terjadi kenaikan di atas 43900
Suggest : SELL on Rally Area : 43880 - 43900 Target : 1) 43780 2) 43680 SL : 44000
Alternatif : Follow/Pertahankan SELL jika tembus 43650 Switch to BUY jika tembus 44000 Selama tidak tembus 43900, maka cenderung turun
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
KETERANGAN
US Treasury Yield dan Dolar ditutup turun -> secara teori seharusnya positif untuk saham
Indeks saham AS rata-rata ditutup bearish-> cenderung negatif untuk saham
Kekhawatiran tentang tarif Trump yang akan segera berlaku untuk Meksiko dan Kanada minggu depan, dan juga beberapa tarif untuk otomotif dan negara lainnya (termasuk tarif resiprokal) membuat kenaikan cenderung terbatas->negatif untuk saham
Fokus minggu ini tertuju pada GDP dan PCE AS
Optimisme perdamaian Rusia-Ukraina semakin kuat, seharusnya bisa berdampak positif bagi saham, tapi tekanan lebih kuat datang dari kekhawatiran tarif dan inflasi -> kenaikan terbatas, cenderung turun
Fokus data ekonomi : New Home Sales jam 22.00 WIB a. Act > Exp = Saham turun -> pertahankan sell b. Act < Exp = saham naik -> switch to BUY
Tentang data ekonomi, saat ini kembali ke mode "Good News is Bad News" sehingga data yang bagus cenderung direspon negatif oleh saham (berlaku juga sebaliknya "Bad News is Good News")
Secara teknis, bullish akan lebih kuat jika tembus 6100-> switch to BUY jika konfirm tembus
Pertahankan SELL jika tembus 5950
Suggest : SELL on Rally Area : 6000.00 – 6020.00 Target : 1) 5970.00 2) 5940.00 SL : 6050.00
Alternatif : Pertahankan SELL jika tembus 5950 Switch to BUY jika tembus 6100
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
KETERANGAN
US Treasury Yield dan Dolar ditutup turun -> secara teori seharusnya positif untuk saham
Indeks saham AS rata-rata ditutup bearish-> cenderung negatif untuk saham
Kekhawatiran tentang tarif Trump yang akan segera berlaku untuk Meksiko dan Kanada minggu depan, dan juga beberapa tarif untuk otomotif dan negara lainnya (termasuk tarif resiprokal) membuat kenaikan cenderung terbatas->negatif untuk saham
Fokus minggu ini tertuju pada GDP dan PCE AS
Optimisme perdamaian Rusia-Ukraina semakin kuat, seharusnya bisa berdampak positif bagi saham, tapi tekanan lebih kuat datang dari kekhawatiran tarif dan inflasi -> kenaikan terbatas, cenderung turun
Fokus data ekonomi : New Home Sales jam 22.00 WIB a. Act > Exp = Saham turun -> pertahankan sell b. Act < Exp = saham naik -> switch to BUY
Tentang data ekonomi, saat ini kembali ke mode "Good News is Bad News" sehingga data yang bagus cenderung direspon negatif oleh saham (berlaku juga sebaliknya "Bad News is Good News")
Secara teknis, bullish akan lebih kuat jika tembus 21500-> switch to BUY jika konfirm tembus
Pertahankan SELL jika tembus 21200
Suggest : SELL on Rally Area : 21300.00 – 21320.00 Target : 1) 21200.00 2) 21100.00 SL : 21420.00
Alternatif : Pertahankan/Follow SELL jika tembus 21200 Switch to BUY jika tembus 21500
Indeks Nikkei ditutup doji, secara teori peluang 50-50 antara bullish dengan bearish -> "wait and see", tapi tekanan global cenderung negatif (terutama Nasdaq)
Ekspektasi kenaikan suku bunga BOJ semakin kuat -> negatif untuk Nikkei
Tekanan turun juga terlihat dari Yen yang menguat (USDJPY turun) sehingga Nikkei ikut terdampak
Ancaman tarif Trump, terutama untuk otomotif dan ketidakpastian geopolitik membayangi saham global -> negatif untuk Nikkei
Secara teknis, bullish baru dianggap kembali menguat jika bisa tembus di atas 40300
Bearish akan lebih kuat jika secara teknis berhasil tembus 37710 -> pertahankan SELL
Sebaliknya, bullish akan dominan jika tembus 38200 -> switch to BUY
Suggest : SELL on Rally Area : 37900– 37920 Target : 1) 37800 2) 37700 SL : 38020
Alternatif :
Follow/Pertahankan SELL jika tembus 37710
Switch to BUY jika tembus 38200
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANG SENG
KETERANGAN
Candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik -> positif untuk Hang Seng
Gap down kemarin menutupi gap yang sempat terjadi di 21 Febr 2025, dan pagi ini dibuka gap up, secara teknis kemungkinan cenderung naik -> cenderung positif untuk Hang Seng
Secara fundamental, kebijakan pemerintah dan bank sentral yang longgar cenderung mendukung kenaikan sehingga potensi penurunan diperkirakan terbatas -> peluang naik
Dampak tarif Trump sepertinya lebih rendah dibanding Trade War 1 tahun 2017-2021, juga kemungkinan karena sudah diantisipasi oleh pemerintah dengan beberapa kebijakan longgar yang dilakukan -> positif untuk Hang Seng
Pasar masih menunggu pemangkasan RRR atau reverse repo 7 hari dari PBOC
Medium term : bullish tetap terbuka karena pemerintah China targetkan pemulihan konsumsi domestik, PBOC juga tetap longgarkan kebijakan-> setiap penurunan adalah peluang untuk buy untuk strategi medium term
Bullish akan dominan jika mampu tembus 23400-> pertahankan BUY
Tekanan bearish akan lebih dominan jika tembus 22550 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 22950 – 22970 Target : 1) 23070 2) 23170 SL : 22850
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 23400 Switch to SELL jika tembus 22550
Faktor pendukung bearish (potensi menahan kenaikan) : Trump incar penurunan harga minyak -> negatif untuk minyak
Ketidakpastian ekonomi akibat kebijakan tarif Trump membuat permintaan cenderung lemah -> negatif untuk minyak
Rusia-Ukraina dikabarkan semakin dekat dengan perdamaian dalam beberapa minggu ke depan -> negatif untuk minyak
Secara teknis, level psikologis saat ini berada di 65-66, kemungkinan target penurunan berikutnya sekaligus penentu -> potensi turun lebih tajam jika tembus support psikologis
Rebound jangka pendek area 73 akan menjadi resistance terdekat, dan 75 sebagai resistance psikologis -> selama tidak ada kenaikan di atas zona 73, maka kenaikan terbatas (cenderung turun)
Suggest : SELL on Rally Area : 70.80 – 71.00 Target : 1) 69.80 2) 68.80 SL : 72.00
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 69.80 Switch to BUY jika tembus 72.90
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
KETERANGAN
US Treasury Yield turun, Dolar ditutup rebound -> secara teori mix sentiment untuk saham
Indeks saham AS rata-rata ditutup bearish-> cenderung negatif untuk saham
Masih ada kekhawatiran tentang tarif Trump yang akan segera berlaku untuk Meksiko dan Kanada minggu depan, dan juga beberapa tarif untuk otomotif dan negara lainnya (termasuk tarif resiprokal)->negatif untuk saham
Fokus minggu ini tertuju pada GDP dan PCE AS
Perkembangan terbaru dari Rusia-Ukraina mengarah pada perdamaian, menurut Trump akan dicapai beberapa minggu ke depan -> positif untuk saham
Tekanan turun masih membayangi karena kekhawatiran tarif dan inflasi yang disebabkan tarif
Tentang data ekonomi, saat ini kembali ke mode "Good News is Bad News" sehingga data yang bagus cenderung direspon negatif oleh saham (berlaku juga sebaliknya "Bad News is Good News")
Secara teknis, bullish akan lebih kuat jika tembus 43900-> switch to BUY jika konfirm tembus
Pertahankan SELL jika tembus 43550 atau selama tidak terjadi kenaikan di atas 43900
Suggest : SELL on Rally Area : 43680 - 43700 Target : 1) 43580 2) 43480 SL : 43800
Alternatif : Follow/Pertahankan SELL jika tembus 43550 Switch to BUY jika tembus 43900 Selama tidak tembus 43900, maka cenderung turun
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
KETERANGAN
US Treasury Yield turun, Dolar ditutup rebound -> secara teori mix sentiment untuk saham
Indeks saham AS rata-rata ditutup bearish-> cenderung negatif untuk saham
Masih ada kekhawatiran tentang tarif Trump yang akan segera berlaku untuk Meksiko dan Kanada minggu depan, dan juga beberapa tarif untuk otomotif dan negara lainnya (termasuk tarif resiprokal)->negatif untuk saham
Fokus minggu ini tertuju pada GDP dan PCE AS
Perkembangan terbaru dari Rusia-Ukraina mengarah pada perdamaian, menurut Trump akan dicapai beberapa minggu ke depan -> positif untuk saham
Tekanan turun masih membayangi karena kekhawatiran tarif dan inflasi yang disebabkan tarif
Tentang data ekonomi, saat ini kembali ke mode "Good News is Bad News" sehingga data yang bagus cenderung direspon negatif oleh saham (berlaku juga sebaliknya "Bad News is Good News")
Secara teknis, bullish akan lebih kuat jika tembus 6100-> switch to BUY jika konfirm tembus
Pertahankan SELL jika tembus 5990
Suggest : SELL on Rally Area : 6040.00 – 6060.00 Target : 1) 6010.00 2) 5980.00 SL : 6090.00
Alternatif : Pertahankan SELL jika tembus 5990 Switch to BUY jika tembus 6100
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
KETERANGAN
US Treasury Yield turun, Dolar ditutup rebound -> secara teori mix sentiment untuk saham
Indeks saham AS rata-rata ditutup bearish-> cenderung negatif untuk saham
Masih ada kekhawatiran tentang tarif Trump yang akan segera berlaku untuk Meksiko dan Kanada minggu depan, dan juga beberapa tarif untuk otomotif dan negara lainnya (termasuk tarif resiprokal)->negatif untuk saham
Fokus minggu ini tertuju pada GDP dan PCE AS
Perkembangan terbaru dari Rusia-Ukraina mengarah pada perdamaian, menurut Trump akan dicapai beberapa minggu ke depan -> positif untuk saham
Tekanan turun masih membayangi karena kekhawatiran tarif dan inflasi yang disebabkan tarif
Tentang data ekonomi, saat ini kembali ke mode "Good News is Bad News" sehingga data yang bagus cenderung direspon negatif oleh saham (berlaku juga sebaliknya "Bad News is Good News")
Secara teknis, bullish akan lebih kuat jika tembus 21800-> switch to BUY jika konfirm tembus
Pertahankan SELL jika tembus 21300
Suggest : SELL on Rally Area : 21500.00 – 21520.00 Target : 1) 21400.00 2) 21300.00 SL : 21620.00
Alternatif : Pertahankan/Follow SELL jika tembus 21300 Switch to BUY jika tembus 21800
Indeks Nikkei ditutup doji, secara teori peluang 50-50 antara bullish dengan bearish -> "wait and see", tapi tekanan global cenderung negatif (terutama Nasdaq)
Ekspektasi kenaikan suku bunga BOJ semakin kuat -> negatif untuk Nikkei
Ancaman tarif Trump, terutama untuk otomotif dan ketidakpastian geopolitik membayangi saham global -> negatif untuk Nikkei
Secara teknis, bullish baru dianggap kembali menguat jika bisa tembus di atas 40300
Bearish akan lebih kuat jika secara teknis berhasil tembus 38060 -> pertahankan SELL
Sebaliknya, bullish akan dominan jika tembus 38700 -> switch to BUY
Suggest : SELL on Rally Area : 38500– 38520 Target : 1) 38400 2) 38300 SL : 38620
Alternatif :
Follow/Pertahankan SELL jika tembus 38060
Switch to BUY jika tembus 38700
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANG SENG
KETERANGAN
Candle ditutup bearish, secara teori cenderung turun -> negatif untuk Hang Seng
Pagi ini dibuka gap down, dan secara teknis juga terdapat gap yang belum ditutup hari sebelumnya di 22570 -> kemungkinan tutup gap kemarin sebelum akhirnya reboynd
Secara fundamental, kebijakan pemerintah dan bank sentral yang longgar cenderung mendukung kenaikan sehingga potensi penurunan diperkirakan terbatas -> peluang naik
Pasar masih menunggu pemangkasan RRR atau reverse repo 7 hari dari PBOC
Medium term : bullish tetap terbuka karena pemerintah China targetkan pemulihan konsumsi domestik, PBOC juga tetap longgarkan kebijakan-> setiap penurunan adalah peluang untuk buy untuk strategi medium term
Bullish akan dominan jika mampu tembus 22900-> pertahankan BUY
Tekanan bearish akan lebih dominan jika tembus 22400 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 22650 – 22670 Target : 1) 22770 2) 22870 SL : 22550
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 22900 Switch to SELL jika tembus 22400
Faktor pendukung bearish (potensi menahan kenaikan) : Trump incar penurunan harga minyak -> negatif untuk minyak
Otoritas Kurdistan Irak telah mencapai kesepakatan dengan kementerian minyak federal Irak untuk memulai kembali ekspor minyak mentah -> negatif untuk minyak
Ketidakpastian ekonomi akibat kebijakan tarif Trump membuat permintaan cenderung lemah -> negatif untuk minyak
Pembelian minyak oleh AS untuk isi SPR dan belum jelasnya perdamaian Rusia-Ukraina menjadi penyebab kenaikan jangka pendek -> kenaikan terbatas
Secara teknis, level psikologis saat ini berada di 65-66, kemungkinan target penurunan berikutnya sekaligus penentu -> potensi turun lebih tajam jika tembus support psikologis
Rebound jangka pendek area 73 akan menjadi resistance terdekat, dan 75 sebagai resistance psikologis -> selama tidak ada kenaikan di atas zona 73, maka kenaikan terbatas (cenderung turun)
Suggest : SELL on Rally Area : 70.80 – 71.00 Target : 1) 69.80 2) 68.80 SL : 72.00
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 69.80 Switch to BUY jika tembus 72.90
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
KETERANGAN
US Treasury Yield dan Dolar ditutup turun -> secara teori harusnya positif untuk saham
Indeks saham AS rata-rata ditutup bearish-> cenderung negatif untuk saham
Kekhawatiran pemangkasan pajak di AS, kebijakan tarif Trump, memicu kekhawatiran inflasi, juga didorong oleh ekspektasi inflasi 5 tahun dari Universitas Michigan yang naik ke 3.5% (tertinggi dalam 30 tahun)->negatif untuk saham
Fokus minggu ini tertuju pada GDP dan PCE AS
Tentang data ekonomi, saat ini kembali ke mode "Good News is Bad News" sehingga data yang bagus cenderung direspon negatif oleh saham (berlaku juga sebaliknya "Bad News is Good News")
Secara teknis, bullish akan lebih kuat jika tembus 43900-> switch to BUY jika konfirm tembus
Pertahankan SELL jika tembus 43550 atau selama tidak terjadi kenaikan di atas 43900 (short term correction expected)
Suggest : SELL on Rally Area : 43720 - 43740 Target : 1) 43640 2) 43540 SL : 43840
Alternatif : Follow/Pertahankan SELL jika tembus 43550 Switch to BUY jika tembus 43900 Selama tidak tembus 43900, maka cenderung turun
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
KETERANGAN
US Treasury Yield dan Dolar ditutup turun -> secara teori harusnya positif untuk saham
Indeks saham AS rata-rata ditutup bearish-> cenderung negatif untuk saham
Kekhawatiran pemangkasan pajak di AS, kebijakan tarif Trump, memicu kekhawatiran inflasi, juga didorong oleh ekspektasi inflasi 5 tahun dari Universitas Michigan yang naik ke 3.5% (tertinggi dalam 30 tahun)->negatif untuk saham
Fokus minggu ini tertuju pada GDP dan PCE AS
Tentang data ekonomi, saat ini kembali ke mode "Good News is Bad News" sehingga data yang bagus cenderung direspon negatif oleh saham (berlaku juga sebaliknya "Bad News is Good News")
Secara teknis, bullish akan lebih kuat jika tembus 6150-> switch to BUY jika konfirm tembus
Pertahankan SELL jika tembus 6000
Suggest : SELL on Rally Area : 6070.00 – 6090.00 Target : 1) 6040.00 2) 6010.00 SL : 6120.00
Alternatif : Pertahankan SELL jika tembus 6000 Switch to BUY jika tembus 6150
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
KETERANGAN
US Treasury Yield dan Dolar ditutup turun -> secara teori harusnya positif untuk saham
Indeks saham AS rata-rata ditutup bearish-> cenderung negatif untuk saham
Kekhawatiran pemangkasan pajak di AS, kebijakan tarif Trump, memicu kekhawatiran inflasi, juga didorong oleh ekspektasi inflasi 5 tahun dari Universitas Michigan yang naik ke 3.5% (tertinggi dalam 30 tahun)->negatif untuk saham
Fokus minggu ini tertuju pada GDP dan PCE AS
Tentang data ekonomi, saat ini kembali ke mode "Good News is Bad News" sehingga data yang bagus cenderung direspon negatif oleh saham (berlaku juga sebaliknya "Bad News is Good News")
Secara teknis, bullish akan lebih kuat jika tembus 22020-> switch to BUY jika konfirm tembus
Pertahankan SELL jika tembus 21650
Suggest : SELL on Rally Area : 21800.00 – 21820.00 Target : 1) 21700.00 2) 21600.00 SL : 21920.00
Alternatif : Pertahankan/Follow SELL jika tembus 21650 Switch to BUY jika tembus 22020
Indeks Nikkei ditutup bearish, secara teori cenderung turun -> negatif untuk Nikkei
Ekspektasi kenaikan suku bunga BOJ semakin kuat -> negatif untuk Nikkei
Ancaman tarif Trump, terutama untuk otomotif dan ketidakpastian geopolitik membayangi saham global -> negatif untuk Nikkei
Secara teknis, bullish baru dianggap kembali menguat jika bisa tembus di atas 40300
Bearish akan lebih kuat jika secara teknis berhasil tembus 38060 -> pertahankan SELL
Sebaliknya, bullish akan dominan jika tembus 38370 -> switch to BUY
Suggest : SELL on Rally Area : 38140– 38160 Target : 1) 38040 2) 37940 SL : 38260
Alternatif :
Follow/Pertahankan SELL jika tembus 38060
Switch to BUY jika tembus 38370
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANG SENG
KETERANGAN
Candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik -> positif untuk Hang Seng
Secara fundamental, kebijakan pemerintah dan bank sentral yang longgar cenderung mendukung kenaikan sehingga potensi penurunan diperkirakan terbatas -> peluang naik
Pasar masih menunggu pemangkasan RRR atau reverse repo 7 hari dari PBOC
Ketidakpastian geopolitik, kekhawatiran tarif Trump menjadi faktor negatif, tapi stimulus fiskal dan moneter China menjadi faktor positif medium term
Medium term : bullish tetap terbuka karena pemerintah China targetkan pemulihan konsumsi domestik, PBOC juga tetap longgarkan kebijakan-> setiap penurunan adalah peluang untuk buy untuk strategi medium term
Bullish akan dominan jika mampu tembus 23400-> pertahankan BUY
Tekanan bearish akan lebih dominan jika tembus 23000 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 23170 – 23190 Target : 1) 23290 2) 23390 SL : 23070
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 23400 Switch to SELL jika tembus 23000
Dolar berlanjut menguat terhadap mata uang lainnya, kecuali terhadap Yen seiring dengan permintaan akan aset safe haven yang masih tinggi di tengah ketidakpastian kenaikan tarif impor AS dan potensi perdamaian di Ukraina. Meskipun data fundamental ekonomi justru tidak mendukung kenaikan tersebut. Data PMI mulai mengalami perubahan arah dimana sektor manufaktur terus meningkat menjadi 51.6 yang lebih baik dari perkiraan 51.3 dan data periode sebelumnya juga direvisi membaik dari 50.1 menjadi 51.2. Sementara data PMI di sektor jasa memburuk turun di bawah ambang ekspansif 50 dengan hanya 49.7 yang jauh lebih buruk dari perkiraan naik 53.0 meskipun data periode sebelumnya juga direvisi sedikit membaik dari 52.8 menjadi 52.9. Sehingga secara komposit data PMI mengalami penurunan dari 52.9 menjadi 50.4 yang cukup jauh dari perkiraan hanya turun 52.7. Ini merupakan penurunan terendah dalam 17 bulan terakhir atau sejak September 2023 yang lalu. Dengan sektor jasa yang memberi porsi lebih besar kontribusi dalam pertumbuhan ekonomi. Kondisi ini membuat kekhawatiran akan perlambatan ekonomi dengan potensi inflasi yang terus naik akan semakin mempersulit langkah moneter yang akan diambil oleh Fed nantinya. Data lain dari University of Michigan menunjukkan inflasi cenderung stagnan, namun masih tinggi 4.3% sama seperti periode sebelumnya dan Sentimen Konsumen juga menurun menjadi 64.7 yang lebih jelek dari perkiraan 67.8 sama seperti periode sebelumnya. Ini juga merupakan angka terendah dalam 15 bulan terakhir. Fokus pasar akan tertuju pada data inflasi dari sisi personal yang akan dirilis pekan ini yaitu Personal Consumption Expenditure (PCE) yang menjadi pedoman bagi Fed untuk memutuskan kebijakan moneternya. Sejumlah pejabat Fed termasuk Gubernur Fed – Adriana Kugler dan Gubernur Fed Atlanta – Raphael Bostic masih cukup optimis inflasi masih bisa turun, meski mungkin butuh waktu lebih lama dan masih memungkinkan bagi Fed untuk memangkas suku bunga acuan nantinya. Sementara itu dari agenda ekonomi Presiden Trump setelah merancang sejumlah kenaikan tarif impor yang masih akan terus dijalankan. Trump juga mencanangkan untuk memangkas sebanyak 2.3 juta pegawai federal dengan harapan akan menghemat anggaran. Meskipun belum dipastikan kapan rencana tersebut akan dijalankan. Pekan ini akan dirilis data Kepercayaan Konsumen, data pertumbuhan ekonomi GDP, data Durable Goods Order dan data PCE di penghujung pekan nanti.
Yen juga menguat hingga di bawah level 150 terhadap dolar dan juga menguat terhadap mata uang lainnya. Data inflasi CPI di Jepang terus naik meroket menjadi 4.0% lebih tinggi dari perkiraan hanya naik 3.7% dari periode sebelumnya 3.6%. Dan data Core CPI juga naik dari 3.0% menjadi 3.2% sesuai perkiraan. Dengan inflasi yang terus naik menjauh dari target 2% sangat memungkin untuk Bank Sentral Jepang (BOJ) untuk kembali menaikkan suku bunga acuannya. Gubernur BOJ – Kazuo Ueda mengatakan masih memungkinkan untuk terus menaikkan suku bunga acuan dalam jangka panjang dengan antisipasi meningkatkan pembelian obligasi pemerintah Jepang. Sebelumnya pejabat BOJ – Hajime Takata mengatakan BOJ perlu segera menaikkan suku bunga acuannya guna mengantisipasi kenaikan inflasi. Optimisme akan kenaikan suku bunga acuan di Jepang ini yang membuat mata uang Yen menguat selain karena permitaan akan aset safe haven yang meningkat. Meskipun kemungkinan kenaikan suku bunga acuan baru akan dilakukan paling cepat di bulan Mei dan paling lambat di bulan September mendatang. Hari ini di Jepang libur merayakan ulang tahun kaisar.
Euro sempat melemah seiring dengan data PMI yang menurun di Prancis dan hanya naik sedikit di Jerman. Dan kembali menguat seiring dengan pemilu di Jerman dimana partai konservatif CDU/CSU memenangkan mayoritas 28.7% mengalahkan partai sayap kiri AfD yang hanya mendapat 19.8%. Keberhasilan partai CDU/CSU memberikan kemudahan untuk berkoalisi dengan partai lainnya dengan visi dan misi yang sejalan dan memungkinkan untuk membentuk koalisi yang besar. Dan pasar menunggu kebijakan fiskal yang baru dari koalisi partai yang berkuasa nanti. Salah satunya pembatasan hutang yang membuat defisit dengan anggaran nasional yang hanya mencapai 1/3 dari output nasinal. Optimisme ini menjadi sentimen positif untuk mata uang Euro. Hari ini akan dirilis data inflasi CPI untuk Uni Eropa secara keseluruhan yang akan disusul dengan data pertumbuhan ekonomi GDP pada esok hari dan data lainnya termasuk nota pertemuan moneter Bank Sentral Eropa (ECB) di akhir bulan lalu.
Poundsterling masih cenderung melemah terhadap dolar, meski sempat menguat pasca rilis data Retail Sales yang naik tajam menjadi 1.7% jauh lebih baik dari perkiraan hanya naik 0.4% meskipun data periode sebelumnya direvisi menurun dari -0.3% menjadi -0.6%. Namun data berikutnya yaitu data aktifitas bisnis PMI di sektor manufaktur mengalami penurunan semakin menjauh dari zona ekspansif dan di sektor jasa yang hanya naik sedikit dari periode sebelumnya membuat reaksi pasar menjadi negatif. Terlebih dengan komponen tenaga kerja dari data ini menunjukkan terjadinya pengurangan yang cukup signifikan. Pekan ini tidak banyak data akan dirilis di Inggris, namun sejumlah pejabat Bank Sentral Inggris (BOE) dijadwalkan akan memberikan pidato yang diharapkan akan memberikan sinyal langkah moneter yang akan diambil oleh BOE di kemudian hari.
Temukan informasi lainnya di kanal resmi Agrodana Futures:
Faktor pendukung bearish (potensi menahan kenaikan) : Trump incar penurunan harga minyak -> negatif untuk minyak
Rusia-Ukraina belum tuntas, masih ada ketidakpastian yang mengancam gagalnya kesepakatan-> oil naik, tapi kemungkinan dampaknya masih terbatas karena proses tetap berjalan
Ketidakpastian ekonomi akibat kebijakan tarif Trump membuat permintaan cenderung lemah -> negatif untuk minyak
Trump mengatakan berencana mengisi SPR dengan cepat, kemungkinan jangka pendek mendorong harga minyak, tapi medium term kemungkinan SPR akan digunakan untuk menekan harga minyak saat AS merilis kembali SPR ke pasar -> penyebab kenaikan jangka pendek
Data inventori minyak versi EIA dirilis lebih tinggi dari ekspektasi, 4,633 M vs estimasi 3,144 M, berarti konsumsi/permintaan lemah -> negatif untuk minyak
Secara teknis, level psikologis 71/72 saat ini menjadi support psikologis -> penembusan di bawah 71 akan menekan harga di bawah 70
Rebound jangka pendek area 73 akan menjadi resistance terdekat, dan 75 sebagai resistance psikologis -> selama tidak ada kenaikan di atas zona 73, maka kenaikan terbatas (cenderung turun)
Suggest : SELL on Rally Area : 73.50 – 73.70 Target : 1) 72.50 2) 71.50 SL : 74.70
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 71.70 Switch to BUY jika tembus 74.70
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
KETERANGAN
US Treasury Yield dan Dolar ditutup turun -> secara teori harusnya positif untuk saham
Indeks saham AS rata-rata ditutup bearish-> cenderung negatif untuk saham
Status geopolitik Rusia-Ukraina yang belum jelas, kekhawatiran tarif Trump dan PHK besar-besaran di pemerintah Federal membebani pasar saham->negatif untuk saham
Fokus data PMI jam 21.45 WIB, michigan consumer sentiment dan existing home sales jam 22.00 WIB a. Act > Exp = saham turun -> switch to SELL b. Act < Exp = saham naik -> pertahankan BUY
Tentang data ekonomi, saat ini kembali ke mode "Good News is Bad News" sehingga data yang bagus cenderung direspon negatif oleh saham (berlaku juga sebaliknya "Bad News is Good News")
Secara teknis, bullish akan lebih kuat jika tembus 44700-> switch to BUY jika konfirm tembus
Pertahankan SELL jika tembus 44180 atau selama tidak terjadi kenaikan di atas 44700 (short term correction expected)
Suggest : SELL on Rally Area : 44340 - 44360 Target : 1) 44240 2) 44140 SL : 44460
Alternatif : Follow/Pertahankan SELL jika tembus 44180 Switch to BUY jika tembus 44700 Selama tidak tembus 44700, maka cenderung turun
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
KETERANGAN
US Treasury Yield dan Dolar ditutup turun -> secara teori harusnya positif untuk saham
Indeks saham AS rata-rata ditutup bearish-> cenderung negatif untuk saham
Status geopolitik Rusia-Ukraina yang belum jelas, kekhawatiran tarif Trump dan PHK besar-besaran di pemerintah Federal membebani pasar saham->negatif untuk saham
Fokus data PMI jam 21.45 WIB, michigan consumer sentiment dan existing home sales jam 22.00 WIB a. Act > Exp = saham turun -> switch to SELL b. Act < Exp = saham naik -> pertahankan BUY
Tentang data ekonomi, saat ini kembali ke mode "Good News is Bad News" sehingga data yang bagus cenderung direspon negatif oleh saham (berlaku juga sebaliknya "Bad News is Good News")
Secara teknis, bullish akan lebih kuat jika tembus 6200-> switch to BUY jika konfirm tembus
Pertahankan SELL jika tembus 6100
Suggest : SELL on Rally Area : 6140.00 – 6160.00 Target : 1) 6110.00 2) 6080.00 SL : 6190.00
Alternatif : Pertahankan SELL jika tembus 6100 Switch to BUY jika tembus 6200
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
KETERANGAN
US Treasury Yield dan Dolar ditutup turun -> secara teori harusnya positif untuk saham
Indeks saham AS rata-rata ditutup bearish-> cenderung negatif untuk saham
Status geopolitik Rusia-Ukraina yang belum jelas, kekhawatiran tarif Trump dan PHK besar-besaran di pemerintah Federal membebani pasar saham->negatif untuk saham
Fokus data PMI jam 21.45 WIB, michigan consumer sentiment dan existing home sales jam 22.00 WIB a. Act > Exp = saham turun -> switch to SELL b. Act < Exp = saham naik -> pertahankan BUY
Tentang data ekonomi, saat ini kembali ke mode "Good News is Bad News" sehingga data yang bagus cenderung direspon negatif oleh saham (berlaku juga sebaliknya "Bad News is Good News")
Secara teknis, bullish akan lebih kuat jika tembus 22300-> switch to BUY jika konfirm tembus
Pertahankan SELL jika tembus 22070
Suggest : SELL on Rally Area : 22170.00 – 22190.00 Target : 1) 22070.00 2) 21970.00 SL : 22290.00
Alternatif : Pertahankan/Follow SELL jika tembus 22070 Switch to BUY jika tembus 22300
Indeks Nikkei ditutup bearish, secara teori cenderung turun -> negatif untuk Nikkei
Rusia-Ukraina masih belum pasti, kekhawatiran tarif Trump dan potensi kenaikan suku bunga BOJ membebani saham -> negatif untuk Nikkei
Kenaikan Nasdaq bisa memicu rebound, tapi waspada dengan fundamental yang cenderung negatif sehingga kondisi kenaikan diperkirakan masih terbatas untuk sementara waktu
Secara teknis, bullish baru dianggap kembali menguat jika bisa tembus di atas 40300
Bearish akan lebih kuat jika secara teknis berhasil tembus 38370 -> pertahankan SELL
Sebaliknya, bullish akan dominan jika tembus 38900 -> switch to BUY
Suggest : SELL on Rally Area : 38520– 38540 Target : 1) 38420 2) 38320 SL : 38640
Alternatif :
Follow/Pertahankan SELL jika tembus 38370
Switch to BUY jika tembus 38900
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANG SENG
KETERANGAN
Candle ditutup bearish, secara teori cenderung turun -> negatif untuk Hang Seng
Pagi ini gap up, perlu waspadai potensi penutupan gap (maksimal closing price kemarin 22586) sebelum kembali naik
Secara fundamental, kebijakan pemerintah dan bank sentral yang longgar cenderung mendukung kenaikan sehingga potensi penurunan diperkirakan terbatas, dan kemungkinan profit taking akhir pekan membayangi -> strategi sell hanya jangka pendek, antisipasi profit taking akhir pekan
Pasar masih menunggu pemangkasan RRR dari PBOC
Ketidakpastian geopolitik, kekhawatiran tarif Trump menjadi faktor negatif, tapi stimulus fiskal dan moneter China menjadi faktor positif medium term
Medium term : bullish tetap terbuka karena pemerintah China targetkan pemulihan konsumsi domestik, PBOC juga tetap longgarkan kebijakan-> setiap penurunan adalah peluang untuk buy untuk strategi medium term
Bullish akan dominan jika mampu tembus 23250-> switch to BUY
Tekanan bearish akan lebih dominan jika tembus 23000 -> pertahankan/follow SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 23100 – 23120 Target : 1) 23000 2) 22900 SL : 23220
Alternatif : Follow/Pertahankan SELL jika tembus 23000 Switch to BUY jika tembus 23250 Waspada penutupan gap!
Faktor pendukung bearish (potensi menahan kenaikan) : Trump incar penurunan harga minyak -> negatif untuk minyak
Rusia-Ukraina belum tuntas, masih ada ketidakpastian yang mengancam gagalnya kesepakatan-> oil naik, tapi kemungkinan dampaknya terbatas
Ketidakpastian ekonomi akibat kebijakan tarif Trump membuat permintaan cenderung lemah -> negatif untuk minyak
Trump mengatakan berencana mengisi SPR dengan cepat, kemungkinan jangka pendek mendorong harga minyak, tapi medium term kemungkinan SPR akan digunakan untuk menekan harga minyak saat AS merilis kembali SPR ke pasar -> kenaikan sementara
Data inventori minyak versi API dirilis lebih tinggi dari ekspektasi, 3.3M vs 2.2M, berarti konsumsi/permintaan lemah -> negatif untuk minyak
Secara teknis, level psikologis 71/72 saat ini menjadi support psikologis -> penembusan di bawah 71 akan menekan harga di bawah 70
Rebound jangka pendek area 73 akan menjadi resistance terdekat, dan 75 sebagai resistance psikologis -> selama tidak ada kenaikan di atas zona 73, maka kenaikan terbatas (cenderung turun)
Suggest : SELL on Rally Area : 72.40 – 72.60 Target : 1) 71.40 2) 70.40 SL : 73.60
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 70.50 Switch to BUY jika tembus 73.50
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
KETERANGAN
US Treasury Yield turun dan Dolar ditutup rebound -> secara teori mix sentimen untuk saham
Indeks saham AS rata-rata ditutup doji candle-> cenderung negatif untuk saham
Status geopolitik Rusia-Ukraina rumit, belum ada ketidakpastian sehingga membuat saham relatif tertahan->ketidakpastian geopolitik berdampak negatif untuk saham
Tekanan juga datang dari pernyataan Trump yang akan mengumumkan tarif otomotif dan farmasi segera -> negatif untuk saham
Fokus data jobless claims dan Philadelphia Fed Manufacture Index jam 20.30 WIB a. Act > Exp = saham turun -> switch to SELL b. Act < Exp = saham naik -> pertahankan BUY
Tentang data ekonomi, saat ini kembali ke mode "Good News is Bad News" sehingga data yang bagus cenderung direspon negatif oleh saham (berlaku juga sebaliknya "Bad News is Good News")
Secara teknis, bullish akan lebih kuat jika tembus 44850-> switch to BUY jika konfirm tembus
Pertahankan SELL jika tembus 44570 (short term correction expected)
Suggest : SELL on Rally Area : 44700 - 44720 Target : 1) 44600 2) 44500 SL : 44820
Alternatif : Follow/Pertahankan SELL jika tembus 44570 Switch to BUY jika tembus 44850
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
KETERANGAN
US Treasury Yield turun dan Dolar ditutup rebound -> secara teori mix sentimen untuk saham
Indeks saham AS rata-rata ditutup doji candle-> cenderung negatif untuk saham
Status geopolitik Rusia-Ukraina rumit, belum ada ketidakpastian sehingga membuat saham relatif tertahan->ketidakpastian geopolitik berdampak negatif untuk saham
Tekanan juga datang dari pernyataan Trump yang akan mengumumkan tarif otomotif dan farmasi segera -> negatif untuk saham
Fokus data jobless claims dan Philadelphia Fed Manufacture Index jam 20.30 WIB a. Act > Exp = saham turun -> switch to SELL b. Act < Exp = saham naik -> pertahankan BUY
Tentang data ekonomi, saat ini kembali ke mode "Good News is Bad News" sehingga data yang bagus cenderung direspon negatif oleh saham (berlaku juga sebaliknya "Bad News is Good News")
Secara teknis, bullish akan lebih kuat jika tembus 6210-> switch to BUY jika konfirm tembus
Pertahankan SELL jika tembus 6130 (short term correction expected)
Suggest : SELL on Rally Area : 6160.00 – 6170.00 Target : 1) 6130.00 2) 6100.00 SL : 6200.00
Alternatif : Pertahankan SELL jika tembus 6130 Switch to BUY jika tembus 6210
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
KETERANGAN
US Treasury Yield turun dan Dolar ditutup rebound -> secara teori mix sentimen untuk saham
Indeks saham AS rata-rata ditutup doji candle-> cenderung negatif untuk saham
Status geopolitik Rusia-Ukraina rumit, belum ada ketidakpastian sehingga membuat saham relatif tertahan->ketidakpastian geopolitik berdampak negatif untuk saham
Tekanan juga datang dari pernyataan Trump yang akan mengumumkan tarif otomotif dan farmasi segera -> negatif untuk saham
Fokus data jobless claims dan Philadelphia Fed Manufacture Index jam 20.30 WIB a. Act > Exp = saham turun -> switch to SELL b. Act < Exp = saham naik -> pertahankan BUY
Tentang data ekonomi, saat ini kembali ke mode "Good News is Bad News" sehingga data yang bagus cenderung direspon negatif oleh saham (berlaku juga sebaliknya "Bad News is Good News")
Secara teknis, bullish akan lebih kuat jika tembus 22310-> switch to BUY jika konfirm tembus
Pertahankan SELL jika tembus 22130 (short term correction expected)
Suggest : SELL on Rally Area : 22190.00 – 22210.00 Target : 1) 22090.00 2) 21990.00 SL : 22310.00
Alternatif : Pertahankan/Follow SELL jika tembus 22130 Switch to BUY jika tembus 22310
Indeks Nikkei ditutup bearish, secara teori cenderung turun -> negatif untuk Nikkei
Status geopolitik Rusia-Ukraina belum jelas, ketidakpastian berdampak negatif pada saham global
Dukungan kenaikan suku bunga BOJ, pengumuman tarif Trump dan ketidakpastian geopolitik berdampak negatif untuk saham
Secara fundamental masih tetap sama, kebijakan Tarif Trump tetap menjadi kekhawatiran utama dan juga semakin kuatnya potensi kenaikan suku bunga BOJ -> negatif untuk Nikkei (membatasi kenaikan Nikkei)
Secara teknis, bullish baru dianggap kembali menguat jika bisa tembus di atas 40300
Bearish akan lebih kuat jika secara teknis berhasil tembus 38600 -> pertahankan SELL
Sebaliknya, bullish akan dominan jika tembus 39100 -> switch to BUY
Suggest : SELL on Rally Area : 38750– 38770 Target : 1) 38650 2) 38550 SL : 38870
Alternatif :
Follow/Pertahankan SELL jika tembus 38600
Switch to BUY jika tembus 39100
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANG SENG
KETERANGAN
Candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik -> positif untuk Hang Seng
Pagi ini kembali dibuka gap down, perlu waspadai potensi koreksi terbatas sebelum kembali naik
PBOC pertahankan suku bunga LPR 1 dan 5 tahun masing-masing di 3.1% dan 3.6%
Pasar masih menunggu pemangkasan RRR dari PBOC
Masih ada ketidakpastian seputar proses perdamaian Rusia-Ukraina sehingga membayangi pasar saham global, termasuk Hang Seng, tapi kemungkinan dampak ke Hang Seng terbatas, mengingat fokus utama adalah stimulus fiskal dan moneter China
Medium term : bullish tetap terbuka karena pemerintah China targetkan pemulihan konsumsi domestik, PBOC juga tetap longgarkan kebijakan-> setiap penurunan adalah peluang untuk buy untuk strategi medium term
Bullish akan dominan jika mampu tembus 23000-> pertahankan/follow BUY
Tekanan bearish akan lebih dominan jika tembus 22350 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 22550 – 22570 Target : 1) 22670 2) 22770 SL : 22450
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 23000 Switch to SELL jika tembus 22350
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.