logo agrodana futures official
Buka Akun

CHART TECHNICAL ANALYSIS CRUDE OIL

slide1

slide2

Suggest : BUY on Dip
Area : 69.40 – 69.60
Target : 1) 70.60 2) 71.60
SL : 68.40

Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus 70.60
Switch to SELL jika tembus 67.50

CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES

slide3

slide4

Suggest : BUY on Dip
Area : 43540 - 43560
Target : 1) 43660 2) 43760
SL : 43440

Alternatif :
Follow/Pertahankan BUY jika tembus 43660
Switch to SELL jika tembus 43200

CHART TECHNICAL ANALYSIS  S&P 500

slide5

slide6

Suggest : BUY on Dip
Area : 6070.00 – 6090.00
Target : 1) 6120.00 2) 6150.00
SL : 6040.00

Alternatif :
Switch to SELL jika tembus 6000
Pertahankan/follow BUY jika tembus 6100

CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ

slide7
slide8

Suggest : BUY on Dip
Area : 21930.00 – 21950.00
Target : 1) 22050.00 2) 22150.00
SL : 21830.00

Alternatif :
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 22100
Switch to SELL jika tembus 21700

CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI

slide9

slide10

Suggest : BUY on Dip
Area : 39200– 39220
Target : 1) 39320 2) 39320
SL : 39100

Alternatif :
Follow/Pertahankan BUY jika tembus 39360
Switch to SELL jika tembus 38900
(Cek Keterangan!)

CHART TECHNICAL ANALYSIS HANG SENG

slide11

slide12

LIBUR

CHART TECHNICAL ANALYSIS CRUDE OIL

slide1

slide2

Suggest : BUY on Dip
Area : 69.00 – 69.20
Target : 1) 70.20 2) 71.20
SL : 68.00

Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus 70.20
Switch to SELL jika tembus 67.50

CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES

slide3

slide4

Suggest : BUY on Dip
Area : 43280 - 43300
Target : 1) 43400 2) 43500
SL : 43180

Alternatif :
Follow/Pertahankan BUY jika tembus 43380
Switch to SELL jika tembus 43070

CHART TECHNICAL ANALYSIS  S&P 500

slide5

slide6

Suggest : BUY on Dip
Area : 6000.00 – 6020.00
Target : 1) 6050.00 2) 6080.00
SL : 5970.00

Alternatif :
Switch to SELL jika tembus 5900
Pertahankan/follow BUY jika tembus 6100

CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ

slide7
slide8

Suggest : BUY on Dip
Area : 21670.00 – 21690.00
Target : 1) 21790.00 2) 21890.00
SL : 21570.00

Alternatif :
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 21810
Switch to SELL jika tembus 21300

CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI

slide9

slide10

Suggest : BUY on Dip
Area : 39030– 39050
Target : 1) 39150 2) 39250
SL : 38930

Alternatif :
Follow/Pertahankan BUY jika tembus 39360
Switch to SELL jika tembus 38500
(Cek Keterangan!)

CHART TECHNICAL ANALYSIS HANG SENG

slide11

slide12

Suggest : BUY on Dip
Area : 19830 - 19850
Target : 1) 19950 2) 20050
SL : 19730

Alternatif :
Follow/Pertahankan BUY jika tembus 20030
Switch to SELL jika tembus 19440
Cup & Handle gagal jika tembus 19300!

Dolar mengalami rebound terhadap semua mata uang di tengah minimnya volume perdagangan menjelang libur Natal dan adanya keraguan akan langkah Fed mendatang setelah data inflasi di AS yang menurun. Selain itu pasar juga tidak lagi khawatir akan tutupnya sebagian pemerintahan AS setelah tercapainya kesepakatan tambahan anggaran oleh Kongres pada hari Sabtu lalu. Sementara itu data ekonomi menunjukkan Durable Goods Order mengalami penurunan -1.1% yang lebih rendah dari perkiraan turun -0.3% meski data periode sebelumnya direvisi membaik dari 0.2% menjadi 0.3%. Sedangkan data Core yang tidak menyertakan sektor transportasi juga menurun -0.1% yang lebih rendah dari perkiraan naik 0.3% meski data periode sebelumnya juga direvisi membaik dari 0.1% menjadi 0.2%. Data Kepercayaan Konsumen juga mengalami penurunan ke 104.7 yang lebih rendah dari perkiraan naik ke 112.9 dan data periode sebelumnya juga direvisi membaik dari 111.7 menjadi 112.8. Kepercayaan konsumen menurun setelah berakhirnya pemilu lalu yang menjanjikan perubahan berakhir dan menantikan kemungkinan terburuk yang akan terjadi dari perubahan yang akan datang. Pekan lalu Fed menurunkan proyeksi pengurangan suku bunga acuan dari sebelumnya 4x menjadi hanya 2x untuk tahun 2025 mendatang. Perubahan tersebut ditengarai disebabkan oleh data inflasi CPI yang cenderung naik lagi namun data PCE yang dirilis Jumat lalu menunjukkan indikasi inflasi justru menurun. Hal ini membuat sedikit keraguan diantara pelaku pasar akan proyeksi Fed tersebut. Bagaimanapun inflasi masih diatas target Fed 2% dan masih ada waktu cukup banyak yang memungkinkan bagi Fed untuk mengubah kembali proyeksi tersebut disesuaikan dengan data inflasi terbaru yang akan datang. Menurut CME's FedWatch Tool, pelaku pasar memperkirakan Fed hanya akan memangkas suku bunga acuan sebanyak 33 bps lebih rendah dari perkiraan 2x sebanyak 25 bps dan peluang pertama akan dilakukan pada pertemuan moneter di bulan Mei hanya sebanyak 50%. Terlebih dengan agenda ekonomi dari Presiden Trump yang baru akan dilantik pada Januari mendatang. Sehari lagi pasar keuangan akan tutup merayakan hari Natal dan sebagian pelaku sudah meninggalkan pasar untuk mempersiapkannya sehingga diperkirakan perdagangan akan sangat terbatas pekan ini. Data ekonomi juga tidak ada yang krusial.

Yen juga ikut terkoreksi selain karena penguatan mata uang dolar namun juga masih dengan menipisnya peluang Bank Sentral Jepang (BOJ) untuk menaikkan suku bunga acuan dalam waktu dekat ini. Gubernur BOJ - Kazuo Ueda dalam konferensi pers juga menurunkan ekspektasi akan menaikkan suku bunga acuan di bulan Januari mendatang. Kombinasi faktor ini membuat mata uang Yen menjadi kurang menarik. Satu-satunya peluang adalah kemungkinan otoritas keuangan Jepang melakukan intervensi jika Yen terus melemah mendekati level tertentu. Namun itu juga kemungkinannya sangat kecil dilakukan di akhir tahun seperti ini karena masih banyak ketidakpastian di tahun depan yang hanya sebentar lagi.

Euro juga terkoreksi terhadap dolar selain karena kondisi ekonomi yang kurang baik ditambah dengan ancaman dari Presiden Trump yang menilai neraca perdagangan dengan Uni Eropa tidak seimbang. Sementara itu Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) - Christine Lagarde dalam interview mengatakan target inflasi jarak menengah di Uni Eropa sudah hampir tercapai. Ini diartikan bahwa suku bunga acuan dapat terus ditekan guna kembali memicu pertumbuhan ekonomi yang belum pulih saat ini. Hari ini sebagian besar negara di wilayah Uni Eropa sudah libur merayakan hari Natal sehingga selama 3 hari  ke depan diperkirakan perdagangan akan sangat terbatas.

Poundsterling juga melemah karena penguatan mata uang dolar ditambah dengan data fundamental ekonomi yang menurun di Inggris. Data pertumbuhan ekonomi GDP kuartal 3 tahun ini dirilis 0%, lebih rendah dari perkiraan 0.1% dan data periode sebelumnya direvisi menurun tajam dari 0.5% menjadi hanya 0.1%. Data lain berupa investasi bisnis meningkat 1.9% yang lebih baik dari perkiraan naik hanya 1.2% dan data periode sebelumnya juga direvisi menurun dari 1.4% menjadi hanya 1.2%. Dari data yang sama diketahui tingkat kepercayaan bisnis turun hingga level terendah di tahun ini. Pekan lalu Bank Sentral Inggris (BOE) mempertahankan suku bunga acuannnya. Namun jumlah voter yang memilih untuk memangkas suku bunga acuan bertambah dari 1 orang menjadi 3 orang sehingga diperkirakan pada pertemuan selanjutnya peluang BOE untuk memangkas suku bunga acuan semakin besar. Hari ini Inggris masih buka normal seperti biasa dan tidak ada data ekonomi yang akan dirilis.

Cek info lain di:
https://agrodana-futures.com/
https://t.me/AGROdanaOFFICIAL
https://instagram.com/agrodanafuturesofficial
https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial

CHART TECHNICAL ANALYSIS CRUDE OIL

slide1

slide2

Suggest : BUY on Dip
Area : 68.60 – 68.80
Target : 1) 69.80 2) 70.80
SL : 67.60

Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus 70.20
Switch to SELL jika tembus 67.50

CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES

slide3

slide4

Suggest : BUY on Dip
Area : 43250 - 43270
Target : 1) 43370 2) 43470
SL : 43150

Alternatif :
Follow/Pertahankan BUY jika tembus 43530
Switch to SELL jika tembus 43070

CHART TECHNICAL ANALYSIS  S&P 500

slide5

slide6

Suggest : BUY on Dip
Area : 5980.00 – 6000.00
Target : 1) 6030.00 2) 6060.00
SL : 5950.00

Alternatif :
Switch to SELL jika tembus 5900
Pertahankan/follow BUY jika tembus 6100

CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ

slide7
slide8

Suggest : BUY on Dip
Area : 21580.00 – 21600.00
Target : 1) 21700.00 2) 21800.00
SL : 21480.00

Alternatif :
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 21700
Switch to SELL jika tembus 21300

CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI

slide9

slide10

Suggest : BUY on Dip
Area : 38900– 38920
Target : 1) 39020 2) 39120
SL : 38800

Alternatif :
Follow/Pertahankan BUY jika tembus 39130
Switch to SELL jika tembus 38500
(Cek Keterangan!)

CHART TECHNICAL ANALYSIS HANG SENG

slide11

slide12

Suggest : BUY on Dip
Area : 19780 - 19800
Target : 1) 19900 2) 20000
SL : 19680

Alternatif :
Follow/Pertahankan BUY jika tembus 20000
Switch to SELL jika tembus 19440
Cup & Handle gagal jika tembus 19300!

Dolar berlanjut terkoreksi terhadap mata uang lain setelah menyentuh level tertinggi dalam 2 tahun terakhir. Pekan lalu Fed memangkas suku bunga acuan sebanyak 25 bps sesuai perkiraan namun mengurangi peluang untuk melanjutkan pemangkasan berikutnya dari 4 kali menjadi hanya 2 kali melalui proyeksi dot plot-nya. Langkah ini diambil mengingat tekanan inflasi yang belakangan ini kembali cenderung meningkat. Sementara data Personal Consumption Expenditure (PCE) yang dirilis pada hari Jumat lalu menunjukkan tekanan inflasi mengalami penurunan menjadi 0.1% yang lebih rendah dari perkiraan sama seperti periode sebelumnya 0.2%. Sedangkan data Core PCE justru menurun dari 0.3% menjadi 0.1% yang lebih rendah dari perkiraan turun 0.2%. Dan jika dibandingkan dengan data yang sama setahun sebelumnya PCE mengalami kenaikan dari 2.3% menjadi 2.4% yang lebih rendah dari perkiraan naik hingga 2.5% serta data Core PCE relatif stagnan sama seperti periode sebelumnya 2.8% yang juga lebih rendah dari perkiraan sedikit naik 2.9%. Data-data ini berlawanan dengan proyeksi Fed yang membuat pasar merujuk pada agenda ekonomi Presiden Trump nanti yang beresiko berdampak pada kenaikan inflasi. Turunnya mata uang dolar sebenarnya normal mengingat beberapa waktu sebelum FOMC sudah menguat cukup lama sehingga lonjakan paska FOMC digunakan sebagai momen untuk profit taking. Selain itu juga dipicu oleh kemungkinan pemerintah AS menutup sebagian kegiatannya jika Kongres AS tidak meloloskan penambahan anggaran hingga hari Jumat ini. Sebelumnya penambahan anggaran tertolak di DPR AS hari Kamis pekan lalu. Pekan ini pasar akan terbatas dengan tutupnya sebagian besar pusat keuangan dunia karena merayakan Natal dan Tahun Baru di pekan depan. Yang artinya peluang dolar untuk rebound juga akan tertahan sehingga pelemahan dolar masih lebih dominan. Pekan ini sebelum libur di hari Rabu akan dirilis data Chicago PMI dan Kepercayaan Konsumen malam ini serta data Durable Goods Order esok hari.

Yen bergerak menguat seiring dengan koreksi mata uang dolar setelah pertemuan moneter Bank Sentral Jepang (BOJ) pekan lalu yang mempertahankan suku bunga acuannya sesuai perkiraan. Spekulasi sebelumnya perkiraan langkah BOJ adalah menaikkan suku bunga acuannya seiring dengan laju inflasi yang terus naik. Namun kondisi ekonomi global yang masih beresiko tinggi serta akan adanya kemungkinan perubahan struktur upah di Jepang membuat BOJ menunda kenaikan suku bunga pada pertemuan kemarin. Komentar dari Gubernur BOJ - Kazuo Ueda dalam konferensi pers juga sedikit mengecewakan pasar. Alih-alih memberikan petunjuk untuk langkah yang akan diambil pada pertemuan moneter berikutnya, Ueda mengatakan BOJ perlu lebih banyak lagi waktu dan data ekonomi untuk mengambil keputusan berikutnya dan juga antispasi dari implikasi agenda pemerintahan AS yang baru. Sehingga tidak ada kepastian akan langkah BOJ berikutnya dalam pertemuan moneter di bulan Januari nanti.

Euro juga menguat terhadap dolar dan juga terangkat oleh penguatan terhadap mata uang GBP yang gagal memanfaatkan momentum pertemuan moneter Bank Sentral Inggris (BOE) pekan lalu yang menetapkan untuk mempertahankan suku bunga acuannya. Selain itu sejumlah negara tetangga terdekat Uni Eropa juga mengumumkan hasil pertemuan moneter yang bervariasi. Bank Sentral Swedia (Riksbank) mempertahankan suku bunga acuan untuk saat ini. Sementara Bank Sentral Norwegia (Norges Bank) sesuai perkiraan memangkas suku bunga acuannya sebanyak 25 bps kemarin menyusul langkah Bank Sentral Eropa (ECB) pekan lalu. Data ekonomi juga cukup positif dengan Kepercayaan Konsumen di Jerman dari GfK meningkat dari -23.1 menjadi -21.3 yang lebih baik dari perkiraan hanya naik -22.5. Sedangkan Bisnis Sentimen di Prancis masih stagnan 97 sama seperti periode sebelumnya yang lebih dari perkiraan menurun 96. Ini merupakan data bulan lalu dimana kisruh politik di Prancis belum memuncak sehingga kondisi ekonomi masih kondusif.

Poundsterling relatif tertahan meski dolar cenderung melemah hari Jumat lalu dan juga tekanan dari mata uang Euro. Pekan lalu, Bank Sentral Inggris (BOE) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuannya sesuai perkiraan. Hasil voting anggota MPC menunjukkan adanya 3 orang pejabat BOE yang memilih untuk memangkas suku bunga acuan dari 9 anggota seluruhnya yang cukup mengejutkan karena sebelumnya diperkirakan hanya ada 1 orang yang melakukannya. Dengan demikian ekspektasi akan langkah BOE pada pertemuan moneter berikutnya akan memangkas suku bunga acuan menjadi lebih besar peluangnya. Hal ini juga didukung oleh komentar dari Gubernur BOE - Andrew Bailey yang mengatakan ekspektasi pasar tersebut cukup beralasan untuk dilaksanakan pada pertemuan moneter berikutnya di bulan Februari mendatang, namun BOE tidak serta merta memastikan lebih rinci perihal kebijakan moneter sepanjang tahun 2025 mendatang.

Cek info lain di:
https://agrodana-futures.com/
https://t.me/AGROdanaOFFICIAL
https://instagram.com/agrodanafuturesofficial
https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial

CHART TECHNICAL ANALYSIS CRUDE OIL

slide1

slide2

Suggest : SELL on Rally
Area : 69.40 – 69.60
Target : 1) 68.40 2) 67.40
SL : 70.60

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 68.50
Switch to BUY jika tembus 71.00

CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES

slide3

slide4

Suggest : SELL on Rally
Area : 42700 - 42720
Target : 1) 42600 2) 42500
SL : 42820

Alternatif :
Follow/Pertahankan SELL jika tembus 42550
Switch to BUY jika tembus 43150

CHART TECHNICAL ANALYSIS  S&P 500

slide5

slide6

Suggest : SELL on Rally
Area : 5930.00 – 5950.00
Target : 1) 5900.00 2) 5870.00
SL : 5980.00

Alternatif :
Switch to BUY jika tembus 6000
Pertahankan/follow SELL jika tembus 5900

CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ

slide7
slide8

Suggest : SELL on Rally
Area : 21350.00 – 21370.00
Target : 1) 21250.00 2) 21150.00
SL : 21470.00

Alternatif :
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 21200
Switch to BUY jika tembus 21500

CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI

slide9

slide10

Suggest : BUY on Dip
Area : 38680– 38700
Target : 1) 38800 2) 38900
SL : 38580

Alternatif :

  • Follow/Pertahankan BUY jika tembus 38800
  • Switch to SELL jika tembus 38500
  • (Cek Keterangan!)

CHART TECHNICAL ANALYSIS HANG SENG

slide11

slide12

Suggest : BUY on Dip
Area : 19630 - 19650
Target : 1) 19750 2) 19850
SL : 19530

Alternatif :
Follow/Pertahankan BUY jika tembus 19830
Switch to SELL jika tembus 19380
Cup & Handle gagal jika tembus 19300!

Masih ragu dan memiliki pertanyaan lainnya ?

Kantor Pusat
Menara Batavia Lt. 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126,
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Berlangganan Newsletter Agrodana:
Ikuti Kami
facebook agrodanayoutube agrodanainstagram agrodana
agrodana iosagrodana android
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan
/ Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Ikuti Kami
alt=""alt=""alt=""
Kantor Pusat
Menara Batavia Lt 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126, Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Email:  [email protected]Whatsapp: +6281-988-3777
Berlangganan Newsletter Agrodana :
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan / Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Whatsapp Non Klien
crossmenuchevron-down