logo agrodana futures official
Buka Akun

Dolar berlanjut menguat terhadap mata uang lainnya setelah Fed memutuskan untuk memangkas suku bunga acuannya sebanyak 25 bps dari 4.50% menjadi 4.25% sesuai perkiraan. Fed juga memberikan sinyal akan memperlambat laju pemangkasan suku bunga acuan untuk tahun 2025 nanti. Dalam dot plotnya Fed menurunkan proyeksi suku bunga acuannya dari sebelumnya 4 kali menjadi hanya 2 kali sepanjang tahun mendatang. Proyeksi ekonomi Fed juga masih optimis dengan perkiraan pertumbuhan ekonomi GDP dinaikkan dari 2.0% di bulan September lalu menjadi 2.1%. Dan proyeksi tingkat pengangguran diturunkan dari 4.4% menjadi hanya 4.3%. Sedangkan perkiraan inflasi (PCE) juga dinaikkan dari 2.1% menjadi 2.5% dengan Core Inflasi juga dinaikkan dari 2.2% menjadi 2.5%. Dengan perkiraan inflasi kembali meningkat tersebut maka Fed memilih untuk tetap mempertahankan kebijakan moneter cukup ketat setidaknya untuk pertemuan berikutnya di bulan Januari mendatang. Dan akan mengurangi jumlah pemangkasan di tahun 2025 mendatang dengan memilih waktu yang lebih tepat dan sesuai dengan data ekonomi yang akan dirilis di kemudian hari. Ketua Fed – Jerome Powell dalam konferensi pers mengatakan saat ini resiko ekonomi dalam kondisi yang seimbang dan hanya perlu memperhatikan inflasi. Dengan kondisi ekonomi masih kuat, inflasi mendekati target 2% dan kebijakan moneter yang sudah sesuai untuk menghadapi resiko yang ada. Berikutnya Fed akan lebih perlahan, lebih berhati-hati dan lebih cermat lagi, terlebih terhadap tarif impor dan agenda ekonomi lainnya dari presiden Trump yang akan datang. Hari ini akan dirilis indikator pertumbuhan ekonomi GDP di AS dengen perkiraan mengalami penurunan pada periode ini. Namun dengan proyeksi GDP dari Fed yang naik di tahun depan, kemungkinan data nanti malam akan diabaikan oleh pasar.

Yen masih cenderung melemah seiring dengan penguatan mata uang dolar menjelang hasil pertemuan moneter Bank Sentral Jepang (BOJ) siang ini. Hasil pertemuan hari ini dari BOJ diperkirakan akan diumumkan antara pukul 10:00 WIB hingga 11:30 WIB. Besar kemungkinan BOJ akan tetap mempertahankan suku bunga acuannya meski tidak menutup kemungkinan juga akan menaikkan suku bunga acuannya. Meskipun sepertinya bukan saat yang tepat setelah Fed memangkas suku bunga acuannya semalam. Keputusan yang cukup sulit di tengah pertumbuhan ekonomi global yang menurun dan juga resiko dari agenda dagang pemerintah AS yang baru nanti. Hal ini juga bergantung dengan pandangan dari pejabat BOJ terhadap kondisi ekonomi di Jepang saat ini yang cukup kuat menahan tekanan inflasi yang cenderung naik dan juga permintaan domestik yang terus meningkat. Gubernur BOJ - Kazuo Ueda dijadwalkan akan memberikan konferensi pers pada 13:30 WIB. BOJ juga akan merilis studi instrumen kebijakan moneter yang sudah diterapkan sejak 25 tahun terakhir dengan suku bunga negatif sebelumnya yang secara simbolis menandai akan berakhirnya stimulus ekonomi yang masif.

Euro melemah tajam seiring dengan dolar yang menguat paska pertemuan moneter FOMC. Sementara kondisi politik di 2 negara utama Uni Eropa masih menjadi fundamental yang tidak stabil di kawasan ini. Ketua Ahli ekonomi Bank Sentral Eropa (ECB) - Philip Lane semalam menapik kekhawatiran tersebut dengan mengatakan defisit anggaran yang membengkak sudah dapat diatasi dan ini merupakan hal yang normal. Lane menujukan komentar ini terhadap kondisi di Prancis yang baru saja mendapat Perdana Menteri baru - Francois Bayrou. Bayrou setelah dilantik mengatakan sedang menghadapi tantangan sebesar Himalaya untuk mengatasi defisit anggaran. Dan hal ini tidak hanya kewajiban secara finansial, namun juga sebagian sebagai kewajiban moral. Sedangkan pembahasan politik secara umum, Gubernur Bank Sentral Belgia - Pierre Wunsch mengatakan tidak akan lebih mempersulit apa yang terjadi perihal politik yang sedang panas saat ini. Namun juga jangan berharap dapat penyelesaian instan seperti kejatuhan duit dari langit. Hari ini akan dirilis data Setimen Konsumen dari GfK.

Poundsterling bahkan sudah melemah terhadap sebelum keputusan dari Fed. Bank Sentral Inggris (BOE) juga dijadwalkan akan mengumumkan hasil pertemuan moneter hari ini menyusul BOJ. Dengan perkiraan yang sama yaitu akan tetap mempertahankan suku bunga acuan pada saat ini. Seiring dengan inflasi yang kembali naik 2.6% dan Core inflasi naik 3.5%, bahkan inflasi dari sektor jasa saja melambung hingga 5.0%. Sehingga BOE belum bisa menyatakan sudah menang melawan inflasi. Meski demikian ekspektasi akan langkah pemangkasan akan dilanjutkan pada tahun depan.

Cek info lain di:
https://agrodana-futures.com/
https://t.me/AGROdanaOFFICIAL
https://instagram.com/agrodanafuturesofficial
https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial

CHART TECHNICAL ANALYSIS CRUDE OIL

slide1

slide2

Suggest : SELL on Rally
Area : 69.70 – 69.90
Target : 1) 68.70 2) 67.70
SL : 70.70

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 69.00
Switch to BUY jika tembus 71.50

CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES

slide3

slide4

Suggest : SELL on Rally
Area : 42900 - 42920
Target : 1) 42800 2) 42700
SL : 43020

Alternatif :
Follow/Pertahankan SELL jika tembus 42770
Switch to BUY jika tembus 43150

CHART TECHNICAL ANALYSIS  S&P 500

slide5

slide6

Suggest : SELL on Rally
Area : 5970.00 – 5990.00
Target : 1) 5930.00 2) 5900.00
SL : 6020.00

Alternatif :
Switch to BUY jika tembus 6050
Pertahankan/follow SELL jika tembus 5920

CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ

slide7
slide8

Suggest : SELL on Rally
Area : 21570.00 – 21590.00
Target : 1) 21470.00 2) 21370.00
SL : 21690.00

Alternatif :
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 21430
Switch to BUY jika tembus 21700

CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI

slide9

slide10

Suggest : BUY on Dip
Area : 38680– 38700
Target : 1) 38800 2) 38900
SL : 38580

Alternatif :
Follow/Pertahankan BUY jika tembus 38800
Switch to SELL jika tembus 38400
Tergantung Keputusan BOJ! (Cek Keterangan!)

CHART TECHNICAL ANALYSIS HANG SENG

slide11

slide12

Suggest : BUY on Dip
Area : 19550 - 19570
Target : 1) 19670 2) 19770
SL : 19450

Alternatif :
Follow/Pertahankan BUY jika tembus 19830
Switch to SELL jika tembus 19380
Cup & Handle gagal jika tembus 19300!

CHART TECHNICAL ANALYSIS CRUDE OIL

slide1

slide2

Suggest : BUY on Dip
Area : 69.70 – 69.90
Target : 1) 70.90 2) 71.90
SL : 68.70

Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus 71.65
Switch to SELL jika tembus 68.60

CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES

slide3

slide4

Suggest : SELL on Rally
Area : 43780 - 43800
Target : 1) 43680 2) 43580
SL : 43900

Alternatif :
Follow/Pertahankan SELL jika tembus 43640
Switch to BUY jika tembus 43930

CHART TECHNICAL ANALYSIS  S&P 500

slide5

slide6

Suggest : BUY on Dip
Area : 6040.00 – 6060.00
Target : 1) 6090.00 2) 6120.00
SL : 6010.00

Alternatif :
Switch to SELL jika tembus 6000
Pertahankan/follow BUY jika tembus 6120

CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ

slide7
slide8

Suggest : BUY on Dip
Area : 21970.00 – 21990.00
Target : 1) 22090.00 2) 22190.00
SL : 21870.00

Alternatif :
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 22150
Switch to SELL jika tembus 21660

CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI

slide9

slide10

Suggest : BUY on Dip
Area : 39480– 39500
Target : 1) 39600 2) 39700
SL : 39380

Alternatif :
Follow/Pertahankan BUY jika tembus 39775
Switch to SELL jika tembus 39200

CHART TECHNICAL ANALYSIS HANG SENG

slide11

slide12

Suggest : BUY on Dip
Area : 19600 - 19620
Target : 1) 19720 2) 19820
SL : 19500

Alternatif :

  • Follow/Pertahankan BUY jika tembus 19830
  • Switch to SELL jika tembus 19440
  • Ekspektasi : potensi pola cup & handle di H4 maupun daily (bisa gagal jika tembus 19300)

Dolar berlanjut menguat terhadap mata uang lainnya hingga mendekati level tertinggi dalam 3 pekan terakhir seiring dengan data PMI di sektor jasa yang memperkuat peluang Fed memangkas suku bunga acuan pekan ini. Data PMI Flash di sektor manufaktur masih cenderung menurun ke 48.3 yang lebih rendah dari perkiraan turun 49.4 dari periode sebelumnya yang direvisi membaik 49.7. Sedangkan di sektor jasa terus cenderung meningkat menjadi 58.5 yang melampaui perkiraan hanya naik 55.7, meski data periode sebelumnya direvisi menurun menjadi 56.1. Sehingga secara komposit PMI, keduanya menjadi 56.6 dari periode sebelumnya 54.9. Ini merupakan level tertinggi dalam 2.5 tahun terakhir lebih didorong oleh sektor jasa yang juga merupakan level tertinggi dalam lebih dari 3 tahun terakhir. Sedangkan sektor manufaktur masih menjadi beban ekonomi karena terus menerus menurun termasuk indeks manufaktur negara bagian New York yang turun drastis dari 31.2 menjadi 0.2 yang jauh lebih rendah dari perkiraan turun banyak ke 6.4. Hampir dapat dipastikan Fed akan memangkas suku bunga acuan sebanyak 25 bps pada pertemuan moneter FOMC yang akan dimulai malam ini dan hasilnya baru akan dirilis esok hari atau Kamis dini hari waktu Indonesia. Dengan perkiraan mencapai 97% peluang tersebut menurut CME's FedWatch tool. Yang akan dicermati oleh pasar adalah proyeksi suku bunga acuan ke depan atau Dot Plot yang akan dirilis bersamaan dengan pengumuman hasil pertemuan tersebut nanti. Masih ada data Retail Sales dan Durable Goods Order yang akan dirilis malam ini. Bitcoin kembali naik melampaui level $100K hingga mendekati level $107K seiring dengan rencana Trump untuk membuat cadangan bitcoin nasional seperti hanya cadangan minyak mentah yang disambut baik oleh pelaku industri crypto.

Yen masih cenderung melemah terhadap dolar seiring dengan semakin besarnya peluang Bank Sentral Jepang (BOJ) untuk mempertahankan suku bunga acuannya. BOJ dijadwalkan akan mengadakan pertemuan moneter pada hari Kamis nanti. Sejumlah analis ekonomi yang disampaikan oleh media semakin mempertegas peluang BOJ untuk tidak menaikkan suku bunga acuan pada pertemuan kali ini dengan pertimbangan menunggu agenda ekonomi pemerintah AS yang baru serta kemungkinan perubahan tingkat upah domestik di Jepang yang akan dirilis pada Januari nanti. Tidak ada data ekonomi yang akan dirilis hari ini.

Euro relatif tertahan terhadap dolar dibayangi oleh politik di Jerman dan penurunan peringkat hutang negara Prancis oleh Moody’s. Kanselir Jerman – Olaf Schultz terancam dilengserkan seiring dengan mosi tidak percaya parlemen Jerman yang memicu pemilu dini yang dijadwalkan pada 23 Febeuari nanti. Sementara peringkat Prancis diturunkan beberapa saat setelah Presiden Macron memilih François Bayrou menggantikan Michel Barnier yang dipecat menyusul rencana pemangkasan anggaran dan kenaikan pajak yang diusulkannya guna mengatasi defisit anggaran yang membengkak di Prancis. Data PMI di kawasan ini menunjukkan sektor jasa mulai masuk zona ekspansif dengan naik melampaui ambang batas 50 menjadi 51.4 lebih tinggi dari perkiraan stagnan 49.5 sama seperti periode sebelumnya. Sedangkan sektor manufaktur masih tertahan 45.2 sama seperti periode sebelumnya dan meleset dari perkiraan sedikit naik 45.3. Sebelum data dirilis, Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) – Christine Lagarde dalam pidato di Lithuania menyampaikan ECB masih akan memangkas suku bunga acuan jika inflasi semakin mendekati target 2%. Hari ini tidak ada data ekonomi yang akan dirilis.

Poundsterling menguat terhadap dolar seiring dengan data aktifitas bisnis yang menunjukkan tekanan inflasi kembali meningkat. Bulan ini terjadi PHK dalam jumlah terbanyak dalam hampir 4 tahun terakhir, harga-harga berpotensi kembali naik seiring dengan kenaikan bahan baku dan juga upah yang semakin tinggi serta sentimen konsumen yang semakin pesimis, membuat prospek ekonomi di Inggris meredup. Sebelumnya data PMI di sektor manufaktur masih terus menurun di bawah ambang 50 sementara di sektor jasa semakin meningkat menguat di atas ambang batas 50. Sedangkan secara komposit PMI, hanya naik 50.5 sedikit di atas ambang batas dan di bawah perkiraan 50.7. Dengan potensi inflasi yang beresiko naik akan menahan langkah Bank Sentral Inggris (BOE) untuk kembali memangkas suku bunga acuannya. BOE dijadwalkan akan mengadakan pertemuan moneter di hari Kamis setelah BOJ. Hari ini tidak ada data ekonomi.

CHART TECHNICAL ANALYSIS CRUDE OIL

slide1

slide2

Suggest : SELL on Rally
Area : 70.20 – 70.40
Target : 1) 69.20 2) 68.20
SL : 71.40

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 69.00
Switch to BUY jika tembus 71.60

CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES

slide3

slide4

Suggest : SELL on Rally
Area : 44100 - 44120
Target : 1) 44000 2) 43900
SL : 44220

Alternatif :
Follow/Pertahankan SELL jika tembus 43900
Switch to BUY jika tembus 44270

CHART TECHNICAL ANALYSIS  S&P 500

slide5

slide6

Suggest : SELL on Rally
Area : 6070.00 – 6090.00
Target : 1) 6040.00 2) 6010.00
SL : 6120.00

Alternatif :
Switch to BUY jika tembus 6120
Pertahankan/follow SELL jika tembus 6040

CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ

slide7
slide8

Suggest : SELL on Rally
Area : 21750.00 – 21770.00
Target : 1) 21650.00 2) 21550.00
SL : 21870.00

Alternatif :
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 21660
Switch to BUY jika tembus 21900

CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI

slide9

slide10

Suggest : SELL on Rally
Area : 39600– 39620
Target : 1) 39500 2) 39400
SL : 39720

Alternatif :
Follow/Pertahankan SELL jika tembus 39500
Switch to BUY jika tembus 39800

CHART TECHNICAL ANALYSIS HANG SENG

slide11

slide12

Suggest : BUY on Dip
Area : 20130 - 20150
Target : 1) 20250 2) 20350
SL : 20030

Alternatif :
Follow/Pertahankan BUY jika tembus 20400
Switch to SELL jika tembus 19950
Ekspektasi : potensi pola cup & handle di H4 maupun daily

CHART TECHNICAL ANALYSIS CRUDE OIL

slide1

slide2

Suggest : BUY on Dip
Area : 69.60 – 69.80
Target : 1) 70.80 2) 71.80
SL : 68.60

Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus 71.61
Switch to SELL jika tembus 66.60

CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES

slide3

slide4

Suggest : SELL on Rally
Area : 44240 - 44260
Target : 1) 44140 2) 44040
SL : 44360

Alternatif :
Follow/Pertahankan SELL jika tembus 44000
Switch to BUY jika tembus 44650

CHART TECHNICAL ANALYSIS  S&P 500

slide5

slide6

Suggest : BUY on Dip
Area : 6050.00 – 6070.00
Target : 1) 6100.00 2) 6130.00
SL : 6020.00

Alternatif :
Switch to SELL jika tembus 6000
Pertahankan/follow BUY jika tembus 6120

CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ

slide7
slide8

Suggest : BUY on Dip
Area : 21650.00 – 21670.00
Target : 1) 21770.00 2) 21870.00
SL : 21550.00

Alternatif :
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 21800
Switch to SELL jika tembus 21600

CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI

slide9

slide10

Suggest : BUY on Dip
Area : 39890– 39910
Target : 1) 40010 2) 40110
SL : 39790

Alternatif :
Follow/Pertahankan BUY jika tembus 40120
Switch to SELL jika tembus 39600

CHART TECHNICAL ANALYSIS HANG SENG

slide11

slide12

Suggest : BUY on Dip
Area : 20000 - 20020
Target : 1) 20120 2) 20220
SL : 19900

Alternatif :

  • Follow/Pertahankan BUY jika tembus 20370
  • Switch to SELL jika tembus 19850
  • Ekspektasi : potensi pola cup & handle di H4 maupun daily

Masih ragu dan memiliki pertanyaan lainnya ?

Kantor Pusat
Menara Batavia Lt. 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126,
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Berlangganan Newsletter Agrodana:
Ikuti Kami
facebook agrodanayoutube agrodanainstagram agrodana
agrodana iosagrodana android
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan
/ Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Ikuti Kami
alt=""alt=""alt=""
Kantor Pusat
Menara Batavia Lt 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126, Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Email:  [email protected]Whatsapp: +6281-988-3777
Berlangganan Newsletter Agrodana :
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan / Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Whatsapp Non Klien
crossmenuchevron-down