Dolar berlanjut menguat terhadap mata uang lainnya setelah Fed memutuskan untuk memangkas suku bunga acuannya sebanyak 25 bps dari 4.50% menjadi 4.25% sesuai perkiraan. Fed juga memberikan sinyal akan memperlambat laju pemangkasan suku bunga acuan untuk tahun 2025 nanti. Dalam dot plotnya Fed menurunkan proyeksi suku bunga acuannya dari sebelumnya 4 kali menjadi hanya 2 kali sepanjang tahun mendatang. Proyeksi ekonomi Fed juga masih optimis dengan perkiraan pertumbuhan ekonomi GDP dinaikkan dari 2.0% di bulan September lalu menjadi 2.1%. Dan proyeksi tingkat pengangguran diturunkan dari 4.4% menjadi hanya 4.3%. Sedangkan perkiraan inflasi (PCE) juga dinaikkan dari 2.1% menjadi 2.5% dengan Core Inflasi juga dinaikkan dari 2.2% menjadi 2.5%. Dengan perkiraan inflasi kembali meningkat tersebut maka Fed memilih untuk tetap mempertahankan kebijakan moneter cukup ketat setidaknya untuk pertemuan berikutnya di bulan Januari mendatang. Dan akan mengurangi jumlah pemangkasan di tahun 2025 mendatang dengan memilih waktu yang lebih tepat dan sesuai dengan data ekonomi yang akan dirilis di kemudian hari. Ketua Fed – Jerome Powell dalam konferensi pers mengatakan saat ini resiko ekonomi dalam kondisi yang seimbang dan hanya perlu memperhatikan inflasi. Dengan kondisi ekonomi masih kuat, inflasi mendekati target 2% dan kebijakan moneter yang sudah sesuai untuk menghadapi resiko yang ada. Berikutnya Fed akan lebih perlahan, lebih berhati-hati dan lebih cermat lagi, terlebih terhadap tarif impor dan agenda ekonomi lainnya dari presiden Trump yang akan datang. Hari ini akan dirilis indikator pertumbuhan ekonomi GDP di AS dengen perkiraan mengalami penurunan pada periode ini. Namun dengan proyeksi GDP dari Fed yang naik di tahun depan, kemungkinan data nanti malam akan diabaikan oleh pasar.
Yen masih cenderung melemah seiring dengan penguatan mata uang dolar menjelang hasil pertemuan moneter Bank Sentral Jepang (BOJ) siang ini. Hasil pertemuan hari ini dari BOJ diperkirakan akan diumumkan antara pukul 10:00 WIB hingga 11:30 WIB. Besar kemungkinan BOJ akan tetap mempertahankan suku bunga acuannya meski tidak menutup kemungkinan juga akan menaikkan suku bunga acuannya. Meskipun sepertinya bukan saat yang tepat setelah Fed memangkas suku bunga acuannya semalam. Keputusan yang cukup sulit di tengah pertumbuhan ekonomi global yang menurun dan juga resiko dari agenda dagang pemerintah AS yang baru nanti. Hal ini juga bergantung dengan pandangan dari pejabat BOJ terhadap kondisi ekonomi di Jepang saat ini yang cukup kuat menahan tekanan inflasi yang cenderung naik dan juga permintaan domestik yang terus meningkat. Gubernur BOJ - Kazuo Ueda dijadwalkan akan memberikan konferensi pers pada 13:30 WIB. BOJ juga akan merilis studi instrumen kebijakan moneter yang sudah diterapkan sejak 25 tahun terakhir dengan suku bunga negatif sebelumnya yang secara simbolis menandai akan berakhirnya stimulus ekonomi yang masif.
Euro melemah tajam seiring dengan dolar yang menguat paska pertemuan moneter FOMC. Sementara kondisi politik di 2 negara utama Uni Eropa masih menjadi fundamental yang tidak stabil di kawasan ini. Ketua Ahli ekonomi Bank Sentral Eropa (ECB) - Philip Lane semalam menapik kekhawatiran tersebut dengan mengatakan defisit anggaran yang membengkak sudah dapat diatasi dan ini merupakan hal yang normal. Lane menujukan komentar ini terhadap kondisi di Prancis yang baru saja mendapat Perdana Menteri baru - Francois Bayrou. Bayrou setelah dilantik mengatakan sedang menghadapi tantangan sebesar Himalaya untuk mengatasi defisit anggaran. Dan hal ini tidak hanya kewajiban secara finansial, namun juga sebagian sebagai kewajiban moral. Sedangkan pembahasan politik secara umum, Gubernur Bank Sentral Belgia - Pierre Wunsch mengatakan tidak akan lebih mempersulit apa yang terjadi perihal politik yang sedang panas saat ini. Namun juga jangan berharap dapat penyelesaian instan seperti kejatuhan duit dari langit. Hari ini akan dirilis data Setimen Konsumen dari GfK.
Poundsterling bahkan sudah melemah terhadap sebelum keputusan dari Fed. Bank Sentral Inggris (BOE) juga dijadwalkan akan mengumumkan hasil pertemuan moneter hari ini menyusul BOJ. Dengan perkiraan yang sama yaitu akan tetap mempertahankan suku bunga acuan pada saat ini. Seiring dengan inflasi yang kembali naik 2.6% dan Core inflasi naik 3.5%, bahkan inflasi dari sektor jasa saja melambung hingga 5.0%. Sehingga BOE belum bisa menyatakan sudah menang melawan inflasi. Meski demikian ekspektasi akan langkah pemangkasan akan dilanjutkan pada tahun depan.
Desember cenderung identik dengan musim liburan sampai Januari sehingga ada kemungkinan permintaan minyak meningkat -> positif untuk minyak, setidaknya untuk Desember-Januari bisa dimanfaatkan
Proyeksi suku bunga Fed tahun 2025 menunjukkan penurunan suku bunga yang terbatas, 2x 25 bps membuat kekhawatiran di sisi pertumbuhan sehingga berpotensi mempengaruhi kekhawatiran atas melemahnya permintaan -> negatif untuk minyak
Secara teknis area 65-67 merupakan support psikologis dan cukup dekat dengan harga saat ini (68/69) -> sejauh ini area 65-66 masih cukup kuat a. Penembusan di bawah 65 akan menekan lebih lanjut hingga support kisaran $60/62 terancam -> penurunan lebih lanjut, pertahankan SELL b. Jika tidak tembus di bawah 65, ada kemungkinan rebound -> switch to BUY, sebaiknya pasang SL di bawah 65 jika melakukan buy di zona 65-67!
Sementara area 71/72 sejauh ini menjadi resistance psikologis -> masih gagal tembus, sehingga cenderung negatif
Waspada zona support psikologis 60-63 dan resistance psikologis 72-73
Suggest : SELL on Rally Area : 69.70 – 69.90 Target : 1) 68.70 2) 67.70 SL : 70.70
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 69.00 Switch to BUY jika tembus 71.50
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
KETERANGAN
US Treasury Yield dan dolar AS kembali naik-> negatif sentimen untuk saham
Fed pangkas suku bunga Desember 25 bps sesuai ekspektasi, tapi penurunan saham disebabkan pengumuman dot plot menunjukkan Fed hanya memangkas 2x di tahun 2025 sehingga mendorong dolar dan imbal hasil lebih tinggi -> negatif untuk saham
Santa Claus Rally kemungkinan tetap berpeluang meskipun diperkirakan hanya akan berjalan di minggu terakhir Desember sampai minggu pertama Januari -> cari buy on dip saat terjadi koreksi berikutnya (kemungkinan menutup gap atau tergantung data)
Secara teknis H4 cenderung oversold sehingga rebound sangat mungkin, meskipun pagi ini terbantu gap -> waspada kenaikan masih terbatas atau bertahap
Bullish kemungkinan kembali dominan selama geopolitik reda/tidak memanas dan resistance berhasil ditembus
Fokus data GDP dan jobless claims AS jam 20.30 WIB a. Act > Exp = Saham naik -> switch to BUY b. Act < Exp = saham turun -> pertahankan SELL
khusus jobless claims, angka lebih rendah berarti positif untuk saham
Secara teknis, bullish akan kembali kuat jika tembus 43150 -> switch to BUY jika konfirm
Pertahankan SELL jika tembus 42770 (short term correction expected)
Suggest : SELL on Rally Area : 42900 - 42920 Target : 1) 42800 2) 42700 SL : 43020
Alternatif : Follow/Pertahankan SELL jika tembus 42770 Switch to BUY jika tembus 43150
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
KETERANGAN
US Treasury Yield dan dolar AS kembali naik-> negatif sentimen untuk saham
Fed pangkas suku bunga Desember 25 bps sesuai ekspektasi, tapi penurunan saham disebabkan pengumuman dot plot menunjukkan Fed hanya memangkas 2x di tahun 2025 sehingga mendorong dolar dan imbal hasil lebih tinggi -> negatif untuk saham
Santa Claus Rally kemungkinan tetap berpeluang meskipun diperkirakan hanya akan berjalan di minggu terakhir Desember sampai minggu pertama Januari -> cari buy on dip saat terjadi koreksi berikutnya (kemungkinan menutup gap atau tergantung data)
Secara teknis H4 cenderung oversold sehingga rebound sangat mungkin, meskipun pagi ini terbantu gap -> waspada kenaikan masih terbatas atau bertahap
Bullish kemungkinan kembali dominan selama geopolitik reda/tidak memanas dan resistance berhasil ditembus
Fokus data GDP dan jobless claims AS jam 20.30 WIB a. Act > Exp = Saham naik -> switch to BUY b. Act < Exp = saham turun -> pertahankan SELL
khusus jobless claims, angka lebih rendah berarti positif untuk saham
Secara teknis, bullish akan kembali kuat jika tembus 6050 -> switch to BUY jika konfirm
Pertahankan SELL jika tembus 5920 (short term correction expected)
Suggest : SELL on Rally Area : 5970.00 – 5990.00 Target : 1) 5930.00 2) 5900.00 SL : 6020.00
Alternatif : Switch to BUY jika tembus 6050 Pertahankan/follow SELL jika tembus 5920
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
KETERANGAN
US Treasury Yield dan dolar AS kembali naik-> negatif sentimen untuk saham
Fed pangkas suku bunga Desember 25 bps sesuai ekspektasi, tapi penurunan saham disebabkan pengumuman dot plot menunjukkan Fed hanya memangkas 2x di tahun 2025 sehingga mendorong dolar dan imbal hasil lebih tinggi -> negatif untuk saham
Santa Claus Rally kemungkinan tetap berpeluang meskipun diperkirakan hanya akan berjalan di minggu terakhir Desember sampai minggu pertama Januari -> cari buy on dip saat terjadi koreksi berikutnya (kemungkinan menutup gap atau tergantung data)
Secara teknis H4 cenderung oversold sehingga rebound sangat mungkin, meskipun pagi ini terbantu gap -> waspada kenaikan masih terbatas atau bertahap
Bullish kemungkinan kembali dominan selama geopolitik reda/tidak memanas dan resistance berhasil ditembus
Fokus data GDP dan jobless claims AS jam 20.30 WIB a. Act > Exp = Saham naik -> switch to BUY b. Act < Exp = saham turun -> pertahankan SELL
khusus jobless claims, angka lebih rendah berarti positif untuk saham
Secara teknis, bullish akan kembali kuat jika tembus 21700 -> switch to BUY jika konfirm
Pertahankan SELL jika tembus 21430 (short term correction expected)
Suggest : SELL on Rally Area : 21570.00 – 21590.00 Target : 1) 21470.00 2) 21370.00 SL : 21690.00
Alternatif : Pertahankan/Follow SELL jika tembus 21430 Switch to BUY jika tembus 21700
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
KETERANGAN
Indeks Nasdaq turun tajam setelah dot plot Fed menunjukkan hanya 2x pemangkasan di 2025 -> Nikkei gap down mengikuti penurunan tajam Wall Street
Investor tunggu keputusan FOMC dan BOJ minggu ini, opsi BOJ mempertahankan suku bunga cenderung membuat Yen melemah (=USDJPY naik), positif untuk Nikkei
Fokus BOJ a. hold rate = positif untuk saham -> pertahankan BUY b. suku bunga naik = negatif untuk saham -> switch to SELL
Bearish akan kembali lebih kuat jika secara teknis berhasil tembus 48400 -> switch to SELL
Sebaliknya, bullish akan dominan jika tembus 38800 -> pertahankan BUY
Suggest : BUY on Dip Area : 38680– 38700 Target : 1) 38800 2) 38900 SL : 38580
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 38800 Switch to SELL jika tembus 38400 Tergantung Keputusan BOJ! (Cek Keterangan!)
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANG SENG
KETERANGAN
Candle ditutup shooting stars sehingga cenderung bearish
Hang Seng dibuka gap down karena tekanan pada saham AS di malam hari pasca pengumuman Fed
Secara teknis kenaikan menutupi gap bisa saja terjadi, berarti kenaikan maksimal di 19872 (close hari sebelumnya) -> jika tembus, bisa lanjut naik, tapi jika gagal tembus, exit segera dari posisi Buy
Waspada dengan zona 19300! Jika ditembus, maka pola cup & handle gagal, dan bearish berpotensi lanjut menguji 18960!-> switch to SELL jika tembus 19300
Investor tunggu pengumuman PBOC tentang suku bunga ataupun RRR, rumor menyebut masih akan ada pemangkasan RRR di bulan Desember -> jika benar, positif untuk saham
Medium term : bullish tetap terbuka karena pemerintah China targetkan pemulihan konsumsi domestik, PBOC juga tetap longgarkan kebijakan-> setiap penurunan adalah peluang untuk buy untuk strategi medium term
Bullish akan lebih kuat jika mampu tembus 19830-> pertahankan BUY
Tekanan bearish akan lebih dominan jika tembus 19380 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 19550 - 19570 Target : 1) 19670 2) 19770 SL : 19450
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 19830 Switch to SELL jika tembus 19380 Cup & Handle gagal jika tembus 19300!
Desember cenderung identik dengan musim liburan sampai Januari sehingga ada kemungkinan permintaan minyak meningkat -> positif untuk minyak, setidaknya untuk Desember-Januari bisa dimanfaatkan
Belum ada perubahan, baik kabar baik ataupun buruk, sentimen tetap sama, dengan fokus kekhawatiran geopolitik dan juga lemahnya permintaan -> mix sentimen, cenderung sideway
Secara teknis area 65-67 merupakan support psikologis dan cukup dekat dengan harga saat ini (68/69) -> sejauh ini area 65-66 masih cukup kuat a. Penembusan di bawah 65 akan menekan lebih lanjut hingga support kisaran $60/62 terancam -> penurunan lebih lanjut, switch to SELL b. Jika tidak tembus di bawah 65, ada kemungkinan rebound -> switch to BUY, sebaiknya pasang SL di bawah 65 jika melakukan buy di zona 65-67!
Sementara area 71/72 sejauh ini menjadi resistance psikologis -> masih gagal tembus, sehingga cenderung negatif
Waspada zona support psikologis 60-63 dan resistance psikologis 72-73
Suggest : BUY on Dip Area : 69.70 – 69.90 Target : 1) 70.90 2) 71.90 SL : 68.70
Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 71.65 Switch to SELL jika tembus 68.60
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
KETERANGAN
US Treasury Yield naik, sementara dolar AS ditutup lebih rendah dibanding hari sebelumnya -> mix sentimen untuk saham
Ekspektasi penurunan suku bunga Fed bulan Desember mendukung untuk rally akhir tahun sehingga penurunan kemungkinan relatif terbatas (jangka pendek)
Dow melemah dibandingkan Nasdaq dan S&P 500 karena investor mengincar saham sektor teknologi
Secara teknis H4 cenderung oversold tapi rebound kemarin belum berhasil tembus trendline resistance, sehingga peluang penurunan masih dominan
Bullish kemungkinan kembali dominan selama geopolitik reda/tidak memanas dan resistance berhasil ditembus
Investor akan fokus dengan proyeksi ekonomi dan dot plot Fed terbaru di hari Rabu malam/Kamis dini hari saat pengumuman FOMC
Fokus data retail sales AS jam 20.30 WIB a. Act > Exp = Saham naik -> switch to BUY b. Act < Exp = saham turun -> pertahankan SELL
Secara teknis, bullish akan kembali kuat jika tembus 43930 -> switch to BUY jika konfirm
Pertahankan SELL jika tembus 43640 (short term correction expected)
Suggest : SELL on Rally Area : 43780 - 43800 Target : 1) 43680 2) 43580 SL : 43900
Alternatif : Follow/Pertahankan SELL jika tembus 43640 Switch to BUY jika tembus 43930
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
KETERANGAN
US Treasury Yield naik, sementara dolar AS ditutup lebih rendah dibanding hari sebelumnya -> mix sentimen untuk saham
Ekspektasi penurunan suku bunga Fed bulan Desember mendukung untuk rally akhir tahun sehingga penurunan kemungkinan relatif terbatas (jangka pendek)
Dow melemah dibandingkan Nasdaq dan S&P 500 karena investor mengincar saham sektor teknologi
Secara teknis H4 cenderung oversold tapi rebound kemarin belum berhasil tembus trendline resistance, sehingga peluang penurunan masih dominan
Bullish kemungkinan kembali dominan selama geopolitik reda/tidak memanas dan resistance berhasil ditembus
Investor akan fokus dengan proyeksi ekonomi dan dot plot Fed terbaru di hari Rabu malam/Kamis dini hari saat pengumuman FOMC
Fokus data retail sales AS jam 20.30 WIB a. Act > Exp = Saham naik -> switch to BUY b. Act < Exp = saham turun -> pertahankan SELL
Secara teknis, bullish akan kembali kuat jika tembus 6120 -> pertahankan BUY jika konfirm
switch to SELL jika tembus 6000 (short term correction expected)
Suggest : BUY on Dip Area : 6040.00 – 6060.00 Target : 1) 6090.00 2) 6120.00 SL : 6010.00
Alternatif : Switch to SELL jika tembus 6000 Pertahankan/follow BUY jika tembus 6120
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
KETERANGAN
US Treasury Yield naik, sementara dolar AS ditutup lebih rendah dibanding hari sebelumnya -> mix sentimen untuk saham
Ekspektasi penurunan suku bunga Fed bulan Desember mendukung untuk rally akhir tahun sehingga penurunan kemungkinan relatif terbatas (jangka pendek)
Dow melemah dibandingkan Nasdaq dan S&P 500 karena investor mengincar saham sektor teknologi
Secara teknis H4 cenderung oversold tapi rebound kemarin belum berhasil tembus trendline resistance, sehingga peluang penurunan masih dominan
Bullish kemungkinan kembali dominan selama geopolitik reda/tidak memanas dan resistance berhasil ditembus
Investor akan fokus dengan proyeksi ekonomi dan dot plot Fed terbaru di hari Rabu malam/Kamis dinihari saat pengumuman FOMC
Fokus data retail sales AS jam 20.30 WIB a. Act > Exp = Saham naik -> switch to BUY b. Act < Exp = saham turun -> pertahankan SELL
Secara teknis, bullish akan kembali kuat jika tembus 22150 -> pertahankan BUY jika konfirm
Switch to SELL jika tembus 21660 (short term correction expected)
Suggest : BUY on Dip Area : 21970.00 – 21990.00 Target : 1) 22090.00 2) 22190.00 SL : 21870.00
Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 22150 Switch to SELL jika tembus 21660
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
KETERANGAN
Indeks Nasdaq lanjut naik ciptakan rekor tertinggi baru karena sektor teknologi diminati investor -> Nikkei berpotensi ikut naik
Investor tunggu keputusan FOMC dan BOJ minggu ini, opsi BOJ mempertahankan suku bunga cenderung membuat Yen melemah (=USDJPY naik), positif untuk Nikkei
Investor juga mencermati potensi Santa Claus rally pada Nikkei terutama memasuki minggu ke 3 Desember -> peluang positif untuk Nikkei
Bearish akan lebih kuat jika secara teknis berhasil tembus 39200 -> switch to SELL
Sebaliknya, bullish akan dominan jika tembus 39775 -> pertahankan BUY
Suggest : BUY on Dip Area : 39480– 39500 Target : 1) 39600 2) 39700 SL : 39380
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 39775 Switch to SELL jika tembus 39200
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANG SENG
KETERANGAN
Candle ditutup bearish sehingga cenderung bearish
Belum ada perubahan sentimen secara keseluruhan, market masih wait and see PBOC dan juga FOMC secara umum
Waspada dengan zona 19300! Jika ditembus, maka pola cup & handle gagal, dan bearish berpotensi lanjut menguji 18960!-> switch to SELL jika tembus 19300
Investor tunggu pengumuman PBOC tentang suku bunga ataupun RRR, rumor menyebut masih akan ada pemangkasan RRR di bulan Desember -> jika benar, positif untuk saham
Medium term : bullish tetap terbuka karena pemerintah China targetkan pemulihan konsumsi domestik, PBOC juga tetap longgarkan kebijakan-> setiap penurunan adalah peluang untuk buy untuk strategi medium term
Bullish akan lebih kuat jika mampu tembus 19830-> pertahankan BUY
Tekanan bearish akan lebih dominan jika tembus 19440 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 19600 - 19620 Target : 1) 19720 2) 19820 SL : 19500
Alternatif :
Follow/Pertahankan BUY jika tembus 19830
Switch to SELL jika tembus 19440
Ekspektasi : potensi pola cup & handle di H4 maupun daily (bisa gagal jika tembus 19300)
Dolar berlanjut menguat terhadap mata uang lainnya hingga mendekati level tertinggi dalam 3 pekan terakhir seiring dengan data PMI di sektor jasa yang memperkuat peluang Fed memangkas suku bunga acuan pekan ini. Data PMI Flash di sektor manufaktur masih cenderung menurun ke 48.3 yang lebih rendah dari perkiraan turun 49.4 dari periode sebelumnya yang direvisi membaik 49.7. Sedangkan di sektor jasa terus cenderung meningkat menjadi 58.5 yang melampaui perkiraan hanya naik 55.7, meski data periode sebelumnya direvisi menurun menjadi 56.1. Sehingga secara komposit PMI, keduanya menjadi 56.6 dari periode sebelumnya 54.9. Ini merupakan level tertinggi dalam 2.5 tahun terakhir lebih didorong oleh sektor jasa yang juga merupakan level tertinggi dalam lebih dari 3 tahun terakhir. Sedangkan sektor manufaktur masih menjadi beban ekonomi karena terus menerus menurun termasuk indeks manufaktur negara bagian New York yang turun drastis dari 31.2 menjadi 0.2 yang jauh lebih rendah dari perkiraan turun banyak ke 6.4. Hampir dapat dipastikan Fed akan memangkas suku bunga acuan sebanyak 25 bps pada pertemuan moneter FOMC yang akan dimulai malam ini dan hasilnya baru akan dirilis esok hari atau Kamis dini hari waktu Indonesia. Dengan perkiraan mencapai 97% peluang tersebut menurut CME's FedWatch tool. Yang akan dicermati oleh pasar adalah proyeksi suku bunga acuan ke depan atau Dot Plot yang akan dirilis bersamaan dengan pengumuman hasil pertemuan tersebut nanti. Masih ada data Retail Sales dan Durable Goods Order yang akan dirilis malam ini. Bitcoin kembali naik melampaui level $100K hingga mendekati level $107K seiring dengan rencana Trump untuk membuat cadangan bitcoin nasional seperti hanya cadangan minyak mentah yang disambut baik oleh pelaku industri crypto.
Yen masih cenderung melemah terhadap dolar seiring dengan semakin besarnya peluang Bank Sentral Jepang (BOJ) untuk mempertahankan suku bunga acuannya. BOJ dijadwalkan akan mengadakan pertemuan moneter pada hari Kamis nanti. Sejumlah analis ekonomi yang disampaikan oleh media semakin mempertegas peluang BOJ untuk tidak menaikkan suku bunga acuan pada pertemuan kali ini dengan pertimbangan menunggu agenda ekonomi pemerintah AS yang baru serta kemungkinan perubahan tingkat upah domestik di Jepang yang akan dirilis pada Januari nanti. Tidak ada data ekonomi yang akan dirilis hari ini.
Euro relatif tertahan terhadap dolar dibayangi oleh politik di Jerman dan penurunan peringkat hutang negara Prancis oleh Moody’s. Kanselir Jerman – Olaf Schultz terancam dilengserkan seiring dengan mosi tidak percaya parlemen Jerman yang memicu pemilu dini yang dijadwalkan pada 23 Febeuari nanti. Sementara peringkat Prancis diturunkan beberapa saat setelah Presiden Macron memilih François Bayrou menggantikan Michel Barnier yang dipecat menyusul rencana pemangkasan anggaran dan kenaikan pajak yang diusulkannya guna mengatasi defisit anggaran yang membengkak di Prancis. Data PMI di kawasan ini menunjukkan sektor jasa mulai masuk zona ekspansif dengan naik melampaui ambang batas 50 menjadi 51.4 lebih tinggi dari perkiraan stagnan 49.5 sama seperti periode sebelumnya. Sedangkan sektor manufaktur masih tertahan 45.2 sama seperti periode sebelumnya dan meleset dari perkiraan sedikit naik 45.3. Sebelum data dirilis, Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) – Christine Lagarde dalam pidato di Lithuania menyampaikan ECB masih akan memangkas suku bunga acuan jika inflasi semakin mendekati target 2%. Hari ini tidak ada data ekonomi yang akan dirilis.
Poundsterling menguat terhadap dolar seiring dengan data aktifitas bisnis yang menunjukkan tekanan inflasi kembali meningkat. Bulan ini terjadi PHK dalam jumlah terbanyak dalam hampir 4 tahun terakhir, harga-harga berpotensi kembali naik seiring dengan kenaikan bahan baku dan juga upah yang semakin tinggi serta sentimen konsumen yang semakin pesimis, membuat prospek ekonomi di Inggris meredup. Sebelumnya data PMI di sektor manufaktur masih terus menurun di bawah ambang 50 sementara di sektor jasa semakin meningkat menguat di atas ambang batas 50. Sedangkan secara komposit PMI, hanya naik 50.5 sedikit di atas ambang batas dan di bawah perkiraan 50.7. Dengan potensi inflasi yang beresiko naik akan menahan langkah Bank Sentral Inggris (BOE) untuk kembali memangkas suku bunga acuannya. BOE dijadwalkan akan mengadakan pertemuan moneter di hari Kamis setelah BOJ. Hari ini tidak ada data ekonomi.
CHART TECHNICAL ANALYSIS CRUDE OIL
KETERANGAN
Desember cenderung identik dengan musim liburan sampai Januari sehingga ada kemungkinan permintaan minyak meningkat -> positif untuk minyak, setidaknya untuk Desember-Januari bisa dimanfaatkan
OPEC turunkan proyeksi pertumbuhan minyak untuk 2024 dan 2025 -> negatif untuk minyak
Secara teknis area 65-67 merupakan support psikologis dan cukup dekat dengan harga saat ini (68/69) -> sejauh ini area 65-66 masih cukup kuat a. Penembusan di bawah 65 akan menekan lebih lanjut hingga support kisaran $60/62 terancam -> penurunan lebih lanjut, switch to SELL b. Jika tidak tembus di bawah 65, ada kemungkinan rebound -> switch to BUY, sebaiknya pasang SL di bawah 65 jika melakukan buy di zona 65-67!
Sementara area 71/72 sejauh ini menjadi resistance psikologis -> masih gagal tembus, sehingga cenderung negatif
Waspada zona support psikologis 60-63 dan resistance psikologis 72-73
Suggest : SELL on Rally Area : 70.20 – 70.40 Target : 1) 69.20 2) 68.20 SL : 71.40
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 69.00 Switch to BUY jika tembus 71.60
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
KETERANGAN
US Treasury Yield dolar AS ditutup naik -> negatif sentimen untuk saham
Ekspektasi penurunan suku bunga Fed bulan Desember mendukung untuk rally akhir tahun sehingga penurunan kemungkinan relatif terbatas (jangka pendek)
Profit taking mendominasi akhir pekan -> negatif untuk saham
Bullish kemungkinan kembali dominan selama geopolitik reda/tidak memanas
Investor kemungkinan mulai fokus menunggu FOMC Meeting minggu depan sehingga investor cenderung bersikap hati-hati jelang keputusan tersebut
Secara teknis, bullish akan kembali kuat jika tembus 44270 -> switch to BUY jika konfirm
Pertahankan SELL jika tembus 43900 (short term correction expected)
Suggest : SELL on Rally Area : 44100 - 44120 Target : 1) 44000 2) 43900 SL : 44220
Alternatif : Follow/Pertahankan SELL jika tembus 43900 Switch to BUY jika tembus 44270
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
KETERANGAN
US Treasury Yield dolar AS ditutup naik -> negatif sentimen untuk saham
Ekspektasi penurunan suku bunga Fed bulan Desember mendukung untuk rally akhir tahun sehingga penurunan kemungkinan relatif terbatas (jangka pendek)
Profit taking mendominasi akhir pekan -> negatif untuk saham
Bullish kemungkinan kembali dominan selama geopolitik reda/tidak memanas
Investor kemungkinan mulai fokus menunggu FOMC Meeting minggu depan sehingga investor cenderung bersikap hati-hati jelang keputusan tersebut
Secara teknis, bullish akan kembali kuat jika tembus 6120 -> switch to BUY jika konfirm
Pertahankan SELL jika tembus 6040 (short term correction expected)
Suggest : SELL on Rally Area : 6070.00 – 6090.00 Target : 1) 6040.00 2) 6010.00 SL : 6120.00
Alternatif : Switch to BUY jika tembus 6120 Pertahankan/follow SELL jika tembus 6040
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
KETERANGAN
US Treasury Yield dolar AS ditutup naik -> negatif sentimen untuk saham
Ekspektasi penurunan suku bunga Fed bulan Desember mendukung untuk rally akhir tahun sehingga penurunan kemungkinan relatif terbatas (jangka pendek)
Profit taking mendominasi akhir pekan -> negatif untuk saham
Bullish kemungkinan kembali dominan selama geopolitik reda/tidak memanas
Investor kemungkinan mulai fokus menunggu FOMC Meeting minggu depan sehingga investor cenderung bersikap hati-hati jelang keputusan tersebut
Secara teknis, bullish akan kembali kuat jika tembus 21900 -> switch to BUY jika konfirm
Pertahankan SELL jika tembus 21900 (short term correction expected)
Suggest : SELL on Rally Area : 21750.00 – 21770.00 Target : 1) 21650.00 2) 21550.00 SL : 21870.00
Alternatif : Pertahankan/Follow SELL jika tembus 21660 Switch to BUY jika tembus 21900
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
KETERANGAN
Indeks Nasdaq terkoreksi turun, kemungkinan profit taking memasuki akhir pekan-> Nikkei berpotensi ikut turun
Peluang kenaikan suku bunga BOJ minggu depan berkurang -> seharusnya positif untuk saham, sehingga penurunan kemungkinan relatif terbatas
Investor juga mencermati potensi Santa Claus rally pada Nikkei terutama memasuki minggu ke 3 Desember -> peluang positif untuk Nikkei
Bearish akan lebih kuat jika secara teknis berhasil tembus 39500 -> pertahankan SELL
Sebaliknya, bullish akan dominan jika tembus 39800 -> switch to BUY
Suggest : SELL on Rally Area : 39600– 39620 Target : 1) 39500 2) 39400 SL : 39720
Alternatif : Follow/Pertahankan SELL jika tembus 39500 Switch to BUY jika tembus 39800
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANG SENG
KETERANGAN
Hasil pertemuan Konferensi Kerja China sesuai dengan pembicaraan baru-baru ini, bahwa pembuat kebijakan akan fokus dengan kebijakan yang lebih longgar dan bantuan fiskal, terutama mendorong konsumsi domestik -> positif untuk ekuitas China dan Hong Kong
Medium term : bullish tetap terbuka karena pemerintah China targetkan pemulihan konsumsi domestik, PBOC juga tetap longgarkan kebijakan-> setiap penurunan adalah peluang untuk buy untuk strategi medium term
Bullish akan lebih kuat jika mampu tembus 20400-> pertahankan BUY
Tekanan bearish akan lebih dominan jika tembus 19950 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 20130 - 20150 Target : 1) 20250 2) 20350 SL : 20030
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 20400 Switch to SELL jika tembus 19950 Ekspektasi : potensi pola cup & handle di H4 maupun daily
Desember cenderung identik dengan musim liburan sampai Januari sehingga ada kemungkinan permintaan minyak meningkat -> positif untuk minyak, setidaknya untuk Desember-Januari bisa dimanfaatkan
Ketidakpastian geopolitik membayangi sehingga dikhawatirkan mengganggu pasokan -> positif untuk minyak
Inventori minyak versi EIA -1.425M vs ekspektasi -1.000M -> positif untuk minyak
Minyak mentah naik lebih tinggi setelah USDCAD turun pasca pemangkasan suku bunga BOC yang cukup besar (50 bps) -> USDCAD turun, Oil naik
Secara teknis area 65-67 merupakan support psikologis dan cukup dekat dengan harga saat ini (68/69) -> sejauh ini area 65-66 masih cukup kuat a. Penembusan di bawah 65 akan menekan lebih lanjut hingga support kisaran $60/62 terancam -> penurunan lebih lanjut, switch to SELL b. Jika tidak tembus di bawah 65, ada kemungkinan rebound -> switch to BUY, sebaiknya pasang SL di bawah 65 jika melakukan buy di zona 65-67!
Sementara area 71/72 sejauh ini menjadi resistance psikologis. -> masih gagal tembus, sehingga cenderung negatif
Waspada zona support psikologis 60-63 dan resistance psikologis 72-73
Suggest : BUY on Dip Area : 69.60 – 69.80 Target : 1) 70.80 2) 71.80 SL : 68.60
Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 71.61 Switch to SELL jika tembus 66.60
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
KETERANGAN
US Treasury Yield dolar AS ditutup naik -> negatif sentimen untuk saham
Ekspektasi penurunan suku bunga Fed bulan Desember mendukung untuk rally akhir tahun sehingga penurunan kemungkinan relatif terbatas (jangka pendek)
Data CPI AS dirilis sesuai ekspektasi, 0.3% m/m, dan 2.7% y/y, dan hal tersebut memungkinkan Fed untuk tetap menyesuaikan suku bunga kebijakan lebih rendah (cut rate) -> harusnya positif untuk Saham
Dow turun lebih rendah, sedangkan S&P 500 dan Nasdaq justru naik terdorong oleh minat investor yang cenderung melirik sektor teknologi
Bullish kemungkinan kembali dominan selama geopolitik reda/tidak memanas
Ketidakpastian geopolitik membayangi, harus waspada beberapa hari ke depan -> potensi negatif untuk saham jika ketegangan meningkat
Fokus minggu ini ke data inflasi CPI dan PPI
Fokus data PPI AS dan jobless claims jam 20.30 WIB a. Act > Exp = Saham naik -> switch to BUY b. Act < Exp = Saham turun -> pertahankan SELL
Khusus jobless claims, data lebih tinggi berarti negatif untuk saham
Secara teknis, bullish akan kembali kuat jika tembus 44650 -> switch to BUY jika konfirm
Pertahankan SELL jika tembus 44000 (short term correction expected)
Suggest : SELL on Rally Area : 44240 - 44260 Target : 1) 44140 2) 44040 SL : 44360
Alternatif : Follow/Pertahankan SELL jika tembus 44000 Switch to BUY jika tembus 44650
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
KETERANGAN
US Treasury Yield dolar AS ditutup naik -> negatif sentimen untuk saham
Ekspektasi penurunan suku bunga Fed bulan Desember mendukung untuk rally akhir tahun sehingga penurunan kemungkinan relatif terbatas (jangka pendek)
Data CPI AS dirilis sesuai ekspektasi, 0.3% m/m, dan 2.7% y/y, dan hal tersebut memungkinkan Fed untuk tetap menyesuaikan suku bunga kebijakan lebih rendah (cut rate) -> harusnya positif untuk Saham
Dow turun lebih rendah, sedangkan S&P 500 dan Nasdaq justru naik terdorong oleh minat investor yang cenderung melirik sektor teknologi
Bullish kemungkinan kembali dominan selama geopolitik reda/tidak memanas
Ketidakpastian geopolitik membayangi, harus waspada beberapa hari ke depan -> potensi negatif untuk saham jika ketegangan meningkat
Fokus minggu ini ke data inflasi CPI dan PPI
Fokus data PPI AS dan jobless claims jam 20.30 WIB a. Act > Exp = Saham naik -> switch to BUY b. Act < Exp = Saham turun -> pertahankan SELL
Khusus jobless claims, data lebih tinggi berarti negatif untuk saham
Secara teknis, bullish akan kembali kuat jika tembus 6120 -> pertahankan BUY jika konfirm
Switch to SELL jika tembus 6000 (short term correction expected)
Suggest : BUY on Dip Area : 6050.00 – 6070.00 Target : 1) 6100.00 2) 6130.00 SL : 6020.00
Alternatif : Switch to SELL jika tembus 6000 Pertahankan/follow BUY jika tembus 6120
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
KETERANGAN
US Treasury Yield dolar AS ditutup naik -> negatif sentimen untuk saham
Ekspektasi penurunan suku bunga Fed bulan Desember mendukung untuk rally akhir tahun sehingga penurunan kemungkinan relatif terbatas (jangka pendek)
Data CPI AS dirilis sesuai ekspektasi, 0.3% m/m, dan 2.7% y/y, dan hal tersebut memungkinkan Fed untuk tetap menyesuaikan suku bunga kebijakan lebih rendah (cut rate) -> harusnya positif untuk Saham
Dow turun lebih rendah, sedangkan S&P 500 dan Nasdaq justru naik terdorong oleh minat investor yang cenderung melirik sektor teknologi
Bullish kemungkinan kembali dominan selama geopolitik reda/tidak memanas
Ketidakpastian geopolitik membayangi, harus waspada beberapa hari ke depan -> potensi negatif untuk saham jika ketegangan meningkat
Fokus minggu ini ke data inflasi CPI dan PPI
Fokus data PPI AS dan jobless claims jam 20.30 WIB a. Act > Exp = Saham naik -> switch to BUY b. Act < Exp = Saham turun -> pertahankan SELL
Khusus jobless claims, data lebih tinggi berarti negatif untuk saham
Secara teknis, bullish akan kembali kuat jika tembus 21800 -> pertahankan BUY jika konfirm
Switch to SELL jika tembus 21600 (short term correction expected)
Suggest : BUY on Dip Area : 21650.00 – 21670.00 Target : 1) 21770.00 2) 21870.00 SL : 21550.00
Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 21800 Switch to SELL jika tembus 21600
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
KETERANGAN
Indeks Nasdaq naik lebih tinggi karena karena investor kembali lirik sektor teknologi -> Nikkei berpotensi ikut naik
Kenaikan juga dipicu oleh memudarnya ekspektasi kenaikan suku bunga BOJ bulan Desember -> positif untuk saham
Bearish akan lebih kuat jika secara teknis berhasil tembus 39600 -> switch to SELL
Sebaliknya, bullish akan dominan jika tembus 40120 -> Pertahankan BUY
Suggest : BUY on Dip Area : 39890– 39910 Target : 1) 40010 2) 40110 SL : 39790
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 40120 Switch to SELL jika tembus 39600
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANG SENG
KETERANGAN
Investor masih tunggu pengumuman resmi dari hasil pertemuan tahunan para pemimpin China 11-12 Desember 2024 untuk mencari petunjuk tentang stimulus fiskal -> pengumuman diperkirakan hari ini atau besok
Medium term : bullish tetap terbuka karena pemerintah China targetkan pemulihan konsumsi domestik, PBOC juga tetap longgarkan kebijakan-> setiap penurunan adalah peluang untuk buy untuk strategi medium term
Bullish akan lebih kuat jika mampu tembus 20370-> pertahankan BUY
Tekanan bearish akan lebih dominan jika tembus 19850 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 20000 - 20020 Target : 1) 20120 2) 20220 SL : 19900
Alternatif :
Follow/Pertahankan BUY jika tembus 20370
Switch to SELL jika tembus 19850
Ekspektasi : potensi pola cup & handle di H4 maupun daily
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.