logo agrodana futures official
Buka Akun

CHART TECHNICAL ANALYSIS CRUDE OIL

slide1

slide2

Suggest : BUY on Dip
Area : 67.80 – 68.00
Target : 1) 69.00 2) 70.00
SL : 66.80

Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus 69.30
Switch to SELL jika tembus 66.20

CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES

slide3

slide4

Suggest : SELL on Rally
Area : 44400 - 44420
Target : 1) 44300 2) 44200
SL : 44520

Alternatif :
Follow/Pertahankan SELL jika tembus 44300
Switch to BUY jika tembus 44700

CHART TECHNICAL ANALYSIS  S&P 500

slide5

slide6

Suggest : SELL on Rally
Area : 6060.00 – 6080.00
Target : 1) 6030.00 2) 6000.00
SL : 6110.00

Alternatif :
Switch to BUY jika tembus 6120
Pertahankan/follow SELL jika tembus 6040

CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ

slide7
slide8

Suggest : SELL on Rally
Area : 21430.00 – 21450.00
Target : 1) 21330.00 2) 21230.00
SL : 21550.00

Alternatif :
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 21350
Switch to BUY jika tembus 21600

CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI

slide9

slide10

Suggest : SELL on Rally
Area : 39400– 39420
Target : 1) 39300 2) 39200
SL : 39520

Alternatif :
Follow/Pertahankan SELL jika tembus 39200
Switch to BUY jika tembus 39600

CHART TECHNICAL ANALYSIS HANG SENG

slide11

slide12

Suggest : BUY on Dip
Area : 20350 - 20370
Target : 1) 20470 2) 20570
SL : 20250

Alternatif :
Follow/Pertahankan BUY jika tembus 20650
Switch to SELL jika tembus 20100

CHART TECHNICAL ANALYSIS CRUDE OIL

slide1

slide2

Suggest : BUY on Dip
Area : 67.00 – 67.30
Target : 1) 68.30 2) 69.30
SL : 66.00

Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus 69.30
Switch to SELL jika tembus 66.20

CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES

slide3

slide4

Suggest : SELL on Rally
Area : 44500 - 44520
Target : 1) 44400 2) 44300
SL : 44620

Alternatif :
Follow/Pertahankan SELL jika tembus 44370
Switch to BUY jika tembus 44800

CHART TECHNICAL ANALYSIS  S&P 500

slide5

slide6

Suggest : SELL on Rally
Area : 6060.00 – 6080.00
Target : 1) 6030.00 2) 6000.00
SL : 6110.00

Alternatif :
Switch to BUY jika tembus 6120
Pertahankan/follow SELL jika tembus 6040

CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ

slide7
slide8

Suggest : SELL on Rally
Area : 21520.00 – 21540.00
Target : 1) 21420.00 2) 21320.00
SL : 21640.00

Alternatif :
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 21430
Switch to BUY jika tembus 21670

CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI

slide9

slide10

Suggest : SELL on Rally
Area : 39300– 39320
Target : 1) 39200 2) 39100
SL : 39420

Alternatif :
Follow/Pertahankan SELL jika tembus 39200
Switch to BUY jika tembus 39550

CHART TECHNICAL ANALYSIS HANG SENG

slide11

slide12

Suggest : BUY on Dip
Area : 20680 - 20700
Target : 1) 20800 2) 20900
SL : 20580

Alternatif :
Follow/Pertahankan BUY jika tembus 21345
Switch to SELL jika tembus 20400

Dolar masih cenderung menguat terhadap mata uang lainnya meski sempat terkoreksi pasca rilis data tingkat pengangguran yang naik bersamaan dengan laporan Non-Farm Payroll Jumat lalu. Dengan tingkat pengangguran yang naik menjadi 4.2% yang lebih tinggi dari perkiraan stabil 4.1% sama seperti periode sebelumnya. Sedangkan terisinya lapangan kerja Non-Farm naik 227K melampaui perkiraan 218K dan data periode sebelumnya juga direvisi meningkat dari 12K menjadi 36K. Seperti sudah dijelaskan sebelumnya data periode lalu turun drastis disebabkan oleh adanya bencana alam berupa 2 badai yang melanda dalam kurun waktu berdekatan dan juga aksi mogok perusahaan raksasa Ford. Sedangkan tingkat upah masih stabil 0.4% sama seperti periode sebelumnya yang lebih baik dari perkiraan menurun 0.3%. Dalam 4 laporan Non-Farm Payroll rata-rata hanya terjadi penambahan sebanyak 150K yang di bawah ambang 200K sebagai tanda sektor ini cukup kuat. Sehingga ekspektasi perlunya Fed memangkas suku bunga acuan semakin meningkat hingga lebih dari 85% dari sebelumnya di kisaran 70% dan peluang untuk mempertahankan suku bunga menurun dari 30% menjadi hanya 15%. Mata uang dolar kembali menguat setelah data survey dari University of Michigan perihal sentimen konsumen naik 74.0 yang melampaui perkiraan 73.3 meskipun data periode sebelumnya direvisi menurun dari 73.0 menjadi 71.8. Hasil survei yang sama perihal ekspektasi inflasi juga naik dari 2.6% menjadi 2.9%. Masih ada data inflasi CPI yang akan dirilis pekan ini yang menjadi patokan bagi Fed sebelum mengambil keputusan dalam pertemuan moneter FOMC pekan depan. Sementara itu gejolak geopolitik juga masih mewarnai perdagangan pekan ini setelah pemerintah Syria tumbang di tangan pemberontak di akhir pekan kemarin. Ketidakpastian akan gejolak geopolitik ini menjadikan permintaan akan aset safe haven kembali meningkat.

Yen masih cenderung menguat terhadap mata uang dolar seiring dengan rencana Bank Sentral Jepang (BOJ) untuk kembali menaikkan suku bunga acuannya pada pertemuan moneter pekan depan. Tingkat inflasi yang terus cenderung naik di atas 2% dan stimulus ekonomi senilai $141 miliar untuk memicu perekonomian berpotensi mengangkat angka inflasi lebih tinggi, sehingga BOJ dapat mencegahnya dengan menaikkan suku bunga acuan. Selain itu, data pertumbuhan ekonomi GDP Q3 juga naik menjadi 0.3% yang lebih baik dari perkiraan stabil 0.2% sama seperti periode sebelumnya dan jika dibandingkan dengan data yang sama setahun sebelumnya juga meningkat 1.2% yang lebih baik dari perkiraan stabil 0.9% sama seperti periode sebelumnya. Data ini semakin membuka jalan bagi BOJ untuk kembali menaikkan suku bunga acuannya. Selain itu partai oposisi di parlemen yaitu Partai Demokrasi Konstitusi Jepang memberikan dukungan bagi BOJ untuk menaikkan suku bunga acuan secara bertahap. Hal ini diungkapkan oleh pimpinan partai tersebut - Yoshihiko Noda dalam wawancara pagi ini. Data penting pekan ini adalah indeks manufaktur Tankan yang baru akan dirilis pada hari Jumat nanti.

Euro berakhir melemah meski sempat menguat hingga level tertinggi dalam 3 pekan terakhir terhadap dolar seiring dengan data pengangguran di AS yang meningkat. Alasan kembali melemahnya mata uang Euro karena gejolak politik di Prancis setelah Perdana Menteri Michel Barnier dilengserkan, walaupun Macron berjanji akan segera mencarikan pengganti Barnier agar anggaran 2025 dapat segera disetujui oleh parlemen. Bank Sentral Eropa (ECB) diperkirakan akan menurunkan suku bunga acuan yang dijdwalkan pada pertemuan moneter hari Kamis nanti untuk ke-empat kalinya di tahun ini sebanyak 25 bps. Dalam dengar pendapat di depan parlemen Eropa pekan lalu Presiden ECB - Christine Lagarde menegaskan hal tersebut. Data revisi pertumbuhan ekonomi (GDP) di kawasan ini juga relatif masih stabil 0.4% sesuai perkiraan sama seperti periode lalu. Pekan ini ada pertemuan menteri-menteri keuangan Uni Eropa ECOFIN dan data inflasi CPI esok hari

Poundsterling juga kembali melemah seiring dengan menguatnya mata uang dolar sebagai aset safe haven. Meski ekonomi di Inggris relatif lebih stabil dan lebih baik dibandingkan wilayah tetangganya Uni Eropa, namun tidak menutup kemungkinan bagi Bank Sentral Inggris (BOE) untuk kembali memangkas suku bunga acuannya di tengah kemungkinan perang dagang yang lebih ketat dengan Trump yang kembali diangkat menjadi Presiden AS Januari nanti. Namun sebagian analis keuangan juga memperkirakan kemungkinan BOE tetap mempertahankan suku bunga acuan pada pertemuan moneter pekan depan. Pekan ini ada data pertumbuhan eekonomi GDP dan juga ekspektasi inflasi di Inggris.

Cek info lain di:
https://agrodana-futures.com/
https://t.me/AGROdanaOFFICIAL
https://instagram.com/agrodanafuturesofficial
https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial

CHART TECHNICAL ANALYSIS CRUDE OIL

slide1

slide2

Suggest : SELL on Rally
Area : 67.90 – 68.10
Target : 1) 66.90 2) 65.90
SL : 69.10

Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus 69.50
Switch to SELL jika tembus 66.50

CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES

slide3

slide4

Suggest : SELL on Rally
Area : 44750 - 44770
Target : 1) 44650 2) 44550
SL : 44870

Alternatif :
Follow/Pertahankan SELL jika tembus 44600
Switch to BUY jika tembus 45000

CHART TECHNICAL ANALYSIS  S&P 500

slide5

slide6

Suggest : BUY on Dip
Area : 6050.00 – 6070.00
Target : 1) 6100.00 2) 6130.00
SL : 6020.00

Alternatif :
Switch to SELL jika tembus 6000
Pertahankan/follow BUY jika tembus 6120

CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ

slide7
slide8

Suggest : BUY on Dip
Area : 21520.00 – 21540.00
Target : 1) 21640.00 2) 21740.00
SL : 21420.00

Alternatif :
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 21680
Switch to SELL jika tembus 21350

CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI

slide9

slide10

Suggest : SELL on Rally
Area : 39200– 39220
Target : 1) 39100 2) 39000
SL : 39320

Alternatif :
Follow/Pertahankan SELL jika tembus 38950
Switch to BUY jika tembus 39550

CHART TECHNICAL ANALYSIS HANG SENG

slide11

slide12

Suggest : BUY on Dip
Area : 19500 - 19550
Target : 1) 19650 2) 19650
SL : 19400

Alternatif :
Follow/Pertahankan BUY jika tembus 19900
Switch to SELL jika tembus 19250

Dolar mengalami koreksi terhadap mata uang lainnya menjelang laporan tenaga kerja Non-Farm Payroll malam ini. Diperkirakan terisinya lapangan kerja di AS mengalami penambahan drastis sebanyak 200K dari periode sebelumnya yang hanya 12K. Dengan penambahan ini, diperkirakan kondisi sektor ini sudah pulih dari 2 bencana alam berupa badai yang melanda berdekatan dan berakhirnya mogok kerja di AS beberapa waktu lalu. Sementara itu data sektor tenaga yang dirilis semalam cenderung menurun dengan data PHK dari Challenger yang meningkat dari 55.5897K menjadi 57.727K sehingga data klaim pengangguran menjadi naik menjadi 224K di atas perkiraan masih stabil 215K sama seperti periode sebelumnya. Sebelumnya data penambahan lapangan kerja swasta ADP dan juga komponen tenaga kerja dari data PMI juga keduanya mengalami penurunan. Hal ini menimbulkan spekulasi bahwa data NFP nanti malam akan meleset dari perkiraan sehingga pelaku pasar mengantisipasi dahulu dengan menjual dolar. Dengan tanda-tanda sektor tenaga kerja menurun ini membuka jalan bagi Fed untuk memangkas suku bunga acuan lebih lanjut dalam pertemuan FOMC 2 pekan mendatang. Ketua Fed kemarin memberikan sinyal Fed akan kembali memangkas suku bunga acuan dengan mengatakan tingkat pengangguran yang cukup rendah dan inflasi juga cenderung menurun menuju target Fed serta kondisi ekonomi yang masih kondusif, sehingga tidak ada alasan Fed untuk tidak melanjutkan pelonggaran kebijakan moneter. Pejabat Fed lainnya Gubernur - Christopher Waller juga mendukung peluang tersebut. Malam ini bersamaan dengan data NFP juga akan dirilis data tingkat pengangguran yang diperkirakan naik dan juga data upah rata-rata dengan perkiraan menurun.

Yen bergerak menguat terhadap dolar yang terkoreksi, sebelumnya yen sempat melemah seiring dengan tersiarnya laporan dari media yang meragukan ekspektasi pasar akan langkah moneter yang akan diambil oleh Bank Sentral Jepang (BOJ) untuk menaikkan suku bunga acuan di bulan ini. Namun dengan Fed yang hampir pasti akan memangkas suku bunga acuannya lagi dan prospek BOJ yang tetap akan menaikkan suku bunga acuan walau baru pada Januari mendatang menjadi sentimen positif untuk Yen. Inflasi yang naik melampaui perkiraan dan stimulus fiskal pemerintah Jepang sebanyal $141 miliar dipastikan akan mendongkrak ekonomi dan juga inflasi secara bersamaan. Siang ini akan dirilis data indeks Leading Economic.

Euro rebound terhadap dolar seiring meredanya dengan goncangan politik di Prancis. Meski mosi tidak percaya akan kepemimpinan Perdana Menteri - Michel Barnier disetujui parlemen dengan suara mayoritas 331 suara dan Barnier diminta untuk segera menyerahkan surat pengunduran diri. Hal ini memaksa Presiden - Emmanuel Macron untuk menunjuk perdana menteri baru yang dipastikan menimbulkan ketidakstabilan politik di negara terbesar kedua di wilayah Uni Eropa ini. Sementara ECB diperkirakan akan menurunkan suku bunga acuan pada pertemuan moneter pekan depan untuk ke-empat kalinya di tahun ini sebanyak 25 bps. Hal ini dikonfirmasi oleh Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) - Christine Lagarde dalam dengar pendapat dengan parlemen kemarin. Data ekonomi berupa Retail Sales bulan lalu mengalami penurunan dari -0.3 menjadi -0.5 namun tidak seburuk yang diperkirakan turun tajam hingga -1.96. Sedangkan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya malah membaik dari 1.7% menjadi 1.9% yang lebih baik dari perkiraan mengalami penurunan 0.28%. Hari ini ada data sektor tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi GDP.

Poundsterling masih cenderung menguat terhadap dolar dengan data PMI sektor konstruksi yang meningkat dari 54.3 menjadi 55.2 yang lebih baik dari perkiraan menurun 53.4. Ekonomi di Inggris sendiri relatif lebih stabil dan lebih baik dibandingkan wilayah tetangganya Uni Eropa memberi ruang bagi Bank Sentral Inggris (BOE) untuk tetap mempertahankan suku bunga acuan meskipun masih membuka peluang untuk kembali memangkasnya jika memang diperlukan. Hari ini hanya ada data sektor perumahan dengan indeks harga perumahan di Inggris.

Cek info lain di:
https://agrodana-futures.com/
https://t.me/AGROdanaOFFICIAL
https://instagram.com/agrodanafuturesofficial
https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial

CHART TECHNICAL ANALYSIS CRUDE OIL

slide1

slide2

Suggest : BUY on Dip
Area : 67.90 – 68.10
Target : 1) 69.10 2) 70.10
SL : 66.90

Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus 68.80
Switch to SELL jika tembus 66.50

CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES

slide3

slide4

Suggest : SELL on Rally
Area : 44900 - 44920
Target : 1) 44800 2) 44700
SL : 45020

Alternatif :
Follow/Pertahankan SELL jika tembus 44800
Switch to BUY jika tembus 45000 atau penurunan tertahan di 44600

CHART TECHNICAL ANALYSIS  S&P 500

slide5

slide6

Suggest : SELL on Rally
Area : 6090.00 – 6110.00
Target : 1) 6060.00 2) 6030.00
SL : 6140.00

Alternatif :
Switch to BUY jika tembus 6140 atau tidak tembus 6000
Pertahankan/follow SELL jika tembus 6060

CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ

slide7
slide8

Suggest : SELL on Rally
Area : 21450.00 – 21470.00
Target : 1) 21350.00 2) 21250.00
SL : 21570.00

Alternatif :
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 21350
Switch to BUY jika tembus 21580 atau tidak tembus 21200

CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI

slide9

slide10

Suggest : SELL on Rally
Area : 39300– 39350
Target : 1) 39200 2) 39100
SL : 39450

Alternatif :
Follow/Pertahankan SELL jika tembus 39050
Switch to BUY jika tembus 39550

CHART TECHNICAL ANALYSIS HANG SENG

slide11

slide12

Suggest : BUY on Dip
Area : 19430 - 19450
Target : 1) 19550 2) 19650
SL : 19330

Alternatif :
Follow/Pertahankan BUY jika tembus 19700
Switch to SELL jika tembus 19250

Masih ragu dan memiliki pertanyaan lainnya ?

Kantor Pusat
Menara Batavia Lt. 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126,
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Berlangganan Newsletter Agrodana:
Ikuti Kami
facebook agrodanayoutube agrodanainstagram agrodana
agrodana iosagrodana android
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan
/ Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Ikuti Kami
alt=""alt=""alt=""
Kantor Pusat
Menara Batavia Lt 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126, Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Email:  [email protected]Whatsapp: +6281-988-3777
Berlangganan Newsletter Agrodana :
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan / Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Whatsapp Non Klien
crossmenuchevron-down