Selama ketegangan geopolitik reda, maka market fokus ke tingkat permintaan
Desember cenderung identik dengan musim liburan sampai Januari sehingga ada kemungkinan permintaan minyak meningkat -> positif untuk minyak, setidaknya untuk Desember-Januari bisa dimanfaatkan
Ketidakpastian geopolitik membayangi sehingga dikhawatirkan mengganggu pasokan -> positif untuk minyak
Inventori minyak versi API 0.499 vs ekspektasi -1.300M -> negatif untuk minyak
Pasar akan tunggu inventory versi EIA nanti malam, jam 22.30 WIB a. Act > Exp = demand lemah -> Oil turun -> switch to SELL b. Act < Exp = demand kuat -> Oil naik -> pertahankan BUY
Secara teknis area 65-67 merupakan support psikologis dan cukup dekat dengan harga saat ini (68/69) -> sejauh ini area 65-66 masih cukup kuat a. Penembusan di bawah 65 akan menekan lebih lanjut hingga support kisaran $60/62 terancam -> penurunan lebih lanjut, switch to SELL b. Jika tidak tembus di bawah 65, ada kemungkinan rebound -> switch to BUY, sebaiknya pasang SL di bawah 65 jika melakukan buy di zona 65-67!
Sementara area 71/72 sejauh ini menjadi resistance psikologis. -> masih gagal tembus, sehingga cenderung negatif
Waspada zona support psikologis 60-63 dan resistance psikologis 72-73
Suggest : BUY on Dip Area : 67.80 – 68.00 Target : 1) 69.00 2) 70.00 SL : 66.80
Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 69.30 Switch to SELL jika tembus 66.20
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
KETERANGAN
US Treasury Yield dolar AS ditutup naik -> negatif sentimen untuk saham
Ekspektasi penurunan suku bunga Fed bulan Desember mendukung untuk rally akhir tahun sehingga penurunan kemungkinan relatif terbatas (jangka pendek)
Koreksi turun berlanjut, dipicu oleh Nasdaq -> negatif untuk saham
Bullish kemungkinan kembali dominan selama geopolitik reda/tidak memanas
Ketidakpastian geopolitik membayangi, harus waspada beberapa hari ke depan -> potensi negatif untuk saham jika ketegangan meningkat
Fokus minggu ini ke data inflasi CPI dan PPI
Fokus data CPI AS jam 20.30 WIB a. Act > Exp = Saham naik -> switch to BUY b. Act < Exp = Saham turun -> pertahankan SELL
Secara teknis, bullish akan kembali kuat jika tembus 44700 -> switch to BUY jika konfirm
Switch to SELL jika tembus 44300 (short term correction expected)
Suggest : SELL on Rally Area : 44400 - 44420 Target : 1) 44300 2) 44200 SL : 44520
Alternatif : Follow/Pertahankan SELL jika tembus 44300 Switch to BUY jika tembus 44700
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
KETERANGAN
US Treasury Yield dolar AS ditutup naik -> negatif sentimen untuk saham
Ekspektasi penurunan suku bunga Fed bulan Desember mendukung untuk rally akhir tahun sehingga penurunan kemungkinan relatif terbatas (jangka pendek)
Koreksi turun berlanjut, dipicu oleh Nasdaq -> negatif untuk saham
Bullish kemungkinan kembali dominan selama geopolitik reda/tidak memanas
Ketidakpastian geopolitik membayangi, harus waspada beberapa hari ke depan -> potensi negatif untuk saham jika ketegangan meningkat
Fokus minggu ini ke data inflasi CPI dan PPI
Fokus data CPI AS jam 20.30 WIB a. Act > Exp = Saham naik -> switch to BUY b. Act < Exp = Saham turun -> pertahankan SELL
Secara teknis, bullish akan kembali kuat jika tembus 6120 -> switch to BUY jika konfirm
Switch to SELL jika tembus 6040 (short term correction expected)
Suggest : SELL on Rally Area : 6060.00 – 6080.00 Target : 1) 6030.00 2) 6000.00 SL : 6110.00
Alternatif : Switch to BUY jika tembus 6120 Pertahankan/follow SELL jika tembus 6040
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
KETERANGAN
US Treasury Yield dolar AS ditutup naik -> negatif sentimen untuk saham
Ekspektasi penurunan suku bunga Fed bulan Desember mendukung untuk rally akhir tahun sehingga penurunan kemungkinan relatif terbatas (jangka pendek)
Koreksi turun berlanjut, dipicu oleh Nasdaq -> negatif untuk saham
Bullish kemungkinan kembali dominan selama geopolitik reda/tidak memanas
Ketidakpastian geopolitik membayangi, harus waspada beberapa hari ke depan -> potensi negatif untuk saham jika ketegangan meningkat
Fokus minggu ini ke data inflasi CPI dan PPI
Fokus data CPI AS jam 20.30 WIB a. Act > Exp = Saham naik -> switch to BUY b. Act < Exp = Saham turun -> pertahankan SELL
Secara teknis, bullish akan kembali kuat jika tembus 21600 -> switch to BUY jika konfirm
Switch to SELL jika tembus 21350 (short term correction expected)
Suggest : SELL on Rally Area : 21430.00 – 21450.00 Target : 1) 21330.00 2) 21230.00 SL : 21550.00
Alternatif : Pertahankan/Follow SELL jika tembus 21350 Switch to BUY jika tembus 21600
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
KETERANGAN
Indeks Nasdaq masih lanjutkan koreksi turun karena masalah Nvidia menekan sektor teknologi -> Nikkei berpotensi ikut turun
Sentimen masih sama, spekulasi kenaikan suku bunga BOJ semakin kuat sehingga berpotensi menahan kenaikan Nikkei dalam jangka pendek
Bearish akan lebih kuat jika secara teknis berhasil tembus 39200 -> pertahankan SELL
Sebaliknya, bullish akan dominan jika tembus 39600 -> switch to BUY
Suggest : SELL on Rally Area : 39400– 39420 Target : 1) 39300 2) 39200 SL : 39520
Alternatif : Follow/Pertahankan SELL jika tembus 39200 Switch to BUY jika tembus 39600
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANG SENG
KETERANGAN
Politbiro mengindikasikan kebijakan moneter lebih longgar untuk mendukung ekonomi, dan kebijakan fiskal yang mendukung kebijakan moneter -> sentimen positif untuk saham China dan Hong Kong
Investor masih tunggu pengumuman resmi dari hasil pertemuan tahunan para pemimpin China 11-12 Desember 2024 untuk memvalidasi ekspektasi tersebut -> baru dimulai hari ini
Medium term : bullish tetap terbuka karena pemerintah China targetkan pemulihan konsumsi domestik, PBOC juga tetap longgarkan kebijakan-> setiap penurunan adalah peluang untuk buy untuk strategi medium term
Bullish akan lebih kuat jika mampu tembus 20650-> pertahankan BUY
Tekanan bearish akan lebih dominan jika tembus 20100 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 20350 - 20370 Target : 1) 20470 2) 20570 SL : 20250
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 20650 Switch to SELL jika tembus 20100
Selama ketegangan geopolitik reda, maka market fokus ke tingkat permintaan
Desember cenderung identik dengan musim liburan sampai Januari sehingga ada kemungkinan permintaan minyak meningkat -> positif untuk minyak, setidaknya untuk Desember-Januari bisa dimanfaatkan
Market masih menimbang dan mencermati dampak dari kondisi di Syria, kabar terbaru akan dibentuk pemerintahan sementara -> Positif untuk minyak jika ketegangan berlanjut, negatif jika tidak ada gejolak geopolitik yang meluas di kawasan Timur Tengah
Secara teknis area 65-67 merupakan support psikologis dan cukup dekat dengan harga saat ini (68/69) -> sejauh ini area 65-66 masih cukup kuat a. Penembusan di bawah 65 akan menekan lebih lanjut hingga support kisaran $60/62 terancam -> penurunan lebih lanjut, switch to SELL b. Jika tidak tembus di bawah 65, ada kemungkinan rebound -> switch to BUY, sebaiknya pasang SL di bawah 65 jika melakukan buy di zona 65-67!
Sementara area 71/72 sejauh ini menjadi resistance psikologis. -> masih gagal tembus, sehingga cenderung negatif
Waspada zona support psikologis 60-63 dan resistance psikologis 72-73
Suggest : BUY on Dip Area : 67.00 – 67.30 Target : 1) 68.30 2) 69.30 SL : 66.00
Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 69.30 Switch to SELL jika tembus 66.20
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
KETERANGAN
US Treasury Yield dolar AS ditutup naik -> negatif sentimen untuk saham
Ekspektasi penurunan suku bunga Fed bulan Desember mendukung untuk rally akhir tahun sehingga penurunan kemungkinan relatif terbatas (jangka pendek)
Saham terkoreksi dipicu oleh Nasdaq di mana Nvidia mengalami tuntutan dari China atas laporan dugaan pelanggaran akuisisi Mellanox -> negatif untuk saham, terutama Nasdaq
Bullish kemungkinan dominan selama geopolitik reda/tidak memanas
Kondisi di Syria belum jelas, perlu waspada perkembangan lebih lanjut beberapa hari ke depan untuk mengantisipasi meningkatnya ketegangan geopolitik -> potensi negatif untuk saham jika ketegangan meningkat
Fokus minggu ini ke data inflasi CPI dan PPI
Secara teknis, bullish akan kembali kuat jika tembus 44800 -> switch to BUY jika konfirm
Switch to SELL jika tembus 44370 (short term correction expected)
Suggest : SELL on Rally Area : 44500 - 44520 Target : 1) 44400 2) 44300 SL : 44620
Alternatif : Follow/Pertahankan SELL jika tembus 44370 Switch to BUY jika tembus 44800
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
KETERANGAN
US Treasury Yield dolar AS ditutup naik -> negatif sentimen untuk saham
Ekspektasi penurunan suku bunga Fed bulan Desember mendukung untuk rally akhir tahun sehingga penurunan kemungkinan relatif terbatas (jangka pendek)
Saham terkoreksi dipicu oleh Nasdaq di mana Nvidia mengalami tuntutan dari China atas laporan dugaan pelanggaran akuisisi Mellanox -> negatif untuk saham, terutama Nasdaq
Bullish kemungkinan dominan selama geopolitik reda/tidak memanas
Kondisi di Syria belum jelas, perlu waspada perkembangan lebih lanjut beberapa hari ke depan untuk mengantisipasi meningkatnya ketegangan geopolitik -> potensi negatif untuk saham jika ketegangan meningkat
Fokus minggu ini ke data inflasi CPI dan PPI
Secara teknis, bullish akan kembali kuat jika tembus 6120 -> switch to BUY jika konfirm
Switch to SELL jika tembus 6040 (short term correction expected)
Suggest : SELL on Rally Area : 6060.00 – 6080.00 Target : 1) 6030.00 2) 6000.00 SL : 6110.00
Alternatif : Switch to BUY jika tembus 6120 Pertahankan/follow SELL jika tembus 6040
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
KETERANGAN
US Treasury Yield dolar AS ditutup naik -> negatif sentimen untuk saham
Ekspektasi penurunan suku bunga Fed bulan Desember mendukung untuk rally akhir tahun sehingga penurunan kemungkinan relatif terbatas (jangka pendek)
Saham terkoreksi dipicu oleh Nasdaq di mana Nvidia mengalami tuntutan dari China atas laporan dugaan pelanggaran akuisisi Mellanox -> negatif untuk saham, terutama Nasdaq
Bullish kemungkinan dominan selama geopolitik reda/tidak memanas
Kondisi di Syria belum jelas, perlu waspada perkembangan lebih lanjut beberapa hari ke depan untuk mengantisipasi meningkatnya ketegangan geopolitik -> potensi negatif untuk saham jika ketegangan meningkat
Fokus minggu ini ke data inflasi CPI dan PPI
Secara teknis, bullish akan kembali kuat jika tembus 21670 -> switch to BUY jika konfirm
Switch to SELL jika tembus 44370 (short term correction expected)
Suggest : SELL on Rally Area : 21520.00 – 21540.00 Target : 1) 21420.00 2) 21320.00 SL : 21640.00
Alternatif : Pertahankan/Follow SELL jika tembus 21430 Switch to BUY jika tembus 21670
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
KETERANGAN
Indeks Nasdaq berbalik turun setelah China menuntut Nvidia atas dugaan pelanggaran pada akuisisi Mellanox -> Nikkei berpotensi ikut turun
Sentimen masih sama, spekulasi kenaikan suku bunga BOJ semakin kuat sehingga berpotensi menahan kenaikan Nikkei dalam jangka pendek
Bearish akan lebih kuat jika secara teknis berhasil tembus 39200 -> pertahankan SELL
Sebaliknya, bullish akan dominan jika tembus 39550 -> switch to BUY
Suggest : SELL on Rally Area : 39300– 39320 Target : 1) 39200 2) 39100 SL : 39420
Alternatif : Follow/Pertahankan SELL jika tembus 39200 Switch to BUY jika tembus 39550
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANG SENG
KETERANGAN
Spekulasi tentang stimulus fiskal pemerintah China semakin menguat setelah pernyataan Politbiro yang mengindikasikan pemerintah akan mengucurkan paket ekonomi untuk mendukung pertumbuhan di tahun depan seehingga mendorong saham China dan Hong Kong -> jika tidak ada kabar positif tentang stimulus, Hang Seng kembali turun
Investor masih tunggu pengumuman resmi dari hasil pertemuan tahunan para pemimpin China 11-12 Desember 2024 untuk memvalidasi ekspektasi tersebut
Medium term : bullish tetap terbuka karena pemerintah China targetkan pemulihan konsumsi domestik, PBOC juga tetap longgarkan kebijakan-> setiap penurunan adalah peluang untuk buy untuk strategi medium term
Bullish akan lebih kuat jika mampu tembus 21345-> pertahankan BUY
Tekanan bearish akan lebih dominan jika tembus 20400 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 20680 - 20700 Target : 1) 20800 2) 20900 SL : 20580
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 21345 Switch to SELL jika tembus 20400
Dolar masih cenderung menguat terhadap mata uang lainnya meski sempat terkoreksi pasca rilis data tingkat pengangguran yang naik bersamaan dengan laporan Non-Farm Payroll Jumat lalu. Dengan tingkat pengangguran yang naik menjadi 4.2% yang lebih tinggi dari perkiraan stabil 4.1% sama seperti periode sebelumnya. Sedangkan terisinya lapangan kerja Non-Farm naik 227K melampaui perkiraan 218K dan data periode sebelumnya juga direvisi meningkat dari 12K menjadi 36K. Seperti sudah dijelaskan sebelumnya data periode lalu turun drastis disebabkan oleh adanya bencana alam berupa 2 badai yang melanda dalam kurun waktu berdekatan dan juga aksi mogok perusahaan raksasa Ford. Sedangkan tingkat upah masih stabil 0.4% sama seperti periode sebelumnya yang lebih baik dari perkiraan menurun 0.3%. Dalam 4 laporan Non-Farm Payroll rata-rata hanya terjadi penambahan sebanyak 150K yang di bawah ambang 200K sebagai tanda sektor ini cukup kuat. Sehingga ekspektasi perlunya Fed memangkas suku bunga acuan semakin meningkat hingga lebih dari 85% dari sebelumnya di kisaran 70% dan peluang untuk mempertahankan suku bunga menurun dari 30% menjadi hanya 15%. Mata uang dolar kembali menguat setelah data survey dari University of Michigan perihal sentimen konsumen naik 74.0 yang melampaui perkiraan 73.3 meskipun data periode sebelumnya direvisi menurun dari 73.0 menjadi 71.8. Hasil survei yang sama perihal ekspektasi inflasi juga naik dari 2.6% menjadi 2.9%. Masih ada data inflasi CPI yang akan dirilis pekan ini yang menjadi patokan bagi Fed sebelum mengambil keputusan dalam pertemuan moneter FOMC pekan depan. Sementara itu gejolak geopolitik juga masih mewarnai perdagangan pekan ini setelah pemerintah Syria tumbang di tangan pemberontak di akhir pekan kemarin. Ketidakpastian akan gejolak geopolitik ini menjadikan permintaan akan aset safe haven kembali meningkat.
Yen masih cenderung menguat terhadap mata uang dolar seiring dengan rencana Bank Sentral Jepang (BOJ) untuk kembali menaikkan suku bunga acuannya pada pertemuan moneter pekan depan. Tingkat inflasi yang terus cenderung naik di atas 2% dan stimulus ekonomi senilai $141 miliar untuk memicu perekonomian berpotensi mengangkat angka inflasi lebih tinggi, sehingga BOJ dapat mencegahnya dengan menaikkan suku bunga acuan. Selain itu, data pertumbuhan ekonomi GDP Q3 juga naik menjadi 0.3% yang lebih baik dari perkiraan stabil 0.2% sama seperti periode sebelumnya dan jika dibandingkan dengan data yang sama setahun sebelumnya juga meningkat 1.2% yang lebih baik dari perkiraan stabil 0.9% sama seperti periode sebelumnya. Data ini semakin membuka jalan bagi BOJ untuk kembali menaikkan suku bunga acuannya. Selain itu partai oposisi di parlemen yaitu Partai Demokrasi Konstitusi Jepang memberikan dukungan bagi BOJ untuk menaikkan suku bunga acuan secara bertahap. Hal ini diungkapkan oleh pimpinan partai tersebut - Yoshihiko Noda dalam wawancara pagi ini. Data penting pekan ini adalah indeks manufaktur Tankan yang baru akan dirilis pada hari Jumat nanti.
Euro berakhir melemah meski sempat menguat hingga level tertinggi dalam 3 pekan terakhir terhadap dolar seiring dengan data pengangguran di AS yang meningkat. Alasan kembali melemahnya mata uang Euro karena gejolak politik di Prancis setelah Perdana Menteri Michel Barnier dilengserkan, walaupun Macron berjanji akan segera mencarikan pengganti Barnier agar anggaran 2025 dapat segera disetujui oleh parlemen. Bank Sentral Eropa (ECB) diperkirakan akan menurunkan suku bunga acuan yang dijdwalkan pada pertemuan moneter hari Kamis nanti untuk ke-empat kalinya di tahun ini sebanyak 25 bps. Dalam dengar pendapat di depan parlemen Eropa pekan lalu Presiden ECB - Christine Lagarde menegaskan hal tersebut. Data revisi pertumbuhan ekonomi (GDP) di kawasan ini juga relatif masih stabil 0.4% sesuai perkiraan sama seperti periode lalu. Pekan ini ada pertemuan menteri-menteri keuangan Uni Eropa ECOFIN dan data inflasi CPI esok hari
Poundsterling juga kembali melemah seiring dengan menguatnya mata uang dolar sebagai aset safe haven. Meski ekonomi di Inggris relatif lebih stabil dan lebih baik dibandingkan wilayah tetangganya Uni Eropa, namun tidak menutup kemungkinan bagi Bank Sentral Inggris (BOE) untuk kembali memangkas suku bunga acuannya di tengah kemungkinan perang dagang yang lebih ketat dengan Trump yang kembali diangkat menjadi Presiden AS Januari nanti. Namun sebagian analis keuangan juga memperkirakan kemungkinan BOE tetap mempertahankan suku bunga acuan pada pertemuan moneter pekan depan. Pekan ini ada data pertumbuhan eekonomi GDP dan juga ekspektasi inflasi di Inggris.
Selama ketegangan geopolitik reda, maka market fokus ke tingkat permintaan
Desember cenderung identik dengan musim liburan sampai Januari sehingga ada kemungkinan permintaan minyak meningkat -> positif untuk minyak, setidaknya untuk Desember-Januari bisa dimanfaatkan
Kesepakatan OPEC+ untuk perpanjang pemangkasan produksi sampai Q1-2025 sudah diantisipasi pasar, dan gagal meyakinkan pasar sehingga berdampak negatif untuk minyak
Ketidakpastian geopolitik sedikit meningkat dengan jatuhnya rejim Assad di Syria, waspadai perkembangan dalam beberapa hari ke depan -> Positif untuk minyak jika ketegangan berlanjut
Secara teknis area 65-67 merupakan support psikologis dan cukup dekat dengan harga saat ini (68/69) -> sejauh ini area 65-66 masih cukup kuat a. Penembusan di bawah 65 akan menekan lebih lanjut hingga support kisaran $60/62 terancam -> penurunan lebih lanjut, switch to SELL b. Jika tidak tembus di bawah 65, ada kemungkinan rebound -> switch to BUY, sebaiknya pasang SL di bawah 65 jika melakukan buy di zona 65-67!
Sementara area 71/72 sejauh ini menjadi resistance psikologis. -> masih gagal tembus, sehingga cenderung negatif
Waspada zona support psikologis 60-63 dan resistance psikologis 72-73
Suggest : SELL on Rally Area : 67.90 – 68.10 Target : 1) 66.90 2) 65.90 SL : 69.10
Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 69.50 Switch to SELL jika tembus 66.50
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
KETERANGAN
US Treasury Yield ditutup turun tapi dolar AS ditutup naik -> mix sentimen untuk saham
Ekspektasi penurunan suku bunga Fed bulan Desember mendukung untuk rally akhir tahun sehingga penurunan kemungkinan relatif terbatas (jangka pendek)
Data NFP dirilis lebih baik dari ekspektasi, 227K vs 202K, menunjukkan pasar tenaga kerja yang relatif kuat, tapi unemployment rate meningkat dari 4.1% menjadi 4.2% -> mix sentimen untuk saham
Bullish kemungkinan dominan selama geopolitik reda/tidak memanas
Kondisi di Syria belum jelas, perlu waspada perkembangan lebih lanjut beberapa hari ke depan untuk mengantisipasi meningkatnya ketegangan geopolitik -> potensi negatif untuk saham jika ketegangan meningkat
Fokus minggu ini ke data inflasi CPI dan PPI
Secara teknis, bullish akan kembali kuat jika tembus 45000 -> switch to BUY jika konfirm
Switch to SELL jika tembus 44600 (short term correction expected)
Suggest : SELL on Rally Area : 44750 - 44770 Target : 1) 44650 2) 44550 SL : 44870
Alternatif : Follow/Pertahankan SELL jika tembus 44600 Switch to BUY jika tembus 45000
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
KETERANGAN
US Treasury Yield ditutup turun tapi dolar AS ditutup naik -> mix sentimen untuk saham
Ekspektasi penurunan suku bunga Fed bulan Desember mendukung untuk rally akhir tahun sehingga penurunan kemungkinan relatif terbatas (jangka pendek)
Data NFP dirilis lebih baik dari ekspektasi, 227K vs 202K, menunjukkan pasar tenaga kerja yang relatif kuat, tapi unemployment rate meningkat dari 4.1% menjadi 4.2% -> mix sentimen untuk saham
Bullish kemungkinan dominan selama geopolitik reda/tidak memanas
Kondisi di Syria belum jelas, perlu waspada perkembangan lebih lanjut beberapa hari ke depan untuk mengantisipasi meningkatnya ketegangan geopolitik -> potensi negatif untuk saham jika ketegangan meningkat
Fokus minggu ini ke data inflasi CPI dan PPI
Secara teknis, bullish akan kembali kuat jika tembus 6120 -> pertahankan BUY jika konfirm
Switch to SELL jika tembus 6000 (short term correction expected)
Suggest : BUY on Dip Area : 6050.00 – 6070.00 Target : 1) 6100.00 2) 6130.00 SL : 6020.00
Alternatif : Switch to SELL jika tembus 6000 Pertahankan/follow BUY jika tembus 6120
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
KETERANGAN
US Treasury Yield ditutup turun tapi dolar AS ditutup naik -> mix sentimen untuk saham
Ekspektasi penurunan suku bunga Fed bulan Desember mendukung untuk rally akhir tahun sehingga penurunan kemungkinan relatif terbatas (jangka pendek)
Data NFP dirilis lebih baik dari ekspektasi, 227K vs 202K, menunjukkan pasar tenaga kerja yang relatif kuat, tapi unemployment rate meningkat dari 4.1% menjadi 4.2% -> mix sentimen untuk saham
Bullish kemungkinan dominan selama geopolitik reda/tidak memanas
Kondisi di Syria belum jelas, perlu waspada perkembangan lebih lanjut beberapa hari ke depan untuk mengantisipasi meningkatnya ketegangan geopolitik -> potensi negatif untuk saham jika ketegangan meningkat
Fokus minggu ini ke data inflasi CPI dan PPI
Secara teknis, bullish akan kembali kuat jika tembus 21680 -> pertahankan BUY jika konfirm
Switch to SELL jika tembus 21350 (short term correction expected)
Suggest : BUY on Dip Area : 21520.00 – 21540.00 Target : 1) 21640.00 2) 21740.00 SL : 21420.00
Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 21680 Switch to SELL jika tembus 21350
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
KETERANGAN
Indeks Nasdaq naik sehingga seharusnya mendukung kenaikan pada Nikkei yang secara mayoritas dihuni sektor teknologi
Sentimen masih sama, spekulasi kenaikan suku bunga BOJ semakin kuat sehingga berpotensi menahan kenaikan Nikkei dalam jangka pendek
Partai Oposisi Utama di Jepang mengatakan bahwa BOJ seharusnya fokus menaikkan suku bunga bertahap untuk mengendalikan pelemahan Yen -> positif untuk Yen (=USDJPY turun) = negatif untuk Nikkei
Data GDP Jepang dirilis lebih baik dari ekspektasi, 0.3% vs 0.2% dan tahunan 1.2% vs 0.9%
Bearish akan lebih kuat jika secara teknis berhasil tembus 38950 -> pertahankan SELL
Sebaliknya, bullish akan dominan jika tembus 39550 -> switch to BUY
Suggest : SELL on Rally Area : 39200– 39220 Target : 1) 39100 2) 39000 SL : 39320
Alternatif : Follow/Pertahankan SELL jika tembus 38950 Switch to BUY jika tembus 39550
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANG SENG
KETERANGAN
Spekulasi tentang stimulus fiskal pemerintah China kembali menguat sehingga berpotensi mendorong saham China dan Hong Kong -> jika tidak ada kabar positif tentang stimulus, Hang Seng kembali turun
Investor masih menunggu pengumuman PBOC (rumor pangkas RRR Desember) dan pertemuan Politbiro (rumor membahas kembali peluang stimulus)-> pertemuan diperkirakan 11-12 Desember
Waspadai potensi rising wedge di H4! konfirm turun jika tembus di bawah 19300
Daily chart waspadai resistance 20085! jika tidak tembus, maka cenderung balik turun. jika tembus, maka indikasi bullish bertambah kuat
Medium term : bullish tetap terbuka karena pemerintah China targetkan pemulihan konsumsi domestik, PBOC juga tetap longgarkan kebijakan-> setiap penurunan adalah peluang untuk buy untuk strategi medium term
Bullish akan lebih kuat jika mampu tembus 19900-> pertahankan BUY
Tekanan bearish akan lebih dominan jika tembus 19250 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 19500 - 19550 Target : 1) 19650 2) 19650 SL : 19400
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 19900 Switch to SELL jika tembus 19250
Dolar mengalami koreksi terhadap mata uang lainnya menjelang laporan tenaga kerja Non-Farm Payroll malam ini. Diperkirakan terisinya lapangan kerja di AS mengalami penambahan drastis sebanyak 200K dari periode sebelumnya yang hanya 12K. Dengan penambahan ini, diperkirakan kondisi sektor ini sudah pulih dari 2 bencana alam berupa badai yang melanda berdekatan dan berakhirnya mogok kerja di AS beberapa waktu lalu. Sementara itu data sektor tenaga yang dirilis semalam cenderung menurun dengan data PHK dari Challenger yang meningkat dari 55.5897K menjadi 57.727K sehingga data klaim pengangguran menjadi naik menjadi 224K di atas perkiraan masih stabil 215K sama seperti periode sebelumnya. Sebelumnya data penambahan lapangan kerja swasta ADP dan juga komponen tenaga kerja dari data PMI juga keduanya mengalami penurunan. Hal ini menimbulkan spekulasi bahwa data NFP nanti malam akan meleset dari perkiraan sehingga pelaku pasar mengantisipasi dahulu dengan menjual dolar. Dengan tanda-tanda sektor tenaga kerja menurun ini membuka jalan bagi Fed untuk memangkas suku bunga acuan lebih lanjut dalam pertemuan FOMC 2 pekan mendatang. Ketua Fed kemarin memberikan sinyal Fed akan kembali memangkas suku bunga acuan dengan mengatakan tingkat pengangguran yang cukup rendah dan inflasi juga cenderung menurun menuju target Fed serta kondisi ekonomi yang masih kondusif, sehingga tidak ada alasan Fed untuk tidak melanjutkan pelonggaran kebijakan moneter. Pejabat Fed lainnya Gubernur - Christopher Waller juga mendukung peluang tersebut. Malam ini bersamaan dengan data NFP juga akan dirilis data tingkat pengangguran yang diperkirakan naik dan juga data upah rata-rata dengan perkiraan menurun.
Yen bergerak menguat terhadap dolar yang terkoreksi, sebelumnya yen sempat melemah seiring dengan tersiarnya laporan dari media yang meragukan ekspektasi pasar akan langkah moneter yang akan diambil oleh Bank Sentral Jepang (BOJ) untuk menaikkan suku bunga acuan di bulan ini. Namun dengan Fed yang hampir pasti akan memangkas suku bunga acuannya lagi dan prospek BOJ yang tetap akan menaikkan suku bunga acuan walau baru pada Januari mendatang menjadi sentimen positif untuk Yen. Inflasi yang naik melampaui perkiraan dan stimulus fiskal pemerintah Jepang sebanyal $141 miliar dipastikan akan mendongkrak ekonomi dan juga inflasi secara bersamaan. Siang ini akan dirilis data indeks Leading Economic.
Euro rebound terhadap dolar seiring meredanya dengan goncangan politik di Prancis. Meski mosi tidak percaya akan kepemimpinan Perdana Menteri - Michel Barnier disetujui parlemen dengan suara mayoritas 331 suara dan Barnier diminta untuk segera menyerahkan surat pengunduran diri. Hal ini memaksa Presiden - Emmanuel Macron untuk menunjuk perdana menteri baru yang dipastikan menimbulkan ketidakstabilan politik di negara terbesar kedua di wilayah Uni Eropa ini. Sementara ECB diperkirakan akan menurunkan suku bunga acuan pada pertemuan moneter pekan depan untuk ke-empat kalinya di tahun ini sebanyak 25 bps. Hal ini dikonfirmasi oleh Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) - Christine Lagarde dalam dengar pendapat dengan parlemen kemarin. Data ekonomi berupa Retail Sales bulan lalu mengalami penurunan dari -0.3 menjadi -0.5 namun tidak seburuk yang diperkirakan turun tajam hingga -1.96. Sedangkan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya malah membaik dari 1.7% menjadi 1.9% yang lebih baik dari perkiraan mengalami penurunan 0.28%. Hari ini ada data sektor tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi GDP.
Poundsterling masih cenderung menguat terhadap dolar dengan data PMI sektor konstruksi yang meningkat dari 54.3 menjadi 55.2 yang lebih baik dari perkiraan menurun 53.4. Ekonomi di Inggris sendiri relatif lebih stabil dan lebih baik dibandingkan wilayah tetangganya Uni Eropa memberi ruang bagi Bank Sentral Inggris (BOE) untuk tetap mempertahankan suku bunga acuan meskipun masih membuka peluang untuk kembali memangkasnya jika memang diperlukan. Hari ini hanya ada data sektor perumahan dengan indeks harga perumahan di Inggris.
Selama ketegangan geopolitik reda, maka market fokus ke tingkat permintaan
Desember cenderung identik dengan musim liburan sampai Januari sehingga ada kemungkinan permintaan minyak meningkat -> positif untuk minyak, setidaknya untuk Desember-Januari bisa dimanfaatkan
OPEC+ sepakat memperpanjang pemangkasan produksi sampai Q1- 2025 sesuai ekspektasi, secara teori seharusnya positif untuk oil, juga mendukung "musim liburan" yang diperkirakan akan terjadi kenaikan permintaan bahan bakar jet -> cenderung positif untuk minyak
Secara teknis area 65-67 merupakan support psikologis dan cukup dekat dengan harga saat ini (68/69) -> sejauh ini area 65-66 masih cukup kuat a. Penembusan di bawah 65 akan menekan lebih lanjut hingga support kisaran $60/62 terancam -> penurunan lebih lanjut, switch to SELL b. Jika tidak tembus di bawah 65, ada kemungkinan rebound -> switch to BUY, sebaiknya pasang SL di bawah 65 jika melakukan buy di zona 65-67!
Sementara area 71/72 sejauh ini menjadi resistance psikologis. -> masih gagal tembus, sehingga cenderung negatif
Waspada zona support psikologis 60-63 dan resistance psikologis 72-73
Suggest : BUY on Dip Area : 67.90 – 68.10 Target : 1) 69.10 2) 70.10 SL : 66.90
Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 68.80 Switch to SELL jika tembus 66.50
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
KETERANGAN
US Treasury Yield dan dolar AS ditutup turun -> secara teori harusnya positif sentimen untuk saham
Ekspektasi penurunan suku bunga Fed bulan Desember mendukung untuk rally akhir tahun sehingga penurunan kemungkinan relatif terbatas (jangka pendek)
Data klaim pengangguran AS meningkat dari 215K menjadi 224K -> negatif untuk saham
Bullish kemungkinan dominan selama geopolitik reda/tidak memanas
Fokus data NFP dan Unemployment rate jam 20.30 WIB a. Act > Exp = Saham naik -> pertahankan BUY b. Act < Exp = saham turun -> switch to SELL
Khusus Unemployment rate : jika tingkat pengangguran meningkat, maka negatif untuk saham!
Secara teknis, bullish akan kembali kuat jika tembus 45000 atau tidak tembus 44600 -> switch to BUY jika konfirm
Switch to SELL jika tembus 44800 (short term correction expected)
Suggest : SELL on Rally Area : 44900 - 44920 Target : 1) 44800 2) 44700 SL : 45020
Alternatif : Follow/Pertahankan SELL jika tembus 44800 Switch to BUY jika tembus 45000 atau penurunan tertahan di 44600
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
KETERANGAN
US Treasury Yield dan dolar AS ditutup turun -> secara teori harusnya positif sentimen untuk saham
Ekspektasi penurunan suku bunga Fed bulan Desember mendukung untuk rally akhir tahun sehingga penurunan kemungkinan relatif terbatas (jangka pendek)
Data klaim pengangguran AS meningkat dari 215K menjadi 224K -> negatif untuk saham
Bullish kemungkinan dominan selama geopolitik reda/tidak memanas
Fokus data NFP dan Unemployment rate jam 20.30 WIB a. Act > Exp = Saham naik -> pertahankan BUY b. Act < Exp = saham turun -> switch to SELL
Khusus Unemployment rate : jika tingkat pengangguran meningkat, maka negatif untuk saham!
Secara teknis, bullish akan kembali kuat jika tembus 6140 atau tidak tembus 6000 -> switch to BUY jika konfirm
Switch to SELL jika tembus 6060 (short term correction expected)
Suggest : SELL on Rally Area : 6090.00 – 6110.00 Target : 1) 6060.00 2) 6030.00 SL : 6140.00
Alternatif : Switch to BUY jika tembus 6140 atau tidak tembus 6000 Pertahankan/follow SELL jika tembus 6060
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
KETERANGAN
US Treasury Yield dan dolar AS ditutup turun -> secara teori harusnya positif sentimen untuk saham
Ekspektasi penurunan suku bunga Fed bulan Desember mendukung untuk rally akhir tahun sehingga penurunan kemungkinan relatif terbatas (jangka pendek)
Data klaim pengangguran AS meningkat dari 215K menjadi 224K -> negatif untuk saham
Bullish kemungkinan dominan selama geopolitik reda/tidak memanas
Fokus data NFP dan Unemployment rate jam 20.30 WIB a. Act > Exp = Saham naik -> pertahankan BUY b. Act < Exp = saham turun -> switch to SELL
Khusus Unemployment rate : jika tingkat pengangguran meningkat, maka negatif untuk saham!
Secara teknis, bullish akan kembali kuat jika tembus 21580 atau tidak tembus 21200 -> switch to BUY jika konfirm
Switch to SELL jika tembus 21350 (short term correction expected)
Suggest : SELL on Rally Area : 21450.00 – 21470.00 Target : 1) 21350.00 2) 21250.00 SL : 21570.00
Alternatif : Pertahankan/Follow SELL jika tembus 21350 Switch to BUY jika tembus 21580 atau tidak tembus 21200
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
KETERANGAN
Indeks Nasdaq terkoreksi turun sehingga mendukung penurunan pada Nikkei yang secara mayoritas dihuni sektor teknologi
Sentimen masih sama, spekulasi kenaikan suku bunga BOJ semakin kuat sehingga berpotensi menahan kenaikan Nikkei dalam jangka pendek
Data pengeluaran rumah tangga dirilis positif/naik, sehingga mendukung untuk kenaikan suku bunga BOJ -> negatif untuk saham
Pasar akan mencermati data NFP AS terlebih dulu untuk mencari petunjuk sentimen berikutnya a. mendukung penurunan suku bunga = saham naik -> Switch to BUY b. mendukung suku bunga ditahan = saham turun -> pertahankan SELL
Bearish akan lebih kuat jika secara teknis berhasil tembus 39050 -> pertahankan SELL
Sebaliknya, bullish akan dominan jika tembus 39500 -> switch to BUY
Suggest : SELL on Rally Area : 39300– 39350 Target : 1) 39200 2) 39100 SL : 39450
Alternatif : Follow/Pertahankan SELL jika tembus 39050 Switch to BUY jika tembus 39550
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANG SENG
KETERANGAN
Spekulasi tentang stimulus fiskal pemerintah China kembali menguat sehingga berpotensi mendorong saham China dan Hong Kong -> jika tidak ada kabar positif tentang stimulus, Hang Seng kembali turun
Investor masih menunggu pengumuman PBOC (rumor pangkas RRR Desember) dan pertemuan Politbiro (rumor membahas kembali peluang stimulus)-> pertemuan diperkirakan 11-12 Desember
Potensi pola inverse Head & Shoulders di grafik H4, konfirm jika tembus 19850, gagal jika turun di bawah 19300 -> masih berlaku selama tidak turun di bawah 19300
Medium term : bullish tetap terbuka karena pemerintah China targetkan pemulihan konsumsi domestik, PBOC juga tetap longgarkan kebijakan-> setiap penurunan adalah peluang untuk buy untuk strategi medium term
Bullish akan lebih kuat jika mampu tembus 19700-> pertahankan BUY
Tekanan bearish akan lebih dominan jika tembus 19250 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 19430 - 19450 Target : 1) 19550 2) 19650 SL : 19330
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 19700 Switch to SELL jika tembus 19250
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.