logo agrodana futures official
Buka Akun

CHART TECHNICAL ANALYSIS CRUDE OIL

slide1

slide2

Suggest : SELL on Rally
Area : 68.60 – 68.80
Target : 1) 67.60 2) 66.60
SL : 69.80

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 68.00
Switch to BUY jika tembus 70.00

CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES

slide3

slide4

Suggest : SELL on Rally
Area : 45000 - 45020
Target : 1) 44900 2) 44800
SL : 45120

Alternatif :
Follow/Pertahankan SELL jika tembus 44900
Switch to BUY jika tembus 45120 atau tidak tembus 44600

CHART TECHNICAL ANALYSIS  S&P 500

slide5

slide6

Suggest : SELL on Rally
Area : 6050.00 – 6070.00
Target : 1) 6020.00 2) 5990.00
SL : 6100.00

Alternatif :
Switch to BUY jika tembus 6120
Pertahankan/follow SELL jika tembus 6000

CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ

slide7

slide8

Suggest : SELL on Rally
Area : 20940.00 – 20960.00
Target : 1) 20840.00 2) 20740.00
SL : 21060.00

Alternatif :
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 20890
Switch to BUY jika tembus 21030

CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI

slide9

slide10

Suggest : SELL on Rally
Area : 38050– 38070
Target : 1) 37950 2) 37850
SL : 38170

Alternatif :
Follow/Pertahankan SELL jika tembus 37970
Switch to BUY jika tembus 38350

CHART TECHNICAL ANALYSIS HANG SENG

slide11

slide12

Suggest : BUY on Dip
Area : 19380 - 19400
Target : 1) 19500 2) 19600
SL : 19280

Alternatif :
Follow/Pertahankan BUY jika tembus 19650
Switch to SELL jika tembus 19100

Dolar relatif tidak banyak bergerak terhadap mata uang lainnya di tengah sepinya pasar karena US Market tutup merayakan Thanksgiving dan kondisi ini diperkirakan masih akan berlanjut karena di penghujung pekan ini US Market hanya buka setengah hari saja. Sentimen pasar masih di seputar langkah moneter yang akan diambil oleh Fed setelah indikator inflasi dari sisi personal yang kemarin dirilis. Di mana inflasi walau sudah mendekati target, namun sepertinya masih belum berlanjut turun. Sementara aktifitas ekonomi juga stagnan dan sektor manufaktur dan industri cenderung menurun. Namun sektor tenaga kerja masih solid dengan tingkat upah yang terus meningkat. Sehingga dengan data-data ini membuat spekulasi akan perlunya Fed kembali memangkas suku bunga acuan meningkat guna terus memicu aktifitas ekonomi. Spekulasi akan langkah Fed memangkas suku bunga pada pertemuan moneter di bulan Desember meningkat dari sebelumnya yang di kisaran 58% naik menjadi 70% menurut data CME Group's FedWatch tool terakhir. Selain itu pasar juga mewaspadai resiko akan langkah presiden terpilih, Trump melanjutkan perang dagangnya dengan menaikkan tarif impor. Hari ini tidak ada data yang akan dirilis karena seperti dijelaskan di atas, pasar hanya buka setengah hari yang kemungkinan akan membatasi perdagangan dengan pelaku pasar yang terbatas juga.

Yen terus menguat terhadap dolar seiring dengan semakin besarnya peluang Bank Sentral Jepang (BOJ) untuk menaikkan suku bunga acuan pada pertemuan moneter dalam beberapa pekan mendatang. Spekulasi di pasar memperkirakan BOJ akan melakukan hal tersebut dengan peluang mencapai 53%. Data Core inflasi CPI meningkat dari 1.8% menjadi 2.2% yang lebih tinggi dari perkiraan hanya naik 2.0%. Meskipun data di sektor tenaga kerja sedikit menurun dengan tingkat pengangguran yang meningkat dari 2.4% menjadi 2.5% sesuai perkiraan. Sementara parlemen juga sudah menyetujui stimulus fiskal pemerintah Jepang sebanyak $141 miliar yang diharapkan akan memicu aktifitas ekonomi. Dengan stimulus ini potensi inflasi juga meningkat yang harus diimbangi dengan kenaikan suku bunga acuan.

Euro masih cenderung tertekan meski mata uang dolar mengalami koreksi sejak kemarin. Peluang pemangkasan lebih lanjut bahkan dengan ukuruan jumbo oleh Bank Sentral Eropa (ECB) membuat mata uang Euro menjadi kurang menarik. Anggota Dewan Eksekutif ECB - Isabel Schnabel juga mendukung argumen tersebut dalam wawancara semalam. Kekhawatiran akan agenda ekonomi Trump berupa kenaikan tarif impor akan sangat memukul ekonomi di kawasan ini. Sementara gejolak politik di Jerman dan Prancis juga menjadi sentimen negatif untuk perdagangan instrumen keuangan. Hari ini akan dirilis data estimasi inflasi CPI untuk Uni Eropa secara keseluruhan dengan perkiraan meningkat.

Poundsterling cukup tertahan dengan masih sedikit menguat terhadap mata uang dolar. Meski demikian ekspektasi akan langkah moneter Bank Sentral Inggris (BOE) berikutnya adalah memangkas suku bunga acuan untuk ketiga kalinya semakin meningkat. Dengan data PMI turun di bawah ambang batas 50 yang menandakan aktifitas di sektor ini masuk dalam kategori kontraksi. Ditambah dari dari sektor ritel yang menunjukkan daya beli rakyat Inggris yang menurun drastis. Hal ini dikaitkan dengan tingginya suku bunga acuan BOE saat ini. Pasar juga akan mencermati pidato dari Gubernur BOE - Andrew Bailey yang dijadwalkan pada malam ini.

Cek info lain di:

https://agrodana-futures.com/

https://instagram.com/agrodanafuturesofficial

https://www.youtube.com/agrodanafuturesofficial

CHART TECHNICAL ANALYSIS CRUDE OIL

slide1

slide2

Suggest : BUY on Dip
Area : 66.20 – 66.40
Target : 1) 67.40 2) 68.40
SL : 65.20

Alternatif :
Pertahankan/follow BUY jika tembus 69.70
Switch to SELL jika tembus 65.00

CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES

slide3

slide4

Suggest : SELL on Rally
Area : 44910 - 44930
Target : 1) 44810 2) 44710
SL : 45010

Alternatif :
Follow/Pertahankan SELL jika tembus 44785
Switch to BUY jika tembus 45120 atau tidak tembus 44600

CHART TECHNICAL ANALYSIS  S&P 500

slide5

slide6

Suggest : SELL on Rally
Area : 6020.00 – 6040.00
Target : 1) 5990.00 2) 5960.00
SL : 6070.00

Alternatif :
Switch to BUY jika tembus 6070
Pertahankan/follow SELL jika tembus 6000

CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ

slide7

slide8

Suggest : SELL on Rally
Area : 20840.00 – 20860.00
Target : 1) 20740.00 2) 20640.00
SL : 20960.00

Alternatif :
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 20800
Switch to BUY jika tembus 21000

CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI

slide9

slide10

Suggest : SELL on Rally
Area : 38050– 38070
Target : 1) 37950 2) 37850
SL : 38170

Alternatif :
Follow/Pertahankan SELL jika tembus 37970
Switch to BUY jika tembus 38350

CHART TECHNICAL ANALYSIS HANG SENG

slide11

slide12

Suggest : SELL on Rally
Area : 19450 - 19470
Target : 1) 19350 2) 19250
SL : 19570

Alternatif :
Follow/Pertahankan SELL jika tembus 19350
Switch to BUY jika tembus 19650

Dolar mengalami koreksi terhadap mata uang lainnya di tengah sepinya perdagangan instrumen keuangan menjelang libur Thanksgiving di AS mulai malam nanti. Di tengah aktifitas ekonomi yang solid dengan daya beli domestik yang meningkat dari periode sebelumnya sementara inflasi juga masih sulit turun. Data pertumbuhan ekonomi GDP di AS cenderung stagnan di angka 2.8% sesuai dengan perkiraan. Indikator inflasi berupa data Personal Consumption Expenditure juga masih stagnan 0.3% sesuai perkiraan sama seperti periode sebelumnya. Dan bahkan jika dibandingkan dengan data setahun sebelumnya justru mengalami kenaikan dari 2.7% menjadi 2.8% sesuai perkiraan. Sedangkan data personal income naik 0.6% atau 2 kali perkiraan sama seperti periode sebelumnya 0.3%. Dan data personal spending sedikit turun 0.4% sesuai perkiraan walau data periode sebelumnya direvisi membaik dari 0.5% menjadi 0.6%. Di sektor industri, data Durable Goods Order meski dari -0.7% naik menjadi 0.2%, namun masih di bawah perkiraan naik 0.4%. Dengan data Core-nya yang tidak menyertakan sektor transportasi justru turun menjadi hanya 0.1% yang juga lebih rendah dari perkiraan 0.2% meski data periode sebelumnya direvisi membaik dari 0.4% menjadi 0.5%. Selain itu, data Chicago PMI juga turun dari 41.6 menjadi 40.2 yang jauh lebih buruk dari perkiraan naik 44.9. Dengan data-data ini membuat spekulasi akan perlunya Fed kembali memangkas suku bunga acuan meningkat guna memicu aktifitas ekonomi. Spekulasi akan langkah Fed memangkas suku bunga pada pertemuan moneter di bulan Desember kembali meningkat dari sebelumnya yang di bawah 60% meningkat menjadi 70% menurut CME Group's FedWatch tool. Selain itu pasar juga mewaspadai resiko akan langkah presiden terpilih Trump melanjutkan perang dagangnya dengan menaikkan tarif impor setelah sebelumnya mengenakan kenaikan terhadap negara Kanada dan Mexico namun melunak terhadap China. Meskipun sejumlah analis memperkirakan Trump juga mempertimbangkan resiko inflasi dari kenaikan tarif impor dan rencana pengurangan pajak akan mencegahnya dari tindakan yang gegabah. Hari ini US Market tutup merayakan libur Thanskgiving dan hanya buka setengah hari pada keseokan harinya.

Yen masih terus menguat hingga level tertinggi dalam 5 pekan terakhir terlebih setelah mata uang dolar terkoreksi dengan ekspektasi akan langkah Bank Sentral Jepang (BOJ) untuk menaikkan suku bunga acuan pada pertemuan moneter di bulan Desember nanti. Dan sebagian juga karena Jepang tidak termasuk dalam daftar negara yang dikenakan agenda kenaikan tarif impor dari Trump. Jepang merupakan pihak asing pemegang obligasi AS terbanyak serta pelaku investasi langsung di AS terbesar sehingga menjadikan Jepang sebagai mitra dagang yang penting bagi AS.

Euro bergerak menguat dengan terkoreksinya mata uang dolar meski beberapa data fundamental yang dirilis belakangan ini masih cenderung menurun. Sementara Bank Sentral Eropa (ECB) juga terus ditekan oleh pejabat ECB sendiri untuk melanjutkan pemangkasan suku bunga acuan dalam pertemuan moneter beberapa pekan mendatang. Terlebih adanya kekhawatiran akan agenda Trump untuk menaikkan tarif impor terhadap Uni Eropa yang dipastikan akan berdampak negatif terhadap pertumbuhan ekonomi di kawasan ini. Tidak ada data ekonomi yang akan dirilis hari ini.

Poundsterling juga rebound seiring dengan koreksi mata uang dolar meski Bank Sentral Inggirs (BOE) juga diperkirakan akan memangkas suku bunga acuannya. Dengan daya beli rakyat Inggris yang menurun drastis yang dikaitkan dengan tingginya suku bunga acuan. BOE menjadi bank sentral di antara negara maju lainnya yang paling sedikit melakukan pemangkasan. Sehingga BOE mempunyai banyak ruang untuk melakukan pemangkasan yang hanya baru 2 kali dilakukan dalam 2 tahun terakhir ini. Hari ini tidak ada data ekonomi yang akan dirilis.

Cek info lain di :

www.agrodana-futures.com

www.instagram.com/agrodanafuturesofficial

www.youtube.com/agrodanafuturesofficial

CHART TECHNICAL ANALYSIS CRUDE OIL

slide1

slide2

Suggest : SELL on Rally
Area : 69.20 – 69.40
Target : 1) 68.20 2) 67.20
SL : 70.40

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 68.00
Switch to BUY jika tembus 71.00

CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES

slide3

slide4

Suggest : SELL on Rally
Area : 44910 - 44930
Target : 1) 44810 2) 44710
SL : 45010

Alternatif :
Follow/Pertahankan SELL jika tembus 44785
Switch to BUY jika tembus 45100

CHART TECHNICAL ANALYSIS  S&P 500

slide5

slide6

Suggest : SELL on Rally
Area : 6020.00 – 6040.00
Target : 1) 5990.00 2) 5960.00
SL : 6070.00

Alternatif :
Switch to BUY jika tembus 6070
Pertahankan/follow SELL jika tembus 5970

CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ

slide7

slide8

Suggest : SELL on Rally
Area : 20860.00 – 20880.00
Target : 1) 20760.00 2) 20660.00
SL : 20980.00

Alternatif :
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 20800
Switch to BUY jika tembus 21000

CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI

slide9

slide10

Suggest : SELL on Rally
Area : 38150– 38170
Target : 1) 38050 2) 37950
SL : 38270

Alternatif :
Follow/Pertahankan SELL jika tembus 37970
Switch to BUY jika tembus 38350

CHART TECHNICAL ANALYSIS HANG SENG

slide11

slide12

Suggest : SELL on Rally
Area : 19700 - 19720
Target : 1) 19600 2) 19500
SL : 19820

Alternatif :
Follow/Pertahankan SELL jika tembus 19400
Switch to BUY jika tembus 19850

Dolar berlanjut menguat terhadap mata uang lainnya seiring dengan keputusan Presiden terpilih Trump menandatangani kenaikan tarif baru terhadap Kanada, Mexico dan China. Kekhawatiran akan pengenaan kenaikan tarif impor dari negara-negara lain mitra dagang AS yang belum disebutkan menjadi sentimen negatif untuk mata uang lainnya dan sebaliknya menjadi positif untuk mata uang dolar. Kenaikan tarif impor untuk produk barang dan jasa dari Kanada dan Mexico diputuskan oleh Trump dikaitkan dengan semakin maraknya imigran gelap dan perdagangan narkoba masuk ke wilayah AS. Sedangkan produk China hanya dikenakan kenaikan tarif sebanyak 10% jauh di bawah ancaman Trump sebelumnya yang pada awalnya akan menaikkan hingga 60%. Sebelumnya Trump menunjuka Scott Bessent sebagai calon menteri keuangan diterima baik oleh pasar karena posisi sebelumnya sebagai veteran pelaku pasar dapat mengakomodir keinginan dan harapan pasar akan kebijakan fiskal yang terbuka guna dapat melakukan langkah antisipasi yang diperlukan. Sehingga dapat mengurangi dampak negatif dari kebijakan agenda ekonomi Trump yang akan dijalankan nantinya jika bertentangan dengan ekspektasi pasar. Dengan memasuki pekan terakhir sebelum memasuki bulan Desember, pasar masih belum mendapat kepastian akan langkah Fed dalam pertemuan moneter FOMC di bulan depan. Dalam nota minuta pertemuan FOMC sebelumnya yang dirilis semalam pejabat Fed anggota voting masih belum sepakat perihal seberapa jauh Fed akan melonggarkan kebijakan moneternya, seberapa banyak Fed akan memangkas suku bunga acuannya. Tapi dapat dipastikan pejabat Fed kali ini akan melakukan pendekatan yang lebih berhati-hati dalam mengambil langkah moneter untuk kedepannya. Sementara aktifitas geopolitik di Timur Tengah diharapkan segera mereda dengan dicapainya kesepakatan damai antar Israel dan Lebanon dengan penengah AS dan Prancis. Berbeda halnya dengan geopolitik di Ukraina, setelah dikhabarkan Ukraina meluncurkan rudal ATCMS buatan AS untuk kedua kalinya. Keputusan Ukraina ini akan menjadi pemicu naiknya ketegangan jika Rusia melancarkan serangan balasan. Dari fundamental ekonomi domestik AS, sektor manufaktur masih menjadi hambatan bagi pertumbuhan ekonomi dengan data indeks manufaktur di negara bagian Richmond masih stagnan -14 yang lebih jelek dari perkiraan sedikit membaik -11. Sedangkan indeks kepercayaan konsumen meningkat 111.7 sedikit dibawah perkiraan 111.8 dari periode sebelumnya yang juga direvisi membaik dari 108.7 menjadi 109.6. Hari ini akan dirilis sejumlah data penting mulai dari data pertumbuhan ekonomi GDP, durable good order dan data inflasi PCE. Sejumlah data tersebut dirilis bersamaan karena esok hari US Market libur merayakan Thanksgiving. Bank Sentral New Zealand (RBNZ) akan mengadakan pertemuan moneter hari ini dengan perkiraan akan memangkas suku bunga acuan sebanyak 50 bps unutk pertama kali setelah melakukan 2x pemangkasan sebanyak 25 bps sebelumnya.

Yen juga masih berlanjut menguat seiring dengan semakin besarnya ekspektasi akan kenaikan suku bunga acuan oleh Bank Sentral Jepang (BOJ) dalam pertemuan moneter bulan depan. Dengan inflasi yang masih cenderung naik diatas target 2%, setelah data CPI yang naik menjadi 2.3%. Disusul dengan data inflasi dari sisi produsen di sektor jasa yang naik 2.9% jauh diatas perkiraan 2.5% dan bahkan data periode sebelumnya juga direvisi naik dari 2.6% menjadi 2.8%. Hal ini semakin membuka lebar langkah BOJ unutk menaikkan suku bunga acuan ditambah dengan mata uang Yen yang terus tertekan sehingga momen sangat tepat untuk mencegah pelemahan mata yang Yen berlanjut. Hari ini tidak ada data ekonomi yang akan dirilis.

Euro masih terus tertekan terhadap dolar seiring dengan peluang akan langkah Bank Sentral Eropa (ECB) untuk kembali menurunkan suku bunga acuannya setelah data aktifitas ekonomi menurun drastis menuju zona kontraksi. ECB diperkirakan akan memangkas suku bunga acuan lebih agresif sebanyak 50 bps pada pertemuan moneter beberapa pekan mendatang. Data inflasi CPI baru akan dirilis di hari Jumat di penghujung pekan ini yang akan mengkonfirmasi apakan perkiraan tersebut kemungkinan dapat terjadi. Hari ini tidak ada data ekonomi yang akan dirilis.

Poundsterling sedikit tertahan terhadap peguatan mata uang dolar meskipun data ekonomi masih cenderung menurun. Data di sektor ritel masih menurun setelah Retail Sales pekan lalu,kemarin data Realized Sales juga turun drastis dari -6 menjadi -16 yang jauh dibawah perkiraan -14. Seperti terlihat daya beli rakyat Inggris sudah diperkirakan menurun namun tidak sebanyak angka tersebut. Berkurangnya daya beli ini dikaitkan dengan tingginya suku bunga acuan sehingga Bank Sentral Inggris (BOE) ditekan terus untuk segera melakukan pemangkasan suku bunga acuan lebih lanjut. BOE menjadi bank sentral yang paling sedikit melakukan pemangkasan diantara negara maju lainnya. Hari ini tidak ada data ekonomi yang akan dirilis.

Cek info lain di:

https://agrodana-futures.com/

https://instagram.com/agrodanafuturesofficial

https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial

Masih ragu dan memiliki pertanyaan lainnya ?

Kantor Pusat
Menara Batavia Lt. 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126,
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Berlangganan Newsletter Agrodana:
Ikuti Kami
facebook agrodanayoutube agrodanainstagram agrodana
agrodana iosagrodana android
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan
/ Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Ikuti Kami
alt=""alt=""alt=""
Kantor Pusat
Menara Batavia Lt 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126, Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Email:  [email protected]Whatsapp: +6281-988-3777
Berlangganan Newsletter Agrodana :
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan / Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Whatsapp Non Klien
crossmenuchevron-down