logo agrodana futures official
Buka Akun

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

Secara umum dolar melemah di sesi perdagangan hari Senin setelah jajak pendapat menunjukkan hasil yang ketat dalam pemilihan Presiden AS. Imbal hasil Treasury AS juga turun dan membebani dolar AS. Aset berisiko juga mengalami penurunan sehingga menyisakan emas yang bergerak stabil tanpa tekanan besar, maupun dorongan kenaikan yang besar. 

Satu-satunya data ekonomi adalah Factory Orders yang dirilis sesuai ekspektasi, -0.5%, cenderung melemah jika dibandingkan bulan sebelumnya -0.2%. Tapi data bulan sebelumnya mendapatkan revisi turun ke -0.8%. Pesanan baru untuk barang-barang manufaktur di bulan September turun 4 kali dalam 5 bulan terakhir berdasarkan data dari Biru Sensus AS.

Ketidakpastian Seputar Pemilu AS

Investor memilih untuk membatasi aktivitas sampai selesai pemilihan umum di AS. Kondisi polling terakhir secara nasional Harris unggul tipis 48.4% vs Trump 47.2%, dengan hasil beberapa polling dari institusi lain yang relatif beragam untuk kedua calon. Bahkan sejak akhir pekan lalu posisi pasar kini berbalik mengantisipasi kemenangan Harris atas Trump. 

Bagi pasar global, pandangan singkat atas pemilihan presiden AS adalah bahwa Kamala Harris mewakili kelanjutan dari kebijakan era Biden, sementara Donald Trump di sisi kekhawatiran terjadinya kekacauan. Hal ini dikarenakan ada ketakutan yang meluas jika presiden berikutnya memutuskan untuk meningkatkan perang dagang dengan China. 

Tidak hanya ekonomi, tapi juga tentang hubungan geopolitik. Rusia-Ukraina, China - Taiwan dan juga konflik di Timur Tengah menjadi sorotan selain potensi Trade War dengan China, jika Trump kembali terpilih. 

Sementara di sisi Harris, meskipun terjebak dengan kebijakan Biden, Harris dipandang sebagai generasi yang berbeda, kurang mendalami Atlantik Isme Perang Dingin. Beberapa melihatnya lebih tertarik pada Indo-Pasifik, di mana Harris memiliki latar belakang keluarga.

Di sisi polling, posisi terakhir Harris dan Trump berkampanye untuk mencari dukungan terakhir jelang hari Pemilihan dalam sejarah modern. Pennsylvania akan menjadi kunci utama memenangkan kursi kepresidenan. Bahkan Trump menyebut jika dirinya berhasil memenangkan dukungan di Pennsylvania, maka hampir dipastikan dirinya mengamankan kepresidenan. 

Flashback dengan yang terjadi pada pemilu sebelumnya di era modern, menunjukkan hasil dari pemilihan belum akan diketahui dalam waktu dekat. Pemilu 2020, Biden vs Trump. Pemilu diawali dengan ketidakpastian di awal karena Trump sempat unggul dalam proyeksi sehingga terjadi persaingan yang lebih ketat dari perkiraan. Tapi saat itu Biden tidak langsung diumumkan sebagai pemenang sampai 4 hari setelah pemilihan berlangsung.

Pemilu 2016 mempertemukan Trump dengan Hillary Clinton. Saat itu terjadi hasil yang paling mengejutkan karena Trump berhasil memenangkan pemilu, kebalikan dari hasil jajak pendapat/polling yang dilakukan sebelum pemilu. 

Para Analis mengingatkan kemungkinan hasil pemilu tahun ini tidak bisa diketahui dengan cepat seperti halnya yang terjadi pada 2 pemilu terakhir sehingga ketidakpastian kemungkinan akan terus membayangi market hingga beberapa waktu ke depan.

Fokus Malam ini

Ketidakpastian kembali menjadi faktor dominan hingga beberapa waktu kedepan karena dikhawatirkan hasil pemilu belum akan diketahui hingga beberapa hari, minggu ataupun bulan setelah Hari Pemilu 5 November. Hal ini berkaca pada status pemilu modern di tahun 2016 dan 2020 yang membutuhkan waktu hingga berbulan-bulan.

Namun investor juga akan mencermati data ekonomi AS yang akan dirilis nanti malam, dengan fokus tertuju pada PMI Services dari S&P Global di jam 21.45 WIB dan ISM Non-manufacture PMI di jam 22.00 WIB. PMI Services diperkirakan naik tipis dari 55.2 menjadi 55.3. Sedangkan ISM non manufacture diperkirakan turun dari 54.9 menjadi 53.7. Satu hal yang menunjukkan kesamaan adalah bahwa keduanya berada di atas 50, yang berarti ekspansi di sektor services lebih baik dibanding sektor manufaktur yang berada di zona kontraksi. 

Jika data dirilis lebih baik dari ekspektasi, maka emas ada peluang untuk mengalami penurunan lebih dulu karena faktor data ekonomi. Sebaliknya jika data dirilis lebih rendah dari ekspektasi, maka emas ada peluang untuk rebound/naik. 

Satu catatan tambahan adalah jika kasusnya data dirilis lebih baik dari ekspektasi, pasca tekanan turun, emas berpeluang berbalik naik karena faktor ketidakpastian seputar pemilu yang masih membayangi, dan juga jelang penurunan suku bunga Fed sehari setelah pemilu, sehingga penurunan diperkirakan akan relatif terbatas.

Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah! 

gold nano 1200x700 kv

Analisis Teknikal Gold

Candlestick daily ditutup doji dengan kondisi penutupan yang berada di zona yang sama 2736 sehingga bisa dikategorikan sebagai doji. Sinyal kuat pembalikan akan ditentukan dari penutupan candle hari ini dengan catatan diperlukan penutupan lebih tinggi dibanding sehari sebelumnya (berarti harus close di atas 2736).

Di sisi lain, swing low masih memiliki peluang untuk terjadi, dengan potensi support 2714 dan 2708 sebagai area terdekat yang harus dicermati. Sementara kenaikan di atas 2760/2762 jelas diperlukan untuk membuka peluang bullish yang lebih kuat mengingat kenaikan Jumat terhenti di 2762.

slide20

Di H4, posisi wave C masih berlangsung, dan sejauh ini di sesi Asia pagi hari sempat terjadi penurunan hingga 2727 yang berarti sedikit lebih rendah dari low wave A di 2731. Meski demikian, secara keseluruhan proses penurunan diperkirakan bisa menjadi penurunan terakhir jika sesuai perhitungan Elliott Wave untuk correction wave ABC.  

Asumsi #1 adalah jika penurunan wave C hanya sedikit lebih rendah dari wave A, maka peluang kenaikan akan lebih cepat terjadi. Namun bullish perlu konfirmasi untuk tembus di atas 2745 agar lebih kuat. 

Asumsi #2, jika dianggap penurunan wave C belum selesai, maka peluang swing low terakhir kemungkinan masih bisa terjadi, terutama jika didukung oleh data ISM yang lebih baik dari ekspektasi nanti malam. Swing low kemungkinan bisa kembali terjadi dengan target support berikutnya yang cukup potensial akan berada di kisaran 2708-2714, atau cukup dekat dengan support dari trend channel 2703-2705. Ini berarti jangka pendek untuk SELL masih memungkinkan, tapi dengan jarak yang cukup dekat. 

Secara historical, low terjauh dan bertahan sejauh ini berada di 2708.61 (low 23 Okt 2024) dan 2714.70 (low 24 Okt 2024) sehingga opsi buy paling kuat secara teori akan berada di antara 2708-2714 tersebut. Dan juga merujuk pada pola pergerakan yang terjadi pada bagian ABC, saat ini cenderung membentuk pola seperti falling wedge, sehingga diharapkan masih bisa menguji zona 2708-2714 lebih dulu sebelum berbalik naik karena ketidakpastian seputar pemilu AS. Terlepas dari potensi penurunan yang masih bisa terjadi, kami melihat penurunan tersebut relatif terbatas sehingga secara keseluruhan peluang buy on dip atau buy on weakness masih relatif lebih baik ketimbang posisi sell, karena faktor ketidakpastian seputar pemilu dan juga FOMC yang diyakini masih akan melanjutkan penurunan suku bunga.

slide21

Per jam 10.50 WIB, harga berada di 2734.60, dengan high di 2737.73 dan low 2724.71.kali ini yang terlihat adalah harga bergerak melandai dengan support yang sama di zona 2731 dan resistance yang semakin rendah. Hal ini mirip dengan pola descending triangle sehingga penurunan dalam jangka pendek diperkirakan lebih dominan, dengan proyeksi target ke kisaran area arsir kuning 2708-2714.

Area penurunan saat artikel ditulis sudah sentuh 2724 dan terjadi kenaikan dengan cepat hingga 2734. Namun, jika resistance 2742-2745 belum ditembus, maka ekspektasi skenario yang ideal adalah swing low kembali menekan penurunan, dan data ISM nanti malam akan menjadi salah satu penentu apakah akan terjadi penurunan lanjutan atau berbalik.

Jika harga justru terjadi penurunan lebih dulu, maka ekspektasi kami adalah penurunan hingga zona kuning berikutnya di kisaran 2708-2714. Dengan demikian opsi buy yang ideal atau relatif lower risk akan berada di antara 2708-2714 (stop loss 3- 5 poin di bawah 2708), atau jika mengacu pada descending triangle, maka target dari triangle tersebut akan berada di kisaran 2703-2705. 

Sementara skenario SELL yang ideal menurut kami adalah jika area 2704 benar-benar resmi ditembus dan berubah tren jangka pendek, dengan potensi penurunan diperkirakan kisaran 2692-2696 dan 2677-2683 yang cukup potensial.

Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4! 

Trading Strategy: 
Opsi BUY Dekat Support 1
Entry: 2715.00 – 2717.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward :  2729.00 ($12 - $14) 
(follow/pertahankan BUY jika tembus 2748.00,
Target terdekat 2752, terjauh 2765, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2709.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 2708.00)
Risk Reward: 1: 2 

Opsi SELL jika Support 2 ditembus
Entry : 2702.00 – 2703.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2790.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2709.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 2708)
Risk Reward: 1: 2

Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!


Dolar sedikit terkoreksi terhadap mata uang lainnya menjelang hari pemungutan suara pemilihan presiden AS yang dijadwalkan malam ini. Biasanya TPS buka pada pukul 07:00 waktu setempat atau pukul 19:00 WIB dan akan berakhir pada pukul 23:00 WIB. Namun tidak semua TPS sama waktu bukanya mengingat luasnya wilayah AS. Ada yang buka terlebih dahulu dan ada yang tutup lebih lambat bergantung letak geografis dan kebijakan pemda lokal. Dengan masih ketatnya persaingan perolehan suara dalam polling yang ada membuat ketidakpastian akan pemenang pemilu kali ini. Donald Trump dan Kamala Harris mempunyai peluang yang sama untuk memenangkan pemilu kali ini. Sejumlah pelaku pasar berharap Trump kembali memimpin dengan mempertimbangkan kebijakannya yang pro industrialis dengan pengurangan pajak dan menaikkan harga barang impor. Dan hal ini akan mendapat dukungan dari Kongres yang mayoritas dikuasai oleh Partai Republik yang sama dengan Trump. Sedangkan program kerja Harris diperkirakan akan menemui kesulitan pada proses di Kongres nantinya karena suara Partai Demokrat yang minoritas. Terutama kebijakan kenaikan pajak dan juga regulasi yang mendukung green industri akan mempersulit pelaku usaha di AS, meskipun dari aspek sosial hal ini akan berdampak positif. Jika Trump menang mata uang dolar akan menguat dan sebaliknya jika Harris yang menang kemungkinan dolar akan melemah. Setelah pemungutan suara, fokus pasar akan tertuju pada pertemuan moneter FOMC dengan perkiraan Fed akan kembali memangkas suku bunga acuan dengan lebih moderat sebanyak 25 bps dengan pertimbangan data-data ekonomi yang masih cukup solid terutama di sektor tenaga kerja. Pertemuan moneter akan berakhir pada hari Kamis dini hari awal. Data ekonomi yang akan dirilis malam ini adalah data PMI dari sektor jasa dengan perkiraan menurun dari 54.9 menjadi 53.4, namun masih dalam zona ekspansif di atas ambang 50 sehingga diperkirakan reaksinya akan minimalis. Karena fokus pasar masih akan tertuju pada hitung cepat pemilu nanti malam.

Yen terus menguat terhadap dolar karena prospek akan kembalinya Bank Sentral Jepang (BOJ) menaikkan suku bunga acuannya pada pertemuan moneter di bulan Desember yang akan datang. Paska pertemuan moneter BOJ pekan lalu, Gubernur BOJ - Kazuo Ueda di luar perkiraan mengatakan peluang untuk menaikkan suku bunga acuan terbuka pada pertemuan moneter berikutnya di bulan Desember nanti. Komentar yang cukup optimis ini relatif berbeda dengan yang selama ini Ueda lakukan dengan terus menahan diri dan terus berhati-hati. Nota pertemuan moneter BOJ bulan lalu yang akan dirilis esok hari akan memberikan pandangan pejabat BOJ akan prospek kenaikan suku bunga acuan mendatang.

Euro sempat menguat terhadap koreksinya mata uang dolar, namun berakhir dengan kembali pada level semula. Penguatan sementara tersebut terjadi setelah rilis data PMI di sektor manufaktur yang membaik menjadi 46.0 yang sedikit melampaui perkiraan stabil sama seperti periode sebelumnya 45.9. Seiring dengan melonjaknya sektor manufaktur di Jerman dan Spanyol. Sedangkan di Prancis relatif stabil dan hanya di Italia yang mengalami penurunan. Sentimen konsumen dari Sentix juga membaik dari -13.8 menjadi -12.8 sedikit di bawah perkiraan membaik 12.7. Dengan Bank Sentral Eropa (ECB) hanya akan memangkas suku bunga acuan secara moderat membuat hilangnya daya tarik mata uang Euro. Sebelumnya pasar memperkirakan akan ada langkah drastis dengan pemangkasan jumbo mengikuti langkah Fed sebelumnya. Hari ini hanya ada data Industrial Production di Prancis dan Tingkat Pengangguran di Spanyol.

Poundsterling juga sempat bergerak menguat terhadap dolar sebelum akhirnya kembali melemah seperti halnya mata uang Euro. Bank Sentral Inggris (BOE) diperkirakan akan kembali melanjutkan pemangkasan suku bunga acuannya sebanyak 25 bps pada pertemuan moneter yang dijadwalkan pada hari Kamis nanti. Meskipun pelaku industri akan melesu setelah Menteri Keuangan yang baru - Rachel Reeves mengumumkan pemerintah Inggris akan menaikkan pajak menjadi 32% dari sebelumnya 28% yang akan berlaku mulai April tahun 2025 mendatang. Hari ini akan dirilis nota pertemuan moneter BOE bulan lalu yang akan memberikan pandangan pejabat BOE akan prospek pemangkasan suku bunga acuan nanti.

Cek info lain di:
https://agrodana-futures.com/
https://instagram.com/agrodanafuturesofficial
https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

slide13

slide14

Suggest : SELL on Rally
Area : 1.08800 – 1.09000
Target : 1) 1.08200 2) 1.07600
SL : 1.09600

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.08000
Switch to BUY jika tembus 1.09600

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

slide15

slide16

Suggest : SELL on Rally
Area : 1.29600 – 1.29800
Target : 1) 1.29000 2) 1.28400
SL : 1.30400

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.29000
Switch to BUY jika tembus 1.30700

CHART TECHNICAL ANALYSIS  USDJPY

slide17

slide18

Suggest : SELL on Rally
Area : 152.500 – 152.700
Target : 1) 151.900 2) 151.300
SL : 153.300

Alternatif :
Switch to BUY jika tembus 153.500
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 151.800

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD (XAUUSD)

slide19

slide20

slide21

Suggest : BUY on Dip
Area : 2715.00 – 2717.00
Target : 1) 2723.00 2) 2729.00
SL : 2709 (ideal 3-5 points di bawah 2708.00)

Alternatif :
Potential Strong Demand Area : 2708-2714
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2748
Switch to SELL jika tembus 2704

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

Laporan ketenagakerjaan AS membawa kabar mengejutkan. Data NFP menunjukkan penurunan hingga 12K, jauh lebih rendah dari ekspektasi yang hanya memperkirakan catatan penurunan di 113K dari 254K sebelumnya. Terdapat revisi net 2 bulan -112K. Sementara lapangan kerja manufaktur turun -46K yang sebagian besar disebabkan oleh adanya aksi mogok. BLS sendiri mengatakan mereka tidak bisa mengukur dampak dari badai, tapi besar kemungkinan pasar memaklumi dampak-dampak tersebut. 

Dari data tersebut jelas “revisi 2 bulan” menjadi yang paling menonjol. Flashback ke bulan Agustus, saat itu laporan menyebut 142K, tapi kemudian turun menjadi 78K, bukan karena aksi mogok ataupun badai. Tapi bagaimanapun juga hal tersebut akan menjadi lampu hijau bagi Fed untuk tetap menurunkan suku bunga minggu ini. 

Di sisi lain, ketidakpastian juga membayangi pasar jelang pemilu AS 5 November 2024 dan bursa taruhan bergeser untuk kemenangan Harris akhir-akhir ini.

Data Ekonomi Dukung Fed

Sesuai dengan yang kami ulas di channel youtube @AgrodanaFuturesOfficial bahwa data ADP yang kuat tidak menjamin NFP yang sama kuat (ataupun sebaliknya, ADP lemah berarti NFP lemah), data hari Jumat menunjukkan hal tersebut kembali terjadi. NFP dirilis 12K, jauh lebih rendah dari ekspektasi 113K. Bahkan data tersebut juga menunjukkan angka yang jauh lebih rendah dibanding bulan sebelumnya. 

Dengan non farm payrolls (NFP) dirilis 12K, jauh lebih rendah dari bulan sebelumnya, tingkat pengangguran stabil di 4.1%, ISM manufacture pun tetap berkontraksi di bawah 50 (actual 46.5 vs exp 47.6), pasar memperkirakan Fed akan tetap di jalur penurunan suku bunga di minggu ini. FOMC Meeting yang seharusnya diadakan 5-6 November (pengumuman 7 November dinihari waktu Indonesia), mundur menjadi 6-7 November (pengumuman 8 November dinihari waktu Indonesia).

CME FedWatch tools menunjukkan peluang 98.1% Fed menurunkan suku bunga 25 bps di pertemuan 6-7 November 2024. Dan  bahkan kemungkinan terbuka untuk penurunan di bulan Desember.

Ketidakpastian Tetap Membayangi Market

Seperti halnya juga yang kami ulas kemarin, baik di artikel yang dipublish di website www.agrodana-futures.com, maupun di finansialku dan investing, dan juga ulasan di channel youtube @agrodanafuturesofficial, bahwa apapun hasil dari data NFP, market akan segera fokus kembali dengan ketidakpastian yang masih mendominasi, terutama semakin dekat dengan pemilu AS 5 November. Kondisi ini juga yang membuat emas tetap dilirik sebagai safe haven meskipun terjadi penurunan pasca data NFP yang mengejutkan tersebut.

Di satu sisi kami melihat potensi penurunan tersebut sebagai aksi profit taking yang memang sempat terjadi sehari sebelumnya, 31 Oktober sehingga penurunan Jumat relatif mulai terbatas.


Perlu diwaspadai adalah kondisi geopolitik yang juga tidak menentu sebagai salah satu faktor penyebab ketidakpastian selain Pemilu AS. Minggu lalu, Axios menulis tentang kemungkinan Iran menyusun strategi balasan ke Israel yang diperkirakan bisa terjadi dalam beberapa hari mendatang, bahkan dicurigai sebelum pilpres AS. Namun, sampai detik ini belum terlihat realisasinya, sehingga pasar diperkirakan masih terus mewaspadai hingga mendekati pemilu AS.

Di sisi lain, Pentagon mengatakan bahwa AS akan mengerahkan pesawat pengebom B-52, jet tempur, pesawat pengisi bahan bakar, dan kapal perusak Angkatan Laut ke Timur Tengah. Hal ini dicurigai sebagai bentuk antisipasi AS terhadap potensi konflik geopolitik saat AS sedang fokus dengan pemilu.

Fokus Minggu ini

Investor akan mencermati 3 event dengan risiko berskala tingkat tinggi, yaitu Pemilihan Umum di AS, FOMC Meeting, dan NPC Meeting. Dua event pertama akan menjadi penggerak market, sehingga volatilitas diperkirakan akan sangat luas dan liar

Terkait pelaksanaan pemilihan presiden dan kongres AS, Menteri Keuangan Janet Yellen kemungkinan akan bersiaga menenangkan market jika terjadi pergerakan yang cukup liar pada pasar obligasi ataupun dolar AS. Jajak pendapat terbaru hingga saat ini menunjukkan kondisi yang tetap ketat. 

Jajak pendapat Iowa yang dilakukan oleh Seizer mengungkap keunggulan yang mengejutkan bagi Kamala Harris terhadap Donald trump dalam pilpres AS 2024. Harris mendominasi dengan 47% suara, sementara Trump tertinggal dengan 44%. Hal ini menunjukkan pergeseran yang signifikan dalam lanskap politik Iowa dimana Trump pernah unggul di pemilu 2016 dan 2020. Hasil tak terduga tersebut membuka peluang kemungkinan Harris mengamankan Kepresidenan, bahkan tanpa memenangkan Pennsylvania. 

Namun demikian, market sejauh ini terlihat memposisikan diri terhadap kemenangan Trump meskipun jajak pendapat Reuters dan Ipsos cenderung menunjukkan hasil yang sebaliknya. Ketidakpastian kembali menjadi faktor dominan hingga beberapa waktu kedepan karena dikhawatirkan hasil pemilu belum akan diketahui hingga beberapa hari, minggu ataupun bulan setelah Hari Pemilu 5 November. Hal ini berkaca pada status pemilu modern di tahun 2016 dan 2020 yang membutuhkan waktu hingga berbulan-bulan.

Sementara di sisi moneter, Federal Reserve tetap menjadi agenda utama yang ditunggu pasar untuk peluang penurunan suku bunga lebih lanjut. Hasil data ekonomi terbaru menunjukkan dukungan tersebut sehingga Fed diperkirakan akan tetap menurunkan suku bunga apapun hasil dari Pemilu AS 2024. 

Terakhir yang juga ditunggu market adalah NPC Meeting di mana Komite Tetap NPC diperkirakan akan mengesahkan terkait kebijakan stimulus fiskal China, yang dikabarkan akan berada di kisaran 10 triliun yuan (bisa lebih tinggi jika Trump menang pilpres AS), dan pasar akan menunggu detail terkait hal tersebut di tanggal 8 November (NPC Meeting berlangsung 4-8 November 2024).

Saat ini faktor ketidakpastian masih dominan, sehingga penurunan pada emas diperkirakan masih akan relatif terbatas karena peran emas yang dilirik sebagai safe haven saat kondisi ketidakpastian membayangi pasar.

Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah! 

gold nano 1200x700 kv

Analisis Teknikal Gold

Candlestick daily ditutup bearish dengan tail atas yang lebih panjang dibanding tail bawah, dan kondisi candle yang muncul mirip dengan inverted hammer, meskipun real body tidak terlalu ideal untuk disebut inverted hammer karena terlalu panjang. Namun, level terendah 2733 cukup dekat dengan support FE 61.8% daily 2729.48 sehingga rebound cenderung cukup terbuka.

Di sisi lain, swing low juga masih memiliki peluang untuk terjadi, dengan potensi support 2714 dan 2708 sebagai area terdekat yang harus dicermati. Sementara kenaikan di atas 2760/2762 jelas diperlukan untuk membuka peluang bullish yang lebih kuat mengingat kenaikan Jumat terhenti di 2762.

slide20

Di H4, sesuai perkiraan, kenaikan di hari Jumat tertahan di zona resistance orange 2754-2760, yang kemudian dianggap sebagai pantulan dari wave B (bagian dari correction wave ABC pada Elliott wave). Jika dicermati, sempat terjadi penurunan kemudian pasca NFP hingga level terendah 2733, dan pagi ini swing low sedikit lebih rendah di 2729. 

Asumsi 1, jika dianggap sebagai penurunan wave C, maka kemungkinan koreksi turun ABC dari Elliott wave bisa dianggap selesai sehingga pergerakan berikutnya cenderung bukan lagi bagian dari pola tersebut. Ini berarti peluang double bottom sangat bisa terjadi, namun konfirmasi dibutuhkan dari penembusan resistance neckline, minimal tembus 2754-2756 atau lebih kuat jika tembus 2762. 

Asumsi 2, jika dianggap penurunan wave C belum selesai, maka peluang swing low terakhir diperkirakan masih bisa terjadi, dan itu berarti antara retes zona 2729-2731, atau berpeluang bergerak lebih rendah hingga kisaran support berikutnya kisaran 2714 (FR 50% H4) atau maksimal 2696 (FR 61.8% H4).

Secara umum belum ada perubahan yang signifikan, kami masih melihat kedua area (2731 maupun 2714) sebagai area yang cukup berpeluang menjadi support kuat ataupun demand yang cukup ideal sehingga zona buy bisa dilakukan di antara kedua zona tersebut. Secara historical, low terjauh dan bertahan sejauh ini berada di 2708.61 (low 23 Okt 2024) dan 2714.70 (low 24 Okt 2024) sehingga opsi buy paling kuat secara teori akan berada di antara 2708-2714 tersebut. 

Terlepas dari potensi penurunan yang masih bisa terjadi, kami melihat penurunan tersebut masih terbuka, namun terbatas sehingga secara keseluruhan menangkap peluang buy on dip atau buy on weakness masih relatif lebih baik ketimbang posisi sell, karena faktor ketidakpastian seputar pemilu dan juga FOMC yang diyakini masih akan melanjutkan penurunan suku bunga.

slide21

Per jam 10.50 WIB, harga berada di 2740.89, dengan high di 2742.40 dan low 2729.93. Masih sama dengan sebelumnya, peluang double bottom cukup menarik untuk dicermati dengan bottom zona 2728-2731 sebagai area potensial untuk kemudian mendorong harga untuk berbalik naik. 

Namun neckline resistance akan berada di kisaran 2758-2762 yang diperkirakan akan menjadi resistance terdekat yang cukup kuat sehingga double bottom baru akan konfirm jika zona tersebut berhasil ditembus, dengan peluang kenaikan setinggi bottom kurang lebih kisaran 2777-2782. 

Sebaliknya, jika harga justru terjadi penurunan lebih dulu, maka ekspektasi kami adalah penurunan hingga zona kuning berikutnya di kisaran 2708-2714. Jika ini yang terjadi, berarti double bottom gagal, tapi zona buy masih tetap menjadi referensi kami, namun dengan harga yang relatif lebih rendah di kisaran 2708-2714. Dengan demikian opsi buy bisa dilakukan antara 2728-2731 (stop loss 3-5 poin di bawah 2728), dan opsi kedua antara 2708-2714 (stop loss 3- 5 poin di bawah 2708), keduanya sama-sama memiliki resiko.

Sementara skenario SELL yang ideal menurut kami adalah jika area 2708 benar-benar resmi ditembus! Ini sebabnya wajib gunakan Stop Loss di bawah 2708 untuk antisipasi penembusan dan berubah tren jangka pendek, dengan potensi penurunan diperkirakan kisaran 2692-2696 dan 2677-2683 yang cukup potensial.

Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4! 

Trading Strategy: 
Opsi BUY Dekat Support 1
Entry: 2725.00 – 2727.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward :  2739.00 ($12 - $14) 
(follow/pertahankan BUY jika tembus 2745.30,
Target terdekat 2752, terjauh 2765, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2719.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 2718.00)
Risk Reward: 1: 2 

Opsi BUY jika Support 2 tidak ditembus
Entry : 2710.00 – 2712.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2724.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2704.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 2708)
Risk Reward: 1: 2

Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!

Dolar kembali menguat terhadap mata uang lainnya meskipun data Non-Farm Payroll yang dirilis Jumat malam turun drastis di bawah perkiraan. Hanya terjadi penambahan lapangan kerja terisi sebanyak 12K yang jauh di bawah perkiraan 106K dan data periode sebelumnya direvisi menurun dari 254K menjadi 223K. Meskipun turun drastis tapi reaksi pasar justru mendukung penguatan dolar karena turunnya angka tersebut dikarenakan 2 badai besar yang baru-baru ini melanda AS yaitu Badai Helena dan Milton ditambah dengan mogok kerja besar-besaran dari perusahaan produsen pesawat terbang Boeing dan Textron. Data lain berupa tingkat pengangguran yang relatif stabil 4.1% sesuai perkiraan sama seperti periode sebelumnya dan juga upah rata-rata stabil 0.4% yang lebih baik dari perkiraan turun 0.3% meyakinkan pelaku pasar bahwa sektor tenaga kerja di AS masih cukup solid. Sementara data lain yaitu PMI dari ISM di sektor manufaktur meski turun dari 47.2 menjadi 46.5 yang berbalik dari perkiraan naik 47.6, namun indeks biaya produksi meningkat tajam dari 48.3 menjadi 54.8 yang lebih tinggi dari perkiraan hanya naik 49.9. Dengan data-data ini semakin memperkuat peluang Fed untuk kembali memangkas suku bunga acuan yang moderat sebanyak 25 bps. Terlebih dengan masih adanya ketidakpastian akan hasil pemilu yang dijadwalkan pada esok hari. Dan pertemuan moneter FOMC - Fed dijadwalkan pada 2 hari kemudian di hari Kamis. Setelah ekspektasi akan langkah Fed dipastikan pada pertemuan tersebut, fokus pasar akan tertuju pada hasil pemilu dimana saat ini polling antara Donald Trump dan Kamala Harris terus bersaing ketat dan tidak ada yang menonjol dari kedua kandidat ini. Kebijakan yang dijanjikan oleh Trump terhadap imigrasi, pengurangan pajak dan kenaikan tarif impor dinilai berpotensi mendorong inflasi dan penguatan mata uang dolar, sementara kebijakan Harris dinilai tidak akan jauh berbeda dari saat ini. Selain itu komposisi Kongres AS yang mayoritas dikuasai oleh Partai Republik akan memudahkan program kerja Trump dan sebaliknya akan mempersulit kerja-kerja Harris di masa depan. Ketidakpastian ini yang mencegah Fed untuk kembali memangkas suku bunga acuan dengan ukuran jumbo seperti sebelumnya. Selain kedua peristiwa penting tersebut, pekan ini juga akan dirilis data PMI di sektor swasta dan juga laporan mingguan klaim pengangguran. Sementara itu pemerintah China juga diperkirakan akan mempertimbangkan stimulus fiskal yang cukup, masih dalam pekan ini seiring dengan Kongres Rakyat China yang dijadwalkan sepanjang pekan ini dari Senin hingga Jumat nanti.

Yen masih cenderung menguat terhadap dolar meski Jepang masih libur hari ini. Penguatan mata uang Yen karena prospek akan kembalinya Bank Sentral Jepang (BOJ) untuk menaikkan suku bunga acuannya pada pertemuan moneter di bulan Desember yang akan datang. Pekan lalu BOJ mempertahankan suku bunga acuannya dan Gubernur BOJ - Kazuo Ueda secara terbuka mengungkapkan peluang tersebut. Komentar tersebut relatif berbeda dengan yang selama ini Ueda lakukan dengan terus menahan diri untuk tidak terlalu agresif. Pekan ini akan dirilis nota pertemuan moneter BOJ bulan lalu yang akan memberikan pandangan pejabat BOJ akan prospek kenaikan suku bunga acuan mendatang.


Euro melemah tidak saja terhadap dolar namun juga terhadap Yen dengan liburnya sejumlah negara di wilayah ini. Ekspektasi akan langkah moneter yang akan diambil oleh Bank Sentral Eropa (ECB) juga menurun dari sebelumnya diharapkan akan melakukan pemangkasan jumbo menjadi hanya moderat sama seperti sebelumnya seiring dengan potensi inflasi yang kembali naik. Data penting pekan ini adalah PMI di sektor manufaktur dan jasa.

Poundsterling menunjukkan resistensi terhadap dolar meskipun sentimen akan rencana anggaran masih membayangi pelaku industri. Pekan lalu Menteri Keuangan yang baru - Rachel Reeves mengumumkan pemerintah Inggris akan menaikkan pajak menjadi 32% dari sebelumnya 28% yang akan berlaku mulai April tahun 2025 mendatang. . Kenaikan pajak ini merupakan kenaikan pajak tertinggi sejak tahun 1993 yang lalu dan dipastikan akan mengurangi laba pelaku bisnis sehingga berpotensi membuat industri lesu. Meski demikian, pasar tetap berekspektasi akan langkah moneter Bank Sentral Inggris (BOE) untuk kembali melanjutkan pemangkasan suku bunga acuannya sebanyak 25 bps pada pertemuan moneter yang dijadwalkan pada hari Kamis nanti. Selain BOE, Bank Sentral Australia (RBA) juga dijadwalkan akan mengadakan pertemuan moneter di hari Selasa esok namun diperkirakan masih akan mempertahankan suku bunga acuannya dan Bank Sentral Swedia (Riksbank) yang diperkirakan akan memangkas 50 bps pada hari Kamis juga.

Cek info lain di:
https://agrodana-futures.com/
https://instagram.com/agrodanafuturesofficial
https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

slide13

slide14

Suggest : SELL on Rally
Area : 1.08700 – 1.08900
Target : 1) 1.08100 2) 1.07500
SL : 1.09500

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.08000
Switch to BUY jika tembus 1.09500

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

slide15

slide16

Suggest : SELL on Rally
Area : 1.30000 – 1.30200
Target : 1) 1.29400 2) 1.28800
SL : 1.30800

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.29000
Switch to BUY jika tembus 1.30700

CHART TECHNICAL ANALYSIS  USDJPY

slide17

slide18

Suggest : SELL on Rally
Area : 152.500 – 152.700
Target : 1) 151.900 2) 151.300
SL : 153.300

Alternatif :
Switch to BUY jika tembus 153.500
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 151.800

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD (XAUUSD)

slide19

slide20

slide21

Suggest : BUY on Dip
Area : 2725.00 – 2727.00
Target : 1) 2733.00 2) 2739.00
SL : 2719 (ideal 3-5 points di bawah 2718.00)

Alternatif :
Potential Strong Demand Area : 2708-2714
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2745.30
Switch to SELL jika tembus 2708

Masih ragu dan memiliki pertanyaan lainnya ?

Kantor Pusat
Menara Batavia Lt. 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126,
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Berlangganan Newsletter Agrodana:
Ikuti Kami
facebook agrodanayoutube agrodanainstagram agrodana
agrodana iosagrodana android
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan
/ Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Ikuti Kami
alt=""alt=""alt=""
Kantor Pusat
Menara Batavia Lt 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126, Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Email:  [email protected]Whatsapp: +6281-988-3777
Berlangganan Newsletter Agrodana :
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan / Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Whatsapp Non Klien
crossmenuchevron-down