logo agrodana futures official
Buka Akun

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

Laporan ketenagakerjaan AS membawa kabar mengejutkan. Data NFP menunjukkan penurunan hingga 12K, jauh lebih rendah dari ekspektasi yang hanya memperkirakan catatan penurunan di 113K dari 254K sebelumnya. Terdapat revisi net 2 bulan -112K. Sementara lapangan kerja manufaktur turun -46K yang sebagian besar disebabkan oleh adanya aksi mogok. BLS sendiri mengatakan mereka tidak bisa mengukur dampak dari badai, tapi besar kemungkinan pasar memaklumi dampak-dampak tersebut. 

Dari data tersebut jelas “revisi 2 bulan” menjadi yang paling menonjol. Flashback ke bulan Agustus, saat itu laporan menyebut 142K, tapi kemudian turun menjadi 78K, bukan karena aksi mogok ataupun badai. Tapi bagaimanapun juga hal tersebut akan menjadi lampu hijau bagi Fed untuk tetap menurunkan suku bunga minggu ini. 

Di sisi lain, ketidakpastian juga membayangi pasar jelang pemilu AS 5 November 2024 dan bursa taruhan bergeser untuk kemenangan Harris akhir-akhir ini.

Data Ekonomi Dukung Fed

Sesuai dengan yang kami ulas di channel youtube @AgrodanaFuturesOfficial bahwa data ADP yang kuat tidak menjamin NFP yang sama kuat (ataupun sebaliknya, ADP lemah berarti NFP lemah), data hari Jumat menunjukkan hal tersebut kembali terjadi. NFP dirilis 12K, jauh lebih rendah dari ekspektasi 113K. Bahkan data tersebut juga menunjukkan angka yang jauh lebih rendah dibanding bulan sebelumnya. 

Dengan non farm payrolls (NFP) dirilis 12K, jauh lebih rendah dari bulan sebelumnya, tingkat pengangguran stabil di 4.1%, ISM manufacture pun tetap berkontraksi di bawah 50 (actual 46.5 vs exp 47.6), pasar memperkirakan Fed akan tetap di jalur penurunan suku bunga di minggu ini. FOMC Meeting yang seharusnya diadakan 5-6 November (pengumuman 7 November dinihari waktu Indonesia), mundur menjadi 6-7 November (pengumuman 8 November dinihari waktu Indonesia).

CME FedWatch tools menunjukkan peluang 98.1% Fed menurunkan suku bunga 25 bps di pertemuan 6-7 November 2024. Dan  bahkan kemungkinan terbuka untuk penurunan di bulan Desember.

Ketidakpastian Tetap Membayangi Market

Seperti halnya juga yang kami ulas kemarin, baik di artikel yang dipublish di website www.agrodana-futures.com, maupun di finansialku dan investing, dan juga ulasan di channel youtube @agrodanafuturesofficial, bahwa apapun hasil dari data NFP, market akan segera fokus kembali dengan ketidakpastian yang masih mendominasi, terutama semakin dekat dengan pemilu AS 5 November. Kondisi ini juga yang membuat emas tetap dilirik sebagai safe haven meskipun terjadi penurunan pasca data NFP yang mengejutkan tersebut.

Di satu sisi kami melihat potensi penurunan tersebut sebagai aksi profit taking yang memang sempat terjadi sehari sebelumnya, 31 Oktober sehingga penurunan Jumat relatif mulai terbatas.


Perlu diwaspadai adalah kondisi geopolitik yang juga tidak menentu sebagai salah satu faktor penyebab ketidakpastian selain Pemilu AS. Minggu lalu, Axios menulis tentang kemungkinan Iran menyusun strategi balasan ke Israel yang diperkirakan bisa terjadi dalam beberapa hari mendatang, bahkan dicurigai sebelum pilpres AS. Namun, sampai detik ini belum terlihat realisasinya, sehingga pasar diperkirakan masih terus mewaspadai hingga mendekati pemilu AS.

Di sisi lain, Pentagon mengatakan bahwa AS akan mengerahkan pesawat pengebom B-52, jet tempur, pesawat pengisi bahan bakar, dan kapal perusak Angkatan Laut ke Timur Tengah. Hal ini dicurigai sebagai bentuk antisipasi AS terhadap potensi konflik geopolitik saat AS sedang fokus dengan pemilu.

Fokus Minggu ini

Investor akan mencermati 3 event dengan risiko berskala tingkat tinggi, yaitu Pemilihan Umum di AS, FOMC Meeting, dan NPC Meeting. Dua event pertama akan menjadi penggerak market, sehingga volatilitas diperkirakan akan sangat luas dan liar

Terkait pelaksanaan pemilihan presiden dan kongres AS, Menteri Keuangan Janet Yellen kemungkinan akan bersiaga menenangkan market jika terjadi pergerakan yang cukup liar pada pasar obligasi ataupun dolar AS. Jajak pendapat terbaru hingga saat ini menunjukkan kondisi yang tetap ketat. 

Jajak pendapat Iowa yang dilakukan oleh Seizer mengungkap keunggulan yang mengejutkan bagi Kamala Harris terhadap Donald trump dalam pilpres AS 2024. Harris mendominasi dengan 47% suara, sementara Trump tertinggal dengan 44%. Hal ini menunjukkan pergeseran yang signifikan dalam lanskap politik Iowa dimana Trump pernah unggul di pemilu 2016 dan 2020. Hasil tak terduga tersebut membuka peluang kemungkinan Harris mengamankan Kepresidenan, bahkan tanpa memenangkan Pennsylvania. 

Namun demikian, market sejauh ini terlihat memposisikan diri terhadap kemenangan Trump meskipun jajak pendapat Reuters dan Ipsos cenderung menunjukkan hasil yang sebaliknya. Ketidakpastian kembali menjadi faktor dominan hingga beberapa waktu kedepan karena dikhawatirkan hasil pemilu belum akan diketahui hingga beberapa hari, minggu ataupun bulan setelah Hari Pemilu 5 November. Hal ini berkaca pada status pemilu modern di tahun 2016 dan 2020 yang membutuhkan waktu hingga berbulan-bulan.

Sementara di sisi moneter, Federal Reserve tetap menjadi agenda utama yang ditunggu pasar untuk peluang penurunan suku bunga lebih lanjut. Hasil data ekonomi terbaru menunjukkan dukungan tersebut sehingga Fed diperkirakan akan tetap menurunkan suku bunga apapun hasil dari Pemilu AS 2024. 

Terakhir yang juga ditunggu market adalah NPC Meeting di mana Komite Tetap NPC diperkirakan akan mengesahkan terkait kebijakan stimulus fiskal China, yang dikabarkan akan berada di kisaran 10 triliun yuan (bisa lebih tinggi jika Trump menang pilpres AS), dan pasar akan menunggu detail terkait hal tersebut di tanggal 8 November (NPC Meeting berlangsung 4-8 November 2024).

Saat ini faktor ketidakpastian masih dominan, sehingga penurunan pada emas diperkirakan masih akan relatif terbatas karena peran emas yang dilirik sebagai safe haven saat kondisi ketidakpastian membayangi pasar.

Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah! 

gold nano 1200x700 kv

Analisis Teknikal Gold

Candlestick daily ditutup bearish dengan tail atas yang lebih panjang dibanding tail bawah, dan kondisi candle yang muncul mirip dengan inverted hammer, meskipun real body tidak terlalu ideal untuk disebut inverted hammer karena terlalu panjang. Namun, level terendah 2733 cukup dekat dengan support FE 61.8% daily 2729.48 sehingga rebound cenderung cukup terbuka.

Di sisi lain, swing low juga masih memiliki peluang untuk terjadi, dengan potensi support 2714 dan 2708 sebagai area terdekat yang harus dicermati. Sementara kenaikan di atas 2760/2762 jelas diperlukan untuk membuka peluang bullish yang lebih kuat mengingat kenaikan Jumat terhenti di 2762.

slide20

Di H4, sesuai perkiraan, kenaikan di hari Jumat tertahan di zona resistance orange 2754-2760, yang kemudian dianggap sebagai pantulan dari wave B (bagian dari correction wave ABC pada Elliott wave). Jika dicermati, sempat terjadi penurunan kemudian pasca NFP hingga level terendah 2733, dan pagi ini swing low sedikit lebih rendah di 2729. 

Asumsi 1, jika dianggap sebagai penurunan wave C, maka kemungkinan koreksi turun ABC dari Elliott wave bisa dianggap selesai sehingga pergerakan berikutnya cenderung bukan lagi bagian dari pola tersebut. Ini berarti peluang double bottom sangat bisa terjadi, namun konfirmasi dibutuhkan dari penembusan resistance neckline, minimal tembus 2754-2756 atau lebih kuat jika tembus 2762. 

Asumsi 2, jika dianggap penurunan wave C belum selesai, maka peluang swing low terakhir diperkirakan masih bisa terjadi, dan itu berarti antara retes zona 2729-2731, atau berpeluang bergerak lebih rendah hingga kisaran support berikutnya kisaran 2714 (FR 50% H4) atau maksimal 2696 (FR 61.8% H4).

Secara umum belum ada perubahan yang signifikan, kami masih melihat kedua area (2731 maupun 2714) sebagai area yang cukup berpeluang menjadi support kuat ataupun demand yang cukup ideal sehingga zona buy bisa dilakukan di antara kedua zona tersebut. Secara historical, low terjauh dan bertahan sejauh ini berada di 2708.61 (low 23 Okt 2024) dan 2714.70 (low 24 Okt 2024) sehingga opsi buy paling kuat secara teori akan berada di antara 2708-2714 tersebut. 

Terlepas dari potensi penurunan yang masih bisa terjadi, kami melihat penurunan tersebut masih terbuka, namun terbatas sehingga secara keseluruhan menangkap peluang buy on dip atau buy on weakness masih relatif lebih baik ketimbang posisi sell, karena faktor ketidakpastian seputar pemilu dan juga FOMC yang diyakini masih akan melanjutkan penurunan suku bunga.

slide21

Per jam 10.50 WIB, harga berada di 2740.89, dengan high di 2742.40 dan low 2729.93. Masih sama dengan sebelumnya, peluang double bottom cukup menarik untuk dicermati dengan bottom zona 2728-2731 sebagai area potensial untuk kemudian mendorong harga untuk berbalik naik. 

Namun neckline resistance akan berada di kisaran 2758-2762 yang diperkirakan akan menjadi resistance terdekat yang cukup kuat sehingga double bottom baru akan konfirm jika zona tersebut berhasil ditembus, dengan peluang kenaikan setinggi bottom kurang lebih kisaran 2777-2782. 

Sebaliknya, jika harga justru terjadi penurunan lebih dulu, maka ekspektasi kami adalah penurunan hingga zona kuning berikutnya di kisaran 2708-2714. Jika ini yang terjadi, berarti double bottom gagal, tapi zona buy masih tetap menjadi referensi kami, namun dengan harga yang relatif lebih rendah di kisaran 2708-2714. Dengan demikian opsi buy bisa dilakukan antara 2728-2731 (stop loss 3-5 poin di bawah 2728), dan opsi kedua antara 2708-2714 (stop loss 3- 5 poin di bawah 2708), keduanya sama-sama memiliki resiko.

Sementara skenario SELL yang ideal menurut kami adalah jika area 2708 benar-benar resmi ditembus! Ini sebabnya wajib gunakan Stop Loss di bawah 2708 untuk antisipasi penembusan dan berubah tren jangka pendek, dengan potensi penurunan diperkirakan kisaran 2692-2696 dan 2677-2683 yang cukup potensial.

Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4! 

Trading Strategy: 
Opsi BUY Dekat Support 1
Entry: 2725.00 – 2727.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward :  2739.00 ($12 - $14) 
(follow/pertahankan BUY jika tembus 2745.30,
Target terdekat 2752, terjauh 2765, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2719.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 2718.00)
Risk Reward: 1: 2 

Opsi BUY jika Support 2 tidak ditembus
Entry : 2710.00 – 2712.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2724.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2704.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 2708)
Risk Reward: 1: 2

Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!

Dolar kembali menguat terhadap mata uang lainnya meskipun data Non-Farm Payroll yang dirilis Jumat malam turun drastis di bawah perkiraan. Hanya terjadi penambahan lapangan kerja terisi sebanyak 12K yang jauh di bawah perkiraan 106K dan data periode sebelumnya direvisi menurun dari 254K menjadi 223K. Meskipun turun drastis tapi reaksi pasar justru mendukung penguatan dolar karena turunnya angka tersebut dikarenakan 2 badai besar yang baru-baru ini melanda AS yaitu Badai Helena dan Milton ditambah dengan mogok kerja besar-besaran dari perusahaan produsen pesawat terbang Boeing dan Textron. Data lain berupa tingkat pengangguran yang relatif stabil 4.1% sesuai perkiraan sama seperti periode sebelumnya dan juga upah rata-rata stabil 0.4% yang lebih baik dari perkiraan turun 0.3% meyakinkan pelaku pasar bahwa sektor tenaga kerja di AS masih cukup solid. Sementara data lain yaitu PMI dari ISM di sektor manufaktur meski turun dari 47.2 menjadi 46.5 yang berbalik dari perkiraan naik 47.6, namun indeks biaya produksi meningkat tajam dari 48.3 menjadi 54.8 yang lebih tinggi dari perkiraan hanya naik 49.9. Dengan data-data ini semakin memperkuat peluang Fed untuk kembali memangkas suku bunga acuan yang moderat sebanyak 25 bps. Terlebih dengan masih adanya ketidakpastian akan hasil pemilu yang dijadwalkan pada esok hari. Dan pertemuan moneter FOMC - Fed dijadwalkan pada 2 hari kemudian di hari Kamis. Setelah ekspektasi akan langkah Fed dipastikan pada pertemuan tersebut, fokus pasar akan tertuju pada hasil pemilu dimana saat ini polling antara Donald Trump dan Kamala Harris terus bersaing ketat dan tidak ada yang menonjol dari kedua kandidat ini. Kebijakan yang dijanjikan oleh Trump terhadap imigrasi, pengurangan pajak dan kenaikan tarif impor dinilai berpotensi mendorong inflasi dan penguatan mata uang dolar, sementara kebijakan Harris dinilai tidak akan jauh berbeda dari saat ini. Selain itu komposisi Kongres AS yang mayoritas dikuasai oleh Partai Republik akan memudahkan program kerja Trump dan sebaliknya akan mempersulit kerja-kerja Harris di masa depan. Ketidakpastian ini yang mencegah Fed untuk kembali memangkas suku bunga acuan dengan ukuran jumbo seperti sebelumnya. Selain kedua peristiwa penting tersebut, pekan ini juga akan dirilis data PMI di sektor swasta dan juga laporan mingguan klaim pengangguran. Sementara itu pemerintah China juga diperkirakan akan mempertimbangkan stimulus fiskal yang cukup, masih dalam pekan ini seiring dengan Kongres Rakyat China yang dijadwalkan sepanjang pekan ini dari Senin hingga Jumat nanti.

Yen masih cenderung menguat terhadap dolar meski Jepang masih libur hari ini. Penguatan mata uang Yen karena prospek akan kembalinya Bank Sentral Jepang (BOJ) untuk menaikkan suku bunga acuannya pada pertemuan moneter di bulan Desember yang akan datang. Pekan lalu BOJ mempertahankan suku bunga acuannya dan Gubernur BOJ - Kazuo Ueda secara terbuka mengungkapkan peluang tersebut. Komentar tersebut relatif berbeda dengan yang selama ini Ueda lakukan dengan terus menahan diri untuk tidak terlalu agresif. Pekan ini akan dirilis nota pertemuan moneter BOJ bulan lalu yang akan memberikan pandangan pejabat BOJ akan prospek kenaikan suku bunga acuan mendatang.


Euro melemah tidak saja terhadap dolar namun juga terhadap Yen dengan liburnya sejumlah negara di wilayah ini. Ekspektasi akan langkah moneter yang akan diambil oleh Bank Sentral Eropa (ECB) juga menurun dari sebelumnya diharapkan akan melakukan pemangkasan jumbo menjadi hanya moderat sama seperti sebelumnya seiring dengan potensi inflasi yang kembali naik. Data penting pekan ini adalah PMI di sektor manufaktur dan jasa.

Poundsterling menunjukkan resistensi terhadap dolar meskipun sentimen akan rencana anggaran masih membayangi pelaku industri. Pekan lalu Menteri Keuangan yang baru - Rachel Reeves mengumumkan pemerintah Inggris akan menaikkan pajak menjadi 32% dari sebelumnya 28% yang akan berlaku mulai April tahun 2025 mendatang. . Kenaikan pajak ini merupakan kenaikan pajak tertinggi sejak tahun 1993 yang lalu dan dipastikan akan mengurangi laba pelaku bisnis sehingga berpotensi membuat industri lesu. Meski demikian, pasar tetap berekspektasi akan langkah moneter Bank Sentral Inggris (BOE) untuk kembali melanjutkan pemangkasan suku bunga acuannya sebanyak 25 bps pada pertemuan moneter yang dijadwalkan pada hari Kamis nanti. Selain BOE, Bank Sentral Australia (RBA) juga dijadwalkan akan mengadakan pertemuan moneter di hari Selasa esok namun diperkirakan masih akan mempertahankan suku bunga acuannya dan Bank Sentral Swedia (Riksbank) yang diperkirakan akan memangkas 50 bps pada hari Kamis juga.

Cek info lain di:
https://agrodana-futures.com/
https://instagram.com/agrodanafuturesofficial
https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

slide13

slide14

Suggest : SELL on Rally
Area : 1.08700 – 1.08900
Target : 1) 1.08100 2) 1.07500
SL : 1.09500

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.08000
Switch to BUY jika tembus 1.09500

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

slide15

slide16

Suggest : SELL on Rally
Area : 1.30000 – 1.30200
Target : 1) 1.29400 2) 1.28800
SL : 1.30800

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.29000
Switch to BUY jika tembus 1.30700

CHART TECHNICAL ANALYSIS  USDJPY

slide17

slide18

Suggest : SELL on Rally
Area : 152.500 – 152.700
Target : 1) 151.900 2) 151.300
SL : 153.300

Alternatif :
Switch to BUY jika tembus 153.500
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 151.800

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD (XAUUSD)

slide19

slide20

slide21

Suggest : BUY on Dip
Area : 2725.00 – 2727.00
Target : 1) 2733.00 2) 2739.00
SL : 2719 (ideal 3-5 points di bawah 2718.00)

Alternatif :
Potential Strong Demand Area : 2708-2714
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2745.30
Switch to SELL jika tembus 2708

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

Jika Anda berpikir emas turun karena dolar menguat pasca data ekonomi yang dirilis “lebih baik dari ekspektasi” dan didukung efek akhir bulan, well..Anda salah. Karena ternyata dolar juga mengalami penurunan di sesi perdagangan hari Kamis, 31 Okt 2024. Imbal hasil Treasury AS tenor 10 tahun juga mengalami penurunan.

Data core PCE dirilis 0.3% sesuai ekspektasi, naik dari 0.1% m/m sebelumnya. Namun terdapat revisi naik data bulan sebelumnya di 0.2% sehingga secara keseluruhan cenderung tidak selisih banyak. Sementara basis tahunan dirilis 2.7% vs ekspektasi 2.6%, tapi kembali berada di level yang sama seperti bulan sebelumnya 2.7% y/y sehingga tidak mengalami perubahan. Di sisi lain data PCE utama berada di 2.1%, turun dari sebelumnya 2.3% y/y dan 0.2% m/m dari 0.1% sebelumnya. 

Lalu data klaim pengangguran dirilis turun di 216K, dibanding minggu sebelumnya 228K. Tentunya hal ini menjadi salah satu catatan penting di sisi tenaga kerja AS yang tetap solid. Secara teknis, penurunan emas juga dilatarbelakangi oleh profit taking pasca rally sejak Oktober yang lalu yang belum sempat mengalami koreksi yang signifikan sehingga Kesimpulan kami emas turun karena profit taking yang ditunggu-tunggu pasar sebelum NFP Jumat, juga pilpres AS, dan FOMC Meeting minggu depan.

Ketidakpastian Kembali Membayangi

Terlepas dari data ekonomi tadi malam, kabar terbaru menyebut Iran sedang mempersiapkan serangan balasan besar-besaran ke Israel dari wilayah Irak beberapa hari mendatang. Ada kemungkinan dilakukan sebelum pilpres AS, menurut 2 informan yang dikutip Axios. 

Laporan terbaru menjadi laporan pertama yang menyoroti kemungkinan serangan dilakukan dari wilayah Irak. Beberapa pengamat menilai hal ini dimungkinkan sebagai upaya Iran untuk menghindari serangan Israel ke target-target strategis di Iran jika terjadi serangan balasan kembali. 

Ini sebabnya ketidakpastian geopolitik akan membayangi di akhir pekan hingga mendekati pilpres AS, dan menjadi salah satu alasan kami mempertimbangkan strategi buy emas di tengah ketidakpastian geopolitik maupun pilpres AS 5 November.

Dari Pilpres sendiri sejauh ini pasar masih tetap “wait and see” meskipun mayoritas memperkirakan kemenangan Trump. Efek positif terhadap dolar kemungkinan sudah dirasakan, tapi efek negatif terkait rencana Trump untuk kembali berlakukan tarif dikhawatirkan memicu ketegangan baru dengan Beijing sehingga ketidakpastian juga menyelimuti pasar dari event Pemilu AS minggu depan. “Ketidakpastian” mendukung emas sebagai safe haven.

Fokus Hari ini

Investor akan fokus lebih dulu dengan data non farm payrolls AS dan unemployment rate di jam 19.30 WIB, diikuti dengan ISM Manufacture di jam 21.00 WIB. Setelah itu kembali fokus pada ketidakpastian yang membayangi di akhir pekan dan jelang pilpres AS. Di sisi lain, beberapa pengamat menilai NFP malam nanti belum tentu akan menghambat Fed untuk tetap menurunkan suku bunga di minggu depan.

Data yang lebih rendah dari ekspektasi akan mendukung emas kembali ke jalur kenaikan. Sebaliknya jika data lebih kuat dari ekspektasi, maka akan mendukung emas kembali terkoreksi turun).

Beberapa data pendahulunya menunjukkan ADP yang dirilis lebih baik dari ekspektasi, jumlah PHK yang berkurang, dan juga initial jobless claims mingguan yang turun. Hal ini kemungkinan memberi alasan untuk NFP yang tetap kuat. Namun JOLTS job openings yang turun dan employment Philadelphia yang juga lemah memberi harapan untuk turunnya NFP.

Sementara itu aksi mogok dan dampak badai baru-baru ini bisa saja membuat laporan nfp malam nanti cenderung terbebani sementara waktu. Meski pertumbuhan solid, tapi berita utama dari data pekerjaan kemungkinan bisa terlihat terpukul keras. Data kali ini sulit untuk diprediksi karena faktor-faktor tak terduga tersebut. Sebagai acuan, badai di 2017 membuat laporan pekerjaan dirilis negative, meskipun bulan berikutnya terjadi revisi positif tapi hanya revisi kecil. 
Satu hal yang harus diwaspadai adalah bahwa saat ini faktor ketidakpastian masih dominan, sehingga penurunan pada emas diperkirakan masih akan relatif terbatas karena peran emas yang dilirik sebagai safe haven saat kondisi ketidakpastian membayangi pasar.

Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah! 

gold nano 1200x700 kv

Analisis Teknikal Gold

Candlestick daily ditutup bearish dan penurunan berlanjut hingga di bawah support 2758, sentuh level terendah 2731.43, cukup dekat dengan support FE 61.8% Daily 2729.48. Secara teknis seharusnya penurunan berpeluang berlanjut hari ini meskipun hanya berstatus profit taking pasca rally yang nyaris tanpa henti sejak 10 Okt 2024. Penurunan 23 Okt 2024 juga sempat memberi indikasi yang sama, tapi kemudian berbalik naik hingga kenaikan kemarin. 

Rekor tertinggi baru tercatat saat ini di 2790.03 untuk sementara waktu. Bullish diperkirakan masih tetap dominan beberapa waktu ke depan sehingga penurunan saat ini berpotensi bersifat sementara. Support terdekat 2729.48 dan terjauh 2708.61 (low 23 Okt 2024). Sementara resistance akan berada di 2758, 2774 dan 2790. Data NFP akan menjadi salah satu penentu dari pergerakan hari ini.

slide9

Di H4, kenaikan mulai tertahan dan diperkirakan wave 5 kemungkinan sudah mencapai puncaknya meski tidak sempat sentuh 2806, hanya mencapai 2790. Perhatikan pola penurunan yang terjadi tadi malam! Kurang lebih pergerakan tersebut berarti bisa dianggap sebagai wave A di mana pola koreksi ABC dari Elliott Wave sudah dimulai. Dengan demikian rebound di sesi Asia pagi ini diperkirakan membentuk pantulan wave B sehingga kenaikannya diharapkan terbatas.

Zona 2754-2758 adalah resistance terdekat, sehingga pantulan ke zona tersebut bisa saja dianggap peluang untuk sell jangka pendek mengingat kita masih menunggu penurunan terakhir dari pola koreksi ABC (itu berarti sinyal untuk wave C seperti pada gambar). Pantulan terjauh untuk wave B diperkirakan berada di zona 2767-2770. 

Sebaliknya, jika penurunan sudah menyelesaikan wave C yang diperkirakan akan berada di FR 50% 2714.02 atau maksimum FR 61.8% 2696 yang juga berhimpitan dengan support dari trend channel, maka strategi buy bisa kembali dilakukan di antara kedua zona tersebut, dengan SL ideal di bawah support FR 61.8%. Hal ini dengan pertimbangan : 

  1. trend channel naik menandakan tren utama tetap naik
  2. Meskipun data NFP dirilis menguat, market kemungkinan akan mewaspadai ketidakpastian geopolitik di akhir pekan dan pemilu AS minggu depan

Ini berarti jika Anda melakukan Sell jangka pendek, sebaiknya segera exit sebelum area 2714 ataupun 2700 tersebut disentuh karena dikhawatirkan pembalikan naik akan lebih cepat. Dua alasan tadi yang membuat kami memilih opsi BUY lebih aman daripada SELL meskipun dengan risiko data NFP nanti malam bisa saja dirilis lebih kuat dari perkiraan.

slide11

Per jam 10.30 WIB, harga berada di 2749.48, dengan high di 2750.91 dan low 2743.83. Sesuai ulasan kemarin, bahwa trend akan berbalik turun dalam jangka pendek jika harga resmi tembus di bawah 2770 (double top), dan jauh lebih kuat jika konfirm tembus support 2758.

Perhatikan Fibonacci Retracement (FR) di H1! Ditarik dari puncak 2790.03 ke bottom 2731.43 (FR 0%). Pantulan berarti koreksi atau retest resistance sebelum kembali turun. Ekspektasi pantulan di sesi Asia hingga Eropa tertahan terdekat di zona FR 38.2% 2753.82, terjauh FR 50% 2760.73. Dalam jangka pendek, area tersebut bisa menjadi opsi zona SELL dengan SL di atas FR 61.8% 2767.64 (tembus FR 61.8% berarti tren kembali naik!). 

Penurunan diperkirakan bisa terjadi dalam 2 potensi, yaitu tertahan di zona FR 0% 2731 dan membentuk double bottom, atau tembus FR 0% lanjut turun hingga support berikutnya yang diperkirakan berada di kisaran 2708-2713. Ini juga berarti target penurunan hanya akan berada di antara kedua zona support tadi sehingga opsi SELL jangka pendek sebaiknya pertimbangkan untuk segera exit begitu salah satu support disentuh atau didekati.

Sementara di malam hari, terutama pasca NFP, waspadai zona support 2708-2713 yang diperkirakan bisa menjadi area strong demand. Yang berarti opsi BUY jauh lebih baik dilakukan di zona ini, dengan asumsi bahwa market sudah merespon dan bereaksi terhadap data NFP yang dirilis 19.30 WIB, lalu berbalik naik karena faktor “ketidakpastian” geopolitik dan pemilu AS minggu depan. Emas akan tetap menjadi safe haven saat terjadi ketidakpastian.

Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4! 

Trading Strategy: 
Opsi BUY on Dip
Entry: 2713.00 – 2715.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward :  2727.00 ($12 - $14) 
(follow/pertahankan BUY jika tembus 2760.00,
Target terdekat 2767, terjauh 2775, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 2707.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 2708.00)
Risk Reward: 1: 2 

Opsi SELL jika Support ditembus
Entry : 2704.00 – 2706.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 2692.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 2712.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 2710)
Risk Reward: 1: 2

Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!

CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD

Suggest : SELL on Rally
Area : 1.08700 – 1.08900
Target : 1) 1.08100 2) 1.07500
SL : 1.09500

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.08000
Switch to BUY jika tembus 1.09500

CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD

slide15

slide16

Suggest : SELL on Rally
Area : 1.29200 – 1.29400
Target : 1) 1.28600 2) 1.28000
SL : 1.30000

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.28500
Switch to BUY jika tembus 1.30500

CHART TECHNICAL ANALYSIS  USDJPY

slide2

slide4

Suggest : SELL on Rally
Area : 152.600 – 152.800
Target : 1) 152.000 2) 151.600
SL : 153.400

Alternatif :
Switch to BUY jika tembus 153.600
Pertahankan/Follow SELL jika tembus 151.800

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD (XAUUSD)

slide6

slide9

slide11

Suggest : BUY on Dip
Area : 2713.00 – 2715.00
Target : 1) 2721.00 2) 2737.00
SL : 2707 (ideal 3-5 points di bawah 2708.00)

Alternatif :

Short term correction/profit taking : cek keterangan!
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 2760.00
Switch to SELL jika 2708

Dolar mengalami koreksi terhadap mata uang lainnya seiring dengan semakin tipisnya peluang Fed untuk memangkas suku bunga acuan setelah indikator inflasi menunjukkan adanya potensi naik lagi. Data PCE yang dirilis semalam mengalami kenaikan dari 0.1% menjadi 0.2% sesuai perkiraan dan data Core PCE juga naik dari 0.2% menjadi 0.3% sesuai perkiraan. Meskipun data year-on-year PCE relatif turun menjadi 2.1% sesuai perkiraan, namun data periode sebelumnya direvisi naik dari 2.2% menjadi 2.3% dan data Core PCE-nya stagnan 2.7% yang lebih tinggi dari perkiraan turun 2.6%. Data ini menunjukkan resiko inflasi masih tetap membandel dan belum turun seperti yang diharapkan sehingga Fed berpeluang untuk tetap mempertahankan suku bunga acuan pada pertemuan moneter pekan depan. Spekulasi langkah pemangkasan Fed sebanyak 25% masih ada meskipun peluangnya semakin menurun dari sebelumnya di atas 90% turun menjadi hanya 70% dan sisanya 30% Fed akan mempertahankan suku bunga saat ini menurut CME Group's FedWatch Tool. Data lain yang mendukung resiko inflasi tersebut adalah data personal spending yang meningkat 0.5% melampaui perkiraan 0.4% dan data periode sebelumnya juga direvisi naik dari 0.2% menjadi 0.3%. Sedangkan personal income hanya naik 0.3% sesuai perkiraan dari periode sebelumnya 0.2%. Data dari sektor tenaga kerja juga mendukung hal tersebut dengan laporan mingguan klaim pengangguran yang turun dari 228K menjadi 216K yang lebih baik dari perkiraan meningkat 229K. Sehingga rata-rata klaim pengangguran dalam 4 pekan terakhir menurun dari 238.75K menjadi 236.50K. Hari ini akan dirilis data penting di sektor tenaga kerja yaitu Non-Farm Payroll (NFP) dengan perkiraan mengalami penurunan tajam dari 254K menjadi hanya 108K.

Yen menguat tajam terhadap dolar paska pertemuan moneter Bank Setral Jepang (BOJ). Sesuai perkiraan BOJ tetap mempertahankan suku bunga acuannya saat ini. Namun mengindikasikan siap untuk kembali menaikkan suku bunga acuan pada pertemuan moneter berikutnya untuk menahan laju inflasi di angka target 2%. Dalam konferensi pers paska pertemuan moneter tersebut, Gubernur BOJ - Kazuo Ueda mengatakan BOJ menunggu seputar ketidakpastian hasil pemilu di AS nanti hingga ekonomi kembali stabil sebelum melanjutkan rencana kenaikan suku bunga lagi. Pernyataan tersebut berbeda jauh dengan sikap Ueda sebelumnya yang cenderung menahan diri. Hal ini diindikasikan BOJ akan menaikkan kembali suku bunga pada pertemuan moneter berikutnya pada bulan Desember mendatang.

Euro sedikit menguat seiring dengan koreksi pada mata uang dolar dan juga didukung oleh data inflasi Uni Eropa yang kembali naik sehingga berpotensi mencegah Bank Sentral Eropa (ECB) melakukan langkah agresif seperti yang diharapkan. Inflasi CPI di Uni Eropa mengalami kenaikan dan kembali naik lagi menjadi 2.0% yang lebih tinggi dari perkiraan naik 1.9% dan data periode sebelumnya direvisi menurun dari 1.8% menjadi 1.7%. Dengan Core CPI relatif stagnan 2.7% sama seperti periode sebelumnya yang lebih tinggi dari perkiraan sedikit turun 2.6%. ECB yang diharapkan akan mengikuti langkah Fed dengan pemangkasan jumbo 50 bps pada pertemuan moneter yang akan datang mulai terkikis peluangnya dengan data tersebut. Hari ini tidak ada data ekonomi yang dirilis. Italia dan Prancis tutup karena libur All Saints Day.

Poundsterling masih cenderung turun oleh sentimen rencana anggaran yang disampaikan oleh Menteri Keuangan yang baru - Rachel Reeves pada hari sebelumnya. Reeves mengumumkan pemerintah Inggris akan menaikkan pajak menjadi 32% dari sebelumnya 28% yang akan berlaku mulai April tahun 2025 mendatang. Ini merupakan kenaikan pajak tertinggi sejak tahun 1993 yang lalu. Kenaikan pajak ini dipastikan akan mengurangi laba pelaku bisnis sehingga berpotensi membuat industri lesu. Dan pada akhirnya akan menghalangi langkah Bank Sentral Inggris (BOE) untuk kembali memangkas suku bunga acuannya lebih lanjut. Hari ini akan dirilis data PMI sektor manufaktur dan juga indeks harga perumahan.

Cek info lain di:
https://agrodana-futures.com/
https://instagram.com/agrodanafuturesofficial
https://www.youtube.com/c/agrodanafuturesofficial

Masih ragu dan memiliki pertanyaan lainnya ?

Kantor Pusat
Menara Batavia Lt. 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126,
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Berlangganan Newsletter Agrodana:
Ikuti Kami
facebook agrodanayoutube agrodanainstagram agrodana
agrodana iosagrodana android
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan
/ Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Ikuti Kami
alt=""alt=""alt=""
Kantor Pusat
Menara Batavia Lt 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126, Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Email:  [email protected]Whatsapp: +6281-988-3777
Berlangganan Newsletter Agrodana :
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan / Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Whatsapp Non Klien
crossmenuchevron-down