logo agrodana futures official
Buka Akun

Angin Segar di Awal Pekan, Emas Tunggu Fed dan PCE Sambil Pantau Diplomasi Timur Tengah!

  -  27-Jul-2026
67

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

US Treasury Yield 10-tahun ditutup melemah jelang penutupan Jumat, diikuti dolar yang juga ikut melemah. Bahkan keduanya hari ini dibuka gap down sehingga emas sebaliknya berhasil dibuka gap up hingga sentuh 4100. Untuk sementara level tertinggi tertahan di 4116 sampai saat artikel ini ditulis. 

Kondisi ini terjadi setelah Trump memerintahkan pasukannya untuk menghentikan serangan ke Iran setelah 13 hari serangan yang membuat situasi kembali memanas, dan harga minyak kembali melonjak. Bahkan minyak Brent mendekati $100 per barel, sehingga memicu kembali kekhawatiran tekanan inflasi. 

AS-Iran Buka Diplomasi, Pembelian Bank Sentral Dukung Emas

AS dan Iran sepakat untuk hentikan saling serang. Hal ini dipicu oleh perintah Trump di hari Jumat untuk menghentikan serangannya ke Iran yang sudah berjalan 13 hari dengan alasan memberi ruang untuk jalur diplomasi. Di akhir pekan, Iran juga merespon bahwa pihaknya akan hentikan serangan militer selama AS juga menghentikan serangannya. Gangguan pasokan setidaknya mereda, sehingga minyak kembali turun dan kekhawatiran inflasi juga melunak. 

Menariknya, 13 hari gempuran AS ke Iran yang juga direspon oleh Iran dengan menyerang semua base militer AS di negara-negara Teluk, meski sempat membuat emas tertekan, tapi tekanan berturut-turut terlihat tertahan di sekitaran level $3,900, tanpa menembus level low baru. Hal ini juga terlihat dalam 1 bulan terakhir emas tidak bergerak lebih rendah di bawah $3,900. Ini menjadi pertanda baik bagi para pembeli di tengah laporan tentang China yang sudah kembali melakukan pembelian. 

Perdamaian menjadi syarat untuk pergerakan harga yang positif karena hal itu berarti harga energi yang lebih rendah dan seiring waktu bisa membuka jalan untuk kembali ke pemangkasan suku bunga. Yang membuat emas tertekan 13 hari terakhir adalah kembalinya kekhawatiran pasar terhadap potensi kenaikan suku bunga Fed yang dipicu oleh situasi geopolitik yang kembali memanas.

banner artikel agr youtube

FOMC Meeting 29 Juliย 

Pasar akan mencermati pertemuan Fed minggu ini yang akan diumumkan pada 29 Juli 2026 (Kamis, 30 Juli 2026, dinihari waktu Indonesia). Pasar akan mencermati pernyataan Fed dan juga Ketua Fed Kevin Warsh di pertemuan tersebut. 

Saat ini, pasar memperkirakan 33% peluang untuk kenaikan suku bunga. Dan jika benar terjadi maka kemungkinan berpotensi menekan emas sebagai reaksi awal. Tapi mayoritas Analis berpendapat penurunan kemungkinan sebagai peluang untuk kembali membeli karena bank sentral yang tiba-tiba bersikap hawkish justru akan membuka jalan untuk penurunan suku bunga di masa mendatang. 

Di sisi lain, Warsh mungkin akan tetap pada pendiriannya untuk tidak memberi panduang ke depan (forward guidance) dan terus menekankan bahwa Fed hanya akan bertindak berdasarkan data ekonomi, dan mempertegas komitmennya untuk mencapai inflasi 2%.

Fokus Minggu ini

Selain FOMC Meeting, pasar juga akan mencermati data PCE dan GDP AS yang akan dirilis minggu ini. Karena data ini merupakan lagging indicator, maka kemungkinan PCE juga akan mencatatkan penurunan seperti halnya CPI dan PPI beberapa waktu lalu yang dirilis melunak. Serangan AS ke Iran 13 hari terakhir memang membuat minyak sempat naik kembali di atas $90 per barel (WTI) dan bahkan Brent mendekati $100 per barel sehingga sempat memicu kembali kekhawatiran inflasi. Namun, dampaknya belum terlihat pada inflasi terbaru sehingga PCE yang akan dirilis minggu ini tidak akan mencerminkan dampak dari perang 13 hari tersebut terhadap lonjakan harga minyak. 

Di sisi lain, Fed yang hawkish akan menjadi kejutan jika Fed menaikkan suku bunganya di pertemuan minggu ini. Tapi ekspektasi kami adalah hal itu belum akan terjadi, dan Warsh lebih cenderung bersikap โ€œwait and seeโ€ dengan data CPI dan NFP kemudian akan menjadi pertimbangan ke depan, sampai Jackson Hole Symposium di bulan Agustus. 

Untuk geopolitik, pasar akan tetap mencermati perkembangan. Saat ini situasi bisa dikatakan mereda. Awal pekan yang cukup tenang sehingga pasar akan fokus lebih dulu dengan data ekonomi dan juga FOMC dan bank sentral lain. Tapi bukan berarti mereka akan lepas begitu saja perhatian dari geopolitik. Dua isu utamanya adalah diplomasi untuk mencapai kesepakatan damai, atau diplomasi untuk mencapai kesepakatan untuk pengelolaan jalur Hormuz. Rumor menyebut perundingan AS-Iran berikutnya akan membahas tentang kemungkinan memberi akses untuk Iran mengelola Hormuz, tapi dengan syarat-syarat tertentu. 

  1. Jika AS-Iran mencapai kesepakatan (damai atau pengelolaan Hormuz), maka Selat Hormuz akan dibuka dan jalur pelayaran diharapkan kembali normal. Selat Bab Al-Mandeb kemungkinan menyusul . Kondisi ini akan berdampak positif untuk emas (lanjut fokus FOMC dan PCE)
  2. Sebaliknya, jika diplomasi tetap gagal mencapai kesepakatan (damai atau pengelolaan Hormuz), maka risiko geopolitik kembali memanas. Selat Hormuz berpotensi ditutup, Selat Bab Al โ€“ Mandeb kemungkinan ikut memanas. Kondisi ini akan berdampak negatif untuk emas (keputusan FOMC dan PCE mungkin sedikit diabaikan pasar, fokus tertuju pada ketegangan geopolitik!)
banner artikel youtube

Analisis Teknikal Gold

Candlestick daily ditutup doji setelah penurunan terhenti di 4022 di hari Jumat, diikuti rebound cepat ke 4082, tapi kemudian berakhir ditutup di 4053. Kondisi ini terbantu lagi dengan gap up yang dibuka pagi ini di 4089 setelah Trump memberi perintah untuk hentikan serangan ke Iran di Jumat malam. Namun, pasar saat itu belum yakin situasi benar-benar dihentikan sampai akhirnya di akhir pekan Iran merespon dengan juga menghentikan serangannya selama AS juga menghentikan. 

Secara teknis, bullish masih rapuh, terutama selama resistance 4141 dan 4165 belum ditembus. Sedangkan zona 4022 (low Jumat) kini akan bertindak sebagai support terdekat untuk beberapa waktu ke depan. Jika zona ini ditembus, maka peluang bearish kemungkinan kembali dominan hingga zona 4000 maupun 3960 kembali diuji. Sedangkan kenaikan akan lebih kuat jika berhasil lewati 4165, dengan potensi 2 resistance di atas 4202 dan 4240 sebagai rintangan berikutnya bagi bullish.



slide20

Di H4, kabar baiknya adalah harga berhasil naik kembali di atas zona kuning 4061-4085 yang sempat menjadi resistance, sekaligus area sell kita di hari Jumat. Kabar buruknya, kenaikan di pagi hari ini tertahan di zona coklat 4112-4132 yang juga menjadi area resistance kuat yang kita perkirakan sejak Jumat. Ini artinya kenaikan yang terjadi saat ini masih cenderung belum stabil dan membutuhkan trigger atau pemicu untuk dorongan yang lebih kuat sehingga kenaikan bisa berlanjut.  

Ekspektasi berikutnya zona kuning 4061-4085 menjadi zona support terdekat untuk potensi retest, atau paling jauh menutupi gap (mendekati closing Jumat 4053) sehingga demand diperkirakan berada di zona ini. Lalu kenaikan berikutnya diharapkan  bukan hanya menguji zona coklat 4112-4132, tapi juga mampu tembus sehingga jalur kenaikan berlanjut lebih kuat. Dalam skenario ini strategi buy lebih disarankan.

Sebaliknya, jika tekanan turun lebih dari area 4050, maka peluang turun cenderung lebih dominan. Namun, penurunan diperkirakan lebih kuat jika tembus di bawah 4022 (low Jumat). 

Trader juga masih punya peluang memanfaatkan swing low untuk lakukan sell selama zona coklat 4112-4132 tidak ditembus. Tapi harus diingat bahwa : 1) target kemungkinan terbatas, di zona kuning atau maksimum closing price Jumat 4053; 2) risiko tembus zona coklat saati ni cukup terbuka, sehingga disarankan pasang stop loss ketat di atas zona coklat. 

Selama geopolitik mereda, dan diplomasi dikedepankan, maka emas berpeluang kembali ke jalur kenaikan. Tapi jika situasi geopolitik kembali panas, maka emas berpotensi berbalik turun.



slide21


Per jam 10.45 WIB, harga berada di 4089.60 dengan high 4116.05, dan low 4083.65. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Commodity (Gold, Crude Oil) 27 Juli 2026 | PT. Agrodana Futures, strategi utama buy di kisaran 4044-4046, atau kisaran zona support 4049-4057 (area sebelum penutupan Jumat berakhir di 4053). Zona ini dianggap cukup ideal mengingat gap up yang terjadi pagi ini setelah AS dan Iran dikabarkan menghentikan aksi militernya untuk membuka jalur diplomasi. Alternatifnya Anda bisa pertahankan untuk lanjut atau follow buy jika resistance tertinggi dari zona abu 4128 (zona abu 4097-4128) berhasil ditembus. 

Secara teknis, zona abu di kisaran 4097-4128 masih bertindak sebagai resistance, mirip dengan yang diulas di hari Jumat, di mana area ini diperkirakan sebagai resistance psikologis kuat yang kemungkinan juga menjadi area sell berikutnya jika 4060-4080 saat itu ditembus (cek penjelasan di video Jumat!). Meski demikian, sell yang dilakukan saat ini (jika memanfaatkan rejection zona abu) berpotensi terbatas, mengingat situasi geopolitik yang mereda saat ini sehingga tidak disarankan sebagai strategi utama, kecuali jika geopolitik kembali memanas. 

Saat artikel ditulis, harga mulai retest kembali zona low sementara pagi ini 4083. Secara teori gap sangat mungkin ditutup lebih dulu sehingga zona orange terbaru di 4034-4040 ataupun zona support trendline di kisaran 4030-4035 dianggap area potensial untuk lakukan buy. Stop loss idealnya dipasang di bawah low Jumat 4022. Atau Anda bisa tempatkan sekitar 7-8 poin di bawah support trendline mengingat saat ini emas bergerak relatif volatile sehingga range pergerakan cukup besar. 

Jika strategi buy tetap gagal, maka SELL kembali lakukan saat harg tembus di bawah 4020-4022 (tembus low Jumat), dan exit maksimal zona kuning 3960-3978, mengingat zona ini diperkirakan akan kembali menjadi zona support psikologis, sehingga demand kemungkinan akan kembali muncul di zona ini.

Trading Strategy

Opsi BUY on Dip
Entry: 4044.00 โ€“ 4046.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4066.00 ($20 - $22)
(Alternatif Follow BUY jika tembus 4130, target terdekat 4140, terjauh 4150, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4034.00 ($10 - $12)
(ideal 7-8 poin di bawah 4034.00)
Risk Reward: 1: 2

Opsi SELL jika situasi geopolitik kembali memanas
(cek kondisi/syarat yang harus dipenuhi di artikel!)
Entry : 4020.00 โ€“ 4022.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4002.00 ($20 - $22)
Stop Loss: 4032.00 ($10 - $12)
(ideal SL 7-8 poin di atas 4030.00)
Risk Reward: 1: 2


1 PIP Fixed Spread


Masih ragu dan memiliki pertanyaan lainnya ?

Kantor Pusat
Menara Batavia Lt. 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126,
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Berlangganan Newsletter Agrodana:
Ikuti Kami
facebook agrodanayoutube agrodanainstagram agrodana
agrodana iosagrodana android
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan
/ Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Ikuti Kami
alt=""alt=""alt=""
Kantor Pusat
Menara Batavia Lt 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126, Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Email:  [email protected]Whatsapp: +6281-988-3777
Berlangganan Newsletter Agrodana :
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan / Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Whatsapp Non Klien
crossmenuchevron-down