US Treasury Yield 10-tahun ditutup turun, dan dolar juga berbalik melemah di sesi perdagangan hari Kamis. Kondisi ini menguntungkan bagi emas, terutama setelah rilis data NFP yang lebih rendah dari ekspektasi. Kenaikan diperkirakan berlanjut hari ini, mengingat pasar obligasi AS libur untuk perayaan Hari Kemerdekaan AS, 4th of July. Berarti setidaknya gangguan untuk emas relatif berkurang dari sisi data AS maupun dari imbal hasil obligasi AS.
Data NFP dirilis 57K, lebih rendah dari perkiraan 114K, bahkan turun dibanding bulan sebelumnya 172K. Laporan ini cukup mengejutkan karena kontradiktif dengan rekor tertinggi 2 tahun dari laporan penciptaan lapangan kerja yang tercatat di JOLTS di awal pekan ini. Bahkan Analis melihat keanehan di mana PHK besar-besaran terjadi di sektor perhotelan menjelang Piala Dunia. Tapi setidaknya untuk sementara waktu kekhawatiran pasar terhadap potensi kenaikan suku bunga Fed relatif reda, untuk saat ini.
Dengan data pekerjaan yang lemah, pasar setidaknya bisa sedikit bernafas lega karena hal itu berarti tidak memberikan alasan kuat untuk Fed mempercepat kenaikan suku bunganya. Bukan hanya itu, situasi geopolitik yang relatif kondusif sampai saat ini juga menjadi pemicu. Harga minyak lebih rendah, data ekonomi AS lemah, dan geopolitik yang reda seperti ini membuat emas berhasil naik kembali dekati 4200.
Tapi jangan buru-buru! Karena pasar masih harus menunggu data CPI AS yang akan menjadi tantangan berikutnya. Dalam pidato Warsh kemarin di ECB forum,Warsh dengan tegas mengatakan bahwa Fed akan berupaya untuk mencapai target inflasi 2%, dan juga menjalankan mandat ganda dengan memastikan pasar tenaga kerja dalam kondisi sehat. Meskipun di sisi lain, Warsh menilai ekspektasi inflasi sudah turun, tapi data ini tetap menjadi titik penting kebijakan Fed karena Fed menghindari forward guidance dalam pertemuan-pertemuan berikutnya, di era Warsh.
Sementara geopolitik, pertemuan AS โ Iran rencananya dijadwalkan kembali setelah pemakaman Ayatollah Khamenei yang diagendakan 7-9 Juli 2026. Ini berarti Iran mungkin akan disibukkan dengan persiapan pemakaman Pemimpin Tertingginya itu sehingga diharapkan tidak terjadi eskalasi apapun pada geopolitik, terutama di jalur pelayaran Selat Hormuz dalam 1 pekan ke depan.
Dengan minimnya data ekonomi AS karena libur perayaan Hari Kemerdekaan 4th of July, lalu sisi geopolitik yang juga diperkirakan relatif kondusif untuk sementara waktu, maka No News Is (should) be Good News untuk emas sehingga peluang kenaikan diperkirakan berlanjut hingga penutupan akhir pekan ini!
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!
Candlestick daily ditutup bullish setelah data NFP yang ditunggu-tunggu memberi kejutan ke bawah dengan data dirilis 57K vs ekspektasi 114K, bahkan turun dibanding bulan sebelumnya 172K. Hal ini membuat kekhawatiran pasar terhadap potensi kenaikan suku bunga Fed dalam waktu dekat relatif reda, dan menguntungkan untuk emas.
Secara teknis, kita masih harus menunggu penembusan resistance 4198 (high 23 June 2026), atau 4220 (high 22 June 2026). Jika terpenuhi, maka kenaikan berpeluang lanjut dengan zona 4277 target terdekat potensi berikutnya, dan 4382 (high 17 June 2026) sebagai proyeksi terjauh. Sebaliknya, penurunan juga berpotensi membayangi jika harga gagal tembus 42198-4220, dan bisa kembali dominan jika harga turun di bawah 4050. Minimnya eskalasi geopolitik di akhir pekan memberi harapan untuk pasar tetap merespon pelemahan data NFP AS kemarin sehingga bisa mendukung kenaikan emas hingga penutupan.

Di H4, harga berhasil naik lebih tinggi sejak malam hari, pasca data NFP dirilis lebih lemah dari perkiraan. Kondisi ini membuat low kemarin tetap bertahan di 4030 tanpa ada swing low yang menekan lebih lanjut. Bahkan swing low terjauh di malam hari setelah data tertahan di 4100, dilanjutkan dengan penutupan tetap bertahan di atas 4100.
Bahkan pagi ini harga sudah naik hingga zona pink 4183-4214, di mana level tertinggi saat ini tercatat di 4195. Secara teknis, koreksi turun diharapkan, tapi dengan potensi swing low yang diharapkan terbatas. Zona 4100-4127 atau zona kuning 4080-4100 sebagai area demand yang lebih kuat.
Tapi, dengan minimnya eskalasi geopolitik dalam waktu dekat, maka diharapkan reaksi pasar terhadap data NFP yang lemah berlanjut hingga penutupan sesi NY nanti malam. Ini berarti penurunan diharapkan terbatas, sementara kenaikan berpeluang untuk tembus zona 4200 dengan area 4220 sebagai resistance utama, dan peluang terjauh mendekati 4286 4300.
Sebaliknya, trader juga tidak bisa abaikan potensi profit taking di akhir pekan, dan juga risiko munculnya ketegangan baru di Selat Hormuz di akhir pekan (pengulangan akhir pekan lalu). Jika ini terjadi, maka tekanan sell bisa menahan kenaikan. Kemungkinan penurunan di bawah 4050 lebih disarankan untuk switch strategi menjadi sell, dengan proyeksi terdekat 4000-4015, atau terjauh 3960, ini dengan perkiraan profit taking akhir pekan yang cukup ekstrim jika terjadi.

Per jam 11.05 WIB, harga berada di 4176.90 dengan high 4195.40, dan low 4121.32. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Commodity (Gold, Crude Oil) 3 Juli 2026 | PT. Agrodana Futures, strategi utama awalnya mengincar buy di zona 4082-4084, tapi harga terhenti di 4121 di sesi Asia. Meski demikian, strategi alternatif untuk buy on breakout di 4145 berhasil ditembus, bahkan langsung sentuh TP 2 di 4165 dengan cepat. Dan saat ini harga terhenti sementara waktu di 4195.
Ekspektasi kami adalah bahwa zona pink di 4178-4194 ini benar-benar menjadi resistance yang kuat sementara waktu, sehingga diikuti dengan swing low minimal zona abu-abu 4132-4146 (menguji kembali zona high pasca NFP tadi malam) yang kini bertindak sebagai support sekaligus demand terdekat. Lalu sore hingga malam lanjutkan kenaikan dengan potensi zona pink ditembus, dan membuka peluang untuk naik hingga 4212 terdekat, atau 4282-4300 terjauh.
Zona orange di 4093-4111 dan zona kuning di 4057-4072 juga bisa menjadi area alternatif untuk lakukan buy. Atau alternatif terakhir (jika tidak terjadi swing low seperti yang diharapkan), maka buy on breakout bisa dilakukan jika harga lanjut naik dan konfirm tembus 4194 -4196.
Sedangkan sell, sebaiknya dilakukan hanya jika geopolitik memanas di akhir pekan, atau terjadi penurunan di bawah 4050. Untuk saat ini opsi buy lebih utama karena geopolitik diperkirakan relatif sepi karena Iran sedang persiapkan pemakaman Pemimpin Tertinggi Ayatollah Khamenei yang wafat saat serangan AS dan Israel ke Iran beberapa bulan lalu. Pemakaman dijadwalkan di kisaran tanggal 7-9 Juli 2026 sehingga diharapkan situasi relatif reda, terutama Selat Hormuz.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Opsi BUY on Dip (updates!)
Entry: 4138.00 โ 4140.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4160.00 ($30 - $32)
(Alternatif Follow BUY jika tembus 4196 (updated!), target terdekat 4206, terjauh 4216, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4128.00 ($10 - $12)
(ideal 7-8 poin di bawah 4126.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi SELL jika support ditembus
Entry : 4048.00 โ 4050.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4028.00 ($20 - $22)
Stop Loss: 4060.00 ($10 - $12)
(ideal SL 7-8 poin di atas 4060.00)
Risk Reward: 1: 2
Copyright ยฉ 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures
Earnings Calendar
| TANGGAL | NAMA PERUSAHAAN |
| Kamis, 9 Juli 2026 | PepsiCo, Inc. (BMO) |
| Selasa, 14 Juli 2026 | Bank of America (BMO), Goldman Sachs (BMO), JP Morgan (BMO), Wells Fargo (BMO) |
Wall Street memasuki musim laporan keuangan Q2 2026 dengan dominasi Big Banks di dua pekan pertama Juli. Berbeda dari periode sebelumnya yang didominasi kejutan sektor teknologi, panggung kali ini sepenuhnya dikuasai oleh sektor konsumer dan finansial. Pembuka sesi jatuh pada Rabu 9 Juli ketika PepsiCo (PEP) merilis laporan kuartalan yang akan berfungsi sebagai cermin pertama kondisi daya beli konsumen AS, sebelum pasar beralih ke ujian yang lebih besar di pertengahan bulan: empat raksasa perbankan JPMorgan Chase (JPM), Goldman Sachs (GS), Bank of America (BAC), dan Wells Fargo (WFC) yang semuanya melaporkan kinerja mereka dalam rentang waktu berdekatan. Bagi para trader CFD single stock, konfigurasi ini menciptakan ladang volatilitas berlapis yang sangat jarang terbentuk dalam satu pekan perdagangan: satu laporan yang mengecewakan dari salah satu bank besar berpotensi memicu tekanan jual yang merembet ke seluruh sektor finansial, sementara kejutan positif pada angka kunci seperti net interest income atau guidance bisa membuka peluang reli sektoral yang agresif dan menciptakan momentum di kedua arah pasar.

Company Name : PepsiCo, Inc.
Ticker & Market : $PEP - NYSE
Sector & Industry : Consumer Staples - Non-Alcoholic Beverages
Headquarters : Purchase, New York, USA
Market Cap : US$193.25B
Trailing P/E (valuasi berdasarkan laba 12 bulan terakhir) : 22.20
Forward P/E (valuasi berdasarkan proyeksi laba 12 bulan ke depan) : 16.45
P/E Growth Ratio (5yr expected) : 1.52
Membuka musim laporan keuangan Juli pada Rabu 9 Juli, PepsiCo (PEP) datang dengan beban tekanan yang tidak ringan. Bank of America telah lebih dulu memangkas estimasi EPS Q2 menjadi $2,18 dan menurunkan target harga dari $173 menjadi $164 sambil mempertahankan rating Neutral, sementara Jefferies mengikuti dengan target $162 dan rating Hold, keduanya sepakat bahwa luka terdalam berasal dari segmen PepsiCo Foods North America (PFNA). Data NielsenIQ mengonfirmasi kekhawatiran tersebut secara konkret: pertumbuhan penjualan ritel PFNA terkontraksi dari +0,6% di Q1 menjadi -1,0% di Q2, dengan tekanan yang merata di hampir seluruh merek andalan mulai dari Lay's, Doritos, Tostitos, Cheetos, hingga Ruffles, sementara divisi minuman menghadapi dilema serupa karena Pepsi terus kehilangan pangsa pasar dan Mountain Dew tercatat underperform di kategorinya. Di sisi yang berlawanan, PepsiCo justru mengencangkan mesin pemasaran dengan serangkaian kampanye besar: kolaborasi Gordon Ramsay untuk Doritos Loaded di gelaran Formula 1, bundel heritage can Mountain Dew di TikTok Shop, hingga sweepstakes cruise Alaska bersama Captain D's. Ironinya, analis menilai serangan marketing yang mahal ini tidak cukup kuat untuk membalikkan tren negatif PFNA dalam waktu dekat, dan justru berpotensi menekan margin lebih lanjut jika konversi penjualan tidak mengikuti. Dengan proyeksi pertumbuhan organik full-year yang dipangkas ke 3,0% dan pasar berharap manajemen mengkonfirmasi kembali panduan tahunan mereka, laporan 9 Juli akan menjadi penentu apakah pemulihan PFNA benar-benar dimulai di paruh kedua 2026, atau terus mundur menjadi harapan yang tidak kunjung tiba.

Company Name : Bank of America Corporation
Ticker & Market : $BAC - NYSE
Sector & Industry : Financials - Diversified Banks
Headquarters : Charlotte, North Carolina, USA
Market Cap : US$410.75B
Trailing P/E (valuasi berdasarkan laba 12 bulan terakhir) : 14.36
Forward P/E (valuasi berdasarkan proyeksi laba 12 bulan ke depan) : 13.02
P/E Growth Ratio (5yr expected) : 1.03
Di antara empat raksasa perbankan yang bersiap merilis kinerja di pertengahan Juli, Bank of America (BAC) tampil dengan proposisi nilai yang paling menarik dari sisi valuasi. Diperdagangkan di kisaran $57,88 dan diestimasi masih berada sekitar 18,1% di bawah nilai wajarnya, BAC menawarkan kombinasi antara diskon harga yang signifikan dengan Forward P/E yang sangat rendah di 13,02x, menjadikannya big bank paling "murah" secara valuasi relatif di antara sesama pemain utama sektor ini. Hasil Q1 2026 pun cukup meyakinkan dengan ROE 10,64% dan net margin 27,56% yang mencerminkan profitabilitas yang terus membaik. BAC juga menggencarkan langkah-langkah strategis yang memperluas potensi fee income ke depan: peluncuran solusi pembayaran lintas batas secara real-time untuk klien korporat melalui platform SWIFT dan CashPro yang mengincar lonjakan transaksi P2P dan B2C global, serta status sebagai bank resmi FIFA World Cup 2026 yang membuka jalur akuisisi nasabah baru dalam skala sangat masif. Kepercayaan analis pun mulai menguat, ditandai dengan Truist yang menaikkan target harga ke $64 dari $61 berdasarkan optimisme terhadap pertumbuhan trading dan ekspansi solusi pembayaran baru. Satu hal yang tetap perlu dicermati adalah aksi penjualan saham oleh CEO Brian T. Moynihan dalam dua transaksi senilai lebih dari $1,9 juta, sebuah pola yang tidak selalu menjadi sinyal negatif definitif, namun tetap layak untuk dipantau di tengah narasi pemulihan sektor yang sedang dibangun manajemen.

Company Name : The Goldman Sachs Group, Inc.
Ticker & Market : $GS - NYSE
Sector & Industry : Financials - Capital Markets
Headquarters : New York City, New York, USA
Market Cap : US$300.79B
Trailing P/E (valuasi berdasarkan laba 12 bulan terakhir) : 18.62
Forward P/E (valuasi berdasarkan proyeksi laba 12 bulan ke depan) : 17.33
P/E Growth Ratio (5yr expected) : 1.58
Goldman Sachs (GS) memasuki musim laporan Q2 dengan warisan kinerja Q1 yang sangat solid, di mana perusahaan mencetak EPS $17,55 yang melampaui estimasi konsensus $15,92 secara signifikan, diiringi pendapatan $17,23 miliar yang tumbuh 14,4% secara tahunan. Kepercayaan diri manajemen terhadap kesehatan neraca sendiri dikomunikasikan secara tegas lewat keputusan menaikkan dividen kuartalan sebesar 11% menjadi $5,00 per saham, sebuah sinyal kuat yang tidak lazim dilakukan oleh perusahaan yang merasa kondisi modalnya tidak cukup nyaman. Namun di balik narasi bullish ini, terdapat satu sinyal yang menuntut kecermatan lebih: antara awal hingga pertengahan Mei 2026, para insider Goldman Sachs tercatat melakukan 11 transaksi penjualan saham dengan total nilai melampaui $20 juta, di mana penjualan terbesar dilakukan oleh Chief Accounting Officer yang melepas sekitar 8.166 saham senilai hampir $7,6 juta. Aksi jual internal yang masif ini kontras dengan posisi publik manajemen yang sangat optimistis, termasuk proyeksi bullish terhadap saham AI seperti Klaviyo dan Braze yang diproyeksikan berpotensi naik 60% dalam setahun ke depan. Dengan Trailing P/E di 18,62x dan Forward P/E di 17,33x yang menempatkan GS pada valuasi lebih premium dibandingkan bank diversified lainnya di daftar ini, laporan Q2 akan menjadi pembuktian kritis: apakah momentum luar biasa dari lini trading dan advisory di Q1 mencerminkan akselerasi struktural yang berkelanjutan, atau sekadar kilatan siklikal yang tidak akan terulang di kuartal berikutnya.

Company Name : JPMorgan Chase & Co.
Ticker & Market : $JPM - NYSE
Sector & Industry : Financials - Diversified Banks
Headquarters : New York City, New York, USA
Market Cap : US881.69B
Trailing P/E (valuasi berdasarkan laba 12 bulan terakhir) : 15.75
Forward P/E (valuasi berdasarkan proyeksi laba 12 bulan ke depan) : 15.02
P/E Growth Ratio (5yr expected) : 1.75
Sebagai bank terbesar di Amerika Serikat sekaligus penentu nada awal bagi seluruh sektor perbankan, laporan Q2 JPMorgan Chase (JPM) akan menjadi katalis paling dinantikan di musim pelaporan kali ini. Fokus analis tertuju pada tiga variabel utama: ketangguhan net interest income (NII) di tengah lingkungan suku bunga tinggi yang diperpanjang, kontribusi fee-based income dari lini trading dan investment banking yang selama ini menjadi mesin pendapatan pelengkap JPM, serta sinyal manajemen tentang kesehatan kredit konsumer yang menjadi ujian paling nyata atas kondisi ekonomi riil AS. JPM sendiri telah meletakkan fondasi narasi positif dengan memproyeksikan potensi pemulihan di sektor konsumer, terutama di segmen barang mewah dan perjalanan yang didorong oleh meningkatnya kepercayaan konsumen, seiring komitmen sosial senilai hampir $40 juta melalui American Dream Initiative yang menargetkan penciptaan sekitar 6.000 lapangan kerja baru. Di luar angka-angka keuangan, perubahan kepemimpinan yang baru ditetapkan dengan penunjukan Doug Petno dan Troy Rohrbaugh sebagai co-presiden sementara Jamie Dimon memperpanjang masa jabatannya akan menjadi sorotan tersendiri, karena menandai babak transisi kepemimpinan yang krusial di institusi yang mengelola aset bernilai triliunan dolar ini. Bagi trader CFD, laporan JPM yang melampaui estimasi akan berperan sebagai pemantik reli sektoral yang agresif, sementara panduan konservatif atau peringatan kualitas kredit berpotensi memicu gelombang tekanan jual yang merembet ke saham bank lain di hari perdagangan berikutnya.

Company Name : Wells Fargo & Company
Ticker & Market : $WFC - NYSE
Sector & Industry : Financials - Diversified Banks
Headquarters : San Francisco, California, USA
Market Cap : US256.63B
Trailing P/E (valuasi berdasarkan laba 12 bulan terakhir) : 12.96
Forward P/E (valuasi berdasarkan proyeksi laba 12 bulan ke depan) : 11.92
P/E Growth Ratio (5yr expected) : 1.49
Menutup parade laporan big banks pada Senin 14 Juli, Wells Fargo (WFC) datang dengan amunisi fundamental paling konkret di antara sesama bank yang melaporkan kinerja di pekan ini. Hanya beberapa hari sebelum rilis, WFC berhasil melewati uji tekanan Federal Reserve 2026 dengan stress capital buffer yang tidak berubah di angka 2,5%, konfirmasi resmi dari regulator bahwa kesehatan neraca bank ini cukup kuat untuk menghadapi skenario ekonomi paling buruk sekalipun. Kekuatan modal ini langsung ditindaklanjuti dengan pengumuman rencana kenaikan dividen kuartalan sebesar 11% menjadi $0,50 per saham (tertunda persetujuan dewan direksi pada Juli), sebuah langkah yang secara tegas mengkomunikasikan kepercayaan diri manajemen kepada pasar. Konsensus analis untuk laporan Q2 ini juga terukur dengan cukup optimistis: estimasi EPS di $1,74, yang jika tercapai akan mencerminkan pertumbuhan 12,99% secara tahunan dan mengkonfirmasi bahwa jalur pemulihan profitabilitas WFC pasca-pembatasan aset regulatori sedang berjalan pada koridor yang benar. Dengan Trailing P/E di 12,96x dan Forward P/E di 11,92x yang menempatkannya sebagai big bank dengan valuasi paling rendah di daftar ini, WFC menawarkan bantalan downside yang relatif lebih tebal. Bagi trader CFD, kombinasi antara koreksi harga terbaru (-1,04% ke kisaran $83,86), valuasi yang kompetitif, dan momentum rencana kenaikan dividen menciptakan setup taktis yang layak dicermati dengan seksama menjelang dan sesaat setelah rilis laporan.
Dua pekan pembuka Juli 2026 menempatkan lima emiten kelas satu di bawah tekanan pembuktian yang tidak main-main. PepsiCo membuka babak ini sebagai barometer daya beli konsumen AS, dan hasilnya akan membentuk ekspektasi pasar untuk seluruh sektor consumer staples. Setelahnya, parade laporan dari JPMorgan, Goldman Sachs, Bank of America, dan Wells Fargo akan menggambar peta besar kesehatan sektor keuangan global di tengah era suku bunga tinggi yang diperpanjang. Bagi para trader CFD di Agrodana Futures, musim laporan ini adalah medan di mana kesiapan analisis jauh lebih menentukan dari sekadar momentum pasar sesaat: satu laporan yang mengecewakan dari salah satu pemain utama berpotensi memicu tekanan jual yang merembet melampaui sektornya, sementara kejutan positif pada angka kunci seperti NII, trading revenue, atau panduan ke depan bisa membuka peluang reli yang sangat agresif. Disiplin, kecepatan membaca data real-time, dan perencanaan level entry-exit yang matang akan menjadi penentu siapa yang berhasil memanen volatilitas pekan paling padat musim ini.
Semua saham yang disebutkan dalam artikel ini tersedia untuk diperdagangkan sebagai CFD di Agrodana Futures.
Copyright ยฉ 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures

Keterangan :
| Suggest : SELL on Rally Area : 70.50 โ 70.70 Target : 1) 69.00 2) 67.50 SL : 72.20 Alternatif : Follow SELL jika tembus 67.00 Switch to BUY jika tembus 73.60 Alternative sell : 75-77 Tetap fokus AS-Iran dan waspada risiko akhir pekan! |



Keterangan :
| Suggest : BUY on Dip (updates!) Area : 4138.00โ 4140.00 Target : 1) 4150.00 2) 4160.00 SL : 4128.00 (ideal 7-8 points di bawah 4126) Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 4196 (updates!) Switch to SELL jika tembus 4050 Opsi buy : 4132-4146 (abu), 4093-4111 (orange), 4057-4072 (kuning), 3960-3975, 3886 (low 28 Okt 2025) |
Copyright ยฉ 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures


US Treasury Yield 10-tahun ditutup naik, begitu juga dolar. Namun, keduanya menunjukkan tanda-tanda kelelahan saat kenaikan tersebut mendapat rejection di zona resistance masing-masing. Emas memang akhirnya berhasil naik, meski ditutup lebih rendah saat penutupan. Hal ini membuat trader harus tetap waspada karena masih ada 1 data ekonomi yang ditunggu, yaitu NFP yang akan dirilis malam nanti.
Data ADP muncul dengan angka 98K, lebih rendah dari ekspektasi 118K, juga turun dari bulan sebelumnya 122K. Tidak hanya itu, ISM manufacture juga dirilis lebih lemah dari ekspektasi, 53.3 vs 54.0, termasuk penurunan dibanding bulan sebelumnya 54.0. Meski demikian, data ini masih menunjukkan sektor manufaktur tetap di posisi ekspansi yang kokoh dan Juni menandai bulan ke-6 berturut-turut di mana indeks tersebut tetap ada di atas ambang batas ekspansi 50.0 pasca terkontraksi selama 10 bulan. Hal ini sejalan dengan pertumbuhan yang berkelanjutan dalam ekonomi AS.
Dari sisi geopolitik, pertemuan tidak langsung yang diadakan di Doha, Qatar, tidak menghasilkan terobosan baru. Kabar baiknya, gencatan senjata 60 hari masih bertahan, dan memungkinkan untuk pembicaraan selanjutnya. Tapi kabar buruknya, belum cukup petunjuk untuk menentukan siapa yang mengendalikan Selat Hormuz. Kondisi ini bisa menjadi boomerang sewaktu-waktu yang bisa kembali memanaskan suasana, terutama memasuki akhir pekan, seperti di akhir pekan yang lalu.
Selat Hormuz akan tetap menjadi faktor penentu utama untuk pasar transportasi dan energi karena peran yang sangat besar jalur perairan tersebut untuk minyak dan LNG global. Rencana Iran memungut biaya tol atas pelayaran mulai pertengahan Agustus dan juga kesediaannya untuk menegaskan kendali dengan paksa, membuat premi risiko sepihak tetap berlaku, meskipun saat ini sentimen pasar membaik.
Tapi harga minyak saat ini turun kembali di bawah harga sebelum perang Iran 28 Feb 2026, dengan harga mencapai $67. Hal ini menjadi kabar positif karena meredam kekhawatiran tekanan inflasi lebih lanjut, sehingga pasar pun menangkap sinyal positif untuk Fed tidak buru-buru menaikkan suku bunga. Trump menurunkan intonasinya dan meremehkan risiko kembalinya konflik dalam waktu dekat.
Di sisi lain, pidato Warsh tadi malam di ECB Forum juga menjadi angin segar bagi pasar. Dalam pernyataannya, Warsh mengatakan dirinya berharap akan ada perdebatan yang berbasis data di pertemuan Fed mendatang. Tapi tetap menegaskan bahwa Fed tidak akan memberikan forward guidance. Warsh mengatakan pasar tenaga kerja AS stabil, pasokan stabil, dan ekspektasi inflasi sudah turun sehingga risiko inflasi juga mereda. Hal ini membuat pasar mencerna bahwa inflasi yang mereda bisa menjadi sinyal bahwa Fed tidak perlu tergesa-gesar menaikkan suku bunga seperti yang dikhawatirkan pasar belakangan ini.
Warsh juga menekankan bahwa Fed akan tetap independent, dan tetap akan mencapai target inflasi 2%.
Pasca ADP yang lebih rendah, pasar akan lanjut mencermati NFP malam ini di jam 19.30 WIB. Tidak ditemukan korelasi positif untuk ADP dan NFP sehingga tidak menjadi jaminan jika ADP lemah akan diikuti pula dengan NFP yang lemah, meski dalam beberapa waktu sempat terlihat penurunan yang sama, tapi bukan jaminan.
Data diperkirakan turun dari 172K menjadi 114K. Dengan tingkat pengangguran diperkirakan stabil di 4.3%, dan pendapatan rata-rata per jam di 0.3%. Beberapa skenario yang mungkin terjadi:
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!
Candlestick daily ditutup inverted hammer, biasanya secara teori menandakan rebound atau bahkan potensi reversal bullish karena muncul di zona support. Tapi kenaikan ini masih perlu konfirmasi lebih lanjut, terutama kenaikan di atas resistance kemarin 4115. Di sisi lain, candle juga bisa saja ditafsirkan terjadi rejection kuat di zona resistance 4115 yang merupakan high 24 Jun 2026 yang lalu sehingga bisa menjadi indikasi bahwa kenaikan belum mampu untuk melampaui resistance utama.
Berikutnya bullish masih harus berjuang untuk minimal stabil dan bertahan di atas 4093-4115. Jika hal ini didukung oleh data NFP yang lemah dan geopolitik yang dingin, maka peluang kenaikan lebih lanjut diperkirakan mulai melirik zona 4198 (high 23 June 2026) dan 4220 (high 22 June 2026). Sebaliknya, jika kenaikan gagal tembus kembali di atas 4093-4115, maka trader perlu waspada potensi penurunan bisa kembali menguji zona 4020 dan 3943-3959 dalam waktu dekat, terutama jika data NFP dirilis mengejutkan jauh lebih kuat dari ekspektasi dan geopolitik kembali memanas di akhir pekan.

Di H4, harga terlihat berhasil terhindar dari tekanan lebih lanjut saat mendekati 3960 jelang data ADP dan juga sebelum pidato Kevin Warsh. Kemudian rebound bertahap sampai akhirnya naik hingga 4115 setelah ADP lebih rendah dan pidato Warsh memberi angin segar saat mengatakan bahwa ekspektasi inflasi sudah turun dan risiko inflasi turun, membuat pasar berpikir Fed tidak perlu tergesa-gesar menaikkan suku bunga.
Tapi kemudian harga bergerak turun saat penutupan dan pagi ini di awal sesi Asia. Hal ini dikaitkan dengan kemungkinan pasar melakukan profit taking sebelum data utama NFP dirilis di hari Kamis malam. Meski demikian penurunan sejauh ini relatif terbatas, tertahan di 4030 dan rebound ke 4068.
Secara teknis, peluang H&S sebelumnya dianggap gagal karena neckline 3950 tidak terbukti ditembus (low tertahan di 3960), dan harga naik sampai melebihi area yang dicurigai sebagai bagian head di 4095 (high sentuh 4115). Meskipun secara keseluruhan zona kuning 4064-4097 belum resmi ditembus, tapi kenaikan ke 4115 dianggap melebihi head sehingga pola H&S dikatakan gagal total.
Namun, secara teknis, risiko penurunan masih tetap terbuka. Jika dicermati, maka area pergerakan saat ini secara umum masih berjalan di zona rectangle dengan support terbawah 3959 (walau pernah sentuh low 3943 tapi hanya false breakout) dan resistance tertinggi 4097 (walau pernah sentuh high 4115, tapi candle juga close di zona kuning). Pola bearish rectangle akan valid membuka peluang penurunan jika penurunan tembus di bawah 3943-3950. Ini berarti sell bisa dilakukan jika gagal tembus 4115, atau bisa follow sell jika tembus 3950. Penurunan lebih lanjut jika NFP lebih tinggi dari ekspektasi!
Sebaliknya, bearish rectangle akan gagal, dan trend reversal konfirm jika harga tembus di atas 4097, atau lebih valid jika tembus 4110-4115. Ini berarti peluang buy selain dipertimbangkan di dekat zona support 3959-3975 ataupun 3986-4000, trader juga bisa follow buy jika terjadi penembusan di atas resistance 4110-4115. Kenaikan selanjutnya diperkirakan melirik zona 4183-4214 (zona pink) atau bahkan lebih tinggi jika ternyata NFP dirilis lebih rendah dari ekspektasi.

Per jam 10.45 WIB, harga berada di 4066.50 dengan high 4071.96, dan low 4030.83. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Commodity (Gold, Crude Oil) 2 Juli 2026 | PT. Agrodana Futures, strategi utama adalah buy saat terjadi koreksi ke zona 3988-3990, tapi zona ini belum disentuh sampai saat artikel ditulis, dan harga cenderung naik ke 4069. Di sisi lain, ini berarti mengaktivasi saran alternatif kami untuk follow/pertahankan buy saat tembus 4060 dan sentuh TP1 di 4070 .
Saat artikel ditulis, harga masih bertahan di 4072. Jika dalam 30 menit โ 1 jam ke depan harga tetap di atas 4030 (low sementara saat artikel ditulis), maka swing low berikutnya untuk alternatif buy bisa dipertimbangkan. Ini dengan catatan jika kenaikan berhasil sentuh TP2 dari saran alternatif 4080. Dan jika harga terlanjur naik hingga diatas 4100, maka buy on breakout saat tembus 4115 bisa dipertimbangkan, atau tunggu swing low berikutnya menguji kembali minimal zona 4060-4070.
Sebaliknya, jika 30 menit-1 jam kedepan harga kembali di bawah 4030, maka strategi buy di 3988-3990 tetap berlaku, dan trader sebaiknya menunggu zona ini.
Meski demikian, jika strategi buy sampai sore sudah memenuhi harapan, kami sarankan trader untuk berhati-hati! Sebaiknya 30 menit-1 jam sebelum data NFP dirilis (jadwal 19.30 WIB), trader tunda sementara waktu, lalu perhatikan range high dan low yang sudah terbentuk sejak pagi ini sampai mendekati rilis data (maksimum 1 jam sebelum data)!
Jika harga berada di dekat resistance, maka kemungkinan pasar sudah mengantisipasi data โlemahโ (= sesuai ekspektasi), dan biasanya terjadi anti-klimaks di mana emas akan merespon dengan turun saat rilis data (โbuy on rumor, sell on factโ). Ini berarti butuh data โjauh lebih lemah dari ekspektasiโ untuk membuat emas lanjutkan kenaikan di atas resistance. Tapi hal ini hanya berlaku selama 5-15 menit saat data rilis! Setelah data (di atas jam 20.00 WIB), kemungkinan emas akan bergantung pada jalur teknikal berikutnya (support dan resistance).
Sebaliknya, sell bisa dipertimbangkan jika harga turun di bawah 3950 (sebelum atau setelah data ekonomi), atau jika harga kembali tertahan di zona orange 4093-4111, atau tidak tembus 4115. Tapi jika pergerakan turun tidak terjadi sebelum data ekonomi, maka sebaiknya tunggu sampai data NFP dirilis, dan sell bisa dilakukan jika NFP dirilis โjauh lebih tinggi dari ekspektasiโ.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Opsi BUY on Dip
Entry: 3988.00 โ 3990.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4020.00 ($30 - $32)
(Alternatif Follow Sell jika tembus 4060 (activated!), target terdekat 4070, terjauh 4080, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 3978.00 ($10 - $12)
(ideal 7-8 poin di bawah 3976.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi SELL jika support ditembus
Entry : 3948.00 โ 3950.00 (potensi bearish rectangle)
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 3928.00 ($20 - $22)
Stop Loss: 3960.00 ($10 - $12)
(ideal SL 7-8 poin di atas 3960.00)
Risk Reward: 1: 2
Copyright ยฉ 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures
Keterangan :
| Suggest : SELL on Rally Area : 68.80 โ 69.00 Target : 1) 67.30 2) 65.80 SL : 70.50 Alternatif : Follow SELL jika tembus 67.00 Switch to BUY jika tembus 73.60 Alternative sell : 70-72 Tetap fokus AS-Iran dan waspada risiko akhir pekan! |



Keterangan :
| Suggest : BUY on Dip Area : 3988.00โ 3990.00 Target : 1) 4000.00 2) 4020.00 SL : 3978.00 (ideal 7-8 points di bawah 3976) Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 4060 Switch to SELL jika tembus 3950 atau jika NFP โlebih baik dari ekspektasiโ Opsi buy : 3960-3975, 3886 (low 28 Okt 2025), 3820-3840 (potensi target bearish rectangle) |
Copyright ยฉ 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures


US Treasury Yield 10-tahun berbalik naik dan ditutup menguat, sehingga kondisi ini mendukung penguatan dolar di malam itu. Hal ini membuat emas berbalik turun dengan cepat setelah sentuh 4063, menuju area 4007.
Data ekonomi relatif mix. Chicago PMI dirilis lebih baik dari ekspektasi, 56.7 vs 55.7, dan JOLTS 7.594M vs ekspektasi 7.280M. Tapi consumer confidence dari Consumer Board lebih rendah dari ekspektasi, 91.2 vs 94.4. Emas akhirnya menyerah dan ditutup di zona 4007, kondisi di mana pasar saat ini enggan berspekulasi terlalu jauh dari perkembangan geopolitik, sedangkan data ekonomi masih harus menunggu non farm payrolls di hari Kamis.
Dari geopolitik, Qatar mengkonfirmasi tidak ada pertemuan AS dan Iran yang dijadwalkan sehingga hal ini mengkonfirmasi klaim dari pihak Iran tentang tidak adanya pertemuan. Kondisi ini membuat pasar bingung di tengah ketidakpastian yang terjadi. Namun, di sisi lain Selat Hormuz tetap terbuka sehingga sedikit melegakan kekhawatiran pasar.
Meski demikian, pernyataan Trump dan JD Vance terbaru menunjukkan bahwa keduanya masih menyimpan tindakan militer terhadap Iran ke dalam pilihan pertimbangannya. Trump mengatakan opsi serangan skala penuh masih tetap dalam pilihan, meskipun saat ini ditunda sehingga pasar masih melihat premi risiko geopolitik tetap membayangi ke depan. Kebuntuan yang terjadi saat ini adalah masalah biaya transit Selat Hormuz.
Hal yang sedikit melegakan adalah bahwa Trump memberi toleransi untuk penundaan batas waktu 18 Agustus. Ini menunjukkan bahwa AS memprioritaskan kesepakatan yang berkelanjutan daripada batas waktu yang terlalu ketat sehingga mengurangi kemungkinan pemicu eskalasi dalam waktu dekat terkait deadline tersebut.
Di tengah ketidakpastian geopolitik, minimal pasar sedikit lega karena tidak ada eskalasi militer dalam waktu dekat yang dikhawatirkan terjadi. Hal ini akan membuat pasar lebih fokus pada serangkaian data ekonomi yang akan dirilis di hari Rabu dan Kamis, mengingat Jumat, 3 Juli 2026 market AS libur untuk perayaan Hari Kemerdekaan AS.
Untuk malam ini, ADP employment di jam 19.15 WIB akan mengawali fokus pasar. Data diperkirakan melemah dari 122K menjadi 118K. Diikuti data ISM manufacture di jam 21.00 WIB sebagai fokus berikutnya. Data diperkirakan turun dari 54.0 ke 53.8. Data ekonomi yang lebih lemah akan membuka peluang redanya tekanan untuk emas sehingga peluang rebound cukup terbuka. Sebaliknya, data yang lebih tinggi akan membuka peluang tekanan bagi emas berlanjut, dan itu bisa saja mengancam penurunan di bawah 3943-4950.
Dan di tengah data, Ketua Fed Kevin Warsh akan berpidato di jam 20.00 WIB. Warsh akan hadir dalam diskusi panel yang juga dihadiri Presiden ECB Christine Lagarde, Gubernur BOE Andrew Bailey dan gubernur BoC Tiff Macklem dalam acara ECB Forum yang diadakan di Portugal. Menurut agenda, Warsh akan menyampaikan pidatonya di jam 19.00 WIB, tapi mungkin juga mundur sampai jam 20.00 WIB.
Pasar akan mencermati pidato ini sebagai hal paling utama untuk mencari petunjuk apakah Warsh tetap dalam pendiriannya untuk kenaikan suku bunga, atau ada update lain terkait situasi geopolitik sehingga mempengaruhi pandangannya terhadap inflasi terbaru dan ekspektasi suku bunga ke depan.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!
Candlestick daily ditutup bearish , tapi candle mirip dengan hammer. Biasanya bentuk candle seperti ini memberi indikasi untuk rebound. Tapi karena kenaikan sebelumnya gagal tembus dan bertahan di atas 4040 (meski sempat sentuh 4063), maka ada peluang emas akan menguji zona low kemarin di 3943 lebih dulu sebelum akhirnya benar-benar rebound. Bahkan dalam skenario terburuk, emas bisa saja bergerak lebih rendah hingga zona support berikutnya di 3900 ataupun 3886 tersentuh.
Di sisi lain, ada data ADP dan ISM manufacture AS di malam hari yang bisa menjadi petunjuk sekaligus penggerak. Jangan lupakan ada Kevin Warsh yang dijadwalkan memberi pidato dalam diskusi panel di jam 12:00 GMT atau 19.00 WIB. Sangat mungkin pasar akan menunggu pidato ini sehingga emas kembali dalam tekanan sampai sebelum pidato tersebut. Sebaliknya, jika Warsh bisa memberi kenyamanan market, mungkin saja di malam hari setelah pidato, harga berbalik naik. Namun, bullish masih harus mengkonfirmasi pembalikan minimum di atas 4040.

Di H4 tekanan turun sepertinya masih terlalu kuat sehingga kenaikan kemarin terhenti di 4063, sedikit di bawah zona kuning 4064-4097 yang menjadi resistance utama saat itu. Dengan gagalnya penembusan tersebut membuat emas kembali rawan turun, terutama saat menguji zona 3959 dan 3943 (low sebelumnya).
Pandangan kami saat ini sama dengan ulasan kemarin di artikel dan juga di video technical analysis di channel youtube @AgrodanaFuturesofficial yang di publish sore hari, bahwa kegagalan tembus zona 4040 akan membuat emas dibayangi potensi penurunan dari pola yang dicurigai membentuk H&S. Pola ini lebih terlihat dalam time frame H1.
Secara teknis, saat artikel ditulis, harga sudah kembali tergelincir di bawah zona abu-abu 3083-4023. Dan hal ini memicu kecurigaan bahwa zona 3943-3959 sangat mungkin diuji, dan bahkan potensi ditembus, terutama jika data ADP dan ISM nanti malam dirilis mengejutkan ke atas (lebih kuat dari ekspektasi). Strategi sell saat ini lebih disarankan, setidaknya sampai dipastikan data ekonomi nanti malam lebih lemah atau lebih kuat.
Di sisi lain, ini berarti memungkinkan untuk penurunan hingga zona 3900, atau jika data โsangat kuat/jauh lebih kuat dari ekspektasiโ, maka level low 28 Okt 2025 di 3886 berpotensi dituju. Sebaliknya, zona ini juga bisa saja menjadi demand area yang bisa diperhitungkan.

Per jam 11.05 WIB, harga berada di 3975.30 dengan high 4018.25, dan low 3970.18. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Commodity (Gold, Crude Oil) 1 Juli 2026 | PT. Agrodana Futures, strategi utama kali ini incar sell di zona 4010-4012, tapi harga terlanjur turun dan tembus di bawah 3990. Di skenario alternatif awal, kami sarankan untuk follow sell saat tembus 3990, dengan TP 1 di 3980 dan TP 2 di 3970. Dan hasilnya area alternatif ini berhasil tembus 3990 dan langsung sentuh target 2 (TP2) 3970.
Saat artikel ditulis, harga masih bertahan di 3975-3980. Strategi sell tetap kami pertahankan, tapi area alternatif untuk sell berikutnya bisa pertimbangkan untuk sell lebih lanjut jika tembus 3950. Ini dengan pertimbangan jika minimal 1 jam ke depan harga tetap di bawah 4000. Anda bisa pertimbangkan sell di zona 3990-3995, atau tunggu tembus 3950 untuk follow sell.
Pola Head & Shoulders (H&S) yang diulas sebelumnya di artikel kemarin dan youtube channel @AgrodanaFuturesOfficial saat ini sedang mendominasi. Dan pola ini akan lebih konfirm jika tembus support neckline 3943-3950. Potensi target utama cukup jauh, berada di 3820-3840 yang berarti low 28 Okt 2025 di 3886 berpotensi ditembus. Hal ini bisa saja terjadi jika didukung data ekonomi AS yang sangat kuat atau geopolitik yang memanas.
Sebaliknya, jika kondisi di atas tidak terpenuhi (data utama AS lebih lemah dari ekspektasi, dan atau geopolitik mereda), maka skenario buy bisa dipertimbangkan di salah satu zona support 3900, 3886 atau bahkan zona target H&S 3820-3840. Skenario ini juga sangat mungkin terjadi jika pidato Warsh tidak se-hawkish saat di FOMC, atau karena market sudah mengantisipasi semua hal tersebut sehingga โsell on rumor, buy on factโ adalah skenario potensial di malam hari.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Opsi SELL on Rally
Entry: 4010.00 โ 4012.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 3990.00 ($20 - $22)
(Alternatif Follow Sell jika tembus 3950, target terdekat 3940, terjauh 3930, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4022.00 ($10 - $12)
(ideal 7-8 poin di atas 4023.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY jika support tidak ditembus
Entry : 3830.00 โ 3832.00 (potensi H&S)
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 3852.00 ($20 - $22)
Stop Loss: 3820.00 ($10 - $12)
(ideal SL 7-8 poin di bawah 3820.00)
Risk Reward: 1: 2
Copyright ยฉ 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures



