Pasar obligasi AS kembali aktif setelah libur di hari Jumat untuk perayaan Juneteenth Holiday. Posisi US Treasury Yield 10-tahun pagi ini dibuka gap up, tapi mengarah ke bawah. Meski demikian, kondisi ini belum menunjukkan situasi yang sudah aman untuk emas, karena kenaikan imbal hasil Treasury masih bisa terjadi. Dolar di sisi lain ditutup melemah di hari Jumat. Namun, dengan kondisi pertemuan AS dan Iran belum jelas kapan kembali dijadwalkan, sampai artikel ditulis hari ini belum ada indikasi kesepakatan apa pun, meskipun kedua delegasi dikabarkan kembali bertemu di Swiss di akhir pekan kemarin.
Sebelumnya sempat dikabarkan bahwa Israel dan Hizbullah sudah sepakat untuk melakukan gencatan senjata di hari Jumat sore waktu setempat. Dan pasar sempat merespon positif saat itu. Tapi hal itu tidak bertahan lama karena pertempuran di Lebanon Selatan dikabarkan terus berlanjut tanpa henti. Laporan menyebut bahwa Iran tidak puas, dan Trump dalam wawancaranya dengan NBC mengatakan bahwa Israel perlu memberi kesempatan untuk gencatan senjata tersebut mulai berdampak.
Iran memutuskan untuk membekukan komitmennya dalam MoU dan menunda pembicaraan dengan AS di Jenewa sampai gencatan senjata di Lebanon betul-betul terwujud. Israel di satu sisi masih terus melanjutkan serangannya sehingga memicu tanggapan Iran bahwa Sekutu AS tersebut sudah melanggar klausul pertama MoU tersebut, yaitu hentikan perang di seluruh front, termasuk Lebanon.
Berita ini mendominasi sepanjang hari Jumat tentang rapuhnya proses perdamaian AS-Iran secara mendadak, hanya sekitar 2 hari pasca penandatanganan MoU secara digital oleh kedua pihak. Iran menegaskan mereka tidak akan melaksanakan kewajibannya sendiri sampai AS memastikan kepatuhan di front Lebanon. Batalnya perjalanan JD Vance ke Swiss pertama kali dilaporkan CNN dan kemudian dikonfirmasi oleh Gedung Putih.
Pejabat AS mengatakan ke media Al Jazeera, saat ini para negosiator sudah mengadakan pembicaraan mendalam tentang semua aspek perjanjian nuklir, termasuk mekanisme pencegahan eskalasi dan menjaga agar Selat Hormuz tetap terbuka sepenuhnya. Sumber-sumber media di Timur Tengah juga menyebut bahwa Iran, AS dan pihak-pihak yang berperan sebagai mediator akan merilis pernyataan bersama. Hal ini sekaligus membantah berita yang menyebut bahwa delegasi Iran keluar dari tempat pertemuan. Mereka masih berada di resor Burgenstock, dan ketua delegasi sedang meninjau draft pernyataan bersama para mediator.
Fokus Minggu Ini
Tidak ada data ekonomi AS malam nanti, tapi Christopher Waller akan memberikan pernyataannya setelah FOMC Meeting minggu lalu yang hawkish. Sedangkan besok AS akan memulai dengan data PMI services dan manufaktur, dilanjutkan dengan new home sales di hari Rabu, dan puncak data berada di hari Kamis dengan core PCE sebagai fokus utama, diikuti GDP, Durable goods dan initial jobless claims. Dan hari Jumat akan ditutup oleh pernyataan dari John Williams dan Neel Kashkari.
Pasar akan tertuju sepenuhnya ke data core PCE setelah FOMC kemarin memperbarui proyeksi mereka tentang inflasi PCE yang diperkirakan akan tetap tinggi sampai akhir tahun 2026. Pasar juga akan mencermati data ini sebagai penekanan dari Warsh sebelum memutuskan perubahan suku bunga ke depan.
Di sisi geopolitik, pasar akan terus memantau perkembangan lebih lanjut MoU AS dan Iran, termasuk apakah Israel akan tunduk pada Trump untuk hentikan perang dan menerima MoU tersebut.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!
Candlestick daily ditutup bearish untuk ketiga kalinya secara beruntun, dengan level terendah tertahan di 4121, dan berhasil ditutup rebound di zona 4155. Meski demikian, kondisi ini menunjukkan bahwa tekanan turun diperkirakan masih dominan dengan area support 4023 yang berpotensi terancam di penurunan berikutnya. Tapi hal ini bisa diminimalisir jika harga mampu rebound dan ditutup minimal di atas high kemarin 4213.
Batalnya pertemuan AS dan Iran di hari Jumat disebabkan serangan Israel ke Lebanon yang berlanjut, membuat pasar khawatir kesepakatan damai AS dan Iran kembali rapuh. Jika tekanan berlanjut dan membuat geopolitik kembali panas, maka emas terancam tembus di bawah 4000 untuk pertama kalinya sejak 18 Nov 2025, dengan area 3998 (low 18 Nov 2025) dan 3886 (low 28 Okt 2025).

Di H4 terlihat harga berhasil rebound dari level terendah 4121 di hari Jumat. Ini menandakan zona kuning 4095-4131 cukup efektif untuk sementara waktu menahan tekanan turun yang terjadi sejak Jumat. Namun, di sisi lain, juga kenaikan saat ini masih tertahan di bawah zona pink 4240-4276 yang kemungkinan akan berperan sebagai resistance kuat beberapa waktu ke depan. Bahkan level tertinggi di pagi ini tercatat tertahan di 4220, diikuti penurunan kembali ke zona 4180.
Jika dalam 3-4 jam ke depan harga tetap berada di bawah zona pink 4240-4276, maka trader perlu mewaspadai retest zona kuning ke depan. Dan jika tidak ada kabar baik dari perkembangan diplomasi AS dan Iran dalam waktu dekat, maka tekanan berpeluang tembus zona kuning dan berlanjut hingga menguji zona 4023 sekaligus level support psikologis 4000.
Ini berarti trader lebih disarankan untuk tetap pertahankan sell untuk beberapa waktu ke depan, dengan zona pink adalah resistance sekaligus zona supply yang diharapkan cukup efektif menahan kenaikan, dan 4000-4023 sebagai potensi target yang mungkin dicapai, jika support 4095-4131 (zona kuning ditembus). Dengan kata lain, alternatif sell lebih kuat jika tembus 4095.
Di sisi lain, kami juga mempertimbangkan zona 4000-4023 sebagai zona demand yang mungkin akan mendorong harga kembali rebound. Jika ini terjadi, maka pola double bottom mungkin menahan penurunan untuk beberapa waktu ke depan. Ini dengan asumsi bahwa ketegangan yang ada saat ini tidak sampai membatalkan MoU AS dan Iran sehingga tekanan lebih lanjut relatif berkurang.

Per jam 10.20 WIB, harga berada di 4180.05 dengan high 4220.35, dan low 4136.51. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Commodity (Gold, Crude Oil) 22 Juni 2026 | PT. Agrodana Futures, strategi utama kami mengincar sell di zona 4230-4232, sampai saat ini belum tersentuh. Strategi alternatif untuk sell saat tembus 4136 juga belum terjadi. Saat ini harga tertahan di kisaran 4180-4220, namun mengindikasikan kenaikan di pagi hari tadi yang cenderung singkat dan masih relatif terbatas.
Jika dalam 1-2 jam ke depan harga tetap di bawah 4200 (tidak ada break high diatas 4220), maka trader bisa pertimbangkan mulai sell saat harga tembus di bawah 4168 (abaikan area sell alternatif 4136 jika ini sudah dilakukan!), dengan potensi target terdekat 4155, dan terjauh 4145.
Berikutnya, tekanan turun akan bergantung pada efektivitas zona orange 4107-4131. Jika risiko geopolitik tetap tinggi, maka tekanan diperkirakan tembus di bawah 4107, sehingga trader bisa kembali lanjutkan sell dengan potensi target berikutnya kisaran 4070 atau terjauh 4020-4023.
Sebaliknya, jika risiko geopolitik mereda, maka bisa saja zona orange 4107-4131 tidak ditembus. Dalam kondisi ini, trader bisa pertimbangkan kembali buy untuk memanfaatkan potensi rebound seperti yang terjadi di hari Jumat malam.
Meski demikian, zona buy alternatif yang diperkirakan cukup kuat kemungkinan berada minimal di zona kuning 4027-4047 atau zona psikologis 4000-4020, dan area paling ekstrim di kisaran 3886-3900 (jika terjadi gelombang tekanan yang lebih besar)
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Opsi SELL on Rally
Entry: 4230.00 โ 4232.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4210.00 ($20 - $22)
(Alternatif Follow SELL jika tembus 4168 (update), target terdekat 4155, terjauh 4145, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4242.00 ($10 - $12)
(ideal 7-8 poin di atas 4245.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY jika support tidak ditembus
Entry : 3980.00 โ 3982.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4002.00 ($20 - $22)
Stop Loss: 3970.00 ($10 - $12)
(ideal SL 7-8 poin di bawah 3968)
Risk Reward: 1: 2
Copyright ยฉ 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures



