Ada 3 cara untuk mengidentifikasi pergerakkan harga suatu instrumen, yaitu analisa fundamental, analisa teknikal, dan penggabungan analisa fundamental dan teknikal. Bukan hanya analisa fundamental yang memiliki istilah yang wajib trader forex dan emas ketahui, analisa teknikal juga memiliki istilah penting yang wajib dipelajari.
Analisa teknikal mengamati pergerakan harga dan berusaha untuk memperkirakan arah pergerakan harga selanjutnya. Analisa teknikal biasa dipakai pada grafik pergerakan harga, tanpa menghiraukan faktor-faktor fundamental. Analisa teknikal berasumsi bahwa semua faktor sudah tercermin dalam harga, dan menganalisa pengaruh perubahan pasar pada harga. Temukan berita terkini seputar pasar Forex, Komoditi, CFD Indeks Saham, dan CFD Saham US yang diulas oleh Market Expert Agrodana Futures di Page Berita.
Salah satu keuntungan utama dari analisa teknikal adalah analisa teknikal dianggap sebagai alat trading yang netral. Kamu dapat menerapkannya pada hampir semua instrumen keuangan dalam jangka waktu kapanpun dan tidak bergantung pada prakiraan analis. Baik scalper forex atau investasi saham, kamu dapat memanfaatkan analisa teknikal untuk menemukan dan merencanakan perdagagangan.
Analisis teknis juga dapat memberikan metode yang sangat baik untuk menentukan titik masuk dan keluar untuk suatu posisi. Pasar tidak bergerak dalam garis lurus, tetapi memiliki pola yang perlu trader Forex dan emas mengerti. Jika kamu dapat menggunakannya, maka potensi keuntungan trading bisa kamu dapatkan.
Ada ratusan teknik trading yang dapat dimanfaatkan oleh trader teknikal, tetapi semuanya bersumber dan berakhir pada kemampuan mengidentifikasi support dan resistance, trend dan sideways.
Support dan resistance adalah area pada grafik pasar yang sulit ditembus. Jika pasar mencapai level support atau resistance, maka pembalikan harga mungkin akan terjadi.
Support adalah titik harga bawah atau area dimana harga tidak dapat menembus dan bisa berbalik naik (rebound).
Resistance adalah titik harga atas atau area dimana harga tidak dapat menembus dan bisa berbalik turun (correction).
Baik support maupun resistance bukan hanya perhitungan matematika, tetapi dipengaruhi oleh unsur psikologis dari trader dan sentimen pasar. Misalnya, ketika harga mencapai support, trader yang melewatkan kenaikan harga awal mungkin melihat level support sebagai kesempatan melakukan BUY / beli. Sebaliknya, ketika harga mencapai resistance, trader yang semula melakukan pembelian, akan melakukan SELL / jual.
Pelajari cara mengidentifikasi support dan resistance di sini.
Pasar hanya dapat berada dalam tiga kondisi:
Dengan menggunakan indikator dan pola, trader yang menggunakan analisa teknikal dapat mengetahui kapan tren baru sedang terbentuk.



