Imbal hasil Treasury AS tenor 10-tahun ditutup naik sehingga dolar pun menguat. Bahkan pagi ini keduanya masih mencoba lanjutkan kenaikan tersebut. Emas di sisi lain tetap naik dan sangat cepat berbalik sejak sesi Asia kemarin berhasil tembus 4890. Kenaikan dilanjutkan hingga malam hari ke zona 5010, dan ditutup di zona 497 seolah tidak mempedulikan situasi dollar yang masih menguat saat itu.
Wakil Presiden AS JD Vance menyebut Iran mengabaikan permintaan AS sebagai syarat kesepakatan nuklir sehingga memicu kekhawatiran bahwa serangan AS akan datang segera karena beberapa waktu sebelumnya Trump sempat menyebut pasukan tinggal menunggu instruksi jika Iran tidak membuat kesepakatan apapun.
Sehari sebelumnya emas sempat turun karena komentar Menteri luar negeri Iran yang memberi nada optimis setelah pertemuan dengan pejabat AS. Tapi sehari kemudian media membocorkan informasi yang justru mengirim sinyal sebaliknya. Laporan menyebut bahwa AS terus melakukan penumpukan peralatan militer di Iran. Bahkan Axios menulis laporan tentang “Trump mendekati perang besar dengan Iran”.
Dalam laporan tersebut menyebutkan bahwa Trump dan Israel kemungkinan berada di ambang konflik militer besar dengan Iran, dan kemungkinan hanya dalam hitungan hari atau minggu. Sumber juga menyebut kampanye militer AS-Israel akan jauh melebihi operasi-operasi sebelumnya, lebih mirip dengan perang skala penuh daripada serangan terarah.
AS tingkatkan perlengkapan militer secara besar-besaran. Dua kapal induk, puluhan kapal perang, ratusan pesawat tempur, dan lebih dari 150 penerbangan kargo yang mengangkut senjata ke wilayah konflik.
Di sisi lain, diplomasi terus diupayakan, tapi kemudian terhenti. Kushner dan Witkoff yang diutus Trump bertemu dengan Menteri luar negeri Iran di Jenewa, Swiss. Tapi laporan menyebut masih ada kesenjangan yang cukup lebar dan para pejabat AS tidak optimis. Pejabat AS mengatakan setelah pembicaraan di hari Selasa, Iran perlu kembali dengan proposal rinci dalam 2 minggu, mirip dengan batas waktu di Juni 2025 yang justru berakhir dengan serangan militer beberapa hari kemudian. Hmm, mungkinkah ini sinyal pengulangan yang pernah kita ulas baru-baru ini benar-benar akan terulang?

Kita akan mencermati data initial jobless claims dan Philadelphia Fed manufacturing index di jam 20.30 WIB, juga beberapa pejabat Fed seperti Bostic dan Bowman yang akan bicara. Khusus data ekonomi, jika sesuai ekspektasi, atau lebih rendah, maka emas berpeluang lanjutkan kenaikan kembali tembus area 5000, atau lebih tinggi. Sebaliknya, jika data lebih kuat dari ekspektasi, maka emas rentan terkoreksi turun kembali.
Agenda utama minggu ini menyisakan agenda keputusan pengadilan tentang tarif Trump di hari Jumat dan juga perkembangan geopolitik yang masih harus diwaspadai hingga akhir pekan. Situasi yang tidak menentu dari geopolitik akan sensitif bagi emas dan berpeluang menjaga asa untuk safe haven.
Sedangkan dari data ekonomi, pasar akan menunggu beberapa data penting : GDP, PCE, dan PMI (services dan manufaktur) di hari Jumat.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup bullish setelah emas berhasil rebound dari tekanan di awal sesi Asia kemarin. Level terendah 4854 bertahan sejak sesi Asia, dan bahkan tidak ada penurunan di bawah 4900 kembali di malam hari. Harga lanjutkan kenaikan hingga 5010, meski akhirnya ditutup di 4977.
Secara bertahap, area resistance satu-persatu ditembus sehingga zona 4920-4940 yang sempat menjadi resistance kuat, kini menjadi support psikologis terdekat. Jika tembus, maka berpeluang kembali melirik zona 4854 dan 4878. Jika tidak tembus, maka perjuangan bullish akan berlanjut dengan resistance 4995 dan 5009 sebagai rintangan terdekat, dan 5048 dan 5118 jika berhasil tembus lebih lanjut. Situasi geopolitik kembali memanas setelah pernyataan Wakil Presiden AS JD Vance menyebut Iran mengabaikan permintaan AS tentang penghentian program nuklir dan pengayaan uranium.

Di H4, harga cenderung mengikuti pola pergerakan versi #2 yang juga berarti skenario bullish #2 yang mengindikasikan pola falling wedge berjalan lebih singkat, sekedar koreksi ABC bagi wave 2 dan diikuti kenaikan tembus resistance 4979. Secara umum, penurunan atau swing low saat penutupan sesi NY sampai pembukaan sesi Asia pagi ini dianggap sebagai bagian dari koreksi wajar, retest support sebelum lanjutkan kenaikan.
Namun, kenaikan masih perlu berjuang untuk memastikan kenaikan yang stabil. Resistance 5000 dan 5010 (high kemarin) akan menjadi pemicu utama selain zona ungu 4969-4997. Jika terpenuhi, maka resistance zona orange kisaran 5049-5083 adalah target kenaikan terdekat selanjutnya yang mungkin dicapai. Dan jika geopolitik terus memanas, maka kita selangkah lebih maju untuk melihat area 5118 kembali didekati, atau bahkan naik lebih lanjut ke 5141 yang merupakan FR 61.8% H4 dari penurunan tajam di akhir Januari-awal Februari 2026, sekaligus menandakan reversal naik yang lebih kuat.
Sebaliknya, bearish akan kembali dominan jika harga kembali turun di bawah 4900-4906. Kami melihat case ini sangat mungkin terjadi jika dipicu oleh 1 pernyataan saja dari Trump ataupun Iran bahwa mereka sudah menyepakati kesepakatan nuklir dan mengakhiri kekhawatiran global tentang risiko perang dunia 3. Hal ini bisa memicu emas turun kembali ke kisaran zona pink 4829-4882, atau bahkan lebih lanjut crash hingga 4631-4712 (zona coklat). Dalam skenario ini (terjadi kesepakatan dan penandatanganan kedua pihak), maka exit dari posisi buy, lalu switch menjadi sell.
Tapi secara umum, selama risiko geopolitik masih mengintai, tidak ada kesepakatan apapun di antara kedua pihak, maka hal ini berpotensi menahan penurunan emas, dan strategi buy tetap dipertahankan, meskipun data ekonomi AS nanti malam bisa saja sedikit menghambat jika dirilis lebih kuat dari ekspektasi.

Per jam 11.00 WIB, harga berada di 4983.07 dengan high 4988.43, dan low 4960.80. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Forex, Gold (XAUUSD) 19 Februari 2026, rekomendasi masih kami pertahankan sama. Secara umum, strategi sudah berhasil di sesi Asia pagi ini karena zona buy sesuai kriteria 4962-4964 (low tercatat sementara di 4960.80), dan juga sentuh hingga TP 2 di 4976 yang diharapkan. Bahkan saat artikel ditulis, harga masih lanjut naik ke 4983, cukup dekat dengan high sementara di 4988 yang tercatat di awal sesi Asia pagi ini.
Dengan demikian, jika dalam 1-2 jam ke depan harga mampu naik dan tembus 4988, maka strategi buy bisa dilanjutkan. Resistance yang kami harapkan terjadi penembusan di atas 4990 sehingga buy on breakout bisa dilakukan dengan target terdekat 5000 atau target berikutnya 5020 cukup terbuka selama situasi geopolitik masih membayangi.
Kenaikan juga didukung oleh pola falling wedge yang berhasil tembus resistance sehingga dinyatakan valid sebagai pemicu reversal bullish pasca tekanan turun sebelumnya. Target dari pola tersebut berada di kisaran 5042-5046, tapi rintangan awal tadi malam berhasil menghambat di 5010 sehingga untuk bisa mencapai target utama diperlukan penembusan dari resistance 5010.Sedangkan strategi sell lebih direkomendasikan jika tembus 4920, dan dianggap lebih kuat jika berhasil tembus 4900-4906. Peluang turun bisa berlanjut sampai 4887 atau bahkan 4860, terutama jika dipicu oleh kesepakatan nuklir AS-Iran sehingga tidak terjadi perang yang dikhawatirkan semua pihak.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY on Dip
Entry: 4962.00 – 4964.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4976 ($12 - $14)
(Alternatif Follow BUY jika tembus 4990, target terdekat 5000, terjauh 5020, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4956.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 4955.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi SELL on Rally
Entry : 4916.00 – 4918.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4904.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 4924.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 4922)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures



| Suggest : SELL on Rally Area : 1.18200– 1.18400 Target : 1) 1.17600 2) 1.17000 SL : 1.19000 Alternatif : - Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.17600 - Switch to BUY jika tembus 1.19400 |


| Suggest : SELL on Rally Area : 1.35000– 1.35200 Target : 1) 1.34400 2) 1.33800 SL : 1.35800 Alternatif : - Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.34700 - Switch to BUY jika tembus 1.36000 |


| Suggest : BUY on Dip Area : 154.300 – 154.500 Target : 1) 155.100 2) 155.700 SL : 153.700 Alternatif : - Pertahankan/Follow BUY jika tembus 155.000 - Switch to SELL jika tembus 153.500 atau jika gagal tembus 156.500 |



| Suggest : BUY on Dip Area : 4962.00 – 4964.00 Target : 1) 4970.00 2) 4976.00 SL : 4956.00 (ideal 3-5 points di bawah 4955) Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 4990 Switch to SELL jika tembus 4900 Opsi buy : 4946-4960(abu), 4928-4944 (biru), 4801-4839 (merah), breakout resistance 5007-5017 |
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures

Awal tahun 2026 ini tak hanya emas yang kian populer karna kenaikannya yang terus menerus semenjak 2025. Namun Silver juga saat ini tidak bisa dipandang sebelah mata
Sama seperti emas, kenaikan harga silver ini juga ikut dipengaruhi adanya ketegangan geopolitik, dan investor juga yang cenderung mencari aset alternatif selain emas. Sejak Januari 2026 hingga 11 Februari 2026, Silver sempat menyentuh harga tertinggi di $118,437.
Silver ini bisa jadi alternatif bagi Anda yang saat ini mencari alternatif di tengah sulitnya melakukan pembelian emas fisik.
Silver (SILVID) adalah logam mulia yang digunakan dalam berbagai sektor, termasuk industri, investasi dan perhiasan. Silver juga saat ini merupakan aset yang cukup populer di kalangan investor, terutama dalam kondisi ekonomi yang tidak stabil.
Sebenarnya jika dilihat dari perbedaan silver fisik dan trading silver tidak ada perbedaan yang terlalu signifikan karna keduanya sama-sama mengikuti pergerakan harga silver dunia.
Berikut adalah perbedaan silver fisik VS trading silver
| Kriteria | Silver Fisik | Trading Silver |
| Kepemilikan | Ada bentuk fisiknya | Tidak ada fisiknya |
| Tujuan | Investasi jangka panjang | Trading |
| Likuiditas | Lebih rendah | Sangat tinggi |
| Biaya Tambahan | Storage & keamanan | Spread/Swap |
| Fleksibilitas | Terbatas | Bisa Long/short |
Untuk penggerak harga Silver ini tidak jauh berbeda dengan emas karna silver ini biasa juga disebut sebagai “adik dari emas”. Harga silver dapat bergerak oleh berbagai macam faktor seperti kondisi geopolitik atau kekhawatiran resesi karna silver juga bisa menjadi safe haven meskipun tidak sebesar gold. rendahnya suku bunga juga bisa membuat silver alami kenaikan, dan adanya pelemahan atau penguatan Dollar AS juga bisa mempengaruhi harga Silver ini. Faktor lainnya seperti permintaan investasi, pasokan pertambangan, dan tingkat daur ulang juga dapat mempengaruhi harganya.
Pertama, harga silver relatif lebih terjangkau jika dibandingkan dengan emas. Apalagi dalam trading investor bisa menggunakan leverage untuk melakukan pembelian. Oleh karena itu Silver bisa jadi pilihan bagi investor yang ingin melakukan diversifikasi aset.
Kedua, Silver punya permintaan industri yang cukup tinggi. Saat ini hampir setiap perangkat elektronik, panel surya, kendaraan listrik sampai alat medis modern membutuhkan silver karena sifat konduktivitas listrik dan daya tahan korosinya yang sangat baik.
Ketiga, Silver juga punya fungsi lindungi nilai terhadap inflasi seperti emas. Nilai silver cenderung bisa bertahan ketika daya beli terhadap mata uang melemah. Sebagai trader silver bisa jadi proteksi aset yang perlu dipertimbangkan agar meminimalisir kerugian.
Sebenarnya tidak jauh berbeda dengan invetasi/trading emas, saham atau forex, trading silver bisa dimulai dengan :

1. Pilih Broker yang Terpercaya
Pastikan Anda memilih broker yang secara regulasi sudah jelas. Cari broker yang sudah memiliki izin resmi dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI), Bank Indonesia (BI), dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) seperti Agrodana Futures. Selain itu juga pastikan biaya spread, swap dan lainnya sesuai dengan perjanjian dan tidak ada biaya tersembunyi. Platform trading juga perlu di pertimbangkan saat akan membuka aku dan pastikan broker juga bisa memberikan edukasi dan support Anda saat trading.
2. Gunakan akun demo lebih dulu
Untuk Anda seorang trader, apalagi trader pemula, memulai dari akun demo ini penting karena dengan akun demo, Anda bisa melakukan simulasi trading tanpa perlu khawatir soal risiko keuangan. Tidak hanya itu dengan akun demo juga Anda bisa melatih strategi dan tentunya menerapkan manajemen risiko.
3. Belajar Analisa Dasar Silver
Pahami bagaimana cara penggunaan support dan resistance pada candlestick Silver. Selain itu, juga pelajari pola-pola candlestick lainnya, jika memang sebelumnya Anda belum pernah trading.
4. Gunakan risk management dan hindari overtrading
Sama seperti trading pada emas, forex atau CFD saham US, sangat disarankan menggunakan manajemen risiko untuk memperkecil potensi kerugian yang mungkin timbul dari aktivitas trading. Terlalu sering membuka posisi dapat meningkatkan eksposur terhadap risiko dan menyebabkan kelelahan mental.
Pada dasarnya, baik Silver fisik ataupun digital, instrumennya sama, namun berbeda secara mekanisme transaksinya.
Agrodana Futures memberikan kemudahan bagi investor seperti Anda untuk mengakses pasar Silver secara lebih fleksibel, terkontrol, dan efisien. Melalui Agrodana Futures, transaksi Silver dapat dilakukan secara digital dengan:
Ayo pelajari mekanisme transaksi Silver dan uji strategi Anda menggunakan dana virtual tanpa risiko dengan akun demo gratis.
Imbal hasil Treasury AS tenor 10-tahun menguat dan dolar sempat naik, tapi kemudian ditutup turun. Namun keduanya pagi ini berjalan naik di sesi Asia. Kemungkinan bisa berubah di malam hari jika data ekonomi AS lebih rendah dari perkiraan. Sedangkan emas, meskipun pagi ini berhasil naik, tapi belum sepenuhnya menutup penurunan yang terjadi di hari Selasa. Saat itu level tertinggi berada di 5000, sedangkan pagi ini baru sentuh 4936.90 sebagai level tertinggi sementara waktu.
Tekanan pada emas muncul di hari Selasa karena pihak Iran dan AS silih berganti memberi pernyataan tentang progress pertemuan yang berjalan konstruktif. Emas pun meluncur dari 5000 hingga level terendah saat itu 4842.
“Konstruktif”, Tapi Belum Ada Kesepakatan Resmi yang jelas!
Volatilitas di hari Selasa adalah tentang agenda pertemuan Iran dan AS yang menjadi sorotan utama. Dari sisi berita, pernyataan Menteri Luar Negeri Iran yang menjadi sorotan. Menlu Iran terdengar optimis tentang pembicaraan kesepakatan dengan AS di hari itu. Hal itu juga yang membuat harga minyak turun cepat $1 ke $62.40, dan emas turun dengan cepat hingga $4842 per oz.
Kedua belah pihak dikabarkan akan bekerja pada dokumen perjanjian yang potensial, lalu diikuti pertukaran dokumen. Keduanya masih memiliki topik-topik utama yang perlu dibahas lebih lanjut sehingga meski keduanya memberi komentar optimis tentang progress pertemuan, tapi bukan berarti akan segera mencapai kesepakatan.
Emas berhasil rebound karena di sisi lain progress yang konstruktif dari pertemuan tersebut sudah diantisipasi pasar. Sedangkan “ketidakpastian” masih menyelimuti sehingga berhasil mendorong emas kembali di atas 4900.

Fokus Malam Ini
Data ekonomi malam nanti berkisar pada durable goods di jam 20.30 WIB. Data diperkirakan turun dari 5.3% menjadi -1.7% m/m. Jika sesuai ekspektasi, atau lebih rendah, maka emas berpeluang lanjutkan kenaikan mendekati area 5000, atau lebih tinggi. Sebaliknya, jika data lebih kuat dari ekspektasi, maka emas rentang terkoreksi turun kembali.
Sedangkan agenda utama minggu ini menyisakan agenda keputusan pengadilan tentang tarif Trump di hari Jumat. Meski demikian situasi geopolitik tidak bisa dianggap selesai. Belum ada resolusi dari pertemuan tersebut, dan keduanya masih melakukan Latihan militer di tengah pertemuan di Jenewa, Swiss. Iran menutup sementara waktu Selat Hormuz dan AS terus kirimkan pesawat tempur untuk bersiaga. Situasinya masih rentan terjadi eskalasi, terutama jika berkaca pada riwayat Juni 2025, di mana saat itu AS dan Iran hampir mencapai kesepakatan nuklir, tapi Israel menyerang fasilitas nuklir Iran sehingga eskalasi geopolitik terjadi.
Situasi yang tidak menentu dari geopolitik akan sensitif bagi emas dan berpeluang menjaga asa untuk safe haven.
Sedangkan dari data ekonomi, pasar akan menunggu beberapa data penting : GDP, PCE, dan PMI (services dan manufaktur.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!

Candlestick daily ditutup bearish setelah kenaikan di hari Selasa gagal berlanjut di atas 5000, dan pasar merespon pernyataan Iran dan AS bahwa pertemuan keduanya berjalan konstruktif. Emas turun sampai level terendah 4842, tapi pulih dengan cepat dan sesi Asia pagi ini kembali ke 4930.
Area 4928-4942 merupakan resistance terdekat saat ini, dan jika mampu tembus, masih harus berhadapan dengan resistance kuat lainnya, yaitu 4970 dan 5000. Sedangkan penurunan kemungkinan akan bergantung dari support 4842-4850. Selama zona ini tidak ditembus, maka kenaikan bisa kembali dominan. Data ekonomi AS malam nanti hanya berkisar pada durable goods, sedangkan pasar akan mencermati FOMC Minutes tengah malam nanti (tapi biasanya pemicu pergerakan utama karena hanya berupa minutes/risalah dari pertemuan Fed di bulan Januari) dan juga inflasi PCE di hari Jumat.

Di H4, penurunan 2 hari terakhir, termasuk pagi ini relatif terhambat di zona pink 4829-4882 yang ditandai sejak 1 minggu terakhir. Area ini sejauh ini dianggap efektif sehingga perlahan harga kembali rebound. Namun, ada dua hal yang mungkin bisa terjadi pada skenario bullish.
Skenario bullish #1 mengindikasikan pergerakan mungkin mirip dengan “versi #1” pada gambar, di mana pola falling wedge kemungkinan tidak langsung tembus resistance, melainkan terjadi koreksi lebih dulu yang diperkirakan sebagai swing low terakhir (E), yang juga swing low wave 2 sebelum akhirnya lanjut naik hingga tembus resistance falling wedge, dan lanjut naik lebih tinggi.
Skenario bullish #2 mengindikasikan pergerakan mirip dengan “versi #2” pada gambar, di mana pola falling wedge berjalan lebih singkat, atau bahkan hanya sekedar koreksi ABC bagi wave 2 sehingga bisa saja kita lebih menganggapnya sebagai double bottom dengan bottom 2 yang sedikit lebih rendah. Jika ini yang terpenuhi, maka kenaikan diperkirakan akan langsung tembus zona ungu 4969-4997, atau dengan kata lain tembus resistance neckline.
Baik skenario bullish #1 maupun #2, keduanya tetap mendukung strategi buy, dan akan jauh lebih kuat jika tembus resistance.
Sebaliknya, bearish akan dominan, tapi tidak cukup hanya rejection zona ungu saja, karena rejection ini masih diartikan sinyal bullish skenario #1 sehingga buy tetap disarankan saat terjadi swing low ke zona pink kembali. Untuk menjadikan bearish lebih dominan, maka diperlukan tekanan di bawah zona pink uang terendah, artinya harus tembus di bawah 4829 untuk membuat pola falling wedge maupun double bottom pada skenario bullish gagal total.
Jika syarat terpenuhi, maka seller akan lebih dominan saat tembus 4820-4829, dan membuka peluang turun lebih lanjut ke zona coklat 4631-4712. Situasi ini bisa lebih kuat jika didukung dengan data ekonomi yang lebih kuat + kesepakatan nuklir Iran dan AS resmi tercapai.

Per jam 11.22 WIB, harga berada di 4928.07 dengan high 4931.11, dan low 4854.14. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Forex, Gold (XAUUSD) 18 Februari 2026, rekomendasi diperbarui dari suggest sebelumnya sell on rally di 4873-4875 yang sudah tidak berlaku karena resistance 4890 berhasil ditembus di jam 9 pagi tadi. Bahkan saran alternatif sebelumnya menyebut “switch to buy jika tembus 4890” dan strategi tersebut berhasil mencapai target maksimal 4920.
Dengan demikian, strategi terbaru akan fokus dengan buy on dip kembali. Swing low diharapkan terjadi lebih dulu, dengan area support kisaran 4885-4895 sebagai area yang potensial untuk kembali menjadi zona buy berikutnya. Jika berjalan sesuai ekspektasi, maka strategi ini juga akan mendukung pola falling wedge yang ada di H1 maupun H4 untuk tembus resistance dan lanjutkan kenaikan.
Ini berarti alternatif lainnya adalah pertahankan buy jika berhasil tembus resistance zona biru 4928-4944, dengan peluang berikutnya kenaikan melirik 4960-4970, dan jika data malam hari lebih lemah, kemungkinan membuka jalur untuk kembali ke zona 5000. Sebaliknya, kami juga tetap melihat ancaman bearish yang masih bisa terjadi seandainya zona biru resistance gagal ditembus. Namun, bearish akan jauh lebih kuat jika diikuti penurunan di bawah support 4850, atau lebih lanjut jika tembus zona abu 4807-4831. Skenario ini akan lebih kuat jika didukung oleh data ekonomi AS yang jauh lebih kuat + AS dan Iran resmi mencapai kesepakatan nuklir.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY on Dip (updated per jam 11.30 WIB)
Entry: 4886.00 – 4888.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4900 ($12 - $14)
(Alternatif Follow BUY jika tembus 4940, target terdekat 4950, terjauh 4970, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4880.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 4878.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi SELL on Rally
Entry : 4848.00 – 4850.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4836.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 4856.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di atas 4856)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures


| Suggest : SELL on Rally Area : 1.18400– 1.18600 Target : 1) 1.17800 2) 1.17200 SL : 1.19200 Alternatif : - Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.18200 - Switch to BUY jika tembus 1.19500 |


| Suggest : BUY on Dip Area : 1.35300– 1.35500 Target : 1) 1.36100 2) 1.36700 SL : 1.34700 Alternatif : - Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.35800 - Switch to SELL jika tembus 1.34500 |


| Suggest : SELL on Rally Area : 153.800 – 154.000 Target : 1) 153.200 2) 152.600 SL : 154.600 Alternatif : - Pertahankan/Follow SELL jika tembus 153.000 - Switch to BUY jika tembus 154.700 |



| Suggest : BUY on Dip (updated!) Area : 4886.00 – 4888.00 Target : 1) 4894.00 2) 4900.00 SL : 4880.00 (ideal 3-5 points di bawah 4878) Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 4940 Switch to SELL jika tembus 4850 Opsi buy : 4807-4831 (abu), 4655-4703 (merah), breakout resistance 4928-4944 (biru)ru) |
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures



| Suggest : SELL on Rally Area : 1.18600– 1.18800 Target : 1) 1.18000 2) 1.17400 SL : 1.19400 Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.18200 Switch to BUY jika tembus 1.19500 |


| Suggest : BUY on Dip Area : 1.36100– 1.36300 Target : 1) 1.36900 2) 1.37500 SL : 1.35500 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.36600 Switch to SELL jika tembus 1.35000 |


| Suggest : SELL on Rally Area : 153.200 – 153.400 Target : 1) 152.600 2) 152.000 SL : 153.000 Alternatif : Pertahankan/Follow SELL jika tembus 152.800 Switch to BUY jika tembus 153.500 |



| Suggest : BUY on Dip Area : 4968.00 – 4970.00 Target : 1) 4976.00 2) 4982.00 SL : 4962.00 (ideal 3-5 points di bawah 4962) Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 5017 Switch to SELL jika tembus 4920 Opsi buy : 4933-4955 (biru), 4643-4686 (merah), breakout resistance 5017 |
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures




