Imbal hasil Treasury AS 10 tahun dan USD kembali melemah di sesi perdagangan hari Senin pasca pembukaan gap up yang sempat terjadi pasca ketegangan geopolitik di akhir pekan. Namun, pernyataan Trump tentang penundaan rencana serangan pembangkit listrik Iran membuat keduanya kembali turun sehingga di sisi lain berhasil menguntungkan bagi emas yang awalnya tertekan sejak sesi Asia hingga malam hari.
Harga minyak yang juga sempat naik ke $100 per barel, berhasil turun hingga level terendah $84. Hal itu juga yang membuat emas dengan mudah rebound cepat dari 4099 level terendah hari itu, hingga mendekati 4500 (rebound tertinggi 4512).
TACO trade!
Sudah bukan rahasia umum bahwa setiap ada kecemasan berlebih di pasar global yang membuat tekanan turun pada pasar ekuitas AS dan juga lonjakan harga minyak, di saat itu juga Trump merilis pernyataan yang cenderung “menenangkan” pasar sehingga membuat pasar ekuitas AS rebound. Demikian juga yang terjadi pada emas setelah tertekan hingga 4099 dari 4510, untuk kembali naik hingga 4512 jelang penutupan sesi NY.
Trump Always Chicken Out (TACO) dikenal sejak Trump umumkan kebijakan tarif tahun lalu, yang selalu diikuti dengan penundaan tarif berkali-kali sehingga membuat pasar saham AS yang sempat turun langsung melonjak. Hal itu juga yang saat ini sedang dilakukan Trump Di sela-sela konflik militer Timur Tengah yang dimulai sejak 28 Februari 2026.
Trump menulis dalam media sosialnya bahwa AS dan Iran sudah melakukan komunikasi yang mengarah pada kemungkinan kesepakatan gencatan senjata dan juga memerintahkan kepada Menteri Perang/Pertahanan untuk menunda rencana serangan ke infrastruktur energi Iran selama 5 hari. Hal ini langsung direspon positif oleh pasar yang mengharapkan tanda-tanda berakhirnya perang.
Trump juga mengklaim bahwa pihak Iran yang menghubunginya lebih dulu untuk menawarkan gencatan senjata, dan Iran setuju dengan semua persyaratan AS untuk tidak lagi melanjutkan program nuklirnya. Tapi klaim ini dibantah oleh Iran, untuk kesekian kalinya. Iran menyebut tidak pernah ada pembicaraan apapun sejak dimulainya serangan AS ke Iran 28 Februari yang lalu. Iran juga menuduh pernyataan tersebut sengaja dibuat Trump untuk menekan kembali harga minyak. Iran mempertegas belum ada pendekatan apapun dari AS terkait gencatan senjata, dan bahkan mengancam balik rencana serangan AS ke Iran tersebut dengan serangan yang sama ke fasilitas energi AS dan Israel jika Trump benar-benar mewujudkan serangan tersebut.
Permintaan Bank Sentral Tetap Stabil
Di sisi lain, permintaan bank sentral diperkirakan akan terus mendukung permintaan emas di tengah ketegangan geopolitik dan tren de-dolarisasi. Ini akan mendukung emas dalam medium term. Bank sentral diperkirakan akan tetap menjadi pembeli emas yang aktif di tahun 2026.
Pembeli baru dan yang sebelumnya tidak aktif pun mulai memasuki pasar. Pembelian terbaru terlihat dari Indonesia, Malaysia dan Guatemala. Hal itu dikaitkan dengan risiko geopolitik dan tren dedolarisasi yang masih berlanjut. Harga tinggi sebelumnya di awal tahun menjadi penyebab melambatnya laju pembelian. Sedangkan dengan penurunan yang terjadi dalam 1-2 bulan terakhir justru menjadi alasan utama bank sentral mulai kembali aktif membeli dengan harga murah.
Fokus Minggu Ini
Terlepas benar tidaknya klaim Trump, kita akan melihatnya dalam 3-5 hari ke depan. Pasar sejauh ini melihat ada peluang untuk ke arah gencatan senjata, tapi juga mewaspadai kemungkinan eskalasi yang masih bisa terjadi sewaktu-waktu.
Gambaran regional secara umum menunjukkan kondisi yang terus memburuk di mana laporan WSJ menunjukkan bahwa negara-negara Teluk semakin terbuka untuk terlibat langsung dalam konflik. Arab Saudi mengisyaratkan berpotensi berpartisipasi dan UEA menargetkan jaringan keuangan yang terkait dengan Iran. Situasi tersebut mengindikasikan meningkatnya risiko konflik yang lebih luas dan potensi gangguan pada aliran energi global.
Jika eskalasi kembali terjadi, maka hal utama yang lebih jelas bisa terlihat adalah harga minyak. Eskalasi akan berpeluang mendorong minyak kembali tembus $98-100 per barel, dan hal ini akan kembali memicu kekhawatiran akan inflasi sehingga direspon negatif oleh emas. Sebaliknya, jika ketegangan mereda, maka harga minyak bisa kembali turun di bawah $90, bahkan sangat mungkin turun di bawah $84 per barel. Jika ini yang terjadi, maka emas punya peluang naik kembali dan resistance $4500 sangat mungkin untuk kembali ditembus.
Dari sisi data ekonomi, PMI manufacture dan services AS malam nanti jam 20.45 WIB bisa menjadi penggerak tambahan, meskipun di sisi lain faktor geopolitik kemungkinan masih dianggap dominan. Data initial jobless claims di hari Kamis, dan juga pernyataan para pejabat Fed sepanjang minggu ini kemungkinan menjadi petunjuk sekaligus mempertegas kembali posisi Fed saat ini ditengah alasan mempertahankan suku bunga kemarin dan perkembangan geopolitik.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!
Analisis Teknikal Gold
Candlestick daily ditutup hammer setelah sempat tertekan hingga 4099, diikuti rebound cepat hingga ditutup di 4406. Kondisi ini menunjukkan MA 200 di grafik daily 4090 saat itu berperan efektif saat terjadi tekanan semalam sehingga demand kemudian mendorong harga berbalik naik dengan cepat.
Secara struktural, rsi sudah mulai memasuki fase oversold, dan MA 200 terbukti membantu menahan penurunan tersebut dan memperkuat momentum rebound. Namun, bullish masih harus melewati beberapa rintangan, resistance zona 4512 dan MA 100 yang kini berada di 4607. Sedangkan ancaman bearish juga masih mengintai jika kenaikan gagal mencapai 4512, dengan support terbuka untuk kembali menguji 4309 (low 2 Jan 2026) dan 4264.47 (high 1 Des 2025).
Di H4, penurunan terakhir malam tadi di 4099 terhitung sebagai wave 5 bagian dari koreksi wave C (tren besar), juga bagian dari wave (4) (tren utama) sehingga secara struktural rebound yang terjadi sejak tadi malam merupakan bagian dari pantulan wave a (minor trend) sekaligus penanda untuk peluang rebound bertahap ke depan.
Di sesi Asia pagi ini harga turun hingga 4307 diikuti rebound kembali ke kisaran 4379. Secara hitungan berarti penurunan ke 4307 adalah wave b, sehingga peluang berikutnya secara teori adalah dimulainya kenaikan wave c yang merupakan tahapan untuk kenaikan wave (5) (tren utama). Jika sesuai ekspektasi, maka penurunan kemungkinan mulai relatif terbatas sehingga strategi buy bisa dipertimbangkan.
Area 4328-4335 dan juga 4250-4265 adalah area yang diperkirakan sebagai titik koreksi wave b yang diharapkan. Sedangkan 4599-4605 adalah area yang diharapkan nantinya sebagai target kenaikan wave c, sekaligus dimulainya pantulan kenaikan utama secara bertahap.
Sebaliknya, tekanan turun berpotensi membayangi, terutama jika turun hingga 4099. Secara teknis, ada 2 kemungkinan dari zona ini, yaitu : 1) rebound, sebagai potensi terbentuknya double bottom; atau 2) tembus, sebagai penanda bahwa penurunan belum selesai, dan potensi tekanan berlanjut ke zona support berikutnya kisaran 4000-4020, atau 3976.
Jika yang terjadi adalah potensi 1 (rebound), maka zona 4095-4100 dianggap peluang buy kembali sebagai potensi double bottom. Sedangkan jika yang terjadi adalah potensi 2 (tembus), maka seller akan kembali dominan.
Per jam 10.50 WIB, harga berada di 4339.00 dengan high 4448.20, dan low 4307.22. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Commodity (Gold, Crude Oil) 24 Maret 2026 | PT. Agrodana Futures, saat artikel ditulis, tercatat bahwa swing low sejak pagi tadi di sesi Asia sempat terlihat sekitar 3x kesempatan yang berhasil sesuai harapan dengan tekanan ke 4330 diikuti rebound cepat ke 4360an. Meski demikian, tekanan sempat berlanjut sampai 4307, masih di sesi Asia, tapi juga berhasil kembali rebound ke 4379.
Secara area, zona orange kisaran 4281-4336 memang bertindak sebagai area demand yang diharapkan. Dan sejauh ini (sampai saat artikel ditulis), zona tersebut masih efektif sebagai zona demand sehingga kami tidak melihat alasan untuk merubah strategi meski harga sempat turun ke 4307. Bahkan alternatif lain, buy tetap bisa dipertimbangkan di zona terbawah zona orange 4281. Dan secara hitungan ini adalah wave B koreksi, sehingga jika terus bertahan seperti ini, maka ekspektasi kenaikan wave C dimulai bertahap.
Sebaliknya, jika dalam 2 jam ke depan (2 candle H1 berturut-turut) harga tetap bertahan di bawah 4280, maka Sell bisa dipertimbangkan, dan lebih kuat jika turun di bawah 4250. Proyeksi penurunan diperkirakan kembali menguji zona 4100 atau 4095-4100.
Tapi sell harus berhenti atau dikurangi karena dikhawatirkan zona 4095-4100 membentuk potensi double bottom. Jika harga minyak turun kembali di bawah 88-90, maka ini menjadi pendukung untuk kembali membeli emas. Sebaliknya, jika ternyata minyak berlanjut naik dan tembus $98, maka sebaiknya abaikan potensi double bottom tersebut karena kemungkinan emas masih akan terbebani dan mengincar zona support berikutnya di 3976.
Ubah strategi menjadi sell hanya jika kondisi memenuhi syarat. Tapi selama tidak memenuhi syarat, maka buy menjadi strategi utama saat ini.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy: Opsi BUY on Dip (update jam 11.00 WIB) Entry: 4312.00 – 4314.00 (atau cek di artikel untuk opsi lainnya) Target/Reward : 4326 ($12 - $14) (Alternatif Follow BUY jika tembus 4380, target terdekat 4390, terjauh 4410, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing) Stop Loss: 4306.00 ($6 - $8) (ideal 3-5 poin di bawah 4305.00) Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY on Dip Entry : 4100.00 – 4102.00 (atau cek di artikel untuk area alternatif ) Target/Reward: 4114.00 ($12 - $14) Stop Loss: 4094.00 ($6 - $8) (ideal SL 3-5 poin di bawah 4092) Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Daily candle ditutup bullish, secara teori berpeluang naik
MA 200 daily saat ini 1.16735. Selama harga tetap di bawah MA 200, maka tren utama cenderung turun sehingga kenaikan kemungkinan masih terbatas
Resistance H4 berada di 1.16180-1.16350 menahan kenaikan.Tapi saat ini penurunan juga diperkirakan relatif terbatas. Secara struktur, penentu tetap resistance 1.16350. Jika mampu tembus, kenaikan berlanjut. Jika gagal tembus, maka tekanan akan lebih dominan
Situasi geopolitik juga berpengaruh pada terbatasnya kenaikan sehingga perlu mewaspadai perkembangan konflik Timur Tengah
Bullish lebih kuat jika tembus 1.16300-> pertahankan BUY
Bearish lebih kuat jika tembus 1.14500-> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 1.15300 – 1.15500 Target : 1) 1.16100 2) 1.16700 SL : 1.14700 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.16300 Switch to SELL jika tembus 1.14500
CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD
Keterangan :
Daily candle ditutup bullish, secara teori potensi naik
MA 200 Daily 1.34300 kembali gagal ditembus meski secara teknis sempat sentuh 1.34784 sebagai level tertinggi.
H4 kemungkinan swing low lebih dulu, dan diharapkan terbatas. Diikuti dorongan. Dorongan berikutnya harus tembus 1.34800. Jika tidak, maka tekanan turun akan kembali mendominasi -> ubah menjadi sell jika gagal tembus 1.34800!
Waspada dengan range pergerakan yang terbatas, sehingga sebaiknya cukup incar target kecil kisaran 30-50 poin saja untuk trading harian!
Bullish lebih kuat jika tembus 1.34800-> pertahankan BUY
Bearish lebih kuat jika tembus 1.32500-> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 1.33300– 1.33500 Target : 1) 1.34100 2) 1.34700 SL : 1.32700
Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.34800 Switch to SELL jika tembus 1.32500
CHART TECHNICAL ANALYSIS USDJPY
Keterangan :
US Treasury yield ditutup turun, dan dolar melemah-> USDJPY biasanya mirip dengan US Yield
Secara teknis, daily USDJPY ditutup bearish, secara teori penurunan masih dominan
Pasar tetap dibayangi potensi Intervensi yen yang kemungkinan muncul jika terjadi kenaikan agresif pada USDJPY -> waspada zona 160-161!
Posisi dolar sebagai safe haven selama ketidakpastian geopolitik membuat yen cenderung melemah sehingga sulit untuk mendapat penurunan USDJPY yang tajam. Dengan demikian, ancaman pelemahan yen akan disertai oleh risiko intervensi yen oleh otoritas setempat
Bearish lebih kuat jika tembus 158.300 -> pertahankan SELL
Bullish lebih kuat jika tembus 160.000 -> switch to BUY
Suggest : SELL on Rally Area : 158.600 – 158.800 Target : 1) 158.000 2) 157.400 SL : 159.400
Alternatif : Pertahankan/Follow SELL jika tembus 158.300 Switch to BUY jika tembus 160.000 Waspada zona 160-161 rawan intervensi!
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
Keterangan :
Candlestick ditutup bullish, secara teori berpeluang naik
Secara teknis, daily support 45300 tidak ditembus, dan level terendah tertahan di 45449, dan diikuti rebound saat penutupan. Resistance 46665 menjadi area terdekat yang perlu ditembus, dan 47400 resistance terjauh yang harus ditembus untuk membuat bullish lebih kuat
Di H4, swing low diharapkan terbatas di zona support 45716-46400, diikuti peluang kenaikan. Tapi kenaikan akan gagal berlanjut jika resistance 46800 gagal ditembus
Pasar saham AS ditutup rebound setelah Presiden Trump mengunggah postingan di sosial media tentang pembicaraan produktif AS dan Iran dan penundaan selama 5 hari rencana serangan infrastruktur AS-Iran -> mendukung risk asset seperti saham
Situasi geopolitik tetap belum pasti karena di sisi lain Iran menyangkal semua klaim Trump tentang pembicaraan produktif dan klaim Trump bahwa Iran menghubungi lebih dulu untuk gencatan senjata -> perlu waspada jika sewaktu-waktu AS maupun Israel kembali lanjutkan serangannya -> switch to SELL jika terjadi!
Harga minyak akan tetap menjadi fokus utama
a. Jika harga turun = risiko geopolitik reda -> saham rebound/naik -> pertahankan BUY
b. Jika harga naik = risiko geopolitik meningkat -> saham turun -> switch to SELL
Yang perlu diperhatikan ke depan terkait geopolitik
a. gencatan senjata/mediasi = saham naik -> pertahankan buy
b. tidak ada gencatan senjata/diplomasi = eskalasi = saham turun -> switch to SELL
Bearish lebih kuat jika tembus 45600 -> switch to SELL
Bullish lebih kuat jika tembus 46600-> pertahankan BUY
Suggest : BUY on Dip Area : 46240 - 46260 Target : 1) 46360 2) 46460 SL : 46140
Alternatif : Follow BUY jika tembus 46600 Switch to SELL jika tembus 45600 Fokus data ekonomi & waspadai harga minyak!
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
Keterangan :
Candlestick ditutup bullish, secara teori berpeluang naik
Zona support daily 23900 berhasil bertahan meski sempat terjadi penurunan sampai 23773, tapi penutupan rebound di atas 23900 sehingga dianggap false breakoyt.
Di H4, zona support 23970-24307 diharapkan menahan tekanan turun sehingga demand berpeluang mendorong harga kembali naik
Pasar saham AS ditutup rebound setelah Presiden Trump mengunggah postingan di sosial media tentang pembicaraan produktif AS dan Iran dan penundaan selama 5 hari rencana serangan infrastruktur AS-Iran -> mendukung risk asset seperti saham
Situasi geopolitik tetap belum pasti karena di sisi lain Iran menyangkal semua klaim Trump tentang pembicaraan produktif dan klaim Trump bahwa Iran menghubungi lebih dulu untuk gencatan senjata -> perlu waspada jika sewaktu-waktu AS maupun Israel kembali lanjutkan serangannya -> switch to SELL jika terjadi!
Harga minyak akan tetap menjadi fokus utama
a. Jika harga turun = risiko geopolitik reda -> saham rebound/naik -> pertahankan BUY
b. Jika harga naik = risiko geopolitik meningkat -> saham turun -> switch to SELL
Yang perlu diperhatikan ke depan terkait geopolitik
a. gencatan senjata/mediasi = saham naik -> pertahankan buy
b. tidak ada gencatan senjata/diplomasi = eskalasi = saham turun -> switch to SELL
Bearish lebih kuat jika tembus 45600 -> switch to SELL
Bullish lebih kuat jika tembus 46600-> pertahankan BUY
Suggest : BUY on Dip Area : 24180.00 – 24200.00 Target : 1) 24300.00 2) 24400.00 SL : 24080.00
Alternatif : Pertahankan BUY jika tembus 24480 Switch to SELL jika tembus 23900 Fokus data ekonomi dan waspadai harga minyak!
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
Keterangan :
Candlestick ditutup bullish, secara teori berpeluang naik
Support area 6540 berhasil bertahan meski penurunan sempat terjadi hingga 6480, tapi penutupan berhasil di atas 6540 sehingga penurunan hanya dianggap false breakout
Pasar saham AS ditutup rebound setelah Presiden Trump mengunggah postingan di sosial media tentang pembicaraan produktif AS dan Iran dan penundaan selama 5 hari rencana serangan infrastruktur AS-Iran -> mendukung risk asset seperti saham
Situasi geopolitik tetap belum pasti karena di sisi lain Iran menyangkal semua klaim Trump tentang pembicaraan produktif dan klaim Trump bahwa Iran menghubungi lebih dulu untuk gencatan senjata -> perlu waspada jika sewaktu-waktu AS maupun Israel kembali lanjutkan serangannya -> switch to SELL jika terjadi!
Harga minyak akan tetap menjadi fokus utama
a. Jika harga turun = risiko geopolitik reda -> saham rebound/naik -> pertahankan BUY
b. Jika harga naik = risiko geopolitik meningkat -> saham turun -> switch to SELL
Yang perlu diperhatikan ke depan terkait geopolitik
a. gencatan senjata/mediasi = saham naik -> pertahankan buy
b. tidak ada gencatan senjata/diplomasi = eskalasi = saham turun -> switch to SELL
Bearish lebih kuat jika tembus 6500 -> switch to SELL
Bullish lebih kuat jika tembus 6680-> pertahankan BUY
Suggest : BUY on Dip Area : 6550.00 – 6570.00 Target : 1) 6600.00 2) 6630.00 SL : 6520.00
Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 6680 Switch to SELL jika tembus 6500 Fokus data ekonomi dan waspadai harga minyak!
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
Keterangan :
Candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik
Support 50700 di daily chart menahan penurunan, dan harga ditutup rebound hingga 53000. Namun, kenaikan cenderung terhambat dan belum berhasil tembus resistance 54000
Penurunan kemungkinan tertahan di zona 51410, tapi kenaikan juga nampaknya belum mampu tembus 53115 sehingga tekanan kembali membayangi.
Jika tembus 51400, pertahankan strategi sell
jika gagal tembus 51400, bisa pertimbangkan buy dengan peluang target resistance 52000
Faktor lain yang berpotensi kembali menekan:
a. potensi intervensi yen masih membayangi -> belum terlihat, tapi otoritas setempat mulai mencermati "dengan rasa urgensi"
b. geopolitik global -> saat ini saham sensitif pada kenaikan harga minyak karena risiko geopolitik
Bullish lebih dominan jika tembus 52000-> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 51410-> pertahankan SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 51860 - 51880 Target : 1) 51760 2) 51660 SL : 51980
Alternatif : Follow SELL jika tembus 51410 Switch to BUY jika tembus 52000 Tetap waspada dengan potensi “intervensi aktual” yen juga risiko geopolitik!
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG
Keterangan :
Candle ditutup bearish, secara teori peluang turun
Pagi ini dibuka gap up karena Wall Street ditutup naik
Secara teknis, support terdekat 24700, selama tidak ditembus, ada harapan untuk kembali naik dan mendekati teritori resistance 25100-25500
Dari sisi geopolitik, ketidakpastian geopolitik masih membebani risk asset seperti pasar saham. Tapi secara umum, pengaruh ke China relatif kecil karena China cukup dekat dengan Iran sehingga pasokan minyak tidak terganggu
Di sisi domestik, pasar masih tunggu kejelasan stimulus sehingga rentan penurunan selama belum ada kejelasan dari Pemerintah China dan PBOC
Bullish lebih kuat jika tembus 24900 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 24500-> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 24700 - 24720 Target : 1) 24820 2) 24920 SL : 24600 Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 24900 Switch to SELL jika tembus 24500
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Candle ditutup bearish, secara teori berpeluang turun
Secara struktur, h4 tembus support trendline 91.05, dan tertahan di zona 86. Secara teori, tren berubah menjadi bearish pasca tembus support 91. Tapi penurunan dikhawatirkan belum terlalu kuat karena masih tertahan di zona support 86.
Pullback diharapkan terbatas/tertahan di zona 93, diikuti penurunan kembali dan jika tembus di bawah 86, maka tekanan turun cenderung dominan
Katalis pendukung penurunan datang dari postingan Presiden Trump di media sosial yang memberi sinyal tentang percakapan yang produktif antara AS dan Iran dan juga penundaan selama 5-hari rencana serangan ke infrastruktur energi Iran -> pasar anggap sinyal de-eskalasi
Di sisi lain, Iran menyangkal ada pembicaraan dengan AS dan menuduh Trump melakukannya hanya untuk menurunkan minyak, sedangkan Iran sama sekali tidak sepakat dengan klaim Trump tentang komunikasi dengan AS
Secara umum, belum ada pertanda untuk gencatan senjata, pasar tetap perlu waspada. Tapi skenario yang ditunggu tetap terbagi 2:
a. Eskalasi serangan = oil kembali naik -> switch to BUY
b. Ketegangan mereda atau mengarah ke mediasi = oil koreksi turun -> pertahankan SELL
Bullish lebih kuat jika tembus 95.00 -> switch to BUY
Bearish lebih kuat jika tembus 86.80 -> pertahankan SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 92.80 – 93.00 Target : 1) 91.80 2) 90.80 SL : 94.00
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 86.80 Switch to BUY jika tembus 92.80 Tetap waspadai perkembangan geopolitik!
CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD
Keterangan :
Pendukung bullish medium term:
a. Pembelian oleh PBOC & bank sentral global masih kuat
b. Kebijakan longgar dan ekspektasi stimulus fiskal China berpotensi mendukung emas
c. Ketidakpastian inflasi tarif
d. ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed
e. ketidakpastian geopolitik masih membayangi
Di H4, Tekanan berlanjut hingga 4099 dan kondisi rsi yang oversold ikut mendukung rebound dengan cepat ke kisaran 4400-an. Ekspektasi skenario pemulihan bertahap, swing low diperkirakan mulai terbatas. Risiko geopolitik tetap utama selain data PMI
a. Skenario #1 : Skenario bullish didukung rsi oversold, swing low mulai terbatas zona 4330-4340 dan 4250 potensi demand, naik bertahap
b. Skenario #2: tekanan turun masih dominan, kenaikan tertahan maksimal zona abu, penurunan kembali uji 4099, tekanan berlanjut jika minyak tembus $98
Di H1, rsi oversold berhasil mendorong harga rebound dengan cepat pasca sentuh 4099. secara teknis, perhitungan elliott wave menunjukkan momentum rebound dari wave ABC sehingga swing low saat ini cenderung terbatas sebagai wave B sebelum diikuti kenaikan wave C. Tapi harga minyak tetap menjadi rujukan. Harga berpotensi turun kembali jika minyak kembali melonjak di atas $98
a. Skenario bullish: demand potensial di zona orange 4281-4336 atau dekat zona tersebut, diikuti kenaikan tembus zona biru 4516-4554, bahkan bisa lebih tinggi jika harga minyak tetap di bawah $90
b. Skenario Bearish: kenaikan masih terbatas, zona biru 4516-4554 kemungkinan area sell terdekat,tekanan turun berlanjut menguji zona low kemarin 4099, bisa lebih rendah jika minyak tembus $98
Fundamental utama : ekspektasi 1x penurunan suku bunga Fed di 2026 (hasil dot plot FOMC Maret), pembelian bank sentral global masih kuat, pembelian China masih aktif, aliran dana ETF, de-dolarisasi masih kuat
Fundamental tambahan :
Geopolitik tetap tidak menentu meski secara umum tidak ada serangan militer yang signifikan dalam beberapa hari terakhir. Ultimatum Trump untuk Iran ditunda 5 hari ke depan dengan alasan komunikasi, tapi hal itu dibantah Iran. Pasar tetap perlu waspada jika sewaktu-waktu penundaan yang diumumkan Trump dibatalkan!
Harga minyak tetap menjadi kunci utama.
a. Jika minyak lebih rendah (di bawah $90), maka emas punya peluang rebound bertahap (meski masih terbatas).
b. Jika minyak naik kembali atau bahkan lebih tinggi (di atas $98), maka emas berpeluang kembali tertekan turun
Pertahankan/follow BUY jika tembus 4450, target terdekat 4460, terjauh 4470
Switch to SELL jika tembus 4300, target terdekat 4290, terjauh 4280
Opsi buy : 4300-4312 (zona low 2 Jan 2026), 4086 (MA 200 daily), 4022 (low 21 Nov 2025)
Suggest : BUY on Dip Area : 4333.00 – 4335.00 Target : 1) 4341.00 2) 4347.00 SL : 4327.00 (ideal 3-5 points di bawah 4325)
Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 4450 Switch to SELL jika tembus 4300 Opsi buy : 4300-4312 (zona low 2 Jan 2026), 4086 (MA 200 daily), 4022 (low 21 Nov 2025)
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures
CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD
Keterangan :
Daily candle ditutup hanging man, secara teori berpeluang turun MA 200 daily saat ini 1.16730. Selama harga tetap di bawah MA 200, maka tren utama cenderung turun sehingga kenaikan kemungkinan masih terbatas Resistance H4 berada di 1.16180-1.16350. Jika kenaikan gagal tembus zona ini, maka waspada penurunan balik! Exit segera dari posisi buy Situasi geopolitik juga berpengaruh pada terbatasnya kenaikan sehingga perlu mewaspadai perkembangan konflik Timur Tengah
Bullish lebih kuat jika tembus 1.15800-> pertahankan BUY
Bearish lebih kuat jika tembus 1.14300-> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 1.15100 – 1.15300 Target : 1) 1.15900 2) 1.16500 SL : 1.14500
Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.15800 Switch to SELL jika tembus 1.14300
CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD
Keterangan :
Daily candle ditutup bearish, secara teori potensi turun MA 200 Daily 1.34312 gagal ditembus sehingga pound ditutup turun. Tapi H4 menunjukkan penurunan masih di zona support yang ditandai sebagai demand. Peluang retest MA 200 Daily kemungkinan cukup terbuka. Tapi jika kembali gagal tembus, maka bisa pertimbangkan ubah strategi menjadi sell
Waspada dengan range pergerakan yang terbatas, sehingga sebaiknya cukup incar target kecil kisaran 30-50 poin saja untuk trading harian!
Bullish lebih kuat jika tembus 1.33800-> pertahankan BUY
Bearish lebih kuat jika tembus 1.32400-> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 1.33100– 1.33300 Target : 1) 1.33900 2) 1.34500 SL : 1.32500
Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.33800 Switch to SELL jika tembus 1.32400
CHART TECHNICAL ANALYSIS USDJPY
Keterangan :
US Treasury yield ditutup naik, dan dolar menguat-> USDJPY biasanya mirip dengan US Yield Secara teknis, daily USDJPY ditutup bullish sehingga pola bearish engulfing sehari sebelumnya terancam gagal, secara teori penurunan masih dominan selama resistance 159.84 belum ditembus Pasar tetap dibayangi potensi Intervensi yen yang kemungkinan muncul jika terjadi kenaikan agresif pada USDJPY -> waspada zona 160-161! Posisi dolar sebagai safe haven selama ketidakpastian geopolitik membuat yen cenderung melemah sehingga sulit untuk mendapat penurunan USDJPY yang tajam. Dengan demikian, ancaman pelemahan yen akan disertai oleh risiko intervensi yen oleh otoritas setempat Bearish lebih kuat jika tembus 158.700 -> pertahankan SELL Bullish lebih kuat jika tembus 160.500 -> switch to BUY
Suggest : SELL on Rally Area : 159.300 – 159.500 Target : 1) 158.700 2) 158.100 SL : 160.100
Alternatif : Pertahankan/Follow SELL jika tembus 158.700 Switch to BUY jika tembus 160.500 Waspada zona 160-161 rawan intervensi!
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
Keterangan :
Candlestick ditutup bearish, secara teori berpeluang turun
Secara teknis, daily support 46330 ditembus sehingga peluang penurunan kembali mendominasi. Zona berikutnya support di 45300 berpotensi terancam jika tekanan berlanjut di bawah 45620
Di H4, area 45770 sedang diuji. Jika ditembus, maka tekanan turun berlanjut. Jika tidak tembus, maka ada peluang untuk rebound
Pasar saham AS turun seiring penurunan pasar global 2-3%, termasuk Nasdaq. Bahkan S&P 500 catat penurunan terburuk dalam 4 minggu terakhir sejak periode 18 April. Penurunan Jumat juga menjadi penurunan terburuk dalam sebulan terakhir bagi S&P 500
Situasi geopolitik semakin tidak menentu setelah Trump beri ultimatum bagi Iran selama 48 jam (ancaman dirilis akhir pekan) untuk segera buka Selat Hormuz atau hadapi konsekuensi serangan ke pembangkit listrik Iran. Tapi situasi semakin sulit karena Iran pun bereaksi dengan memberi ancaman sebaliknya, akan menyerang fasilitas listrik AS jika AS lakukan serangan tersebut -> risiko geopolitik = negatif untuk saham
Harga minyak akan tetap menjadi fokus utama
a. Jika harga turun = risiko geopolitik reda -> saham rebound/naik -> switch to BUY
b. Jika harga naik = risiko geopolitik meningkat -> saham turun -> pertahankan SELL
Yang perlu diperhatikan ke depan terkait geopolitik
a. gencatan senjata/mediasi = saham naik -> switch to buy
b. tidak ada gencatan senjata/diplomasi = eskalasi = saham turun -> pertahankan SELL
Bearish lebih kuat jika tembus 45700 -> pertahankan SELL
Bullish lebih kuat jika tembus 46100-> switch to BUY
Suggest : SELL on Rally Area : 45900 - 45920 Target : 1) 45800 2) 45700 SL : 46020
Alternatif : Follow SELL jika tembus 45700 Switch to BUY jika tembus 46100 Cermati harga minyak!
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
Keterangan :
Candlestick ditutup bearish, secara teori berpeluang turun
Zona support daily 23900 sedang diuji. Jika tembus, maka tekanan turun berlanjut. Jika tidak tembus, maka ada peluang untuk rebound
Di H4, zona resistance 24090-24214 diperkirakan masih akan menjadi area supply (resistance) yang relatif kuat sehingga seller berpotensi mendominasi kembali di zona tersebut.
Pasar saham AS turun seiring penurunan pasar global 2-3%, termasuk Nasdaq. Bahkan S&P 500 catat penurunan terburuk dalam 4 minggu terakhir sejak periode 18 April. Penurunan Jumat juga menjadi penurunan terburuk dalam sebulan terakhir bagi S&P 500
Situasi geopolitik semakin tidak menentu setelah Trump beri ultimatum bagi Iran selama 48 jam (ancaman dirilis akhir pekan) untuk segera buka Selat Hormuz atau hadapi konsekuensi serangan ke pembangkit listrik Iran. Tapi situasi semakin sulit karena Iran pun bereaksi dengan memberi ancaman sebaliknya, akan menyerang fasilitas listrik AS jika AS lakukan serangan tersebut -> risiko geopolitik = negatif untuk saham
Harga minyak akan tetap menjadi fokus utama
a. Jika harga turun = risiko geopolitik reda -> saham rebound/naik -> switch to BUY
b. Jika harga naik = risiko geopolitik meningkat -> saham turun -> pertahankan SELL
Yang perlu diperhatikan ke depan terkait geopolitik
a. gencatan senjata/mediasi = saham naik -> switch to buy
b. tidak ada gencatan senjata/diplomasi = eskalasi = saham turun -> pertahankan SELL
Bearish lebih kuat jika tembus 23900 -> pertahankan SELL
Bullish lebih kuat jika tembus 24200> switch to BUY
Suggest : SELL on Rally Area : 24000.00 – 24020.00 Target : 1) 23900.00 2) 23800.00 SL : 24120.00
Alternatif : Pertahankan SELL jika tembus 23900 Switch to BUY jika tembus 24200 Cermati harga minyak!
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
Keterangan :
Candlestick ditutup bearish, secara teori berpeluang turun
Support area 6540 sedang diuji. Jika ditembus, maka peluang penurunan cenderung berlanjut. Jika tidak tembus, ada harapan untuk rebound
Pasar saham AS turun seiring penurunan pasar global 2-3%, termasuk Nasdaq. Bahkan S&P 500 catat penurunan terburuk dalam 4 minggu terakhir sejak periode 18 April. Penurunan Jumat juga menjadi penurunan terburuk dalam sebulan terakhir bagi S&P 500
Situasi geopolitik semakin tidak menentu setelah Trump beri ultimatum bagi Iran selama 48 jam (ancaman dirilis akhir pekan) untuk segera buka Selat Hormuz atau hadapi konsekuensi serangan ke pembangkit listrik Iran. Tapi situasi semakin sulit karena Iran pun bereaksi dengan memberi ancaman sebaliknya, akan menyerang fasilitas listrik AS jika AS lakukan serangan tersebut -> risiko geopolitik = negatif untuk saham
Harga minyak akan tetap menjadi fokus utama
a. Jika harga turun = risiko geopolitik reda -> saham rebound/naik -> switch to BUY
b. Jika harga naik = risiko geopolitik meningkat -> saham turun -> pertahankan SELL
Yang perlu diperhatikan ke depan terkait geopolitik
a. gencatan senjata/mediasi = saham naik -> switch to buy
b. tidak ada gencatan senjata/diplomasi = eskalasi = saham turun -> pertahankan SELL
Bearish lebih kuat jika tembus 6520 -> pertahankan SELL
Bullish lebih kuat jika tembus 6650-> switch to BUY
Suggest : SELL on Rally Area : 6550.00 – 6570.00 Target : 1) 6520.00 2) 6490.00 SL : 6600.00
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 6520 Switch to BUY jika tembus 6650 Cermati harga minyak!
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
Keterangan :
Candle ditutup bearish, secara teori cenderung turun
Pagi ini dibuka gap down karena Wall Street kembali tertekan oleh situasi geopolitik
Support 51085 di daily chart ditembus sehingga peluang bearish diperkirakan masih tetap dominan
Zona resistance H4 saat ini di kisaran 51085. Selama harga tetap di bawah 51000-51085, maka tren cenderung turun
Faktor lain yang berpotensi kembali menekan:
a. potensi intervensi yen masih membayangi -> belum terlihat, tapi otoritas setempat mulai mencermati "dengan rasa urgensi"
b. geopolitik global -> saat ini saham sensitif pada kenaikan harga minyak karena risiko geopolitik
Bullish lebih dominan jika tembus 51000-> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 50450-> pertahankan SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 50700 - 50720 Target : 1) 50600 2) 50500 SL : 50820
Alternatif : Follow SELL jika tembus 50450 Switch to BUY jika tembus 51000 Tetap waspada dengan potensi “intervensi aktual” yen juga risiko geopolitik!
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG
Keterangan :
Candle ditutup doji, secara teori peluang turun
Pagi ini dibuka gap down, dan langsung sentuh support 24700. Secara teori, ada peluang rebound karena sentuh support. Tapi kenaikan mungkin terbatas mengingat situasi geopolitik masih menekan pasar ekuitas global
Dari sisi geopolitik, ketidakpastian geopolitik masih membebani risk asset seperti pasar saham. Tapi secara umum, pengaruh ke China relatif kecil karena China cukup dekat dengan Iran sehingga pasokan minyak tidak terganggu
Di sisi domestik, pasar masih tunggu kejelasan stimulus sehingga rentan penurunan selama belum ada kejelasan dari Pemerintah China dan PBOC
Bullish lebih kuat jika tembus 24800 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 24500-> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 24700 - 24720 Target : 1) 24820 2) 24920 SL : 24600
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 24800 Switch to SELL jika tembus 24500
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.