logo agrodana futures official
Buka Akun

3 High Risk Event' Ganggu Pergerakan Emas. Ini Yang Harus Diperhatikan!

  -  14-Jul-2026
27

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

US Treasury Yield 10-tahun ditutup naik dan dolar pun menguat. Kondisi ini membuat emas kesulitan lanjutkan kenaikannya, meski penurunan tertahan tepat di zona buy yang diharapkan 3986. 

Situasi geopolitik AS dan Iran kelihatannya tidak akan mereda dalam waktu dekat. Kondisi ini membuat pasar kembali dihantui ketakutan dengan situasi di Selat Hormuz yang berpotensi kembali memicu kenaikan harga minyak sehingga menumbuhkan kembali kekhawatiran kenaikan suku bunga Fed akibat potensi lonjakan inflasi sebagai dampak dari risiko geopolitik yang kembali memanas. 

Trump Kembali Blokade Iran, Amankan Hormuz, Tapi Kenakan Biaya

Hal yang ditakutkan benar terjadi. Kemarin di live streaming di channel youtube @AgrodanaFuturesOfficial baru saja membahas tentang kemungkinan terburuk bahwa AS bisa saja kembali kirim armada untuk memblokade kapal dari dan menuju Iran yang akhirnya bisa berdampak pada balasan Iran yang menutup kembali Selat Hormuz. 

Tadi malam Presiden Trump mengumumkan blokade total terhadap Iran. Kita belum melihat reaksi Iran dan besar dugaan mereka akan segera menutup kembali Selat Hormuz. Jika itu yang terjadi, maka harga minyak akan berpeluang kembali melonjak melebihi $85 kembali, sehingga jika berkepanjangan akan membuat kekhawatiran inflasi kembali membebani sehingga emas akhirnya tertekan kembali. 

Menariknya, AS juga menyatakan akan mengenakan bea masuk 20% atas semua barang yang melintasi Selat Hormuz sebagai imbalan atas jaminan keamanan pelayaran. Kebijakan ini tentu saja tidak akan memuaskan siapa pun karena akhirnya tidak jauh berbeda dengan tarif toll yang akan dikenakan Iran untuk semua yang melintas Selat Hormuz yang rencananya akan dikenakan pertengahan Agustus, yang justru ditentang oleh AS dengan alasan melanggar hukum laut internasional. 

Iran jelas menentang rencana Trump mengambil alih pengelolaan Selat Hormuz, apalagi Hormuz berada di area perairan mereka sehingga Iran mengklaim lebih layak untuk mengelola dan mengenakan tarif bersama Oman. 

banner artikel agr youtube

Fed Waller : Inflasi Jadi Kunci

Selain pernyataan Trump, dolar juga menguat setelah pernyataan Christopher Waller, Gubernur Fed. Waller mengatakan data inflasi di hari Selasa akan menjadi kunci untuk menilai langkah selanjutnya dari Fed. Pasar saat ini menaikkan probabilitas kenaikan suku bunga di pertemuan 29 Juli menjadi 40%. Waller menambahkan kekhawatiran sebelumnya tentang pasar tenaga kerja ternyata tidak beralasan. 

Waller mengatakan jika angka inflasi inti kembali menunjukkan angka yang tinggi minggu ini (data nanti malam jam 19.30 WIB), maka FOMC perlu mempertimbangkan untuk memperketat kebijakan moneter dalam waktu dekat. 

High Alert Malam ini : CPI, Testimoni Warsh, Perkembangan Geopolitik

Jika geopolitik memasuki siang hari hingga sore relatif tenang, maka pasar akan fokus lebih dulu dengan data CPI AS yang dirilis jam 19.30 WIB malam ini. Penurunan harga gas dan minyak mentah dunia diperkirakan berdampak pada CPI yang lebih rendah untuk bulan Juni, tapi Fed belum bisa tenang sepenuhnya, terlebih dengan situasi geopolitik yang kembali memanas, memicu ketidakpastian tentang prospek inflasi beberapa waktu ke depan. 

Ekonom berharap CPI turun 0.2% di bulan Juni, menandakan penurunan bulanan pertama sejak pandemi, didorong sepenuhnya oleh 15% penurunan harga gas dari pertengahan Mei ke akhir Juni. Sedangkan inflasi tahunan diperkirakan melongarr ke 3.8% y/y dari 4.2%. Core CPI diperkirakan  naik ke 0.2% m/m di bulan Juni, dan core CPI tahunan turun dari 2.9% ke 2.8% y/y. 

Testimoni pertama Kevin Warsh sebelum pertemuan dengan Kongres berikutnya yang menyita perhatian pasar. Warsh akan menyampaikan testimoni di hadapan Komite Jasa Keuangan DPR AS. Warsh dihadapkan pada tantangan untuk kendalikan inflasi tanpa memicu kenaikan suku bunga yang cukup tajam sehingga semakin menaikkan biaya pinjaman. 

Skenario yang mungkin terjadi :

  1. Inflasi CPI โ€˜smoothโ€™ atau Act < Ekspektasi; Kevin Warsh โ€˜less hawkishโ€™ atau bahkan cenderung dovish Skenario ini paling ideal untuk emas kembali naik, dan resistance 4080-4110 kemungkinan cukup potensial untuk disentuh atau bahkan ditembus.
  2. Inflasi CPI โ€˜higherโ€™ atau Act > Ekspektasi; Kevin Warsh โ€˜hawkishโ€™ Skenario ini berpotensi membuat emas tertekan lebih lanjut, bahkan pernyataan Warsh yang lebih hawkish bisa membuat emas terancam turun di bawah 3940
  3. Inflasi CPI โ€˜sesuai ekspektasiโ€™ atau Act = Ekspektasi; Kevin Warsh โ€˜less hawkishโ€™ Skenario ini berpotensi membuat emas turun karena kenaikan sudah terjadi sebelum data ekonomi (most anticipated) sehingga emas berpeluang berbalik turun. Tapi penurunan kemungkinan juga terbatas, dan pernyataan Warsh bisa membantu pulihkan emas kembali ke sisi netral atau bahkan rebound

Sedangkan untuk geopolitik. beberapa hal yang perlu dicermati terutama kemungkinan fokus setelah data CPI dan pidato Warsh selesai, beberapa skenario yang mungkin terjadi: 

  1. Konfrontasi militer AS-Iran tidak terhindarkan, eskalasi militer besar-besaran terjadi. Situasi ini akan kembali memicu kekhawatiran tekanan inflasi yang kembali naik jika sampai membuat Selat Hormuz ditutup berminggu-minggu atau berbulan-bulan. Bad news untuk Emas!
  2. AS dan Iran sepakat hentikan perselisihan (seperti biasa), kembali ke meja perundingan, meskipun MoU perdamaian sudah tidak berlaku. Dalam kondisi ini, emas punya peluang untuk kembali naik.
banner artikel youtube

Analisis Teknikal Gold

Candlestick daily ditutup bearish setelah kenaikan gagal lanjut diatas 4100 (high tertahan di 4091), dan tekanan sentuh 3986, meskipun akhirnya ditutup di level 4000. Kondisi ini membuat zona support 3943-3960 terancam. Jika tekanan geopolitik tidak reda dalam waktu dekat, maka potensi penembusan di bawah 3940 cukup terbuka, dengan support 3886 (low 28 Okt 2025) potensial dicapai.

Di sisi lain, data CPI AS nanti malam mungkin bisa sedikit menghambat penurunan tersebut. Hal ini dikarenakan beberapa bank memperkirakan inflasi bulan Juni relatif mereda karena harga minyak yang berangsur turun ke level $68 per barel dari level tertinggi saat itu $96 sehingga meredam kekhawatiran kenaikan suku bunga Fed. Pidato Warsh juga akan menentukan pergerakan emas nanti malam.



slide20

Di H4, harga akhirnya tembus di bawah 4050 meskipun sebelumnya sempat berjuang dari zona terendah 4043, rebound ke 4080 di malam hari. Namun situasi geopolitik yang memanas membuat emas turun lebih lanjut di bawah 4050 hingga sentuh 4086 sebelum akhirnya rebound ke zona 4000. 

Zona resistance baru kali ini berada di 4047-4080 (zona kuning). Selama zona ini tidak mampu ditembus, maka kenaikan akan relatif terbatas, dan tekanan turun mendominasi untuk beberapa waktu ke depan. Sebaliknya, zona abu 3960-3985 saat ini masih efektif menahan penurunan sehingga penutupan tadi malam dan juga di sesi Asia pagi ini berhasil kembali mendorong harga rebound ke 4015-4019. Hal ini menjadi kabar baik bagi zona support yang sebelumnya diperkirakan sebagai area demand. 

Yang harus diperhatikan selanjutnya adalah apakah kenaikan tersebut mampu membuat emas kembali di atas zona kuning, atau minimal mampu untuk ditutup di zona tersebut. Hal ini akan bergantung pada 3 risiko penting : geopolitik, CPI dan testimony Kevin Warsh. Jika geopolitik dianggap mereda sementara waktu (sebagian sesi Asia sampai sore hari di sesi Eropa), maka technical rebound diharapkan mampu mendorong emas sampai zona kuning 4047-4080. Hal ini juga kemungkinan didorong oleh rsi yang berada di zona 30% (saat artikel ditulis sudah rebound ke 35%), dan pasar kemungkinan mengantisipasi data CPI AS yang mendingin dibanding bulan sebelumnya.

Secara teknis, selama zona abu-abu 3960-3985 tidak ditembus, maka skenario rebound tersebut bisa terpenuhi, dan strategi buy masih bisa dilakukan. 

Sebaliknya, mendekati rilis data CPI dan pidato Kevin Warsh di sesi NY nanti malam, maka pasar kemungkinan akan berada di posisi yang dilematis. Tapi, jika CPI dirilis lebih rendah dari ekspektasi, maka kemungkinan emas masih bisa lanjutkan kenaikannya dengan target menutup gap yang terjadi di hari Senin (close Jumat 4111, open Senin 4076). Pidato Warsh mungkin baru akan sensitive saat sesi tanya jawab.

Tapi, jika CPI dirilis lebih tinggi dari perkiraan, maka pasar akan terkejut, dan harga berbalik turun. Dalam hal ini skenario sell bisa dilakukan. Switch strategi segera menjadi sell, terutama jika kenaikan terhenti di zona kuning 4047-4080. CPI yang lebih tinggi, Kevin Warsh yang hawkish, dan geopolitik yang memanas akan menekan emas lebih lanjut dengan zona 4043-4060 kemungkinan juga berpotensi ditembus. Dalam kondisi ini (3 fundamental saling mendukung dan teknikal gagal tembus resistance), jangan lakukan buy meskipun harga sudah sentuh kembali zona abu-abu atau support area 3943-3960! Buy hanya dipertimbangkan kembali hanya jika geopolitik mereda dan pernyataan Warsh relatif sama dengan pernyataan di ECB forum 2 minggu lalu!



slide21


Per jam 10.50 WIB, harga berada di 4016.80 dengan high 4019.01, dan low 3984.03. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Commodity (Gold, Crude Oil) 14 Juli 2026 | PT. Agrodana Futures, strategi utama untuk buy kami turunkan lebih rendah dibanding area sebelumnya 3985-3987 menjadi 3943-3945, meskipun sampai saat ini terlihat bahwa zona 3960-3985 sebenarnya masih cukup efektif untuk menahan tekanan turun mengingat rsi juga memasuki zona oversold 22%, diikuti rebound yang sejauh ini mampu mendorong kembali ke zona 4017.

Alasan utama diturunkan hanya untuk antisipasi penurunan cepat yang bisa terjadi di pagi hari tadi saat harga sempat turun dengan cepat dari 4006, sebelum akhirnya terhenti di 3984. Di sisi lain, strategi alternatif buy saat tembus 4006 cukup berhasil hingga sentuh TP1 di 4016. Namun, TP2 di 4026 belum disentuh. Bisa saja disentuh, atau bahkan sama sekali tidak disentuh mengingat area orange berada di kisaran 4020-4042 merupakan zona resistance yang dicurigai menahan kenaikan untuk beberapa waktu ke depan (mungkin sampai data CPI dan pidato Kevin Warsh selesai). Sehingga hal ini perlu diwaspadai. 

Jika dalam 1-2 jam ke depan harga tetap naik, dan bahkan bertahap memasuki zona orange, maka trader sebaiknya mulai waspada! Tidak disarankan menambah posisi buy, tapi di sisi lain juga belum disarankan untuk ubah menjadi sell. Jika harga berhasil minimal tembus dan bertahan di atas 4020, maka pilihan pertahankan buy masih bisa dilakukan, dengan target maksimal 4030 atau 4035. 

Sebaliknya, jika kenaikan terhenti di 4040, lalu candle berikutnya ternyata muncul doji atau reversal candle lainnya, maka segera keluar dari posisi buy, bersiap untuk mulai pertimbangkan sell. Strategi ini akan efektif jika candle reversal yang muncul (bisa shooting star atau hanging man, atau yang lebih kuat bearish engulfing) berada di zona orange (4020-4042). Stop loss sebaiknya dipasang beberapa poin di atas 4042 untuk antisipasi jika ternyata terjadi kenaikan lebih lanjut yang dipicu redanya geopolitik dan CPI yang lebih rendah dari ekspektasi.

Trading Strategy

Opsi BUY on Dip
Entry: 3943.00 โ€“ 3945.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 3965.00 ($20 - $22)
(Alternatif Follow BUY jika tembus 4006 (activated!), target terdekat 4116, terjauh 4126, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 3933.00 ($10 - $12)
(ideal 7-8 poin di bawah 3933.00)
Risk Reward: 1: 2

Opsi SELL jika geopolitik tetap memanas
(cek kondisi/syarat yang harus dipenuhi di artikel!)
Entry : 4037.00 โ€“ 4039.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4017.00 ($20 - $22)
Stop Loss: 4049.00 ($10 - $12)
(ideal SL 7-8 poin di atas 4042.00)
Risk Reward: 1: 2


1 PIP Fixed Spread


Masih ragu dan memiliki pertanyaan lainnya ?

Kantor Pusat
Menara Batavia Lt. 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126,
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Berlangganan Newsletter Agrodana:
Ikuti Kami
facebook agrodanayoutube agrodanainstagram agrodana
agrodana iosagrodana android
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan
/ Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Ikuti Kami
alt=""alt=""alt=""
Kantor Pusat
Menara Batavia Lt 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126, Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Email:  [email protected]Whatsapp: +6281-988-3777
Berlangganan Newsletter Agrodana :
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan / Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Whatsapp Non Klien
crossmenuchevron-down