Imbal hasil Treasury AS 10 tahun dan dolar ditutup turun secara keseluruhan di sesi perdagangan hari Jumat, meskipun saat itu data NFP dirilis lebih baik dari ekspektasi, dan pasar mengantisipasi ketegangan AS dan Iran berlanjut di akhir pekan karena Iran sampai akhir pekan belum memberikan respon terhadap 14-poin proposal AS. Bahkan emas secara keseluruhan tetap ditutup naik, meskipun terjadi penurunan setelah sentuh 4749.
Laporan non-farm payrolls dirilis 115K, lebih tinggi dari ekspektasi 62K. Laporan sebelumnya direvisi naik dari 178K ke 185K, dengan revisi 2 bulan -16K. Data ini menunjukkan data tenaga kerja Mei dalam posisi yang tetap kuat. Meski demikian, data tidak berhasil membuat emas tertekan. Kalaupun terjadi, hanya relatif terbatas, karena di sisi lain pasar saat itu menatap optimis terhadap geopolitik daripada laporan ketenagakerjaan.
Pasar tenaga kerja AS untuk bulan Mei tercatat dalam kondisi yang kuat. Jumlah data tenaga kerja non pertanian di bulan April naik 115K, sedangkan data bulan Februari direvisi turun sebesar 23K menjadi -156K, dan data bulan Maret direvisi naik sebesar 7K menjadi +185K. Dengan demikian kondisi total data dua bulan sebelumnya menjadi 16K lebih rendah dibanding laporan sebelumnya. Angka rata-rata 3 bulan sekarang berada di 48K.
Data upah sedikit menenangkan bagi Fed. Angka upah rata-rata per jam naik 0.2% m/m dan 3.6% y/y, tapi kedua data dirilis lebih rendah dari perkiraan. Dengan cakupan pasar tenaga kerja yang menyempit, laju PHK di sektor pemerintah federal semakin cepat, kelonggaran pasar tenaga kerja perlahan-lahan meningkat. Data bulan April bukan lagi dianggap sebagai periode lesu,, tapi sebagai konfirmasi bahwa pemulihan pasca Maret hanya dianggap anomali.
Dalam konteks kebijakan moneter, laporan tenaga kerja yang kuat untuk kedua kalinya berturut-turut memberi tantangan bagi Kevin Warsh yang akan menjabat sebagai Ketua Fed menggantikan Powell beberapa hari ke depan, untuk meyakinkan public tentang perlunya pemangkasan suku bunga tahun ini. Warsh akan menghadapi voting parlemen minggu ini, dan kemungkinan besar menggantikan Powell di saat masa jabatan Powell berakhir 15 Mei mendatang.
Geopolitik diawali dengan penolakan Iran terhadap permintaan AS untuk menyerahkan uranium yang sudah diperkaya ke AS sebagai bagian dari kesepakatan damai. Kondisi ini menimbulkan reaksi marah dari Trump sehingga emas dibuka gap down pagi ini karena kekhawatiran kekecewaan Trump bisa menyebabkan kembali tersendatnya diplomasi keduanya.
Iran mengirim kembali usulan ke AS melalui mediator Pakistan. Dalam teks negosiasi yang diajukan Iran, Iran menekankan perlunya pencabutan sanksi AS sebagai syarat dari kesepakatan, menyerukan dihentikannya blokade laut terhadap Iran setelah penandatanganan kesepakatan awal, juga mencakup tuntutan dihentikannya segera perang dan jaminan tidak adanya serangan militer baru ke Iran. Tidak hanya itu, poin tambahan menekankan perlunya gencatan senjata di semua front aktif seperti Lebanon. Iran memberi waktu 30 hari untuk mencabut sanksi OFAC AS terkait penjualan minyak Iran.
Sayangnya Trump mengatakan usulan Iran tersebut terlalu mengada-ngada, sehingga pasar melihat konflik tidak akan selesai dalam waktu dekat. Namun, sedikit menenangkan bahwa keduanya tidak mencabut kesepakatan gencatan senjata sehingga pasar mungkin menanggapi masih ada sisi positif dan harapan dari diplomasi keduanya.
Selain perkembangan geopolitik, dengan tema utama menunggu apakah akan terjadi pertemuan AS-Iran, dan juga apakah gencatan senjata tetap diberlakukan atau tidak, pasar juga akan menunggu data inflasi CPI AS yang akan dirilis hari Selasa, PPI di hari Rabu dan retail sales di hari Kamis.Di pertengahan pekan (Rabu/Kamis dinihari) akan ada testimoni dari Powell jelang pergantian ketua Fed yang diharapkan Jumat, dan akhirnya Kevin Warsh akan menandai peralihan kepemimpinan dari Powell ke Warsh di hari Jumat.
Inflasi kemungkinan akan menjadi ujian berikutnya di minggu ini setelah Iran tolak proposal Trump. Laporan utama diperkirakan naik dari 3.3% menjadi 3.7% y/y, tapi cenderung turun untuk basis bulanan 0.9% ke 0.6% m/m. Sedangkan core CPI diharapkan turun dari 2.7% y/y. Data yang melunak berpeluang mendukung emas kembali naik. Sedangkan data yang tinggi akan membuat emas turun karena inflasi yang tinggi memicu kekhawatiran Fed akan mulai menaikkan suku bunga.
Sedangkan peralihan kepemimpinan ketua Fed dari Powell ke Warsh kemungkinan akan membuat pasar juga bergejolak. Warsh dituntut Trump harus menurunkan suku bunga, sedangkan kondisi inflasi tidak memenuhi syarat untuk melakukan pemangkasan dalam waktu dekat, terlebih di tengah perang yang masih berkecamuk, terutama gangguan pasokan minyak akibat penutupan Selat Hormuz.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!
Candlestick daily ditutup shooting star, meski tail atas tidak terlalu panjang seperti shooting star umumnya. Tapi harga tetap bertahan di bawah MA100 daily 4778 dengan high terakhir di hari Jumat hanya sempat sentuh 4749, beberapa poin lebih rendah dibanding high Kamis 4764. Secara teori, ini menandakan bahwa peluang koreksi turun bisa terjadi.
Tekanan turun lebih disebabkan oleh penolakan Iran atas proposal AS perihal penyerahan uranium ke AS sebagai bagian dari syarat berakhirnya perang dari sisi AS. Hal itu membuat pasar khawatir diplomasi kembali tertunda, atau bahkan menuju eskalasi geopolitik. Support area 4610-4624 kembali terancam, dan jika eskalasi terus meningkat, maka peluang tekanan bisa berlanjut mengancam zona 4546 (low 6 Mei 2026). Sebaliknya, jika diplomasi tetap terbuka, dan kedua pihak tetap dalam kesepakatan gencatan senjata, maka penurunan diperkirakan relatif terbatas. Namun, kenaikan minimal perlu kembali di atas zona 4720, dan baru akan lebih kuat jika berhasil tembus 4772.

H4 kenaikan tertahan di 4749 lalu turun saat penutupan, dan lanjut turun dibantu gap down pagi ini. Secara teknis, kita melihat peluang double top dari sisi H4 dengan neckline di zona 4679-4681. Saat artikel ditulis, penurunan terhambat di 4670, cukup dekat dengan MA200 yang saat ini berada di 4665. Jika MA200 tetap bertahan, maka peluang rebound kemungkinan dimulai di zona MA200 tersebut.
Secara teknis, zona orange di kisaran 4628-4657 maupun zona biru 4565-4625 adalah zona koreksi turun yang diharapkan sehingga demand yang lebih kuat diharapkan di salah satu zona tersebut. Ini dengan catatan bahwa AS dan Iran tetap pertahankan kesepakatan gencatan senjata, meskipun Iran menolak untuk serahkan uranium ke AS sehingga tekanan turun diperkirakan relatif terbatas.
Tapi jika situasi geopolitik memburuk, maka zona orange maupun biru berpeluang ditembus, sehingga tekanan turun diperkirakan berlanjut ke zona hijau 4420-4499. Ini dianggap skenario yang ekstrim untuk saat ini. Skenario paling ekstrim adalah jika tindakan militer pecah sehingga kesepakatan gencatan senjata sudah tidak berlaku lagi. Dalam situasi seperti demikian, tekanan bahkan bisa berlanjut lebih tajam di bawah 4420, dengan area 4260 sebagai peluang target dari penurunan paling ekstrim tersebut.
Saat ini kami menganggap penurunan adalah bagian dari koreksi turun yang normal setelah kenaikan berturut-turut dalam 1 minggu terakhir sehingga profit taking perlu dilakukan. Dan asumsi bahwa AS dan Iran masih tetap berkomunikasi membahas diplomasi, dan kesepakatan gencatan senjata tetap dijalankan untuk meredam kemungkinan terjadinya tindakan militer dari kedua belah pihak.
Ini berarti, jangka pendek sell karena double top di grafik H4 dominan jika neckline 4679-4681 ditembus, dengan peluang area orange maupun biru sebagai potensi target yang diincar. Dan buy bisa dipertimbangkan di salah satu zona orange ataupun biru karena kesepakatan gencatan senjata masih berlaku di antara AS-Iran.

Per jam 11.10 WIB, harga berada di 4677.72 dengan high 4705.47, dan low 4670.30. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Commodity (Gold, Crude Oil) 11 Mei 2026 | PT. Agrodana Futures, strategi utama adalah buy on dip, tapi menunggu kisaran 4620-4622 yang dianggap sebagai target potensial dari pola yang dicurigai membentuk head & shoulders pada H1.
Sedangkan strategi sell juga tetap terbuka selama tidak terjadi kenaikan di atas 4710, sehingga saat ini dengan swing high yang terjadi di 4705 dan turun ke 4670 menandakan bahwa seller sedang mendominasi, dan diperkirakan tetap dominan beberapa waktu ke depan, terutama “selama tidak ada kenaikan di atas 4710”, dan posisi rsi yang belum oversold.
Jika sesuai perhitungan, maka pola head & shoulders ini juga mendukung untuk koreksi wave ABC yang nantinya diakumulasikan sebagai koreksi wave (2). Dan secara teknis, penurunan ini akan menjadi peluang untuk kembali lakukan buy. Secara teori, koreksi wave (2) biasanya minimal 38.2% dari panjang wave (1). Itu berarti minimal di 4662 (FR 38.2%, dari Fibonacci retracement yang ditarik dari bottom 4500 ke puncak 4763). Atau koreksi terjauh untuk wave (2) di maksimal 61.8% (4601). Dengan demikian opsi buy bisa memanfaatkan salah satu zona tersebut.
Di sisi lain, jika rsi mulai oversold, maka trader juga bisa pertimbangkan sebagai titik jenuh sell sehingga disarankan segera keluar. Tapi buyer butuh konfirmasi dengan cara menunggu reversal bullish candle sehingga mendapat konfirmasi bahwa harga akan segera berbalik naik. Pola ini yang kami tunggu sehingga buy on dip bisa valid.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Opsi BUY on Dip
Entry: 4620.00 – 4622.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4642.00 ($20 - $22)
(Alternatif Follow BUY jika tembus 4710, target terdekat 4670, terjauh 4650, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4610.00 ($10 - $12)
(ideal 7-8 poin di bawah 4612.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY jika support ditembus
Entry : 4552.00 – 4554.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4574.00 ($20 - $22)
Stop Loss: 4542.00 ($10 - $12)
(ideal SL 7-8 poin di bawah 4540)
Risk Reward: 1: 2
Copyright © 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures



