logo agrodana futures official
Buka Akun

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

US Treasury Yield 10-tahun ditutup turun dan dolar ikut melemah setelah data CPI AS menunjukkan angka yang lebih lunak, 3.5% vs 3.8%, dan turun dibanding bulan sebelumnya 4.2% y/y. Hal ini membuat emas berhasil naik dengan cepat menyambut redanya tekanan inflasi. 

Data tersebut membuat pasar menurunkan ekspektasi mereka terhadap langkah pengetatan kebijakan moneter oleh Fed dalam waktu dekat. CPI yang lebih rendah berhasil membuat dolar melemah sehingga emas dengan cepat terdorong naik merespon kabar tersebut. 

Penurunan Harga Energi Bantu CPI, Tapi Warsh Belum Tenang

Data CPI bulan Juni dirilis jauh di bawah ekspektasi, 3.5% vs 3.8% y/y, memberi sinyal terkuat dalam beberapa bulan terakhir bahwa tekanan inflasi mulai mereda setelah lonjakan di musim semi. Angka bulanan juga memberi indikasi penurunan lebih rendah dari yang diperkirakan, -0.4% m/m vs -0.1%. Sementara inflasi inti (core CPI) secara mengejutkan turun dari 2.9% ke 2.6% y/y (lebih rendah dari ekspektasi 2.9%) dan basis bulanan berada di 0%, terendah sejak Januari 2021. 

Pemulihan ini cukup positif. Harga energi yang turun seiring anjloknya harga benson, dan inflasi mendasar juga melambat, di mana sektor perumahan mencatan kenaikan bulanan terkecil sejak Januari 2021 dan layanan inti (tanpa perumahan) mencatat angka terendah sejak Mei 2020. Laporan lainnya yang juga mendukung terdapat pada Asuransi kendaraan bermotor, pakaian, mobil bekas, perawatan kesehatan dan akomodasi. 

Tidak lama kemudian, Warsh memulai testimony di depan Komite Jasa Keuangan DPR AS. Warsh mengawalinya dengan mengomentari data CPI yang baru saja dirilis. Warsh mengakui data tersebut lebih baik dari perkiraan (inflasi mendingin), tapi dia juga mengingatkan bahwa 1 angka inflasi yang positif tidak cukup untuk mengubah proyeksi Fed. Dia menekankan bahwa para pembuat kebijakan perlu melihat perbaikan inflasi yang berkelanjutan sebelum pertimbangkan perubahan kebijakan apa pun. Hal ini sekaligus menandakan bahwa perjuangan Fed melawan inflasi belum berakhir.

banner artikel agr youtube

โ€œTACOโ€ Trade : Trump Tarik Lagi Biaya 20%ย 

Di sisi lain, saat Warsh menghadapi Komite, Presiden Trump mengumumkan bahwa dia membatalkan usulan biaya penggantian sebesar 20% yang akan dikenakan AS ke kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz. Ini berarti usulan sebelumnya tidak berumur panjang (seperti yang sudah-sudah, menarik diri ataupun mengklarifikasi dari pengumuman terburu-buru sebelumnya untuk meredam kepanikan pasar = TACO trade). 

Sebagai gantinya Trump mengutamakan perjanjian perdagangan dan investasi dengan negara-negara Teluk. Trump menyebut pendekatan ini akan mendatangkan investasi besar-besaran, memperluas pabrik dan sektor manufaktur, dan menciptakan jutaan lapangan kerja bergaji tinggi untuk warga Amerika. Trump mengklaim perubahan tersebut dilakukan setelah berdiskusi dengan para pemimpin Timur Tengah. 

Tidak hanya itu, Trump juga umumkan kembali melakukan blokade terhadap kapal-kapal yang berlayar ke atau dari Pelabuhan-pelabuhan Iran atau yang mengangkut kargo Iran. Dia mengerahkan Angkatan Laut untuk melakukannya sambil menjaga Selat Hormuz tetap terbuka untuk pelayaran global. 

Fokus Malam ini

PPI berikutnya di jam 19.30 WIB. Laporan ini merupakan inflasi dari sisi produsen. Laporan sebelumnya berada di 1.1% m/m, dan diperkirakan turun ke 0%, sedangkan core PPI diperkirakan tetap di 0.4% m/m. 

Secara teori, market akan merespon positif jika terjadi angka yang lebih lunak (=emas naik). Dan sebaliknya akan merespon negatif jika data dirilis lebih kuat (=emas turun). Tapi jangan harapkan reaksi market akan sekuat seperti saat data CPI dirilis tadi malam, apalagi jika data dirilis โ€œsesuai ekspektasiโ€. Market hanya akan merespon sangat kuat jika data dirilis โ€œjauh lebih kuatโ€ atau โ€œjauh lebih lemahโ€ dari ekspektasi. 

Kevin Warsh akan kembali memberi testimony, tapi kali ini di hadapan Senat AS. Kemungkinan juga dengan pernyataan yang kurang lebih sama, dan diharapkan tidak ada hal baru yang disampaikan sehingga reaksi market tidak akan terlalu berlebih. Tapi jika Warsh memberi indikasi pernyataan yang kuat tentang perubahan suku bunga, maka reaksi pasar akan berbalik turun dibanding reaksi tadi malam. 

Sedangkan untuk geopolitik. beberapa hal yang perlu dicermati: 

  1. Konfrontasi militer AS-Iran tidak terhindarkan, eskalasi militer besar-besaran terjadi. Situasi ini akan kembali memicu kekhawatiran tekanan inflasi yang kembali naik jika sampai membuat Selat Hormuz ditutup berminggu-minggu atau berbulan-bulan. Bad news untuk Emas!
  2. AS dan Iran sepakat hentikan perselisihan (seperti biasa), kembali ke meja perundingan, meskipun MoU perdamaian sudah tidak berlaku. Dalam kondisi ini, emas punya peluang untuk kembali naik.
banner artikel youtube

Analisis Teknikal Gold

Candlestick daily ditutup bullish, mirip inverted hammer yang muncul di zona support setelah rejection terjadi di level terendah 3984. Area ini sekaligus menunjukkan bahwa zona 3960-3985 masih cenderung efektif sebagai zona support kritis, meskipun beberapa kali tail sempat ada muncul di 3943 (terendah sejauh ini tersentuh di 30 Jun 2026) dan 3959 (low 24 Jun 2026), keduanya berhasil ditutup kembali di atas 3959-3960an. 

Namun pagi ini harga kembali turun setelah sempat sentuh level tertinggi 4103 tadi malam. Penurunan pagi ini lebih disebabkan oleh situasi geopolitik yang masih panas, sedangkan data CPI yang lemah dan pernyataan Warsh tadi malam yang cenderung tidak terlalu hawkish memberi indikasi tidak tergesa-gesanya Fed dalam mengubah keputusan dalam waktu dekat, meskipun Warsh menganggap turunnya inflasi Juni bukan berarti misi Fed sudah berakhir melawan inflasi. Jika situasi mereda (geopolitik), maka emas tetap terbuka untuk kembali menguji zona 4100 atau bahkan lebih. Sebaliknya, jika geopolitik terus memanas, maka emas terancam kembali turun dan sangat mungkin turun di bawah 3940, dengan zona 3900 dan 3886 kemungkinan juga ikut terancam.



slide20

Di H4, data CPI yang lebih rendah dari ekspektasi berhasil membuat emas saat itu naik dengan cepat, lanjutkan dorongan ke atas yang sudah terjadi sejak siang hari (beberapa jam sebelum data dirilis).  Tapi sayangnya zona 4100-4114 masih terlalu kuat sehingga dianggap hanya menutup hampir seluruh gap yang terjadi di hari Senin, 13 Jul 2026, dan harga berangsur-angsur pulih kembali ke zona 4040-4050. 

Zona 4084-4114 akan menjadi zona resistance penting yang perlu dicermati dan kenaikan yang lebih kuat akan ditandai dengan kenaikan lebih tinggi dari zona tersebut. Jika tetap gagal tembus, maka kenaikan akan tetap rapuh, dan bearish berpeluang kembali mengancam. 

Di sisi lain, penurunan akan lebih dominan jika zona 3940 ditembus. Ini berarti harus turun di bawah zona abu-abu 3960-3985. Zona 3940 mengacu pada low 30 Jun 2026 di 3943. Artinya, butuh validasi penembusan di bawah zona tersebut untuk membuat bearish yang lebih kuat. Sedangkan penurunan di bawah 4000 diperkirakan hanya memiliki ruang penurunan yang relatif terbatas, mengacu pada zona abu-abu 3960-3985 yang dianggap support psikologis sejauh ini. Selama zona ini tidak ditembus, maka zona abu-abu tetap dipertimbangkan sebagai area buy yang lebih baik dibanding 4020-4045. 

Di malam hari, PPI akan menjadi sorotan. Mirip dengan CPI, data ini kemungkinan juga direspon oleh pasar. Namun, efeknya tidak akan sekuat saat data CPI dirilis sehingga lecutan ke atas (jika data lebih lemah) ataupun tekanan ke bawah (jika data lebih kuat) tidak akan sekuat efek dari data CPI tadi malam, kecuali dirilis โ€œjauh lebih rendah/tinggi dari ekspektasiโ€. Ini berarti geopolitik yang akan menjadi penggerak utama setelah PPi dirilis.



slide21


Per jam 10.50 WIB, harga berada di 4031.80 dengan high 4061.91, dan low 4028.07. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Commodity (Gold, Crude Oil) 15 Juli 2026 | PT. Agrodana Futures, strategi utama buy di zona 4046-4048, tapi harga turun sampai 4028 saat artikel ditulis. Jika mengacu pada stop loss standar di 4036, maka strategi utama sudah gagal. Tapi jika mengacu pada stop loss ideal yang disarankan (7-8 poin di bawah 4035), maka stop loss seharusnya di 4027, sehingga posisi buy masih terbuka. 

Jika dalam 1-2 jam ke depan harga tetap turun, jangan terburu-buru mengubah strategi menjadi sell! Harga masih di dalam zona orange yang merupakan area support baru setelah zona ini sebelumnya merupakan resistance yang akhirnya ditembus saat data CPI dirilis. Zona orange di 4020-4042, dan area ini secara teknis masih merupakan zona buy (alternatif). Tapi mengingat posisi pertama sudah diambil di 4046, maka sebaiknya tidak menambah posisi di area ini (masih dalam 1 area).  

Sebaliknya, ubah strategi menjadi sell jika harga benar-benar turun dan tembus 4020. Ini akan lebih baik jika sell dimulai saat harga sudah resmi turun dan candle berikutnya dibuka di bawah 4020 (asumsi mulai sell di zona 4013-4017). Potensi terdekat untuk TP1 bisa pertimbangkan di zona 4000-4005. Dan jika penurunan berlanjut di bawah 4000 sebelum data PPI dirilis, posisi sell bisa dipertahankan, maksimum zona 3986-3990.

Di sisi lain, jika dalam 1-2 jam ke depan harga berhasil rebound kembali dan naik di atas 4040, maka strategi utama tetap dipertahankan, kenaikan akan mulai kembali terbuka jika harga berhasil melewati area 4044-4046. Dan antisipasi berikutnya (jika sebelum PPI), trader bisa pertimbangkan exit lebih dulu di kisaran 4055-4060 untuk antisipasi jika kenaikan tetap gagal berlanjut di atas 4065. Tapi jika kenaikan dengan cepat mampu tembus 4065, maka strategi buy dipertahankan.

Trading Strategy

Opsi BUY on Dip
Entry: 4046.00 โ€“ 4048.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4068.00 ($20 - $22)
(Alternatif Follow BUY jika tembus 4065, target terdekat 4075, terjauh 4085, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4036.00 ($10 - $12)
(ideal 7-8 poin di bawah 4035.00)
Risk Reward: 1: 2

Opsi SELL jika geopolitik tetap memanas
(cek kondisi/syarat yang harus dipenuhi di artikel!)
Entry : 4015.00 โ€“ 4017.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 3995.00 ($20 - $22)
Stop Loss: 4027.00 ($10 - $12)
(ideal SL 7-8 poin di atas 4025.00)
Risk Reward: 1: 2


1 PIP Fixed Spread

Tags : , , , , , ,

CHART TECHNICAL ANALYSIS CRUDE OIL

slide17

slide18

Keterangan :

  • Candle ditutup bullish, secara teori peluang naik masih ada
  • Secara struktur, peluang kenaikan berlanjut karena situasi geopolitik masih belum reda
  • Di H4, secara struktur, rebound kemungkinan masih terbuka. Saat ini memasuki zona 80. zona 81-84, gap yang sempat terjadi di 12-15 Juni 2026, sedang diuji.
    • Jika tidak tembus, maka peluang penurunan bisa terjadi setelah sentuh zona ini.
    • Tapi jika tembus, dan geopolitik terus meningkat, maka kenaikan berpeluang tembus dan lanjut di atas zona 85 (potensi target berikutnya zona 87-90)
  • Level yang perlu diwaspadai :
    • Resistance : 81-84 (gap Senin, 15 Jun 2026)-> jika tembus 84, cenderung naik
    • Support : 67-68 (low 1 minggu terakhir tertahan di zona ini)-> jika tembus 67, cenderung lanjut turun
  • Secara umum, market minyak masih sensitif terhadap semua headline yang muncul seputar AS-Iran atau konflik Timur Tengah sehingga minyak akan tetap volatile beberapa waktu ke depan
  • Perkembangan geopolitik :
    • Trump ganti pengenaan biaya 20% untuk total kargo yang melintas Selat Hormuz menjadi investasi AS di negara-negara Teluk - > TACO trade = oil cooling down
    • Risiko geopolitik masih terbuka, AS kembali luncurkan serangan ke Iran untuk melumpuhkan kemampuan Iran menyerang kapal komersial di Hormuz
  • Beberapa hal yang tetap perlu dipantau :
    • a. Kesepakatan gagal total (Iran menutup Selat Hormuz, AS dan Iran lanjutkan perang terbuka) = oil naik
    • b. Gencatan senjata kembali disepakati untuk dilanjutkan, AS dan Iran kembali ke diplomasi dan MOU perdamaian terus berlaku, Selat Hormuz dibuka = oil turun
  • Bullish lebih kuat jika tembus 81.20 -> pertahankan BUY
  • Bearish lebih kuat jika tembus 75.00 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip
Area : 76.70 โ€“ 76.90
Target : 1) 78.40 2) 79.90
SL : 75.20

Alternatif :
Follow BUY jika tembus 81.20
Switch to SELL jika tembus 75.00
Alternative sell : gap 12-15 Jun 2026 area 84
Cermati perkembangan Selat Hormuz!

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD

slide19
slide20
slide21

Keterangan :

  •  Pendukung bullish medium term:
    • a. Pembelian oleh PBOC & bank sentral global masih kuat
    • b. ketidakpastian geopolitik masih membayangi
    • c. De-dolarisasi masih cukup kuat
  • Di H4, Zona abu 3960-3985 sejauh ini efektif sebagai support, kenaikan sempat tembus zona kuning 4047-4080 (high 4103) sebelum kembali ke 4050. Risiko penurunan masih membayangi, terutama jika tembus support 3943
    • a. Skenario #1 : zona abu 3960-3985 kemungkinan kembali diuji, area 3886-3900 kemungkinan demand yang lebih kuat. Bullish berlanjut jika tembus 4103 atau minimal kembali di atas 4080 (high zona kuning).
    • b. Skenario #2: penurunan dominan jika zona kuning gagal ditembus, atau jika rejection kembali terjadi di 4100-4115. Strong bearish jika tembus 3943
  • Di H1, secara struktural, zona orange 4020-4042 kini menjadi support baru setelah harga berhasil tembus menjelang dan setelah data CPI dirilis lebih lemah. Tapi resistance zona abu 4084-4114 cukup kuat, dan 3/4 gap hari Senin sudah dipenuhi. Zona abu bisa menjadi strong resistance jika kenaikan kembali gagal tembus. Tapi kenaikan akan berlanjut jika zona ini ditembus. Sebaliknya, penurunan paling ekstrim masih terbuka untuk kembali ke zona kuning 3960-3978 jika geopolitik meningkat
    • a. Skenario bullish: zona kuning 3960-3978 area demand yang lebih baik, tapi support baru zona orange 4020-4042 bisa dipertimbangkan untuk area buy. Kenaikan berlanjut jika tembus zona abu 4084-4114
    • b. Skenario Bearish: Gap Senin sudah terpenuhi ยพ bagian, tekanan sell masih bisa terjadi jika kenaikan tetap gagal tembus zona abu 4084-4114 (peluang double top), dan penurunan berlanjut jika tembus di bawah zona orange. Tapi pola double top gagal jika tembus 4114
  • Fundamental utama : pembelian bank sentral global masih kuat, pembelian China masih aktif, aliran dana ETF, de-dolarisasi masih kuat
  • Fundamental tambahan :
    • Trump ganti pengenaan biaya 20% untuk total kargo yang melintas Selat Hormuz menjadi investasi AS di negara-negara Teluk - > TACO trade = emas rebound
    • Risiko geopolitik masih terbuka, AS kembali luncurkan serangan ke Iran untuk melumpuhkan kemampuan Iran menyerang kapal komersial di Hormuz
    • Beberapa hal yang tetap perlu dipantau :
    • a. Kesepakatan gagal total (Iran menutup Selat Hormuz, AS dan Iran lanjutkan perang terbuka) = emas turun (potensi penurunan kemungkinan berlanjut di bawah 3900 jika eskalasi meningkat dan terus memanas)
    • b. Gencatan senjata kembali disepakati untuk dilanjutkan, AS dan Iran kembali ke diplomasi dan MOU perdamaian terus berlaku, Selat Hormuz dibuka = emas naik
  • Fokus minggu ini : US CPI (Selasa), Kevin Warsh Testimony (Selasa), Retail Sales (Kamis)
  • Fokus PPI AS jam 19.30 WIB
    • a. Act > Exp = emas turun
    • b. Act < Exp = emas naik
  • Fokus Kevin Warsh hari ke-2 di depan Senat AS
    • a. hawkish = Emas turun
    • b. dovish/less hawkish = emas naik
  • Alternatif :
    • Pertahankan/Follow BUY jika tembus 4065, target terdekat 4075, terjauh 4085
    • Switch to SELL jika tembus 4000 (target terdekat 3990, terjauh 3980) atau jika kenaikan gagal tembus 4084-4103 (potensi resistance kuat)
    • Opsi buy : 3960-3978 (kuning), 3886 (low 28 Okt 2025) atau tembus zona orange 4115
  • PERINGATAN !: Strategi ini menggunakan TP $10-$20 dan SL $10 karena range pergerakan emas harian yang sangat besar sejak 6 bulan - 1 tahun terakhir! Tidak cocok untuk diterapkan pada ekuitas yang terbatas! Sebaiknya sesuaikan TP dan SL dengan profil risiko masing-masing dan keadaan/kecukupan ekuitas masing-masing!! Pahami risiko lebih dulu sebelum menerapkan strategi ini!
Suggest : BUY on DIp
Area : 4046.00โ€“ 4048.00
Target : 1) 4058.00 2) 4068.00
SL : 4036.00 (ideal 7-8 points di bawah 4035)

Alternatif :
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 4065
Switch to SELL jika tembus 4000 atau jika kenaikan gagal tembus 4084-4103
Opsi buy : 3960-3978 (kuning), 3886 (low 28 Okt 2025) atau tembus zona orange 4115

banner artikel agr youtube

1 PIP Fixed Spread

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

US Treasury Yield 10-tahun ditutup naik dan dolar pun menguat. Kondisi ini membuat emas kesulitan lanjutkan kenaikannya, meski penurunan tertahan tepat di zona buy yang diharapkan 3986. 

Situasi geopolitik AS dan Iran kelihatannya tidak akan mereda dalam waktu dekat. Kondisi ini membuat pasar kembali dihantui ketakutan dengan situasi di Selat Hormuz yang berpotensi kembali memicu kenaikan harga minyak sehingga menumbuhkan kembali kekhawatiran kenaikan suku bunga Fed akibat potensi lonjakan inflasi sebagai dampak dari risiko geopolitik yang kembali memanas. 

Trump Kembali Blokade Iran, Amankan Hormuz, Tapi Kenakan Biaya

Hal yang ditakutkan benar terjadi. Kemarin di live streaming di channel youtube @AgrodanaFuturesOfficial baru saja membahas tentang kemungkinan terburuk bahwa AS bisa saja kembali kirim armada untuk memblokade kapal dari dan menuju Iran yang akhirnya bisa berdampak pada balasan Iran yang menutup kembali Selat Hormuz. 

Tadi malam Presiden Trump mengumumkan blokade total terhadap Iran. Kita belum melihat reaksi Iran dan besar dugaan mereka akan segera menutup kembali Selat Hormuz. Jika itu yang terjadi, maka harga minyak akan berpeluang kembali melonjak melebihi $85 kembali, sehingga jika berkepanjangan akan membuat kekhawatiran inflasi kembali membebani sehingga emas akhirnya tertekan kembali. 

Menariknya, AS juga menyatakan akan mengenakan bea masuk 20% atas semua barang yang melintasi Selat Hormuz sebagai imbalan atas jaminan keamanan pelayaran. Kebijakan ini tentu saja tidak akan memuaskan siapa pun karena akhirnya tidak jauh berbeda dengan tarif toll yang akan dikenakan Iran untuk semua yang melintas Selat Hormuz yang rencananya akan dikenakan pertengahan Agustus, yang justru ditentang oleh AS dengan alasan melanggar hukum laut internasional. 

Iran jelas menentang rencana Trump mengambil alih pengelolaan Selat Hormuz, apalagi Hormuz berada di area perairan mereka sehingga Iran mengklaim lebih layak untuk mengelola dan mengenakan tarif bersama Oman. 

banner artikel agr youtube

Fed Waller : Inflasi Jadi Kunci

Selain pernyataan Trump, dolar juga menguat setelah pernyataan Christopher Waller, Gubernur Fed. Waller mengatakan data inflasi di hari Selasa akan menjadi kunci untuk menilai langkah selanjutnya dari Fed. Pasar saat ini menaikkan probabilitas kenaikan suku bunga di pertemuan 29 Juli menjadi 40%. Waller menambahkan kekhawatiran sebelumnya tentang pasar tenaga kerja ternyata tidak beralasan. 

Waller mengatakan jika angka inflasi inti kembali menunjukkan angka yang tinggi minggu ini (data nanti malam jam 19.30 WIB), maka FOMC perlu mempertimbangkan untuk memperketat kebijakan moneter dalam waktu dekat. 

High Alert Malam ini : CPI, Testimoni Warsh, Perkembangan Geopolitik

Jika geopolitik memasuki siang hari hingga sore relatif tenang, maka pasar akan fokus lebih dulu dengan data CPI AS yang dirilis jam 19.30 WIB malam ini. Penurunan harga gas dan minyak mentah dunia diperkirakan berdampak pada CPI yang lebih rendah untuk bulan Juni, tapi Fed belum bisa tenang sepenuhnya, terlebih dengan situasi geopolitik yang kembali memanas, memicu ketidakpastian tentang prospek inflasi beberapa waktu ke depan. 

Ekonom berharap CPI turun 0.2% di bulan Juni, menandakan penurunan bulanan pertama sejak pandemi, didorong sepenuhnya oleh 15% penurunan harga gas dari pertengahan Mei ke akhir Juni. Sedangkan inflasi tahunan diperkirakan melongarr ke 3.8% y/y dari 4.2%. Core CPI diperkirakan  naik ke 0.2% m/m di bulan Juni, dan core CPI tahunan turun dari 2.9% ke 2.8% y/y. 

Testimoni pertama Kevin Warsh sebelum pertemuan dengan Kongres berikutnya yang menyita perhatian pasar. Warsh akan menyampaikan testimoni di hadapan Komite Jasa Keuangan DPR AS. Warsh dihadapkan pada tantangan untuk kendalikan inflasi tanpa memicu kenaikan suku bunga yang cukup tajam sehingga semakin menaikkan biaya pinjaman. 

Skenario yang mungkin terjadi :

  1. Inflasi CPI โ€˜smoothโ€™ atau Act < Ekspektasi; Kevin Warsh โ€˜less hawkishโ€™ atau bahkan cenderung dovish Skenario ini paling ideal untuk emas kembali naik, dan resistance 4080-4110 kemungkinan cukup potensial untuk disentuh atau bahkan ditembus.
  2. Inflasi CPI โ€˜higherโ€™ atau Act > Ekspektasi; Kevin Warsh โ€˜hawkishโ€™ Skenario ini berpotensi membuat emas tertekan lebih lanjut, bahkan pernyataan Warsh yang lebih hawkish bisa membuat emas terancam turun di bawah 3940
  3. Inflasi CPI โ€˜sesuai ekspektasiโ€™ atau Act = Ekspektasi; Kevin Warsh โ€˜less hawkishโ€™ Skenario ini berpotensi membuat emas turun karena kenaikan sudah terjadi sebelum data ekonomi (most anticipated) sehingga emas berpeluang berbalik turun. Tapi penurunan kemungkinan juga terbatas, dan pernyataan Warsh bisa membantu pulihkan emas kembali ke sisi netral atau bahkan rebound

Sedangkan untuk geopolitik. beberapa hal yang perlu dicermati terutama kemungkinan fokus setelah data CPI dan pidato Warsh selesai, beberapa skenario yang mungkin terjadi: 

  1. Konfrontasi militer AS-Iran tidak terhindarkan, eskalasi militer besar-besaran terjadi. Situasi ini akan kembali memicu kekhawatiran tekanan inflasi yang kembali naik jika sampai membuat Selat Hormuz ditutup berminggu-minggu atau berbulan-bulan. Bad news untuk Emas!
  2. AS dan Iran sepakat hentikan perselisihan (seperti biasa), kembali ke meja perundingan, meskipun MoU perdamaian sudah tidak berlaku. Dalam kondisi ini, emas punya peluang untuk kembali naik.
banner artikel youtube

Analisis Teknikal Gold

Candlestick daily ditutup bearish setelah kenaikan gagal lanjut diatas 4100 (high tertahan di 4091), dan tekanan sentuh 3986, meskipun akhirnya ditutup di level 4000. Kondisi ini membuat zona support 3943-3960 terancam. Jika tekanan geopolitik tidak reda dalam waktu dekat, maka potensi penembusan di bawah 3940 cukup terbuka, dengan support 3886 (low 28 Okt 2025) potensial dicapai.

Di sisi lain, data CPI AS nanti malam mungkin bisa sedikit menghambat penurunan tersebut. Hal ini dikarenakan beberapa bank memperkirakan inflasi bulan Juni relatif mereda karena harga minyak yang berangsur turun ke level $68 per barel dari level tertinggi saat itu $96 sehingga meredam kekhawatiran kenaikan suku bunga Fed. Pidato Warsh juga akan menentukan pergerakan emas nanti malam.



slide20

Di H4, harga akhirnya tembus di bawah 4050 meskipun sebelumnya sempat berjuang dari zona terendah 4043, rebound ke 4080 di malam hari. Namun situasi geopolitik yang memanas membuat emas turun lebih lanjut di bawah 4050 hingga sentuh 4086 sebelum akhirnya rebound ke zona 4000. 

Zona resistance baru kali ini berada di 4047-4080 (zona kuning). Selama zona ini tidak mampu ditembus, maka kenaikan akan relatif terbatas, dan tekanan turun mendominasi untuk beberapa waktu ke depan. Sebaliknya, zona abu 3960-3985 saat ini masih efektif menahan penurunan sehingga penutupan tadi malam dan juga di sesi Asia pagi ini berhasil kembali mendorong harga rebound ke 4015-4019. Hal ini menjadi kabar baik bagi zona support yang sebelumnya diperkirakan sebagai area demand. 

Yang harus diperhatikan selanjutnya adalah apakah kenaikan tersebut mampu membuat emas kembali di atas zona kuning, atau minimal mampu untuk ditutup di zona tersebut. Hal ini akan bergantung pada 3 risiko penting : geopolitik, CPI dan testimony Kevin Warsh. Jika geopolitik dianggap mereda sementara waktu (sebagian sesi Asia sampai sore hari di sesi Eropa), maka technical rebound diharapkan mampu mendorong emas sampai zona kuning 4047-4080. Hal ini juga kemungkinan didorong oleh rsi yang berada di zona 30% (saat artikel ditulis sudah rebound ke 35%), dan pasar kemungkinan mengantisipasi data CPI AS yang mendingin dibanding bulan sebelumnya.

Secara teknis, selama zona abu-abu 3960-3985 tidak ditembus, maka skenario rebound tersebut bisa terpenuhi, dan strategi buy masih bisa dilakukan. 

Sebaliknya, mendekati rilis data CPI dan pidato Kevin Warsh di sesi NY nanti malam, maka pasar kemungkinan akan berada di posisi yang dilematis. Tapi, jika CPI dirilis lebih rendah dari ekspektasi, maka kemungkinan emas masih bisa lanjutkan kenaikannya dengan target menutup gap yang terjadi di hari Senin (close Jumat 4111, open Senin 4076). Pidato Warsh mungkin baru akan sensitive saat sesi tanya jawab.

Tapi, jika CPI dirilis lebih tinggi dari perkiraan, maka pasar akan terkejut, dan harga berbalik turun. Dalam hal ini skenario sell bisa dilakukan. Switch strategi segera menjadi sell, terutama jika kenaikan terhenti di zona kuning 4047-4080. CPI yang lebih tinggi, Kevin Warsh yang hawkish, dan geopolitik yang memanas akan menekan emas lebih lanjut dengan zona 4043-4060 kemungkinan juga berpotensi ditembus. Dalam kondisi ini (3 fundamental saling mendukung dan teknikal gagal tembus resistance), jangan lakukan buy meskipun harga sudah sentuh kembali zona abu-abu atau support area 3943-3960! Buy hanya dipertimbangkan kembali hanya jika geopolitik mereda dan pernyataan Warsh relatif sama dengan pernyataan di ECB forum 2 minggu lalu!



slide21


Per jam 10.50 WIB, harga berada di 4016.80 dengan high 4019.01, dan low 3984.03. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Commodity (Gold, Crude Oil) 14 Juli 2026 | PT. Agrodana Futures, strategi utama untuk buy kami turunkan lebih rendah dibanding area sebelumnya 3985-3987 menjadi 3943-3945, meskipun sampai saat ini terlihat bahwa zona 3960-3985 sebenarnya masih cukup efektif untuk menahan tekanan turun mengingat rsi juga memasuki zona oversold 22%, diikuti rebound yang sejauh ini mampu mendorong kembali ke zona 4017.

Alasan utama diturunkan hanya untuk antisipasi penurunan cepat yang bisa terjadi di pagi hari tadi saat harga sempat turun dengan cepat dari 4006, sebelum akhirnya terhenti di 3984. Di sisi lain, strategi alternatif buy saat tembus 4006 cukup berhasil hingga sentuh TP1 di 4016. Namun, TP2 di 4026 belum disentuh. Bisa saja disentuh, atau bahkan sama sekali tidak disentuh mengingat area orange berada di kisaran 4020-4042 merupakan zona resistance yang dicurigai menahan kenaikan untuk beberapa waktu ke depan (mungkin sampai data CPI dan pidato Kevin Warsh selesai). Sehingga hal ini perlu diwaspadai. 

Jika dalam 1-2 jam ke depan harga tetap naik, dan bahkan bertahap memasuki zona orange, maka trader sebaiknya mulai waspada! Tidak disarankan menambah posisi buy, tapi di sisi lain juga belum disarankan untuk ubah menjadi sell. Jika harga berhasil minimal tembus dan bertahan di atas 4020, maka pilihan pertahankan buy masih bisa dilakukan, dengan target maksimal 4030 atau 4035. 

Sebaliknya, jika kenaikan terhenti di 4040, lalu candle berikutnya ternyata muncul doji atau reversal candle lainnya, maka segera keluar dari posisi buy, bersiap untuk mulai pertimbangkan sell. Strategi ini akan efektif jika candle reversal yang muncul (bisa shooting star atau hanging man, atau yang lebih kuat bearish engulfing) berada di zona orange (4020-4042). Stop loss sebaiknya dipasang beberapa poin di atas 4042 untuk antisipasi jika ternyata terjadi kenaikan lebih lanjut yang dipicu redanya geopolitik dan CPI yang lebih rendah dari ekspektasi.

Trading Strategy

Opsi BUY on Dip
Entry: 3943.00 โ€“ 3945.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 3965.00 ($20 - $22)
(Alternatif Follow BUY jika tembus 4006 (activated!), target terdekat 4116, terjauh 4126, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 3933.00 ($10 - $12)
(ideal 7-8 poin di bawah 3933.00)
Risk Reward: 1: 2

Opsi SELL jika geopolitik tetap memanas
(cek kondisi/syarat yang harus dipenuhi di artikel!)
Entry : 4037.00 โ€“ 4039.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4017.00 ($20 - $22)
Stop Loss: 4049.00 ($10 - $12)
(ideal SL 7-8 poin di atas 4042.00)
Risk Reward: 1: 2


1 PIP Fixed Spread

Tags : , , , , , ,

CHART TECHNICAL ANALYSIS CRUDE OIL

slide17

slide18

Keterangan :

  • Candle ditutup bullish, secara teori peluang naik
  • Secara struktur, peluang kenaikan berlanjut karena situasi geopolitik kembali memanas
  • Di H4, secara struktur, rebound kemungkinan masih terbuka. Zona 76-77 ditembus, saat ini memasuki zona 80. waspada dengan zona 81-84, gap yang sempat terjadi di 12-15 Juni 2026. Jika tidak tembus, maka peluang penurunan bisa terjadi setelah sentuh zona ini. Tapi jika tembus, dan geopolitik terus meningkat, maka kenaikan berpeluang tembus ke zona 85
  • Level yang perlu diwaspadai :
    • Resistance : 81-84 (gap Senin, 15 Jun 2026)-> jika tembus 84, cenderung naik
    • Support : 67-68 (low 1 minggu terakhir tertahan di zona ini)-> jika tembus 67, cenderung lanjut turun
  • Secara umum, market minyak masih sensitif terhadap semua headline yang muncul seputar AS-Iran atau konflik Timur Tengah sehingga minyak akan tetap volatile beberapa waktu ke depan
  • Perkembangan geopolitik :
    • Trump umumkan kembali melakukan blokade atas kapal-kapal dari dan menuju Iran, tapi mengizinkan kapal-kapal negara lain melintasi Hormuz -> memicu kekhawatiran eskalasi militer meningkat
    • CENTCOM AS mengatakan sudah memulai serangan ke-3 kalinya secara berturut-turut ke Iran, untuk melumpuhkan kemampuan Iran menyerang kapal sipil dan komersial yang melintasi Hormuz
    • Rudal Iran menghantam 2 tanker minyak UAE di Selat Hormuz dan menyebabkan salah satu kru tewas
  • Beberapa hal yang tetap perlu dipantau :
    • a. Kesepakatan gagal total (Iran menutup Selat Hormuz, AS dan Iran lanjutkan perang terbuka) = oil naik
    • b. Gencatan senjata kembali disepakati untuk dilanjutkan, AS dan Iran kembali ke diplomasi dan MOU perdamaian terus berlaku, Selat Hormuz dibuka = oil turun
  • Bullish lebih kuat jika tembus 74.60 -> pertahankan BUY
  • Bearish lebih kuat jika tembus 71.20 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip
Area : 76.70 โ€“ 76.90
Target : 1) 78.40 2) 79.90
SL : 75.20

Alternatif :
Follow BUY jika tembus 79.90
Switch to SELL jika tembus 75.00
Alternative sell : gap 12-15 Jun 2026 area 81-83
Cermati perkembangan Selat Hormuz!

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD

slide19
slide20
slide21

Keterangan :

  •  Pendukung bullish medium term:
    • a. Pembelian oleh PBOC & bank sentral global masih kuat
    • b. ketidakpastian geopolitik masih membayangi
    • c. De-dolarisasi masih cukup kuat
  • Di H4, Harga tembus di bawah 4050. Zona kuning resistance baru di kisaran 4047-4080. Selama zona ini tidak ditembus, maka kenaikan masih terbatas. Zona abu 3960-3985 berpotensi diuji. Jika tembus, buka peluang lanjut turun ke area 3886
    • a. Skenario #1 : zona abu 3960-3985 diperkirakan demand terdekast, rsi mulai dekati oversold. Alternatif 3886-3900 kemungkinan demand lebih kuat (kenaikan butuh dukungan CPI lemah = geopol reda)
    • b. Skenario #2: penurunan dominan selama tidak tembus zona kuning, tekanan berlanjut jika tembus 3943-3950, didukung geopol panas + CPI lebih tinggi
  • Di H1, secara struktural, zona kuning di 3960-3978 mulai terancam setelah rebound tadi malam gagal lanjutkan kenaikan di atas 4010 pasca sentuh support 3886. Risiko penurunan tetap dominan selama geopolitik memanas. Data CPI nanti malam di sisi lain bisa membantu rebound jika dirilis lebih rendah, tapi akan ikut menambah tekanan turun jika dirilis lebih tinggi dari ekspektasi. Waspada zona 3886 kemungkinan bisa muncul jika eskalasi geopolitik meningkat!
    • a. Skenario bullish: zona kuning 3960-3978 kemungkinan bertahan beberapa waktu, terutama jika RSI mulai memasuki oversold (di bawah 20%). Alternatif demand tunggu zona 3886-3900 atau jika CPI lebih rendah dari ekspektasi
    • b. Skenario Bearish: Short term sell masih dominan selama geopolitik memanas. Zona orange 4020-4042 kemungkinan resistance kuat (zona sell), turun lebih lanjut di bawah 3943-3950 jika CPI lebih tinggi
  • Fundamental utama : pembelian bank sentral global masih kuat, pembelian China masih aktif, aliran dana ETF, de-dolarisasi masih kuat
  • Fundamental tambahan :
    • Trump umumkan kembali melakukan blokade atas kapal-kapal dari dan menuju Iran, tapi mengizinkan kapal-kapal negara lain melintasi Hormuz -> memicu kekhawatiran eskalasi militer meningkat
    • CENTCOM AS mengatakan sudah memulai serangan ke-3 kalinya secara berturut-turut ke Iran, untuk melumpuhkan kemampuan Iran menyerang kapal sipil dan komersial yang melintasi Hormuz
    • Rudal Iran menghantam 2 tanker minyak UAE di Selat Hormuz dan menyebabkan salah satu kru tewas
    • Beberapa hal yang tetap perlu dipantau :
      • a. Kesepakatan gagal total (Iran menutup Selat Hormuz, AS dan Iran lanjutkan perang terbuka) = emas turun (potensi penurunan kemungkinan berlanjut di bawah 3900 jika terus memanas)
      • b. Gencatan senjata kembali disepakati untuk dilanjutkan, AS dan Iran kembali ke diplomasi dan MOU perdamaian terus berlaku, Selat Hormuz dibuka = emas naik
  • Fokus minggu ini : US CPI (Selasa), Kevin Warsh Testimony (Selasa), Retail Sales (Kamis)
  • Fokus CPI AS jam 19.30 WIB
    • a. Act > Exp = emas turun
    • b. Act < Exp = emas naik
  • Fokus Kevin Warsh
    • a. hawkish = Emas turun
    • b. dovish/less hawkish = emas naik
  • Alternatif :
    • Pertahankan/Follow BUY jika tembus 4006 (activated!), target terdekat 4016 (done!), terjauh 4026
    • Switch to SELL jika tembus 3925 (target terdekat 3915, terjauh 3905) atau jika kenaikan gagal tembus 4020-4042
    • Opsi buy : 3960-3978 (kuning), 3886 (low 28 Okt 2025) atau tembus zona orange 4020-4042
  • PERINGATAN !: Strategi ini menggunakan TP $10-$20 dan SL $10 karena range pergerakan emas harian yang sangat besar sejak 6 bulan - 1 tahun terakhir! Tidak cocok untuk diterapkan pada ekuitas yang terbatas! Sebaiknya sesuaikan TP dan SL dengan profil risiko masing-masing dan keadaan/kecukupan ekuitas masing-masing!! Pahami risiko lebih dulu sebelum menerapkan strategi ini!
Suggest : BUY on DIp
Area : 3943.00โ€“ 3945.00
Target : 1) 3955.00 2) 3965.00
SL : 3933.00 (ideal 7-8 points di bawah 3932)

Alternatif :
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 4006 (activated!)
Switch to SELL jika tembus 3925 atau jika kenaikan gagal tembus 4020-4042
Opsi buy : 3960-3978 (kuning), 3886 (low 28 Okt 2025) atau tembus zona orange 4020-4042

banner artikel agr youtube

1 PIP Fixed Spread

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

US Treasury Yield 10-tahun ditutup rebound, dan pagi ini baik Yield maupun USD dibuka gap up dengan ketegangan baru AS-Iran yang memanas. Kondisi ini membuat emas yang awalnya sempat balik naik di atas 4100 di penutupan Jumat, terpaksa harus kembali di bawah 4100.  

Iran memperluas serangannya ke Qatar dan UAE untuk pertama kalinya dalam 1 bulan, sambil juga menghantam Yordania, Kuwait dan Oman. Hal itu sebagai balasan atas serangan AS ke fasilitas-fasilitas infrastruktur Iran di akhir pekan, sampai Senin pagi waktu Indonesia.

Situasi Memanas, Selat Hormuz Jadi Rebutan

Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan pasukannya menyerang lebih dari 300 sasaran militer Iran dalam 3 malam terakhir, termasuk 140 sasaran yang dilaporkan hari Sabtu, menurut laporan Reuters. 

Media Axios juga menambahkan, berdasarkan info dari seorang pejabat senior AS, bahwa AS juga menyerang sistem rudal dan pertahanan udara Iran serta kapal cepat IRGC di sekitar Selat Hormuz. Seorang warga India dilaporkan hilang pasca serangan terhadap kapal container GFS Galaxy di lepas Pantai Oman. Oman melaporkan 23 awak kapal sudah diselamatkan. 

Kekhawatiran geopolitik tidak berhenti disitu. Rumor terbaru terkait balas dendam atas kematian Ayatollah Khamenei juga memicu kekhawatiran eskalasi besar-besaran. Pemimpin Tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, yang merupakan penerus sekaligus anak dari Ayatollah Khamenei dikabarkan mengeluarkan pernyataan tertulis yang bersumpah akan membalas dendam atas pembunuhan ayahnya dalam serangan 28 Februari. Hal ini perlu dikonfirmasi lebih lanjut. Jika benar, maka situasi geopolitik bisa lebih buruk dan kembali ke periode perang besar 28 Februari 2026, hal yang sangat tidak diharapkan oleh semua pihak. 

Di sisi lain, AS mengklaim Selat Hormuz tetap bisa dilalui dan sekitar 20 kapal melintasi Selat Hormuz atas koordinasi dengan militer AS dalam kurun waktu 24 jam. Beberapa kapal lain juga bergerak secara mandiri. Angka yang diklaim pihak AS tersebut dibantah oleh perusahaan pelacak kapal, dan disebut-sebut bahwa jumlah kapal yang melintas justru jauh lebih sedikit, pasca IRGC menutup Selat Hormuz.

banner artikel agr youtube

Fokus Minggu ini!

Banyak hal selain geopolitik yang akan menyita perhatian pasar minggu ini. Data inflasi sebagai yang terdepan, dan juga testimony Kevin Warsh dihadapan Komite Jasa Keuangan DPR AS di hari yang sama, Selasa, 14 Juli 2026. Retail Sales dan PPI berikutnya bergantian akan memicu pergerakan pasar. Dan tentunya risiko geopolitik saat ini berfokus pada perkembangan Selat Hormuz dan hubungan AS-Iran. 

Goldman Sachs memperkirakan core CPI Juni turun ke 2.8% y/y, dengan melunaknya otomotif dan juga perumahan yang melemah karena indeks inflasi keseluruhan yang didorong sektor energi. GS juga memperkirakan core CPI bulanan naik ke 0.17% m/m, di bawah konsensus 0.2% m/m. 

Sedangkan testimony Warsh minggu ini kemungkinan akan kembali menyoroti inflasi, dengan risiko dan ekspektasi keduanya mengalami penurunan. Warsh akan memberi kesaksian di hari Selasa, di hadapan Komite Jasa Keuangan DPR AS, dan hari Rabu di depan Senat AS.  

Dan untuk geopolitik. beberapa hal yang perlu dicermati minggu ini dan potensi skenario yang mungkin terjadi: 

  1. Konfrontasi militer AS-Iran tidak terhindarkan, eskalasi militer besar-besaran terjadi. Situasi ini akan kembali memicu kekhawatiran tekanan inflasi yang kembali naik jika sampai membuat Selat Hormuz ditutup berminggu-minggu atau berbulan-bulan. Bad news untuk Emas!
  1. AS dan Iran sepakat hentikan perselisihan (seperti biasa), kembali ke meja perundingan, meskipun MoU perdamaian sudah tidak berlaku. Dalam kondisi ini, emas punya peluang untuk kembali naik.

Jika poin 2 yang terjadi, maka pasar akan beralih fokus ke data CPI AS hari Selasa, dan testimony Warsh di hari Selasa dan Rabu!

banner artikel youtube

Analisis Teknikal Gold

Candlestick daily ditutup hanging man setelah kenaikan kembali tertahan di zona 4134, sedikit lebih rendah dibanding high sehari sebelumnya 4137. Kondisi ini ditambah dengan pembukaan gap down pagi ini di zona 4076 setelah ketegangan Selat Hormuz kembali terjadi di akhir pekan. Bahkan serangan tersebut berlanjut hingga Minggu malam waktu Washington atau Senin pagi waktu Indonesia. 

Jalur kenaikan kembali mendapat hambatan, dan risiko penurunan mengancam 4050 pagi ini di sesi Asia. Meski belum tembus, tapi risiko penembusan cukup terbuka, apalagi situasi geopolitik belum menunjukkan tanda-tanda akan mereda dalam waktu dekat. Zona 3943-3960 terancam muncul jika tekanan berlanjut di bawah 4050 dan 4021. Situasi bisa lebih buruk jika kedua pihak mendeklarasikan perang besar-besaran. Sebaliknya, jika situasi mereda, harga berpeluang balik naik dengan resistance 4183-4214 sebagai area yang potensial untuk dikejar.



slide20

Di H4, zona kuning 4054-4084 kembali diuji. Bahkan saat artikel ditulis, harga bergerak sedikit lebih rendah di 4050-4053. Jika dalam 2-3 jam ke depan harga ditutup di bawah 4054, maka penurunan cenderung dominan beberapa waktu ke depan, dengan zona 5020-5022 sebagai target terdekat. Namun, peluang penurunan cenderung mengarah ke zona abu-abu 3960-3985, karena situasi geopolitik yang membayangi. 

Trader bisa manfaatkan penurunan sebagai peluang sell selama harga tidak mampu naik di atas 5100-5114, atau jika dalam 2-3 jam ke depan harga tetap berada di bawah 4060-4080. Namun, hentikan sell jika harga sudah turun lebih cepat ke zona abu-abu 3960-3985. 

Sedangkan buy juga tidak disarankan terburu-buru dilakukan, kecuali jika zona abu tidak ditembus, dan rsi mulai menunjukkan tanda-tanda oversold. Tapi tunggu sampai ada reversal candle mirip doji (inverted hammer, hammer, ataupun bullish harami maupun bullish engulfing) tepat di zona support. Hal lain yang wajib dipenuhi adalah bahwa situasi geopolitik mulai tenang atau mereda. Kondisi ini akan memudahkan rebound lebih cepat terjadi saat zona abu disentuh. 

Sebaliknya, risiko penurunan lebih lanjut tetap potensial, terutama jika geopolitik tidak menunjukkan tanda-tanda mereda, dan zona abu-abu lanjut ditembus. Dalam skenario ini, tren turun jauh lebih kuat. Jika sudah terlanjur buy di zona ini, pastikan stop loss dipasang untuk hindari penurunan cepat di luar skenario! Dan jika tekanan berturut-turut tembus 3930-3940, maka trader bisa kembali pertimbangkan sell untuk peluang 3900 atau paling ekstrim diperkirakan zona 3886 (low 28 Okt 2025).  Zona ini tidak akan muncul jika geopolitik mereda!



slide21


Per jam 10.50 WIB, harga berada di 4121.36 dengan high 4134.76, dan low 4108.96. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Analisis Teknikal Emas & Crude Oil Hari Ini July 13, 2026 | Agrodana Futures, strategi utama mengincar buy dengan zona lebih rendah dibanding 2 hari terakhir. Kami melihat situasi geopolitik yang tidak menentu akibat serangan AS ke Iran di akhir pekan, dan sebaliknya balasan Iran ke base militer AS di negara-negara Teluk membuat peluang penurunan bisa berlanjut menguji zona 3960 dalam waktu dekat. Namun, penurunan lebih lanjut di bawah 3960 tidak diharapkan sehingga zona buy untuk kali ini mengincar zona yang masih cukup dekat dengan area support 3960-3978 (zona kuning). 

Meskipun zona orange di 4054-4067 sempat menahan penurunan (terbukti sempat rebound hingga 4072), tapi area ini masih terlalu riskan sehingga tidak terlalu disarankan. Kalaupun Anda melakukan buy di zona ini, sebaiknya target pendek saja, belum waktunya untuk dipertahankan, kecuali jika geopolitik mereda dengan cepat. 

Di sisi lain, kabar baiknya rsi mulai memasuki zona oversold, atau setidaknya mulai berada cukup dekat dengan zona yang diyakini area oversold (standar di bawah 30%, ideal di bawah 20%). Secara teori, area di bawah 20% akan lebih mendukung bagi trader untuk mulai incar buy. Tapi kondisi lain juga perlu untuk validasi, diantaranya : candle reversal (hammer/inverted hammer, atau bisa juga bullish engulfing). 

Namun, kami melihat zona kuning di kisaran 3960-3978 sebagai zona paling potensial untuk melakukan buy. Zona ini dianggap sebagai area demand yang lebih baik dibanding zona orange 4054-4078. RSI juga diharapkan sudah mulai melandai, bukan hanya di bawah 20%, tapi mulai memberikan tanda-tanda โ€œsangat jenuhโ€ sehingga peluang biasanya akan lebih baik. 

Meski demikian, trader juga tetap perlu waspada dengan kemungkinan penurunan lebih tajam. Ini bisa terjadi jika geopolitik semakin memanas, ditandai dengan eskalasi militer lebih besar dibanding sebelumnya. Jika ini yang terjadi, maka switch strategi menjadi sell untuk peluang turun mendekati 3920-3930, atau bahkan zona 3886 (low 28 Okt 2025). Sebaliknya, jika geopolitik mereda, maka idealnya harga tidak turun lebih lanjut, melainkan mulai naik bertahap.

Trading Strategy

Opsi BUY on Dip
Entry: 3985.00 โ€“ 3987.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4007.00 ($20 - $22)
(Alternatif Follow BUY jika tembus 4097 (updated!), target terdekat 4107, terjauh 4120, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 3975.00 ($10 - $12)
(ideal 7-8 poin di bawah 4080.00)
Risk Reward: 1: 2

Opsi SELL jika geopolitik tetap memanas
Entry : 4050.00 โ€“ 4052.00 (activated!)
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4030.00 ($20 - $22)
Stop Loss: 4062.00 ($10 - $12)
(ideal SL 7-8 poin di atas 4060.00)
Risk Reward: 1: 2


1 PIP Fixed Spread

Tags : , , , , , ,

CHART TECHNICAL ANALYSIS CRUDE OIL

slide17

slide18

Keterangan :

  • Candle ditutup bearish, secara teori peluang turun
  • Secara struktur, peluang rebound kembali terbuka setelah harga dibuka gap up pagi ini karena situasi geopolitik di akhir pekan yang kembali diwarnai aksi saling serang
  • Di H4, secara struktur, rebound kemungkinan masih bisa terbuka. Zona 76-77 kemungkinan kembali diuji, atau dalam risiko geopolitik yang kembali memanas bisa mendorong emas naik hingga zona 81-84, gap yang sempat terjadi di 12-15 Juni 2026.
  • Jika geopolitik mereda, maka swing high kemungkinan kembali tertahan di zona 76 sebelum dilanjutkan penurunan cepat di bawah 71. Jika valid, switch strategi menjadi sell!
  • Level yang perlu diwaspadai :
    • Resistance : 81-84 (gap Senin, 15 Jun 2026)-> jika tembus 84, cenderung naik
    • Support : 67-68 (low 1 minggu terakhir tertahan di zona ini)-> jika tembus 67, cenderung lanjut turun
  • Secara umum, market minyak masih sensitif terhadap semua headline yang muncul seputar AS-Iran atau konflik Timur Tengah sehingga minyak akan tetap volatile beberapa waktu ke depan
  • Perkembangan geopolitik :
    • AS luncurkan serangan selama akhir pekan, sampai Minggu malam waktu Washington (Senin pagi Indonesia), memicu kekhawatiran konflik berlarut-larut, meskipun Trump mengatakan kalaupun konflik terjadi, kali ini akan lebih cepat
    • Di akhir pekan, Iran memperluas serangan ke Qatar dan UAE untuk pertama kalinya di bulan ini dan kembali menyatakan Selat Hormuz ditutup
    • Di sisi lain, risiko perang terbaru muncul setelah Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, mengeluarkan pernyataan tertulis yang berjanji akan membalas dendam atas tewasnya Ayatollah Khamenei dalam serangan Februari
  • Beberapa hal yang tetap perlu dipantau :
    • a. Kesepakatan gagal total (Iran menutup Selat Hormuz, AS dan Iran lanjutkan perang terbuka) = oil naik
    • b. Gencatan senjata kembali disepakati untuk dilanjutkan, AS dan Iran kembali ke diplomasi dan MOU perdamaian terus berlaku, Selat Hormuz dibuka = oil turun
  • Bullish lebih kuat jika tembus 74.60 -> pertahankan BUY
  • Bearish lebih kuat jika tembus 71.20 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip
Area : 72.70 โ€“ 72.90
Target : 1) 74.40 2) 75.90
SL : 71.20

Alternatif :
Follow BUY jika tembus 74.60
Switch to SELL jika tembus 71.20
Alternative sell : 76-78 atau maksimum 81-83
Cermati perkembangan Selat Hormuz!

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD

slide19
slide20
slide21

Keterangan :

  •  Pendukung bullish medium term:
    • a. Pembelian oleh PBOC & bank sentral global masih kuat
    • b. ketidakpastian geopolitik masih membayangi
    • c. De-dolarisasi masih cukup kuat
  • Di H4, Zona kuning 4054-4084 kembali diuji pagi ini saat emas dibuka gap down. Rebound berpeluang terjadi, tapi resistance zona pink 4183-4214 tetap sebagai resistance psikologis yang harus diwaspadai. Di sisi lain, gap mungkin ditutup di waktu yang sama, tapi risiko geopolitik ancam penurunan di bawah 4050
    • a. Skenario #1 : zona kuning kemungkinan area demand, alternatif buy on breakout saat tembus 4097, atau opsi terakhir zona abu 3960-3985
    • b. Skenario #2: penurunan berlanjut jika 4050 ditembus, target zona abu, atau risiko lebih lanjut 3886. Tekanan juga bisa terjadi jika zona pink gagal ditembus
  • Di H1, secara struktural, penutupan Jumat sesuai ekspektasi rebound kembali ke zona 4100-an, tapi pagi ini dibuka gap down. Zona abu-abu di 4122-4133 tetap sebagai resistance psikologis. Gap mungkin ditutup di hari ini, berarti mengincar zona 4110-4114. Swing high bisa menjadi peluang buy target pendek, tapi bullish masih rapuh selama geopolitik tidak menentu, terutama jika Selat Hormuz ditutup. Penembusan di bawah 4050 berpotensi memicu penurunan lebih lanjut, zona 3960-3978 sebagai peluang target. Tapi penurunan kemungkinan relatif cepat dan terbatas
    • a. Skenario bullish: zona orange 4054-4067 bertahan, kenaikan lanjut saat tembus zona abu 4122-4133, melirik zona pink 4178-4194. Demand lebih kuat kemungkinan zona kuning 3960-3978 jika 4050 ditembus
    • b. Skenario Bearish: Short term sell bisa dipertimbangkan jika zona abu 4122-4133 kembali gagal ditembus, atau minimal tutup gap 4110-4114 dan kenaikan terhenti. Posisi sell bisa lanjut atau bertahan jika 4050 ditembus dan potensi 3960 kemungkinan dilirik
  • Fundamental utama : pembelian bank sentral global masih kuat, pembelian China masih aktif, aliran dana ETF, de-dolarisasi masih kuat
  • Fundamental tambahan :
    • AS luncurkan serangan selama akhir pekan, sampai Minggu malam waktu Washington (Senin pagi Indonesia), memicu kekhawatiran konflik berlarut-larut, meskipun Trump mengatakan kalaupun konflik terjadi, kali ini akan lebih cepat
    • Di akhir pekan, Iran memperluas serangan ke Qatar dan UAE untuk pertama kalinya di bulan ini dan kembali menyatakan Selat Hormuz ditutup
    • Di sisi lain, risiko perang terbaru muncul setelah Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, mengeluarkan pernyataan tertulis yang berjanji akan membalas dendam atas tewasnya Ayatollah Khamenei dalam serangan Februari
    • Beberapa hal yang tetap perlu dipantau :
      • a. Kesepakatan gagal total (Iran menutup Selat Hormuz, AS dan Iran lanjutkan perang terbuka) = emas turun
      • b. Gencatan senjata kembali disepakati untuk dilanjutkan, AS dan Iran kembali ke diplomasi dan MOU perdamaian terus berlaku, Selat Hormuz dibuka = emas naik
  • Fokus minggu ini : US CPI (Selasa), Kevin Warsh Testimony (Selasa), Retail Sales (Kamis)
  • Alternatif :
    • Pertahankan/Follow BUY jika tembus 4097 (updated!), target terdekat 4107, terjauh 4120
    • Switch to SELL jika tembus 4050 (activated!) (target terdekat 4040, terjauh 4030) atau jika kenaikan tetap gagal tembus 4137-4140 (hanya berlaku selama resistance tidak ditembus!)
    • Opsi buy : 4054-4067 (orange), 3960-3978 (kuning), 3886 (low 28 Okt 2025) atau tembus zona abu 4122-4133
  • PERINGATAN !: Strategi ini menggunakan TP $10-$20 dan SL $10 karena range pergerakan emas harian yang sangat besar sejak 6 bulan - 1 tahun terakhir! Tidak cocok untuk diterapkan pada ekuitas yang terbatas! Sebaiknya sesuaikan TP dan SL dengan profil risiko masing-masing dan keadaan/kecukupan ekuitas masing-masing!! Pahami risiko lebih dulu sebelum menerapkan strategi ini!
Suggest : BUY on DIp
Area : 3985.00โ€“ 3987.00
Target : 1) 3997.00 2) 4007.00
SL : 3975.00 (ideal 7-8 points di bawah 3972)

Alternatif :
Pertahankan/Follow BUY jika tembus 4097 (updated!)
Switch to SELL jika tembus 4050 (activated) atau jika kenaikan tetap gagal tembus 4137-4140
Opsi buy : 4054-4067 (orange), 3960-3978 (kuning), 3886 (low 28 Okt 2025) atau tembus zona abu 4122-4133

banner artikel agr youtube

1 PIP Fixed Spread

Masih ragu dan memiliki pertanyaan lainnya ?

Kantor Pusat
Menara Batavia Lt. 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126,
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Berlangganan Newsletter Agrodana:
Ikuti Kami
facebook agrodanayoutube agrodanainstagram agrodana
agrodana iosagrodana android
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan
/ Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Ikuti Kami
alt=""alt=""alt=""
Kantor Pusat
Menara Batavia Lt 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126, Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Email:  [email protected]Whatsapp: +6281-988-3777
Berlangganan Newsletter Agrodana :
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan / Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Whatsapp Non Klien
crossmenuchevron-down