US Treasury Yield 10-tahun ditutup turun dan dolar ikut melemah setelah data CPI AS menunjukkan angka yang lebih lunak, 3.5% vs 3.8%, dan turun dibanding bulan sebelumnya 4.2% y/y. Hal ini membuat emas berhasil naik dengan cepat menyambut redanya tekanan inflasi.
Data tersebut membuat pasar menurunkan ekspektasi mereka terhadap langkah pengetatan kebijakan moneter oleh Fed dalam waktu dekat. CPI yang lebih rendah berhasil membuat dolar melemah sehingga emas dengan cepat terdorong naik merespon kabar tersebut.
Data CPI bulan Juni dirilis jauh di bawah ekspektasi, 3.5% vs 3.8% y/y, memberi sinyal terkuat dalam beberapa bulan terakhir bahwa tekanan inflasi mulai mereda setelah lonjakan di musim semi. Angka bulanan juga memberi indikasi penurunan lebih rendah dari yang diperkirakan, -0.4% m/m vs -0.1%. Sementara inflasi inti (core CPI) secara mengejutkan turun dari 2.9% ke 2.6% y/y (lebih rendah dari ekspektasi 2.9%) dan basis bulanan berada di 0%, terendah sejak Januari 2021.
Pemulihan ini cukup positif. Harga energi yang turun seiring anjloknya harga benson, dan inflasi mendasar juga melambat, di mana sektor perumahan mencatan kenaikan bulanan terkecil sejak Januari 2021 dan layanan inti (tanpa perumahan) mencatat angka terendah sejak Mei 2020. Laporan lainnya yang juga mendukung terdapat pada Asuransi kendaraan bermotor, pakaian, mobil bekas, perawatan kesehatan dan akomodasi.
Tidak lama kemudian, Warsh memulai testimony di depan Komite Jasa Keuangan DPR AS. Warsh mengawalinya dengan mengomentari data CPI yang baru saja dirilis. Warsh mengakui data tersebut lebih baik dari perkiraan (inflasi mendingin), tapi dia juga mengingatkan bahwa 1 angka inflasi yang positif tidak cukup untuk mengubah proyeksi Fed. Dia menekankan bahwa para pembuat kebijakan perlu melihat perbaikan inflasi yang berkelanjutan sebelum pertimbangkan perubahan kebijakan apa pun. Hal ini sekaligus menandakan bahwa perjuangan Fed melawan inflasi belum berakhir.
Di sisi lain, saat Warsh menghadapi Komite, Presiden Trump mengumumkan bahwa dia membatalkan usulan biaya penggantian sebesar 20% yang akan dikenakan AS ke kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz. Ini berarti usulan sebelumnya tidak berumur panjang (seperti yang sudah-sudah, menarik diri ataupun mengklarifikasi dari pengumuman terburu-buru sebelumnya untuk meredam kepanikan pasar = TACO trade).
Sebagai gantinya Trump mengutamakan perjanjian perdagangan dan investasi dengan negara-negara Teluk. Trump menyebut pendekatan ini akan mendatangkan investasi besar-besaran, memperluas pabrik dan sektor manufaktur, dan menciptakan jutaan lapangan kerja bergaji tinggi untuk warga Amerika. Trump mengklaim perubahan tersebut dilakukan setelah berdiskusi dengan para pemimpin Timur Tengah.
Tidak hanya itu, Trump juga umumkan kembali melakukan blokade terhadap kapal-kapal yang berlayar ke atau dari Pelabuhan-pelabuhan Iran atau yang mengangkut kargo Iran. Dia mengerahkan Angkatan Laut untuk melakukannya sambil menjaga Selat Hormuz tetap terbuka untuk pelayaran global.
PPI berikutnya di jam 19.30 WIB. Laporan ini merupakan inflasi dari sisi produsen. Laporan sebelumnya berada di 1.1% m/m, dan diperkirakan turun ke 0%, sedangkan core PPI diperkirakan tetap di 0.4% m/m.
Secara teori, market akan merespon positif jika terjadi angka yang lebih lunak (=emas naik). Dan sebaliknya akan merespon negatif jika data dirilis lebih kuat (=emas turun). Tapi jangan harapkan reaksi market akan sekuat seperti saat data CPI dirilis tadi malam, apalagi jika data dirilis โsesuai ekspektasiโ. Market hanya akan merespon sangat kuat jika data dirilis โjauh lebih kuatโ atau โjauh lebih lemahโ dari ekspektasi.
Kevin Warsh akan kembali memberi testimony, tapi kali ini di hadapan Senat AS. Kemungkinan juga dengan pernyataan yang kurang lebih sama, dan diharapkan tidak ada hal baru yang disampaikan sehingga reaksi market tidak akan terlalu berlebih. Tapi jika Warsh memberi indikasi pernyataan yang kuat tentang perubahan suku bunga, maka reaksi pasar akan berbalik turun dibanding reaksi tadi malam.
Sedangkan untuk geopolitik. beberapa hal yang perlu dicermati:
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!
Candlestick daily ditutup bullish, mirip inverted hammer yang muncul di zona support setelah rejection terjadi di level terendah 3984. Area ini sekaligus menunjukkan bahwa zona 3960-3985 masih cenderung efektif sebagai zona support kritis, meskipun beberapa kali tail sempat ada muncul di 3943 (terendah sejauh ini tersentuh di 30 Jun 2026) dan 3959 (low 24 Jun 2026), keduanya berhasil ditutup kembali di atas 3959-3960an.
Namun pagi ini harga kembali turun setelah sempat sentuh level tertinggi 4103 tadi malam. Penurunan pagi ini lebih disebabkan oleh situasi geopolitik yang masih panas, sedangkan data CPI yang lemah dan pernyataan Warsh tadi malam yang cenderung tidak terlalu hawkish memberi indikasi tidak tergesa-gesanya Fed dalam mengubah keputusan dalam waktu dekat, meskipun Warsh menganggap turunnya inflasi Juni bukan berarti misi Fed sudah berakhir melawan inflasi. Jika situasi mereda (geopolitik), maka emas tetap terbuka untuk kembali menguji zona 4100 atau bahkan lebih. Sebaliknya, jika geopolitik terus memanas, maka emas terancam kembali turun dan sangat mungkin turun di bawah 3940, dengan zona 3900 dan 3886 kemungkinan juga ikut terancam.

Di H4, data CPI yang lebih rendah dari ekspektasi berhasil membuat emas saat itu naik dengan cepat, lanjutkan dorongan ke atas yang sudah terjadi sejak siang hari (beberapa jam sebelum data dirilis). Tapi sayangnya zona 4100-4114 masih terlalu kuat sehingga dianggap hanya menutup hampir seluruh gap yang terjadi di hari Senin, 13 Jul 2026, dan harga berangsur-angsur pulih kembali ke zona 4040-4050.
Zona 4084-4114 akan menjadi zona resistance penting yang perlu dicermati dan kenaikan yang lebih kuat akan ditandai dengan kenaikan lebih tinggi dari zona tersebut. Jika tetap gagal tembus, maka kenaikan akan tetap rapuh, dan bearish berpeluang kembali mengancam.
Di sisi lain, penurunan akan lebih dominan jika zona 3940 ditembus. Ini berarti harus turun di bawah zona abu-abu 3960-3985. Zona 3940 mengacu pada low 30 Jun 2026 di 3943. Artinya, butuh validasi penembusan di bawah zona tersebut untuk membuat bearish yang lebih kuat. Sedangkan penurunan di bawah 4000 diperkirakan hanya memiliki ruang penurunan yang relatif terbatas, mengacu pada zona abu-abu 3960-3985 yang dianggap support psikologis sejauh ini. Selama zona ini tidak ditembus, maka zona abu-abu tetap dipertimbangkan sebagai area buy yang lebih baik dibanding 4020-4045.
Di malam hari, PPI akan menjadi sorotan. Mirip dengan CPI, data ini kemungkinan juga direspon oleh pasar. Namun, efeknya tidak akan sekuat saat data CPI dirilis sehingga lecutan ke atas (jika data lebih lemah) ataupun tekanan ke bawah (jika data lebih kuat) tidak akan sekuat efek dari data CPI tadi malam, kecuali dirilis โjauh lebih rendah/tinggi dari ekspektasiโ. Ini berarti geopolitik yang akan menjadi penggerak utama setelah PPi dirilis.

Per jam 10.50 WIB, harga berada di 4031.80 dengan high 4061.91, dan low 4028.07. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Commodity (Gold, Crude Oil) 15 Juli 2026 | PT. Agrodana Futures, strategi utama buy di zona 4046-4048, tapi harga turun sampai 4028 saat artikel ditulis. Jika mengacu pada stop loss standar di 4036, maka strategi utama sudah gagal. Tapi jika mengacu pada stop loss ideal yang disarankan (7-8 poin di bawah 4035), maka stop loss seharusnya di 4027, sehingga posisi buy masih terbuka.
Jika dalam 1-2 jam ke depan harga tetap turun, jangan terburu-buru mengubah strategi menjadi sell! Harga masih di dalam zona orange yang merupakan area support baru setelah zona ini sebelumnya merupakan resistance yang akhirnya ditembus saat data CPI dirilis. Zona orange di 4020-4042, dan area ini secara teknis masih merupakan zona buy (alternatif). Tapi mengingat posisi pertama sudah diambil di 4046, maka sebaiknya tidak menambah posisi di area ini (masih dalam 1 area).
Sebaliknya, ubah strategi menjadi sell jika harga benar-benar turun dan tembus 4020. Ini akan lebih baik jika sell dimulai saat harga sudah resmi turun dan candle berikutnya dibuka di bawah 4020 (asumsi mulai sell di zona 4013-4017). Potensi terdekat untuk TP1 bisa pertimbangkan di zona 4000-4005. Dan jika penurunan berlanjut di bawah 4000 sebelum data PPI dirilis, posisi sell bisa dipertahankan, maksimum zona 3986-3990.
Di sisi lain, jika dalam 1-2 jam ke depan harga berhasil rebound kembali dan naik di atas 4040, maka strategi utama tetap dipertahankan, kenaikan akan mulai kembali terbuka jika harga berhasil melewati area 4044-4046. Dan antisipasi berikutnya (jika sebelum PPI), trader bisa pertimbangkan exit lebih dulu di kisaran 4055-4060 untuk antisipasi jika kenaikan tetap gagal berlanjut di atas 4065. Tapi jika kenaikan dengan cepat mampu tembus 4065, maka strategi buy dipertahankan.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Opsi BUY on Dip
Entry: 4046.00 โ 4048.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4068.00 ($20 - $22)
(Alternatif Follow BUY jika tembus 4065, target terdekat 4075, terjauh 4085, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4036.00 ($10 - $12)
(ideal 7-8 poin di bawah 4035.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi SELL jika geopolitik tetap memanas
(cek kondisi/syarat yang harus dipenuhi di artikel!)
Entry : 4015.00 โ 4017.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 3995.00 ($20 - $22)
Stop Loss: 4027.00 ($10 - $12)
(ideal SL 7-8 poin di atas 4025.00)
Risk Reward: 1: 2
Copyright ยฉ 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures
Keterangan :
| Suggest : BUY on Dip Area : 76.70 โ 76.90 Target : 1) 78.40 2) 79.90 SL : 75.20 Alternatif : Follow BUY jika tembus 81.20 Switch to SELL jika tembus 75.00 Alternative sell : gap 12-15 Jun 2026 area 84 Cermati perkembangan Selat Hormuz! |



Keterangan :
| Suggest : BUY on DIp Area : 4046.00โ 4048.00 Target : 1) 4058.00 2) 4068.00 SL : 4036.00 (ideal 7-8 points di bawah 4035) Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 4065 Switch to SELL jika tembus 4000 atau jika kenaikan gagal tembus 4084-4103 Opsi buy : 3960-3978 (kuning), 3886 (low 28 Okt 2025) atau tembus zona orange 4115 |
Copyright ยฉ 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures


US Treasury Yield 10-tahun ditutup naik dan dolar pun menguat. Kondisi ini membuat emas kesulitan lanjutkan kenaikannya, meski penurunan tertahan tepat di zona buy yang diharapkan 3986.
Situasi geopolitik AS dan Iran kelihatannya tidak akan mereda dalam waktu dekat. Kondisi ini membuat pasar kembali dihantui ketakutan dengan situasi di Selat Hormuz yang berpotensi kembali memicu kenaikan harga minyak sehingga menumbuhkan kembali kekhawatiran kenaikan suku bunga Fed akibat potensi lonjakan inflasi sebagai dampak dari risiko geopolitik yang kembali memanas.
Hal yang ditakutkan benar terjadi. Kemarin di live streaming di channel youtube @AgrodanaFuturesOfficial baru saja membahas tentang kemungkinan terburuk bahwa AS bisa saja kembali kirim armada untuk memblokade kapal dari dan menuju Iran yang akhirnya bisa berdampak pada balasan Iran yang menutup kembali Selat Hormuz.
Tadi malam Presiden Trump mengumumkan blokade total terhadap Iran. Kita belum melihat reaksi Iran dan besar dugaan mereka akan segera menutup kembali Selat Hormuz. Jika itu yang terjadi, maka harga minyak akan berpeluang kembali melonjak melebihi $85 kembali, sehingga jika berkepanjangan akan membuat kekhawatiran inflasi kembali membebani sehingga emas akhirnya tertekan kembali.
Menariknya, AS juga menyatakan akan mengenakan bea masuk 20% atas semua barang yang melintasi Selat Hormuz sebagai imbalan atas jaminan keamanan pelayaran. Kebijakan ini tentu saja tidak akan memuaskan siapa pun karena akhirnya tidak jauh berbeda dengan tarif toll yang akan dikenakan Iran untuk semua yang melintas Selat Hormuz yang rencananya akan dikenakan pertengahan Agustus, yang justru ditentang oleh AS dengan alasan melanggar hukum laut internasional.
Iran jelas menentang rencana Trump mengambil alih pengelolaan Selat Hormuz, apalagi Hormuz berada di area perairan mereka sehingga Iran mengklaim lebih layak untuk mengelola dan mengenakan tarif bersama Oman.
Fed Waller : Inflasi Jadi Kunci
Selain pernyataan Trump, dolar juga menguat setelah pernyataan Christopher Waller, Gubernur Fed. Waller mengatakan data inflasi di hari Selasa akan menjadi kunci untuk menilai langkah selanjutnya dari Fed. Pasar saat ini menaikkan probabilitas kenaikan suku bunga di pertemuan 29 Juli menjadi 40%. Waller menambahkan kekhawatiran sebelumnya tentang pasar tenaga kerja ternyata tidak beralasan.
Waller mengatakan jika angka inflasi inti kembali menunjukkan angka yang tinggi minggu ini (data nanti malam jam 19.30 WIB), maka FOMC perlu mempertimbangkan untuk memperketat kebijakan moneter dalam waktu dekat.
High Alert Malam ini : CPI, Testimoni Warsh, Perkembangan Geopolitik
Jika geopolitik memasuki siang hari hingga sore relatif tenang, maka pasar akan fokus lebih dulu dengan data CPI AS yang dirilis jam 19.30 WIB malam ini. Penurunan harga gas dan minyak mentah dunia diperkirakan berdampak pada CPI yang lebih rendah untuk bulan Juni, tapi Fed belum bisa tenang sepenuhnya, terlebih dengan situasi geopolitik yang kembali memanas, memicu ketidakpastian tentang prospek inflasi beberapa waktu ke depan.
Ekonom berharap CPI turun 0.2% di bulan Juni, menandakan penurunan bulanan pertama sejak pandemi, didorong sepenuhnya oleh 15% penurunan harga gas dari pertengahan Mei ke akhir Juni. Sedangkan inflasi tahunan diperkirakan melongarr ke 3.8% y/y dari 4.2%. Core CPI diperkirakan naik ke 0.2% m/m di bulan Juni, dan core CPI tahunan turun dari 2.9% ke 2.8% y/y.
Testimoni pertama Kevin Warsh sebelum pertemuan dengan Kongres berikutnya yang menyita perhatian pasar. Warsh akan menyampaikan testimoni di hadapan Komite Jasa Keuangan DPR AS. Warsh dihadapkan pada tantangan untuk kendalikan inflasi tanpa memicu kenaikan suku bunga yang cukup tajam sehingga semakin menaikkan biaya pinjaman.
Skenario yang mungkin terjadi :
Sedangkan untuk geopolitik. beberapa hal yang perlu dicermati terutama kemungkinan fokus setelah data CPI dan pidato Warsh selesai, beberapa skenario yang mungkin terjadi:
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!
Candlestick daily ditutup bearish setelah kenaikan gagal lanjut diatas 4100 (high tertahan di 4091), dan tekanan sentuh 3986, meskipun akhirnya ditutup di level 4000. Kondisi ini membuat zona support 3943-3960 terancam. Jika tekanan geopolitik tidak reda dalam waktu dekat, maka potensi penembusan di bawah 3940 cukup terbuka, dengan support 3886 (low 28 Okt 2025) potensial dicapai.
Di sisi lain, data CPI AS nanti malam mungkin bisa sedikit menghambat penurunan tersebut. Hal ini dikarenakan beberapa bank memperkirakan inflasi bulan Juni relatif mereda karena harga minyak yang berangsur turun ke level $68 per barel dari level tertinggi saat itu $96 sehingga meredam kekhawatiran kenaikan suku bunga Fed. Pidato Warsh juga akan menentukan pergerakan emas nanti malam.

Di H4, harga akhirnya tembus di bawah 4050 meskipun sebelumnya sempat berjuang dari zona terendah 4043, rebound ke 4080 di malam hari. Namun situasi geopolitik yang memanas membuat emas turun lebih lanjut di bawah 4050 hingga sentuh 4086 sebelum akhirnya rebound ke zona 4000.
Zona resistance baru kali ini berada di 4047-4080 (zona kuning). Selama zona ini tidak mampu ditembus, maka kenaikan akan relatif terbatas, dan tekanan turun mendominasi untuk beberapa waktu ke depan. Sebaliknya, zona abu 3960-3985 saat ini masih efektif menahan penurunan sehingga penutupan tadi malam dan juga di sesi Asia pagi ini berhasil kembali mendorong harga rebound ke 4015-4019. Hal ini menjadi kabar baik bagi zona support yang sebelumnya diperkirakan sebagai area demand.
Yang harus diperhatikan selanjutnya adalah apakah kenaikan tersebut mampu membuat emas kembali di atas zona kuning, atau minimal mampu untuk ditutup di zona tersebut. Hal ini akan bergantung pada 3 risiko penting : geopolitik, CPI dan testimony Kevin Warsh. Jika geopolitik dianggap mereda sementara waktu (sebagian sesi Asia sampai sore hari di sesi Eropa), maka technical rebound diharapkan mampu mendorong emas sampai zona kuning 4047-4080. Hal ini juga kemungkinan didorong oleh rsi yang berada di zona 30% (saat artikel ditulis sudah rebound ke 35%), dan pasar kemungkinan mengantisipasi data CPI AS yang mendingin dibanding bulan sebelumnya.
Secara teknis, selama zona abu-abu 3960-3985 tidak ditembus, maka skenario rebound tersebut bisa terpenuhi, dan strategi buy masih bisa dilakukan.
Sebaliknya, mendekati rilis data CPI dan pidato Kevin Warsh di sesi NY nanti malam, maka pasar kemungkinan akan berada di posisi yang dilematis. Tapi, jika CPI dirilis lebih rendah dari ekspektasi, maka kemungkinan emas masih bisa lanjutkan kenaikannya dengan target menutup gap yang terjadi di hari Senin (close Jumat 4111, open Senin 4076). Pidato Warsh mungkin baru akan sensitive saat sesi tanya jawab.
Tapi, jika CPI dirilis lebih tinggi dari perkiraan, maka pasar akan terkejut, dan harga berbalik turun. Dalam hal ini skenario sell bisa dilakukan. Switch strategi segera menjadi sell, terutama jika kenaikan terhenti di zona kuning 4047-4080. CPI yang lebih tinggi, Kevin Warsh yang hawkish, dan geopolitik yang memanas akan menekan emas lebih lanjut dengan zona 4043-4060 kemungkinan juga berpotensi ditembus. Dalam kondisi ini (3 fundamental saling mendukung dan teknikal gagal tembus resistance), jangan lakukan buy meskipun harga sudah sentuh kembali zona abu-abu atau support area 3943-3960! Buy hanya dipertimbangkan kembali hanya jika geopolitik mereda dan pernyataan Warsh relatif sama dengan pernyataan di ECB forum 2 minggu lalu!

Per jam 10.50 WIB, harga berada di 4016.80 dengan high 4019.01, dan low 3984.03. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Commodity (Gold, Crude Oil) 14 Juli 2026 | PT. Agrodana Futures, strategi utama untuk buy kami turunkan lebih rendah dibanding area sebelumnya 3985-3987 menjadi 3943-3945, meskipun sampai saat ini terlihat bahwa zona 3960-3985 sebenarnya masih cukup efektif untuk menahan tekanan turun mengingat rsi juga memasuki zona oversold 22%, diikuti rebound yang sejauh ini mampu mendorong kembali ke zona 4017.
Alasan utama diturunkan hanya untuk antisipasi penurunan cepat yang bisa terjadi di pagi hari tadi saat harga sempat turun dengan cepat dari 4006, sebelum akhirnya terhenti di 3984. Di sisi lain, strategi alternatif buy saat tembus 4006 cukup berhasil hingga sentuh TP1 di 4016. Namun, TP2 di 4026 belum disentuh. Bisa saja disentuh, atau bahkan sama sekali tidak disentuh mengingat area orange berada di kisaran 4020-4042 merupakan zona resistance yang dicurigai menahan kenaikan untuk beberapa waktu ke depan (mungkin sampai data CPI dan pidato Kevin Warsh selesai). Sehingga hal ini perlu diwaspadai.
Jika dalam 1-2 jam ke depan harga tetap naik, dan bahkan bertahap memasuki zona orange, maka trader sebaiknya mulai waspada! Tidak disarankan menambah posisi buy, tapi di sisi lain juga belum disarankan untuk ubah menjadi sell. Jika harga berhasil minimal tembus dan bertahan di atas 4020, maka pilihan pertahankan buy masih bisa dilakukan, dengan target maksimal 4030 atau 4035.
Sebaliknya, jika kenaikan terhenti di 4040, lalu candle berikutnya ternyata muncul doji atau reversal candle lainnya, maka segera keluar dari posisi buy, bersiap untuk mulai pertimbangkan sell. Strategi ini akan efektif jika candle reversal yang muncul (bisa shooting star atau hanging man, atau yang lebih kuat bearish engulfing) berada di zona orange (4020-4042). Stop loss sebaiknya dipasang beberapa poin di atas 4042 untuk antisipasi jika ternyata terjadi kenaikan lebih lanjut yang dipicu redanya geopolitik dan CPI yang lebih rendah dari ekspektasi.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Opsi BUY on Dip
Entry: 3943.00 โ 3945.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 3965.00 ($20 - $22)
(Alternatif Follow BUY jika tembus 4006 (activated!), target terdekat 4116, terjauh 4126, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 3933.00 ($10 - $12)
(ideal 7-8 poin di bawah 3933.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi SELL jika geopolitik tetap memanas
(cek kondisi/syarat yang harus dipenuhi di artikel!)
Entry : 4037.00 โ 4039.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4017.00 ($20 - $22)
Stop Loss: 4049.00 ($10 - $12)
(ideal SL 7-8 poin di atas 4042.00)
Risk Reward: 1: 2
Copyright ยฉ 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures
Keterangan :
| Suggest : BUY on Dip Area : 76.70 โ 76.90 Target : 1) 78.40 2) 79.90 SL : 75.20 Alternatif : Follow BUY jika tembus 79.90 Switch to SELL jika tembus 75.00 Alternative sell : gap 12-15 Jun 2026 area 81-83 Cermati perkembangan Selat Hormuz! |



Keterangan :
| Suggest : BUY on DIp Area : 3943.00โ 3945.00 Target : 1) 3955.00 2) 3965.00 SL : 3933.00 (ideal 7-8 points di bawah 3932) Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 4006 (activated!) Switch to SELL jika tembus 3925 atau jika kenaikan gagal tembus 4020-4042 Opsi buy : 3960-3978 (kuning), 3886 (low 28 Okt 2025) atau tembus zona orange 4020-4042 |
Copyright ยฉ 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures


US Treasury Yield 10-tahun ditutup rebound, dan pagi ini baik Yield maupun USD dibuka gap up dengan ketegangan baru AS-Iran yang memanas. Kondisi ini membuat emas yang awalnya sempat balik naik di atas 4100 di penutupan Jumat, terpaksa harus kembali di bawah 4100.
Iran memperluas serangannya ke Qatar dan UAE untuk pertama kalinya dalam 1 bulan, sambil juga menghantam Yordania, Kuwait dan Oman. Hal itu sebagai balasan atas serangan AS ke fasilitas-fasilitas infrastruktur Iran di akhir pekan, sampai Senin pagi waktu Indonesia.
Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan pasukannya menyerang lebih dari 300 sasaran militer Iran dalam 3 malam terakhir, termasuk 140 sasaran yang dilaporkan hari Sabtu, menurut laporan Reuters.
Media Axios juga menambahkan, berdasarkan info dari seorang pejabat senior AS, bahwa AS juga menyerang sistem rudal dan pertahanan udara Iran serta kapal cepat IRGC di sekitar Selat Hormuz. Seorang warga India dilaporkan hilang pasca serangan terhadap kapal container GFS Galaxy di lepas Pantai Oman. Oman melaporkan 23 awak kapal sudah diselamatkan.
Kekhawatiran geopolitik tidak berhenti disitu. Rumor terbaru terkait balas dendam atas kematian Ayatollah Khamenei juga memicu kekhawatiran eskalasi besar-besaran. Pemimpin Tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, yang merupakan penerus sekaligus anak dari Ayatollah Khamenei dikabarkan mengeluarkan pernyataan tertulis yang bersumpah akan membalas dendam atas pembunuhan ayahnya dalam serangan 28 Februari. Hal ini perlu dikonfirmasi lebih lanjut. Jika benar, maka situasi geopolitik bisa lebih buruk dan kembali ke periode perang besar 28 Februari 2026, hal yang sangat tidak diharapkan oleh semua pihak.
Di sisi lain, AS mengklaim Selat Hormuz tetap bisa dilalui dan sekitar 20 kapal melintasi Selat Hormuz atas koordinasi dengan militer AS dalam kurun waktu 24 jam. Beberapa kapal lain juga bergerak secara mandiri. Angka yang diklaim pihak AS tersebut dibantah oleh perusahaan pelacak kapal, dan disebut-sebut bahwa jumlah kapal yang melintas justru jauh lebih sedikit, pasca IRGC menutup Selat Hormuz.
Fokus Minggu ini!
Banyak hal selain geopolitik yang akan menyita perhatian pasar minggu ini. Data inflasi sebagai yang terdepan, dan juga testimony Kevin Warsh dihadapan Komite Jasa Keuangan DPR AS di hari yang sama, Selasa, 14 Juli 2026. Retail Sales dan PPI berikutnya bergantian akan memicu pergerakan pasar. Dan tentunya risiko geopolitik saat ini berfokus pada perkembangan Selat Hormuz dan hubungan AS-Iran.
Goldman Sachs memperkirakan core CPI Juni turun ke 2.8% y/y, dengan melunaknya otomotif dan juga perumahan yang melemah karena indeks inflasi keseluruhan yang didorong sektor energi. GS juga memperkirakan core CPI bulanan naik ke 0.17% m/m, di bawah konsensus 0.2% m/m.
Sedangkan testimony Warsh minggu ini kemungkinan akan kembali menyoroti inflasi, dengan risiko dan ekspektasi keduanya mengalami penurunan. Warsh akan memberi kesaksian di hari Selasa, di hadapan Komite Jasa Keuangan DPR AS, dan hari Rabu di depan Senat AS.
Dan untuk geopolitik. beberapa hal yang perlu dicermati minggu ini dan potensi skenario yang mungkin terjadi:
Jika poin 2 yang terjadi, maka pasar akan beralih fokus ke data CPI AS hari Selasa, dan testimony Warsh di hari Selasa dan Rabu!
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!
Candlestick daily ditutup hanging man setelah kenaikan kembali tertahan di zona 4134, sedikit lebih rendah dibanding high sehari sebelumnya 4137. Kondisi ini ditambah dengan pembukaan gap down pagi ini di zona 4076 setelah ketegangan Selat Hormuz kembali terjadi di akhir pekan. Bahkan serangan tersebut berlanjut hingga Minggu malam waktu Washington atau Senin pagi waktu Indonesia.
Jalur kenaikan kembali mendapat hambatan, dan risiko penurunan mengancam 4050 pagi ini di sesi Asia. Meski belum tembus, tapi risiko penembusan cukup terbuka, apalagi situasi geopolitik belum menunjukkan tanda-tanda akan mereda dalam waktu dekat. Zona 3943-3960 terancam muncul jika tekanan berlanjut di bawah 4050 dan 4021. Situasi bisa lebih buruk jika kedua pihak mendeklarasikan perang besar-besaran. Sebaliknya, jika situasi mereda, harga berpeluang balik naik dengan resistance 4183-4214 sebagai area yang potensial untuk dikejar.

Di H4, zona kuning 4054-4084 kembali diuji. Bahkan saat artikel ditulis, harga bergerak sedikit lebih rendah di 4050-4053. Jika dalam 2-3 jam ke depan harga ditutup di bawah 4054, maka penurunan cenderung dominan beberapa waktu ke depan, dengan zona 5020-5022 sebagai target terdekat. Namun, peluang penurunan cenderung mengarah ke zona abu-abu 3960-3985, karena situasi geopolitik yang membayangi.
Trader bisa manfaatkan penurunan sebagai peluang sell selama harga tidak mampu naik di atas 5100-5114, atau jika dalam 2-3 jam ke depan harga tetap berada di bawah 4060-4080. Namun, hentikan sell jika harga sudah turun lebih cepat ke zona abu-abu 3960-3985.
Sedangkan buy juga tidak disarankan terburu-buru dilakukan, kecuali jika zona abu tidak ditembus, dan rsi mulai menunjukkan tanda-tanda oversold. Tapi tunggu sampai ada reversal candle mirip doji (inverted hammer, hammer, ataupun bullish harami maupun bullish engulfing) tepat di zona support. Hal lain yang wajib dipenuhi adalah bahwa situasi geopolitik mulai tenang atau mereda. Kondisi ini akan memudahkan rebound lebih cepat terjadi saat zona abu disentuh.
Sebaliknya, risiko penurunan lebih lanjut tetap potensial, terutama jika geopolitik tidak menunjukkan tanda-tanda mereda, dan zona abu-abu lanjut ditembus. Dalam skenario ini, tren turun jauh lebih kuat. Jika sudah terlanjur buy di zona ini, pastikan stop loss dipasang untuk hindari penurunan cepat di luar skenario! Dan jika tekanan berturut-turut tembus 3930-3940, maka trader bisa kembali pertimbangkan sell untuk peluang 3900 atau paling ekstrim diperkirakan zona 3886 (low 28 Okt 2025). Zona ini tidak akan muncul jika geopolitik mereda!

Per jam 10.50 WIB, harga berada di 4121.36 dengan high 4134.76, dan low 4108.96. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Analisis Teknikal Emas & Crude Oil Hari Ini July 13, 2026 | Agrodana Futures, strategi utama mengincar buy dengan zona lebih rendah dibanding 2 hari terakhir. Kami melihat situasi geopolitik yang tidak menentu akibat serangan AS ke Iran di akhir pekan, dan sebaliknya balasan Iran ke base militer AS di negara-negara Teluk membuat peluang penurunan bisa berlanjut menguji zona 3960 dalam waktu dekat. Namun, penurunan lebih lanjut di bawah 3960 tidak diharapkan sehingga zona buy untuk kali ini mengincar zona yang masih cukup dekat dengan area support 3960-3978 (zona kuning).
Meskipun zona orange di 4054-4067 sempat menahan penurunan (terbukti sempat rebound hingga 4072), tapi area ini masih terlalu riskan sehingga tidak terlalu disarankan. Kalaupun Anda melakukan buy di zona ini, sebaiknya target pendek saja, belum waktunya untuk dipertahankan, kecuali jika geopolitik mereda dengan cepat.
Di sisi lain, kabar baiknya rsi mulai memasuki zona oversold, atau setidaknya mulai berada cukup dekat dengan zona yang diyakini area oversold (standar di bawah 30%, ideal di bawah 20%). Secara teori, area di bawah 20% akan lebih mendukung bagi trader untuk mulai incar buy. Tapi kondisi lain juga perlu untuk validasi, diantaranya : candle reversal (hammer/inverted hammer, atau bisa juga bullish engulfing).
Namun, kami melihat zona kuning di kisaran 3960-3978 sebagai zona paling potensial untuk melakukan buy. Zona ini dianggap sebagai area demand yang lebih baik dibanding zona orange 4054-4078. RSI juga diharapkan sudah mulai melandai, bukan hanya di bawah 20%, tapi mulai memberikan tanda-tanda โsangat jenuhโ sehingga peluang biasanya akan lebih baik.
Meski demikian, trader juga tetap perlu waspada dengan kemungkinan penurunan lebih tajam. Ini bisa terjadi jika geopolitik semakin memanas, ditandai dengan eskalasi militer lebih besar dibanding sebelumnya. Jika ini yang terjadi, maka switch strategi menjadi sell untuk peluang turun mendekati 3920-3930, atau bahkan zona 3886 (low 28 Okt 2025). Sebaliknya, jika geopolitik mereda, maka idealnya harga tidak turun lebih lanjut, melainkan mulai naik bertahap.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Opsi BUY on Dip
Entry: 3985.00 โ 3987.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4007.00 ($20 - $22)
(Alternatif Follow BUY jika tembus 4097 (updated!), target terdekat 4107, terjauh 4120, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 3975.00 ($10 - $12)
(ideal 7-8 poin di bawah 4080.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi SELL jika geopolitik tetap memanas
Entry : 4050.00 โ 4052.00 (activated!)
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4030.00 ($20 - $22)
Stop Loss: 4062.00 ($10 - $12)
(ideal SL 7-8 poin di atas 4060.00)
Risk Reward: 1: 2
Copyright ยฉ 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures
Keterangan :
| Suggest : BUY on Dip Area : 72.70 โ 72.90 Target : 1) 74.40 2) 75.90 SL : 71.20 Alternatif : Follow BUY jika tembus 74.60 Switch to SELL jika tembus 71.20 Alternative sell : 76-78 atau maksimum 81-83 Cermati perkembangan Selat Hormuz! |



Keterangan :
| Suggest : BUY on DIp Area : 3985.00โ 3987.00 Target : 1) 3997.00 2) 4007.00 SL : 3975.00 (ideal 7-8 points di bawah 3972) Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 4097 (updated!) Switch to SELL jika tembus 4050 (activated) atau jika kenaikan tetap gagal tembus 4137-4140 Opsi buy : 4054-4067 (orange), 3960-3978 (kuning), 3886 (low 28 Okt 2025) atau tembus zona abu 4122-4133 |
Copyright ยฉ 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures





