Candle ditutup doji, mirip dengan hammer, tapi masih muncul di kisaran resistance sehingga secara teori penurunan kemungkinan masih dominan
OPEC+ diperkirakan akan kembali menaikkan produksi sebesar 137K bph di pertemuan Minggu ini, sejalan dengan pertemuan sebelumnya -> membatasi kenaikan minyak
Ada kehawatiran situasi geopolitik bisa memanas setelah Trump perintahkan Departemen Perang AS untuk uji coba nuklir yang sudah dihentikan sejak lama -> tidak diharapkan menjadi risk event dalam waktu dekat, tapi trader wajib waspada!
Fundamental tetap menjadi landasan utama selama tidak ada perang/geopolitik yang memanas berlarut-larut: a. Keputusan OPEC+ tetap di jalur kenaikan produksi -> negatif untuk minyak/menahan kenaikan terlalu tinggi b. Kebijakan Tarif memicu kekhawatiran melambatnya ekonomi sehingga memicu lemahnya permintaan c. Trump menargetkan harga minyak yang lebih rendah
Harga di bawah 60 mengkonfirmasi penurunan lebih lanjut, area support 55 sekarang support psikologis -> jika tembus, maka proyeksi selanjutnya zona 48-50
Area 65-66 kemungkinan resistance target jika sanksi minyak Rusia berlanjut memanas
Suggest : SELL on Rally Area : 60.40-60.60 Target : 1) 59.40 2) 58.40 SL : 61.60
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 59.60 Switch to BUY jika tembus 62.00
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
Keterangan :
Candlestick ditutup shooting star untuk ketiga kalinya dalam 3 hari beruntun, secara teori kemungkinan isyarat koreksi turun
Shutdown masih berlanjut, belum ada tanda-tanda reopening dalam waktu dekat -> kondisi shutdown semakin tidak pasti
Pasar saham juga tidak merespon positif terhadap pidato Powell sebelumnya, tapi penurunan tertahan karena reaksi positif pada ekspektasi kesepakatan Trump dan Xi Jinping
Saham Apple dan Amazon ditutup naik setelah laporan pendapatan yang lebih baik dari perkiraan -> secara teori, sektor teknologi kemungkinan positif atau minimal tidak turun tajam
Fokus malam ini: Chicago PMI jam 20.45 WIB a. Act > Exp = saham naik b. Act < Exp = saham turun
Data GDP dan PCE AS ternyata juga tidak dirilis karena status shutdown. Belum ada kabar terkait NFP minggu depan, sehingga potensi shutdown yang masih berlangsung berpotensi membuat NFP minggu depan pun belum tentu rilis!
Bullish lebih kuat jika tembus 47920 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 47660 -> switch to SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 47760 -47780 Target : 1) 47660 2) 47560 SL : 47880
Alternatif : Follow/Pertahankan SELL jika tembus 47660 Switch to BUY jika tembus 47920
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
Keterangan :
Candlestick ditutup hanging man, secara teori kemungkinan koreksi turun
Shutdown masih berlanjut, belum ada tanda-tanda reopening dalam waktu dekat -> kondisi shutdown semakin tidak pasti
Pasar saham juga tidak merespon positif terhadap pidato Powell sebelumnya, tapi penurunan tertahan karena reaksi positif pada ekspektasi kesepakatan Trump dan Xi Jinping
Saham Apple dan Amazon ditutup naik setelah laporan pendapatan yang lebih baik dari perkiraan -> secara teori, sektor teknologi kemungkinan positif atau minimal tidak turun tajam
Fokus malam ini: Chicago PMI jam 20.45 WIB a. Act > Exp = saham naik b. Act < Exp = saham turun
Data GDP dan PCE AS ternyata juga tidak dirilis karena status shutdown. Belum ada kabar terkait NFP minggu depan, sehingga potensi shutdown yang masih berlangsung berpotensi membuat NFP minggu depan pun belum tentu rilis!
Bullish lebih kuat jika tembus 26380 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 26130 -> switch to SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 26200.00 - 26220.00 Target : 1) 26100.00 2) 26000.00 SL : 26320.00
Alternatif : Pertahankan/Follow SELL jika tembus 26130 Switch to BUY jika tembus 26380
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
Keterangan :
Candlestick ditutup hanging man, secara teori kemungkinan koreksi turun
Shutdown masih berlanjut, belum ada tanda-tanda reopening dalam waktu dekat -> kondisi shutdown semakin tidak pasti
Pasar saham juga tidak merespon positif terhadap pidato Powell sebelumnya, tapi penurunan tertahan karena reaksi positif pada ekspektasi kesepakatan Trump dan Xi Jinping
Saham Apple dan Amazon ditutup naik setelah laporan pendapatan yang lebih baik dari perkiraan -> secara teori, sektor teknologi kemungkinan positif atau minimal tidak turun tajam
Fokus malam ini: Chicago PMI jam 20.45 WIB a. Act > Exp = saham naik b. Act < Exp = saham turun
Data GDP dan PCE AS ternyata juga tidak dirilis karena status shutdown. Belum ada kabar terkait NFP minggu depan, sehingga potensi shutdown yang masih berlangsung berpotensi membuat NFP minggu depan pun belum tentu rilis!
Bullish lebih kuat jika tembus 6950 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 6880 -> switch to SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 6900.00 – 6920.00 Target : 1) 6870.00 2) 6840.00 SL : 6950.00
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 6880 Switch to BUY jika tembus 6950
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
Keterangan :
Candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik
Nikkei tetap positif karena ekspektasi kebijakan fiskal longgar dari pemerintahan Takaichi
BOJ pertahankan suku bunga tetap di 0.5% sesuai ekspektasi -> Nikkei bullish
Meski BOJ memberi isyarat tetap membuka peluang kenaikan suku bunga beberapa waktu ke depan, tapi Kazuo Ueda cenderung tidak berkomitmen untuk kenaikan dalam waktu dekat, dan tetap mengacu pada inflasi dan upah -> less hawkish = Nikkei naik
Bearish lebih dominan jika tembus 51900-> switch to SELL
Bullish lebih dominan jika tembus 52500-> pertahankan BUY
Suggest : BUY on Dip Area : 52180- 52200 Target : 1) 52300 2) 52400 SL : 52080
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 52500 Switch to SELL jika tembus 51900
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG
Keterangan :
Candle ditutup bearish, secara teori peluang turun
H4 menunjukkan potensi pola rising wedge sehingga ada peluang turun, terutama jika tembus 26160 (support dari wedge)
Pasar masih menunggu kejelasan rencana stimulus ekonomi China
Secara teknis, bullish lebih kuat jika mampu tembus 27000
Bullish lebih kuat jika tembus 26500 -> switch to BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 26160> pertahankan SELL
Suggest : SELL on Rally Area : 26300 - 26320 Target : 1) 26200 2) 26100 SL : 26420
Alternatif : Follow/Pertahankan SELL jika tembus 26160 Switch to BUY jika tembus 26500
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Candle ditutup doji, mirip dengan inverted hammer, tapi masih muncul di kisaran resistance sehingga secara teori penurunan kemungkinan masih dominan
OPEC+ diperkirakan akan kembali menaikkan produksi sebesar 137K bph di pertemuan Minggu ini, sejalan dengan pertemuan sebelumnya -> membatasi kenaikan minyak
Serangan Israel ke Gaza selesai, gencatan senjata dengan Hamas berlanjut, diharapkan tidak ada gejolak geopolitik dalam waktu dekat -> negatif untuk minyak
Fundamental tetap menjadi landasan utama selama tidak ada perang/geopolitik yang memanas berlarut-larut: a. Keputusan OPEC+ tetap di jalur kenaikan produksi -> negatif untuk minyak/menahan kenaikan terlalu tinggi b. Kebijakan Tarif memicu kekhawatiran melambatnya ekonomi sehingga memicu lemahnya permintaan c. Trump menargetkan harga minyak yang lebih rendah
Harga di bawah 60 mengkonfirmasi penurunan lebih lanjut, area support 55 sekarang support psikologis -> jika tembus, maka proyeksi selanjutnya zona 48-50
Area 65-66 kemungkinan resistance target jika sanksi minyak Rusia berlanjut memanas
Suggest : SELL on Rally Area : 60.40-60.60 Target : 1) 59.40 2) 58.40 SL : 61.60
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 59.80 Switch to BUY jika tembus 62.00
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
Keterangan :
Candlestick ditutup shooting star, secara teori cenderung turun
Shutdown masih berlanjut, belum ada tanda-tanda reopening dalam waktu dekat
Penurunan disebabkan kekecewaan pasar terhadap pidato Powell yang mengatakan bahwa penurunan suku bunga Desember "tidak pasti" -> negatif untuk saham
Fokus berikutnya: a. Pertemuan Trump-Xi akhir bulan -> hari ini b. laporan earnings perusahaan-perusahaan AS
Secara umum kesepakatan AS-China sudah dicapai di pertemuan antar delegasi kedua negara di Malaysia akhir pekan kemarin, dan pertemuan puncak adalah pertemuan Trump dan Xi hari ini yang diharapkan menandatangani kesepakatan luas
Kesepakatan Trump dan Xi Jinping pada dasarnya "sudah sangat diantisipasi" sehingga kemungkinan dampak pada pasar relatif sudah terealisasi sebagian besar, tapi setidaknya hal ini bisa menahan penurunan akibat kekecewaan pasar terhadap pidato Powell tadi malam -> positif untuk saham
Fokus malam ini: GDP AS dan New Home Sales di jam 19.30 WIB a. Act > Exp = saham naik b. Act < Exp = saham turn
Bullish lebih kuat jika tembus 47870 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 47400 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 47760 -47780 Target : 1) 47880 2) 47980 SL : 47660
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 47870 Switch to SELL jika tembus 47400
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
Keterangan :
Candlestick ditutup doji mirip shooting star, secara teori cenderung memberi isyarat bahwa kenaikan kemungkinan mulai terbatas, jadi bullish perlu berhati-hati!
Shutdown masih berlanjut, belum ada tanda-tanda reopening dalam waktu dekat
Penurunan disebabkan kekecewaan pasar terhadap pidato Powell yang mengatakan bahwa penurunan suku bunga Desember "tidak pasti" -> negatif untuk saham
Fokus berikutnya: a. Pertemuan Trump-Xi akhir bulan -> hari ini b. laporan earnings perusahaan-perusahaan AS
Secara umum kesepakatan AS-China sudah dicapai di pertemuan antar delegasi kedua negara di Malaysia akhir pekan kemarin, dan pertemuan puncak adalah pertemuan Trump dan Xi hari ini yang diharapkan menandatangani kesepakatan luas
Kesepakatan Trump dan Xi Jinping pada dasarnya "sudah sangat diantisipasi" sehingga kemungkinan dampak pada pasar relatif sudah terealisasi sebagian besar, tapi setidaknya hal ini bisa menahan penurunan akibat kekecewaan pasar terhadap pidato Powell tadi malam -> positif untuk saham
Fokus malam ini: GDP AS dan New Home Sales di jam 19.30 WIB a. Act > Exp = saham naik b. Act < Exp = saham turn
Bullish lebih kuat jika tembus 26370 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 25900 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 26150.00 - 26170.00 Target : 1) 26270.00 2) 26370.00 SL : 26050.00
Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 26370 Switch to SELL jika tembus 25900
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
Keterangan :
Candlestick ditutup hanging man, secara teori cenderung turun
Shutdown masih berlanjut, belum ada tanda-tanda reopening dalam waktu dekat
Penurunan disebabkan kekecewaan pasar terhadap pidato Powell yang mengatakan bahwa penurunan suku bunga Desember "tidak pasti" -> negatif untuk saham
Fokus berikutnya: a. Pertemuan Trump-Xi akhir bulan -> hari ini b. laporan earnings perusahaan-perusahaan AS
Secara umum kesepakatan AS-China sudah dicapai di pertemuan antar delegasi kedua negara di Malaysia akhir pekan kemarin, dan pertemuan puncak adalah pertemuan Trump dan Xi hari ini yang diharapkan menandatangani kesepakatan luas
Kesepakatan Trump dan Xi Jinping pada dasarnya "sudah sangat diantisipasi" sehingga kemungkinan dampak pada pasar relatif sudah terealisasi sebagian besar, tapi setidaknya hal ini bisa menahan penurunan akibat kekecewaan pasar terhadap pidato Powell tadi malam -> positif untuk saham
Fokus malam ini: GDP AS dan New Home Sales di jam 19.30 WIB a. Act > Exp = saham naik b. Act < Exp = saham turn
Bullish lebih kuat jika tembus 6950 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 6830 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 6890.00 – 6910.00 Target : 1) 6940.00 2) 6970.00 SL : 6860.00
Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 6950 Switch to SELL jika tembus 6830
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
Keterangan :
Candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik
Ekspektasi penurunan suku bunga Fed, gencatan senjata dagang AS-China, kerjasama AS-Jepang mendominasi dorongan kenaikan saham global, termasuk NIKKEI
Nikkei positif karena ekspektasi kebijakan fiskal yang longgar dari PM Takaichi
Aliran modal asing masuk ke ekuitas Jepang m1.3 triliun yen, enandakan meningkatnya keyakinan global terhadap prospek pasar Jepang, didukung reformasi korporasi dan pelemahan Yen-> positif untuk Nikkei
Tapi di sisi lain, aliran modal domestik yang keluar dari aset asing menandakan kekhawatiran yang masih berlanjut tentang imbal hasil AS dan volatilitas mata uang
Jepang masih harus tunggu BOJ Meeting hari ini yang diperkirakan akan menahan suku bunga, tapi pasar juga harus mewaspadai kejutan BOJ
Fokus BOJ a. hold suku bunga -> NIKKEI naik, Yen melemah b. naik suku bunga -> NIKKEI turun, Yen menguat
Bearish lebih dominan jika tembus 50500 -> switch to SELL
Bullish lebih dominan jika tembus 51600 -> pertahankan BUY
Suggest : BUY on Dip Area : 51100- 51120 Target : 1) 51220 2) 51320 SL : 51000
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 51600 Switch to SELL jika tembus 50500
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG
Keterangan :
Candle ditutup bearish, secara teori peluang turun
Pagi ini dibuka gap up, didorong euforia di Wall Street terhadap kesepakatan AS-China dan antisipasi pertemuan Trump dan Xi Jinping minggu ini
Pasar juga masih optimis dengan stimulus fiskal Pemerintah China dan moneter PBOC, meskipun sejauh ini belum ada kejelasan hasil dari Kongres Tahunan di 20 Oktober yang lalu
Secara teknis, bullish lebih kuat jika mampu tembus 27000
Bullish lebih kuat jika tembus 26700 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 26000-> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 26480 - 26500 Target : 1) 26600 2) 26700 SL : 26380
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 26700 Switch to SELL jika tembus 26000
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Candle ditutup bearish, secara teori cenderung turun
Fokus tertuju pada rencana kenaikan produksi di pertemuan OPEC hari Minggu sehingga minyak cenderung turun
OPEC+ diperkirakan akan kembali menaikkan produksi sebesar 137K bph di pertemuan Minggu ini, sejalan dengan pertemuan sebelumnya -> membatasi kenaikan minyak
Di sisi lain, ada ancaman terkait gencatan senjata Israel-Hamas yang kemungkinan memanas kembali karena PM Netanyahu memerintahkan militer Israel menyerang Gaza-> potensi mendorong harga minyak naik, tapi diperkirakan spike atau kenaikan sesaat
Fundamental tetap menjadi landasan utama selama tidak ada perang/geopolitik yang memanas berlarut-larut: a. Keputusan OPEC+ tetap di jalur kenaikan produksi -> negatif untuk minyak/menahan kenaikan terlalu tinggi b. Kebijakan Tarif memicu kekhawatiran melambatnya ekonomi sehingga memicu lemahnya permintaan c. Trump menargetkan harga minyak yang lebih rendah
Harga di bawah 60 mengkonfirmasi penurunan lebih lanjut, area support 55 sekarang support psikologis -> jika tembus, maka proyeksi selanjutnya zona 48-50
Area 65-66 kemungkinan resistance target jika sanksi minyak Rusia berlanjut memanas
Suggest : SELL on Rally Area : 60.70-60.90 Target : 1) 59.70 2) 58.70 SL : 61.90
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 59.80 Switch to BUY jika tembus 62.50
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
Keterangan :
Candlestick ditutup bullish, secara teori cenderung naik, tapi masih harus waspada karena real body kecil dan juga candle mirip dengan shooting star yang menandakan potensi koreksi turun
Shutdown masih berlanjut, belum ada tanda-tanda reopening dalam waktu dekat
Saham-saham AS ditutup naik dan kembali cetak rekor tertinggi baru, dipicu oleh ekspektasi penurunan suku bunga Fed, gencatan senjata dagang AS-China dan juga antusiasme pada teknologi AI -> positif untuk saham
Karena shutdown masih berlanjut, maka fokus minggu ini akan tertuju pada : a. FOMC Meeting 28-29 Okt (announcment 30 Okt dinihari waktu Indonesia) b. kepastian dihentikannya QT $6.6 triliun (diharapkan diumumkan Powell di pertemuan FOMC) c. Pertemuan Trump-Xi akhir bulan (31 Okt- 1 Nov) d. laporan earnings perusahaan-perusahaan AS
Fokus utama malam ini : pidato Powell di FOMC Meeting a. cut rate 25 bps + petunjuk tentang QT dihentikan -> positif untuk saham -> pertahankan BUY b. cut rate 25 bps + tidak ada petunjuk/tidak ada rencana hentikan QT -> negatif untuk saham -> switch to SELL
Bullish lebih kuat jika tembus 47870 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 47400 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 47760 -47780 Target : 1) 47880 2) 47980 SL : 47660
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 47870 Switch to SELL jika tembus 47400
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
Keterangan :
Candlestick ditutup bullish, secara teori cenderung naik
Shutdown masih berlanjut, belum ada tanda-tanda reopening dalam waktu dekat
Saham-saham AS ditutup naik dan kembali cetak rekor tertinggi baru, dipicu oleh ekspektasi penurunan suku bunga Fed, gencatan senjata dagang AS-China dan juga antusiasme pada teknologi AI -> positif untuk saham
Karena shutdown masih berlanjut, maka fokus minggu ini akan tertuju pada : a. FOMC Meeting 28-29 Okt (announcment 30 Okt dinihari waktu Indonesia) b. kepastian dihentikannya QT $6.6 triliun (diharapkan diumumkan Powell di pertemuan FOMC) c. Pertemuan Trump-Xi akhir bulan (31 Okt- 1 Nov) d. laporan earnings perusahaan-perusahaan AS
Fokus utama malam ini : pidato Powell di FOMC Meeting a. cut rate 25 bps + petunjuk tentang QT dihentikan -> positif untuk saham -> pertahankan BUY b. cut rate 25 bps + tidak ada petunjuk/tidak ada rencana hentikan QT -> negatif untuk saham -> switch to SELL
Bullish lebih kuat jika tembus 26230 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 25800 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 26090.00 - 26110.00 Target : 1) 26210.00 2) 26310.00 SL : 25990.00
Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 26230 Switch to SELL jika tembus 25800
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
Keterangan :
Candlestick ditutup bullish, secara teori cenderung naik, tapi masih harus waspada karena real body kecil dan juga candle mirip dengan shooting star yang menandakan potensi koreksi turun
Shutdown masih berlanjut, belum ada tanda-tanda reopening dalam waktu dekat
Saham-saham AS ditutup naik dan kembali cetak rekor tertinggi baru, dipicu oleh ekspektasi penurunan suku bunga Fed, gencatan senjata dagang AS-China dan juga antusiasme pada teknologi AI -> positif untuk saham
Karena shutdown masih berlanjut, maka fokus minggu ini akan tertuju pada : a. FOMC Meeting 28-29 Okt (announcment 30 Okt dinihari waktu Indonesia) b. kepastian dihentikannya QT $6.6 triliun (diharapkan diumumkan Powell di pertemuan FOMC) c. Pertemuan Trump-Xi akhir bulan (31 Okt- 1 Nov) d. laporan earnings perusahaan-perusahaan AS
Fokus utama malam ini : pidato Powell di FOMC Meeting a. cut rate 25 bps + petunjuk tentang QT dihentikan -> positif untuk saham -> pertahankan BUY b. cut rate 25 bps + tidak ada petunjuk/tidak ada rencana hentikan QT -> negatif untuk saham -> switch to SELL
Bullish lebih kuat jika tembus 6950 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 6830 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 6890.00 – 6910.00 Target : 1) 6940.00 2) 6970.00 SL : 6860.00
Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 6950 Switch to SELL jika tembus 6830
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
Keterangan :
Candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik, tapi harus waspada karena bentuk candle mirip dengan hanging man (tail bawah lebih panjang dari tail atas) biasanya menandakan potensi koreksi turun
Ekspektasi penurunan suku bunga Fed, gencatan senjata dagang AS-China, kerjasama AS-Jepang mendominasi dorongan kenaikan saham global, termasuk NIKKEI
Nikkei juga positif karena ekspektasi kebijakan fiskal yang longgar dari PM Takaichi
Di sisi lain, pernyataan Scott Bessent tentang pemerintah Jepang yang mengedepankan independensi BOJ membuat Yen menguat, ada kemungkinan pasar mengartikan pernyataan tersebut sebagai potensi BOJ bisa saja tetap di jalur kenaikan suku bunga untuk mengataasi inflasi, tapi di sisi lain kebijakan pemerintah tetap bisa fokus pada pertumbuhan -> berpotensi buat Nikkei tetap naik (karena stimulus fiskal pemerintah), tapi di sisi lain Yen tetap menguat (= USDJPY turun, karena BOJ tetap terbuka untuk menaikkan suku bunga)
Jepang masih harus tunggu BOJ Meeting minggu ini yang diperkirakan akan menahan suku bunga, tapi pasar juga harus mewaspadai kejutan BOJ
Fokus lebih dulu ke FOMC metting nanti malam, pergerakan akan relatif mirip dengan Nasdaq merespon pengumuman Powell nanti malam
Bearish lebih dominan jika tembus 50300 -> switch to SELL
Bullish lebih dominan jika tembus 50950 -> pertahankan BUY
Suggest : BUY on Dip Area : 50760-- 50780 Target : 1) 50880 2) 50980 SL : 50660
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 50950 Switch to SELL jika tembus 50300
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG
Keterangan :
Hong Kong Stock Exchange (HKEX) is closed in observance of Chung Yeung
Suggest : LIBUR Area : - Target : 1) - SL : - Alternatif : -
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Candle ditutup bearish, secara teori cenderung turun
Kenaikan gagal berlanjut di atas 63, efek sanksi terhadap Rusia masih membayangi, tapi di sisi lain pasar juga menunggu pengumuman kebijakan OPEC+ yang akan bertemu minggu ini
Kenaikan dipicu oleh : a. AS kenakan sanksi untuk minyak Rusia -> dampak dari batalnya pertemuan Trump-Putin, untuk menekan Rusia serius ke perundingan damai b. pembelian minyak oleh AS untuk isi SPR
OPEC+ diperkirakan akan kembali menaikkan produksi sebesar 137K bph di pertemuan Minggu ini, sejalan dengan pertemuan sebelumnya -> membatasi kenaikan minyak
Fundamental tetap menjadi landasan utama selama tidak ada perang/geopolitik yang memanas berlarut-larut: a. Keputusan OPEC+ tetap di jalur kenaikan produksi -> negatif untuk minyak/menahan kenaikan terlalu tinggi b. Kebijakan Tarif memicu kekhawatiran melambatnya ekonomi sehingga memicu lemahnya permintaan c. Trump menargetkan harga minyak yang lebih rendah
Harga di bawah 60 mengkonfirmasi penurunan lebih lanjut, area support 55 sekarang support psikologis -> jika tembus, maka proyeksi selanjutnya zona 48-50
Area 65-66 kemungkinan resistance target jika sanksi minyak Rusia berlanjut memanas
Suggest : SELL on Rally Area : 61.50 – 61.70 Target : 1) 60.50 2) 59.50 SL : 62.70 Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 60.60 Switch to BUY jika tembus 63.00
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
Keterangan :
Candlestick ditutup bullish, secara teori cenderung naik, tapi harus waspada karena real body kecil biasanya menandakan kenaikan yang mulai terhambat
Shutdown masih berlanjut, belum ada tanda-tanda reopening dalam waktu dekat
Saham-saham AS ditutup naik, dan pagi ini dibuka gap up dipicu oleh: a. kesepakatan secara prinsip delagasi AS-China -> membuka jalan untuk pertemuan puncak Trump dan Xi Jinping minggu ini (31 Okt-1 Nov 2025) b. ekspektasi penurunan suku bunga Fed (FOMC 28-29 Okt 2025)
Dampak kesepakatan AS-China kemungkinan masih dominan sehingga mendorong risk asset terus naik, termasuk juga rencana Trump bertemu dengan beberapa pemimpin negara dan kemungkinan meredakan kekhawatiran tarif -> positif untuk saham
Karena shutdown masih berlanjut, maka fokus minggu ini akan tertuju pada : a. FOMC Meeting 28-29 Okt (announcment 30 Okt dinihari waktu Indonesia) b. kepastian dihentikannya QT $6.6 triliun (diharapkan diumumkan Powell di pertemuan FOMC) c. Pertemuan Trump-Xi akhir bulan (31 Okt- 1 Nov) d. laporan earnings perusahaan-perusahaan AS
Bullish lebih kuat jika tembus 47770 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 47400 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 47550 -47570 Target : 1) 47670 2) 47770 SL : 47450 Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 47770 Switch to SELL jika tembus 47400
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
Keterangan :
Candlestick ditutup bullish, secara teori cenderung naik, tapi harus waspada karena real body kecil biasanya menandakan kenaikan yang mulai terhambat
Shutdown masih berlanjut, belum ada tanda-tanda reopening dalam waktu dekat
Saham-saham AS ditutup naik, dan pagi ini dibuka gap up dipicu oleh: a. kesepakatan secara prinsip delagasi AS-China -> membuka jalan untuk pertemuan puncak Trump dan Xi Jinping minggu ini (31 Okt-1 Nov 2025) b. ekspektasi penurunan suku bunga Fed (FOMC 28-29 Okt 2025)
Dampak kesepakatan AS-China kemungkinan masih dominan sehingga mendorong risk asset terus naik, termasuk juga rencana Trump bertemu dengan beberapa pemimpin negara dan kemungkinan meredakan kekhawatiran tarif -> positif untuk saham
Karena shutdown masih berlanjut, maka fokus minggu ini akan tertuju pada : a. FOMC Meeting 28-29 Okt (announcment 30 Okt dinihari waktu Indonesia) b. kepastian dihentikannya QT $6.6 triliun (diharapkan diumumkan Powell di pertemuan FOMC) c. Pertemuan Trump-Xi akhir bulan (31 Okt- 1 Nov) d. laporan earnings perusahaan-perusahaan AS
Bullish lebih kuat jika tembus 26000 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 25600 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 25880.00 - 25900.00 Target : 1) 26000.00 2) 26100.00 SL : 25780.00 Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 26000 Switch to SELL jika tembus 25600
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
Keterangan :
Candlestick ditutup bullish, secara teori cenderung naik, tapi harus waspada karena real body kecil biasanya menandakan kenaikan yang mulai terhambat
Shutdown masih berlanjut, belum ada tanda-tanda reopening dalam waktu dekat
Saham-saham AS ditutup naik, dan pagi ini dibuka gap up dipicu oleh: a. kesepakatan secara prinsip delagasi AS-China -> membuka jalan untuk pertemuan puncak Trump dan Xi Jinping minggu ini (31 Okt-1 Nov 2025) b. ekspektasi penurunan suku bunga Fed (FOMC 28-29 Okt 2025)
Dampak kesepakatan AS-China kemungkinan masih dominan sehingga mendorong risk asset terus naik, termasuk juga rencana Trump bertemu dengan beberapa pemimpin negara dan kemungkinan meredakan kekhawatiran tarif -> positif untuk saham
Karena shutdown masih berlanjut, maka fokus minggu ini akan tertuju pada : a. FOMC Meeting 28-29 Okt (announcment 30 Okt dinihari waktu Indonesia) b. kepastian dihentikannya QT $6.6 triliun (diharapkan diumumkan Powell di pertemuan FOMC) c. Pertemuan Trump-Xi akhir bulan (31 Okt- 1 Nov) d. laporan earnings perusahaan-perusahaan AS
Bullish lebih kuat jika tembus 6920 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 6800 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 6860.00 – 6880.00 Target : 1) 6910.00 2) 6940.00 SL : 6830.00
Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 6920 Switch to SELL jika tembus 6800
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
Keterangan :
Candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik
Euforia kesepakatan AS-China masih dominan dan direspon positif pasar saham global -> Nikkei ikut terpengaruh euforia Wall Street
Nikkei juga positif karena ekspektasi kebijakan fiskal yang longgar dari PM Takaichi
Trump diagendakan bertemu dengan Takaichi di sela-sela pertemuan APEC minggu ini, dan kemungkinan bahas kesepakatan dagang -> masih wait and see
Jepang juga masih harus tunggu BOJ Meeting minggu ini yang diperkirakan akan menahan suku bunga, tapi pasar juga harus mewaspadai kejutan BOJ
Bearish lebih dominan jika tembus 49900 -> switch to SELL
Bullish lebih dominan jika tembus 50650 -> pertahankan BUY
Suggest : BUY on Dip Area : 5040 - 50060 Target : 1) 50160 2) 50260 SL : 49940 Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 50650 Switch to SELL jika tembus 49900
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG
Keterangan :
Candle ditutup doji candle tapi lebih tinggi dibanding sehari sebelumnya, secara teori peluang naik dan turun masih imbang
Pagi ini dibuka gap up, masih didorong euforia di Wall Street terhadap kesepakatan AS-China dan antisipasi pertemuan Trump dan Xi Jinping minggu ini
Pasar juga masih optimis dengan stimulus fiskal Pemerintah China dan moneter PBOC, meskipun sejauh ini belum ada kejelasan hasil dari Kongres Tahunan di 20 Oktober yang lalu
Bullish lebih kuat jika tembus 26600 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 26000-> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 26250 - 26270 Target : 1) 26370 2) 26470 SL : 26150 Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 26600 Switch to SELL jika tembus 26000
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Candle ditutup shooting star, secara teori cenderung turun
Pagi ini dibuka gap up, dipicu oleh kabar positif akhir pekan tentang kesepakatan secara prinsip dari delegasi AS-China yang bertemu di Malaysia kemarin
Kenaikan dipicu oleh : a. AS kenakan sanksi untuk minyak Rusia -> dampak dari batalnya pertemuan Trump-Putin, untuk menekan Rusia serius ke perundingan damai b. pembelian minyak oleh AS untuk isi SPR
Menteri Energi Kuwati di hari Jumat mengatakan OPEC siap untuk mengatasi gangguan pasokan (kemungkinan merespon tentang sanksi minyak Rusia yang dikhawatirkan menimbulkan kekurangan pasokan) -> negatif untuk minyak, berpotensi membatasi kenaikan
Pasar tunggu pertemuan OPEC di awal bulan depan
Fundamental tetap menjadi landasan utama selama tidak ada perang/geopolitik yang memanas berlarut-larut: a. Keputusan OPEC+ tetap di jalur kenaikan produksi -> negatif untuk minyak/menahan kenaikan terlalu tinggi b. Kebijakan Tarif memicu kekhawatiran melambatnya ekonomi sehingga memicu lemahnya permintaan c. Trump menargetkan harga minyak yang lebih rendah
Harga di bawah 60 mengkonfirmasi penurunan lebih lanjut, area support 55 sekarang support psikologis -> jika tembus, maka proyeksi selanjutnya zona 48-50
Area 65-66 kemungkinan resistance target jika sanksi minyak Rusia berlanjut memanas
Suggest : SELL on Rally Area : 62.30 – 62.50 Target : 1) 61.30 2) 60.30 SL : 63.50
Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 61.50 Switch to BUY jika tembus 63.50
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
Keterangan :
Candlestick ditutup bullish, secara teori cenderung naik
Shutdown masih berlanjut, belum ada tanda-tanda reopening dalam waktu dekat
Saham-saham AS ditutup naik, dan pagi ini dibuka gap up dipicu oleh: a. kesepakatan secara prinsip delagasi AS-China -> membuka jalan untuk pertemuan puncak Trump dan Xi Jinping minggu ini (31 Okt-1 Nov 2025) b. ekspektasi penurunan suku bunga Fed (FOMC 28-29 Okt 2025)
Di sisi lain, Kekhawatiran terkait konflik Rusia-Ukraina kemungkinan bisa membayangi -> negatif untuk saham AS, waspada kenaikan tertahan oleh geopolitik jika memanas
Data CPI AS dirilis lebih rendah dari perkiraan, mendorong ekspektasi penurunan suku bunga Fed lebih lanjut
Karena shutdown masih berlanjut, maka fokus minggu ini akan tertuju pada : a. FOMC Meeting 28-29 Okt (announcment 30 Okt dinihari waktu Indonesia) b. kepastian dihentikannya QT $6.6 triliun (diharapkan diumumkan Powell di pertemuan FOMC) c. Pertemuan Trump-Xi akhir bulan (31 Okt- 1 Nov) d. laporan earnings perusahaan-perusahaan AS
Bullish lebih kuat jika tembus 47720 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 47400 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 47600 -47620 Target : 1) 47720 2) 47820 SL : 47500
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 47720 Switch to SELL jika tembus 47400
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
Keterangan :
Candlestick ditutup bullish, secara teori cenderung naik
Shutdown masih berlanjut, belum ada tanda-tanda reopening dalam waktu dekat
Saham-saham AS ditutup naik, dan pagi ini dibuka gap up dipicu oleh: a. kesepakatan secara prinsip delagasi AS-China -> membuka jalan untuk pertemuan puncak Trump dan Xi Jinping minggu ini (31 Okt-1 Nov 2025) b. ekspektasi penurunan suku bunga Fed (FOMC 28-29 Okt 2025)
Di sisi lain, Kekhawatiran terkait konflik Rusia-Ukraina kemungkinan bisa membayangi -> negatif untuk saham AS, waspada kenaikan tertahan oleh geopolitik jika memanas
Data CPI AS dirilis lebih rendah dari perkiraan, mendorong ekspektasi penurunan suku bunga Fed lebih lanjut
Karena shutdown masih berlanjut, maka fokus minggu ini akan tertuju pada : a. FOMC Meeting 28-29 Okt (announcment 30 Okt dinihari waktu Indonesia) b. kepastian dihentikannya QT $6.6 triliun (diharapkan diumumkan Powell di pertemuan FOMC) c. Pertemuan Trump-Xi akhir bulan (31 Okt- 1 Nov) d. laporan earnings perusahaan-perusahaan AS
Bullish lebih kuat jika tembus 25800 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 25400 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 25680.00 - 25700.00 Target : 1) 25800.00 2) 25900.00 SL : 25580.00
Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 25800 Switch to SELL jika tembus 25400
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
Keterangan :
Candlestick ditutup bullish, secara teori cenderung naik
Shutdown masih berlanjut, belum ada tanda-tanda reopening dalam waktu dekat
Saham-saham AS ditutup naik, dan pagi ini dibuka gap up dipicu oleh: a. kesepakatan secara prinsip delagasi AS-China -> membuka jalan untuk pertemuan puncak Trump dan Xi Jinping minggu ini (31 Okt-1 Nov 2025) b. ekspektasi penurunan suku bunga Fed (FOMC 28-29 Okt 2025)
Di sisi lain, Kekhawatiran terkait konflik Rusia-Ukraina kemungkinan bisa membayangi -> negatif untuk saham AS, waspada kenaikan tertahan oleh geopolitik jika memanas
Data CPI AS dirilis lebih rendah dari perkiraan, mendorong ekspektasi penurunan suku bunga Fed lebih lanjut
Karena shutdown masih berlanjut, maka fokus minggu ini akan tertuju pada : a. FOMC Meeting 28-29 Okt (announcment 30 Okt dinihari waktu Indonesia) b. kepastian dihentikannya QT $6.6 triliun (diharapkan diumumkan Powell di pertemuan FOMC) c. Pertemuan Trump-Xi akhir bulan (31 Okt- 1 Nov) d. laporan earnings perusahaan-perusahaan AS
Bullish lebih kuat jika tembus 6900 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 6790 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 6840.00 – 6860.00 Target : 1) 6890.00 2) 6920.00 SL : 6810.00
Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 6900 Switch to SELL jika tembus 6790
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
Keterangan :
Candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik
Harapan baru dari PM Jepang Sanae Takaichi yang menjanjikan untuk meningkatkan pengeluaran untuk teknologi pertahanan, keamanan siber, dan energi nuklir picu trader berbondong-bondong ke saham, melepas obligasi pemerintah yang lama dan jual yen -> positif untuk saham, negatif untuk Yen (Yen melemah = USDJPY naik)
Kenaikan juga dipicu oleh kenaikan di pasar saham utama AS setelah di akhir pekan delegasi AS dan China menemukan kesepakatan secara prinsip sehingga mendorong optimisme tidak ada ketegangan dalam waktu dekat antara AS-China-> positif untuk saham, dan Asia kemungkinan mengikuti
Bearish lebih dominan jika tembus 50450 -> switch to SELL
Bullish lebih dominan jika tembus 49950 -> pertahankan BUY
Suggest : BUY on Dip Area : 50220 - 50240 Target : 1) 50340 2) 50440 SL : 50120
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 50450 Switch to SELL jika tembus 49950
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG
Keterangan :
Candle ditutup doji candle, secara teori peluang naik dan turun imbang, tren ditentukan oleh candle berikutnya (hari ini)
Pagi ini dibuka gap up, dipicu oleh kabar positif dari pertemuan delegasi AS-China di akhir pekan, dorong optimisme pertemuan Trump-Xi minggu ini bisa meredakan kekhawatiran perang dagang AS-China
Optimisme stimulus fiskal Pemerintah China juga picu kenaikan meskipun sejauh ini belum ada kejelasan hasil dari Kongres Tahunan di 20 Oktober yang lalu
Bullish lebih kuat jika tembus 26600 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 26000-> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 26450 - 26470 Target : 1) 26570 2) 26670 SL : 26350
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 26600 Switch to SELL jika tembus 26000
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik
Resistance 60 ditembus sehingga jangka pendek diperkirakan naik. Tapi harus waspada area resistance 62-63 yang juga menjadi resistance psikologis. a. gagal tembus 63, berpeluang berbalik turun -> segera exit dari BUY, pertimbangkan SELL, sinyal SELL lebih kuat jika didukung dengan diturunkannya sanksi untuk Rusia atau Trump dan Putin jadi bertemu b. tembus 63, berpeluang lanjut naik -> pertahankan BUY
Kenaikan dipicu oleh : a. AS kenakan sanksi untuk minyak Rusia -> dampak dari batalnya pertemuan Trump-Putin, untuk menekan Rusia serius ke perundingan damai b. pembelian minyak oleh AS untuk isi SPR
Jika efek sanski minyak Rusia reda (misal Putin bersedia bahas perdamaian), maka pasar akan kembali fokus ke kekhawatiran pasokan berlebih menjadi fokus utama karena OPEC yang terus meningkatkan produksi -> negatif untuk minyak
Geopolitik vs Fundamental dalam waktu dekat kemungkinan akan tentukan arah minyak
Fundamental tetap menjadi landasan utama selama tidak ada perang/geopolitik yang memanas berlarut-larut: a. Keputusan OPEC+ tetap di jalur kenaikan produksi -> negatif untuk minyak/menahan kenaikan terlalu tinggi b. Kebijakan Tarif memicu kekhawatiran melambatnya ekonomi sehingga memicu lemahnya permintaan c. Trump menargetkan harga minyak yang lebih rendah
Harga di bawah 60 mengkonfirmasi penurunan lebih lanjut, area support 55 sekarang support psikologis -> jika tembus, maka proyeksi selanjutnya zona 48-50
Area 65-66 kemungkinan resistance target jika sanksi minyak Rusia berlanjut memanas
Suggest : BUY on Dip Area : 60.00 – 60.20 Target : 1) 61.20 2) 62.20 SL : 59.00
Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 62.20 Switch to SELL jika tembus 58.50
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
Keterangan :
Candlestick ditutup bullish, secara teori cenderung naik
Shutdown masih berlanjut, belum ada tanda-tanda reopening dalam waktu dekat
Saham-saham AS ditutup naik, dipicu rencana pertemuan Trump dan Xi Jinping minggu depan (30 Oktober 2025) di Korea Selatan, meredam ketegangan hubungan dagang kedua negara
Di sisi lain, Kekhawatiran terkait konflik Rusia-Ukraina kemungkinan tetap membayangi -> negatif untuk saham AS
Delegasi AS dipimpin Scott Bessent dan delegasi China dipimpin He Lifeng, hari ini bertemu di Malaysia, sebagai bagian dari persiapan pertemuan puncak antar kedua pemimpin negara, kemungkinan pasar akan volatile sampai hasil akhir didapat -> ekspektasi tercapainya kesepakatan dukung saham naik, tapi sebaliknya jika tidak tercapai kesepakatan, maka berpotensi negatif untuk saham
Fokus data CPI AS a. Act > Exp = saham turun b. Act < Exp = saham naik Note : kemungkinan pasar saat ini lebih mengharapkan inflasi turun agar memperkuat alasan untuk FED tetap pangkas suku bunga -> positif untuk saham
Bullish lebih kuat jika tembus 47000 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 46650 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 46830 -46850 Target : 1) 46950 2) 47050 SL : 46730
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 47000 Switch to SELL jika tembus 46650
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
Keterangan :
Candlestick ditutup bullish, secara teori cenderung naik
Shutdown masih berlanjut, belum ada tanda-tanda reopening dalam waktu dekat
Saham-saham AS ditutup naik, dipicu rencana pertemuan Trump dan Xi Jinping minggu depan (30 Oktober 2025) di Korea Selatan, meredam ketegangan hubungan dagang kedua negara
Di sisi lain, Kekhawatiran terkait konflik Rusia-Ukraina kemungkinan tetap membayangi -> negatif untuk saham AS
Delegasi AS dipimpin Scott Bessent dan delegasi China dipimpin He Lifeng, hari ini bertemu di Malaysia, sebagai bagian dari persiapan pertemuan puncak antar kedua pemimpin negara, kemungkinan pasar akan volatile sampai hasil akhir didapat -> ekspektasi tercapainya kesepakatan dukung saham naik, tapi sebaliknya jika tidak tercapai kesepakatan, maka berpotensi negatif untuk saham
Fokus data CPI AS a. Act > Exp = saham turun b. Act < Exp = saham naik Note : kemungkinan pasar saat ini lebih mengharapkan inflasi turun agar memperkuat alasan untuk FED tetap pangkas suku bunga -> positif untuk saham
Bullish lebih kuat jika tembus 25360 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 24900 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 25220.00 - 25240.00 Target : 1) 25340.00 2) 25440.00 SL : 25120.00
Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 25360 Switch to SELL jika tembus 24900
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
Keterangan :
Candlestick ditutup bullish, secara teori cenderung naik
Shutdown masih berlanjut, belum ada tanda-tanda reopening dalam waktu dekat
Saham-saham AS ditutup naik, dipicu rencana pertemuan Trump dan Xi Jinping minggu depan (30 Oktober 2025) di Korea Selatan, meredam ketegangan hubungan dagang kedua negara
Di sisi lain, Kekhawatiran terkait konflik Rusia-Ukraina kemungkinan tetap membayangi -> negatif untuk saham AS
Delegasi AS dipimpin Scott Bessent dan delegasi China dipimpin He Lifeng, hari ini bertemu di Malaysia, sebagai bagian dari persiapan pertemuan puncak antar kedua pemimpin negara, kemungkinan pasar akan volatile sampai hasil akhir didapat -> ekspektasi tercapainya kesepakatan dukung saham naik, tapi sebaliknya jika tidak tercapai kesepakatan, maka berpotensi negatif untuk saham
Fokus data CPI AS a. Act > Exp = saham turun b. Act < Exp = saham naik Note : kemungkinan pasar saat ini lebih mengharapkan inflasi turun agar memperkuat alasan untuk FED tetap pangkas suku bunga -> positif untuk saham
Bullish lebih kuat jika tembus 6790 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 6680 -> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 6740.00 – 6760.00 Target : 1) 6790.00 2) 6820.00 SL : 6710.00
Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 6790 Switch to SELL jika tembus 6680
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
Keterangan :
Candle ditutup bullish, secara teori cenderung naik
Pasar masih menunggu detail terkait kebijakan yang akan diambil oleh pemerintahan Takaichi, sejauh ini pasar akan menunggu lebih dulu kordinasi Pemerintah dengan BOJ terkait kebijakan ekonomi -> wait and see
Kenaikan didorong oleh pulihnya Wall Street karena rencana pertemuan Trump dan Xi Jinping minggu depan meredam kekhawatiran pasar tentang ketegangan hubungan dagang kedua negara -> positif untuk saham, dan Asia kemungkinan mengikuti
Bearish lebih dominan jika tembus 48700 -> switch to SELL
Bullish lebih dominan jika tembus 49300 -> pertahankan BUY
Suggest : BUY on Dip Area : 48950 - 48970 Target : 1) 49070 2) 49170 SL : 48850
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 49300 Switch to SELL jika tembus 48700
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG
Keterangan :
Candle ditutup bullish, secara teori peluang naik
Pagi ini dibuka gap up, dipicu oleh optimisme pasar tentang pertemuan Trump dan Xi Jinping minggu depan
Pasar masih tunggu hasil kongres tahunan China yang berakhir Rabu kemarin. sejauh ini belum ada pengumuman terkait program apa yang diambil, tapi pasar masih optimis tentang kemungkinan stimulus fiskal yang diagendakan untuk ekonomi
Optimisme pertemuan AS-China di Malaysia akhir pekan ini kemungkinan berpeluang menahan penurunan terlalu tajam
Bullish lebih kuat jika tembus 26290 -> pertahankan BUY
Bearish lebih dominan jika tembus 25800-> switch to SELL
Suggest : BUY on Dip Area : 26050 - 26070 Target : 1) 26170 2) 26270 SL : 25950
Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 26290 Switch to SELL jika tembus 25800
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.