US Treasury Yield 10-tahun ditutup turun di hari Jumat, dan dolar pun berakhir dengan penguatan yang mulai terbatas. Seharusnya kedua hal ini menjadi kabar bagus untuk emas sehingga secara teknis mendukung kenaikan. Tapi situasi geopolitik yang tidak menentu membuat pasar cenderung goyah dan kenaikan emas yang terjadi saat ini relatif rapuh. Artinya, emas bisa saja berbalik turun dengan cepat jika eskalasi geopolitik terus meningkat.
Di sisi lain, inflasi yang melonggar, retail sales yang lemah mendukung untuk Fed tidak menaikkan suku bunga dalam waktu dekat. Dan hal itu menjadi pondasi yang cukup baik untuk kenaikan emas ke depan. Tapi seiring waktu, pasar akan mencermati situasi geopolitik ke depan yang sejauh ini cenderung dibayangi risiko eskalasi atau bahkan kembali ke perang skala penuh.
Terlepas dari data inflasi yang mereda di bulan Juni, kenyataannya harga minyak kembali berada di atas $80 per barel sejak hari Jumat, 17 Juli 2026. Hal ini memicu reaksi ekstra waspada bagi para investor karena kenaikan lebih lanjut dari harga minyak global berpotensi memicu kekhawatiran kembalinya ancaman inflasi global. Dan hal itu berpotensi membuat Fed kembali dalam mempertimbangkan kenaikan suku bunga di akhir tahun 2026.
Pandangan kami kali ini tidak hanya tertuju pada Selat Hormuz saja, melainkan Selat Bab Al-Mandeb yang berada di Laut Merah juga berisiko menjadi tantangan baru untuk pelayaran komersial maupun pasokan energi global. Hal ini mengacu pada ancaman Iran minggu lalu saat merespon pernyataan Trump yang mengancam akan mengincar fasilitas energi Iran di minggu ini jika Iran terus mengganggu pelayaran di Selat Hormuz dan tetap bersikukuh mengenakan bayaran pada setiap kapal yang transit.
Iran meminta Houthi di Yaman untuk menutup Selat Bab Al-Mandeb jika AS benar-benar melaksanakan ancamannya terhadap fasilitas energi Iran. Houtih pun menyetujui dan bersiap untuk melakukan penutupan. Di sisi lain, Trump terus berdiskusi dengan para penasihat keamanannya tentang rencana serangan berikutnya.
Sebagai catatan, AS sudah menyerang Iran untuk hari ke-9 secara berturut-turut, dan serangan terakhir mengutip alasan tewasnya 3 pasukan mereka saat bertugas. Iran di sisi lain tidak tinggal diam, mereka pun menyerang base militer AS yang ada di Kuwait dan Bahrain, juga beberapa negara Teluk lainnya.
Data ekonomi cenderung terbatas pada PMI services dan manufacture, dan new home sales AS di hari Jumat. Sementara data tingkat tinggi lainnya hanya berkutat pada kebijakan ECB di hari Kamis, dan data inflasi Inggris di hari Rabu. Namun, concern kami saat ini cenderung mengarah ke situasi geopolitik sepanjang minggu ini.
Risiko eskalasi meningkat ke perang skala penuh adalah hal yang tidak diharapkan terjadi sehingga peluang diplomasi lebih dikedepankan, di mana kedua pihak tidak menutup pintu untuk hal itu. Jika benar (mengarah ke diplomasi), maka risiko geopolitik reda, emas berpeluang naik.
Sebaliknya, risiko perang skala penuh dan juga penutupan Selat Hormuz maupun Bab Al-Mandeb, adalah risiko yang paling tinggi. Hal ini bisa terjadi jika AS terus lakukan serangannya dan juga Trump mewujudkan ancamannya terhadap fasilitas energi Iran minggu ini. Kondisi ini berpotensi membuat emas tertekan dan zona $3900 bahkan mungkin ditembus.
Berikut hal yang tetap perlu dicermati sepanjang minggu ini dari sisi geopolitik:
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!
Candlestick daily ditutup bullish setelah zona support 3943-3960 kembali berhasil menahan tekanan turun yang terjadi sepanjang Jumat. Secara teori seharusnya emas mulai rebound bertahap di zona ini, dan kondisi berikutnya menunggu kenaikan tembus resistance daily 4082-4114. Namun, situasi geopolitik yang memanas di akhir pekan, dan bahkan pagi ini, emas akhirnya dibuka gap down sehingga kami melihat situasi tersebut tidak menguntungkan bagi emas.
Reaksi sesaat adalah emas naik sebagai safe haven. Tapi kekhawatiran gangguan pasokan yang membuat minyak kembali naik, lama kelamaan berpotensi memicu kekhawatiran pasar terhadap inflasi sehingga memicu juga kekhawatiran kenaikan suku bunga Fed. Kondisi ini yang membuat emas rentan turun kembali. Tapi pembelian bank sentral yang semakin intens baru-baru ini kemungkinan menjadi pondasi dasar bagi emas sehingga tidak diharapkan penurunan yang terlalu tajam sentuh lebih dari 3886-3900.

Di H4, zona kuning kisaran 4047-4080 akan kembali menjadi resistance potensial, sekaligus diperkirakan menjadi area supply yang mungkin akan menahan kenaikan. Sebagai catatan, zona tersebut sudah 2 kali diuji dan keduanya berakhir dengan rejection yang cukup kuat sehingga emas hanya mampu naik di 4103 dan terakhir 4080 lalu turun hingga 3959, level terendah sejauh ini sejak 2 rejection tersebut. Ini berarti jika terjadi kenaikan berikutnya, maka peluang rejection diperkirakan bisa kembali terjadi, terutama selama risiko geopolitik masih membebani pasar.
Sebaliknya, risiko penembusan resistance kuning juga cukup terbuka. Jika dorongan kenaikan cukup kuat, dipicu oleh meredanya eskalasi geopolitik, maka ini akan menjadi peluang untuk kenaikan cepat berikutnya dan melanjutkan hingga kisaran 4119 atau 4137 (high 9 Jul 2026). Dan jika kedua pihak (AS-Iran) kembali ke meja perundingan, maka kondisi ini bisa mendukung kenaikan lebih lanjut untuk menguji zona 4200.
Secara teknis, kami masih pertahankan opsi sell saat ini sampai beberapa waktu kedepan mengingat situasi geopolitik yang masih belum reda sepenuhnya. Segala bentuk tindakan militer di Selat Hormuz berpotensi mengganggu jalur pasokan, sehingga berpotensi memicu kekhawatiran tekanan inflasi baru yang membuat Fed semakin dekat dengan kenaikan suku bunga, akan menjadi alasan kuat untuk tetap incar sell.
Sebaliknya, jika risiko perang skala penuh berhasil dihindari, maka hal itu bisa menjadi peredam kekhawatiran pasar terhadap potensi kenaikan suku bunga Fed, sehingga akan ikut memulihkan kepercayaan pasar. Emas akan bereaksi turun terbatas, diikuti kenaikan yang cepat kembali di jalur kenaikan jika skenario ini yang terjadi. Dalam kondisi ini, trader disarankan buang posisi sell, lalu ubah kembali menjadi buy.

Per jam 10.50 WIB, harga berada di 3997.20 dengan high 4008.61, dan low 3970.88. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Commodity (Gold, Crude Oil) 20 Juli 2026 | PT. Agrodana Futures, strategi sell masih aktif, meskipun harga sentuh tertinggi 4028, tapi jika mengacu pada stop loss ideal yang dianjurkan (7-8 poin di atas 4022), maka stop loss belum disentuh. Secara teknis, kami masih melihat tekanan bearish belum selesai dan masih membebani untuk beberapa waktu ke depan, terkait situasi geopolitik.
Dengan demikian, sell tetap masih disarankan, kecuali jika harga berhasil tembus resistance zona 4035-4040. Tapi untuk switch strategi menjadi buy perlu memastikan kondisi geopolitik mereda lebih dulu karena jika belum mereda, kemungkinan kenaikan masih relatif terbatas. Tapi secara teknis, penembusan di atas 4040 berpeluang mendorong harga hingga kisaran resistance kuat berikutnya di kisaran 4070-4080. Trader punya kesempatan untuk melakukan buy jika tembus 4040 dengan catatan hanya untuk memanfaatkan kenaikan terbatas tersebut, kecuali jika risiko geopolitik mulai mereda.
Jika geopolitik mereda, maka emas kemungkinan tembus zona 40304-4038 sehingga strategi buy bisa dipertimbangkan saat tembus 4040, dengan perkiraan emas bisa lanjutkan rebound ke zona 4055-4062 (resistance terdekat berikutnya), dan zona 4073-4080 sebagai potensi resistance berikutnya.
Di sisi lain, jika risiko geopolitik tetap mengintai, maka trader bisa kembali incar sell di zona resistance 4073-4082. Ini disarankan hanya jika strategi sell pertama di 4010-4012 akhirnya sentuh Stop Loss (asumsi 4028-4030 stop loss yang dianggap ideal). Jika sama sekali stop loss tidak disentuh, atau bahkan resistance pertama tidak ditembus, maka tidak perlu melakukan strategi alternatif ini.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Opsi SELL on Rally
Entry: 4018.00 โ 4020.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 3998.00 ($20 - $22)
(Alternatif Follow BUY jika tembus 3940, target terdekat 3930, terjauh 3920, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4030.00 ($10 - $12)
(ideal 7-8 poin di atas 4032.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY jika geopolitik mereda
(cek kondisi/syarat yang harus dipenuhi di artikel!)
Entry : 3886.00 โ 3888.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 3908.00 ($20 - $22)
Stop Loss: 3876.00 ($10 - $12)
(ideal SL 7-8 poin di bawah 3875.00)
Risk Reward: 1: 2
Copyright ยฉ 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures


Keterangan :
| Suggest : SELL on Rally Area : 1.14400 โ 1.14600 Target : 1) 1.13800 2) 1.13200 SL : 1.15200 Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.14000 Switch to BUY jika tembus 1.15200 atau jika geopolitik mereda |


Keterangan :
| Suggest : SELL on Rally Area : 1.34700โ 1.34900 Target : 1) 1.34100 2) 1.33500 SL : 1.35500 Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.34200 Switch to BUY jika tembus 1.35700 atau jika situasi geopolitik mereda |


Keterangan :
| Suggest : BUY on Dip Area : 161.800 โ 162.000 Target : 1) 162.600 2) 163.200 SL : 161.200 Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 162.600 Switch to SELL jika tembus 161.200 Waspada zona 161-162 rawan intervensi! Tidak disarankan menahan buy terlalu lama! |
Copyright ยฉ 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures


Keterangan :
| Suggest : BUY on Dip Area : 81.80 โ 82.00 Target : 1) 83.50 2) 85.00 SL : 80.30 Alternatif : Follow BUY jika tembus 84.50 Switch to SELL jika tembus 80.00 Level warning : gap 12-15 Jun 2026 di area 83-84 resmi ditutup, Switch To SELL hanya jika geopolitik reda! Cermati perkembangan Selat Hormuz! |



Keterangan :
| Suggest : SELL on Rally Area : 4010.00โ 4012.00 Target : 1) 4000.00 2) 3990.00 SL : 4022.00 (ideal 7-8 points di atas 4022) Alternatif : Pertahankan/Follow SELL jika tembus 3980 Switch to BUY jika tembus 4040 atau jika gagal tembus 3940 Opsi buy : 3960-3978 (kuning), 3886 (low 28 Okt 2025), atau jika geopolitik mereda! |
Copyright ยฉ 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures


US Treasury Yield 10-tahun masih cenderung turun, meskipun tidak lebih rendah dibanding sehari sebelumnya. Tapi dolar di sisi lain ditutup rebound sehingga secara tidak langsung membuat emas terhambat. Meski demikian, kunci utama ada pada US Treasury Yield. Jika Yield tetap turun, maka emas punya kesempatan untuk kembali naik di malam hari. Sebaliknya, jika Yield menguat, maka ini akan membuat emas tertekan dan bahkan terancam ditutup di bawah 3940 di akhir pekan ini.
Data retail sales menambah deretan data AS yang lemah minggu ini setelah CPI di hari Selasa dan PPI di hari Rabu dirilis melemah, bahkan basis bulanan dirilis negatif. Core retail sales dirilis -0.2% m/m, lebih rendah dari ekspektasi 0%, dan turun drastic dari bulan sebelumnya 1.0%. Angka ini sudah cukup mewakili situasi dari belanja konsumen AS yang mulai terlihat melemah. Emas seharusnya naik lebih tinggi tadi malam, tapi karena situasi geopolitik yang memanas, membuat emas gagal naik.
Perkembangan Geopolitik Tidak Membaik
AS menyerang 3 jembatan di Provinsi Hormozgan, Iran (Jembatan Layang Bandar Khamir, Jembatan Gariveh, dan satu jembatan lainnya), stasiun kereta api di sebelah barat Bandar Abbas yang terhubung ke Pelabuhan Shahid Rajaei juga menjadi sasaran, dan sebuah menara telekomunikasi di Bandar Abbas. WSJ mengkonfirmasi serangan tersebut ditujukan untuk memutus rute pasokan menuju pangkalan Angkatan laut Bandar Abbas.
Di sisi lain, tentara Iran mengatakan bahwa mereka sudah menyerang fasilitas AS di Pangkalan Udara Sheikh Isa, Bahrain dengan drone. Sasaran mereka adalah helikopter dan pesawat pengintai P-8, serta menggambarkan aksi tersebut sebagai balasan atas serangan AS ke infrastruktur perkotaan Iran. Tidak hanya itu, Bahrain dan Kuwait juga menjadi sasaran dari aksi balasan Iran. Ledakan dilaporkan terjadi di pangkalan Armada Kelima Angkatan Laut AS di Bahrain, dan juga serangan di Doha.
Kondisi ini membuat pasar cemas jika situasi berlarut-larut, maka peluang perang terbuka kembali terjadi. Dan dampaknya bisa berlarut-larut ke gangguan pasokan, terutama jika dikaitkan dengan Selat Hormuz. Hal ini bisa kembali membuat inflasi kembali melonjak, sehingga pasar dibayangi kecemasan bahwa Fed masih tetap berpeluang menaikkan suku bunganya, kecuali jika perang segera berakhir, dan gangguan pasokan tidak terjadi seperti awal perang 28 Feb 2026 sehingga tekanan inflasi bisa kembali mereda.
Data ekonomi cenderung lebih ringan dibanding 3 hari terakhir ini. AS hanya akan merilis housing starts, building permits, industrial production dan Michigan consumer sentiment dan expectations. Tapi diantara ketiganya tidak ada yang signifikan bisa mengubah sentimen pasar sehingga peluang malam nanti akan cenderung mewaspadai situasi dan perkembangan geopolitik AS-Iran hingga penutupan akhir pekan.
Risiko eskalasi di akhir pekan adalah yang paling potensial, meskipun di sisi lain bisa saja Trump kembali umumkan pelonggaran (TACO trade). Dengan demikian perlu diingatkan untuk hindari posisi overnight karena skenario apapun bisa tetap terjadi (bisa gap up maupun gap down).
Berikut hal yang tetap perlu dicermati seperti sebelumnya:
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!
Candlestick daily ditutup bearish setelah kenaikan terhenti di 4065, dan retail sales yang rendah tidak cukup untuk mendorong kenaikan di malam hari karena situasi geopolitik yang ikut membebani. Situasi ini akan lebih buruk mengingat eskalasi militer yang biasa terjadi di akhir pekan sehingga strategi kali ini cenderung melihat peluang penurunan bisa berlanjut.
Bahkan secara teknis, zona 3940-3950 kemungkinan terancam. Dan jika ini terjadi, maka peluang 3900 maupun 3886 (low 28 Okt 2025) bisa muncul dalam waktu dekat. Sebaliknya, jika situasi geopolitik mereda, maka kita akan melihat rebound atau kenaikan yang tertunda bisa segera terjadi dan emas berpeluang terdorong naik 2 kali lipat dibanding kenaikan Rabu ataupun Kamis (karena data-data ekonomi yang lemah sudah mendukung kenaikan, sedangkan risiko geopolitik menjadi penghambat).

Di H4, zona kuning kisaran 4047-4080 untuk saat ini masih menjadi resistance tangguh setelah 3 hari berturut-turut membuat kenaikan tak berdaya. Harga kembali turun di bawah zona kuning sehingga tekanan kini membayangi. Zona abu-abu 3960-3985 di sisi lain sedang diuji, dan sejauh ini memang efektif menahan penurunan tersebut sehingga harga berhasil rebound di beberapa kesempatan.
Kita mencari kenaikan yang stabil di atas 4047-4080 (zona kuning) atau minimal bisa bertahan di zona tersebut. Hal ini akan mempermudah jalur kenaikan berikutnya jika situasi geopolitik mereda. Asumsi kami adalah emas sudah mendapat dukungan kenaikan dari data-data ekonomi 3 hari terakhir yang lemah, dan seharusnya sudah naik lebih tinggi di atas 4100. Tapi situasi geopolitik yang membebani, membuat pasar tidak terlalu agresif, sehingga emas justru terhambat. Itu sebabnya perlu geopolitik yang reda atau cooling down untuk membuat emas kembali ke jalur kenaikannya.
Secara teknis, buy untuk beberapa waktu kedepan dibenarkan selama zona abu-abu tidak ditembus. Ini sesuai dengan ulasan kami minggu ini tentang zona support psikologis yang diperkirakan menjadi area demand. Tapi perlu waspada jika zona kuning tetap gagal ditembus, maka risiko penurunan akan tetap menghadang.
Dan jika dalam 2-3 jam ke depan harga tetap di bawah zona kuning, kemungkinan seller akan terus mendominasi, dan risiko penembusan di bawah zona abu-abu sangat terbuka mengingat zona ini menjadi semakin rapuh setelah kesekian kalinya diuji bertubi-tubi. Ini berarti sell akan menekan lebih lanjut, dan potensi tembus 3940 akan membuka peluang tekanan ke zona 3900, atau bahkan sentuh 3886 untuk pertama kalinya sejak 28 Okt 2025.
Sebaliknya, jika dalam 2-3 jam ke depan harga berhasil tembus di atas zona kuning, maka trader bisa pertimbangkan untuk kembali ke strategi buy (tidak disarankan locking! Cut posisi sell, ubah strategi menjadi buy!). Hal ini akan lebih kuat lagi jika situasi geopolitik mereda, atau minimal ada indikasi kedua pihak kembali berhenti berselisih dan kembali ke meja perundingan.

Per jam 10.50 WIB, harga berada di 3997.20 dengan high 4008.61, dan low 3970.88. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Commodity (Gold, Crude Oil) 17 Juli 2026 | PT. Agrodana Futures, strategi utama saat ini adalah sell di kisaran 4018-4020, dengan alasan bahwa situasi geopolitik akhir pekan yang membebani sentimen kemungkinan akan membuat emas cenderung sulit naik lebih tinggi untuk beberapa waktu ke depan, terutama memasuki libur akhir pekan.
Alternatif lain, trader bisa sell saat harga tembus support 3940 yang dianggap support psikologis terakhir. Jika zona ini tembus, emas diperkirakan turun lebih lanjut dengan peluang zona 3900 maupun 3886 (low 28 Okt 2025) sebagai proyeksi target.
Di sisi lain, kami pun masih konsisten dengan ulasan yang terakhir saat menyebut bahwa zona kuning kisaran 3960-3978 merupakan zona support psikologis di mana demand kemungkinan akan menahan penurunan sementara waktu. Dengan asumsi tersebut, maka short term rebound secara teknis dimungkinkan untuk mengincar buy dengan memanfaatkan peluang rebound sampai zona orange. Dan hal itu terjadi saat artikel ditulis di mana harga berhasil naik dari 3970 ke 4008.
Jika geopolitik mereda (setidaknya untuk beberapa waktu ke depan), maka emas bisa saja lanjutkan rebound ke zona 4030-4038, atau bahkan terjauh zona hijau di kisaran 4055-4062. Trader bisa ubah strategi atau lanjutkan buy saat harga berhasil tembus 4040 (strategi alternatif). Atau alternatif yang dianggap paling ideal adalah membiarkan emas turun di bawah 3940 (Follow sell), lalu keluar saat harga sudah sentuh 3900 atau mendekati 3886, kemudian tunggu isyarat candle reversal + rsi yang oversold untuk kembali buy di zona support tersebut.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Opsi SELL on Rally
Entry: 4018.00 โ 4020.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 3998.00 ($20 - $22)
(Alternatif Follow BUY jika tembus 3940, target terdekat 3930, terjauh 3920, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4030.00 ($10 - $12)
(ideal 7-8 poin di atas 4032.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY jika geopolitik mereda
(cek kondisi/syarat yang harus dipenuhi di artikel!)
Entry : 3886.00 โ 3888.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 3908.00 ($20 - $22)
Stop Loss: 3876.00 ($10 - $12)
(ideal SL 7-8 poin di bawah 3875.00)
Risk Reward: 1: 2
Copyright ยฉ 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures


Keterangan :
| Suggest : SELL on Rally Area : 1.14400 โ 1.14600 Target : 1) 1.13800 2) 1.13200 SL : 1.15200 Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.14000 Switch to BUY jika tembus 1.15200 atau jika geopolitik mereda |


Keterangan :
| Suggest : SELL on Rally Area : 1.35000โ 1.35200 Target : 1) 1.34400 2) 1.33800 SL : 1.35800 Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 1.34200 Switch to BUY jika tembus 1.35900 atau jika situasi geopolitik mereda |


Keterangan :
| Suggest : BUY on Dip Area : 162.000 โ 162.200 Target : 1) 162.800 2) 163.400 SL : 161.400 Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 162.500 Switch to SELL jika tembus 161.200 Waspada zona 161-162 rawan intervensi! Tidak disarankan menahan buy terlalu lama! |
Copyright ยฉ 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures


Keterangan :
| Suggest : BUY on Dip Area : 78.70 โ 78.90 Target : 1) 80.40 2) 81.90 SL : 77.20 Alternatif : Follow BUY jika tembus 80.50 Switch to SELL jika tembus 77.00 Alternative sell : gap 12-15 Jun 2026 di area 83-84, atau jika gagal tembus 85 Cermati perkembangan Selat Hormuz! |



Keterangan :
| Suggest : SELL on Rally Area : 4018.00โ 4020.00 Target : 1) 4008.00 2) 3998.00 SL : 4030.00 (ideal 7-8 points di atas 4032) Alternatif : Pertahankan/Follow SELL jika tembus 3940 Switch to BUY jika tembus 4040 atau jika gagal tembus 3940 (short term rebound selama zona kuning tidak tembus juga bisa dipertimbangkan!) Opsi buy : 3960-3978 (kuning), 3886 (low 28 Okt 2025), atau jika tembus 4040 |
Copyright ยฉ 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures





