Keterangan :
| Suggest : SELL on Rally Area : 100.80 โ 101.00 Target : 1) 99.30 2) 97.80 SL : 102.50 Alternatif : Follow SELL jika tembus 98.40 Switch to BUY jika tembus 103.00 Alternatif SELL: jika 104-106 tidak tembus Selalu pantau geopolitik! |



Keterangan :
| Suggest : BUY on Dip (updates!) Area : 4594.00 โ 4596.00 Target : 1) 4606.00 2) 4616.00 SL : 4584.00 (ideal 7-8 points di bawah 4580) Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 4650 (updates!) Switch to SELL jika tembus 4540 Opsi buy : 4605-4615, 4560-4569 (golden zone), 4486-4498 (biru), 4404-4426 (merah), 4319-4347 |
Copyright ยฉ 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures


Imbal hasil Treasury AS 10 dan dolar menguat di sesi perdagangan awal pekan. Kondisi Selat Hormuz sejak akhir pekan lalu memanas, terutama setelah Trump umumkan Project Freedom yang justru dianggap Iran melanggar gencatan senjata. Emas akhirnya gagal naik, setelah pembukaan awal di 4620 gagal berlanjut, dan tekanan turun mendominasi sampai penutupan.
Namun, kabar tentang Selat Hormuz ini masih simpang siur. Sebagian bicara tentang kemungkinan AS akan melancarkan serangan ke Iran, sebagian lainnya meminta semua pihak bersikap tenang dan meminta kedua pihak kembali ke meja perundingan yang diupayakan Pakistan.
Pejabat Senior AS dalam wawancaranya dengan Fox News mengatakan AS kini diperkirakan lebih dekat untuk kembali melancarkan operasi militer besar-besaran melawan Iran dibandingkan 24 jam sebelumnya. Hal ini dipicu oleh serangan Iran terhadap kapal-kapal AS dan wilayah UAE menggunakan rudal, drone dan juga kapal cepat.
Laporan Fox News menyebut bahwa kondisi itu menguji gencatan senjata di Selat Hormuz di awal operasi Project Freedom yang diumumkan Trump di awal pekan. Meski demikian, para pejabat mengatakan keputusan akhir ada di tangan Presiden Trump dan kepemimpinan baru Iran apakah akan melanjutkan operasi militer terhadap Iran. Sejauh ini tidak ada perintah untuk mengakhiri gencatan senjata .
Di sisi lain, militer AS kemungkinan sudah bersiap untuk merespon dan sudah dipersenjatai ulang dan dilengkapi kembali. Tapi saat ini dikatakan bahwa fokusnya tetap pada operasi pertahanan untuk melindungi kapal-kapal di Teluk. Belum ada perintah untuk mulai kembali pengeboman maupun pencabutan gencatan senjata.
Di sisi lain, pernyataan Presiden Fed New York John Williams sebenarnya relatif menenangkan. Williams menggambarkan kebijakan moneter Fed saat ini tepat untuk menghadapi ketidakpastian ekonomi yang meningkat akibat konflik Timur Tengah. Williams memperkirakan inflasi AS akan tetap di sekitaran 3% tahun ini sebelum akhirnya kembali ke target 2% yang diinginkan Federal Reserve.
Pertumbuhan ekonomi diperkirakan antara 2-2.25% dan tingkat pengangguran diperkirakan akan bertahan antara 4.25-4.50%.
Namun Williams mengingatkan bahwa penetapan harga di pasar energi mencerminkan pandangan yang relatif optimis terhadap prospek harga minyak. Dia juga memperingatkan beberapa skenario yang kredibel mengindikasikan gangguan pasokan yang lebih parah dan dampak yang lebih besar pada inflasi.
Pernyataan yang lebih menenangkan adalah saat Williams mengatakan bahwa di tahap saat ini dirinya tidak melihat adanya data yang mengindikasikan perlunya kenaikan suku bunga dalam waktu dekat. Tapi dia menolak memberi panduan tentang suku bunga untuk beberapa pertemuan mendatang. Williams mendukung sepenuhnya pernyataan kebijakan Fed saat ini, dan menegaskan bahwa pemangkasan suku bunga akan diperlukan suatu saat nanti saat inflasi mulai bergerak kembali ke target yang diinginkan.
Beberapa data ekonomi akan rilis nanti malam. Dimulai dengan PMI services versi S&P Global di jam 20.45 WIB, diikuti dengan New Home Sales, JOLTS, dan ISM services di jam 21.00 WIB. Khusus PMI services, kami tetap sarankan fokus ke data versi ISM yang dianggap lebih memberikan reaksi besar dari market daripada versi S&P Global.
Mayoritas data diperkirakan melemah. Jika data dirilis lebih lemah dari ekspektasi, maka emas berpeluang kembali rebound di malam hari. Jika data dirilis lebih kuat, maka emas terancam lanjut tertekan turun.
Di sisi lain, pasar tetap akan mencermati perkembangan geopolitik dengan Selat Hormuz menjadi fokus utama. Ketegangan yang meningkat dan mengarah pada operasi militer lebih lanjut berpotensi membuat emas lanjutkan tekanannya. Sedangkan jika situasi mereda, dan Trump tetap utamakan diplomasi, gencatan senjata pun tetap dijalankan, maka emas berpeluang rebound/naik kembali.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!
Candlestick daily ditutup bearish setelah kenaikan di malam hari tertahan di 4583, dan meluncur hingga level terendah 4500. Tekanan dipicu oleh ketegangan di Selat Hormuz yang kembali meningkat setelah Iran dikabarkan menembaki kapal AS, dan memicu kekhawatiran operasi militer besar-besaran yang membuat kekhawatiran inflasi.
Secara teknis, area 4620 (high 4 Mei 2026) dan 4660 (high 1 Mei 2026) tetap menjadi zona resistance harian yang perlu dicermati. Sedangkan zona support kini berada di zona 4420 setelah support 4550 ditembus. Eskalasi geopolitik sumber penyebab utama yang membuat emas gagal lanjutkan kenaikannya.

H4 menunjukkan support dari pola yang dicurigai descending triangle ditembus sehingga pola tersebut dianggap gagal karena tidak berhasil mempertahankan momentum bullishnya. Zona hijau 4420-4499 didekati dengan penurunan hingga 4500, dan secara teknis low 29 Apr dan low 4 Mei menunjukkan formasi lower low, sedangkan rsi menunjukkan formasi higher low. Secara teori mendukung rebound dari pola yang dicurigai bullish divergence. Namun, kondisi ini tidak dianggap ideal karena menggunakan 2 bottom yang berjauhan sehingga tidak terlalu menjadi acuan utama.
Meski demikian, technical rebound diharapkan terjadi lebih dulu karena posisi rsi yang relatif rendah/landai, dan cukup dekat dengan zona oversold. Namun, kenaikan diperkirakan saat ini masih terbatas dengan zona 4550-4560 yang sebelumnya support, kini menjadi resistance terdekat. Resistance lainnya di zona 4608-4612. Selama keduanya tidak ditembus, maka seller kemungkinan masih dominan untuk beberapa waktu ke depan.
Di sisi lain, zona hijau 4420-4499 kemungkinan masih cukup kuat sehingga diharapkan perhentian selanjutnya dari penurunan akan tertahan di salah satu area (dekat 4499 atau dekat 4420, atau bahkan terhenti di tengah-tengah zona hijau). Dan area FR 61.8% H4 di 4388 sebagai proyeksi berikutnya yang juga dicurigai demand yang cukup kuat jika terjadi penurunan lebih lanjut. Trader bisa pertimbangkan mulai buy jika salah satu zona support disentuh, dengan asumsi bahwa rsi mulai melandai atau cukup dekat dengan zona oversold, atau minimal candle di m15 menunjukkan tanda-tanda reversal bullish, seperti hammer atau pola bullish harami atau engulfing, atau pola reversal candle lainnya.
Namun akan lebih aman jika risiko geopolitik dan data ekonomi malam nanti dirilis lebih lemah sehingga peluang rebound jauh lebih kuat. Sedangkan jika risiko geopolitik masih terlalu panas dengan ancaman eskalasi militer, maka hindarkan buy, tetap fokus sell lebih dulu sampai situasi reda!

Per jam 10.30 WIB, harga berada di 4537.93 dengan high 4546.62, dan low 4513.64. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Commodity (Gold, Crude Oil) 5 Mei 2026 | PT. Agrodana Futures, saat ini strategi utama maupun cadangan/alternatif belum teraktivasi karena harga mengalami rebound dari level terendah 4513 ke tertinggi 4546. Namun, secara area cukup dekat dengan zona yang diharapkan sehingga bisa dipertimbangkan di kisaran 4546-4555 atau tetap tunggu di zona 4555.
Strategi sell saat ini lebih disarankan mengingat situasi geopolitik yang memanas belakangan ini. Dengan kekhawatiran eskalasi di Selat Hormuz meningkat, maka hal itu memicu kekhawatiran inflasi karena lonjakan harga minyak kembali mendominasi sehingga emas relatif tertekan saat ini.
Secara teknis, pasca 4561-4576 ditembus, maka area ini berubah fungsi menjadi resistance. Dengan demikian, area sejak 4550 โ 4576 adalah area resistance yang potensial sebagai supply atau sell. Idealnya, sell dilakukan menunggu salah satu zona tersebut. Tapi, jika 1-2 jam kedepan kenaikan tidak berlanjut di atas 4550, dan tidak sampai menyentuh target area sell 4555-4557, maka trader bisa tetap lakukan sell di dekat zona 4545-4550 dengan syarat utama butuh candle reversal bearish yang mendukung penurunan.
Target penurunan diperkirakan menguji kembali low tadi malam 4500, atau zona biru 4486-4498. Atau zona berikutnya yang juga potensial di zona 4404-4426 (zona merah) dan 4319-4347 yang diperkirakan sebagai penurunan terjauh jika risiko geopolitik terus membebani, dan data ekonomi di malam hari dirilis lebih kuat dari ekspektasi.
Sementara buy bisa mulai dipertimbangkan di salah satu zona support yang disebut sebelumnya, baik zona biru 4486-4498 atau zona merah 4404-4426, atau 4319-4347. Namun, mengingat risiko geopolitik yang membebani, maka terlalu riskan jika buy dilakukan di zona biru 4486-4498. Minim harga akan membentuk low baru yang lebih rendah, dan estimasi kami zona merah 4404-4426 atau zona 4319-4347 sebagai zona yang layak diperhitungkan sebagai zona demand.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Opsi SELL on Rally
Entry: 4555.00 โ 4557.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4535.00 ($20 - $22)
(Alternatif Follow SELL jika tembus 4513, target terdekat 4503, terjauh 4490, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4567.00 ($10 - $12)
(ideal 7-8 poin di atas 4564.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY jika support tidak ditembus
Entry : 4405.00 โ 4405.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4425.00 ($20 - $22)
Stop Loss: 4395.00 ($10 - $12)
(ideal SL 7-8 poin di bawah 4495)
Risk Reward: 1: 2
Copyright ยฉ 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures
Keterangan :
| Suggest : BUY on Dip Area : 100.00 โ 100.20 Target : 1) 101.70 2) 103.20 SL : 98.50 Alternatif : Follow BUY jika tembus 106.60 Switch to SELL jika tembus 98.00 Alternatif SELL: jika 104-106 tidak tembus Cermati geopolitik! |



Keterangan :
| Suggest : SELL on Rally Area : 4555.00 โ 4557.00 Target : 1) 4545.00 2) 4535.00 SL : 4567.00 (ideal 7-8 points di atas 4564) Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 4500 Switch to BUY jika tembus 4576 Opsi buy : 4486-4498 (biru), 4404-4426 (merah), 4319-4347 |
Copyright ยฉ 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures


Ex-Date Dividend
| TANGGAL | NAMA PERUSAHAAN |
| Jumat, 8 Mei 2026 | Walmart ($0.2475), Pfizer ($0.43), IBM ($1.69) |
Earnings Calendar
| TANGGAL | NAMA PERUSAHAAN |
| Selasa, 5 Mei 2026 | Pfizer, AMD |
| Rabu, 6 Mei 2026 | Disney, Uber |
| Kamis, 7 Mei 2026 | McDonaldโs, Airbnb |
Setelah gelombang laporan keuangan raksasa teknologi dan energi yang membuat indeks bergerak heboh minggu lalu, Wall Street sekarang memasuki momen krusial di awal Mei. Fokus pasar bergeser dari belanja infrastruktur besar-besaran (CapEx) ke ujian sesungguhnya: kondisi dompet konsumen global, pemulihan perjalanan, dan ketangguhan sektor-sektor vital.
Pembuka panggung hari Selasa (5 Mei), pertarungan di dunia chip dan AI bakal panas lagi lewat kinerja AMD, bersama raksasa obat-obatan Pfizer (PFE) yang masih cari pijakan setelah pandemi. Sorotan kemudian pindah ke Rabu dan Kamis, di mana denyut ekonomi riil bakal terukur dari perusahaan transportasi dan konsumen seperti Disney (DIS), Uber (UBER), Airbnb (ABNB), plus McDonaldโs (MCD). Mereka ini bakal kasih gambaran jelas soal tren liburan, seberapa sering orang jalan-jalan, dan daya beli kelas menengah di tengah inflasi yang masih ngintip.
Yang menarik, gejolak minggu ini tidak hanya dari kejutan laba-rugi. Penutup pekan Jumat (8 Mei), pasar bakal diramaikan ex-dividend date dari raksasa seperti Walmart (WMT), Pfizer (PFE), dan IBM. Ini sering membuat dana institusi berpindah-pindah dan harga saham berayun karena strategi rebut dividen.
Buat trader CFD saham tunggal, campuran fundamental konsumsi yang bikin emosi plus penyesuaian ex-dividend ini jadi ladang peluang strategi campur. Lonjakan pesanan tiket atau perubahan margin perusahaan langsung bikin gap harga di bursa. Kita kupas kekuatan fundamental dan pemicu teknikal dari saham-saham penggerak ini sebelum bikin rencana entry-exit.

Company Name : Pfizer Inc.
Ticker & Market : $PFE - NYSE
Sector & Industry : Healthcare - Drug Manufacturers (General)
Headquarters : New York City, New York, USA
Market Cap : US$149.77B
Trailing P/E (valuasi berdasarkan laba 12 bulan terakhir): 19.36
Forward P/E (valuasi berdasarkan proyeksi laba 12 bulan ke depan): 8.98
P/E Growth Ratio (5yr expected): 13.77
Pfizer (PFE) bersiap menghadapi volatilitas ganda pada pekan pertama Mei 2026, diawali dengan rilis laporan keuangan pada Selasa (5 Mei) yang diproyeksikan mencatat penurunan EPS sebesar 19,6% menjadi $0,74 di tengah masa transisi pasca-pandemi yang menantang. Dengan valuasi Forward P/E di angka 8,98x, fokus utama analis tertuju pada kualitas penjualan lini spesialis serta peta jalan akuisisi manajemen guna memitigasi tren revisi turun pada kinerja produk utama seperti Eliquis. Selain faktor fundamental, daya tarik PFE diperkuat oleh momentum ex-dividend date pada Jumat (8 Mei) dengan pembayaran dividen sebesar $0,43 per saham (imbal hasil 6,53%), yang didukung oleh arus kas operasional yang tetap solid meskipun payout ratio nominal terlihat membengkak. Perpaduan antara risiko laporan kinerja dan dinamika teknikal dari strategi dividend capture ini menciptakan arena peluang dua arah yang ideal bagi para trader CFD di tengah evaluasi ulang pasar terhadap sektor kesehatan.

Company Name : International Business Machines
Ticker & Market : $IBM - NYSE
Sector & Industry : Technology - Information Technology Services
Headquarters : Armonk, New York, USA
Market Cap : US$218.24B
Trailing P/E (valuasi berdasarkan laba 12 bulan terakhir): 20.55
Forward P/E (valuasi berdasarkan proyeksi laba 12 bulan ke depan): 18.80
P/E Growth Ratio (5yr expected): 2.17
Raksasa teknologi senior International Business Machines (IBM) menawarkan skenario trading yang sangat memikat melalui katalis Ex-Dividend Date untuk pembayaran kuartalan sebesar $1,69 per saham. Di tengah tren pelemahan sahamnya yang terkoreksi sekitar 20,3% sepanjang tahun ini hingga ke kisaran $232,20, IBM kini memancarkan sinyal undervalued yang sangat kuat; sahamnya diperdagangkan dengan Forward P/E yang cukup rasional di 18,80x dan dinilai memiliki diskon valuasi hingga 23,1% di bawah estimasi nilai wajarnya pada level $302. Bagi para pemburu imbal hasil, IBM adalah benteng pertahanan yang solid karena menawarkan dividend yield 2,89% dengan rekam jejak kenaikan dividen fantastis selama 30 tahun berturut-turut, di mana beban pembayarannya tergolong sangat aman karena hanya menguras 39,19% dari total arus kas (cash flow) perusahaan. Kombinasi antara bisnis hybrid cloud dan AI yang stabil, status harga yang sedang terdiskon, serta momentum perburuan dividen institusional di hari Jumat ini menciptakan setup strategi dividend capture yang sempurna bagi para trader CFD untuk memanen volatilitas sebelum pasar berakhir pekan.

Company Name : Walmart Inc.
Ticker & Market : $WMT - NYSE
Sector & Industry : Consumer Staples - Discount Stores
Headquarters : Bentonville, Arkansas, USA
Market Cap : US$1.05T
Trailing P/E (valuasi berdasarkan laba 12 bulan terakhir): 48.21
Forward P/E (valuasi berdasarkan proyeksi laba 12 bulan ke depan): 44.44
P/E Growth Ratio (5yr expected): 4.90
Melengkapi pesta trading di penghujung pekan pada hari Jumat (8 Mei), raksasa ritel bernilai kapitalisasi pasar $1,05 triliun, Walmart (WMT), akan menjadi sorotan utama melalui momentum Ex-Dividend Date untuk pembayaran kuartalan sebesar $0,2475 per saham. Sebagai sebuah saham bergelar Dividend King, Walmart memiliki rekam jejak fantastis dalam menaikkan dividen selama 53 tahun berturut-turut di tengah berbagai hantaman resesi maupun konflik geopolitik. Meskipun dividend yield tahunannya terlihat moderat di angka 0,75%, tingkat keamanan pembayarannya sangatlah tangguh karena hanya menyedot 36,13% dari laba dan 22,31% dari total arus kas perusahaan. Di balik valuasinya yang kini diperdagangkan cukup premium pada Forward P/E 44,44x, perusahaan terus menggenjot fundamentalnya melalui ekspansi e-commerce, layanan berlangganan Walmart+, dan otomatisasi rantai pasok bertenaga AI yang diproyeksikan mampu mendorong pertumbuhan EPS (CAGR) hingga 10%. Kombinasi antara status defensif absolut dan rotasi dana institusi menjelang batas waktu perburuan dividen ini menghadirkan setup taktis yang sangat ideal bagi para trader CFD untuk menangkap peluang volatilitas sebelum pasar berakhir pekan.

Company Name: Advanced Micro Devices, Inc.
Ticker & Market: $AMD - NASDAQ
Sector & Industry: Technology - Semiconductors
Headquarters: Santa Clara, California, USA
Market Cap: US$587.80B
Trailing P/E (valuasi berdasarkan laba 12 bulan terakhir): 138.14
Forward P/E (valuasi berdasarkan proyeksi laba 12 bulan ke depan): 53.76
P/E Growth Ratio (5yr expected): 1.07
Bergeser dari sektor kesehatan, panggung hari Selasa (5 Mei) akan diambil alih oleh Advanced Micro Devices (AMD) yang bersiap merilis kinerjanya setelah penutupan bursa dengan beban ekspektasi yang sangat tinggi. Secara performa harga, saham AMD telah meroket gila-gilaan hingga 68,4% sejak awal tahun 2026, didorong oleh sentimen pesanan cip AI dari TSMC, kemitraan infrastruktur dengan pemerintah Prancis, hingga revisi target harga dari Susquehanna menjadi $375. Namun, bagi trader CFD single stock, euforia yang mengerek valuasi AMD ke level premium Forward P/E 53,76x ini adalah alarm volatilitas yang menuntut perusahaan untuk tampil tanpa cela (priced for perfection). Meskipun konsensus analis mematok ekspektasi EPS Q1 di level $0,97 dengan target pendapatan $9,5 miliar hingga $10,1 miliar, pasar tidak akan puas dengan angka yang sekadar "sesuai target" setelah rekor spektakuler di kuartal sebelumnya (EPS $1,53); jika panduan belanja modal klien hyperscaler menunjukkan perlambatan atau prospek Q2 konservatif, valuasi super-mahal ini siap memicu aksi ambil untung (profit taking) yang brutal dan menciptakan celah koreksi yang signifikan.

Company Name: The Walt Disney Company
Ticker & Market: $DIS - NYSE
Sector & Industry: Communication Services - Entertainment
Headquarters: Burbank, California, USA
Market Cap: US$182.61B
Trailing P/E (valuasi berdasarkan laba 12 bulan terakhir): 15.55
Forward P/E (valuasi berdasarkan proyeksi laba 12 bulan ke depan): 19.38
P/E Growth Ratio (5yr expected): 2.93
Menggeser fokus ke sektor hiburan pada hari Rabu (6 Mei), The Walt Disney Company (DIS) hadir membawa narasi transisi bisnis yang penuh gejolak di tengah terbelahnya sentimen Wall Street. Di satu sisi, Disney memiliki rekam jejak fundamental yang solid setelah kuartal lalu sukses mengalahkan ekspektasi dengan EPS $1,63, memicu upgrade dari Raymond James berkat kekuatan ekosistem taman hiburan dan konten mereka. Namun, di balik proyeksi konsensus EPS $1,67 untuk rilis kali ini, sejumlah lembaga seperti BofA dan Barclays justru memangkas target harga (dengan estimasi nilai wajar turun ke $128,25) akibat meruncingnya ketidakpastian struktural; mulai dari manuver efisiensi brutal lewat PHK 1.000 karyawan (termasuk di divisi Marvel), pengawasan regulasi FCC atas lisensi siaran ABC, hingga pengumuman suksesi CEO kepada Josh DโAmaro pada Maret 2026. Bagi para trader CFD, laporan keuangan dengan valuasi Forward P/E 19,38x ini akan menjadi arena volatilitas yang tajam; manajemen dituntut untuk membuktikan bahwa dipertahankannya jaringan ESPN dan pemotongan biaya masif ini benar-benar mampu mempercepat target profitabilitas streaming Disney+, di mana panduan bisnis yang mengecewakan siap memicu aksi jual yang agresif.

Company Name: Uber Technologies, Inc.
Ticker & Market: $UBER - NYSE
Sector & Industry: Technology - Software (Application)
Headquarters: Spring, Texas, USA
Market Cap: US$153.01B
Trailing P/E (valuasi berdasarkan laba 12 bulan terakhir): 15.88
Forward P/E (valuasi berdasarkan proyeksi laba 12 bulan ke depan): 22.42
P/E Growth Ratio (5yr expected): 4.51
Mendampingi Disney di hari Rabu (6 Mei), raksasa mobilitas global Uber Technologies (UBER) bersiap membuktikan ketangguhan model bisnis "Super-App" mereka sebelum bel bursa berbunyi. Secara operasional, mesin pertumbuhan Uber sebenarnya sedang sangat panas; metrik pengguna aktif bulanan (MAPCs) sukses melonjak 18% menembus 202 juta, pemesanan kotor (Gross Bookings) naik 22% menjadi $54 miliar, dan layanan keanggotaan Uber One melesat tajam mencapai 46 juta pengguna. Bahkan, valuasi sahamnya saat ini tergolong sangat rasional, bertengger di level Forward P/E 22,42x. Namun, bagi para trader CFD, memori akan rilis kuartal lalu (Q4) masih menjadi pengganjal psikologis, di mana Uber meleset dari ekspektasi Laba per Saham (EPS) dengan mencetak $0,71 berbanding estimasi $0,79. Untuk rilis Q1 ini, konsensus analis kembali memberikan beban berat dengan mematok ekspektasi EPS rata-rata di level $0,78, sebuah angka yang menantang karena berada di atas panduan internal manajemen sendiri ($0,65 - $0,72). Jika Uber mampu melewati ekspektasi ini, didukung oleh pesatnya pertumbuhan segmen pengantaran (Delivery) dan posisi strategis mereka sebagai lapis infrastruktur utama untuk ekosistem kendaraan otonom (AV), saham UBER siap menghapus keraguan pasar dan memicu lonjakan momentum yang sangat agresif.

Company Name: McDonald's Corporation
Ticker & Market: $MCD - NYSE
Sector & Industry: Consumer Discretionary - Restaurant
Headquarters: Chicago, Illinois, USA
Market Cap: US$203.75B
Trailing P/E (valuasi berdasarkan laba 12 bulan terakhir): 23.99
Forward P/E (valuasi berdasarkan proyeksi laba 12 bulan ke depan): 21.60
P/E Growth Ratio (5yr expected): 2.57
Memasuki hari Kamis (7 Mei) sebelum pasar buka, raksasa makanan cepat saji McDonald's (MCD) akan tampil sebagai jangkar defensif dan barometer ketahanan daya beli konsumen. Di balik valuasinya yang cukup stabil dengan Forward P/E di kisaran 21,60x, daya tarik sejati MCD tidak terletak pada dapur mereka, melainkan pada model bisnis hibrida waralaba dan real estat yang kebal resesi. Perusahaan secara konsisten meraup arus kas dari royalti dan uang sewa yang diprioritaskan sebelum profitabilitas operasional gerai, sebuah fondasi yang sukses mendanai pertumbuhan dividen mereka selama 50 tahun berturut-turut. Setelah kuartal lalu sukses memamerkan otot fundamentalnya dengan mencetak Laba per Saham (EPS) $3,12 dan pendapatan $7,01 miliar yang melampaui estimasi pasar, konsensus analis kini mematok ekspektasi EPS Q1 di level $2,80. Bagi trader CFD, laporan kali ini adalah ajang pembuktian; jika manajemen berhasil mengkonfirmasi adanya fenomena trading-down, yakni konsumen yang beralih dari restoran mahal ke opsi terjangkau MCD, saham ini siap mengkonfirmasi statusnya sebagai safe haven favorit institusi dan memicu momentum reli pelarian ke aset aman (flight to safety).

Company Name: Airbnb, Inc.
Ticker & Market: $ABNB - NASDAQ
Sector & Industry: Consumer Discretionary - Travel Services
Headquarters: San Francisco, California, USA
Market Cap: US$84.22B
Trailing P/E (valuasi berdasarkan laba 12 bulan terakhir): 35.15
Forward P/E (valuasi berdasarkan proyeksi laba 12 bulan ke depan): 27.40
P/E Growth Ratio (5yr expected): 1.33
Menutup panggung pelaporan di hari Kamis (7 Mei), raksasa layanan perjalanan Airbnb (ABNB) akan menghadapi ujian yang disebut-sebut sebagai momen penentuan (make or break) untuk keseluruhan arah kinerjanya di tahun 2026. Meskipun diperdagangkan dengan valuasi Forward P/E di level 27,40x, bayang-bayang kekecewaan dari rilis kuartal lalu (Q4) masih melekat kuat setelah mereka meleset dari konsensus dengan mencetak EPS $0,56 berbanding estimasi $0,66. Tekanan ini diperparah oleh anjloknya margin operasi secara tajam dari 17% menjadi 10% secara tahunan akibat membengkaknya beban penjualan dan pemasaran. Mengingat "buah gantung rendah" (low-hanging fruit) dari lonjakan pasca-pandemi telah habis terserap pasar yang mulai jenuh, manajemen kini dipaksa membakar lebih banyak modal untuk mendorong efisiensi platform, mulai dari fitur "buy now pay later" hingga menguji coba layanan pinggiran seperti pesan-antar bahan makanan dan penjemputan bandara. Bagi para trader CFD, rilis Q1 ini adalah arena pertempuran ekspektasi; alih-alih hanya melihat angka laba, pasar akan mengawasi ketat metrik pendapatan diterima di muka (unearned fees) sebagai proksi mutlak kekuatan pemesanan liburan musim panas mendatang. Jika metrik ini melunak di tengah narasi memburuknya daya beli konsumen AS, kombinasi antara melambatnya pemesanan dan penyusutan margin ini berpotensi besar memicu aksi jual teknikal yang tajam.
Pekan pertama Mei 2026 di Wall Street ditandai oleh volatilitas tinggi yang dipicu oleh rilis laporan laba perusahaan pertumbuhan seperti AMD, Uber, dan Airbnb, serta strategi perburuan dividen pada saham defensif seperti Pfizer, IBM, dan Walmart. Fokus pasar saat ini melampaui estimasi EPS, beralih pada kualitas pertumbuhan dan panduan masa depan guna merespons valuasi tinggi di sektor AI. Bagi para praktisi pasar terutama trader CFD Single Stock, kondisi ini memerlukan adaptasi cepat terhadap celah harga dan potensi aksi sell the news, sehingga manajemen risiko yang disiplin serta objektivitas dalam menilai ekspektasi menjadi kunci untuk menangkap peluang di tengah fluktuasi pasar global.
Semua saham yang disebutkan dalam artikel ini tersedia untuk diperdagangkan sebagai CFD di Agrodana Futures.
Copyright ยฉ 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures

Imbal hasil Treasury AS 10 tahun ditutup rebound setelah sempat tertekan di hari Kamis. Demikian juga dengan dolar yang relatif lebih kuat dibanding penutupan Kamis. Meski demikian, hal itu tidak membuat emas terus tertekan memasuki penutupan akhir pekan. Bahkan pagi ini emas dibuka gap up tipis, 4617 vs 4613, sedangkan dolar dan imbal hasil Treasury dibuka gap down tipis.
Namun, sejauh ini range pergerakan sesi Asia pagi ini cenderung tipis. Hal ini disebabkan libur nasional Jepang dan China daratan. Perkembangan di Timur Tengah berlangsung cepat dan dominan sejak pembukaan sesi Asia pagi tadi.
Trump Umumkan Project Freedom, Iran Ingatkan Pelanggaran
Via media sosialnya, Trump mengumumkan bahwa AS akan meluncurkan operasi yang dia sebut sebagai Project Freedom. Proyek ini akan dimulai hari Senin, di mana AS akan mengarahkan kapal-kapal dari negara-negara netral yang terjebak di Selat Hormuz supaya bisa keluar dengan selamat. Trump menyebutnya sebagai tindakan kemanusiaan atas nama negara-negara yang terjebak dalam konflik yang bukan disebabkan oleh mereka.
Trump bahkan memperingatkan tentang setiap upaya yang mengganggu proses tersebut akan ditangani dengan tegas.
Menariknya, WSJ mengutip laporan dari seorang pejabat senior AS menyebut bahwa inisiatif yang dilakukan Trump tidak akan melibatkan kapal perang Angkatan Laut AS untuk mengawal kapal-kapal tersebut, melainkan melalui koordinasi negara-negara, perusahaan Asuransi dan organisasi pelayaran.
Namun, CENTCOM mengatakan bahwa dukungan militer untuk Project Freedom dimulai 4 Mei, di mana mereka akan diperkuat dengan kapal perusak rudal berpemandu, lebih dari 100 pesawat terbang darat dan laut, drone multi-domain, dan 15000 anggota militer yang dikerahkan ke Selat Hormuz.
Sementara di sisi lain, Iran menanggapi dengan keberatan. Ketua Komisi Keamanan Nasional parlemen menolak Project Freedom dengan tegas dan memperingatkan bahwa campur tangan AS dalam mengelola maritim Selat Hormuz akan dianggap sebagai pelanggaran gencatan senjata. Hal ini tentu harus diwaspadai sebagai pertanda risiko geopolitik yang bisa memanas sewaktu-waktu.
Upaya diplomasi yang terus dilakukan akhirnya mendapat respon dari Iran. Jubir Kemenlu Iran menegaskan bahwa proposal 14 poin Iran ke AS semata-mata berfokus pada penghentian agresi AS-Israel, tidak mencakup isu nuklir. Trump tidak puas dengan proposal tersebut, tapi di sisi lain dia menyebut bahwa negosiasi berjalan sangat baik. Hmm, pertanda Trump masih tetap upayakan jalur diplomasi daripada serangan darat?
Di sisi lain, Presiden Fed Minneapolis Neel Kashkari menegaskan bahwa perang Iran berisiko meningkatkan inflasi dan mungkin akan diperlukan kenaikan suku bunga. Kashkari adalah salah satu dari 3 pejabat Fed yang mengusulkan dihapuskannya opsi pemangkasan suku bunga di FOMC meeting minggu lalu. Kashkari mengatakan bahwa Fed tidak bisa memberi isyarat tentang pemangkasan suku bunga selama Selat Hormuz masih tetap ditutup.
Investor hanya akan mendengar pernyataan dari Presiden Fed New York John Williams di jam 23.50 WIB hari ini. Williams merupakan pejabat Fed yang diperhitungkan pasar, setiap pernyataannya cenderung menggerakkan pasar. Jika melihat riwayat ke belakang, di bulan November 2025, saat itu Williams berhasil menenangkan pasar yang sempat khawatir Fed akan menghentikan penurunan suku bunga dan pemangkasan Oktober 2025 adalah pemangkasan terakhir.
Hal itu sempat memicu penurunan di pasar ekuitas dan emas. Namun, Williams keluar dengan pernyataan bahwa Fed (saat itu) tidak memberi petunjuk tentang dihentikannya penurunan suku bunga, dan mempertegas kembali tentang โtergantung data ekonomiโ sehingga peluang pasar berbalik positif hingga akhir tahun.
Jika Williams kembali muncul dengan sikap pernyataan yang menyejukkan tentang kebijakan moneter Fed, maka emas berpeluang naik di malam hari. Sebaliknya, jika Williams cenderung netral, maka emas akan berpotensi terhambat kenaikannya, meskipun tidak turun terlalu tajam.
Fokus utama akan tertuju pada data NFP dan unemployment rate di hari Jumat. Tapi sebelum itu, serangkaian data seperti JOLTS, ADP, ISM services akan dirilis lebih dulu. Data yang lebih lemah, akan membuat Fed menjaga ekspektasi penurunan suku bunga tetap terbuka. Sebaliknya, data yang solid/kuat akan mengurangi ekspektasi tersebut.
Selebihnya, pasar tetap akan memantau perkembangan geopolitik minggu ini. Diplomasi tetap jalur utama yang diharapkan, meskipun opsi militer tetap terbuka. Namun, pasar akan lebih bereaksi jika geopolitik memanas dibandingkan data ekonomi. Jadi, pastikan perkembangannya positif mengedepankan diplomasi daripada perang.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!
Candlestick daily ditutup hanging man setelah kenaikan terhambat di 4660. Kabar baiknya, harga sempat turun lebih dulu sampai sentuh level terendah 4560 sebelum bertahap naik, dan diakhiri kenaikan di Jumat malam hingga 4660, sebelum ditutup koreksi ke 4613. Meski demikian, secara umum sentiment sejauh ini cenderung dominan bullish.
Secara teknis, area 4660 menjadi resistance penting saat ini. Jika kenaikan berhasil tembus, maka peluang naik terbuka kembali untuk melirik zona 4700-4720 atau lebih. Sebaliknya, area low Jumat di 4560 adalah support utama harian. Jika tembus, maka peluang turun kembali mengancam zona low 29 Apr 2026 di 4510, dan paling ekstrim berpotensi lanjut ke 4420 jika eskalasi geopolitik meningkat.

H4 menunjukkan kenaikan sementara terhenti di zona orange 4642-4669. Namun, penurunan sejauh ini di sesi Asia cenderung terbatas, dan mengikuti alur ascending triangle, atau yang dicurigai membentuk pola ascending triangle. Ini berarti diharapkan level low semakin tinggi, sedangkan resistance cenderung nyaris sama atau flat sehingga konfirmasi dari pola ini bisa valid jika tembus resistance.
RSI berada di 48%, cenderung mendekati tengah (area 50%). Peluang bullish akan jauh lebih kuat jika mampu tembus MA 200 H4 yang saat ini ada di 4676, selain tentunya wajib tembus zona orange 4642-4669.
Sebaliknya, pola lain yang juga bisa terbentuk adalah rising wedge. Jika pola ini yang terbentuk, maka trader wajib waspada! Pola ini bisa membuat false breakout di mana resistance ditembus dan membentuk level tertinggi baru, tapi kemudian gagal berlanjut sehingga membentuk wedge. Pola ini merupakan indikasi pembalikan ke bawah, dengan konfirmasi terbentuk saat support ditembus.
Jika ini yang terjadi, maka tunda dulu buy on dip, jangka pendek cenderung turun (bisa saja incar sell), terutama jika tembus support 4550. Target kemungkinan 4510 (low 29 Apr 2026).
Dan trader bisa kembali pertimbangkan buy di dekat zona 4500 atau di zona hijau 4420-4499 selama penurunan yang terjadi hanya bersifat pendek dan diasumsikan tetap tidak ada eskalasi militer.

Per jam 10.30 WIB, harga berada di 4610.00 dengan high 4620.70, dan low 4591.17. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Commodity (Gold, Crude Oil) 4 Mei 2026 | PT. Agrodana Futures, saat ini strategi utama maupun cadangan/alternatif belum teraktivasi karena penurunan saat ini tertahan di 4591, demikian juga dengan rebound yang masih tertahan di 4611. (area 4620 baru tercipta tadi pagi saat pembukaan sesi Asia).
Strategi buy tetap dipertahankan, terutama selama support zona orange kisaran 4550 belum ditembus. Zona orange kisaran 4561-4576 dianggap zona ideal untuk buy. Trader juga bisa saja pertimbangkan zona 4588-4595. Saat artikel ditulis, posisi harga sempat 2 kali menguji zona 4588-4595 dengan level terendah terhambat di 4591. Jika dalam 1-2 jam ke depan area ini tetap bertahan, maka pertimbangkan untuk ambil buy di zona ini, dengan stop loss di set sebaiknya 7-8 poin di bawah support 4588.
Namun, area yang dianggap ideal (lower risk) tetap di zona orange atau mendekati zona orange. Target utama kenaikan diharapkan nantinya harga mampu naik dan tembus zona coklat 4642-4666, dan menuju resistance dari trend channel naik yang baru di kisaran 4689, atau maksimal zona merah 4715-4733.
Sebaliknya, jika dalam 1-2 jam kedepan harga bergerak di bawah 4950, maka strategi sell bisa mulai dipertimbangkan. Tapi sell tetap disarankan hanya jika terjadi penembusan di bawah 4540, dengan peluang target 4510-4520, atau memasuki zona hijau kisaran 4420-4499.
Yang harus diingat adalah bahwa pasar saat ini lebih dibebani kekhawatiran situasi geopolitik yang meningkat. Jadi, pastikan apakah geopolitik mengarah ke eskalasi tindakan militer. Jika ya, maka sell bisa dipertahankan. Tapi jika tidak, maka penurunan diharapkan terbatas, dan peluang untuk buy on dip!
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Opsi BUY on Dip
Entry: 4575.00 โ 4578.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4597.00 ($20 - $22)
(Alternatif Follow BUY jika tembus 4622, target terdekat 4632, terjauh 4645, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4565.00 ($10 - $12)
(ideal 7-8 poin di bawah 4565.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY jika support tidak ditembus
Entry : 4475.00 โ 4475.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4495.00 ($20 - $22)
Stop Loss: 4465.00 ($10 - $12)
(ideal SL 7-8 poin di bawah 4465)
Risk Reward: 1: 2
Copyright ยฉ 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures
Keterangan :
| Suggest : SELL on Rally Area : 103.00 โ 103.20 Target : 1) 101.50 2) 100.00 SL : 104.70 Alternatif : Follow SELL jika tembus 100.00 Switch to BUY jika tembus 106.60 Alternatif SELL: jika 104-106 tidak tembus Waspada geopolitik akhir pekan! |



Keterangan :
| Suggest : BUY on Dip Area : 4575.00 โ 4577.00 Target : 1) 4587.00 2) 4597.00 SL : 4565.00 (ideal 7-8 points di bawah 4565) Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 4622 Switch to SELL jika tembus 4540 Opsi buy : 4550-4560 (support terdekat), 4486-4498 (biru) |
Copyright ยฉ 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures





