Imbal hasil Treasury AS 10 tahun berbalik turun dan dolar pun melemah setelah beberapa hari terakhir mengalami kenaikan. Situasi pun berbalik menjadi menguntungkan bagi emas, tapi tidak sepenuhnya membuat emas bullish karena kekhawatiran terhadap risiko serangan AS masih tetap membayangi.
Sebelum pengumuman Trump, Iran sempat kirimkan respon terhadap proposal AS sebelumnya untuk mengakhiri perang, lewat mediator Pakistan. Namun, di dalam responnya Iran tidak secara mencolok menyinggung masalah nuklir, cenderung lebih fokus sepenuhnya ke upaya untuk mengakhiri konflik. Hal itu tidak membuat Trump senang, sehingga menyebut respon Iran sebagai โsama sekali tidak bisa diterimaโ.
Dalam pernyataannya, Duta Besar AS untuk PBB menyebut bahwa Trump memberi peluang untuk diplomasi sebelum kembali ke tindakan militer. Tapi di sisi lain, Netanyahu dari Israel mengatakan bahwa masih ada pekerjaan yang harus diselesaikan terkait pembongkaran fasilitas pengayaan uranium dan rudal balistik milik Iran.
Kabar berikutnya datang dari Iran yang dikabarkan setuju untuk membekukan persenjataan nuklirnya selama 20 tahun daripada pembongkaran total; mencabut tuntutan kompensasi atas kerusakan yang ditimbulkan dari perang, tapi menuntut konsesi ekonomi; Iran lebih memilih memindahkan uranium yang diperkaya ke Rusia daripada ke AS; dan menginginkan pembukaan Selat Hormuz secara bertahap. Tapi tanggapan Iran ini yang ditolak AS. Dugaan kuat tertuju pada poin โmemindahkan uranium ke Rusia daripada ke ASโ karena dalam proposal sebelumnya, Trump mengatakan bahwa Iran tidak boleh memindahkan uranium ke negara pihak ke-3.
Emas pun sempat turun kembali dari 4580 ke 4530 mendengar penolakan tersebut. Namun, Trump akhirnya mengumumkan menghentikan rencana serangan ke Iran di hari Selasa atas permintaan Arab Saudi dan UEA sehingga emas berhasil kembali naik ke 4580-an (high 4588 sejauh ini).
Christopher Waller dari Fed akan memberikan pernyataannya di jam 19.00 WIB, diikuti dengan data pending home sales di jam 21.00 WIB. Waller adalah sosok gubernur Fed yang dalam beberapa pertemuan terakhir Fed cenderung mendukung pada penurunan suku bunga. Pasar akan mencoba untuk mencermati bagaimana pandangan Waller terbaru setelah melihat kondisi inflasi yang naik dengan CPI 3.8% y/y dan PPI 6% y/y.
Jika Waller tetap terbuka dengan penurunan suku bunga di 2026, maka emas cenderung terbuka untuk kembali naik. Tapi jika Waller berubah cenderung hawkish dan menutup pintu untuk pemangkasan suku bunga, maka emas berpotensi turun.
Di sisi lain, meskipun Trump umumkan menghentikan rencana serangan ke Iran atas permintaan Arab Saudi dan UAE, tapi Trump tetap memerintahkan Menteri Pertahanan untuk tetap bersiap jika tidak terjadi kesepakatan dengan Iran untuk menyerang Iran. Trump menetapkan batas waktu 3 hari untuk Iran. Itu berarti risiko geopolitik belum sepenuhnya usai, meskipun dalam kondisi ini setidaknya ada 3 hari ke depan untuk cooling down dari ketegangan geopolitik.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!
Candlestick daily ditutup hammer setelah berhasil ditutup naik pasca tekanan di awal sesi Asia tertahan di 4480 diikuti kenaikan, dan berlanjut di malam hari hingga penutupan. Namun secara umum belum berhasil keluar dari zona support yang ditandai di kisaran 4420-4580, range pergerakan 30 Mar 2026.
Risiko geopolitik sedikit mereda setelah Trump mengumumkan menunda rencana serangan yang akan dibahas bersama dewan keamanan nasionalnya atas permintaan Arab Saudi dan UAE. Pertemuan Selasa dibatalkan, tapi AS tetap siaga menyerang Iran dalam 3 hari ke depan jika kesepakatan tidak segera dicapai. Kondisi ini memberi ancaman pada emas bahwa kenaikan yang terjadi kemungkinan saat ini masih relatif terbatas, meskipun secara umum, situasi geopolitik relatif sedikit mendingin 3 hari ke depan.

H4 menunjukkan kenaikan masih tertahan di zona pink, resistance kisaran 4588-4607 dengan high tercatat sejauh ini di 4588. Peluang terdekat kemungkinan mengincar kembali zona 4520-4530, atau zona hijau kisaran 4420-4499 untuk diuji kembali. Jika zona support tetap kuat, maka ada peluang membentuk double bottom, dan disinilah peluang buy.
Tapi jika tidak, penembusan support 4480 akan memicu penurunan lebih lanjut ke 4420, atau bahkan FR 61.8% 4402 sebagai proyeksi berikutnya yang cukup dekat. Sedangkan zona 4350 dan 4300 adalah proyeksi terjauh jika geopolitik kembali memanas.
Permasalahan muncul jika kenaikan berikutnya tetap gagal tembus zona pink 4588-4607. Jika ini yang terjadi, maka tekanan bearish akan mengancam support 4480 dan dengan mudah menekan harga lebih lanjut. Jika kondisi ini terjadi, maka ubah strategi menjadi sell lebih disarankan.
Sebaliknya, jika ternyata 2 jam ke depan penurunan tetap tertahan di zona hijau, lalu diikuti dorongan naik menguji kembali zona pink dan tembus, maka strategi buy tetap diutamakan. Kondisi ini akan lebih kuat jika rsi berada di posisi oversold dan risiko geopolitik tetap mendingin untuk beberapa waktu ke depan.

Per jam 10.48 WIB, harga berada di 4547.00 dengan high 4588.99, dan low 4544.05. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Commodity (Gold, Crude Oil) 19 Mei 2026 | PT. Agrodana Futures, strategi utama belum berjalan karena level terendah sejauh ini tertahan di 4544, dan kenaikan pun tertahan di 4588.
Secara teknis, kenaikan belum sepenuhnya dominan. Beberapa resistance berpotensi menjegal, seperti yang terjadi saat ini di zona pink area 4580-4604 yang menahan kenaikan. Dengan pertimbangan geopolitik masih reda, maka zona buy tetap dipertimbangkan terdekat di zona 4520-4530, atau zona biru yang dianggap ideal kisaran 4481-4496 karena diasumsikan harga akan menguji kembali low kemarin 4481.
Selama zona biru tidak ditembus dan geopolitik tetap dingin beberapa waktu ke depan, maka strategi ini diperkirakan akan mampu kembali mendorong harga minimal kembali dekati zona pink, atau bahkan tembus zona pink.
Tapi, jangan buru-buru senang! Karena resistance berikutnya di zona orange kisaran 4631-4647 adalah zona yang juga cenderung riskan mengalami rejection. Ekspektasi kami pola zigzag perlahan tapi pasti terus menunjukkan dorongan ke atas dan swing low yang terbatas. Namun, skenario utama adalah bahwa swing low zona biru adalah swing low terakhir, lalu naik bertahap mengikuti pola zigzag bullish.
Sebaliknya, risiko tekanan turun tetap bisa terjadi seandainya zona pink maupun orange gagal tembus. Kondisi ini bisa mengancam terbentuknya pola head & shoulders dimana saat ini peluang membentuk right shoulders juga sangat terbuka, selama zona pink maupun orange tidak ditembus. Dalam situasi ini, maka strategi sell lebih disarankan saat konfirm tembus di bawah 4475 (di bawah zona biru) karena pola H&S akan valid jika tembus zona support yang dianggap sebagai neckline.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Opsi BUY on Dip
Entry: 4528.00 โ 4530.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4550.00 ($20 - $22)
(Alternatif Follow BUY jika tembus 4604, target terdekat 4615, terjauh 4625, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4518.00 ($10 - $12)
(ideal 7-8 poin di bawah 4517.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi SELL jika resistance tidak ditembus
Entry : 4640.00 โ 4642.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4620.00 ($20 - $22)
Stop Loss: 4652.00 ($10 - $12)
(ideal SL 7-8 poin di atas 4650)
Risk Reward: 1: 2
Copyright ยฉ 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures
Ex-Date Dividend
| TANGGAL | NAMA PERUSAHAAN |
| Kamis, 21 Mei 2026 | Microsoft ($0.91) |
Earnings Calendar
| TANGGAL | NAMA PERUSAHAAN |
| Selasa, 19 Mei 2026 | Home Depot |
| Rabu, 20 Mei 2026 | Nvidia |
| Kamis, 21 Mei 2026 | Walmart |
Pekan ini, Wall Street tidak akan banyak bicara tentang tarif atau diplomasi. Setelah pasar saham AS mencatat reli tajam pasca-peredaan ketegangan dagang Washington-Beijing, giliran angka-angka nyata bicara. Selasa hingga Kamis, tiga raksasa akan naik ke panggung laporan keuangan: Home Depot, Nvidia, dan Walmart. Bukan kebetulan, ketiganya secara kolektif mewakili tiga lapisan ekonomi Amerika yang paling fundamental: daya beli konsumen, infrastruktur kecerdasan buatan, dan ketahanan konsumsi rumah tangga.
Yang membuat pekan ini semakin menarik, konteks makro sedang berada di persimpangan krusial. Ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed terus bergeser mundur, pasar perumahan AS masih tertekan biaya pinjaman yang tinggi, namun selera risiko investor tetap solid. Di tengah semua itu, Nvidia akan memikul ekspektasi pasar yang sangat berat dengan konsensus pendapatan mendekati USD 79 miliar, sementara Home Depot harus membuktikan diri di tengah tekanan tarif yang berpotensi membebani biaya material bangunan. Ditambah lagi, pemegang saham Microsoft mendapat kepastian tersendiri: ex-date dividen sebesar $0.91 per saham jatuh tepat pada hari Kamis 21 Mei, bertepatan dengan hari rilis keuangan Walmart.

Company Name : Microsoft Corporation
Ticker & Market : $MFT - NASDAQ
Sector & Industry : Technology - Software Infrastructure
Headquarters : Redmond, Washington, USA
Market Cap : US$3.08T
Next Dividend Payment (Tanggal Pembayaran Dividen): 11 Juni
Pertumbuhan Dividen Tahunan Selama 5 Tahun: 10.24%
Rasio Pembayaran Dividen: 21.67%
Di tengah pasar yang penuh kejutan, Microsoft justru hadir dengan sesuatu yang sangat berbeda: rutinitas yang tidak pernah putus. Kamis 21 Mei, ex-date dividen kuartalan $0.91 per saham resmi berlaku, melanjutkan tradisi pembayaran yang sudah berjalan tanpa jeda selama 23 tahun berturut-turut sejak 2003. Yield tahunannya sekitar 0.9%, memang tidak terlihat besar di permukaan. Tapi bagi investor, yang jauh lebih penting bukan seberapa besar angka dividennya, melainkan seberapa aman dan seberapa pasti ia akan terus tumbuh setiap tahun. Bayangkan Microsoft sebagai mesin kas yang hampir tidak pernah mogok: perusahaan hanya menggunakan sekitar seperlima dari total laba bersihnya untuk membayar dividen ini, sehingga meski kondisi pasar memburuk sekalipun, pembayaran ini hampir tidak pernah terancam. Selama 23 tahun berturut-turut, Microsoft tidak pernah sekali pun memotong atau melewatkan pembayaran dividennya. Kenaikan terakhir hampir 10% dilakukan pada September 2025 ketika angkanya naik dari $0.83 ke $0.91 per kuartal. Di balik kepastian ini, bisnis Microsoft terus tumbuh kencang: layanan cloud Azure naik 40% dalam setahun terakhir, dan pendapatan dari produk kecerdasan buatan kini telah melampaui $37 miliar per tahun, tumbuh lebih dari dua kali lipat dalam waktu singkat. Bagi trader CFD Single stock MSFT, momen ex-date biasanya memicu pergerakan harga yang dapat diprediksi dan layak dijadikan referensi entry yang terukur.

Company Name : The Home Depot, Inc.
Ticker & Market : $HD - NYSE
Sector & Industry : Consumer Discretionary - Home Improvement Retail
Headquarters : Atlanta, Georgia, USA
Market Cap : US$316.19B
Trailing P/E (valuasi berdasarkan laba 12 bulan terakhir): 22.31
Forward P/E (valuasi berdasarkan proyeksi laba 12 bulan ke depan): 21.19
P/E Growth Ratio (5yr expected): 2.90
Selasa 19 Mei ini, Home Depot akan melaporkan labanya dengan kondisi yang lebih berat dari biasanya. Jaringan toko material bangunan dan renovasi terbesar di Amerika ini menghadapi dua masalah sekaligus. Pertama, suku bunga pinjaman di AS masih tinggi sehingga lebih sedikit orang yang berani mengambil kredit rumah baru atau memulai proyek renovasi besar. Kedua, tarif impor dari China berpotensi membuat harga material bangunan yang dijualnya ikut naik dan menekan keuntungan. Dampaknya terlihat langsung di proyeksi para analis: laba per saham kuartal ini diperkirakan turun sekitar 3.9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, dengan estimasi di kisaran $3.42-$3.61 dan target pendapatan sekitar $41.5 miliar. Dari catatan empat kuartal terakhir, HD hanya sekali berhasil melampaui ekspektasi pasar, sementara tiga kuartal lainnya meleset tipis. Bahkan CFO perusahaan sendiri tercatat menjual sebagian sahamnya pada Maret lalu, sinyal internal yang patut dicermati. Di sisi lain, harga saham HD saat ini di kisaran $311 sudah sangat jauh di bawah rata-rata target 33 analis Wall Street yang berada di $410.86, dengan Morgan Stanley mematok angka paling optimis di $420. Artinya, jika laporan nanti muncul dengan angka yang bahkan sedikit saja lebih baik dari ekspektasi yang sudah rendah ini, potensi rebound harga bisa cukup signifikan bagi trader yang masuk di level yang tepat.

Company Name : NVIDIA Corporation
Ticker & Market : $NVDA - NASDAQ
Sector & Industry : Technology - Semiconductors
Headquarters : Santa Clara, California, USA
Market Cap : US$5.23T
Trailing P/E (valuasi berdasarkan laba 12 bulan terakhir): 43.92
Forward P/E (valuasi berdasarkan proyeksi laba 12 bulan ke depan): 26.53
P/E Growth Ratio (5yr expected): 0.68
Rabu 20 Mei setelah penutupan bursa, Nvidia membawa pertanyaan yang paling ditunggu-tunggu pasar. Perusahaan yang chip-nya menjadi "otak" dari hampir seluruh infrastruktur kecerdasan buatan global ini diekspektasikan membukukan pendapatan $78-80 miliar hanya dalam satu kuartal, sebuah angka yang bahkan tiga tahun lalu terdengar seperti fiksi ilmiah. Untuk konteks sederhananya: tidak banyak perusahaan di muka bumi yang bisa membukukan angka sebesar itu dalam 90 hari, dan Nvidia adalah salah satunya. Yang membuat laporan ini lebih menarik lagi adalah rekam jejak yang sudah terbentuk: dalam 12 kuartal terakhir, hanya tiga kali Nvidia gagal melampaui proyeksi pasar dengan margin yang berarti. Kuartal terakhir saja mereka membukukan pendapatan $68.13 miliar, melampaui estimasi $65.56 miliar. CEO Jensen Huang bahkan menyatakan peluang bisnis dari produk-produk unggulan mereka bisa menembus $1 triliun hingga 2027. Risikonya tetap nyata: pembatasan penjualan chip ke China oleh pemerintah AS, persaingan dari perusahaan teknologi besar yang mulai membuat chip sendiri, dan kemungkinan proyeksi bisnis ke depan yang tidak sekeras ekspektasi pasar. Secara valuasi, Nvidia sebenarnya tidak semahal yang terlihat jika ditimbang terhadap laju pertumbuhannya yang luar biasa. Bagi trader CFD single stock NVDA, ini bukan sekadar earnings biasa, melainkan momen volatilitas tertinggi di pekan ini, dan arahnya sangat bergantung pada seberapa optimis manajemen berbicara tentang masa depan, bukan hanya angka kuartal yang sudah berlalu.

Company Name : Walmart Inc.
Ticker & Market : $WMT - NASDAQ
Sector & Industry : Consumer Staples - Discount Stores
Headquarters : Bentonville, Arkansas, USA
Market Cap : US$1.04T
Trailing P/E (valuasi berdasarkan laba 12 bulan terakhir): 47.78
Forward P/E (valuasi berdasarkan proyeksi laba 12 bulan ke depan): 44.05
P/E Growth Ratio (5yr expected): 4.86
Kamis 21 Mei, Walmart akan melaporkan keuangan mereka sebagai pemain yang paling jarang mengecewakan. Walmart adalah jaringan ritel terbesar di dunia, dengan lebih dari 230 juta orang yang berbelanja di toko atau website mereka setiap minggu. Tapi cerita Walmart pada 2026 sudah jauh melampaui gambaran toko diskon dengan rak-rak penuh produk murah. Dalam diam, Walmart sedang bertransformasi menjadi perusahaan teknologi yang kebetulan juga menjual bahan makanan: layanan belanja online mereka tumbuh 27% dalam setahun terakhir, bisnis iklan digital naik 41%, dan program keanggotaan berbayar Walmart+ terus mencetak rekor anggota baru. Morgan Stanley yang baru saja bertemu langsung dengan manajemen Walmart menyatakan mesin pertumbuhan digital perusahaan ini berputar lebih kencang dari yang terlihat di laporan keuangannya, dan mempertahankan target harga $140. Untuk kuartal yang dilaporkan hari ini, laba per saham diproyeksikan di kisaran $0.56-$0.61, dan dari catatan delapan kuartal terakhir, Walmart hanya sekali meleset dari target. Ada satu peringatan yang perlu disimak: investor saat ini rela membayar hampir 44 kali lipat dari proyeksi laba tahunannya untuk memegang saham ini, valuasi yang tidak menyisakan banyak toleransi jika ada kabar mengecewakan soal tekanan biaya akibat tarif impor. Bagi trader CFD, WMT adalah pilihan paling aman di pekan ini, namun justru karena itu pula potensi lonjakan harganya paling terbatas dibandingkan HD maupun NVDA.
Tiga laporan keuangan dalam tiga hari berturut-turut, ditutup dengan ex-date dividen Microsoft, menjadikan pekan ini sebagai salah satu pekan paling padat katalis sepanjang musim earnings Q1 2026. Setiap rilis bukan sekadar angka kuartalan, melainkan sinyal nyata tentang ke mana arah konsumen, korporasi, dan kapital institusional bergerak selanjutnya. Sebelum pasar bergerak duluan, pastikan Anda sudah membaca peta fundamentalnya terlebih dahulu.
Semua saham yang disebutkan dalam artikel ini tersedia untuk diperdagangkan sebagai CFD di Agrodana Futures.
Copyright ยฉ 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures

Keterangan :
| Suggest : SELL on Rally Area : 103.70 โ 103.90 Target : 1) 102.20 2) 100.70 SL : 105.40 Alternatif : Follow SELL jika tembus 101.50 Switch to BUY jika tembus 105.70 Waspadai geopolitik yang mudah berubah-ubah! |



Keterangan :
| Suggest : BUY on Dip Area : 4528.00 โ 4530.00 Target : 1) 4540.00 2) 4550.00 SL : 4518.00 (ideal 7-8 points di bawah 4517) Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 4604 Switch to SELL jika tembus 4475 Opsi buy : 4481-4496 (biru), 4404-4426 (abu), 4320-4350 |
Copyright ยฉ 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures


Imbal hasil Treasury AS 10 tahun ditutup menguat sejak tembus di atas 4.50%, sehingga memberi dukungan penguatan dolar lebih lanjut. Kondisi ini menekan emas dan membuat pasar cemas dengan perkembangan 2 hari ke depan.
Pasar global dilanda gejolak sejak pembukaan hari Senin sebagai dampak dari kombinasi antara lonjakan harga minyak, kenaikan imbal hasil obligasi (US Treasury Yield), dan juga memanasnya ketegangan geopolitik dari konflik Timur Tengah yang masih berlangsung. Kondisi ini membuat pasar saham melorot sehingga emas ikut terseret turun untuk mengcover kerugian di pasar saham.
Seperti yang diulas di live streaming hari Jumat di channel @AgrodanaFuturesOfficial bahwa sejak Trump kembali ke AS, maka fokus akan kembali tertuju pada rencana Trump terhadap Iran selanjutnya. Pertemuan Trump dengan para dewan penasihat keamanannya sebelum bertolak ke China di awal pekan yang lalu menjadi kekhawatiran utama.
Trump sengaja menunda hasil keputusan di rapat tersebut karena tidak ingin merusak pembicaraannya dengan Xi Jinping. Meski mengklaim China sepakat bahwa Selat Hormuz harus dibuka segera, tapi di sisi lain tidak menunjukkan sikap China yang pro atas tekanan AS terhadap Iran. Trump bahkan dikabarkan sudah berkomunikasi dengan PM Israel Benjamin Netanyahu terkait Iran.
Media Israel mengklaim bahwa Trump dan Netanyahu berkomunikasi via telepon untuk membahas Iran, dan klaim lain menyebut bahwa AS dan Israel sepakat untuk kembali menyerang Iran dalam waktu dekat. Peluang aksi militer tersebut dikabarkan 50-50, dengan kondisi di mana Israel sudah siap jika Trump memberi kode.
Di sisi lain, Trump memperingatkan Iran secara terbuka bahwa waktu untuk Iran semakin menipis dan Iran harus bergerak cepat atau menghadapi risiko kehancuran. Pernyataan tersebut dianggap pasar sebagai sinyal kemungkinan dimulainya kembali aksi militer, seolah mengkonfirmasi kabar yang diklaim media Israel sebelumnya.
Keputusan akan berada di tangan Trump dalam 2 hari ke depan karena Trump dijadwalkan akan melakukan pertemuan dengan para penasihat keamanan nasional tingkat tinggi di hari Selasa untuk membahas opsi-opsi militer.
Pasar hanya akan mendapatkan data relatif sedikit ringan dibanding minggu sebelumnya dari AS. Fokus utama hanya tertuju pada data PMI services dan manufaktur di hari Kamis, sisanya datang dari beberapa pejabat Fed yang akan berpidato, termasuk kemungkinan pidato perdana Kevin Warsh sebagai Ketua Federal Reserve yang baru untuk menggantikan Powell. Warsh dijadwalkan akan dilantik di hari Senin.
Pidato Warsh akan menjadi salah satu kunci dalam penggerak sentimen minggu ini. Kekhawatiran pasar terhadap inflasi membuat pasar mulai mengurangi ekspektasinya terhadap pemangkasan suku bunga. โWarsh Tradeโ dianggap lebih mendukung case untuk hawkish, sehingga US Treasury Yield bergerak naik dan menguntungkan dolar, sedangkan emas jelas tertekan. Jika Warsh berhasil meredam kekhawatiran tersebut, maka emas ada harapan untuk rebound.
Di sisi lain, agenda utama tetap berfokus pada Trump. 1-2 hari pertama di pekan ini akan menjadi krusial, seperti halnya minggu lalu. Jika Trump perintahkan penyerangan, maka risiko berakhirnya gencatan senjata semakin menguat, dan ketegangan baru akan berpotensi menekan emas. Sebaliknya, jika Trump tetap prioritaskan diplomasi, maka risiko geopolitik mereda, dan gencatan senjata tetap berjalan sampai didapatkan kesepakatan diplomasi. Kondisi ini akan menguntungkan emas sehingga bisa membalikkan tren menjadi bullish.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!
Candlestick daily ditutup bearish setelah kenaikan gagal tembus 4665, dan berbalik turun tembus support 4600 di sesi perdagangan hari Jumat. Bahkan tekanan berlanjut di malam hari sampai 4511 saat itu dan ditutup di 4539. Meski pagi ini dibuka gap up di 4546, tapi tekanan di awal sesi Asia berlanjut sampai 4480.
Di satu sisi, zona 4480 merupakan bagian dari support daily zona 4420-4580 (range area 30 Mar 2026) dan sejak Jumat harga kembali berada di zona ini untuk ketiga kalinya sejak 29 Apr dan 4 Mei. Skenario bearish kemungkinan menekan hingga 4420 sebelum mulai rebound. Atau skenario terburuk menekan lebih dulu sampai MA200 Daily di 4347. Sebaliknya, tekanan bisa saja berkurang, apalagi jika berhasil ditutup minimal di atas 4530, atau jauh lebih baik jika berhasil tembus resistance 4624.

H4 di pagi hari menunjukkan tekanan yang tertahan di zona hijau. Saat artikel ditulis, level terendah tertahan di 4480, lalu rebound dengan cepat hingga 4540. Ini berarti menandakan peluang rebound sepertinya mulai terlihat setelah retest zona hijau 4420-4499 di pagi hari. Sebagai catatan, zona hijau adalah zona yang terbentuk saat 30 Maret 2026, dan kami sejak 1 bulan terakhir di mana zona ini memiliki kecenderungan cukup efektif sebagai support. Terbukti di tanggal 29 Apr dan 4 Mei tekanan turun terhenti sedikit di atas zona hijau diikuti rebound berhari-hari.
Sejauh ini apa yang terjadi pada 29 Apr dan 4 Mei terlihat cukup meyakinkan untuk terulang di hari ini. Setelah memasuki zona hijau, level terendah terhambat di zona 4480. Dan candle ditutup hammer. Dengan posisi candle baru dibuka lebih tinggi, maka jika dalam 2 jam ke depan candle ditutup bullish, maka trader bisa pertimbangkan mulai buy untuk peluang minimal ke zona resistance 4595-4607.
Dan jika demand lebih kuat didukung rsi mulai kembali di atas 30% (keluar dari zona oversold), dan didukung dengan situasi geopolitik yang mereda, maka tembus di atas 4610 akan membuka ruang bagi emas untuk lanjutkan rebound hingga resistance berikutnya di zona 4623-4644.
Sebaliknya, jika ternyata 2 jam ke depan candle ditutup bearish, maka waspadai potensi retest support 4480, dan rsi tetap di bawah 30% yang berarti kembali ke zona oversold (note: biasanya saat rsi memasuki zona di bawah 30% cenderung memberi indikasi tekanan turun yang masih dominan). Jika ini yang terjadi, sebaiknya trader tunggu area buy lebih rendah, dengan asumsi zona 4420 atau bahkan 2 zona support di bawahnya bisa dipertimbangkan di 4350-4360 (support daily) dan 4388-4400 (zona FR 61.8% H4).
Dalam jangka pendek, sell masih mendominasi jika 4610 tidak berhasil ditembus. Atau, jika pada kasus candle H4 kembali bearish dalam 2 jam ke depan, maka sell hanya disarankan jika turun di bawah 4500 kembali, diikuti dengan tekanan turun minimal ke 4480 atau maksimal ke 4420.

Per jam 11.00 WIB, harga berada di 4544.00 dengan high 4549.45, dan low 4480.56. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Commodity (Gold, Crude Oil) 18 Mei 2026 | PT. Agrodana Futures, strategi utama belum berjalan karena penurunan tertahan di 4380. Namun, secara teknis membuktikan bahwa zona biru di 4481-4496 sejauh ini benar-benar efektif. Zona ini ditandai sejak 1 minggu terakhir, dan terbukti rebound berawal dari rejection kuat di zona ini.
Secara teknis, pantulan naik juga didukung oleh kondisi rsi yang lebih tinggi dari low sebelumnya (higher low), sedangkan harga lebih rendah dari low sebelumnya (lower low) sehingga peluang kenaikan dominan untuk beberapa jam ke depan. Dalam kondisi ini, trader bisa mengincar buy untuk pantulan terbatas.
Jika dalam 1-2 jam ke depan swing low berikutnya tidak lebih rendah dari 4500-4510, maka zona ini bisa dipertimbangkan sebagai zona buy untuk memanfaatkan peluang rebound teknis terbatas. Tapi jika swing low lebih rendah dari 4500, strategi buy tidak disarankan di zona ini. Sebaiknya tunggu zona support yang lebih rendah, sesuai dengan strategi utama yang disarankan!
Sebaliknya, seller diperkirakan akan dominan untuk beberapa waktu ke depan, didukung oleh risiko geopolitik yang diperkirakan masih membayangi dalam beberapa hari ke depan (1-2 hari ke depan diperkirakan cukup krusial, menunggu pengumuman Trump!).
Area sell kemungkinan di beberapa resistance atas. Zona pink 4588-4604 resistance 1, zona orange 4631-4647 resistance 2, dan zona coklat 4667-4678. Dengan catatan bahwa penembusan di atas zona coklat akan mengurangi tekanan yang terjadi pada emas, sehingga sinyal buy akan lebih kuat jika harga berhasil tembus di atas zona tersebut.
Sedangkan zona orange diperkirakan seller kemungkinan masih cukup kuat untuk menghalau kenaikan (bertepatan dengan Golden Zone, are antara FR 50%-61.8% bearish jangka pendek). Area ini diperkirakan lebih kuat untuk melakukan sell, dengan stop loss di atas 4650.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Opsi BUY on Dip
Entry: 4398.00 โ 4400.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4420.00 ($20 - $22)
(Alternatif Follow BUY jika tembus 4550 (updated!), target terdekat 4560, terjauh 4570, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4388.00 ($10 - $12)
(ideal 7-8 poin di bawah 4387.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi SELL jika resistance tidak ditembus
Entry : 4640.00 โ 4642.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4620.00 ($20 - $22)
Stop Loss: 4652.00 ($10 - $12)
(ideal SL 7-8 poin di atas 4650)
Risk Reward: 1: 2
Copyright ยฉ 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures
Keterangan :
| Suggest : BUY on Dip Area : 100.50 โ 100.70 Target : 1) 102.20 2) 103.70 SL : 99.00 Alternatif : Follow BUY jika tembus 103.00 Switch to SELL jika tembus 97.30 Waspadai geopolitik yang mudah berubah-ubah! |



Keterangan :
| Suggest : BUY on Dip Area : 4398.00 โ 4400.00 Target : 1) 4410.00 2) 4420.00 SL : 4388.00 (ideal 7-8 points di bawah 4387) Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 4560 SELL tetap dominan selama tidak tembus 4610 Opsi buy : 4481-4496 (biru), 4404-4426 (abu), 4320-4350 |
Copyright ยฉ 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures


TOP GAINERS
| 1. Cisco Systems, Inc. (CSCO) +22.68% |
| 2. Philip Morris International Inc. (PM) +8.6% |
| 3. Exxon Mobil Corporation (XOM) +7.53% |
| 4. Eli Lilly and Company (LLY) +5.94% |
| 5. NVIDIA Corporation (NVDA) +4.62% |
TOP LOSERS
| 1. Intel Corp (INTC) -16.38% |
| 2. QUALCOMM Incorporated (QCOM) -13.14% |
| 3. Advanced Micro Devices, Inc. (AMD) -8.88% |
| 4. The Boeing Company (BA) -7.67% |
| 5. Airbnb, Inc. (ABNB) -6.25% |
Wall Street menutup pekan ini dengan karakter yang terbagi cukup tajam. Pasar masih bergerak dalam bayangan kesepakatan tarif AS-China pekan sebelumnya, namun optimisme itu mulai diuji oleh sejumlah katalis baru yang datang bersamaan: kunjungan delegasi Trump ke Beijing bersama jajaran CEO kelas dunia membuka ekspektasi kesepakatan bisnis konkret, sementara data inflasi yang masih membandel memaksa pelaku pasar untuk kembali menghitung ulang kapan The Fed benar-benar akan memangkas, menahan, atau malah menaikkan suku bunga. Hasilnya bukan pasar yang seragam naik, melainkan pasar yang memilah dengan sangat selektif antara sektor yang punya katalis nyata dan yang tidak.

Next Earnings (Laporan Keuangan): 12 Agustus 2026
Next Dividend Ex-Date: 6 Juli 2026
52-Week Range: $62.30 - $119.36
Weekly Range: $96.20 - $119.40
Previous Close Price: $118.25 (15 Mei 2026)
Cisco menjadi saham dengan kenaikan paling dramatis pekan ini. Pemicunya adalah laporan keuangan kuartal terbaru yang sangat kuat: pendapatan mencapai $15,84 miliar atau tumbuh 12% dibanding tahun lalu, dan yang lebih mengejutkan pasar adalah angka pesanan infrastruktur AI yang masuk senilai $1,9 miliar hanya dalam satu kuartal. Cisco juga menaikkan target pesanan AI untuk keseluruhan tahun ini menjadi $9 miliar. Investor membaca ini sebagai sinyal bahwa Cisco bukan sekadar perusahaan jaringan lama yang stagnan, melainkan pemain serius di era AI. Analis dari HSBC langsung merespons dengan menaikkan rekomendasi saham ini ke posisi Beli dengan target harga $137. Di sisi lain, manajemen juga mengumumkan akan memangkas sekitar 4.000 posisi sebagai bagian dari fokus ulang bisnis mereka ke teknologi chip dan optik berbasis AI.

Next Earnings (Laporan Keuangan): 22 Juli 2026
Last Dividend Ex-Date: 19 Maret 2026 ($1.47)
52-Week Range: $142.11 - $192.95
Weekly Range: $174.35 - $193.13
Previous Close Price: $189.64 (15 Mei 2026)
Kabar baik dari regulator kesehatan Amerika (FDA) menjadi bahan bakar utama kenaikan saham Philip Morris pekan ini. FDA mengeluarkan panduan yang lebih bersahabat terhadap produk nikotin, dan ini langsung mengurangi ketidakpastian aturan yang selama ini membuat investor waswas. Selain itu, laporan keuangan kuartal pertama 2026 juga mendukung, dengan total pendapatan $10,15 miliar. Yang menarik untuk dicermati adalah fakta bahwa 43% dari pendapatan perusahaan kini sudah berasal dari produk bebas asap seperti IQOS, bukan lagi rokok konvensional. Ini menunjukkan bahwa Philip Morris sungguh-sungguh bertransformasi menjadi perusahaan yang berbeda dari yang dikenal publik selama ini, dan pasar mulai memberi penghargaan atas perubahan itu.

Last Earnings (Laporan Keuangan): 31 Juli 2026
Last Dividend Ex-Date: 15 Mei 2026 ($1.03)
52-Week Range: $101.19 - $176.41
Weekly Range: $146.14 - $158.01
Previous Close Price: $158.01 (15 Mei 2026)
Pekan yang baik untuk Exxon Mobil, didorong oleh tiga berita positif sekaligus. Pertama, pengadilan di Texas memutuskan bahwa Exxon tidak bersalah dalam sebuah gugatan hukum terkait iklim yang cukup besar. Ini penting karena kekhawatiran soal gugatan tersebut sempat membayangi kemampuan perusahaan untuk terus membagikan dividen kepada pemegang sahamnya. Kedua, harga minyak mentah dunia melonjak akibat meningkatnya ketegangan di kawasan Teluk Persia, yang secara langsung menguntungkan perusahaan energi seperti Exxon. Ketiga, pernyataan Trump bahwa China sepakat membeli minyak dan energi dari Amerika ikut mendorong optimisme di sektor ini. Meskipun detailnya belum resmi dikonfirmasi oleh pihak China, sinyal bahwa permintaan minyak AS dari pembeli terbesar di dunia bisa kembali terbuka memberikan dorongan sentimen yang nyata bagi harga energi secara keseluruhan, dan Exxon sebagai salah satu produsen minyak terbesar Amerika adalah salah satu yang paling langsung merasakan dampak positifnya. Tiga angin segar dalam satu pekan adalah kombinasi yang sulit dilawan, dan investor pun merespons dengan memborong saham ini.

Next Earnings (Laporan Keuangan): 5 Agustus 2026
Last Dividend Ex-Date: 15 Mei 2026 ($1.73)
52-Week Range: $623.78 - $1133.95
Weekly Range: $956.59 - $1022.65
Previous Close Price: $1004.70 (15 Mei 2026)
Eli Lilly kembali menunjukkan mengapa sahamnya tetap menjadi favorit di sektor kesehatan. Perusahaan asal Amerika ini melaporkan pendapatan kuartal pertama 2026 sebesar $19,8 miliar, naik 56% dibanding periode yang sama tahun lalu. Mesin pertumbuhannya adalah obat-obatan seri GLP-1 seperti Mounjaro, yang digunakan untuk diabetes dan obesitas, dan permintaannya dari pasar internasional terus melampaui perkiraan. Untuk memastikan pasokan tidak tertinggal dari permintaan, perusahaan berkomitmen menginvestasikan tambahan $4,5 miliar untuk membangun kapasitas produksi di Amerika. Target harga dari analis Cantor Fitzgerald di $1.230 dan Barclays di $1.400 menggambarkan betapa tingginya keyakinan institusi besar terhadap masa depan perusahaan ini.

Next Earnings (Laporan Keuangan): 20 Mei 2026
Last Dividend Ex-Date: 11 Maret 2026 ($0.01)
52-Week Range: $129.16 - $236.54
Weekly Range: $214.87 - $236.48
Previous Close Price: $225.30 (15 Mei 2026)
NVIDIA mencatat kenaikan yang lebih moderat dibanding pekan-pekan sebelumnya, namun tetap solid di tengah tekanan terhadap sektor chip secara keseluruhan. Nilai total perusahaan ini di bursa kini berada di kisaran $5,7 triliun, sebuah angka yang melampaui perkiraan Produk Domestik Bruto seluruh negara Jerman. Landasan fundamentalnya tetap kuat, dengan pendapatan kuartal terakhir yang tumbuh 73% secara tahunan dan laba bersih yang naik 94%. Satu hal yang juga menarik perhatian analis adalah harga saham NVIDIA yang dinilai semakin masuk akal jika dibandingkan dengan pertumbuhannya, membuat saham ini tidak lagi dianggap terlalu mahal oleh sebagian investor. Analis Cantor Fitzgerald masih mempertahankan target harga $350 untuk saham ini.

Next Earnings (Laporan Keuangan): 23 Juli 2026
Last Dividend Ex-Date: 7 Agustus 2024
52-Week Range: $18.97 - $132.75
Weekly Range: $106.78 - $130.49
Previous Close Price: $108.87 (15 Mei 2026)
Intel menjadi saham yang paling banyak ditinggalkan investor di antara para pembuat chip pekan ini, dan tekanan yang menerpa bukan sekadar sentimen sesaat. Kondisi bisnis perusahaan secara mendasar memang masih belum pulih: Intel masih merugi di tingkat operasional, artinya pengeluaran untuk menjalankan bisnis masih lebih besar dari pendapatannya. Di saat yang sama, investor terus membandingkan Intel dengan Nvidia yang tumbuh jauh lebih kencang, dan perbandingan itu tidak menguntungkan Intel sama sekali. Para analis pun belum satu suara soal kemana harga saham ini akan pergi, dengan kisaran target yang sangat lebar antara $25 hingga $80, mencerminkan betapa besarnya ketidakpastian yang masih menyelimuti masa depan perusahaan ini.

Next Earnings (Laporan Keuangan): 29 Juli 2026
Next Dividend Ex-Date: 4 Juni 2026
52-Week Range: $121.99 - $247.90
Weekly Range: $199.27 - $246.60
Previous Close Price: $201.52 (15 Mei 2026)
Qualcomm mengalami koreksi tajam pekan ini setelah sebelumnya sempat melonjak lebih dari 15% pasca laporan keuangan. Koreksi setelah kenaikan besar seperti ini sebetulnya lumrah terjadi, karena banyak investor yang memilih untuk mengunci keuntungan mereka terlebih dahulu. Namun ada tambahan tekanan yang memperburuk situasi: regulator Amerika (FTC) dikabarkan sedang menyelidiki Arm Holdings, sebuah perusahaan yang patennya digunakan oleh Qualcomm. Jika penyelidikan ini berujung pada perubahan aturan lisensi, Qualcomm bisa terdampak langsung. Investor memilih bersabar dan menunggu kejelasan, terutama menjelang acara besar Investor Day Qualcomm yang dijadwalkan 24 Juni 2026.

Next Earnings (Laporan Keuangan): 4 Agustus 2026
Last Dividend Ex-Date: 27 April 1995
52-Week Range: $107.67 - $469.22
Weekly Range: $423.44 - $469.24
Previous Close Price: $424.14 (15 Mei 2026)
Penurunan AMD pekan ini agak ironis, karena secara kinerja bisnis perusahaan ini sebenarnya sedang dalam kondisi yang cukup baik. Pendapatan dari segmen server dan pusat data mereka tumbuh 57% dibanding tahun lalu. Masalahnya, pasar sedang dalam mode hati-hati terhadap saham-saham yang berkaitan dengan AI setelah kenaikan panjang, dan AMD ikut terseret arus jual yang melanda sektor chip secara keseluruhan. Ini lebih merupakan cerita tentang sentimen pasar yang sedang mereda, bukan tentang bisnis AMD yang bermasalah. Bagi investor jangka panjang, koreksi seperti ini justru bisa dilihat sebagai kesempatan untuk mencermati kembali saham ini.

Next Earnings (Laporan Keuangan): 28 Juli 2026
Last Dividend Ex-Date: 13 Februari 2020
52-Week Range: $176.77 - $254.35
Weekly Range: $220.34 - $242.38
Previous Close Price: $220.61 (15 Mei 2026)
Boeing mengalami pekan yang mengecewakan justru di tengah momen yang semestinya jadi angin segar. Ketika delegasi Trump mengunjungi Beijing, pasar sudah berharap besar bahwa China akan memesan setidaknya 500 pesawat dari Boeing sebagai bagian dari negosiasi dagang. Kenyataannya, yang diumumkan hanyalah komitmen 200 unit, jauh dari harapan. Bagi pasar, selisih antara harapan dan kenyataan itu terlalu besar untuk diabaikan, dan harga saham Boeing pun langsung turun tajam. Analis dari Jefferies dan Freedom Broker masih optimis dengan memasang target harga di kisaran $290-295 dan memberikan rekomendasi Beli, namun pergerakan saham Boeing dalam waktu dekat kemungkinan akan sangat bergantung pada apakah negosiasi dengan China bisa menghasilkan angka pesanan yang lebih besar.

Next Earnings (Laporan Keuangan): 5 Agustus 2026
Next Dividend Ex-Date: N/A (Airbnb tidak membagikan dividen)
52-Week Range: $110.81 - $147.25
Weekly Range: $130.55 - $146.25
Previous Close Price: $132.88 (15 Mei 2026)
Airbnb sebenarnya membawa hasil yang cukup solid: pendapatan kuartal pertama 2026 tumbuh 18% dibanding tahun lalu menjadi $2,7 miliar. Namun ada satu angka yang membuat investor kecewa, yaitu laba per saham yang hanya $0,26 sementara pasar sudah memperkirakan $0,29. Selisihnya memang kecil, tapi di pasar saham, meleset dari ekspektasi seringkali dihukum tidak proporsional. Situasi itu diperparah oleh kabar bahwa salah satu pendiri perusahaan, Nathan Blecharczyk, menjual sahamnya senilai lebih dari $8,85 juta dalam sepekan terakhir. Ketika orang dalam perusahaan sendiri terlihat melepas saham dalam jumlah besar, investor ritel biasanya ikut waswas, terlepas dari alasan sebenarnya di balik penjualan tersebut.
Pekan 12-15 Mei 2026 sekali lagi membuktikan bahwa di pasar saham, ekspektasi adalah segalanya. Cisco meledak karena hasilnya jauh melampaui dugaan pasar. Boeing jatuh karena hasilnya jauh di bawah harapan. Sementara saham-saham chip seperti Intel dan AMD dihukum bukan semata karena bisnisnya buruk, melainkan karena pasar sedang dalam fase berhati-hati setelah periode kenaikan yang panjang. Pekan depan, arah pasar akan sangat ditentukan oleh perkembangan negosiasi dagang AS-China dan data ekonomi Amerika terbaru. Dua hal yang patut dicermati betul oleh siapapun yang aktif di pasar.
Semua saham yang disebutkan dalam artikel ini tersedia untuk diperdagangkan sebagai CFD di Agrodana Futures.
Copyright ยฉ 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures




