US Treasury Yield 10-tahun ditutup turun dan dolar kembali melemah secara keseluruhan di sesi perdagangan hari Rabu kemarin. Hal ini membuat pertanyaan pasar terhadap penurunan emas. Padahal keduanya turun bersamaan sehingga emas punya alasan tepat untuk lanjutkan kenaikannya. Tapi hal ini tidak terjadi, emas kembali terhambat di bawah zona 4080 saat kenaikan cepat pasca PPI terjadi.
Data PPI dirilis 5.5% vs ekspektasi 6.5% y/y, dengan PPI bulanan tercatat turun -0.3% lebih rendah dari ekspektasi 0.1% m/m. Data ini turun signifikan dari bulan sebelumnya 1.1%. Core PPI juga melemah 4.7% vs ekspektasi 5.2% y/y dan 0.2% vs ekspektasi 0.4% m/m. Pelemahan data ini tidak mengejutkan karena CPI juga turun sehari sebelumnya, tapi yang jelas hal ini memvalidasi berkurang atau meredanya tekanan inflasi AS.
CPI menunjukkan inflasi konsumen yang mulai mereda, tapi angka PPI (produsen) masih di level 5.5% y/y kalau dibandingkan dengan angka CPI 3.5% y/y. Jika ditelusuri ke rantai pasokan, maka situasinya lebih panas di mana barang setengah jadi naik 11.1% sepanjang tahun, barang mentah naik 13% dan bahan baku paling mentah naik 11%. Kondisi ini menciptakan selisih yang cukup besar antara harga yang dibayar produsen dengan harga yang dibebankan ke konsumen. Dalam ekonomi yang kuat, selisihnya diteruskan ke konsumen, tidak diserap oleh margin keuntungan.
Ini berarti juga menandakan bahwa guncangan energi kemungkinan mulai mereda, meskipun diperkirakan tidak akan berlangsung lama mengingat situasi terbaru geopolitik yang berisiko memicu perang besar lainnya di Selat Hormuz.
Pasar masih harus menunggu data PCE di akhir bulan. Komponen-komponen bulan Juni langsung masuk ke indikator pilihan Fed menunjukkan hasil yang beragama, di mana layanan penumpang maskapai penerbangan, manajemen portofolio dan lainnya akan menjadi catatan tambahan bagi Fed. Tidak ada yang mengindikasikan PCE inti yang tinggi, tapi menguatnya sektor jasa keuangan kemungkinan akan menghambat PCE menyamai angka CPI inti yang datar.
Belum ada perubahan signifikan dari perselisihan ini. AS tetap lanjutkan serangannya, dan terbaru terhadap situs militer Iran di Selat Hormuz dengan alasan untuk melumpuhkan kemampuan pasukan Iran mengganggu kapal-kapal yang berlayar di Selat Hormuz. Sebaliknya, Iran terus menggempur base militer AS di negara-negara Teluk. Hal ini akan semakin sering kita lihat atau dengar di media-media internasional dengan tanpa ada solusi penyelesaian dalam waktu dekat yang terlihat.
Menariknya, Trump kembali mengatakan bahwa Iran kembali hubungi AS dan mengajak berunding untuk menyelesaikan masalah (hal yang sama, klaim sepihak untuk meredam pasar, tapi juga akan terus dibantah Iran..kejadian terulang). Dan pasar memang sempat pulih ditandai dengan minyak yang turun dari level $80 per barel. Tapi masalah belum selesai, sehingga minyak pun tetap di zona $79-80 per barel, dan emas kembali bertahan di zona 4030-4060, dengan kenaikan yang terus terhambat di 4080.
Retail sales berikutnya di jam 19.30 WIB. Data diperkirakan melemah dari 0.9% menjadi 0.2% m/m, dan core retail sales dari 0.8% menjadi 0% m/m. Dilanjutkan dengan Philadelphia Fed manufacture Index diperkirakan naik dari 10.3 menjadi 12.7, dan initial jobless claims diperkirakan naik dari 215K ke 216K.
Laporan yang melemah, terutama di retail sales, akan menjadi peluang untuk emas mendapatkan tenaga dorongan naik kembali seperti yang terjadi di 2 malam berturut-turut setelah CPI dan PPI. Sebaliknya, data yang lebih kuat akan membuat emas terkoreksi turun.
Sedangkan untuk geopolitik. Tetap cermati beberapa hal ini seperti sebelumnya:
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!
Candlestick daily ditutup doji, mirip hanging man, sehingga peluang kenaikan kali ini dibayangi kembali oleh potensi penurunan yang bisa terjadi kapanpun dan menekan lebih lanjut, terutama jika data retail sales lebih tinggi dan atau geopolitik yang memanas. Bullish butuh minimal tembus di atas zona 4080 untuk membuatnya tetap tangguh, dan akan jauh lebih kuat jika berhasil naik di atas 4115.
Sebaliknya, tekanan akan terus membayangi jika kenaikan tetap gagal tembus 4080-4115. Dan bahkan tekanan turun berpeluang berlanjut jika tembus support 3940 yang sejauh ini dianggap sebagai support psikologis.

Di H4, data PPI yang lebih rendah dari ekspektasi ikut mendorong emas rebound dari titik terendah saat itu 4017 ke 4070an sebelum akhirnya terkoreksi kembali karena situasi geopolitik yang tidak menentu. Kondisi ini mirip dengan yang terjadi saat data CPI dirilis sehari sebelumnya. Tapi ada 2 kesamaan, yaitu keduanya tetap gagal membawa emas naik lebih lanjut di atas 4080-4114. Hal ini masih dipicu oleh situasi geopolitik yang masih tidak menentu sehingga pasar belum sepenuhnya lepas dari gangguan yang kemungkinan ditimbulkan kembali dari eskalasi geopolitik.
Zona 4084-4114 masih menjadi zona resistance penting yang perlu dicermati dan kenaikan yang lebih kuat akan ditandai dengan kenaikan lebih tinggi dari zona tersebut. Jika tetap gagal tembus, maka kenaikan akan tetap rapuh, dan bearish berpeluang kembali mengancam.
Di sisi lain, zona kuning 4047-4080 juga menjadi resistance yang cukup penting beberapa waktu ke depan. Terlihat harga belum mampu stabil di atas zona tersebut sehingga kenaikan yang rapuh membuat emas kembali tergelincir pagi ini di sesi Asia.
Jika dalam 2-3 jam ke depan harga tetap di bawah zona kuning, kemungkinan kita akan ubah strategi lebih dulu menjadi sell dengan syarat harga tidak tembus 4080 (asumsi sell zona 4060-4070) sebelum data retail sales AS. Target penurunan tidak lebih rendah dari 4015-4020, atau cukup memanfaatkan range terdekat 4040-4060 sebagai area sell dan target. Skenario ini tidak disarankan jika sudah mendekati retail sales ataupun setelah data retail sales karena reaksi market akan bergantung pada data tersebut!
Sebaliknya, jika dalam 2-3 jam ke depan harga berhasil tembus di atas zona kuning, maka strategi buy dipertahankan, dan lanjut untuk peluang ke zona 4100-4110. Di zona ini wajib extra waspada! Jika kenaikan terjadi sebelum data ekonomi, sebaiknya segera exit! Entry berikutnya disesuaikan dengan hasil data ekonomi yang dirilis!

Per jam 11.10 WIB, harga berada di 4036.00 dengan high 4065.79, dan low 4024.29. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Commodity (Gold, Crude Oil) 16 Juli 2026 | PT. Agrodana Futures, strategi utama masih aktif, buy di zona 4033-4035, meskipun sempat turun hingga 4024, tapi belum sentuh stop loss 4023 ataupun stop loss ideal yang disarankan (7-8 poin di bawah 4022).
Secara teknis, saat artikel ditulis, candle di jam 10 sebelumnya berhasil ditutup hammer, sehingga secara teori peluang kenaikan cukup terbuka. Secara target, area hijau yang sebelumnya juga dipertimbangkan sebagai area demand, kini menjadi resistance potensial sekaligus target terdekat di 4047-4058. Dan bullish akan terbuka lebih lanjut jika kenaikan mampu tembus resistance trendline 4065-4070.
Sebaliknya, jika dalam 1-2 jam ke depan harga tetap di bawah zona hijau 4047-4058, maka disarankan untuk segera keluar dari posisi buy, lalu tunggu sampai rsi oversold untuk kembali buy. Atau, jika tekanan berturut-turut sentuh 4010-4015, maka Anda bisa ambil ancang-ancang untuk siap ubah strategi menjadi sell, dengan zona 3980 dan 3960 sebagai peluang potensial. Dan segera exit saat penurunan sudah sentuh zona 3943-3960 karena dicurigai masih berperan sebagai support psikologis untuk beberapa waktu ke depan.
Pasar akan mencermati 1 rintangan data AS lagi nanti malam yang kini datang dari retail sales AS. Setelah itu semua akan kembali fokus ke situasi geopolitik. Aturan yang sama, fokus dulu dengan data ekonomi, dan jika data lebih lemah, maka masih ada harapan untuk emas minimal rebound dekati zona 4060-4080. Dan jika setelah data tetap tidak tembus di atas 4080, segera exit dari buy, amati dan tunggu situasi geopolitik! Jika candle reversal muncul di zona resistance, dan situasi geopolitik tidak mereda, maka Anda bisa mulai pertimbangkan sell. Atau bisa juga sell saat tembus support psikologis 3943-3960, tapi ini hanya dilakukan jika harga terus menerus berada di zona support sampai selesai data ekonomi sehingga peluang tembus karena geopolitik cukup besar.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Opsi BUY on Dip
Entry: 4033.00 โ 4035.00 (active!)
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4055.00 ($20 - $22)
(Alternatif Follow BUY jika tembus 4070, target terdekat 4080, terjauh 4090, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4023.00 ($10 - $12)
(ideal 7-8 poin di bawah 4022.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi SELL jika geopolitik tetap memanas
(cek kondisi/syarat yang harus dipenuhi di artikel!)
Entry : 4100.00 โ 4102.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4080.00 ($20 - $22)
Stop Loss: 4112.00 ($10 - $12)
(ideal SL 7-8 poin di atas 4110.00)
Risk Reward: 1: 2
Copyright ยฉ 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures


Keterangan :
| Suggest : BUY on Dip Area : 161.600 โ 161.800 Target : 1) 162.400ย 2) 163.000 SL : 161.000 Alternatif : - Pertahankan/Follow BUY jika tembus 162.500 - Switch to SELL jika tembus 161.000 atau jika intervensi terjadi - Waspada zona 161-162 rawan intervensi! Tidak disarankan menahan buy terlalu lama! |
Copyright ยฉ 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures


Keterangan :
| Suggest : SELL on Rally Area : 82.20 โ 82.40 Target : 1) 80.70 2) 79.20 SL : 83.90 Alternatif : - Follow SELL jika tembus 76.00 - Switch to BUY jika tembus 84.50 - Alternative sell : 81-84 - Fokus perkembangan geopolitik! |



Keterangan :
| Suggest : BUY on Dip Area : 4033.00โ 4035.00 Target : 1) 4045.00 2) 4055.00 SL : 4023.00 (ideal 7-8 points di bawah 4022) Alternatif : - Pertahankan/Follow BUY jika tembus 4070 - Switch to SELL jika tembus 4000 atau jika gagal tembus 4100 - Opsi buy : 3960-3978 (kuning), 3886 (low 28 Okt 2025), atau jika tembus 4080 |
Copyright ยฉ 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures


US Treasury Yield 10-tahun ditutup turun dan dolar ikut melemah setelah data CPI AS menunjukkan angka yang lebih lunak, 3.5% vs 3.8%, dan turun dibanding bulan sebelumnya 4.2% y/y. Hal ini membuat emas berhasil naik dengan cepat menyambut redanya tekanan inflasi.
Data tersebut membuat pasar menurunkan ekspektasi mereka terhadap langkah pengetatan kebijakan moneter oleh Fed dalam waktu dekat. CPI yang lebih rendah berhasil membuat dolar melemah sehingga emas dengan cepat terdorong naik merespon kabar tersebut.
Data CPI bulan Juni dirilis jauh di bawah ekspektasi, 3.5% vs 3.8% y/y, memberi sinyal terkuat dalam beberapa bulan terakhir bahwa tekanan inflasi mulai mereda setelah lonjakan di musim semi. Angka bulanan juga memberi indikasi penurunan lebih rendah dari yang diperkirakan, -0.4% m/m vs -0.1%. Sementara inflasi inti (core CPI) secara mengejutkan turun dari 2.9% ke 2.6% y/y (lebih rendah dari ekspektasi 2.9%) dan basis bulanan berada di 0%, terendah sejak Januari 2021.
Pemulihan ini cukup positif. Harga energi yang turun seiring anjloknya harga benson, dan inflasi mendasar juga melambat, di mana sektor perumahan mencatan kenaikan bulanan terkecil sejak Januari 2021 dan layanan inti (tanpa perumahan) mencatat angka terendah sejak Mei 2020. Laporan lainnya yang juga mendukung terdapat pada Asuransi kendaraan bermotor, pakaian, mobil bekas, perawatan kesehatan dan akomodasi.
Tidak lama kemudian, Warsh memulai testimony di depan Komite Jasa Keuangan DPR AS. Warsh mengawalinya dengan mengomentari data CPI yang baru saja dirilis. Warsh mengakui data tersebut lebih baik dari perkiraan (inflasi mendingin), tapi dia juga mengingatkan bahwa 1 angka inflasi yang positif tidak cukup untuk mengubah proyeksi Fed. Dia menekankan bahwa para pembuat kebijakan perlu melihat perbaikan inflasi yang berkelanjutan sebelum pertimbangkan perubahan kebijakan apa pun. Hal ini sekaligus menandakan bahwa perjuangan Fed melawan inflasi belum berakhir.
Di sisi lain, saat Warsh menghadapi Komite, Presiden Trump mengumumkan bahwa dia membatalkan usulan biaya penggantian sebesar 20% yang akan dikenakan AS ke kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz. Ini berarti usulan sebelumnya tidak berumur panjang (seperti yang sudah-sudah, menarik diri ataupun mengklarifikasi dari pengumuman terburu-buru sebelumnya untuk meredam kepanikan pasar = TACO trade).
Sebagai gantinya Trump mengutamakan perjanjian perdagangan dan investasi dengan negara-negara Teluk. Trump menyebut pendekatan ini akan mendatangkan investasi besar-besaran, memperluas pabrik dan sektor manufaktur, dan menciptakan jutaan lapangan kerja bergaji tinggi untuk warga Amerika. Trump mengklaim perubahan tersebut dilakukan setelah berdiskusi dengan para pemimpin Timur Tengah.
Tidak hanya itu, Trump juga umumkan kembali melakukan blokade terhadap kapal-kapal yang berlayar ke atau dari Pelabuhan-pelabuhan Iran atau yang mengangkut kargo Iran. Dia mengerahkan Angkatan Laut untuk melakukannya sambil menjaga Selat Hormuz tetap terbuka untuk pelayaran global.
PPI berikutnya di jam 19.30 WIB. Laporan ini merupakan inflasi dari sisi produsen. Laporan sebelumnya berada di 1.1% m/m, dan diperkirakan turun ke 0%, sedangkan core PPI diperkirakan tetap di 0.4% m/m.
Secara teori, market akan merespon positif jika terjadi angka yang lebih lunak (=emas naik). Dan sebaliknya akan merespon negatif jika data dirilis lebih kuat (=emas turun). Tapi jangan harapkan reaksi market akan sekuat seperti saat data CPI dirilis tadi malam, apalagi jika data dirilis โsesuai ekspektasiโ. Market hanya akan merespon sangat kuat jika data dirilis โjauh lebih kuatโ atau โjauh lebih lemahโ dari ekspektasi.
Kevin Warsh akan kembali memberi testimony, tapi kali ini di hadapan Senat AS. Kemungkinan juga dengan pernyataan yang kurang lebih sama, dan diharapkan tidak ada hal baru yang disampaikan sehingga reaksi market tidak akan terlalu berlebih. Tapi jika Warsh memberi indikasi pernyataan yang kuat tentang perubahan suku bunga, maka reaksi pasar akan berbalik turun dibanding reaksi tadi malam.
Sedangkan untuk geopolitik. beberapa hal yang perlu dicermati:
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!
Candlestick daily ditutup bullish, mirip inverted hammer yang muncul di zona support setelah rejection terjadi di level terendah 3984. Area ini sekaligus menunjukkan bahwa zona 3960-3985 masih cenderung efektif sebagai zona support kritis, meskipun beberapa kali tail sempat ada muncul di 3943 (terendah sejauh ini tersentuh di 30 Jun 2026) dan 3959 (low 24 Jun 2026), keduanya berhasil ditutup kembali di atas 3959-3960an.
Namun pagi ini harga kembali turun setelah sempat sentuh level tertinggi 4103 tadi malam. Penurunan pagi ini lebih disebabkan oleh situasi geopolitik yang masih panas, sedangkan data CPI yang lemah dan pernyataan Warsh tadi malam yang cenderung tidak terlalu hawkish memberi indikasi tidak tergesa-gesanya Fed dalam mengubah keputusan dalam waktu dekat, meskipun Warsh menganggap turunnya inflasi Juni bukan berarti misi Fed sudah berakhir melawan inflasi. Jika situasi mereda (geopolitik), maka emas tetap terbuka untuk kembali menguji zona 4100 atau bahkan lebih. Sebaliknya, jika geopolitik terus memanas, maka emas terancam kembali turun dan sangat mungkin turun di bawah 3940, dengan zona 3900 dan 3886 kemungkinan juga ikut terancam.

Di H4, data CPI yang lebih rendah dari ekspektasi berhasil membuat emas saat itu naik dengan cepat, lanjutkan dorongan ke atas yang sudah terjadi sejak siang hari (beberapa jam sebelum data dirilis). Tapi sayangnya zona 4100-4114 masih terlalu kuat sehingga dianggap hanya menutup hampir seluruh gap yang terjadi di hari Senin, 13 Jul 2026, dan harga berangsur-angsur pulih kembali ke zona 4040-4050.
Zona 4084-4114 akan menjadi zona resistance penting yang perlu dicermati dan kenaikan yang lebih kuat akan ditandai dengan kenaikan lebih tinggi dari zona tersebut. Jika tetap gagal tembus, maka kenaikan akan tetap rapuh, dan bearish berpeluang kembali mengancam.
Di sisi lain, penurunan akan lebih dominan jika zona 3940 ditembus. Ini berarti harus turun di bawah zona abu-abu 3960-3985. Zona 3940 mengacu pada low 30 Jun 2026 di 3943. Artinya, butuh validasi penembusan di bawah zona tersebut untuk membuat bearish yang lebih kuat. Sedangkan penurunan di bawah 4000 diperkirakan hanya memiliki ruang penurunan yang relatif terbatas, mengacu pada zona abu-abu 3960-3985 yang dianggap support psikologis sejauh ini. Selama zona ini tidak ditembus, maka zona abu-abu tetap dipertimbangkan sebagai area buy yang lebih baik dibanding 4020-4045.
Di malam hari, PPI akan menjadi sorotan. Mirip dengan CPI, data ini kemungkinan juga direspon oleh pasar. Namun, efeknya tidak akan sekuat saat data CPI dirilis sehingga lecutan ke atas (jika data lebih lemah) ataupun tekanan ke bawah (jika data lebih kuat) tidak akan sekuat efek dari data CPI tadi malam, kecuali dirilis โjauh lebih rendah/tinggi dari ekspektasiโ. Ini berarti geopolitik yang akan menjadi penggerak utama setelah PPi dirilis.

Per jam 10.50 WIB, harga berada di 4031.80 dengan high 4061.91, dan low 4028.07. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Commodity (Gold, Crude Oil) 15 Juli 2026 | PT. Agrodana Futures, strategi utama buy di zona 4046-4048, tapi harga turun sampai 4028 saat artikel ditulis. Jika mengacu pada stop loss standar di 4036, maka strategi utama sudah gagal. Tapi jika mengacu pada stop loss ideal yang disarankan (7-8 poin di bawah 4035), maka stop loss seharusnya di 4027, sehingga posisi buy masih terbuka.
Jika dalam 1-2 jam ke depan harga tetap turun, jangan terburu-buru mengubah strategi menjadi sell! Harga masih di dalam zona orange yang merupakan area support baru setelah zona ini sebelumnya merupakan resistance yang akhirnya ditembus saat data CPI dirilis. Zona orange di 4020-4042, dan area ini secara teknis masih merupakan zona buy (alternatif). Tapi mengingat posisi pertama sudah diambil di 4046, maka sebaiknya tidak menambah posisi di area ini (masih dalam 1 area).
Sebaliknya, ubah strategi menjadi sell jika harga benar-benar turun dan tembus 4020. Ini akan lebih baik jika sell dimulai saat harga sudah resmi turun dan candle berikutnya dibuka di bawah 4020 (asumsi mulai sell di zona 4013-4017). Potensi terdekat untuk TP1 bisa pertimbangkan di zona 4000-4005. Dan jika penurunan berlanjut di bawah 4000 sebelum data PPI dirilis, posisi sell bisa dipertahankan, maksimum zona 3986-3990.
Di sisi lain, jika dalam 1-2 jam ke depan harga berhasil rebound kembali dan naik di atas 4040, maka strategi utama tetap dipertahankan, kenaikan akan mulai kembali terbuka jika harga berhasil melewati area 4044-4046. Dan antisipasi berikutnya (jika sebelum PPI), trader bisa pertimbangkan exit lebih dulu di kisaran 4055-4060 untuk antisipasi jika kenaikan tetap gagal berlanjut di atas 4065. Tapi jika kenaikan dengan cepat mampu tembus 4065, maka strategi buy dipertahankan.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Opsi BUY on Dip
Entry: 4046.00 โ 4048.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4068.00 ($20 - $22)
(Alternatif Follow BUY jika tembus 4065, target terdekat 4075, terjauh 4085, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4036.00 ($10 - $12)
(ideal 7-8 poin di bawah 4035.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi SELL jika geopolitik tetap memanas
(cek kondisi/syarat yang harus dipenuhi di artikel!)
Entry : 4015.00 โ 4017.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 3995.00 ($20 - $22)
Stop Loss: 4027.00 ($10 - $12)
(ideal SL 7-8 poin di atas 4025.00)
Risk Reward: 1: 2
Copyright ยฉ 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures
Keterangan :
| Suggest : BUY on Dip Area : 76.70 โ 76.90 Target : 1) 78.40 2) 79.90 SL : 75.20 Alternatif : Follow BUY jika tembus 81.20 Switch to SELL jika tembus 75.00 Alternative sell : gap 12-15 Jun 2026 area 84 Cermati perkembangan Selat Hormuz! |



Keterangan :
| Suggest : BUY on DIp Area : 4046.00โ 4048.00 Target : 1) 4058.00 2) 4068.00 SL : 4036.00 (ideal 7-8 points di bawah 4035) Alternatif : Pertahankan/Follow BUY jika tembus 4065 Switch to SELL jika tembus 4000 atau jika kenaikan gagal tembus 4084-4103 Opsi buy : 3960-3978 (kuning), 3886 (low 28 Okt 2025) atau tembus zona orange 4115 |
Copyright ยฉ 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures


US Treasury Yield 10-tahun ditutup naik dan dolar pun menguat. Kondisi ini membuat emas kesulitan lanjutkan kenaikannya, meski penurunan tertahan tepat di zona buy yang diharapkan 3986.
Situasi geopolitik AS dan Iran kelihatannya tidak akan mereda dalam waktu dekat. Kondisi ini membuat pasar kembali dihantui ketakutan dengan situasi di Selat Hormuz yang berpotensi kembali memicu kenaikan harga minyak sehingga menumbuhkan kembali kekhawatiran kenaikan suku bunga Fed akibat potensi lonjakan inflasi sebagai dampak dari risiko geopolitik yang kembali memanas.
Hal yang ditakutkan benar terjadi. Kemarin di live streaming di channel youtube @AgrodanaFuturesOfficial baru saja membahas tentang kemungkinan terburuk bahwa AS bisa saja kembali kirim armada untuk memblokade kapal dari dan menuju Iran yang akhirnya bisa berdampak pada balasan Iran yang menutup kembali Selat Hormuz.
Tadi malam Presiden Trump mengumumkan blokade total terhadap Iran. Kita belum melihat reaksi Iran dan besar dugaan mereka akan segera menutup kembali Selat Hormuz. Jika itu yang terjadi, maka harga minyak akan berpeluang kembali melonjak melebihi $85 kembali, sehingga jika berkepanjangan akan membuat kekhawatiran inflasi kembali membebani sehingga emas akhirnya tertekan kembali.
Menariknya, AS juga menyatakan akan mengenakan bea masuk 20% atas semua barang yang melintasi Selat Hormuz sebagai imbalan atas jaminan keamanan pelayaran. Kebijakan ini tentu saja tidak akan memuaskan siapa pun karena akhirnya tidak jauh berbeda dengan tarif toll yang akan dikenakan Iran untuk semua yang melintas Selat Hormuz yang rencananya akan dikenakan pertengahan Agustus, yang justru ditentang oleh AS dengan alasan melanggar hukum laut internasional.
Iran jelas menentang rencana Trump mengambil alih pengelolaan Selat Hormuz, apalagi Hormuz berada di area perairan mereka sehingga Iran mengklaim lebih layak untuk mengelola dan mengenakan tarif bersama Oman.
Fed Waller : Inflasi Jadi Kunci
Selain pernyataan Trump, dolar juga menguat setelah pernyataan Christopher Waller, Gubernur Fed. Waller mengatakan data inflasi di hari Selasa akan menjadi kunci untuk menilai langkah selanjutnya dari Fed. Pasar saat ini menaikkan probabilitas kenaikan suku bunga di pertemuan 29 Juli menjadi 40%. Waller menambahkan kekhawatiran sebelumnya tentang pasar tenaga kerja ternyata tidak beralasan.
Waller mengatakan jika angka inflasi inti kembali menunjukkan angka yang tinggi minggu ini (data nanti malam jam 19.30 WIB), maka FOMC perlu mempertimbangkan untuk memperketat kebijakan moneter dalam waktu dekat.
High Alert Malam ini : CPI, Testimoni Warsh, Perkembangan Geopolitik
Jika geopolitik memasuki siang hari hingga sore relatif tenang, maka pasar akan fokus lebih dulu dengan data CPI AS yang dirilis jam 19.30 WIB malam ini. Penurunan harga gas dan minyak mentah dunia diperkirakan berdampak pada CPI yang lebih rendah untuk bulan Juni, tapi Fed belum bisa tenang sepenuhnya, terlebih dengan situasi geopolitik yang kembali memanas, memicu ketidakpastian tentang prospek inflasi beberapa waktu ke depan.
Ekonom berharap CPI turun 0.2% di bulan Juni, menandakan penurunan bulanan pertama sejak pandemi, didorong sepenuhnya oleh 15% penurunan harga gas dari pertengahan Mei ke akhir Juni. Sedangkan inflasi tahunan diperkirakan melongarr ke 3.8% y/y dari 4.2%. Core CPI diperkirakan naik ke 0.2% m/m di bulan Juni, dan core CPI tahunan turun dari 2.9% ke 2.8% y/y.
Testimoni pertama Kevin Warsh sebelum pertemuan dengan Kongres berikutnya yang menyita perhatian pasar. Warsh akan menyampaikan testimoni di hadapan Komite Jasa Keuangan DPR AS. Warsh dihadapkan pada tantangan untuk kendalikan inflasi tanpa memicu kenaikan suku bunga yang cukup tajam sehingga semakin menaikkan biaya pinjaman.
Skenario yang mungkin terjadi :
Sedangkan untuk geopolitik. beberapa hal yang perlu dicermati terutama kemungkinan fokus setelah data CPI dan pidato Warsh selesai, beberapa skenario yang mungkin terjadi:
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!
Candlestick daily ditutup bearish setelah kenaikan gagal lanjut diatas 4100 (high tertahan di 4091), dan tekanan sentuh 3986, meskipun akhirnya ditutup di level 4000. Kondisi ini membuat zona support 3943-3960 terancam. Jika tekanan geopolitik tidak reda dalam waktu dekat, maka potensi penembusan di bawah 3940 cukup terbuka, dengan support 3886 (low 28 Okt 2025) potensial dicapai.
Di sisi lain, data CPI AS nanti malam mungkin bisa sedikit menghambat penurunan tersebut. Hal ini dikarenakan beberapa bank memperkirakan inflasi bulan Juni relatif mereda karena harga minyak yang berangsur turun ke level $68 per barel dari level tertinggi saat itu $96 sehingga meredam kekhawatiran kenaikan suku bunga Fed. Pidato Warsh juga akan menentukan pergerakan emas nanti malam.

Di H4, harga akhirnya tembus di bawah 4050 meskipun sebelumnya sempat berjuang dari zona terendah 4043, rebound ke 4080 di malam hari. Namun situasi geopolitik yang memanas membuat emas turun lebih lanjut di bawah 4050 hingga sentuh 4086 sebelum akhirnya rebound ke zona 4000.
Zona resistance baru kali ini berada di 4047-4080 (zona kuning). Selama zona ini tidak mampu ditembus, maka kenaikan akan relatif terbatas, dan tekanan turun mendominasi untuk beberapa waktu ke depan. Sebaliknya, zona abu 3960-3985 saat ini masih efektif menahan penurunan sehingga penutupan tadi malam dan juga di sesi Asia pagi ini berhasil kembali mendorong harga rebound ke 4015-4019. Hal ini menjadi kabar baik bagi zona support yang sebelumnya diperkirakan sebagai area demand.
Yang harus diperhatikan selanjutnya adalah apakah kenaikan tersebut mampu membuat emas kembali di atas zona kuning, atau minimal mampu untuk ditutup di zona tersebut. Hal ini akan bergantung pada 3 risiko penting : geopolitik, CPI dan testimony Kevin Warsh. Jika geopolitik dianggap mereda sementara waktu (sebagian sesi Asia sampai sore hari di sesi Eropa), maka technical rebound diharapkan mampu mendorong emas sampai zona kuning 4047-4080. Hal ini juga kemungkinan didorong oleh rsi yang berada di zona 30% (saat artikel ditulis sudah rebound ke 35%), dan pasar kemungkinan mengantisipasi data CPI AS yang mendingin dibanding bulan sebelumnya.
Secara teknis, selama zona abu-abu 3960-3985 tidak ditembus, maka skenario rebound tersebut bisa terpenuhi, dan strategi buy masih bisa dilakukan.
Sebaliknya, mendekati rilis data CPI dan pidato Kevin Warsh di sesi NY nanti malam, maka pasar kemungkinan akan berada di posisi yang dilematis. Tapi, jika CPI dirilis lebih rendah dari ekspektasi, maka kemungkinan emas masih bisa lanjutkan kenaikannya dengan target menutup gap yang terjadi di hari Senin (close Jumat 4111, open Senin 4076). Pidato Warsh mungkin baru akan sensitive saat sesi tanya jawab.
Tapi, jika CPI dirilis lebih tinggi dari perkiraan, maka pasar akan terkejut, dan harga berbalik turun. Dalam hal ini skenario sell bisa dilakukan. Switch strategi segera menjadi sell, terutama jika kenaikan terhenti di zona kuning 4047-4080. CPI yang lebih tinggi, Kevin Warsh yang hawkish, dan geopolitik yang memanas akan menekan emas lebih lanjut dengan zona 4043-4060 kemungkinan juga berpotensi ditembus. Dalam kondisi ini (3 fundamental saling mendukung dan teknikal gagal tembus resistance), jangan lakukan buy meskipun harga sudah sentuh kembali zona abu-abu atau support area 3943-3960! Buy hanya dipertimbangkan kembali hanya jika geopolitik mereda dan pernyataan Warsh relatif sama dengan pernyataan di ECB forum 2 minggu lalu!

Per jam 10.50 WIB, harga berada di 4016.80 dengan high 4019.01, dan low 3984.03. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Commodity (Gold, Crude Oil) 14 Juli 2026 | PT. Agrodana Futures, strategi utama untuk buy kami turunkan lebih rendah dibanding area sebelumnya 3985-3987 menjadi 3943-3945, meskipun sampai saat ini terlihat bahwa zona 3960-3985 sebenarnya masih cukup efektif untuk menahan tekanan turun mengingat rsi juga memasuki zona oversold 22%, diikuti rebound yang sejauh ini mampu mendorong kembali ke zona 4017.
Alasan utama diturunkan hanya untuk antisipasi penurunan cepat yang bisa terjadi di pagi hari tadi saat harga sempat turun dengan cepat dari 4006, sebelum akhirnya terhenti di 3984. Di sisi lain, strategi alternatif buy saat tembus 4006 cukup berhasil hingga sentuh TP1 di 4016. Namun, TP2 di 4026 belum disentuh. Bisa saja disentuh, atau bahkan sama sekali tidak disentuh mengingat area orange berada di kisaran 4020-4042 merupakan zona resistance yang dicurigai menahan kenaikan untuk beberapa waktu ke depan (mungkin sampai data CPI dan pidato Kevin Warsh selesai). Sehingga hal ini perlu diwaspadai.
Jika dalam 1-2 jam ke depan harga tetap naik, dan bahkan bertahap memasuki zona orange, maka trader sebaiknya mulai waspada! Tidak disarankan menambah posisi buy, tapi di sisi lain juga belum disarankan untuk ubah menjadi sell. Jika harga berhasil minimal tembus dan bertahan di atas 4020, maka pilihan pertahankan buy masih bisa dilakukan, dengan target maksimal 4030 atau 4035.
Sebaliknya, jika kenaikan terhenti di 4040, lalu candle berikutnya ternyata muncul doji atau reversal candle lainnya, maka segera keluar dari posisi buy, bersiap untuk mulai pertimbangkan sell. Strategi ini akan efektif jika candle reversal yang muncul (bisa shooting star atau hanging man, atau yang lebih kuat bearish engulfing) berada di zona orange (4020-4042). Stop loss sebaiknya dipasang beberapa poin di atas 4042 untuk antisipasi jika ternyata terjadi kenaikan lebih lanjut yang dipicu redanya geopolitik dan CPI yang lebih rendah dari ekspektasi.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Opsi BUY on Dip
Entry: 3943.00 โ 3945.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 3965.00 ($20 - $22)
(Alternatif Follow BUY jika tembus 4006 (activated!), target terdekat 4116, terjauh 4126, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 3933.00 ($10 - $12)
(ideal 7-8 poin di bawah 3933.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi SELL jika geopolitik tetap memanas
(cek kondisi/syarat yang harus dipenuhi di artikel!)
Entry : 4037.00 โ 4039.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4017.00 ($20 - $22)
Stop Loss: 4049.00 ($10 - $12)
(ideal SL 7-8 poin di atas 4042.00)
Risk Reward: 1: 2
Copyright ยฉ 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures



