logo agrodana futures official
Buka Akun

TOP GAINERS

TOP LOSERS

Kebangkitan Semikonduktor dan Rotasi Besar Wall Street

Pekan ini, Wall Street menutup perdagangan dengan sebuah narasi yang akan lama dikenang oleh para pelaku pasar: rotasi modal berskala masif yang memindahkan miliaran dolar dari sektor-sektor yang dianggap "usang" menuju infrastruktur kecerdasan buatan (AI) yang tengah mendidih. Indeks S&P 500 mencatat kenaikan moderat 0,83%, tetapi angka itu sama sekali tidak menggambarkan drama sesungguhnya yang terjadi di balik pergerakan pasar. Sebab, di bawah permukaan ketenangan indeks tersebut, terjadi perpindahan dana yang luar biasa: sektor semikonduktor melonjak 3,44% dalam sehari, sementara saham-saham energi dan keuangan tradisional tertinggal jauh di belakang.

Katalis utama yang menyulut seluruh pergerakan ini bukan satu, melainkan rentetan berita besar yang datang bertubi-tubi. Laporan keuangan AMD yang memukau, kabar perjanjian manufaktur chip antara Apple dan Intel, hingga upgrade target harga Qualcomm oleh Argus, semuanya meledak hampir bersamaan dan menciptakan efek domino yang menyapu seluruh sektor teknologi. Ditambah dengan meredanya sebagian ketegangan dagang antara Amerika Serikat dan China yang turut memompa selera risiko (risk-on) investor secara global, kondisi tersebut menjadi resep sempurna bagi chip stocks untuk terbang tinggi. Di sisi berlawanan, saham-saham perbankan seperti Wells Fargo, raksasa media seperti Comcast, dan emiten energi seperti Exxon Mobil harus rela menjadi korban dari arus keluar dana yang dialihkan ke sektor yang lebih seksi. Pekan ini bukan sekadar soal saham naik atau turun. Ini adalah pernyataan tegas dari pasar tentang ke mana arah modal dunia akan mengalir dalam beberapa tahun ke depan.

1. Advanced Micro Devices, Inc. (#AMD)ย +27.82%

logo amd 1280x300

Next Earnings (Laporan Keuangan): 4 Agustus 2026
Last Dividend Ex-Date: 27 April 1995
52-Week Range: $106.98 - $456.29
Weekly Range: $338.75 - $456.28
Previous Close Price: $455.17 (8 Mei 2026)

Saham AMD meledak ke posisi puncak daftar pemenang pekan ini setelah perusahaan merilis laporan keuangan kuartal pertama (Q1 2026) yang jauh melampaui ekspektasi Wall Street, dipimpin oleh lonjakan signifikan pada penjualan chip server CPU dan GPU khusus kecerdasan buatan (AI). Yang benar-benar membakar optimisme investor adalah pernyataan langsung dari CEO Lisa Su, yang memproyeksikan pertumbuhan bisnis server CPU sebesar 70% secara tahunan di kuartal kedua, sekaligus merevisi naik proyeksi pertumbuhan jangka panjang perusahaan dari 18% menjadi 35% per tahun. Momentum ini semakin kencang karena diperkuat oleh reli besar-besaran di seluruh sektor semikonduktor, membuat AMD tampil sebagai salah satu saham dengan kenaikan paling agresif di Wall Street sepanjang minggu ini.

2. Intel Corp (#INTC) +27.20%

logo intel 1280x300

Next Earnings (Laporan Keuangan): 23 Juli 2026
Last Dividend Ex-Date: 7 Agustus 2024
52-Week Range: $18.97 - $130.63
Weekly Range: $95.60 - $130.63
Previous Close Price: $124.84 (8 Mei 2026)

Intel (INTC) menjadi bintang kejutan minggu ini setelah Wall Street Journal melaporkan bahwa Apple dan Intel telah mencapai kesepakatan awal di mana Intel akan memproduksi sejumlah chip untuk perangkat Apple. Berita ini adalah suntikan kepercayaan diri yang masif bagi investor karena membuktikan bahwa strategi Intel untuk bangkit kembali sebagai perusahaan manufaktur chip kelas dunia mulai menunjukkan hasil nyata. Intel bahkan mencetak rekor intraday empat hari berturut-turut dalam sepekan ini, melanjutkan lonjakan yang sudah dimulai sejak bulan April lalu di mana sahamnya naik hingga 100% dalam sebulan, sebuah pencapaian terbaik dalam sejarah perusahaan.

3. QUALCOMM Incorporated (#QCOM) +11.32%

logo qualcomm 1280x300

Last Earnings (Laporan Keuangan): 29 April 2026
Next Dividend Ex-Date: 4 Juni 2026
52-Week Range: $21.99 - $228.06
Weekly Range: $164.71 - $228.06
Previous Close Price: $219.08 (8 Mei 2026)

Qualcomm (QCOM) melesat signifikan pekan ini didorong oleh dua katalis sekaligus: hasil laporan keuangan fiskal kuartal kedua (Q2 FY2026) yang melampaui target meskipun pendapatan dari segmen ponsel turun 13%, serta keputusan lembaga riset Argus yang secara resmi menaikkan target harga saham Qualcomm dari $180 menjadi $225. Argus secara khusus menyoroti pertumbuhan pesat Qualcomm di luar bisnis ponselnya, terutama dari segmen otomotif yang kini telah melampaui $5 miliar pendapatan tahunan dan rencana ekspansi agresif ke pasar chip AI untuk pusat data. Langkah strategis Qualcomm yang berhasil mendiversifikasi bisnisnya inilah yang membuat pasar bereaksi sangat positif.

4. Oracle Corporation (#ORCL) +10.40%

logo oracle 1280x300

Next Earnings (Laporan Keuangan): 10 Juni 2026
Last Dividend Ex-Date: 9 April 2026 ($0.50)
52-Week Range: $134.57 - $345.72
Weekly Range: $177.44 - $200.19
Previous Close Price: $195.89 (8 Mei 2026)

Oracle (ORCL) ikut terseret dalam gelombang besar reli sektor teknologi minggu ini yang dipicu oleh euforia kecerdasan buatan, dengan sahamnya mencatat kenaikan sekitar 14% dalam sepekan. Investor semakin yakin dengan posisi Oracle sebagai salah satu pemain infrastruktur AI dan cloud yang serius, didukung oleh deretan analis dengan target harga ambisius, mulai dari $229 (Cantor Fitzgerald) hingga $400 (Guggenheim). Meskipun perusahaan sempat dibayangi sentimen negatif akibat kabar pemutusan hubungan kerja massal sebanyak 20.000 hingga 30.000 karyawan, pasar memilih untuk fokus pada narasi besar pertumbuhan AI dan pusat data Oracle yang dinilai jauh lebih kuat.

5. Tesla, Inc. (#TSLA) +10.25%

logo tesla 1280x300

Next Earnings (Laporan Keuangan): 22 Juli 2026
Next Dividend Ex-Date: N/A (Tesla tidak membagikan dividen)
52-Week Range: $273.21 - $498.83
Weekly Range: $384.71 - $431.04
Previous Close Price: $428.04 (8 Mei 2026)

Tesla (TSLA) memimpin kenaikan di sektor kendaraan listrik pekan ini setelah mengumumkan perolehan pesanan komersial terbesar dalam sejarah bisnis truk listriknya, yakni kontrak senilai $100 juta untuk pengiriman 370 unit Tesla Semi dari perusahaan logistik WattEV. Pesanan berskala raksasa ini menjadi bukti nyata bahwa pasar truk listrik komersial mulai bergerak serius, dan Tesla berada di posisi terdepan untuk memenangkan segmen tersebut. Di tengah berbagai tekanan yang menghimpit Tesla belakangan ini, termasuk berbagai tantangan hukum yang melibatkan Elon Musk, berita kontrak besar ini menjadi angin segar yang langsung disambut antusias oleh para pelaku pasar.

1. Wells Fargo & Company (#WFC) -5.95%

logo meta 1280x300

Next Earnings (Laporan Keuangan): 14 Juli 2026
Last Dividend Ex-Date: 8 Mei 2026
52-Week Range: $71.90 - $97.76
Weekly Range: $75.55 - $81.53
Previous Close Price: $75.65 (8 Mei 2026)

Wells Fargo (WFC) menjadi saham yang paling tertekan di antara kelompok perbankan pekan ini, dengan harga yang kini telah anjlok sekitar 15% sejak awal tahun 2026. Kekhawatiran utama investor berpusat pada pertanyaan apakah bank ini mampu mempertahankan pembayaran dividennya di tengah kondisi pasar yang penuh ketidakpastian dan lingkungan suku bunga yang masih tinggi, meskipun secara teknis rasio pembayaran dividen mereka masih tergolong konservatif di angka 27%. Kondisi ini diperparah oleh kinerja sektor keuangan secara keseluruhan yang tertinggal dari pasar lebih luas, membuat investor memilih untuk mengurangi eksposur mereka terhadap saham-saham perbankan tradisional.

2. Comcast Corporation (#CMCSA) -5.78%

logo comcast corporation 1280x300

Next Earnings (Laporan Keuangan): 30 Juli 2026
Last Dividend Ex-Date: 1 April 2026 ($0.33)
52-Week Range: $24.13 - $34.36
Weekly Range: $25.36 - $27.23
Previous Close Price: $25.43 (8 Mei 2026)

Comcast (CMCSA) terus mendapat tekanan jual pekan ini seiring meningkatnya kekhawatiran investor atas ketatnya persaingan di bisnis inti broadband mereka, terutama dari T-Mobile yang semakin agresif merebut pelanggan internet rumahan. Kondisi ini semakin diperburuk oleh proyeksi laba per saham (EPS) untuk kuartal berjalan yang diperkirakan turun 20,8% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, sebuah sinyal jelas bahwa pertumbuhan bisnis Comcast sedang mengalami perlambatan yang cukup serius. Meski banyak analis menilai valuasi Comcast saat ini sudah sangat murah, pasar tampaknya belum melihat katalis nyata yang cukup kuat untuk membalik arah penurunan saham ini dalam waktu dekat.

3. ย Abbott Laboratories (#ABT) ย -5.76%

logo abbott 1280x300

Next Earnings (Laporan Keuangan): 16 Juli 2026
Last Dividend Ex-Date: 15 April 2026 ($0.63)
52-Week Range: $283.47 - $341.75
Weekly Range: $84.08 - $139.06
Previous Close Price: $84.26 (8 Mei 2026)

Abbott Laboratories (ABT) mengalami tekanan jual yang cukup berat pekan ini karena sahamnya sudah diperdagangkan di sekitar level terendah dalam 52 minggu terakhir, mencerminkan kekhawatiran investor terhadap penurunan margin operasional perusahaan yang signifikan dari 16,3% menjadi hanya 12% pada kuartal pertama 2026. Meskipun pendapatan Abbott secara keseluruhan masih tumbuh 7,8% secara tahunan menjadi $11,16 miliar, penyempitan margin ini menjadi sinyal bahwa biaya operasional sedang membebani profitabilitas perusahaan, terutama di segmen nutrisi dan perangkat diabetes mereka. Uniknya, di tengah tekanan harga ini, pihak internal perusahaan (insider) justru tercatat melakukan pembelian saham, yang oleh sebagian analis dimaknai sebagai keyakinan bahwa penurunan ini bersifat sementara.

4. Exxon Mobil Corporation (#XOM) ย -5.56%

logo exxon mobile 1280x300

Last Earnings (Laporan Keuangan): 1 Mei 2026
Last Dividend Ex-Date: 12 Februari 2026 ($1.03 per kuartal)
52-Week Range: $101.19 - $176.41
Weekly Range: $143.93 - $155.38
Previous Close Price: $144.45 (8 Mei 2026)

Exxon Mobil (XOM) tergerus bersama hampir seluruh saham energi pekan ini seiring melemahnya harga minyak mentah global yang menjadi "bahan bakar" utama keuntungan perusahaan-perusahaan di sektor ini. Investor juga mencatat adanya gangguan operasional akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang menciptakan ketidakpastian terhadap keberlangsungan jalur suplai Exxon. Meskipun lembaga riset Argus baru saja menaikkan target harga XOM menjadi $169 dengan alasan prospek produksi yang lebih kuat dari aset-aset di Permian Basin dan Guyana, penurunan harga minyak yang berlangsung bersamaan dengan reli pasar yang dipimpin sektor teknologi membuat investor beramai-ramai mengalihkan dananya keluar dari saham-saham energi.

5. Netflix, Inc. (#NFLX) ย -4.79%

logo netflix 1280x300

Next Earnings (Laporan Keuangan): 16 Juli 2026
Next Dividend Ex-Date: N/A (Netflix tidak membagikan dividen)
52-Week Range: $75.01 - $134.12
Weekly Range: $86.61 - $92.26
Previous Close Price: $87.42 (8 Mei 2026)

Netflix (NFLX) mengakhiri pekan di zona merah setelah perusahaan merilis panduan bisnis untuk kuartal kedua (Q2 2026) yang dinilai terlalu berhati-hati oleh pasar, memicu kekhawatiran tentang kemampuan Netflix mempertahankan laju pertumbuhannya di tengah meningkatnya biaya produksi konten dan persaingan yang semakin ketat. Kondisi ini semakin diperburuk setelah lembaga riset Erste Group secara resmi menurunkan peringkat saham Netflix dari "Buy" menjadi "Hold" dengan alasan valuasi yang sudah terlampau tinggi dibandingkan prospek pertumbuhannya ke depan. Meskipun Netflix berhasil mencatat pendapatan Q1 sebesar $12,25 miliar atau tumbuh 16,2% secara tahunan dan mengumumkan program pembelian kembali saham senilai $25 miliar, pasar tampaknya memilih untuk terlebih dahulu melihat bukti nyata dari eksekusi strategi monetisasi baru mereka sebelum kembali mengakumulasi saham ini.


Pekan ini membuktikan bahwa rotasi sektoral bisa bergerak sangat cepat dan sangat brutal. Mereka yang sudah lebih dulu memposisikan diri di saham-saham semikonduktor menikmati keuntungan puluhan persen hanya dalam hitungan hari, sementara yang terlambat membaca arah pergerakan modal terpaksa hanya bisa menyaksikan dari pinggir lapangan. Namun kenaikan sebesar 27% dalam sepekan juga membawa peringatan tersendiri, karena euforia yang datang terlalu cepat seringkali diikuti oleh koreksi yang sama cepatnya.

Memasuki pekan depan, ada beberapa hal yang wajib masuk radar pemantauan trader CFD: perkembangan negosiasi dagang AS-China (14-15 Mei) yang masih sangat dinamis, jadwal rilis laporan keuangan emiten-emiten besar berikutnya, serta data ekonomi Amerika Serikat yang berpotensi menggerakkan ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan suku bunga The Fed (CPI, PPI | 12-13 Mei). Peluang selalu ada, baik ketika pasar sedang naik maupun turun. Yang membedakan trader sukses dari yang lainnya bukan hanya kemampuan menangkap momentum, tetapi juga kedisiplinan untuk tidak terbawa arus di saat pasar sedang bergerak paling liar.

Semua saham yang disebutkan dalam artikel ini tersedia untuk diperdagangkan sebagai CFD di Agrodana Futures.


cfd saham us 1920x1080 (1)

Company Name: Meta Platforms, Inc.
Ticker & Market: $META - NASDAQ
Sector & Industry: Technology - Communication Equipment
Headquarters: Menlo Park, California, USA
Market Cap: $1.55T
Previous Close: $616.46 (7 Mei 2026)

Wall Street Analyst Consensus (May 2026 Update)
Morgan Stanley (Target: $775| Overweight)
Goldman Sachs (Target: $830 | Buy)
JP Morgan (Target: $725 | Neutral)

Meta sedang membangun asisten AI pribadi yang bisa mengerjakan tugas harian pengguna secara mandiri, mulai dari mencari produk hingga berbelanja langsung di Instagram. Investasi ini memang besar, tapi mesin iklan Facebook dan Instagram tetap menghasilkan arus kas yang lebih dari cukup untuk menanggungnya.

Dari sisi valuasi, saham META kini diperdagangkan di sekitar $612, diskon ~17% dari nilai wajar estimasi analis di $743, sementara Goldman Sachs memasang target hingga $830. Secara teknikal ada pelemahan jangka pendek setelah gagal menembus $620, namun tren besar jangka panjang masih kokoh. Koreksi seperti ini lazim terjadi dan bisa menjadi peluang akumulasi.

Konsensus 47 analis Wall Street menempatkan META di kategori Moderate Buy (34 Buy, 4 Strong Buy, 9 Hold), dengan rata-rata target harga 12 bulan ke depan di $840,31. Mengimplikasikan potensi upside sekitar 37% dari level saat ini.

whatsapp image 2026 05 07 at 2.34.56 pm

Saham Meta Platform (META) tersedia untuk diperdagangkan sebagai CFD di Agrodana Futures.


CHART TECHNICAL ANALYSIS META (META)

meta daily
meta weekly

Keterangan :

  • Tren Major: Secara makro, pergerakan META sedang berada dalam tekanan bearish yang signifikan. Berdasarkan grafik mingguan, harga penutupan (616.46) berada di bawah struktur pertahanan EMA 20 mingguan (636.40) dan EMA 50 mingguan (643.63). Posisi indikator rata-rata pergerakan yang berbalik menekan dari atas ini mengindikasikan bahwa fase koreksi makro masih memegang kendali.
  • Momentum Jangka Pendek: Pada grafik harian, momentum dorongan jual (selling pressure) sangat dominan. Posisi EMA 20 harian (633.33) dan EMA 50 harian (634.09) yang nyaris berpotongan ke bawah (death cross) menciptakan tembok resistance dinamis yang tebal. Selama harga tertahan di bawah kedua garis ini, struktur tren jangka pendek tetap tertekan.
  • Area Kritis: Harga saat ini menjauhi rata-rata pergerakannya dan berada di fase krusial mencari titik keseimbangan baru (bottoming). Area support psikologis 600.00 menjadi benteng pertahanan terakhir bagi buyer. Sebaliknya, area 633.00 - 634.00 kini bertindak sebagai resistance tangguh yang harus ditaklukkan jika META ingin membalikkan tren.
  • Indikator Momentum: Formasi candlestick yang secara konsisten ditutup di bawah seluruh garis EMA harian maupun mingguan mencerminkan bahwa momentum akumulasi institusional belum tervalidasi pada level harga saat ini.
Skenario Intraday / Jangka Pendek (Swing Trade) Fokus pada pemanfaatan peluang pantulan teknikal (rebound) dari area support psikologis terdekat, atau menunggu konfirmasi penembusan resisten EMA sebelum mengambil posisi beli yang agresif.

Suggest: Buy on Dip
Area Entry: Pantau pergerakan turun di kisaran 600.00 hingga 605.00 untuk eksekusi Buy on Dip.

Alternatif Buy on Breakout: Disarankan (lebih aman) jika harga mampu melewati level 635.06 (High 13 April).

Target: 1) 625.00 (cluster harga 9 - 13 April). 2) 635.06 (High 13 April).

Stop Loss (SL): 595.00 (Cut loss ketat untuk mengamankan modal jika level psikologis 600.00 gagal menahan harga dan jebol ke bawah).

Alternatif: Switch to Sell dapat dilakukan jika kenaikan gagal tembus resistance $634 (EMA 50 daily) dan mengalami rejection yang kuat, dengan target penurunan kembali menuju 610.00.
Skenario Jangka Panjang (3 Bulan ke Atas) Didukung oleh masifnya investasi di sektor kecerdasan buatan (AI) dan fundamental arus kas yang sangat kuat, fase koreksi di bawah EMA ini dapat dipandang sebagai momentum diskon bagi institusi untuk masuk kembali ke pasar dengan harga yang jauh lebih murah.

Suggest: Accumulate on Weakness (Akumulasi Beli Saat Melemah)
Area Akumulasi: Manfaatkan rentang harga 580.00 hingga 610.00 sebagai zona akumulasi bertahap yang sangat ideal.

Target Investasi: Target horizon menengah adalah pemulihan struktur harga kembali menembus level 700.00. Untuk horizon 12 bulan, target diselaraskan dengan rata-rata konsensus Wall Street di level 775.00 hingga 830.00.

Katalis Penahan (Risk Limit): Investor disarankan meninjau ulang portofolionya jika terjadi salah satu dari kondisi berikut:
(1) lonjakan Capex AI yang gagal dimonetisasi dan benturan regulasi privasi data yang membatasi Llama (AI milik Meta);
(2) krisis energi akibat ketegangan Selat Hormuz yang menyebabkan inflasi tetap tinggi dan kebijakan The Fed โ€œhigher for longerโ€;
(3) eskalasi geopolitik yang memicu pemangkasan anggaran iklan digital oleh klien korporat; atau
(4) harga breakdown dan ditutup di bawah level krusial $550.

Transaksi makin cuan dengan 1 PIP Fixed Spread

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

Imbal hasil Treasury AS 10 dan dolar ditutup rebound di sesi perdagangan Kamis. Meski demikian kenaikan ini relatif normal mengingat penurunan yang terjadi di 2 hari terakhir secara berturut-turut. Demikian juga dengan emas yang akhirnya turun sampai penutupan, dan pagi ini dibuka di bawah 4700.  

Meski demikian, data initial jobless claims sedikit membantu dolar. Data dirilis sedikit lebih rendah dari perkiraan, 200K vs 205K. Tapi angka tersebut relatif sedikit lebih tinggi dibanding minggu sebelumnya 190K. Yang juga sempat menahan kenaikan emas datang dari NY Fed 1-year consumer inflation expectation. Laporan dirilis lebih tinggi 3.6% vs sebelumnya 3.4% yang berarti menandakan kekhawatiran inflasi tetap membayangi. 

Ujian Gencatan Senjata AS-Iran

Ini mungkin kesekian kalinya terjadi dalam 2 minggu terakhir di mana AS dan Iran saling melakukan serangan terhadap kapal laut masing-masing di Selat Hormuz. Jika sebelumnya Iran beralasan keberatan dengan operasi Project Freedom karena dianggap melanggar kesepakatan gencatan senjata, juga saat kapal AS berhasil masuk ke Selat Hormuz yang dianggap melanggar wilayah, kali ini tidak diketahui alasan pasti kenapa Iran menyerang kapal perusak AS di Selat Hormuz. 

Iran menggunakan rudal, drone dan perahu kecil untuk menyerang 3 kapal perusak rudal milik Angkatan Laut AS di Selat Hormuz. AS pun membalas dengan menyerang Bandar Abbas dan Pulau Qeshm. 

Menariknya, kedua kubu tidak mengatakan berakhirnya gencatan senjata. AS bahkan menggambarkan bahwa serangan tersebut bukan sebagai tindakan perang dan mengatakan bahwa gencatan senjata tetap berlaku. Trump kemudian muncul dengan pernyataan kepada ABC bahwa serangan tersebut merupakan โ€œpukulan ringanโ€ dan mengkonfirmasi negosiasi gencatan senjata dengan Iran terus berlanjut. 

Situasi geopolitik hanya akan dianggap memanas jika kedua kubu resmi mendeklarasikan gencatan senjata berakhir, dan dilanjutkan dengan perang militer skala besar. Tapi sejauh ini keduanya masih menganggap gencatan senjata tetap berlaku sehingga tekanan pada emas relatif terbatas.

banner artikel agr youtube

Fokus Malam Ini

Pidato Trump dijadwalkan malam ini jam 23.00 WIB (16.00 GMT), tapi tidak diketahui topik yang disampaikan. Sebelum itu pasar akan fokus dengan data Non Farm Payrolls dan unemployment rate di jam 19.30 WIB. Menariknya, Trump dalam twitnya di media sosialnya mengatakan โ€œDow jones bersinar, pasar tenaga kerja Boomingโ€. Pernyataan ini relatif dipertanyakan karena bisa berarti 2 hal : โ€œboomingโ€ yang berarti menguat (perekrutan lebih baik, PHK berkurang = NFP lebih baik), atau โ€œboomingโ€ dengan data yang lebih rendah dari sebelumnya.

Jika Trump menginginkan Fed tetap memangkas suku bunga, maka petunjuk Fed jelas, inflasi atau pasar tenaga kerja yang lemah akan membuka peluang tersebut. Tapi jika inflasi tetap tinggi, dan pasar tenaga kerja tetap solid atau meningkat, maka peluang tersebut semakin kecil atau berkurang.

Skenario NFP & Risiko Geopolitik Akhir Pekan
Di sisi lain, pasar mungkin akan terpecah fokus antara NFP dan geopolitik terutama memasuki akhir pekan. Namun, dalam situasi saat ini, kemungkinan pasar akan tunggu lebih dulu data NFP, sebelum akhirnya kembali fokus ke geopolitik, kecuali jika pasar mendengar kabar positif dari geopolitik sebelum data NFP.

Berikut beberapa skenario :

  1. NFP lebih baik (Act > Exp, misal kisaran 75K โ€“ 100K), geopolitik stabil (tidak ada gejolak, tapi belum pasti perdamaian)
    Emas berpeluang turun terbatas, ada potensi pembalikan setelah data selesai rilis dan fokus ke geopolitik
  2. NFP โ€œjauh lebih baik dari ekspektasi) (Act >> Exp, misal di atas 100K), geopolitik memanas
    Emas berpeluang turun lebih dalam (potensi tembus S2 atau S3)
  3. NFP โ€œlebih lemahโ€ (Act < Exp, misal kisaran 35K โ€“ 55K), geopolitik memanas
    Emas berpeluang naik terbatas, lalu kembali turun karena situasi geopolitik yang memanas
  4. NFP โ€œjauh lebih lemah dari ekspektasiโ€ (Act << Exp, misal di bawah 25K), geopolitik mereda/stabil
    Emas berpeluang naik lebih tinggi, terlebih didukung dengan ekspektasi kesepakatan damai dan redanya geopolitik

Yang perlu dicermati di sini adalah bahwa situasi geopolitik tetap menjadi peran kunci tambahan bagi pasar memasuki periode akhir pekan. Selama geopolitik relatif stabil atau bahkan mendingin, maka emas akan merespon data ekonomi sesuai hasil data yang terlihat, selebihnya market akan kembali fokus pada situasi geopolitik. Sebaliknya, jika geopolitik memanas, data NFP yang kuat maupun lemah pada akhirnya membuat emas tertekan.

banner artikel youtube

Analisis Teknikal Gold

Candlestick daily ditutup shooting stars, menandakan kenaikan mulai terhambat, bisa juga membuka peluang untuk terjadinya koreksi turun. Secara teknis, MA100 daily saat itu di 4774 masih bertahan sehingga kenaikan terhambat di 4764. Namun di sisi lain, kondisi geopolitik yang relatif tetap stabil (tidak memanas, meskipun sempat terjadi saling serang di Selat Hormuz) cenderung membuat emas masih dalam jalur kenaikan.

Di sisi lain, pasar akan mencermati data NFP nanti malam sehingga pergerakan diperkirakan cenderung terbatas sampai data dirilis. Ekspektasi laporan yang lembut membuat emas bertahan sejauh ini dan terus mencoba kembali area resistance terdekat 4725-4730. Dengan demikian bisa saja strategi berubah setelah data NFP atau minim di sore hari jika resistance 4764 bahkan berhasil ditembus sebelum NFP.

slide20

H4 naik hingga 4764, yang berarti juga menandakan kenaikan dari pola falling wedge di H4 sudah selesai. Selanjutnya diharapkan terjadi koreksi turun, meskipun relatif terbatas. Jika sesuai perhitungan, maka puncak 4764 tadi malam adalah puncak wave 1, sehingga penurunan atau koreksi turun saat ini diharapkan bagian dari koreksi wave 2. Ini berarti skenario utama diharapkan terjadi penurunan meski terbatas, sebelum akhirnya kembali ke jalur kenaikan jika koreksi wave 2 selesai. 

Secara teknis, zona orange di kisaran 4628-4657 maupun zona biru 4565-4601 adalah zona koreksi turun yang dianggap normal. Namun, MA 200 di 4653 juga patut dipertimbangkan. Secara umum, sell jangka pendek lebih diutamakan selama tidak ada kenaikan di atas 4730-4735 sehingga mendukung untuk terjadinya koreksi turun tersebut.

Jika perhitungan tepat, maka zona buy seharusnya akan muncul di salah satu zona yang disebutkan tersebut. Ini berarti trader bersiap untuk keluar dari strategi sell, lalu pertimbangkan untuk buy, terutama jika harga sudah turun memasuki zona yang dimaksud. 

Di sisi lain, data NFP di malam hari akan menjadi penentu sebelum berurusan dengan geopolitik di akhir pekan. Jika data NFP lebih lemah dari ekspektasi, maka peluang penurunan mungkin tidak akan sampai sentuh zona biru, bahkan belum tentu turun ke zona orange. Artinya, trader bisa segera ubah strategi menjadi buy jika ini terjadi (NFP lebih lemah dari ekspektasi). 

Tapi, jika NFP lebih kuat dari ekspektasi, maka skenario turun berpeluang terjadi mendekati ekspektasi skenario yang diinginkan. Jika ini yang terjadi, maka tetap pertahankan sell lebih dulu, tapi setelah sentuh atau memasuki zona yang ditandai, segera exit, tunggu candle reversal, dan pertimbangkan untuk mulai buy.  



slide21


Per jam 10.45 WIB, harga berada di 4725.97 dengan high 4732.70, dan low 4681.90. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Commodity (Gold, Crude Oil) 8 Mei 2026 | PT. Agrodana Futures, strategi utama untuk sell di 4708-4710 gagal karena harga naik sampai 4732. Di sisi lain area yang awalnya diharapkan bisa lakukan buy saat breakout 4732 juga tidak valid karena candle H1 ternyata tetap ditutup di bawah 4730 sehingga penembusan dikatakan false breakout.

Selanjutnya, karena harga masih cukup volatile di zona 4710-4730, maka pastikan lebih dulu apakah nantinya akan berakhir di atas 4730 atau tetap di bawah 4730. Jika dalam 1-2 jam ke depan harga tetap berada di bawah 4730, maka strategi sell tetap dipertahankan, tapi dengan zona terbaru di kisaran 4724-4726. Ini berarti tetap membuka peluang untuk terbentuknya pola Head & Shoulders.

Jika sesuai perhitungan, pola head & shoulders ini juga mendukung untuk koreksi wave ABC yang nantinya diakumulasikan sebagai koreksi wave (2). Dengan demikian jangka pendek cenderung tetap dibayangi fase koreksi turun sebelum kembali ke fase kenaikan berikutnya. 

Di sisi lain, jika dalam 1-2 jam ke depan harga ternyata berhasil tembus di atas 4730, maka beri jarak sekitar 1 candle berikutnya minimal untuk tetap di atas 4730 tersebut. Ini berarti diperkirakan trader bisa ubah strategi menjadi buy jika sudah tembus kisaran 4733-4735.

Strategi buy yang utama diharapkan di zona orange 4643-4653 atau maksimum di kisaran 4628-4638 (zona coklat). Tapi jika memperhitungkan pola head & shoulders, maka jika pol aini valid dengan tembus neckline 4680, peluang penurunan optimal diperkirakan akan berada di zona 4606-4610. Ini berarti bahwa koreksi turun yang optimal diharapkan terjadi sebelum kembali ke jalur pendakian (naik).

Perlu diingat, data NFP yang lebih kuat akan menekan emas. Tapi situasi geopolitik nantinya akan kembali menjadi fokus utama, terutama jelang penutupan akhir pekan. Jika kombinasi data NFP lebih kuat + geopolitik memanas, maka emas cenderung turun, pertahankan sell. Jika kombinasi NFP lebih lemah + geopolitik mendingin, maka emas peluang rally, ubah segera strategi menjadi buy. Dan jika kombinasi NFP lebih kuat + geopolitik mendingin, maka dip atau koreksi pasca data NFP adalah peluang untuk lakukan buy on dip.

Trading Strategy

Opsi SELL on Rally (updated!)
Entry: 4724.00 โ€“ 4726.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4704.00 ($20 - $22)
(Alternatif Follow SELL jika tembus 4700, target terdekat 4690, terjauh 4680, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4736.00 ($10 - $12)
(ideal 7-8 poin di atas 4730.00)
Risk Reward: 1: 2

Opsi BUY jika support ditembus
Entry : 4635.00 โ€“ 4637.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4657.00 ($20 - $22)
Stop Loss: 4625.00 ($10 - $12)
(ideal SL 7-8 poin di bawah 4625)
Risk Reward: 1: 2


1 PIP Fixed Spread

Tags : , , , , ,

Company Name: Salesforce, Inc.
Ticker & Market: $CRM - NASDAQ
Sector & Industry: Technology - Software (Application)
Headquarters: San Francisco, California, USA
Market Cap: $151.73B
Previous Close: $186.22 (7 Mei 2026)

Wall Street Analyst Consensus (May 2026 Update)
Morgan Stanley (Target: $287 | Overweight)
Barclays (Target: $265 | Overweight)
Mizuho (Target: $280 | Outperform)

Salesforce kini berada di titik menarik: valuasi lebih terjangkau pasca koreksi, didukung transformasi fundamental dari vendor software berbasis kursi menjadi platform AI enterprise dengan tiga aliran pendapatan (per-percakapan, outcome-based, dan langganan). Model ini menciptakan recurring revenue yang kokoh dan sulit ditiru pesaing.

Latar makro juga kondusif. Per 1 Mei 2026, 84% perusahaan S&P 500 yang sudah membuat laporan mencatatkan kejutan positif pada laba. Secara keseluruhan, sentimen pasar saat ini masih kondusif bagi saham-saham teknologi seperti CRM. 

Risiko utama yang perlu dicermati: tekanan margin dari persaingan niche CRM dan disiplin belanja akuisisi serta AI agar tidak menggerus free cash flow (FCF). Dengan estimasi fair value di $223.99, harga saat ini menawarkan potensi apresiasi bagi investor yang siap melewati volatilitas jangka pendek.

Dari 53 analis Wall Street, mayoritas merekomendasikan beli saham CRM, dengan 7 dari 10 analis memberikan rekomendasi terkuat mereka (Strong Buy). Lebih menarik lagi, para analis ini belakangan terus menaikkan perkiraan laba CRM, bukan menurunkannya. Artinya, semakin banyak profesional pasar yang semakin yakin bahwa kinerja Salesforce ke depan akan lebih baik dari sebelumnya.

whatsapp image 2026 05 07 at 9.24.29 am

Saham Salesforce (CRM) tersedia untuk diperdagangkan sebagai CFD di Agrodana Futures.


CHART TECHNICAL ANALYSIS SALESFORCE (CRM)

crm daily
crm weekly

Keterangan :

  • Tren Major: Secara makro, pergerakan CRM sedang membangun fondasi pemulihan (rebound) setelah tarikan mundur yang dalam. Berdasarkan grafik mingguan, harga saat ini masih berada di bawah bayang-bayang tekanan resistance makro EMA 20 mingguan (199.69) dan EMA 50 mingguan (226.21). Namun, fundamental transisi CRM menjadi platform AI enterprise terkemuka dengan estimasi nilai wajar (Fair Value) di level $223.99 menjadikan posisi harga saat ini secara objektif sangat undervalued.
  • Momentum Jangka Pendek: Pada grafik harian, momentum dorongan beli perlahan mulai terbangun. Bantalan support dinamis EMA 20 harian (182.44) terbukti mampu memberikan pijakan yang kuat untuk menahan tekanan koreksi, menjaga level penutupan tetap stabil.
  • Area Kritis: Harga saat ini terjepit dalam fase konsolidasi yang sangat krusial antara support EMA 20 harian (182.44) dan EMA 50 harian (188.10). Penembusan valid (breakout) di atas area 188.10 akan mengkonfirmasi kelanjutan struktur bullish untuk menutup celah penurunan sebelumnya dan membuka jalan menuju resisten mingguan.
  • Indikator Momentum: Formasi candlestick harian yang konsisten bertahan di atas garis rata-rata pergerakan jangka pendek (EMA 20), dipadukan dengan ruang indikator momentum yang masih cukup lebar sebelum fase jenuh beli (overbought), menandakan bahwa dorongan akumulasi institusi masih berlanjut.
Skenario Intraday / Jangka Pendek (Swing Trade)
Fokus pada pemanfaatan momentum pemulihan yang sedang terbentuk, dengan mengincar konfirmasi penembusan (breakout) di atas zona resistensi EMA 50 harian dan Fibonacci 23.6% harian.

Suggest: Buy on Breakout
Area Entry : Pantau pergerakan di kisaran 190.00 - 193.00 (Buy jika harga stabil ditutup di atas EMA 50 harian).

Alternatif Buy on Dip: di area 181.00 - 183.00 (memanfaatkan koreksi menuju support EMA 20 harian) jika penembusan awal gagal.

Target: 1) $203.76 (FR 38.2% daily) 2) $216.21 (FR 50% daily)
Stop Loss (SL): $179.00 (Cut loss ketat jika harga ditutup di bawah EMA 20 harian secara konsisten, mengindikasikan tekanan jual kembali mengambil kendali)

Alternatif: Switch to Sell sangat spekulatif hanya jika harga mengalami rejection masif saat menyentuh area $188 - 190 dan berbalik turun menembus $181.00 dengan volume tinggi.
Skenario Jangka Panjang (3 Bulan ke Atas)
Didukung oleh transformasi bisnis ke platform AI enterprise, margin yang terus mengembang, dan valuasi yang menarik di bawah fair value $223.99, koreksi yang terjadi merupakan peluang akumulasi bagi investor dengan horizon investasi jangka panjang.

Suggest: Accumulate (Akumulasi Beli Bertahap)
Area Akumulasi: Manfaatkan rentang harga $179 (low 6 Mei) - $188 (FR 23.6%)

Target Investasi: Target horizon menengah menuju level $203 - $215 (FR 38.2% - 50% daily). Untuk horizon 12 bulan, target menyelaraskan dengan estimasi fair value di $223.99 dan rata-rata konsensus target Wall Street (MS $287, Barclays $265, Mizuho $280)

Katalis Penahan (Risk Limit): Investor disarankan meninjau ulang portofolionya jika terjadi salah satu dari kondisi berikut:
(1) hambatan regulasi signifikan pada ekspansi AI Salesforce, baik dari kebijakan kedaulatan data AS-China maupun pengetatan EU AI Act di Eropa;
(2) tekanan inflasi berkepanjangan yang memaksa Fed menaikkan suku bunga, sehingga menekan valuasi saham growth;
(3) eskalasi ketegangan global yang mendorong klien korporat memangkas belanja IT secara masif;
(4) secara teknikal harga breakdown dan ditutup di bawah support major $163.45 (Fibonacci 0% weekly).

Transaksi makin cuan dengan 1 PIP Fixed Spread

CHART TECHNICAL ANALYSIS CRUDE OIL

slide17

slide18

Keterangan :

  • Candle ditutup hammer, secara teori berpeluang naik
  • Secara struktur, penurunan sedikit tertahan, zona support 88-89 masih cukup kuat, tapi pantulan ke atas juga saat ini masih tertahan di bawah 100. RSI daily saat ini di 49%, menandakan zona netral dekat 50%. Peluang naik maupun turun tetap terbuka
  • Di H4, rsi berada di 45%, secara teori masih cenderung turun. rebound sejauh ini tertahan di zona resistance yang ditandai sehingga peluang sell diperkirakan tetap dominan
  • Secara umum, market minyak masih sensitif terhadap semua headline yang muncul seputar AS-Iran atau konflik Timur Tengah sehingga minyak akan tetap volatile beberapa waktu ke depan
  • Perkembangan geopolitik :
    • Optimisme perdamaian AS-Iran sempat berkurang karena Iran dilaporkan menyerang kapal perusak rudal AS setelah AS menyerang kapal tanker Iran. Tapi AS menuduh serangan Iran sebagai tindakan yang tidak beralasan sehingga AS merespon dengan alasan untuk membela diri
    • Di sisi lain, Trump tetap mengatakan bahwa gencatan senjata masih berlaku
    • AS dan Iran masih dalam tahap pembahasan untuk perdamaian, dan diharapkan bertemu di Pakistan minggu depan
  • Sejauh ini geopolitik masih belum jelas sehingga perlu waspadai volatilitas. Tapi hal utama yang perlu dicermati tentang diplomasi :
    • a. setuju = Selat Hormuz dibuka, diplomasi berlanjut -> oil turun
    • b. tidak setuju = Selat Hormuz tetap tutup, diplomasi belum berhasil agendakan pertemuan -> oil naik
  • Bullish lebih kuat jika tembus 102.00 -> switch to BUY
  • Bearish lebih kuat jika tembus 96.00 -> pertahankan SELL
Suggest : SELL on Rally
Area : 98.50 โ€“ 98.70
Target : 1) 97.00 2) 95.50
SL : 99.70

Alternatif :
Follow SELL jika tembus 96.00
Switch to BUY jika tembus 102.00
Alternatif SELL: jika 98-100 tidak tembus
Selalu pantau geopolitik!

CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD

slide19
slide20
slide21

Keterangan :

  •  Pendukung bullish medium term:
    • a. Pembelian oleh PBOC & bank sentral global masih kuat
    • b. Kebijakan longgar dan ekspektasi stimulus fiskal China berpotensi mendukung emas
    • c. Ketidakpastian inflasi tarif
    • d. ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed
    • e. ketidakpastian geopolitik masih membayangi
  • Di H4, Kenaikan berlanjut sentuh 4764 di malam hari, lalu terkoreksi turun sampai sesi Asia pagi ini. Ekspektasi swing low tertahan di zona orange 4638-4657 atau MA200 4653, atau maksimum zona biru 4565-4625. Fokus NFP dan geopolitik
    • a. Skenario #1 : wave 2 bisa saja tertahan di zona orange atau MA200, dorongan naik lebih kuat jika tembus 4764 dan jika NFP lebih lemah dari ekspektasi
    • b. Skenario #2: penurunan jangka pendek didukung potensi koreksi wave 2, zona orange potensi target terdekat, atau biru maksimal. Lanjut turun jika NFP lebih kuat
  • Di H1, secara struktur, kenaikan sudah sesuai dengan ulasan sebelumnya sentuh zona merah diikuti koreksi turun. Penurunan terdeteksi sebagai wave (2), dan dicurigai membentuk Head & Shoulders dengan neckline 4680. Jika tembus, valid turun, lanjut hingga kisaran zona orange terdekat 4643-4653, zona coklat 4628-4638, atau terjauh 4605-4620. Demand diperkirakan muncul di antara ketiga zona tersebut. Data NFP nanti malam kemungkinan jadi penentu sebelum fokus ke geopolitik!
    • a. Skenario bullish: Eskpektasi buy on dip setelah koreksi wave (2) selesai, opsi utama area 4605-4620, opsi alternatif zona orange terdekat 4643-4653 atau zona coklat 4628-4638. Alternatif terakhir minimal saat tembus 4730 . Butuh data NFP yang lemah untuk dukung naik
    • b. Skenario Bearish: tekanan jangka pendek dominan selama harga tidak tembus 4764 (high kemarin) atau minim tetap di bawah 4730. Head& Shoulders berpeluang mendominasi di sesi Asia-Eropa selama 4730 tidak tembus. Turun lebih lanjut jika NFP โ€œjauh lebih kuatโ€
  • Fundamental utama : ekspektasi 1x penurunan suku bunga Fed di 2026 (hasil dot plot FOMC Maret), pembelian bank sentral global masih kuat, pembelian China masih aktif, aliran dana ETF, de-dolarisasi masih kuat
  • Fundamental tambahan :
    • Optimisme perdamaian AS-Iran sempat berkurang karena Iran dilaporkan menyerang kapal perusak rudal AS setelah AS menyerang kapal tanker Iran. Tapi AS menuduh serangan Iran sebagai tindakan yang tidak beralasan sehingga AS merespon dengan alasan untuk membela diri
    • Di sisi lain, Trump tetap mengatakan bahwa gencatan senjata masih berlaku
    • AS dan Iran masih dalam tahap pembahasan untuk perdamaian, dan diharapkan bertemu di Pakistan minggu depan
  • Beberapa poin perlu dicermati lebih lanjut tentang geopolitik
    • a. emas naik jika diplomasi terwujud dan mencapai kesepakatan -> pertahankan BUY
    • b. emas turun jika diplomasi tidak kunjung terjadi, dan ada risiko eskalasi militer, terutama memasuki akhir pekan -> switch to SELL!
  • FOKUS Non Farm Payrolls dan Unemployment rate di jam 19.30 WIB
    • a. Act > Exp = emas turun -> pertahankan SELL
    • b. Act < Exp = emas naik -> switch to BUY
  • Alternatif :
    • Pertahankan/follow SELL jika tembus 4700 (updated), target terdekat 4690, target terjauh 4680
    • (updated) Switch to BUY jika tembus 4735 (sampai jam 10.30 WIB kenaikan di 4732 dianggap false breakout karena H1 tetap ditutup di bawah 4730), target terdekat 4745, terjauh 4760 -> ubah strategi jika valid tembus di atas 4730 = closing candle minim harus di atas 4730!
    • Opsi buy : 4643-4653 (orange), 4628-4638 (coklat), 4605-4620
  • PERINGATAN !: Strategi ini menggunakan TP $10-$20 dan SL $10 karena range pergerakan emas harian yang sangat besar sejak 6 bulan - 1 tahun terakhir! Tidak cocok untuk diterapkan pada ekuitas yang terbatas! Sebaiknya sesuaikan TP dan SL dengan profil risiko masing-masing dan keadaan/kecukupan ekuitas masing-masing!! Pahami risiko lebih dulu sebelum menerapkan strategi ini!
Suggest : SELL on Rally (limited before NFP) - updates!
Area : 4724.00 โ€“ 4726.00
Target : 1) 4714.00 2) 4704.00
SL : 4736.00 (ideal 7-8 points di atas 4730)

Alternatif :
Pertahankan/follow SELL jika tembus 4700 (updated)
Switch to BUY jika tembus 4735 (updated)
Opsi buy : 4643-4653 (orange), 4628-4638 (coklat), 4605-4620

banner artikel agr youtube

1 PIP Fixed Spread

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

Imbal hasil Treasury AS 10 dan dolar ditutup melemah sehingga emas dengan leluasa bertahan dalam jalur kenaikan, meski saat ini relatif bertahan di 4720-an. Jika situasi geopolitik berangsur pulih dan jika Iran memberi respon positif pada proposal AS, maka emas berpeluang naik lebih lanjut dan dolar berpotensi lanjutkan pelemahan. 

Di sisi data ekonomi, laporan ADP bulan April menunjukkan angka yang menguat dengan pertumbuhan lapangan kerja di sektor swasta meningkat dengan laju tercepat sejak Januari 2025. Meski dirilis di bawah ekspektasi, 109K vs 118K, tapi secara keseluruhan cenderung naik dari 61K (revisi turun dari sebelumnya 62K). Sektor jasa memimpin kenaikan dengan penambahan 94K lapangan kerja dibanding bulan lalu 32K. Hal ini memperkuat pandangan bahwa tenaga kerja tidak hanya stabil, tapi mungkin juga menguat kembali. 

Dibalik Penghentian Project Freedom

Ternyata dihentikannya Project Freedom bukan semata-mata karena desakan Pakistan untuk membuka ruang diplomasi dengan Iran, sekaligus meredam gejolak yang dipicu oleh respon Iran atas pelanggaran di Selat Hormuz. Ada peran Arab Saudi di balik penghentian tersebut, meski dalam hal ini hanya bersifat jangka pendek (menurut klaim Trump). 

Arab Saudi menolak memberikan akses ke wilayah udaranya, termasuk larangan penggunaan pangkalan militer Saudi. Trump akhirnya terpaksa menghentikan sementara operasi di Selat Hormuz. Awalnya Project Freedom direncanakan untuk mengawal kapal-kapal komersial supaya bisa melintasi Selat Hormuz dengan aman. Tapi 36 jam pasca pengumuman justru langsung dihentikan setelah larangan dari Arab Saudi. 

Sekutu-sekutu lainnya di kawasan Teluk, termasuk Qatar dan Iman, terkejut dengan pengumuman tersebut. Oman baru saja berkoordinasi dengan AS pasca pengumuman Trump tentang Project Freedom sehingga militer AS sempat menempatkan kapal-kapal tambahan di Teluk untuk transit saat perintah untuk menghentikan operasi tersebut diterima. 

Sedangkan framing yang dilakukan Trump adalah bahwa penundaan tersebut sebagai langkah sementara untuk memberi waktu sekaligus menentukan apakah perjanjian damai bisa disepakati segera. Arab Saudi menyatakan dukungan untuk upaya diplomasi yang dilakukan Pakistan untuk memfasilitasi kesepakatan antara Iran dan AS.

banner artikel agr youtube

Fokus Malam Ini

Investor akan mencermati data initial jobless claims AS di jam 19.30 WIB. Data diperkirakan naik dari 189K ke 205K. Jika data dirilis lebih lemah (klaim pengangguran naik), maka emas berpotensi lanjutkan kenaikan. Jika sebaliknya data dirilis lebih kuat (klaim pengangguran berkurang), maka emas berpotensi terkoreksi turun.

Mengingat situasi geopolitik saat ini cenderung reda, maka pasar cenderung dalam harapan pada kesepakatan damai AS dan Iran sehingga penurunan akibat data ekonomi diperkirakan relatif terbatas. Tapi situasi bisa berubah jika ternyata geopolitik kembali memanas. Hal ini berpotensi memicu kembali kekhawatiran eskalasi geopolitik dan kekhawatiran inflasi sehingga emas berpotensi berbalik turun dengan cepat. Dalam kondisi ini, trader bisa pertimbangkan ubah strategi menjadi sell. Namun, selama tidak ada tanda-tanda eskalasi, maka emas tetap dalam tren naik.

Di sisi lain, Iran diharapkan akan memberi respon terkait proposal AS hari ini. Kemungkinan malam hari atau besok pagi, sehingga trader wajib waspada! Jika menolak, maka akan memicu kemarahan Trump, dan itu artinya eskalasi geopolitik kemungkinan menekan emas lebih dulu. Ubah segera menjadi SELL jika ini yang terjadi! Sebaliknya, jika Iran merespon positif, maka kesepakatan segera terwujud, dan hal itu akan berpeluang mendorong emas lanjutkan kenaikan. Dalam hal ini, skenario yang tepat adalah tetap lanjut pertahankan BUY!

banner artikel youtube

Analisis Teknikal Gold

Candlestick daily ditutup bullish, menandakan kenaikan masih berlanjut. MA100 saat ini di 4774 menjadi resistance terdekat sekaligus peluang target terdekat jika 4722 (high kemarin) berhasil ditembus. Di sisi lain, 4660 (high 1 Mei 2026) kini sebagai support terdekat yang harus diwaspadai. Jika tembus, maka peluang penurunan melirik support berikutnya di 4624.

Secara fundamental, sentimen saat ini cenderung masih bullish karena situasi geopolitik cenderung mereda. Tapi ketidakpastian masih membayangi, terutama 1-2 hari ke depan, mengingat Iran harus memberi respon terkait 14-poin proposal AS yang diumumkan Trump kemarin. Jika setuju, maka kenaikan berpotensi lanjut dengan target resistance 4809 berikutnya, atau lebih tinggi mendekati 4891-4900. Sebaliknya, jika menolak, maka berisiko turun kembali di bawah 4624, dengan potensi target 4550 dan 4500, atau bahkan lebih rendah.

slide20

H4 berhasil mendorong lebih lanjut dan tembus MA200 saat itu 4652 sehingga area MA200 saat ini menjadi salah satu support yang perlu dicermati. Zona orange kisaran 4628-4657 sebagai area support tengah dan zona biru 4565-4625 sebagai area support terjauh. Tapi area koreksi normal setelah berhasil tembus falling wedge akan berada maksimal di 4597-4601 (area resistance falling wedge) sampai zona orange. Ini berarti demand akan lebih baik di antara kedua zona tersebut.

Secara teknis tidak ditemukan pola bearish divergence sehingga penurunan kemungkinan tidak terlalu tajam, terutama selama geopolitik relatif reda. Namun, data ekonomi AS nanti malam (initial jobless claims) akan menjadi penggerak utama, meskipun diperkirakan tidak terlalu signifikan karena market menunggu data NFP besok malam.

Jika data ekonomi lebih baik dari ekspektasi, maka emas berpotensi terkoreksi turun. Short term reaction kemungkinan emas turun, dan saat itu diharapkan zona support MA200 maupun zona orange dan resistance falling wedge menjadi area yang menahan penurunan. Dalam hal ini, sell bisa dilakukan, tapi mengingat ekspektasi pasar saat ini tertuju pada optimisme kesepakatan damai AS-Iran, maka dominasi bullish diperkirakan akan membatasi penurunan. Dengan demikian, strategi buy on dip tetap lebih disarankan dan penurunan pasca data dianggap sebagai peluang untuk mendapatkan buy saat koreksi turun tersebut.

Di sisi lain, tekanan turun bisa kembali dominan jika Iran memberi respon penolakan terhadap poin-poin yang diajukan AS dalam 14-poin proposal terbaru. Kondisi ini berpotensi memicu ketegangan geopolitik kembali, dan emas berpeluang tertekan lebih cepat dan tajam. Pada skenario ini trader bisa segera ubah strategi menjadi sell, dengan peluang turun diperkirakan ke kisaran 4500 atau lebih tajam jika ancaman pengeboman oleh AS terealisasi. 



slide21


Per jam 10.45 WIB, harga berada di 4703.43 dengan high 4721.09, dan low 4685.25. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Commodity (Gold, Crude Oil) 7 Mei 2026 | PT. Agrodana Futures, saat ini strategi utama yang disarankan buy di sekitar 4653-4655 belum disentuh. Tapi di sisi lain, saran alternatif pagi tadi untuk buy saat tembus 4705 berhasil sentuh TP1 di 4715, meski tidak atau belum sampai sentuh TP 2 di 4730. 

Karena harga tertahan di 4722 dan berbalik turun di bawah 4705 saat artikel ditulis, maka pilihannya trader bisa pasang stop loss di 4695, atau memutuskan exit dan menunggu peluang lainnya. Asumsi pertama adalah bahwa harga tidak kembali turun di bawah 4700, maka ada harapan Stop Loss 4695 tidak disentuh, sehingga trader tetap bisa pertahankan buy 4705 tersebut. Namun, jika kenaikan tetap gagal naik kembali minimal di atas 4715, maka sebaiknya segera exit dan mulai tunggu peluang lainnya, dengan harapan buy di bawah 4595. 

Jika sesuai perhitungan, maka swing low kemungkinan terbatas di zona orange 4643-4653, atau FR 38.2% 4655. Atau bahkan area FR 50% 4634 dan zona coklat 4628-4638 dianggap zona demand yang lebih baik. Hal ini dipicu oleh kekhawatiran kenaikan sementara ini tertahan di 4722 dan rsi yang lebih rendah dari puncak sebelumnya menandakan peluang double top kemungkinan juga mendukung swing low lebih dulu terjadi. 

Dalam hal trader punya peluang mendapat zona buy minimal di dekat area low sementara 4685-4690, atau bahkan jauh lebih rendah di kisaran support yang ditandai seperti yang dijelaskan di atas.

Sebaliknya, sell kemungkinan bisa saja dilakukan dengan alasan double top tersebut. Namun, ruang penurunan diperkirakan terbatas, sehingga trader disarankan segera keluar jika harga mendekati support yang ditandai. Neckline dari double top berada di kisaran 4680 sehingga penurunan di bawah 4680 secara teknis berpotensi memicu tekanan ke zona 4628-4655 (zona coklat dan zona orange secara keseluruhan sebagai support utama), dan kemudian ubah strategi lagi menjadi buy di zona support yang ditandai.

Tapi karena mayoritas sentimen masih bullish, maka strategi sell tidak terlalu disarankan. BUY on dip dianggap relatif lebih aman saat ini. Sell hanya disarankan jika benar-benar turun dan tembus di bawah 4600, atau jika geopolitik kembali memanas. 

Trading Strategy

Opsi BUY on Dip (updated!)
Entry: 4653.00 โ€“ 4655.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4675.00 ($20 - $22)
(Alternatif Follow BUY jika tembus 4705, target terdekat 4715, terjauh 4730, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4643.00 ($10 - $12)
(ideal 7-8 poin di bawah 4643.00)
Risk Reward: 1: 2

Opsi SELL jika support ditembus
Entry : 4595.00 โ€“ 4597.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4575.00 ($20 - $22)
Stop Loss: 4607.00 ($10 - $12)
(ideal SL 7-8 poin di atas 4605)
Risk Reward: 1: 2


1 PIP Fixed Spread

Tags : , , , , ,

Masih ragu dan memiliki pertanyaan lainnya ?

Kantor Pusat
Menara Batavia Lt. 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126,
Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Berlangganan Newsletter Agrodana:
Ikuti Kami
facebook agrodanayoutube agrodanainstagram agrodana
agrodana iosagrodana android
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan
/ Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Ikuti Kami
alt=""alt=""alt=""
Kantor Pusat
Menara Batavia Lt 3A
Jl. K.H. Mas Mansyur No.Kav. 126, Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat 10220
Telp: 021 - 57902535
Email:  [email protected]Whatsapp: +6281-988-3777
Berlangganan Newsletter Agrodana :
Berizin & Diawasi Oleh:
bappebti whitebi whiteojk white
Agrodana Futures adalah perusahaan Pialang berizin dan diawasi oleh Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, dan merupakan anggota dari Bursa ICDX dan JFX dan Kliring House ICH dan KBI. Kami menerima klien Warga Negara Indonesia dan Asing yang memegang Kartu Izin Tinggal Terbatas di Indonesia kecuali warga negara Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Australia, Jepang, Iran dan Korea Utara. Transaksi ini memiliki leverage dan tingkat risiko yang tinggi terhadap modal, dan tidak selalu cocok untuk semua orang, pelajari dan pahami risikonya sebelum memulai transaksi.

Copyright @2025 Agrodana Futures
Waspada Penipuan / Kebijakan Privasi / Pengaduan Nasabah
Whatsapp Non Klien
crossmenuchevron-down